Mantan Pemimpin NII Beberkan Penyimpangan Al Zaytun

Dengarkan Artikel Ini

“Setelah mendapat lahan yang luas, Ponpes Al Zaytun mulai dilakukan pembangunan pada tahun 1998. Selanjutnya pada tahun 1999 diresmikan dan mulai menerima santri baru,” imbuhnya.

Entis mengatakan, saat awal berdiri, kegiatan di Ponpes Al-Zaytun sebenarnya masih normal. Sejak memutuskan keluar pada tahun 2006, ia tidak pernah mendapat informasi, baru beberapa bulan belakangan ini mengetahui sejumlah fakta yang terjadi dari pemberitaan.

“Penyimpangan tambah aneh, seperti haji cukup di Indramayu, salat idul fitri bercampur antara jemaah laki-laki dan perempuan, dan lain sebagainya. Ketika saya keluar memang sudah tidak terpantau lagi, tidak tahu sejak kapan mulai terjadi penyimpangan nya lagi,” ujar nya.


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca