Gudang Garam Bangkrut! Sejarah Panjang Dari Kretek Rumahan hingga Konglomerasi Nasional!
Tantangan Gudang Garam di Era Sekarang
Meski memiliki sejarah cemerlang, kondisi Gudang Garam saat ini tidak sekuat dulu. Kenaikan cukai rokok, penurunan daya beli, hingga maraknya peredaran rokok ilegal membuat laba perusahaan anjlok. Jika pada 2019 perusahaan bisa mencetak keuntungan Rp 10,8 triliun, pada 2024 angkanya terjun bebas menjadi Rp 980,8 miliar. Bahkan semester pertama 2025, laba hanya menyentuh Rp 117 miliar. Kondisi ini menunjukkan bahwa Gudang Garam perlu strategi baru agar tetap relevan di tengah persaingan.
Sejarah panjang dan kejayaan Gudang Garam membuktikan bahwa perusahaan ini pernah menjadi salah satu konglomerasi terkuat di Indonesia. Namun, tantangan masa kini menuntut inovasi yang lebih berani. Apakah Gudang Garam bisa kembali mengulang masa kejayaannya atau justru harus bertransformasi ke arah bisnis lain? Waktu yang akan menjawab, namun satu hal pasti: nama Gudang Garam tetap menjadi bagian penting dari sejarah industri nasional.
Penulis : Ainun Maghfiroh
Editor : Thamrin Humris
Sumber foto: wartaekonomi.com
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


