Abah Haji Dudung ‘Sang Pembela Ulama dan Tokoh Karismatik Banten’ Tutup Usia
Dalam Sambutannya Abuya menyampaikan, “Saya mulai kenal dengan Almarhum Bapak Prof. Dr. Tb.H.Dudung Sugriwa Bulan Februari 2013 di alun-alun Pandeglang saat Deklarasi FPI Provinsi Banten dan sejak saat itu setiap urusan Penting Perjuangan Islam, keduanya sering bertemu dan saling mendukung.
Lebih Jauh Abuya KH. Ahmad Qurtubi menjelaskan komunikasi berjalan dengan baik hingga hubungan kekeluargaan dengan keluarga besarnya semakin akrab Wasilah dari keluarganya banyak yang masuk Pondok-Pesantren Salafiyah AL-FUTUHIYAH.
Dan yang paling berkesan adalah permintaan Abah Haji Dudung, terhitung tiga kali ungkapan harapan dan keinginannya, “suatu saat nanti saya wafat ingin di sholatkan, di imami serta di doakan oleh Abuya Qurthubi”. Permintaan pertama Februari 2013, kedua saat AKSI BELA ISLAM 411 dan ketiga melalui pesan beliau kepada Kiyai Mahmud Pandeglang sebelum wafatnya hari Ahad kemarin.
Ribuan masyarakat, tokoh masyarakat, para ulama dan anggota BPPKB Banten turut serta mensholatkan dan menghantarkan jenazah Abah Prof. Dr. Tb. Haji Dudung Sugriwa hingga ke pemakamannya.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسَعْ مَدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِمَاءٍ وَثَلْجِ وَبَرَدٍ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَقِهِ فِتْنَةَ الْقَبْرِ وَعَذَابَ النَّارِ أمين يا الله”Semoga beliau husnul khotimah dan tempatnya surga Allah Subhanahu Wata’ala”, tutup Abuya KH. Quthubi. (tah/red)
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


