6 Langkah Jadi Pebisnis Islami: Dari Planning sampai Leading Menurut Al-Qur’an

Bisnis Islami
Dengarkan Artikel Ini

Baca Juga: UMKM Syariah Laris Manis Di FESyar Jawa, Omzet Tembus Hingga Rp6,8 Miliar

Bisnis yang Berakhlak, Bukan Sekadar Laba

Selain enam langkah di atas, Nova Yanti (2016) juga menegaskan pentingnya etika bisnis Islami, yang diperkuat oleh pandangan Hermawan Kartajaya dan Muhammad Syakir Sula dalam buku Syariah Marketing (2006).

Beberapa di antaranya adalah:

  • Jujur dan amanah dalam setiap transaksi,
  • Adil terhadap pekerja dan mitra,
  • Rendah hati dan melayani, bukan menindas,
  • Menepati janji,
  • Serta menjauhi perilaku curang, ghibah, dan suap (risywah).

Bisnis tanpa nilai spiritual, tulis Maleha, “akan melahirkan ketidakpuasan dan kebingungan terhadap arah yang dituju.” Maka, spiritualitas menjadi fondasi agar usaha tetap punya arah dan makna.

Penulis: Satria S Pamungkas

Editor: Glancy Verona


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca