Warga Gaza Akan Bangun Tenda di Puing-puing Reruntuhan
Ada 40 orang di tempat itu. Sama seperti warga Jalur Gaza yang lain. Dia akan membangun rumah tersebut setelah perang selesai.
“Saya telah tidur di sini bersama istri saya sejak gencatan senjata dimulai. Setelah perang, saya akan menyingkirkan puing-puing dan mendirikan tenda untuk untuk tinggal di sini,” ujarnya.
Sementara, Naim Taimat (46 tahun) sedang mengencangkan tiang kayu sederhana untuk membangun tenda. Dia juga berusaha menyingkirkan reruntuhan agar bisa mengambil sisa-sisa pakaian dari bekas rumahnya.
“Putriku Nevin akan menikah minggu depan. Rumah kami dan rumah tunangannya hancur. Aku mencoba mengeluarkan trousseau (barang pernikahan) agar dia bisa merasakan kegembiraan,” kata Naim. (zul/AZ)
Baca juga :
- Persija Sementara Unggul 1-0 Atas Persib dalam Super Big Match
- Lowongan Kerja Product Representative di DepoProyek.id untuk Penempatan Bekasi Raya dan DKI Jakarta
- SPEK Dukung Penguatan Tata Kelola YPK dan Masa Depan IKOPIN University
- Turnamen Sepak Bola U-16 ‘H Jalal Cup 2026’ Digelar di Jatimulya-Kabupaten Bekasi
- Gempa Bumi M5.2 Kembali Mengguncang Pulau Flores dan Sekitarnya
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


