Pemerintah Irak dan Suriah Sepakat Mengecam Serangan Amerika Serikat

Dengarkan Artikel Ini

Ada sekitar 2.500 tentara Amerika S yang dikerahkan di Irak dan sekitar 900 lainnya di Suriah sebagai bagian dari koalisi yang dibentuk pada 2014 untuk melawan ISIS. Sama seperti Irak, Suriah juga mengecam serangan militer Amerika Serikat ke wilayah negaranya pada Jumat malam lalu.

Militer Suriah mengungkapkan, serangan yang diluncurkan Amerika Serikat pada Jumat menewaskan sejumlah warga sipil dan tentara. Terdapat pula korban luka. Serangan turut menimbulkan kerusakan signifikan pada properti publik dan pribadi.

“Pendudukan sebagian wilayah Suriah oleh pasukan Amerika Serikat tidak dapat dilanjutkan,” kata militer Suriah, Sabtu, dikutip laman Al Arabiya.

Militer Suriah menegaskan, mereka bertekad membebaskan seluruh wilayah di negara tersebut dari pendudukan dan terorisme. Amerika Serikat meluncurkan serangkaian serangan udara ke Irak dan Suriah pada Jumat.

Serangan tersebut membidik fasilitas Korps Garda Revolusi Iran, Pasukan Quds, yakni divisi operasi eksternal dari Garda Revolusi Iran, serta kelompok-kelompok milisi yang didukung Iran. Itu merupakan aksi pembalasan Amerika Serikat atas terbunuhnya tiga tentara mereka dalam serangan pesawat nirawak di Yordania.


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca