Pasukan Israel Bombardir Wilayah Tulkarem Selama 15 Jam Berturut-turut

Dengarkan Artikel Ini

Warga terpaksa tinggal di dalam rumah selama penggerebekan, termasuk keluarga Hazem, yang tidak dapat mencapai rumah sakit untuk mengucapkan selamat tinggal selama berjam-jam.

Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa stafnya dicegah untuk menjangkau korban luka, yang menyebabkan kematian sejumlah dari mereka. Dalam satu contoh, jip militer menghentikan ambulans PRCS dalam perjalanan menuju rumah sakit, dan menangkap orang yang terluka di dalamnya.

Di pintu masuk Rumah Sakit Thabet Thabet, pasukan Israel menembakkan gas air mata, menurut rekaman yang diterbitkan oleh media lokal.

Tulkarem sering menjadi sasaran pasukan Israel dalam beberapa pekan terakhir. Bulan lalu, tentara Israel menggerebek kamp pengungsi Nur Shams, sebelah timur kota Tulkarem, dalam operasi 24 jam. Penyerbuan ke kamp Nur Shams menyebabkan 13 warga Palestina tewas dan kehancuran yang meluas setelahnya. (sak/AP)


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca