Hikmah Tahun Baru Islam, Pesan Dari Ma’la Untuk Umat Dunia

Dengarkan Artikel Ini

“Kita ini telanjang, tapi diberi pakaian oleh Allah. Kita ini manusia maka kita tidak boleh menzalimi satu dengan yang lain. Kita berangkat dari satu rahim maka kita harus bersaudara, kita harus menghadirkan ketenteraman bagi yang lain, itu mukadimah kitab Nashaihul Ibad,” terang Kiai Miftah.

Kiai Miftah menegaskan, kitab Nashaihul Ibad ini seharusnya menjadi kitab pertama yang harus dikaji oleh para santri di pesantren salaf. Kiai Miftah menambahkan, Syekh Nawawi al-Banteni adalah sosok kiai kharismatik dari Pulau Jawa karena disebut Al Jawi, beliau sudah sangat terkenal di Tanah Suci Makkah.

“Tidak ada satu pun pada masanya, orang (ulama) dari Jawa dari Nusantara tidak berguru kepada beliau, maka saat ini kita hanya bisa menziarahi makamnya, mengirim Al-Fatihah, tabarruk kepada beliau, agar gerak langkah kita bersambung dengan yang dilakukan Syekh Nawawi,” ujar Kiai Miftah.


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca