Pahala Puasa Ramadhan: Hak Allah atau Bisa Diukur Manusia?

Bekasi — 1miliarsantri.net: Ramadhan adalah bulan penuh berkah yang di dalamnya setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya. Kaum muslimin berlomba-lomba memperbanyak ibadah seperti puasa, shalat, membaca Al-Qur’an, sedekah, dan berbagai amal shalih lainnya. Namun muncul sebuah pertanyaan penting dalam kajian keislaman: apakah pahala puasa dan amal selama Ramadhan dapat “diukur” atau “ditentukan” oleh manusia, ataukah hal itu sepenuhnya menjadi hak prerogatif Allah? Para ulama sepakat bahwa manusia hanya bisa mengetahui janji pahala secara umum berdasarkan dalil, sedangkan penentuan besarnya pahala secara pasti adalah hak Allah semata. Puasa: Amal yang Pahalanya Langsung dari Allah Dalil paling kuat tentang keistimewaan puasa terdapat dalam hadits qudsi berikut. Rasulullah ﷺ bersabda: Hadits ini menunjukkan bahwa pahala puasa memiliki keistimewaan khusus. Ulama menjelaskan bahwa Allah tidak menyebutkan jumlah pahala puasa secara spesifik, berbeda dengan amal lain. Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa maksud hadits ini adalah: Allah memberikan pahala puasa tanpa batas yang diketahui manusia. Al-Qur’an Menegaskan Pahala Dilipatgandakan oleh Allah Allah berfirman: Dalam ayat lain Allah berfirman:

Read More

Senyum Haru di Tlogosari, Saat ‘Mukena Dan Al Quran Baru Dari BMH’ Jadi Rezeki Tak Terduga

Banyuwangi – 1miliarsantri.net: Program bantuan sembako, Al Quran dan mukenah baru yang digagas BMH Jatim hadir sebagai wujud kepedulian sosial terhadap saudara-saudara kita yang membutuhkan. Melalui program ini, BMH berupaya meringankan beban mereka dengan menyediakan kebutuhan pokok sehari-hari serta perlengkapan ibadah, agar mereka dapat menjalani kehidupan dengan lebih layak dan beribadah dengan tenang. Bantuan ini bukan hanya sekadar pemberian materi, tetapi juga sebagai bentuk nyata dari rasa empati, kasih sayang, dan tanggung jawab sosial kita sebagai umat manusia. Allah SWT berfirman dalam Al Quran: “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui (QS. Al-Baqarah: 261). Bantuan Paket Mukenah, Al Quran dan Sembako Ditengah kesahajaan Dusun Tlogosari, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, secercah kebahagiaan menyapa (28/5). Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) giat menebar kebaikan, kali ini melalui penyaluran paket mukenah, Al Quran, dan sembako yang disambut dengan senyum haru dan mata berkaca-kaca oleh warganya.

Read More

Serba-Serbi ‘Qurban’ Yang Perlu Kamu Ketahui

Surabaya – 1miliarsantri.net: Umat Islam disegenap penjuru bumi bergembira menyongsong Hari Raya Qurban atau Iedul Adha, hari raya yang di dalamnya ada ritual ibadah yang sangat mulia yaitu berqurban, menyembelih hewan qurban terbaik sebagai bentuk ketaatan kepada Allah, sebagaimana telah dicontohkan dan dilaksanakan oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Pengertian Qurban Qurban menurut etimologi diambil dari bahasa Arab قربا-يقرب -قرب   yang artinya “dekat”, sedangkan secara syara’ adalah “Mendekatkan diri kepada Allah dengan mengerjakan sebagian perintah-Nya.” Bisa juga dikatakan أضحية  “hewan sembelihan”, sedangkan secara syara’ adalah “Hewan yang dikurbankan pada hari tertentu ( 10-13 Dzulhijjah ) dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah. Maka kita biasa menyebutnya dengan ‘Iedhul Qurban/’Iedhul Adha. Kapan awal disyariatkannya qurban? Sebenarnya qurban sudah disyariatkan mulai zaman Nabi Adam ‘alaihissalam, yaitu ketika Allah Subhanahu wata’ala memerintahkan Qobil dan Habil untuk mengkorbankan hartanya. Maka Qobil yang seorang petani dia memberikan hasil panennya yang biasa-biasa saja, sedangkan Habil yang seorang peternak dia memberikan domba ternak terbaik yang dimilikinya. Setelah mereka berkumpul untuk memberikan qurbannya, Allah menerima dan mengangkat qurban yang diberikan oleh Habil ke langit, yang nanti domba ini akan diberikan kepada Nabi Ibrahim ‘alahissalam sebagai ganti putranya ( Nabi Ismail ‘alahisalam ) untuk diqurbankan.

Read More