Idul Fitri 1447 H: Arab Saudi dan Negara-Negara Teluk Serentak Rayakan Lebaran Hari Ini

Makkah – 1miliarsantri.net: Arab Saudi bersama Negara-Negara Teluk seperti UEA, Qatar, Kuwait, dan Bahrain merayakan Idul Fitri 1447 H hari ini, Jumat 20 Maret 2026, setelah hilal tidak terlihat dan Ramadan digenapkan 30 hari. Pemerintah Arab Saudi menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Keputusan ini diambil oleh Mahkamah Agung Arab Saudi berdasarkan hasil rukyatul hilal. Karena hilal tidak terlihat, bulan Ramadan digenapkan menjadi 30 hari. Pelaksanaan Sholat Ied di Kota Makkah disiarkan secara langsung dan dapat disaksikan di berbagai belahan dunia melalui Makkah Live. Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah di Masjidil Haram berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan kemegahan. Sejak dini hari, jutaan umat Islam dari berbagai negara telah memadati area dalam masjid hingga ke pelataran luar. Gema takbir menggema di seluruh penjuru Mekkah, menambah suasana haru dan kebersamaan di hari kemenangan.

Read More

Travel Umrah: Usaha Jasa Berbasis Syariah Yang Menguntungkan Dan Berkah

Jakarta – 1miliarsantri.net: Di zaman sekarang, banyak orang mulai sadar pentingnya menjalankan usaha yang tidak hanya menguntungkan secara duniawiah, tapi juga membawa keberkahan untuk akhirat. Nah, dari sini muncullah berbagai bentuk usaha syariah yang umum dijalankan sesuai prinsip Islam, ada Lembaga Keuangan dan Perbankan Syariah, Koperasi Syariah, Lembaga Keuangan Mikro Syariah, Bisnis Perdagangan (Jual Beli Halal) perdagangan, Lembaga Ziswaf, Startup, Platform Digital Syariah, Pertanian & Peternakan Halal, dan Usaha Jasa Syariah. Salah satu jenis usaha yang cukup menarik untuk dibahas adalah usaha jasa berbasis syariah. Jenis usaha ini menawarkan layanan atau bantuan kepada orang lain, tapi semuanya tetap dalam koridor syariat. Usaha ini adalah salah satu cara untuk mendatangkan keuntungan dan juga mendapatkan pahala secara bersamaan. Usaha jasa berbasis syariah yang terbukti menjanjikan dan penuh keberkahan, seperti: Jasa Travel Umrah, Layanan Qurban/Aqiqah dan Jasa Pendidikan Berbasis Syariah. Baca juga: Nota Diplomatik Dubes Arab Saudi, Dinamika Penyelenggaraan Haji, Ini Penjelasan Kementerian Agama Apakah Travel Umrah merupakan Peluang Usaha Jasa Berbasis Syariah yang Potensial? Kebutuhan masyarakat Muslim untuk menunaikan ibadah Umrah semakin meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan, di luar musim haji pun permintaan tetap ada bahkan cukup tinggi. Ini artinya, potensi pasar selalu ada dan cenderung tumbuh. Maka bisa dikatakan peluang usaha jasa berbasis syariah yang satu ini cukup stabil dan tahan banting. Travel Umrah ini bukan hanya soal bisnis jalan-jalan saja, Tapi dibalik itu, ada tanggung jawab besar untuk memberikan pelayanan terbaik dan tentunya sesuai syariat. Mulai dari memastikan akomodasi yang nyaman, jadwal keberangkatan yang teratur, sampai pembimbing ibadah yang kompeten, semuanya perlu dikelola dengan baik. Dan yang membuat usaha ini tidak kalah menarik adalah karena travel umrah termasuk dalam kategori usaha jasa berbasis syariah, yang  tidak hanya mencari untung saja, tapi juga membawa misi ibadah dan nilai dakwah. Kita bisa membantu saudara sesama Muslim dalam meraih impian mereka untuk bisa  menginjakkan kaki di Tanah Suci. Kebayang kan, betapa besarnya pahala yang ikut mengalir? Baca juga: Kursus Privat Bahasa Arab, Peluang Usaha Syariah Modal Kecil Dari sisi bisnis, kita juga bisa mengembangkan layanan tambahan seperti, pengadaan perlengkapan ibadah yang memadai, paket city tour Islami, hingga penyediaan edukasi manasik online yang cukup mumpuni. Semua itu bisa membuka banyak pintu rezeki selama tetap memegang prinsip halal dan jujur.

Read More

Tips Aman Selama Menunaikan Ibadah Haji, Ini Saran Kabid Linjam PPIH Arab Saudi

Jeddah – 1miliarsantri.net: Bidang Perlindungan Jamaah Haji (Linjam) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengeluarkan himbauan demi keamanan dan kenyamanan Jamaah Haji Indonesia pada Musim Haji 1446H / 2025M. Himbauan atau pedoman dalam bentuk tips selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci agar pengalaman spiritual yang luar biasa, tidak mengalami gangguan dan kendala yang berarti. Mengutip kemenag.go.id, Harun Arrasyid, Kepala Bidang Perlindungan Jamaah (Linjam) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengatakan, “Pada dasarnya, jamaah kita sudah difasilitasi bus Shalawat yang mengantar dari hotel ke Masjidil Haram. Namun jika ada kebutuhan mendesak untuk menggunakan transportasi umum atau taksi, penting bagi jamaah untuk tetap waspada,” ujar Harun saat ditemui di Jeddah, Kamis (21/5/2025). Harun mengingatkan, agar ibadah semakin tenang dan nyaman, khususnya saat bepergian di luar hotel, ada beberapa tips aman yang bisa dijadikan pedoman selama berada di Tanah Suci: Pertama, Jangan bepergian sendiri. Usahakan selalu ditemani, terutama bagi jemaah lansia. Pergi bersama 2–3 orang akan jauh lebih aman, apalagi jika berada di tempat yang belum familiar. Kedua, Gunakan transportasi resmi. Jika perlu naik taksi, pastikan memilih taksi resmi dan hindari kendaraan tanpa identitas. Tanyakan tarif sebelum naik dan catat nomor kendaraan jika perlu. Ketiga, Perhatikan urutan naik dan turun. Untuk jemaah yang bepergian bersama pasangan, disarankan suami naik terlebih dahulu ke kendaraan dan saat tiba, istri turun lebih dahulu. Ini langkah sederhana untuk keamanan bersama. Keempat, Waspadai tawaran mencurigakan. Jika ada orang yang menawarkan jasa, hadiah, atau barang yang terdengar terlalu ‘menarik’, tetap waspada. Jangan mudah tergoda, apalagi dengan iming-iming keuntungan cepat.

Read More