Kongres Budaya Umat Islam Indonesia Hasilkan Deklarasi Muharram 1445 Hijriyah

Jakarta — 1miliarsantri.net : Dalam acara Kongres Budaya Umat Islam Indonesia, Lembaga Seni Budaya dan Peradaban Islam (LSBPI) Majelis Ulama Indonesia (MUI) menghasilkan Deklarasi Muharam 1445 H. Deklarasi tersebut dibacakan oleh Dr KH Jeje Zainudin, Ketua MUI yang membawahi bidang seni budaya dan peradaban Islam Dia didampingi oleh Pembina LSBPI MUI Rhoma Irama dan para Pengurus MUI Pusat di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Rabu (26/07/2023). “Kami, seniman dan budayawan muslim, dan peserta Kongres Budaya Umat Islam Indonesia di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang bertema ‘Mengukuhkan Peran Kebudayaan Islam Indonesia dalam Merekatkan Kebhinnekaan Bangsa’, dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045,” ungkap Ustadz Jeje saat membacakan Deklarasi Muharam 1445 H. Berikut isi Deklarasi Muharam 1445 H:

Read More

Jalan Memilih Sahabat Surga

Jakarta — 1miliarsantri.net : Seorang lelaki datang ke majelis Rasulullah SAW. Seperti biasa, semua kalangan ingin menyerap madu ilmu dari sumber utama. Tak disebutkan jelas siapa nama lelaki itu. Perawakannya layaknya sang Arab badui. Mengelana dari satu tempat ke tempat lain, lelaki ini ingin bertanya tentang masa depan kepada sang Nabi. Sang pembantu Nabi, Anas bin Malik RA, mencatat setiap gerak-gerik lelaki itu. Sekonyong-konyong si Arab badui ini melontarkan pertanyaan kepada Rasulullah. Tak ada basa-basi, tak perlu pendahuluan. “Kapankah hari kiamat terjadi?” Nabi SAW memang layak digelari fathanah. Beliau SAW bisa menjawab semua pertanyaan dari semua golongan. Cara menjawabnya pun disesuaikan dengan kapasitas sang penanya. Rasulullah SAW tak hendak menerangkan ciri-ciri atau tanda-tanda hari akhir. Selain itu, tak ada kapasitas beliau SAW menjawab dengan persis kapankah hari pembalasan itu akan datang. Namun, beliau SAW justru balik bertanya kepada sang Arab badui. Sebuah pertanyaan yang akan melahirkan kaidah ilmu nan agung. “Apa yang telah engkau persiapkan untuknya (hari kiamat)?” Sebuah jawaban jujur mengalir. “Cinta Allah Azza wa Jalla dan Rasul-Nya.” Maka Rasulullah SAW bersabda, “Seseorang (pada hari kiamat) akan bersama dengan orang yang dia cintai.” Hadis yang termaktub dalam jalur periwayatan Imam Muslim itu memberikan sebuah ilmu. Barang siapa mencintai seseorang karena Allah dan Rasul-Nya, ia akan dikumpulkan pada hari akhir bersama yang dicintainya. Rasulullah tidak menjawab, “Seseorang akan bersama Allah dan Rasul-Nya jika ia mencintai keduanya.” Namun, baginda Nabi meluaskan objek persaudaraan ini. Siapa saja, yang mengikrarkan cinta terhadap sesama atas dasar iman, maka ia akan bersamanya kelak saat hari akhir. Maka tak berlebihan jika menyebut persahabatan tak hanya akan berhenti di dunia. Persaudaraan akan kekal nanti hingga akhirat. Hadis ini juga memberikan makna lain. Siapa yang berteman dengan penjual minyak wangi maka akan terciprat bau harum wewangian. Jika ingin bersama seseorang di surga, kita sudah paham rumusnya. Cintailah orang yang gemar mengamalkan amalan ahli surga hingga ajalnya menjelang. Jangan sampai justru kita bersaudara dan mencintai orang yang gemar beramal dengan amalan penghuni neraka. Sebab, kita akan dikumpulkan di hari kiamat kelak dengan orang-orang yang kita cintai. Berkawan dengan orang saleh memiliki pengaruh yang besar dalam kehidupan seseorang. Jika kita ingin berbuat maksiat, ada lingkungan yang mengingatkan dan menjaga kita. Sehingga, kita pun mengurungkan niat perbuatan buruk tersebut. Beberapa ulama bahkan mewajibkan hukumnya berteman dengan orang saleh. Ada berjuta keuntungan berkawan dan bersaudara dengan orang saleh. Menyapanya dengan senyum saja sudah dihitung ibadah oleh Allah SWT. Berkawan dengan orang saleh juga akan menderaskan rezeki makhluk. “Barang siapa ingin dilapangkan rezekinya dan terus diingat namanya setelah mati, sambunglah tali silaturahim” (HR Bukhari). Islam juga hadir dengan segala kemungkinan persaudaraan. Dalam berkawan, layaknya hubungan suami istri, kadang dilanda ujian persahabatan, tak jarang diberi nikmat ukhuwah yang menguat. Saat ujian persaudaraan hadir, Islam pun memberikan kaidah yang mulia. “Tidak halal bagi seorang Muslim mendiamkan saudaranya lebih dari tiga malam: masing-masing memalingkan muka dari yang lain saat keduanya bertemu dan orang terbaik dari keduanya adalah yang memulai ucapan salam” (HR Bukhari dan Muslim). Seberat apa pun ujian ukhuwah, Islam memberikan waktu tiga malam untuk masing-masing diri introspeksi. Persaudaraan begitu sangat dihargai dalam agama ini. Janganlah berlarut-larut dalam bermusuhan. Bukankah kebersamaan lebih menyenangkan? Dalam kesempatan lain, Nabi menganjurkan untuk berbagi dengan tetangga. Bahkan, berbuat baik dengan tetangga menjadi salah satu indikator keimanan seseorang. Tetangga yang bisa jadi bukan kerabat kandung ternyata memiliki peran yang amat krusial. “Demi yang jiwaku berada di genggaman-Nya, tidaklah sempurna iman seorang hamba sampai ia mencintai tetangganya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri” (HR Bukhari dan Muslim). Lantas jika ukhuwah, persaudaraan, dan pertemanan ini bernilai besar di mata Allah dan Rasul-Nya, masihkah kita meletakkan persahabatan hanya atas dasar materi saja? (yan)

Read More

Presiden Marcos Kunjungan ke Malaysia, Jajaki Industri Halal Dan Ekonomi Syariah

Manila — 1miliarsantri.net : Presiden Filipina, Ferdinand “Bongbong” Marcos Jr. melakukan kunjungan kenegaraan ke Malaysia. Dia akan menjajaki industri halal dan perbankan syariah di negara tersebut. Kepada Kabinetnya di Villamor Airbase, Pasay City, sebelum berangkat ia menyebut keinginannya menjajaki kesempatan pertumbuhan bersama ekonomi kedua negara. “Untuk membantu pertumbuhan ekonomi negara kami dan memenuhi target ekonomi sebesar 6,4 persen pertumbuhan PDB tahun-ke-tahun, kunjungan saya akan fokus pada kemitraan baru di bidang pertanian dan ketahanan pangan, ekonomi digital, pariwisata, serta menjajaki jalan baru kerja sama, khususnya di bidang industri halal dan perbankan syariah,” ujar Marcos dalam sambutannya dikutip di Business Inquirer, Rabu (26/07/2023). Menurutnya, Malaysia adalah salah satu pemimpin global di sektor ini. Karena itu, kunjungan ini bertujuan menjalin sinergi dengan Malaysia agar Filipina dapat menikmati pangsa pasar ini. Presiden Marcos juga mengatakan industri halal diharapkan tumbuh menjadi industri bernilai triliunan dolar di pasar internasional. Selama kunjungan kenegaraannya, Marcos dijadwalkan bertemu dengan Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah, serta para pemimpin bisnis negara tersebut. Marcos juga akan bertemu dengan masyarakat Filipina di Malaysia. Malaysia disebut sebagai tuan rumah bagi diaspora Filipina yang berkembang pesat. Banyak di antaranya yang meninggalkan keluarga mereka untuk mencari pekerjaan dan tinggal di Malaysia. “Saya akan bertemu pekerja keras kami di Malaysia untuk secara pribadi menunjukkan kepedulian dan perlindungan bangsa, serta meyakinkan mereka bahwa pemerintah terus bekerja untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan mereka,” pungkasnya. (din/reu)

Read More

Penemuan Candi Megah Bawah Tanah di Trowulan Mojokerto, Harta Karun Majapahit Kembali Muncul

Mojokerto — 1miliarsantri.net : Mojokerto banyak dikenal sebagai pusat peradaban kerajaan paling ternama di nusantara pada masanya yaitu Kerajaan Majapahit. Berbagai peninggalan kerajaan tercatat rapi di Mojokerto, mulai dari prasasti, petirtaan hingga candi-candi. Mojokerto sendiri merupakan wilayah tertua ke-10 di Provinsi Jawa Timur. Sementara itu, nama Mojokerto sendiri sangat erat kaitanya dengan kerajaan Majapahit. Mojokerto juga merupakan bekas Ibu Kota Kerajaan Majapahit pada abad 13 hingga abad 15. Jejak Mojokerto sebagai daerah kerajaan semakin kuat manakala menurut catatan sejarah bahwa Mojokerto merupakan daerah pertama yang disinggahi Raden Wijaya saat mengembara menuju Lumajang. Jejak Kerajaan Majapahit di Mojokerto makin eksis dan kuat manakala hampir di setiap sudut daerah ini terdapat peninggalan kerajaan. Salah satunya yaitu berada di kawasan Trowulan, dimana di tempat ini banyak ditemukan keramik, mata uang logam, sumur kuno, candi hingga benda seperti pecahan tembikar. Melansir dari youtube channel Daftar Populer, dikabarkan bahwa sekelompok petani di Mojokerto berhasil menemukan candi megah di bawah tanah. Penemuan candi megah di bawah tanah ini bermula dari petunjuk mimpi salah satu petani tersebut. Merasa tergerak, sekelompok petani itu melakukan pencarian untuk menggali tanah hingga pada akhirnya ditemukanlah sebuah bangunan mirip candi yang diduga peninggalan Kerajaan Majapahit. Kejadian tersebut terjadi pada pukul 16.00 pada tanggal 28 Oktober 2008. Meski kejadian ini sudah terjadi beberapa tahun lalu, namun sampai saat ini masih banyak pertanyaan-pertanyaan dari banyak kalangan mengenai kebenaran nya. Candi megah di bawah tanah tersebut juga terdapat makam Eyang Suro Bendo, salah seorang pengelola dan penjaga harta benda Kerajaan Majapahit. Tidak hanya makam pengelola dan penjaga harata benda Kerajaan Majapahit saja, dikabarkan di tempat yang sama juga terdapat beberapa makam lain. Penemuan candi ini berada di Trowulan kawasan cagar budaya nasional yang ada di Mojokerto, Jawa Timur. (kur)

Read More

Peringatan 1 Muharram Al Zaytun Datangkan Aktivis Pro Israel

Jakarta — 1miliarsantri.net : Seolah tak ada henti-hentinya Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun selalu membuat kontroversi yang membuat masyarakat resah. Dalam beberapa waktu yang lalu, Ponpes Al Zaytun memperingati tahun baru Islam 1445 Hijriah. Meski terlihat biasa saja, namun ada yang berbeda dari peringatan tersebut dibandingkan dengan peringatan-peringatan tahun baru Islam lainnya. Acara peringatan tahun baru tersebut diduga dihadiri oleh Sejumlah tokoh agama termasuk aktivis Israel bernama Monique Rijekrs. Acara yang Ditayangkan di akun YouTube resmi Al Zaytun Official tersebut memperlihatkan Monique yang menyapa seluruh jajaran Al Zaytun dalam sambutannya. “Shalom untuk Al Zaytun. Salam damai dari saya Fakta Israel. Salam damai buat Syekh Panji Gumilang dan seluruh keluarga besar Al Zaytun,” katanya. Dalam sambutannya tersebut, dia mengucapkan terima kasih atas diperbolehkannya menggunakan pakaian Bintang Daud yang sebenarnya lambang tersebut dilarang untuk digunakan saat berkunjung ke Betlehem. “Saat Saya berkunjung ke Betlehem, tour guide melarang saya memakai kaos ini. Tetapi di sini, di Indramayu, saya bisa masuk,” kata Monique. Selain itu, sebagaimana visi perdamaian yang ada di Al Zaytun, ia menyampaikan sambutannya tentang pesan perdamaian. Menurutnya, damai itu sendiri dimulai dari Al-Zaytun. “Damai dimulai dari Al Zaytun untuk Indonesia lebih baik dan lebih damai,” imbuhnya. Selain itu, Monique juga merasa bangga kepada Panji Gumilang karena telah membuka hubungan diplomatik antara Israel dan Indonesia untuk perdamaian di Palestina. “Saya bangga karena yang berbicara membuka hubungan diplomatik Israel dan Indonesia datangnya bukan dari kami orang Kristen, tapi dari orang muslim. Tujuan adanya hubungan diplomatik ini untuk mendamaikan Israel dan Palestina,” tambahnya. Monique Rijkers merupakan seorang aktivis pro Israel asal Indonesia yang lahir di Makassar, Sulawesi Selatan. Ia merupakan lulusan dari Fakultas Biologi Universitas Kristen Salatiga yang Meskipun saat kuliah mengambil jurusan biologi, Monique telah banyak mengabiskan waktu selama puluhan tahun sebagai seorang jurnalis. Bahkan, pada Oktober 2017 lalu, Monique pernah bertemu dengan perdana menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam sebuah acara di Christian Media Summit. Setelah menjadi jurnalis selama beberapa tahun, ia lebih memilih mendirikan yayasan bersama Sang suami untuk mengedukasi masyarakat Indonesia terkait dengan Yahudi dan Israel. (rin)

Read More

Terdapat 2 Perbuatan Baik Dan Jahat Menurut Syekh Nawawi Al Bantani

Jakarta — 1miliarsantri.net : Syekh Muhammad Nawawi bin Umar Al Bantani dalam kitab yang ditulisnya yakni Nashaihul Ibad menerangkan bahwa ada dua perbuatan baik atau dua perkara paling utama yang disukai Allah SWT. Ada juga dua perbuatan atau perkara yang paling jahat. Dalam menerangkan dua perkara tersebut Syekh Nawawi al-Banteni mengutip sabda Nabi Muhammad SAW dan perkataan para sahabat Nabi SAW serta para tabi’in. Rasulullah SAW bersabda, “Dua perkara paling utama dan tidak ada yang melebihi keutamaannya, yaitu iman kepada Allah dan berbuat kebajikan kepada kaum Muslimin.” Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa bangun pagi dengan maksud tidak untuk berbuat zalim (aniaya) kepada seseorang, maka perbuatan dosa yang telah dilakukannya akan diampuni Allah. Barang siapa bangun pagi dengan maksud untuk menolong orang yang teraniaya dan memenuhi kebutuhan orang Muslim, maka ia akan mendapatkan pahala sebagaimana pahalanya haji yang mabrur.” Rasulullah SAW juga bersabda, “Orang yang paling dicintai Allah SWT adalah orang yang paling berguna bagi sesamanya dan perbuatan yang paling utama adalah membuat hati seorang Mukmin menjadi senang dengan menghilangkan rasa lapar, meringankan kesulitan atau melunasi hutangnya. Dua perkara yang tidak ada satupun dapat melebihi kejahatannya yaitu menyekututukan Allah dan menyengsarakan kaum Muslim.” Pada hadits tersebut, dijelaskan bahwa orang yang dicintai Allah SWT, yaitu orang yang melakukan dua perkara, yakni berguna bagi sesamanya dan membuat hati seorang Mukmin senang. Sementara, dua perkara yang paling jahat, yaitu menyekutukan Allah dan menyengsarakan kaum Muslim. Kitab Nashaihul Ibad menjelaskan bahwa menyengsarakan orang Muslim dapat berupa mengancam keselamatan diri dan harta seorang Muslim. Semua yang diperintahkan oleh Allah itu pada dasarnya mengandung dua hal, yaitu mengagungkan Allah dan berbelas kasih kepada makhluk-Nya. (rid)

Read More

Dalam 2 Pekan Terjadi Tiga Ledakan Masjid di Pakistan

Karachi –1miliarsantri.net : Dalam dua pekan terakhir ini di Pakistan telah terjadi tiga kali ledakan masjid. Terbaru, seorang polisi tewas dalam ledakan di sebuah masjid, di barat laut Pakistan, Selasa, (25/07/2023). “Ledakan itu terjadi di distrik suku Khyber di provinsi Khyber Pakhtunkhwa, yang berbatasan dengan negara tetangga Afghanistan,” terang Kepala Sel Kontra Terorisme Polisi, Shoukat Abbas, dikutip di Anadolu Agency, Rabu (26/7/2023). Dalam laporannya, dia mengatakan upaya penyelidikan telah dimulai atas kasus tersebut. Pihaknya tidak bisa berspekulasi tentang sifat ledakan itu. Hingga berita ini dibuat, setidaknya empat polisi tewas dan 11 lainnya dilaporkan luka-luka. Dua tersangka pelaku bom bunuh diri menyerang sebuah kompleks perumahan kantor polisi dan kantor pemerintah di distrik yang sama, pada Kamis (20/07/2023) lalu. Serangan itu terjadi dua hari setelah seorang pelaku bom mobil bunuh diri menargetkan sebuah truk, yang membawa pasukan keamanan di Peshawar. Kejadian ini melukai enam tentara dan dua warga sipil. Dalam beberapa bulan terakhir, Pakistan dilaporkan telah melihat peningkatan drastis dalam serangan militan. Di sisi lain, Komandan CENTCOM AS Jenderal Michael Erik Kurilla dilaporkan bertemu dengan Panglima Militer Pakistan Jenderal Asim Munir, Senin (24/07/2023). Pertemuan ini membahas berbagai masalah, termasuk situasi keamanan kawasan. Pertemuan tersebut terjadi setelah meningkatnya serangan yang diduga dilakukan oleh gerilyawan yang berbasis di Afghanistan, terhadap pasukan keamanan Pakistan dalam beberapa bulan terakhir. Hal ini juga menjadi lanjutan kunjungan Panglima Pakistan Munir baru-baru ini ke musuh bebuyutan Washington, Iran. “Dalam pertemuan tersebut, hal-hal yang menjadi kepentingan bersama, situasi keamanan regional dan kerja sama pertahanan dibahas,” kata pernyataan dari media tentara. Keduanya juga disebut menegaskan kembali keinginan untuk lebih meningkatkan hubungan bilateral antara kedua tentara di semua bidang. (reu)

Read More

Keindahan Masjid Tertua di Iran

Isfahan — 1miliarsantri.net : Kebudayaan Persia turut mengisi peradaban Islam sejak pertengahan abad ketujuh. Salah satu karya monumentalnya adalah Masjid Agung Isfahan. Bangunan yang juga disebut Masjid Jumat ini mulai didirikan kaum Muslim setempat pada tahun 771. Luas kompleksnya mencapai 20 ribu meter persegi. Penyempurnaan bangunan Masjid Agung Isfahan terjadi berangsur-angsur hingga abad ke-20. Sejak 2012 lalu, UNESCO telah mengakui situs Alun-alun Besar Isfahan, termasuk di dalamnya masjid tersebut, sebagai Warisan Dunia. Memang, Kota Isfahan sendiri begitu kaya akan peninggalan bersejarah sejak era sebelum Masehi. Sampai saat ini, Masjid Agung Isfahan dianggap sebagai masjid tertua di Iran. Secara signifikan, pembangunannya bermula pada masa Dinasti Umayyah yang berpusat di Damaskus. Masjid ini memiliki empat gerbang raksasa (iwan) yang menghubungkan bagian dalamnya dengan lapangan luar. Bentuk iwan merupakan khas kebudayaan Persia, yang dapat dilacak hingga era Kekaisaran Sasania. Adapun iwan yang menjadi mihrab di Masjid Agung Isfahan, dihiasi dengan ukiran muqarna dari abad ke-13. Bentuknya mirip stalaktit tetapi juga menyerupai dedaunan yang mengembang. Muqarna ini mengisi rongga bagian dalam lengkung iwan. Dinasti Seljuk menjadikan Isfahan sebagai ibu kota pada abad ke-11. Kesultanan ini kemudian memperbaiki Masjid Agung Isfahan yang sempat hancur pada tahun 1120 akibat kebakaran hebat. Restorasi masjid ini berlangsung dalam masa pemerintahan Sultan Il Khanid, Timurid, Safavid, dan Qajar. Barulah ketika Sultan Malik Shah I berkuasa, Masjid Agung Isfahan memiliki bentuk seperti yang dikenal sekarang. Sejak saat itu, masjid ini menjadi cikal bakal gaya arsitektur Persia Islam yang bercirikan empat iwan besar yang mengelilingi lapangan luas di bagian dalam bangunan. Bagian lapang itu agaknya berfungsi sebagai tempat pengunjung merasakan keleluasaan di tengah hiruk pikuk perkotaan. Pengunjung dapat menikmati udara terbuka tetapi dengan suasana yang tenang. Bila dilihat dari atas, penampakan Masjid Agung Isfahan mirip dengan Masjid al-Haram. Bedanya, kolam air mancur menjadi pusat tanah lapang di bagian dalam masjid. Selain itu, ada pula puluhan kubah-kubah kecil yang menutupi bagian atas bangunan Masjid Agung Isfahan. Masjid ini memiliki dua kubah besar. Satunya terletak di bagian atas mihrab sehingga tepat menghadap kiblat. Sementara itu, kubah besar lainnya terletak di atas pintu gerbang utara. Dua kubah itu merupakan inisiasi Nizam al-Mulk, seorang perdana menteri Kesultanan Seljuk dari awal abad ke-11. UNESCO menyebut kubah utama Masjid Agung Isfahan merupakan bukti inovasi teknik konstruksi peradaban Islam. Masjid kebanggaan masyarakat Isfahan ini memiliki dua menara berbentuk silindris yang bersisian dengan setiap iwan raksasa. Secara keseluruhan, masjid ini didominasi warna krem, sehingga menyerupai tanah di dataran Isfahan. Permukaan dua kubah utama itu dilapisi pola-pola geometris yang indah. Tentunya, pengunjung juga akan terkesima dengan keindahan bagian dalam Masjid Agung Isfahan yang sarat dengan guratan kaligrafi ayat-ayat suci Alquran. Warna cokelatnya kontras dengan warna biru permukaan dinding yang menghadap ke tanah lapang di dalam kompleks masjid ini. Dinding tersebut juga dihiasi dengan desain geometris dan kaligrafi yang menawan. Pengunjung juga akan terpesona dengan lorong-lorong ketika menelusuri bagian dalam Masjid Agung Isfahan. Pada siang hari, pantulan cahaya mentari tidak sampai ke dalamnya tetapi justru karena itu lorong-lorong ini memberikan nuansa teduh. Pemerintah Iran kembali merestorasi Masjid Agung Isfahan, khususnya setelah serangan udara yang terjadi pada 1984. Untuk menjaga keaslian bentuk bangunan, otoritas setempat hanya mempekerjakan pakar konstruksi tradisional Iran. Sampai saat ini, meskipun terletak di pusat salah satu kota urban terbesar di Iran, penampakan Masjid Agung Isfahan masih seturut dengan abad-abad silam. Dengan demikian, masjid tersebut tidak sekadar tempat ibadah, melainkan juga destinasi wisata yang menarik bagi turis-turis lokal maupun mancanegara. (gung)

Read More

Heboh Penampilan Grup Marawis Pada Pembukaan Gereja

Muara Enim — 1miliarsantri.net : Peresmian Gereja Katolik di Lawang Kidul, Tanjung Enim, Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel) membuat heboh media sosial lantaran diiringi tabuhan musik marawis oleh para santri Nahdlatul Ulama (NU). Peristiwa ini terjadi pada Rabu (19/07/2023) lalu. Melalui video yang beredar di medsos, Rabu, 26 Juli 2023 terlihat beberapa pria dan wanita berbusana Muslim berada di atas panggung sambil memainkan alat musik rebana dan darbuka. Group musik Marawis itu diduga berasal dari salah satu pondok pesantren NU di Muara Enim. Mereka terdengar melantunkan shalawat nabi dalam acara peresmian gereja itu. Tak hanya sekedar sebagai penghibur, namun peresmian gereja itu juga dilakukan oleh Pj Bupati Muara Enim Usmawri Kaffah. Lantunan musik dan salawat nabi yang dimainkan group marawis itu terlihat dinikmati oleh para tamu undangan. Dalam kursi undangan terlihat salah satu orang berkopiah hitam mengenakan seragam banser berada di tengah-tengah tamu undangan. Terkait hal itu, Kapolres Muara Enim AKBP Andi Supriadi tidak membantah adanya peresmian gereja yang diiringi musik marawis itu. Ia mengaku selain dihadiri Pj Bupati Muara Enim, dirinya saat itu juga hadir dalam acara peresmian Gereja Katolik Paroki Santo Yosef. Ia juga mengatakan jika acara tersebut terbuka untuk umum. Lebih jauh Andi menjelaskan jika acara peresmian itu bukan ibadah Nasrani namun hanyalah bentuk syukur setelah gereja yang telah berdiri sejak 1928 tersebut rampung direhab. “Acara ini, juga bukan kegiatan ibadah Nasrani, hanya peresmian pemugaran Gereja yang selesai dipugar,” ungkap Andi kepada awak media, Rabu (26/07/2023) kemarin. Andi berharap agar acara tersebut tidak menjadi persolan sebab dalam acara tersebut menurutnya tidak mencampur adukkan ibadah. “Kami berharap, agar kegiatan peresmian tersebut ini tidak digoreng, karena tidak ada kegiatan ibadah maupun mencampur adukkan kaidah ajaran agama masing – masing. Marilah kita menjadi bagian yang menjaga dan memperkokoh kerukunan antar umat beragama, Bhinneka Tunggal Ika. Bukan malah menjadi pemicu da menjadi oknum yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya. Video tersebut lantas menuai beragam komentar warganet. Banyak dari mereka yang menilai para group marawis itu salah arti dalam memahami toleransi. “Toleransi kok begitu caranya,” tulis @andhi***. “Toleransi itu menghargai perbedaan, bukan mencampur adukkan perbedaan,” tulis @iqbaal**. “Gak semua aspek bisa di ‘toleransi’,” tulis @rizal***.

Read More

Keris Kiai Cokro Senjata Unik Milik Pangeran Diponegoro

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Pangeran Diponegoro merupakan salah satu pahlawan nasional yang berjuang melawan Penjajah Belanda. Sebagai seorang pejuang sekaligus pemimpin, Pangeran Diponegoro acap kali terlihat menyandang pusaka. Bagi sebagian besar orang, mungkin hanya mengenal beberapa pusaka Pangeran Diponegoro seperti keris Kanjeng Kyai Bondoyudo, keris Kyai Nogo Siluman, wedung Kyai Wreso Gumilar, dan lain-lain. Namun di antara deretan pusaka Pangeran Diponegoro, ada sebuah pusaka yang tak kalah istimewa. Sekretaris Umum Paguyuban Trah Pangeran Diponegoro (Patra Padi) Pandu Setyawan menyatakan, dari sekian banyak pusaka milik Pangeran Diponegoro, ada sebuah pusaka yang cukup unik dan jarang disandang Pangeran Diponegoro. Pusaka ini bernama Kanjeng Kyai Cokro. “Kanjeng Kyai Cokro merupakan pusaka piandel, di mana hanya disandang saat momen khusus. Berbeda halnya dengan keris Kanjeng Kyai Bondoyudo, yang hampir selalu terlihat dipakai, bahkan mendampingi beliau hingga akhir hayat,” ucap Pandu. Menurutnya, terdapat pendapat bahwa Kanjeng Kyai Cokro merupakan sebuah pataka, bersimbol matahari dengan empat bintang dan dua bulan. Hal ini dapat diartikan sebagai perlambang suatu perhimpunan atau pergerakan yang merefleksikan sebuah perjuangan melawan kebatilan dan kezaliman, dengan harapan keselamatan dunia serta akhirat untuk para pengikut Pangeran Diponegoro. “Nama Kanjeng Kyai Cokro sendiri merujuk pada bentuknya, berupa cakra, yang dipakai dalam prosesi pelantikan Pangeran Diponegoro menjadi Ingkang Sinuwun Kangjeng Sultan Abdul Hamid Herucakra Kabirul Mukminin Khalifatu Rasulillah Ats Tsani Ratu Paneteg Panatagama Satanah Jawi,” jelasnya. Disebabkan seorang pangeran tak dapat memberikan perintah kepada sesama pangeran, untuk mempermudah rantai komando organisasi, maka gelar tersebut disematkan dan digunakan Pangeran Diponegoro sebagai penanda Pemimpin Tertinggi Perang Jawa. Sebagai informasi saja, ada kurang lebih 39 pangeran atau lebih dari separuh pangeran keraton berdiri di barisan Pangeran Diponegoro. (mif)

Read More