Dompet Dhuafa Gandeng Kaum Milenial Untuk Berwakaf

Jakarta — 1miliarsantri.net : Kemajuan teknologi membawa kalangan milenial cepat mengakses dalam sektor keuangan. Investasi, transaksi hingga bisnis cukup mengakses yang dibutuhkannya melalui internet di gawai. Namun dengan gaya hidup yang dinamis ditambah minimnya pengetahuan pengelolaan keuangan membuat mereka milenial merasa sulit untuk mengatur keuangan. Maka itu pola finansial kaum millenial harus tertata baik sehingga kemampuan millenial untuk berwakaf dapat naik signifikan. Pada agenda talkshow yang berlokasi di Graha Sawala, Kemenko Perekonomian, pada Rabu (11/10/2023). Turut hadir Urip Budiarto selaku Deputi Direktur Dana Sosial Syariah KNEKS, Nugraha Utama Rasyid selaku Islamic Financial Planner Practitioner, Dwi Irianti Hadiningdyah selaku Direktur Pembiayaan Syariah, Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan dan Chiki Fawzi selaku Volunteer Dompet Dhuafa dan Bobby P Manulang selaku GM Retail Fundraising Wakaf dipandu oleh Elsa Sandria. “Pola Finansial dan literasi wakaf bagi milenial harus terus dimasifkan, seiring kemudahan berwakaf dan pengelolaan wakaf yang telah mencapai kemajuannya. Salah satu Nazhir yang selama ini menerima dan mengelola imbalan CWLS adalah Dompet Dhuafa. Dengan diterbitkannya CWLS (Cash Waqf Linked Sukuk) merupakan sebuah bukti bahwa pemerintah melalui Kemenkeu, BI, KNEKS, OJK dll., yang menaruh perhatian khusus untuk mengembangkan potensi wakaf melalui instrumen keuangan negara”, terang Bobby Manulang selaku GM Layanan Donatur & Retail Wakaf. Sebagai contoh, Rumah Sakit Mata Achmad Wardi yang merupakan aset wakaf Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan dikelola secara profesional oleh Dompet Dhuafa dengan pendanaan berbasis CWLS dari bank-bank syariah, sehingga menjadi lebih produktif dan bermanfaat bagi para mauquf alaih. Di waktu yang sama, Direktur Pembiayaan Syariah, Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Kementerian Keuangan, Dwi Irianti Hadiningdyah menjelaskan instansinya juga turut terlibat dalam pengembangan Wakaf melalui penerbitan instrumen Sukuk Wakaf yaitu Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS). “CWLS adalah produk investasi SBSN yang disediakan sebagai alternatif investasi bagi Nazhir (Lembaga yang mengelola wakaf) dalam mengelola wakaf uang dan dana sosial lainnya sebagai upaya mendukung program pemberdayaan ekonomi umat dan kegiatan sosial kemasyarakatan,” papar Dwi Irianti Hadiningdyah. Dwi menambahkan, bagi anak-anak muda tidak harus mengeluarkan uang untuk berwakaf, tapi dengan cara yang kreatif dan spiritual. “Kalian bisa menjadi agent chance yang menginformasikan berbagai hal, terutama instrumen-instrumen yang juga diterbitkan oleh pemerintah dalam hal ini oleh kementerian keuangan lebih fokusnya lagi oleh DJPPR yang berupa Cash Waqf Linked Sukuk,” imbuh Dwi. Menurutnya, generasi muda bisa membuat konten-konten mengenai instrumen Sukuk Wakaf yang diterbitkan Pemerintah. Opsi lainnya, generasi muda bisa membuat klub atau komunitas yang didalamnya membahas mengenai bagaimana cara melakukan wakaf yang cerdas kepada masyarakat. “Adik-adik semuanya dengan membuat konten-konten yang bisa mengajak masyarakat untuk melakukan wakaf yang cerdas, dengan demikian kalian bisa membuat amal jariyah tanpa harus mengeluarkan dana,” tandas Dwi. Selain gencar dengan gerakan Sejuta Wakif, Dompet Dhuafa terus mengajak peran serta seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong untuk merampungkan Pesantren Tahfidz Green Lido, yang berdiri di atas lahan wakaf seluas 2,6 hektar di daerah Lido, Sukabumi. Proses belajar menghafal Al Quran di E-Tahfidz School Dompet Dhuafa menjadi gambaran program belajar di Pesantren Tahfidz Green Lido nanti. Pesantren terpadu ini ditargetkan melahirkan penghafal Quran yang berkompetensi menjadi dai dan pemimpin umat. Hal sama diutarakan oleh Urip Budiarto, Program ini inisiatif yang sangat baik sekali, memperkenalkan wakaf kepada lingkungan ASN khususnya Kementerian Keuangan dan tentunya juga memperkenalkan juga beberapa produk-produk yang sudah menjadi inovasi hari ini seperti Cash Wakaf Linked Sukuf, juga inovasi-inovasi yang telah dilakukan oleh Dompet Dhuafa terdapat green house, wakaf masjid, wakaf pesantren hingga wakaf rumah sakit. “Saya pikir itu cukup baik sehungga rekan-rekan ASN di Kementerian Keuangan ini bisa tercerahkan, terinspirasi dan harapannya juga menjadi partisipator aktif dalam pengembangan wakaf khususnya wakaf produktif di Indonesia. Semoga bisa terus membangun perwakafan di Indonesia dan memberikan kemashlahatan yang terbaik kepada umat,” ungkapnya. Guna meningkatkan literasi terkait wakaf, DJPPR bekerja sama dengan Dompet Dhuafa, dan KNEKS berkolaborasi mengadakan kegiatan Wakaferse untuk meningkatkan partisipasi aktif masyarakat, sehingga program wakaf dapat bergulir secara cepat serta bermanfaat untuk masyarakat secara luas. (wink) Baca juga :

Read More

Begini Cara Memperlakukan Orang Tua Menurut Islam

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Dalam laporan American Psychological Association, setiap tahun diperkirakan 2,1 juta lansia Amerika menjadi korban kekerasan fisik, psikologis, atau bentuk-bentuk pelecehan dan penelantaran lain. Statistik tersebut mungkin tidak menceritakan keseluruhan cerita. Untuk setiap kasus pelecehan dan penelantaran lansia yang dilaporkan kepada pihak berwenang, para ahli memperkirakan sebanyak lima kasus yang belum dilaporkan. Bahkan, di negara-negara yang dikenal dengan struktur keluarga yang relatif lebih kuat, para lansia semakin tidak diperhatikan. Menurut Help Age India, sebagian besar lansia diperlakukan dengan buruk oleh anak-anak mereka sendiri, yang telah muncul sebagai kelompok pelaku terbesar, yaitu 47,3 persen dari semua kasus penganiayaan. Meskipun Islam menekankan penghormatan kepada semua orang yang lebih tua dalam masyarakat, anak-anak memiliki tanggung jawab khusus terhadap orang tua mereka. “Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik. Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, “Wahai Tuhanku! Sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.” (QS Al-Isra: 23-24) Dalam ayat-ayat ini, kebaikan terhadap orang tua disebutkan bersama dengan kepercayaan kepada Allah Swt.. Kedua ayat ini mencerminkan kasih sayang, rasa hormat, dan rasa tanggung jawab yang diwajibkan oleh Islam kepada orang-orang yang beriman terhadap orang tua mereka. Pernah suatu ketika seorang sahabat mendatangi Rasulullah SAW dan berkata, “Wahai Rasulullah! Siapakah di antara manusia yang paling layak untuk menjadi teman baikku?” Nabi berkata, “Ibumu.” Pria itu berkata, “Lalu siapa?” Nabi berkata, “Kemudian ibumu.” Orang itu bertanya lagi, “Kemudian siapa?” Nabi berkata, “Kemudian ibumu.” Orang itu bertanya lagi, “Kemudian siapa?” Nabi berkata, “Kemudian ayahmu.” (HR. Bukhari dan Muslim). Nabi menyatakan, orang tua memiliki hak untuk ditaati oleh anak-anak mereka. Dalam salah satu riwayatnya, Nabi menyatakan, dosa-dosa besar adalah meyakini bahwa Allah memiliki sekutu, tidak menaati orang tua, melakukan pembunuhan, dan memberikan kesaksian palsu (Al-Bukhari dan Muslim). Islam mewajibkan anak-anak untuk bertanggung jawab atas nafkah orang tua mereka ketika mereka sudah mandiri. Dalam beberapa tahun terakhir, telah terjadi peningkatan perhatian internasional terhadap nasib para lansia. Banyak konferensi dan simposium yang menekankan, seringkali para lansia tidak mendapatkan penghormatan dan martabat yang dibutuhkan oleh setiap manusia, meskipun mereka diberikan perawatan dasar. Belas kasih dan rasa hormat terhadap para lansia merupakan elemen penting dalam perilaku Islam. Rasulullah SAW menyatakan dengan jelas, “Bukanlah termasuk golongan kami orang yang tidak menunjukkan kasih sayang kepada yang muda dan tidak menghormati yang lebih tua. (HR. At-Tirmidzi). Jauh dari pelecehan dan pengabaian yang kita lihat di masyarakat saat ini, para lansia memiliki status yang dilindungi dan bermartabat dalam Islam. Secara tradisional, umat Islam telah memberikan status yang tinggi kepada orang tua mereka, dan penurunan dalam praktik ini yang kita lihat di beberapa negara Muslim sejalan dengan penurunan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip Islam secara keseluruhan. Dalam siklus kehidupan, masa muda dan masa tua hanyalah masalah waktu, karena seseorang yang masih muda pasti akan menjadi tua suatu hari nanti. Islam mengingatkan kaum muda akan kebenaran dasar dari kondisi manusia ini, melalui sebuah riwayat dari Nabi bersabda: “Jika seorang pemuda menghormati orang tua karena usianya, maka Allah akan menunjuk seseorang untuk menghormatinya di masa tuanya.” (HR. At-Tirmidzi). (yus) Baca juga :

Read More

Ketika Rasulullah Mencium kening Syekh Syibli

Surabaya — 1miliarsantri.net : Kita semua tentu berharap dicintai oleh Rasulullah SAW. Dan jika sudah dicintai Rasulullah, insya Allah, akan bersama dengan Rasulullah SAW di dalam surga nanti. “Siapa yang mencintaiku, maka ia akan bersamaku kelak di surga.” Demikian salah satu hadits Rasulullah SAW menceritakan betapa orang yang mencintainya akan bersamanya di dalam surga. Semoga kita semua bersama beliau kelak di surga nanti. Aamiin. Kisah berikut ini, bisa jadi contoh bagi kita untuk lebih mencintai Rasulullah. Dan kisah ini juga menunjukkan betapa cintanya Rasulullah dengan orang yang mencintainya. Dikisahkan dalam kitab Nashaihul Ibad karya Imam Nawawi, Syekh Syibli mendatangi Ibn Mujahid, secara sepontan Ibn Mujahid merangkul dan mencium kening Syekh Syibli. Syekh Syibli pun bertanya tentang hal itu. Syekh Mujahid menceritakan bahwa ia pernah bermimpi dan melihat Rasulullah mencium kening Syekh Syibli. Dalam mimpinya Ibn Mujahid bertanya kepada Rasulullah, hal apa yang menyebabkan Rasulullah begitu mencintai Syekh Syibli. Rasulullah menjawab bahwa Syekh Syibli selalu membaca dua ayat terakhir Surat at-Taubah dan shalawat setiap selesai shalat fardhu, yaitu: لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِنْ أَنْفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ. فَإِنْ تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللَّهُ لا إِلَهَ إِلا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ Laqod jaa-akum Rosuulun min anfusikum ‘aziizun ‘alaihi maa ‘anittum hariishun ‘alaikum bil-mu’miniina ro-uufurrohiim. Fain tawallaw faqul hasibiyalloohu laa-ilaaha illaa huwa ‘alaihi tawakkaltu wahuwa Robbul ‘arsyil azhiim. “Sungguh, telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, (dia) sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, penyantun dan penyayang terhadap orang-orang yang beriman.”“Maka jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah (Muhammad), “Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki Arasy yang agung.” Dan membaca shalawat صَلَّى اللهُ عَلَيْكَ يَا مُحَمَّد (Shallallahu ‘Alaika Ya Rasulallah). Kemudian Ibn Mujahid menanyakan akan hal itu terhadap Syekh Syibli dan ternyata Syekh Syibli selalu mengamalkan apa yang diceritakan Rasulullah dalam mimpi Ibn Mujahid tersebut. Melihat kisah tersebut, bukan hanya berapa banyak shalawat yang dibaca, namun istiqamah atau konsisten dan terus menerus. Kecintaan sebenar-benarnya kepada Rasulullah.lah yang dapat menjadikan kita semua dikenal oleh Rasulullah dan akan mendapatkan cintanya. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang selalu bershalawat dan menjalankan sunnah Rasulullah sebagai bukti cinta kita. Dan kita semua akan mendapatkan cinta dan syafaat dari beliau Rasulullah SAW. (yat) Baca juga :

Read More

India Akan Terkena Dampak Panas Berkepanjangan

New Delhi — 1miliarsantri.net : Sebuah penelitian terbaru menunjukkan, jika perubahan iklim terus berlanjut, maka bumi akan menjadi sangat panas pada tahun 2100. Panas yang ekstrim ini dapat menyebabkan serangan jantung dan head stroke di daerah-daerah yang padat penduduknya seperti India dan lembah Indus. Jika dunia menjadi 2 derajat celcius lebih panas dari tingkat pra-industri, sekitar 2,2 miliar orang di Lembah Sungai Indus di India dan Pakistan mungkin harus berurusan dengan musim panas yang sangat panjang dan sangat panas yang mungkin terlalu berat untuk ditangani oleh manusia. Studi yang muncul dalam jurnal terkemuka bernama Proceedings of the National Academy of Sciences ini menunjukkan bahwa jika cuaca semakin panas, maka tempat-tempat di India utara, Pakistan timur, Cina timur, dan Afrika Sub-Sahara akan mengalami gelombang panas yang sangat lembab. “Kota-kota seperti Delhi, Kolkata, Shanghai, Multan, Nanjing dan Wuhan akan terkena dampak paling parah dari gelombang panas tahunan ini,” ungkap studi tersebut seperti dilansir Mashable, Kamis (12/10/2023). Gelombang panas dengan kelembaban yang lebih tinggi dapat menjadi sangat berbahaya karena udara tidak dapat menyerap kelembaban ekstra dengan baik. Hal ini membuat kita lebih sulit untuk mendinginkan diri dengan berkeringat, dan dapat mengacaukan kemampuan kita untuk mendinginkan diri. Tempat-tempat yang rentan itu sering kali ditempati orang kelompok masyarakat yang kurang mampu, sehingga mereka mungkin tidak memiliki cara yang baik untuk tetap sejuk atau mengatasi masalah kesehatan dari cuaca yang sangat panas. Suhu bumi secara keseluruhan telah meningkat sekitar 1,15 derajat Celcius, dan ini terutama disebabkan oleh karbon dioksida ekstra yang dilepaskan ke udara oleh negara-negara maju sejak dimulainya Revolusi Industri. Manusia dapat mengatasi kondisi panas dan lembab tertentu, tetapi ketika batas-batas tersebut melampaui batas, mereka menjadi berisiko mengalami masalah kesehatan yang berhubungan dengan panas seperti heatstrokes atau serangan jantung. (cuy/AP) Baca juga :

Read More

KIBBM Serukan Khatib Jumat Perjuangan Palestina

Jakarta — 1miliarsantri.net : Koalisi Indonesia Bela Baitul Maqdis (KIBBM) meminta para khatib untuk menyampaikan khutbah tentang perjuangan kemerdekaan Palestina. Pembelaan terhadap kemerdekaan Palestina memiliki landasan kuat dalam UUD 45. “Kepada para tokoh, ulama teurtama, di hari Jumat menganjurkan para asatidz agar mengajak umat dalam khutbah-khutbah untuk berdoa qunut nazilah dan melakukan pembelaan apa yagn bisa diberikan kepada Palestina,” ujar Ketua KIBBM, KH Bachtiar Nasir (UBN), dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (10/10). UBN menegaskan, masyarakat Indonesia tidak perlu takut untuk bersuara dalam membela Palestina. Hal itu sudah tertera dalam UUD 45. Indonesia sudah berkomitmen untuk menghapuskan segala bentuk penjajahan di muka bumi. “Indoensia masih dalam prinsip dasarnya bahwa hakikatnya Palestina adalah negara merdeka yang harus diakui kemerdekaannya. Karena itu rakyat Indonesia jangan ragu-ragu, karena kita didukung oleh UUD untuk menyatakan keberpihakan kita kepada Palestina dan rakyatnya, serta hak-hak kedaulatan dan kemerdekaannya,” ujar UBN. Selain itu, UBN juga meminta masyarakat untuk memberikan bantuan moral dan moril kepada bangsa Palestina, terkhusus di Gaza. Itu karena Gaza saat ini tengah digempur dengan blokade ekonomi. Zionis Israel memutus pasokan listrik dan air, dan menghalangi segala bentuk bantuan kemanusiaan. “Rumah-rumah mereka sudah rata dengan tanah, sementara mereka dalam embargo ekonomi dan blokade tetorial,” ujar UBN. “Mudah-mudahan kita juga bisa mengekspresikan keberpihakan kita secara konstitusional, apakah itu dalam bentuk media, media sosial, atau dalam bentuk aksi-aksi yang secara konstitusional, maka kita bersama-sama, bersatu membuktikan keberpihakan kepada Palestina,” ungkap UBN. (Iin) Baca juga :

Read More

Negara-negara Berperan Sebagai Mediator Palestina – Israel

Jakarta — 1miliarsantri.net : Sebagian besar negara-negara Barat enggan menyerukan Israel untuk memperlambat respons militer brutalnya. Sementara lebih dari 700 warga Palestina di Gaza meninggal dalam pemboman hebat selama tiga hari. Sebanyak 2,4 juta warga Palestina yang tinggal di Gaza terkurung. Mereka tidak punya tempat tujuan untuk berlindung di tengah blokade darat, laut, dan udara Israel. Direktur Pusat Studi Teluk di Universitas Qatar, Profesor Mahjoob Zweiri mengatakan, masih terlalu dini untuk membicarakan mediasi antara Palestina dan Israel. “Saya pikir masih terlalu dini untuk membicarakan mediasi, karena (saat ini) Israel bereaksi berdasarkan kemarahan dan balas dendam,” ujar Zweiri kepada Aljazirah. Berikut ini adalah negara-negara dan organisasi internasional yang mungkin dapat berperan sebagai mediator antara Palestina dan Israel, dilansir Aljazirah, Selasa (10/10/2023). Liga ArabPara menteri luar negeri Liga Arab dijadwalkan bertemu pada Rabu (11/10/2023) dalam pertemuan puncak darurat. Sesi luar biasa tersebut diminta oleh delegasi Palestina. Sekretaris Jenderal Liga Arab, Hossam Zaki mengatakan, para menteri akan membahas upaya Arab untuk menghentikan agresi Israel di Gaza. Namun Profesor Zweiri mengatakan, Liga Arab tidak punya peran apa pun. “Ini merupakan cerminan dari pemerintahan Arab yang terfragmentasi. Ia tidak memiliki alat,” ujar Zweiri. Cina Beijing menyatakan keprihatinan mendalam atas eskalasi konflik dan menyerukan kepada Israel dan Palestina untuk menahan diri. Para pengamat bertanya-tanya apakah Cina akan mencoba mempromosikan dirinya sebagai pembawa perdamaian regional. Sebelumnya Cina berhasil menjadi perantara pemulihan hubungan antara Iran dan Arab Saudi. Pada April, Menteri Luar Negeri Cina saat itu, Qin Gang, mengatakan kepada para menteri luar negeri Israel dan Palestina bahwa Cina siap memfasilitasi upaya menuju perundingan perdamaian. Cina mendukung solusi dua negara terhadap konflik Israel-Palestina, berdasarkan perbatasan sebelum tahun 1967 dan dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara Palestina yang berdaulat. Cina juga mengadvokasi bantuan pembangunan internasional untuk Palestina. Mesir Kairo telah bertindak sebagai mediator antara Israel dan kelompok Palestina dalam konflik sebelumnya. Namun Mesir akan berusaha menjauhkan diri dari meningkatnya situasi di Gaza. “Mereka (Mesir) ingin menjauhkan diri dari apa yang terjadi karena Mesir akan mengadakan pemilu,” kata Profesor Zweiri. Eropa Para pemimpin banyak negara Eropa termasuk Perancis dan Jerman mengutuk serangan Hamas dan menunjukkan solidaritas dengan Israel. Para menteri luar negeri Uni Eropa dijadwalkan mengadakan pertemuan luar biasa pada Selasa (10/10/2023) sore untuk membahas perang tersebut. Tanggapan awal Uni Eropa terhadap konflik ini adalah dengan mengumumkan penangguhan bantuan pembangunan untuk Palestina. Namun tak lama kemudian mereka menarik pernyataan tersebut dan mengatakan akan meninjau bantuan untuk Palestina. Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Albarez mengatakan, tindakan seperti itu tidak dapat diterima dan kerja sama harus dilanjutkan. “Kita tidak bisa menyamakan Hamas, yang masuk dalam daftar kelompok teroris Uni Eropa, dengan penduduk Palestina, Otoritas Palestina, atau organisasi-organisasi PBB yang hadir di lapangan,” kata Albarez kepada stasiun radio Spanyol Cadena SER pada Selasa pagi. Iran Kemungkinan peran Iran dalam mediasi masih belum diketahui. Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Hosseini Khamenei mengatakan bahwa Iran membela Palestina. “Kami tentu saja membela warga Palestina. Kita cium kening dan tangan para pejuang dan pemuda pemberani Palestina. Tetapi mereka yang mengatakan orang-orang non-Palestina berada di balik tindakan ini, mereka tidak mengenal orang-orang Palestina dengan baik. Mereka telah meremehkan bangsa Palestina. Itu adalah kesalahan mereka,” ujar Khamenei. Qatar Negara Teluk ini terkenal dengan upaya mediasinya dalam konflik Palestina-Israel. Qatar juga memberikan bantuan berkelanjutannya kepada Gaza, yang telah dikepung Israel selama 16 tahun. “Prioritas kami adalah mengakhiri pertumpahan darah, membebaskan para tahanan dan memastikan konflik dapat diatasi tanpa adanya dampak regional,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari kepada Reuters. Rusia Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov mengatakan, pembentukan negara Palestina adalah solusi paling dapat diandalkan untuk perdamaian di Israel. Menurut Lavrov, pertempuran tidak akan menjamin keamanan. Turki Presiden Recep Tayyip Erdogan meminta pejuang Hamas dan angkatan bersenjata Israel untuk menghentikan kekerasan. Turki menawarkan diri untuk menjadi mediator. Jika perundingan perdamaian ingin dimulai, Zweiri yakin Turki dan Qatar akan berperan aktif. “Saya berasumsi demikian karena mereka berdua mempunyai komunikasi dengan Hamas dan Israel, dan kita harus melihat siapa yang mampu berbicara dengan kedua belah pihak,” kata Zweiri. Badan-badan PBB Sebagai bagian dari upaya mediasi sebelumnya, beberapa minggu sebelum serangan pada Sabtu (7/10/2023), PBB terlibat dalam diplomasi untuk mencoba mencegah konfrontasi bersenjata baru antara Israel dan Hamas. Utusan perdamaian Timur Tengah PBB Tor Wennesland bertemu dengan para pejabat Hamas di Gaza. “PBB sedang berbicara dan bekerja dengan semua pihak untuk meningkatkan kehidupan masyarakat di Gaza, khususnya mereka yang paling rentan” ujar Wennesland. Amerika Serikat Sekutu terdekat Israel ini telah menjanjikan dukungan yang kokoh dan tak tergoyahkan”k kepada Israel. Amerika Serikat akan mengirimkan amunisi serta memindahkan kapal dan pesawat militernya lebih dekat ke Israel. Koresponden senior Aljazirah, John Hendren, yang melaporkan dari Washington, DC, mengatakan, pembicaraan mengenai diplomasi dan solusi dua negara masih tertunda untuk saat ini. Washington menginginkan negara Palestina di masa depan. Namun Amerika Serikat gagal meyakinkan Israel, yang menerima bantuan militer tahunan senilai 3 miliar dolar AS. “Mereka (AS) pada dasarnya mengizinkan Israel melakukan apa yang mereka inginkan di Gaza,” kata Zweiri. (yan) Baca juga :

Read More

Mengenal Pergerakan Intifadah

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Penyebab langsung munculnya gerakan Intifadah adalah serangan yang dilakukan Israel terhadap para warga Palestina pada 8 Desember 1987.Intifadah merupakan sebuah istilah yang mengingatkan kita akan perjuangan kemerdekaan Palestina. Dalam histori, Infifadah merujuk pada gerakan perlawanan rakyat Palestina, terutama di Jalur Gaza, untuk melepaskan diri dari penindasan Zionis. Mereka pun menyuarakan tuntutan akan hak-hak mereka yang hilang selama ini. Menurut Ensiklopedi Islam, penyebab langsung munculnya gerakan Intifadah adalah sebuah peristiwa yang terjadi pada 8 Desember 1987. Ketika itu, para buruh Palestina baru saja kembali dari tempat kerjanya. Tiba-tiba, muncul sebuah truk yang berisikan tentara Israel, melaju ke arah jalan raya dan menghantam mobil yang dikendarai orang-orang Palestina tersebut. Dalam peristiwa ini, tentara Israel melukai sembilan orang dan menewaskan empat orang Palestina. Tiga dari empat buruh Palestina yang terluka kemudian meninggal di rumah sakit. Pemakaman orang-orang Palestina yang gugur itu diiringi sekitar 100 ribu warga. Awal gerakan Intifadah terjadi usai upacara pemakaman tersebut. Kaum Muslimin yang terdiri atas berbagai lapisan menyerang para serdadu Israel dengan batu dan bom bensin (molotov). Ensiklopedia Islam merangkum, sistem perjuangan Intifadah terbagi ke dalam beberapa kelompok. Pertama, Al-Majmu‘ah al-Muraqibah, yakni kelompok pengintai yang umumnya diisi kaum remaja. Tugasnya menyelidiki kedatangan tentara Israel. Kedua, Al-Majmu‘ah al-Mutadarrijah, yakni kelompok pengumpan, yang bertugas memancing tentara Israel agar memasuki perkampungan orang Palestina. Ketiga, Al-Majmu‘ah ar-Ramiyah, yaitu kelompok pelempar, bertugas melempar tentara Israel setelah memasuki perkampungan Palestina. Dalam aksinya, mereka menggunakan miqlah, yakni alat pelempar berisi batu, telur busuk, dan bom molotov. Keempat, Al-Majmu‘ah al-Musyagilah dan Al-Majmu‘ah al-Ish’ab; masing-masing bertugas memicu kerusuhan agar mengalihkan fokus serdadu Israel dan menyelamatkan para pejuang Palestina yang terluka. Dua kelompok yang disebut terakhir itu baru beraksi bila terjadi penangkapan terhadap warga Palestina. Masjid al-Aqsa sering kali digunakan sebagai tempat musyawarah kaum Muslimin. Di sana, mereka menyusun strategi perlawanan menghadapi tentara pendudukan Israel. Intifadah itu mulai mereda kala memasuki tahun 1990. Dua negara adidaya, Amerika Serikat (AS) dan Uni Soviet, mendesak Israel dan Palestina berunding. Spanyol menjadi tuan rumah Konferensi Madrid yang digelar pada 1991. Akan tetapi, Israel tidak menghormati Palestina. PM Israel saat itu, Yitzhak Shamir, berasal dari Partai Likud yang radikal menolak eksistensi Negara Palestina. Jatuh bangun perundingan Menjelang perundingan itu, dia menolak perwakilan PLO atau unsur-unsur Palestina di luar Gaza dan Tepi Barat. Akhirnya, delegasi Palestina di Madrid mengikuti desakan itu, meski pada praktiknya tetap mengadakan komunikasi yang rutin dengan PLO di Tunisia. Hasil dari Madrid tidak begitu meyakinkan tetapi setidaknya membuka jalan bagi pengakuan timbal balik (mutual recognition) pertama antara Palestina dan Israel. Seiring dengan melemahnya Partai Likud di pemerintahan Zionis, pada awal 1993 PLO mengadakan komunikasi rahasia dengan Israel untuk menjajaki pertemuan. Yasser Arafat mulai berkirim surat kepada Yitzhak Rabin, perdana menteri dari Partai Buruh. Isinya memuat komitmen untuk tidak mengutamakan kekerasan serta mengakui hak-hak Israel akan kedamaian dan keamanan. Pada 13 September 1993, Arafat dan Rabin meratifikasi perjanjian di Washington DC, AS. Keduanya berjabat tangan, sementara Presiden AS Bill Clinton berdiri merangkul mereka. Momentum historis itu menandakan dimulainya Perundingan Oslo I yang bertempat di Norwegia. Barulah dua tahun kemudian, hasil konferensi ini tercapai. Untuk Palestina, Oslo I membuatnya diakui sebagai otoritas yang berwenang penuh mengatur Gaza dan Tepi Barat. Namun, Hamas sebagai faksi dominan di Gaza menolak keputusan Perjanjian Oslo I. Di pihak Israel, gejolak muncul dari kelompok Yahudi radikal. Puncaknya, Rabin dibunuh pemuda Yigal Amir di tengah pawai perdamaian di Tel Aviv. Pada 1996, ketua Partai Likud Benjamin Netanyahu menang tipis di pemilihan umum sehingga menjadi perdana menteri (PM) Israel. Sejak awal, dia menolak perundingan Oslo I. Visinya tidak lain terus dan terus membangun permukiman Yahudi, termasuk di Tepi Barat yang de facto teritori Palestina. Netanyahu juga terus mendesak Yasser Arafat agar meredam faksi Hamas yang berpusat di Gaza. Menurut Martin Bunton dalam The Palestinian-Israel Conflict: A Very Short Introduction, desakan itu menimbulkan kesan buruk dari rakyat Palestina, seakan-akan Arafat adalah petugasnya Israel. Pada Juli 1999, pemimpin Partai Buruh Ehud Barak memenangi pemilu sehingga menggantikan Netanyahu sebagai PM Israel. Setahun kemudian, dia dan Arafat memenuhi undangan Presiden Clinton untuk menjajaki perundingan damai Camp David II. (Sebelumnya, Camp David I merupakan kesepakatan damai antara Mesir dan Israel pada 1978.) Hingga Juli 2000, Camp David II menemui jalan buntu. Pada 28 September tahun yang sama, tokoh Partai Likud Ariel Sharon dengan dikawal ratusan aparat polisi Israel berupaya memasuki kompleks Masjid al-Aqsha. Kunjungan ini memprovokasi puncak kemarahan penduduk Palestina. Sehari kemudian, aksi protes terjadi. Aparat Zionis menanggapinya secara membabi-buta. Sebanyak 18 warga Palestina gugur. Tidak menunggu waktu lama, riak itu membesar menjadi Intifada Kedua. Hingga tahun 2003, tidak kurang dari 2.400 orang Palestina meninggal dunia, sedangkan 800 tentara Israel tewas dalam peristiwa tersebut. Di sisi Palestina, insiden itu memperbesar rivalitas antara Fatah dan Hamas. Sementara itu, bagi Israel, ada dinamika politik di mana Partai Buruh lagi-lagi dikalahkan Partai Likud. Per Maret 2001 pemimpin Likud, Ariel Sharon, naik sebagai PM Israel. Pensiunan militer Zionis itu membangkitkan lagi mimpi Israel Raya yang mencakup penjajahan atas daerah-daerah antara Sungai Nil di Mesir dan Sungai Efrat di Irak. Karenanya, Sharon terus memborbardir wilayah Palestina, termasuk menyasar penduduk sipil tak bersenjata. Sejak tragedi Menara Kembar WTC 9/11, dia merasa didukung penuh negara-negara Barat, utamanya AS, yang menggelorakan propaganda Perang Melawan Teror. Sejak Juni 2002, tokoh fundamentalis Yahudi ini membangun tembok pemisah di perbatasan Tepi Barat. Dengan panjang mencapai 708 km dan tinggi rata-rata delapan meter, dinding ini praktis mengisolasi akses 25 ribu warga Palestina. Sampai saat ini, bangunan tersebut menyimbolkan Israel sebagai rezim rasis dan apartheid di tengah komunitas internasional. Sementara itu, Yasser Arafat meninggal dunia saat dirawat di sebuah rumah sakit di Paris, Prancis, pada 11 November 2004. Hingga kini, kematiannya dicurigai sebagai hasil operasi intelejen Israel yang telah berkali-kali menjadikannya target buruan. Pada Januari 2005, Mahmoud Abbas terpilih menjadi presiden Palestina. Setahun kemudian, dunia dikejutkan kemenangan Hamas atas Fatah dalam pemilu legislatif Palestina. Akan tetapi, Fatah menolak bergabung dengan pemerintahan yang hendak dibentuk Hamas. (mif) Baca juga :

Read More

UAH : Kita Gaungkan Doa Qunut Nazilah Untuk Perjuangan Rakyat Palestina

Jakarta — 1miliarsantri.net : Wakil Ketua I Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Ustadz Adi Hidayat (UAH) berharap masyarakat muslim menggunakan doa Qunut Nazilah sebagai bentuk solidaritas dan dukungan atas perjuangan rakyat Palestina. “Dalam doa Qunut Nazilah ini, kita memohon kepada Allah SWT agar memberikan bantuan, perlindungan, dan kedamaian kepada mereka yang sedang berjuang untuk kemerdekaan dan perdamaian di Palestina,” ujar UAH dikutip dari kanal Youtube Adi Hidayat Official, Rabu (11/10/2023). UAH menekankan pentingnya bersatu dalam doa untuk meringankan penderitaan yang dialami oleh rakyat Palestina. Doa Qunut Nazilah adalah cara yang kuat untuk menyatukan hati dan berharap pada masa depan yang lebih baik bagi Palestina. “Semoga doa kita bersama-sama membawa kedamaian dan kemerdekaan yang sangat diinginkan bagi rakyat Palestina,” harapnya. UAH mengingatkan tentang dukungan Palestina terhadap Kemerdekaan Indonesia. Di balik kemerdekaan Indonesia, ada sosok yang turut berperan dalam memberikan dukungan tak tergoyahkan kepada Indonesia, yaitu Mufti Palestina, Syekh Muhammad Amin al-Husaini. Pada 6 September 1944, sambil berjuang di tengah darah, keringat, dan air mata, Indonesia menggantungkan harapannya pada bantuan dunia untuk mencapai kemerdekaan. Dalam momen tersebut, Mufti Palestina yang berada di Jerman memainkan peran penting dengan menggunakan radio berbahasa Arab untuk menyuarakan dukungan tak terhingga terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia. Meskipun pada saat itu Palestina sedang berjuang dalam situasi yang sulit. Mufti Palestina tidak ragu untuk memberikan dukungan moral dan materi kepada Indonesia. Melalui radio berbahasa Arab, dukungannya disiarkan ke seluruh dunia Arab, memicu reaksi positif dan memberikan dorongan baru bagi perjuangan Indonesia. Perjuangan Palestina untuk kemerdekaan dan perdamaian tetap menjadi sorotan dunia. Saat ini, dukungan untuk Palestina adalah sesuatu yang sangat penting dan mendesak. Maka itu, Indonesia sebagai negara yang merdeka harus memberikan dukungan bagi Palestina untuk mencapai kemerdekaannya sendiri. “Melalui doa-doa qunut nazilah dan dukungan lainnya, kita dapat menjadi bagian dari perjuangan Palestina menuju kemerdekaan dan kedamaian yang layak mereka raih. Kita juga harus memahami sejarah dan kenyataan yang sesungguhnya, bersikap jujur dan objektif dalam menyikapi konflik tersebut,” pungkas UAH. (wink) Baca juga :

Read More

Sandiaga Uno : Santri Bisa Wujudkan Kedaulatan Pangan Lewat Teknologi

Bekasi — 1miliarsantri.net : Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno berharap Santri turut mewujudkan kedaulatan pangan dengan memanfaatkan teknologi. Santri bisa menjadi ekosistem ekonomi tersendiri untuk mewujudkan kedaulatan pangan tersebut. Hal tersebut disampaikan Sandiaga saat hadir di Pondok Pesantren Babakan, Ciwaringin, Bekasi, Jawa Barat. Sandiaga dalam sambutan acara Santri Digitalpreneur mengatakan ada sekitar 5 juta santri di seluruh Indonesia. “Santri harus bisa menciptakan solusi, karena ada 5 juta santri, ada 28 ribu pondok pesantren, salah satunya ada di sini,” terangnya. Sandiaga mengajak mencari solusi kedaulatan sehingga tidak perlu banyak mengimpor produk-produk pangan. “Dengan santri digitalpreneur kita harapkan teknologi akan meningkatkan produksi pangan kita sehingga harga-harga akan murah,” ujar Sandiaga. Melalui program Santri Digitalpreneur Indonesia 2023 hadir di Ponpes Babakan untuk mempersiapkan para santri yang ingin berkontribusi dalam membangkitkan ekonomi dan membuka lapangan kerja di bidang ekonomi digital, sehingga nantinya turut serta dalam mengatasi kedaulatan pangan. Tercatat sebanyak 15 ribu santri berkumpul di area aula Ponpes Babakan, Ciwaringin, Cirebon. Mereka kemudian akan mendapat pelatihan konten kreator dalam empat hari ke depan. “Program santri digitalpreneur rencananya berlangsung 4 hari. Dan setelah itu program ini kita bawa ke tingkat nasional lalu ke tingkat internasional. Kita akan terus berikan pembelajaran materi yang bermanfaat untuk para peserta,“ lanjut Menparekraf. Menparekraf melihat para santri memiliki potensi menjadi digitalpreneur. Ia menyebutkan ada salah seorang santri yang sudah punya channel Youtube sendiri dan aktif membuat konten. Menurutnya, dengan menciptakan digitalpreneur di kalangan santri akan membuka peluang usaha baru. Sehingga dapat menciptakan lapangan kerja di sektor digital. “Santri yang sudah punya channel sendiri tinggal dipoles sedikit lagi dengan bantuan supermentor Thariq Halilintar maka akan bisa menjadi youtuber sukses,” imbuhnya. Lebih lanjut Menparekraf juga mengisahkan bahwa 15 tahun lalu, ia pernah mengunjungi Ponpes Babakan untuk bertemu para kyai generasi ke-8 untuk meminta doa dan dukungan dalam pembangunan jalan tol Cikopo–Palimanan atau jalan tol Cipali. Kini dirinya hadir kembali ke Ponpes ini untuk mengembangkan SDM para santri di ponpes tersebut. “Kita hadir bukan lagi untuk membangun fisik, tapi SDM, yang kita harapkan para santri bisa membawa Indonesia maju, sejahtera, dan makmur,” pungkas Sandiaga. (kom) Baca juga :

Read More

Masjid Jami’ Nurul Huda Bekasi, Berdiri Sejak Tahun 1882 Masehi

Bekasi — 1miliarsantri.net : Tahukah anda Masjid paling tua di Bekasi yang berdiri tahun 1882 masehi yakni Masjid Jami’ Nurul Huda yang berada di daerah Jati Makmur Pondok Gede, Bekasi Selatan. Ketua DKM Masjid Jami’ Nurul Huda, KH Abi Najwa mengatakan bahwa masjid ini didirikan turun temurun dari pihak keluarganya. “Didirikan pertama kali oleh Kiyai Haji Mukharom, kemudian anak beliau Kiyai Haji Arba’in, Kiyai Haji Abu Salam, Kiyai Haji Akhi, Kiyai Haji Abu Bakar hingga sampai saat ini turun kepada beliau,” ungkapnya kepada 1miliarsantri.net, Selasa (10/10/2023) Masjid tersebut baru pertama kali di bangun karena belum banyak masjid yang tersedia dan hanya ada di wilayah tertentu khususnya di Pondok Gede. Sementara itu untuk perawatan masjid mengutaman kebersihan yang di heandle oleh marbot serta adanya imam. Pada perkembangan nya, di awal tahun 1994 hingga sekarang, masjid ini banyak melakukan perbaikan dari bangunan dan kegiatan. Contohnya dengan adanya kegiatan pada bulan Ramadan, seperti i’tiqaf atau malam lailatul qadar, kondisi masjid akan lebih ramai. Hingga sebagain masyarakat mengetahui bahwa Masjid Jami’ Nurul Huda adalah masjid tertua yang ada di Bekasi. Kondisi jama’ah sholat Jum’at pun terlihat cukup padat. Lokasinya juga mudah karena terletak dipinggir jalan raya. Kapasitas daya tampung masjid tersebut bisa mencapai 1000 jama’ah, dan ketika memasuki bulan Ramadhan, jamaah lebih banyak yang hadir. Berbagai macam pengunjung dari daerah yang berbeda dapat mendatangi masjid tersebut, seperti Supardi yang menjadi jama’ah salat juma’at di Masjid Jami’ Nurul Huda. Dia mengatakan pendapatnya mengenai kondisi masjid saat ini. “Beberapa kali salat di sini, alhamdulillah saf penuh, terlebih saat salat Jum’at. Kondisi dalam masjid masih banyak yang perlu di renovasi, seperti perlu adanya acsessoris tambahan, penempatan lampu dan kapasitas tempat wudhu lebih diperluas,” terang Supardi. Harapan besar sebagian masyarakat adalah Masjid Jami’ Nurul Huda dapat meningkatkan fasilitas yang masih belum memadai. (fat) Baca juga :

Read More