Fawzy : Asal-Muasal Konflik Palestina-Israel, Juga Asal Muasal Nama Palestina.

Yerussalem — 1miliarsantri.net : Palestina sekarang sedang menjadi pembicaraan dunia. Konflik bangsa Palestina dan Israel kembali mencuat dalam beberapa hari terakhir. Bencana ini telah menyebabkan malapetaka terburuk dengan menyebabkan ribuan jiwa melayang. Namun, terlepas dari konflik berkepanjangan itu, kajian mengenai sejarah Palestina sendiri telah banyak dilakukan, termasuk oleh pengarang asal Tunisia Fawzy Al-Ghadiry. Dalam buku Sejarah Palestina: Asal-Muasal Konflik Palestina-Israel, Fawzy juga menjelaskan asal muasal nama Palestina. Palestina diketahui sejak sejarah kuno sebagai tanah Kan’an di mana disebutkan dalam laporan salah satu pemimpin tentara King Mary. Sebagai tambahan, nama ini ditemukan tertulis dengan jelas di tugu Admiri, yaitu seorang raja Alkha (Tal Al-A’tashenah) selama pertengahan abad kelima sebelum Kristus. Menurut Fawzy Al-Ghadiry, asal kata Palestina, seperti disebutkan dalam catatan atau rekaman Asiria selama masa raja Assyiria (Addizary III) sekitar tahun 800 SM, datang dari kata Philsta. Ia menuliskan kata tersebut di tugunya bahwa dalam tahun kelima kekuasaannya, tentaranya telah menyerahkan Palastu di bawah kontrolnya, dan memaksa orang-orangnya untuk membayar pajak. Juga kata Palestina disebutkan oleh Herodotus dalam basis Aramin, seperti kita temukan bahwa dia menggunakannya untuk mengacu pada sebuah tempat di bagian selatan Syra (Syria Palestina) dekat Finithya hingga batas-batas Mesir. Lebih lanjut, sejarawan Rumania, seperti Aghatar Chides, Strabo, dan Diodoru telah menggunakan penamaan semacam itu. Selama era Rumania, nama Palestina digunakan untuk menyebutkan semua tanah suci, lalu nama ini berkembang menjadi nama resmi di distrik ini sejak Era Hadrian. Oleh karenanya, nama ini digunakan dalam laporan-laporan sejarah Kristen. “Di sisi lain, Palestina digunakan sebagai bagian dari Bilad Al-Sham selama Era Islam,” jelas Fawzy. Dia menambahkan, kesuburan tanah Palestina merupakan tambahan penting pada posisi berbeda yang membuatnya bisa dihuni sejak masa kuno. Di masa tersebut, daerah ini memainkan peran penting sebagai persimpangan budaya antara tempat-tempat berbeda di dunia. “Berdasarkan atas posisi sentral ini, Palestina dikenali dalam sejarah sejak masa kun,” kata Fawzy. (yud/reu) Baca juga :

Read More

UIN Syarif Hidayatullah Menuntaskan Likuidasi RS Haji Jakarta

Jakarta — 1miliarsantri.net : Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta akhirnya menuntaskan likuidasi Rumah Sakit (RS) Haji Jakarta. Kini, rumah sakit tersebut resmi terintegrasi menjadi RS Haji UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Penetapan likuidasi RS Haji Jakarta dilakukan melalui Surat Dirjen Administrasi Hukum Umum a.n. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor AHU/-AH.01.03-00518 tanggal 27 September 2023 tentang Berakhirnya Status Badan Hukum PT. Rumah Sakit Haji Jakarta (dalam likuidasi). Surat ini merespons permohonan tim likuidator maupun surat permohonan dari Notaris Ilmiawan Dekrit S., S.H., M.H. di Jakarta Nomor 009/SL.NOT/ILM/IX/2023 tanggal 14 September 2023. Surat yang ditandatangani Dirjen AHU, Cahyo Rahadian Muzhar S.H., LLM, itu memberitahukan berakhirnya status badan hukum PT Rumah Sakit Haji Jakarta (Dalam Likuidasi), berdasarkan salinan akta nomor 18 tanggal 24 Agustus 2023 yang dibuat di hadapan Notaris Ilmiawan Dekrit S. S.H., M.H., di Jakarta telah dicatat dan dihapus dari Daftar Perseroan. Rektor UIN Jakarta Asep Saepudin Jahar dan manajemen RS Haji UIN Jakarta mengapresiasi Kementerian Agama RI yang mendukung penuh proses penuntasan likuidasi. Menurut Asep Saepudin Jahar, tuntasnya likuidasi menjadi momentum penting dalam peningkatan kualitas manajemen layanan kesehatan publik RS Haji ini. “Hasil likuidasi RS Haji UIN Jakarta adalah momentum penting pengelolaan manajemen secara utuh oleh UIN Jakarta,” tegas Asep Saepudin Jahar, selaku penanggung jawab proses likuidasi, di Ciputat dikutip dari laman Kemenag, Selasa (17/10/2023). Pria yang akrab disapa Asep Jahar menegaskan komitmennya untuk memperkuat layanan kesehatan publik RS Haji Jakarta. Rumah sakit ini juga akan didorong menjadi bagian penting pengembangan riset dan pendidikan kedokteran, kesehatan, maupun bidang ilmu terkait lainnya. “Semoga ke depan RS Haji UIN Jakarta menjadi tempat layanan kesehatan bagi masyarakat secara prima. Juga, rumah sakit ini menjadi tempat belajar mahasiswa kedokteran, ilmu kesehatan dan bidang ilmu lainnya,” harapnya. Apresiasi juga disampaikan Wakil Rektor Administrasi Umum UIN Jakarta, Imam Subchi. Menurutnya, apresiasi keberhasilan likuidasi pantas disematkan kepada seluruh jajaran Kementerian Agama, mulai dari Menteri Agama, Sekjen Kemenag, Dirjen Pendidikan Islam, dan lainnya. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan men-support penyelesaian likuidasi, baik Menteri Agama RI, Sekjen Kemenag RI, Dirjen Pendis Kemenag, dan seluruh jajarannya,” tandasnya. Berkat dukungan Kemenag, sambungnya, proses likuidasi berjalan lancar, tuntas dalam waktu enam bulan. “Alhamdulillah, sesuai target yang telah direncanakan pimpinan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta,” ujarnya. Sebagai tindak lanjut, UIN Jakarta dan manajemen RS Haji UIN Jakarta akan menyusun langkah-langkah strategis guna mengakselerasi penyehatan RS Haji. “Ke depan, harus ada timeline langkah-langkah strategis dan aplikatif guna mempercepat proses penyehatan hingga ke arah cita cita menjadi rumah sakit yang excellent,” sebut Imam. Direktur Utama RS Haji UIN Jakarta, dr. Flori Ratna Sari, Ph.D menilai, penuntasan likuidasi RS Haji Jakarta menjadi legacy besar bersama antara Kementerian Agama RI maupun UIN Jakarta maupun para pihak yang mendukung. “Selesainya likuidasi ini selain menjadi legacy besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Kementerian Agama RI setelah krisis kepemilikan bertahun-tahun,” ujarnya. Ketua SPI UIN Jakarta sekaligus bagian dari tim likuidator, Dr. Yulianti M.Si juga turut mengucapkan apresiasi pada banyak pihak atas tuntasnya likuidasi. “Ucapan terima kasih patut disampaikan kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses penyelesaian likuidasi, utamanya Direktorat AHU Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, BPK RI, BPKP RI, Menteri Agama beserta jajaran, juga likuidator,” tambahnya. Flori menilai, tuntasnya proses likuidasi RS Haji merupakan momen penting dalam mengakselerasi rumah sakit ini menjadi salah satu rumah sakit berprestasi nasional dan internasional. Bahkan integrasinya menjadi bagian UIN Jakarta, memungkinkan RS ini untuk jadi terdepan dalam layanan kesehatan publik, terutama layanan kesehatan haji, sekaligus bagian dari pendidikan bidang kedokteran dan kesehatan UIN Jakarta. “Rumah Sakit Haji Jakarta merupakan aset umat yang bukan hanya memberikan pelayanan kesehatan masyarakat, namun juga berperan sebagai Rumah Sakit Pendidikan dengan keunggulan Haji,” tandasnya. Ketua SPI Yulianti menambahkan, tuntasnya likuidasi akan secepatnya diikuti dengan penyelesaian sejumlah kewajiban sebagaimana tertuang dalam minuta RUPS Luar Biasa RS Haji UIN Jakarta. Penyelesaiannya bisa dilakukan secara bersamaan dengan peningkatan kualitas layanan sendiri. “Hal ini dapat dilakukan beriringan dengan proses integrasi secara penuh RS Haji ke dalam BLU UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, sehingga peran dan pelayanan kepada Masyarakat yang diberikan oleh BLU UIN Syairf Hidayatullah Jakarta semakin paripurna,” paparnya. Upaya likuidasi RS Haji Jakarta hingga menjadi bagian dari UIN Jakarta berjalan cukup lama. Prosesnya dimulai ketika tahun 2017, kala itu Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama memberikan seluruh saham Provinsi DKI Jakarta di RS Haji Jakarta sebanyak 51% secara sukarela kepada Kementerian Agama RI (Kemenag). Pemberian saham ini menjadikan Kemenag sebagai pemilik saham mayoritas dengan prosentase kepemilikan saham sebanyak 93%. Sebelumnya, Kemenag tercatat memiliki 42% saham. Bagian kecil saham dimiliki Koperasi Karyawan (6%) dan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (1%). Setahun setelahnya menjadi pemilik saham mayoritas, Kemenag melakukan Rapat Sirkuler sebagai pengganti RUPS Luar Biasa untuk melakukan likuidasi. Selain menjadikan RS Haji Jakarta sebagai unit usaha BLU, upaya ini dilakukan sebagai andil Kemenag untuk mengawasi, membina, dan mengembangkan Rumah Sakit Haji Jakarta sebagai Rumah Sakit Pendidikan seperti tertuang dalam Akta Notaris Ilmiawan Dekrit S.H, M.H. Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pernyataan Keputusan Sirkuler Pemegang Saham PT. Rumah Sakit Haji Jakarta sebagai pengganti RUPS Luar Biasa. Mengacu pada hasil rapat sirkuler sendiri, Kemenag di tahun 2020 melakukan pengalihan pengelolaan manajemen PT. Rumah Sakit Haji Jakarta (dalam likuidasi) dari Sekretariat Jenderal Kementerian Agama kepada UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Keputusan ini dituangkan dalam KMA 459 Tahun 2020 tentang Pengalihan Pengelolaan Manajemen PT. RS Haji Jakarta (dalam likuidasi). Pengalihan pengelolaan juga ditandai dengan perubahan Dewan Komisaris dan Direksi serta pergantian Likuidator yang ditunjuk dari UIN Syarif Jakarta sesuai dengan Akta Notaris Saifuddin Zuhri, SH., MH Nomor 3 tahun 2020 tentang Pernyataan Keputusan Rapat (RUPS LB) PT. RS Haji Jakarta (dalam Likuidasi). Pergantian kepemilikan dan proses perubahan badan hukum yang berkepanjangan sejak beroperasi di tahun 1994 hingga 2023 menimbulkan berbagai berbagai problem tata kelola RS Haji Jakarta. Diantaranya pergantian direksi, pergantian kebijakan pemilik, jumlah SDM yang berlebihan, lemahnya kendali biaya disertai utang yang membesar. Perubahan regulasi kerumahsakitan yang begitu dinamis turut menambah beban yang harus dipikul RS Haji Jakarta. Dalam mengakselerasi penyehatan dan penyelesaian permasalahan RS Haji Jakarta, UIN Jakarta dan Kemenag sendiri terus berkoordinasi mencarikan langkah-langkah strategis. Berbagai langkah ditempuh…

Read More

Kementerian Pariwisata Malaysia Lucurkan Paket Wisata Ramah Muslim

Kuala Lumpur — 1miliarsantri.net : Menteri Pariwisata Malaysia, Datuk Seri Tiong King Sing, menyebut pihaknya tengah mempersiapkan rencana baru terkait industri pariwisata. Kementerian Federal Pariwisata, Seni dan Budaya (Motac) saat ini sedang dalam proses menghadirkan paket mewah, dalam upaya menarik lebih banyak wisatawan Muslim dari Timur Tengah dan Cina. Menurut dia, Motac rencananya akan meluncurkan sebuah paket wisata ramah Muslim tersebut, pada awal bulan November nanti. “Mengingat besarnya populasi Muslim di Timur Tengah dan Tiongkok, Motac siap menjalin kerja sama dengan pemain lokal untuk mengembangkan paket wisata mewah yang kreatif dan menarik, khususnya di sektor golf, medis dan lainnya,” kata dia dikutip di Malay Mail, Selasa (17/10/2023). Sehubungan dengan rencana itu, Motac dan Islamic Tourism Center of Malaysia disebut akan menjalin kerja sama dengan Tourism Malaysia. Kedua pihak akan melakukan kegiatan promosi di Asia, Timur Tengah dan Eropa. Dalam unggahannya di akun Facebook miliknya, Tiong mengimbau kepada seluruh pihak terkait untuk segera melakukan kursus sertifikasi dan pelatihan. Hal ini memiliki manfaat dalam memberikan paparan kepada pelaku industri lokal, di pasar pariwisata Muslim. Tidak hanya itu, ia juga menyampaikan bahwa kursus dan pelatihan tersebut juga akan membantu pemain lokal merencanakan dan menghasilkan paket yang sesuai dan kompetitif. Masih dalam tulisannya tersebut, Tiong mengatakan bahwa ia telah bertemu dengan perwakilan dari asosiasi pariwisata di Malaysia. Mereka berdiskusi tentang cara mengintensifkan upaya promosi di tingkat internasional. Selanjutnya, mereka juga membahas bagaimana cara mengembangkan pasar ramah Muslim, sekaligus menciptakan konsensus industri, termasuk memberikan subsidi dan bantuan kepada operator pariwisata. Adapun Motac disampaikan akan mendengarkan kebutuhan seluruh pelaku pariwisata di Tanah Jiran dan memastikan bantuan disalurkan secara merata ke semua pihak. “Kementerian berkomitmen membantu dan mendukung sektor pariwisata dalam upaya memajukan perekonomian negara,” pungkas Menteri Pariwisata Malaysia ini. (ric) Baca juga :

Read More

Perlunya Pembelajaran Gerakan Moderat Sejak Dini

Bogor — 1miliarsantri.net : Gerakan moderat sejak dini tidak hanya bergulir di kalangan siswa menengah saja, namun harus ditanamkan sejak Taman Kanak-Kanak (TK) dan madrasah. Gerakan moderat sejak dini juga bergulir di kalangan pesantren. Hal ini antara lain dilakukan Pesantren Tahfidz Al Kaukab, di Gunung Putri, Bogor. Pesantren ini diasuh oleh KH Khoirul Huda Basyir. Penguatan moderat sejak dini ini dikemas dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw. Hadir ratusan santri yang juga siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA). Sebagai narasumber, Pokja Moderasi Beragama Lukman Hakim Saifuddin mengenalkan kepada para santri tentang ajaran pokok (ushul) dan cabang (furu’) dalam agama. Perspektif tentang ushul dan furu’ penting, kata pria yang akrab disapa LHS ini, agar para santri bisa memahami dan menyikapi keragaman pemahaman dan pandangan secara baik dan moderat, tidak ekstrem atau berlebihan. LHS lalu menjelaskan sejumlah nilai pokok ajaran agama. Pertama, memanusiakan manusia. “Islam hadir agar harkat martabat manusia terjaga. Manusia punya tugas penting sebagai pengelola alam semesta,” tegas LHS di Bogor, Sabtu (14/10/2023) Nilai kedua, menegakkan keadilan danpersamaan di depan hukum. Menurut LHS, orang yang benar harus diapresiasi, sementara yang salah dihukum. “Tidak ada orang setuju praktik pembedaan perlakuan kepada seseorang berdasarkan perbedaan latar belakang (suku, agama, status sosial, dan lainnya). Ini tidak dikenal dalam agama,” sebut LHS. Nilai pokok agama yang lain adalah membangun kemaslahatan bersama. Karenanya, perilaku merusak harus dihindari. Sebab, inti Islam adalah membangun kemaslahatan bersama. “Kemaslahatan adalah kebaikan yang mengandung manfaat yang bisa dirasakan banyak orang. Banyak nilai pokok agama lainnya, antara lain mewujudkan perdamaian, melestarikan lingkungan, jangan menipu, jangan berbohong, jangan membunuh, dan lainnya,” lanjut LHS. Selain ajaran pokok, dalam agama juga ada nilai cabang (furu’). Pada tataran cabang, ditemukan banyak keragaman pandangan, tidak hanya antar agama bahkan dalam satu agama. Dalam Islam misalnya, ada ajaran tentang membaca qunut, memelihara jenggot, menentukan awal bulan dengan hisab atau rukyat, bilangan taraweh, ini semua bagian dari nilai cabang dalam Islam. Sehingga wajar, jika ada keragaman pandangan. “Jadi Islam satu, tapi cara orang memahami ajaran Islam bisa beragam. Itulah kenapa faham, madzhab bisa beragam. Sehingga amaliyah ubudiyahnya juga beragam. Perbedaan di level cabang itu sesuatu yang biasa saja, keniscayaan, tidak terhindarkan,” sambungnya. LHS lalu memberi penekanan tentang orang yang masuk kategori memiliki pemahaman yang melampaui batas. Misalnya, atas nama agama, di rumah ibadah justru mencaci maki dan menghujat orang lain. Hal itu menurut LHS adalah tindakan berlebihan. “Kita boleh tidak setuju atau mengoreksi kekeliruan sesama, tapi tidak boleh mencaci maki atau menghujat. Sebab itu merendahkan harkat manusia, tidak sejalan dengan inti pokok agama yang memuliakan harkat manusia,” pesan LHS. Contoh lainnya, kata LHS, perilaku orang yang atas nama agama justru melalukan perusakan. Misal, tindakan membakar rumah ibadah karena beda mazhab. Contoh lainnya adalah perilaku bully. “Kita boleh beragam dalam memahami dan mengamalkan ajaran Islam yang sifatnya cabang. Kita saling menghargai perbedaan di wilayah ini. Tapi terhadap ajaran yang inti, tidak boleh diingkari atas alasan apapun juga. Atas nama agama sekalipun. Jika ada orang yang melakukan sesuatu yang mengingkari keadilan, persamaan di depan hukum, itu berlebihan. Ini perlu dimoderasi,” pungkasnya. (yan) Baca juga :

Read More

Dewan Syariah MUI Komitmen Majukan Ekonomi Syariah

Jakarta — 1miliarsantri.net : Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) berkomitmen memajukan Ekonomi Syariah di Tanah Air. Upaya tersebut dilakukan dengan menggandeng berbagai stakeholder mulai dari pemerintah termasuk Bank Indonesia. Dalam kaitannya dengan pengawasan Ekonomi Syariah, DSN MUI menggelar Ijtima’ Sanawi Dewan Pengawas Syariah (DPS) ke-19, Jumat (13/10/2023) lalu. Forum tersebut dihadiri oleh sekitar 300 DPS dari berbagai bidang. Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, Arief Hartawan, dalam kesempatan tersebut menyampaikan pihaknya mendukung penuh komitmen DPS untuk memajukan Eksyar. Tak hanya itu, hubungan kerja sama antara MUI dan BI telah lama terjalin dalam membahas bidang yang sama. “Syariah secara fitrah sudah sudah termasuk kedalam green economy. Peluang besar yang perlu kita perhatikan untuk memajukan eksyar salah satunya di lingkup pesantren,”kata Arief di Hotel Grand Sahid. Bukan tanpa sebab, Arief Hartawan menilai bahwa pesantren merupakan ekosistem potensial untuk menumbuhkan geliat Ekonomi Syariah. Tercatat terdapat ribuan pesantren berdiri dari Sabang sampai Merauke. “Belakangan BI juga menyasar dalam ekosistem pesantren ini. Oleh karena itu, mari bersama-sama kita optimalkan potensi dan sumber daya yang ada,” ajaknya. Selain itu, turut hadir pula Staf Ahli bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal Kemenkeu Arief Wibisono. Dia menyampaikan potensi kemajuan eksyar sudah ada, akan tetapi belum mampu dioptimalkan dengan baik. “Dalam beberapa survei internasional menyatakan bahwa Indonesia menduduki urutan tinggi terkait ekonomi dan pariwisata syariah. Sebetulnya ini menjadi acuan sekaligus harapan bagi kita untuk memajukan eksyar di Indonesia,” kata dia. Kendati demikian, menurutnya baik sektor konvensional maupun syariah masih memerlukan banyak perhatian. Hal ini disebabkan inklusi keuangan di Indonesia masih sangat lemah. “Program pemerintah yang mencanangkan Indonesia emas pada 2045, salah satu indikator yang didorong adalah melalui eksyar. Oleh karena itu, kemajuan tidak akan bisa terwujud tanpa adanya kerja sama dari kita semua baik MUI, Pemerintah, Bank Indonesia maupun stakeholder yang lain,” pungkasnya. (wink) Baca juga :

Read More

Israel Masih Menghambat Upaya Pengiriman Bantuan Kemanusiaan ke Jalur Gaza

Kairo — 1miliarsantri.net : Pemerintah Mesir mengungkapkan, jalur penyeberangan Rafah, yang menjadi pintu lalu lintas masuk utama ke Jalur Gaza, tidak ditutup secara resmi. Tapi truk-truk pengangkut bantuan kemanusiaan tak dapat melintas akibat terus berlanjutnya serangan udara Israel di sisi Gaza. Disisi lain Israel berupaya menghambat pengiriman bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza “Ada kebutuhan mendesak untuk meringankan penderitaan warga sipil Palestina di Gaza. Sampai saat ini Pemerintah Israel belum mengizinkan untuk membuka penyeberangan Rafah dari sisi Gaza untuk memungkinkan masuknya bantuan dan keluarnya warga negara ketiga,” ungkap Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry kepada wartawan, Senin (16/10/2023), seraya menambahkan bahwa pembicaraan dengan Israel tidak membuahkan hasil. Shoukry menambahkan, Mesir menginginkan agar jalur penyeberangan Rafah dapat berfungsi seperti biasanya. Termasuk bagi warga Palestina yang mencari perawatan medis atau perjalanan normal. Sebelumnya dua sumber keamanan Mesir mengatakan kepada Reuters bahwa gencatan senjata di Gaza selatan yang berlangsung beberapa jam telah disepakati pada Senin pagi. Hal itu guna memfasilitasi proses pengiriman bantuan dan evakuasi di Rafah. Namun Israel kemudian membantah adanya kesepakatan semacam itu. “Saat ini tidak ada gencatan senjata dan bantuan kemanusiaan di Gaza sebagai imbalan atas keluarnya orang asing,” kata sebuah pernyataan dari kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Pejabat Hamas Izzat El-Reshiq menyampaikan hal yang sama kepada Reuters. Menurut laporan Al Arabiya, perbatasan Rafah ke Gaza dibuka pada Senin pagi waktu setempat. Namun, menurut laporan Lembaga nonpemerintah Mesir, Sinai Foundation for Human RightsKesepakatan pembukaan penyeberangan Rafah, yang dijadwalkan pada Senin pagi, terhenti. Terhentinya kesepakatan pembukaan penyeberangan Rafah ini dikarenakan adanya desakan dari pihak Israel untuk memeriksa seluruh truk bantuan kemanusiaan sebelum memasuki Jalur Gaza. Terdapat lebih dari 100 truk yang mengangkut bantuan kemanusiaan mengantre untuk memasuki Jalur Gaza. Menurut dua sumber dan seorang saksi di lokasi yang dikutip Reuters, truk-truk pengangkut ratusan ton bantuan dari LSM serta beberapa negara sedang menunggu di kota Al-Arish di Mesir untuk mendapatkan kondisi yang memungkinkan masuk ke Gaza. Secara terpisah, video Reuters menunjukkan truk bahan bakar berbendera PBB tampak meninggalkan Gaza menuju Mesir melalui penyeberangan Kerem Shalom yang dikuasai Israel. Pertempuran antara Hamas dan Israel telah berlangsung selama 10 hari, terhitung sejak 7 Oktober 2023. Korban luka dan jiwa, baik di Israel maupun di Jalur Gaza, terus bertambah. Di Gaza, jumlah korban meninggal telah mencapai 2.750 jiwa. Angka itu telah melampaui korban jiwa dalam agresi paling brutal Israel ke Gaza yang berlangsung selama sekitar enam pekan pada 2014. Kala itu, menurut data PBB, jumlah warga Palestina yang terbunuh mencapai 2.251 jiwa. “Dalam pembaruan terbarunya, Kementerian Kesehatan mengatakan 2.750 warga Palestina terbunuh dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza yang terkepung, dan lebih dari 9.700 orang terluka sejak dimulainya agresi Israel pada 7 Oktober,” terang kantor berita Palestina, WAFA, dalam laporannya, Senin (16/10/2023). Dari jumlah korban meninggal di Jalur Gaza saat ini, lebih dari 700 di antaranya merupakan anak-anak. Sementara korban jiwa di kalangan perempuan hampir mencapai 400 orang. Menurut PBB, serangan udara Israel yang dimulai sejak 7 Oktober 2023 lalu, juga telah menyebabkan setidaknya 1 juta warga Gaza terlantar dan mengungsi. Kelompok The Euro-Med Human Rights Monitor (EMHRM), dalam keterangannya pada Sabtu (14/10/2023) mengungkapkan, agresi Israel menghancurkan 2.650 bangunan tempat tinggal di Gaza. Kini kondisi kehidupan warga Palestina di Jalur Gaza juga sangat mengkhawatirkan. Hal itu karena Israel memberlakukan blokade total terhadap wilayah tersebut. Pasokan barang-barang esensial, seperti makanan, obat-obatan, termasuk listrik dan air, diberhentikan. (ram/reu) Baca juga :

Read More

Kisah Ketika Aisyah Menangis Mendengar Munculnya Dajjal di Palestina

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Masih terus bergejolaknya konflik antara Palestina dan Israel dalam kurun waktu belakangan ini, sepatutnya sebagai orang Muslim harus memperkaya diri dengan berbagai keutamaan yang dimiliki Palestina. Salah satu keutamaan Palestina terkait dengan peristiwa di hari kiamat kelak. Hal itu bisa diketahui dalam hadits yang diriwayatkan dari Aisyah RA, sebagaimana bunyi lengkap hadits berikut ini: أن عائشة أخبرته، قالت: دخل علي رسول الله صلى الله عليه وسلم وأنا أبكي، فقال لي : ” ما يبكيك؟ ” قلت: يا رسول الله، ذكرت الدجال فبكيت، فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ” إن يخرج الدجال وأنا حي كفيتكموه، وإن يخرج بعدي ، فإن ربكم عز وجل ليس بأعور، وإنه يخرج في يهودية أصبهان، حتى يأتي المدينة فينزل ناحيتها، ولها يومئذ سبعة أبواب على كل نقب منها ملكان، فيخرج إليه شرار أهلها حتى الشام مدينة بفلسطين بباب لد، وقال أبو داود مرة: حتى يأتي فلسطين باب لد، فينزل عيسى عليه السلام فيقتله، ثم يمكث عيسى عليه السلام في الأرض أربعين سنة إماما عدلا، وحكما مقسطا “ Aisyah berkata, “Rasulullah SAW datang kepadaku ketika aku sedang menangis.” Lalu beliau bertanya, “Apa yang membuatmu menangis?” Aisyah RA menjawab, “Wahai Rasulullah SAW, aku teringat Dajjal, sehingga aku menangis.” Lalu Rasulullah SAW bersabda, “Jika Dajjal muncul dan aku masih hidup di tengah kalian, aku yang menghadapinya. Namun jika dia muncul setelah (wafatnya) aku, ketahuilah bahwa Tuhan kalian tidaklah buta mata sebelah kirinya. Dajjal akan muncul di antara Yahudi Asbahan, kemudian datang ke Madinah, lalu dia berhenti di luarnya. Madinah punya tujuh pintu. Pada setiap pintu ada dua malaikat. Para penduduk Madinah yang jahat akan keluar, menuju Dajjal. Hingga tibalah Dajjal di Palestina, di daerah bernama Baab Ludd. Kemudian Isa bin Maryam turun dan membunuh Dajjal. Isa akan hidup di bumi selama empat puluh tahun, sebagai imam dan pemimpin yang adil.” (HR. Ahmad dan Ibnu Hibban) Dalam Shahih Muslim, disebutkan tentang tanda-tanda datangnya hari kiamat. Di antaranya ialah kemunculan Dajjal, dan matahari yang terbit dari barat. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Kiamat tidak terjadi sampai kalian melihat sepuluh tanda: Asap; Dajjal; binatang melata; terbitnya matahari dari barat; turunnya Isa bin Maryam; Ya’juuj dan Ma’juuj; tiga gempa (di timur, barat dan Jazirah arab), dan yang terakhir adalah api yang keluar dari ‘And yang menggiring manusia ke Makhsyar.” (HR Muslim) Banyak orang yang tertarik dengan fitnah Dajjal di hari akhir nanti. Orang-orang yang tertarik itu kemudian akan menjadi pengikut Dajjal. Mereka terperangkap dalam tipu daya Dajjal karena sejatinya, di dalamnya ada banyak kesengsaraan. Di antara manusia, ada yang tergoda untuk masuk ke dalam fitnahnya. Sebagian lagi dilindungi Allah SWT sampai Allah melenyapkan Dajjal. (yus) Baca juga :

Read More

Pembelajaran Bukti Pembenaran Al Qur’an Lewat Burung Gagak

Surabaya — 1miliarsantri.net : Dalam Surah Al-Maidah ayat 30-31, Allah SWT memaparkan kisah Habil dan Qabil. Namun yang menarik dalam ayat itu adalah penyebutan Burung Gagak secara spesifik. Saat Habil meninggal dunia, Qabil dituntun oleh Gagak tentang cara menguburkan orang mati. فَبَعَثَ اللّٰهُ غُرَابًا يَّبْحَثُ فِى الْاَرْضِ لِيُرِيَهٗ كَيْفَ يُوَارِيْ سَوْءَةَ اَخِيْهِ ۗ قَالَ يٰوَيْلَتٰٓى اَعَجَزْتُ اَنْ اَكُوْنَ مِثْلَ هٰذَا الْغُرَابِ فَاُوَارِيَ سَوْءَةَ اَخِيْۚ فَاَصْبَحَ مِنَ النّٰدِمِيْنَ ۛ Kemudian Allah mengutus seekor burung gagak menggali tanah untuk diperlihatkan kepadanya (Qabil). Bagaimana dia seharusnya menguburkan mayat saudaranya. Qabil berkata, “Oh, celaka aku! Mengapa aku tidak mampu berbuat seperti burung gagak ini, sehingga aku dapat menguburkan mayat saudaraku ini?” Maka jadilah dia termasuk orang yang menyesal.’ (QS Al-Maidah: 31) Dalam penelitian terbaru, burung gagak ditempatkan sebagai hewan tercerdas di muka bumi. Majalah Scientific American mempublikasikan hasil penelitian ilmuwan Bernd Heinrich dan Thomas Bugnyar – Universitas Vermont, Kanada dan Universitas St Andrews, Skotlandia – yang menunjukkan kemampuan mental burung gagak yang luar biasa. “Burung-burung ini menggunakan logika untuk memecahkan masalah dan beberapa kemampuannya bahkan melebihi kemampuan kera besar,” kata peneliti tersebut. Dalam penelitian itu, burung gagak diberi tugas yang sangat kompleks dan belum pernah mereka temui sebelumnya. Tak hanya itu, gagak juga tidak diprogram untuk melakukan hal itu secara alami. Namun, Gagak berhasil menyelesaikan tugas itu serta menemukan solusi yang kreatif dan logis untuk tugas-tugas tersebut. Hal lebih mengejutkan lagi, mereka melakukannya dengan benar saat pertama kali, setiap kali, tanpa proses coba-coba sama sekali. Penelitian itu menunjukkan, burung gagak mampu menguji berbagai kemungkinan dalam pikiran mereka dalam waktu singkat, memilih solusi yang paling efektif, dan menerapkannya dengan benar saat pertama kali mencoba. Hal itu merupakan sesuatu yang tidak dapat ditandingi oleh hewan cerdas lain. Beberapa penelitian juga menunjukkan burung gagak bisa mengelabui hewan lain dalam mencari makanan. Gagak juga mendapatkan 90% makanan lbih banyak dari hewan lain. Bahkan, gagak bisa membuat alat berburu makanan. Sahar El-Nadi, seorang jurnalis asal Mesir, mengungkapkan, dalam satu percobaan, seekor gagak membuat kail dari seutas kawat lurus untuk menangkap makanan. Dalam percobaan lain, makanan di dalam tabung mengambang di atas sejumlah kecil air di dasar tabung panjang. Burung gagak pertama-tama mengukur tabung dengan menggunakan paruh. Kemudian menjatuhkan sejumlah kerikil kecil ke dalam tabung yang diperlukan untuk menaikkan permukaan air yang cukup. Itu agar paruhnya dapat menjangkau makanan. Burung gagak juga mampu bekerja sama untuk menjebak dan membunuh mangsa. Dua gagak akan terbang ke tanah untuk menghalangi jalan keluar mangsa, sementara yang lain menyerang. Perilaku ini menunjukkan gagak mengetahui apa yang dipikirkan satu sama lain. “Burung gagak bahkan bekerja sama untuk memecahkan masalah yang diberikan kepada mereka selama percobaan, dan akan mengenali diri mereka sendiri ketika mereka melihat ke cermin,” kata Sahar melalui laman About Islam, dikutip Senin (16/10/2023). Salah satu penyebab kecerdasan gagak adalah mereka beradaptasi dengan medan yang sangat berbeda, dari padang pasir hingga pegunungan. Mereka belajar untuk menemukan makanan bahkan dalam kondisi yang paling sulit. Gagak tahu cara dan kapan harus menggunakan hewan lain untuk mendapatkan makanan yang tidak dapat mereka jangkau. “Burung gagak secara kognitif setara dengan anak berusia dua tahun,” kata ahli biologi Thomas Bugnyar. Gagak adalah spesies yang pintar bersosialisasi dan hidup dalam kelompok keluarga besar. Namun perkelahian dalam satu keluarga biasanya berlangsung singkat dan hanya melibatkan beberapa patukan saja. Mereka hanya akan bertarung sampai mati dengan musuh yang membahayakan keluarga mereka. Saat mereka menyaksikan burung gagak melewati ujian demi ujian yang sulit, para peneliti bertanya-tanya apa tujuan dari semua kepintaran ini, karena burung-burung lain dapat menjalani hidup dengan baik dengan kecerdasan yang jauh lebih rendah? Nah, mungkinkah burung gagak memiliki tujuan yang lebih tinggi di alam daripada kehidupan burung yang sederhana? Al-Quran membuka pintu pembelajaran yang besar dengan menunjukkan burung gagak sebagai mentor bagi manusia. Burung gagak tampaknya menjadi guru yang baik dalam hal pemikiran logis, pemecahan masalah yang kreatif, kerja sama tim, perencanaan strategis, dan manajemen sumber daya yang efektif. Semuanya sambil menunjukkan rasa hormat yang tinggi terhadap lingkungan. “Jadi, mungkin inilah saat yang tepat bagi kita untuk belajar dari makhluk cerdas ini, karena kita tampaknya sangat membutuhkan kekuatan otak mereka untuk membawa kita kembali ke akal sehat kita sebagai penjaga perdamaian di planet Bumi,” tutup Sahar. (yat) Baca juga :

Read More

Masjid Agung Lamongan, Selain Sebagai Masjid Tertua, Juga Sebagai Destinasi Wisata Religi

Lamongan — 1miliarsantri.net : Masjid Agung Lamongan merupakan salah satu masjid yang berkaitan erat dengan sejarah dan diklaim sebagai yang tertua di Lamongan. Masjid tersebut didirikan pada tahun 1908 dengan gaya arsitektur Jawa yang khas, ternyata menyimpan Candra Sengkala berdirinya Kabupaten Lamongan. Lokasi Masjid Agung Lamongan (MAL) ini memang berada di pusat kota di mana pembangunannya tidak bisa dilepaskan dari tata ruang kota di masa lalu, di mana alun-alun sebagai pusatnya dan berada di sebelah barat alun-alun kota Lamongan. Saat ini, Masjid Agung sudah dipugar menjadi lebih modern dengan ciri khas menara kembar. “Masjid Agung Lamongan ini didirikan pertama kali pada tahun 1908. Pada saat itu masjid ini dibangun dengan gaya arsitektur Jawa, yaitu beratap tumpang 3 yang mengandung arti iman, islam dan iksan,” kata Sekretaris Takmir Masjid Agung Lamongan HM Yunani CH saat berbincang dengan 1miliarsantri.net, Senin (16/10/2023). Yunani menambahkan, tinggi 2 menara kembar di depan masjid agung Lamongan yang 53 meter, dibangun pada tahun 2012 dan ketinggian menara tersebut disesuaikan dengan usia Nabi Muhammad SAW saat hijrah. Beberapa kali renovasi dilakukan terhadap masjid ini sejak awal didirikan hingga ke bentuknya yang sekarang, namun tetap mempertahankan sejumlah benda yang adalaha objek cagar budaya, yaitu dua buah gentong, dua buah batu pasujudan (Prasasti) yang berada di depan masjid. “Dua gentong air dan 2 batu pasujudan tersebut masih ada di depan masjid dan konon katanya gentong dan batu pasujudan tersebut berkaitan erat dengan kisah Panji Laras dan Panji Liris dengan Andansari dan Andanwangi, Wallahu alam,” ujar Yunani. Masuk ke dalam masjid, kita akan melihat di tengah-tengah bangunan masjid ini masih mempertahankan bangunan asli atau bangunan awal ketika masjid ini didirikan, yaitu tiang besar penyangga masjid yang terbuat dari kayu jati. Menara awal yang dibangun pada sekitar tahun 1970-an juga masih tetap dipertahankan. Lokasi tempat mengumandangkan azan yang berada di loteng atau ketinggian juga masih ada meski sudah tidak digunakan kembali. “Ada beberapa kali pengembangan dengan tetap mempertahankan nilai awal hingga ke bentuk seperti yang ada saat ini,” paparnya. Di dalam masjid ini juga terdapat mushaf Al-Qur’an terbesar yang berada di sisi kanan masjid. mushaf Al-Qur’an ini memiliki ukuran 240 x 155 sentimeter buah karya dari Ustaz Rusdi Aliuddin, pengasuh Madrasah Diniyah Nurul Iman, Desa Sidorejo, Kecamatan Deket. Mushaf Al-Qur’an yang memiliki ketebalan 17 cm itu memiliki berat sekitar 350 kg dan untuk melindunginya, mushaf Al-Qur’an raksasa itu disimpan dalam kotak kaca. “Setiap hari mushaf Alquran besar itu selalu dibaca,” imbuhnya. Masjid Agung Lamongan yang berada di jantung kota Lamongan ini menjadi satu dari sekian masjid di Lamongan yang kerap menjadi pilihan wisata religi di Lamongan. Lokasinya yang strategis dan keindahan arsitekturnya membuat kita kerasan untuk berlama-lama di masjid ini. Di samping itu kini masjid agung terus berbenah. Kalau dulunya pusat masjid berada di empat tiang itu, kini diperluas ke barat masjid dengan pembangunan mimbar masjid serta teras masjid. Masjid Agung Lamongan didirikan pada 1908 di atas tanah wakaf milik Mbah Yai Mahmoed. Ketika itu Lamongan dipimpin oleh seorang Adipati yang bernama Djojodinegoro.Berdasarkan catatan sejarahnya, Masjid Agung Lamongan didirikan tahun 1908 didirikan oleh Mbah Yai Mahmoed yang mewakafkan tanahnya untuk didirikan masjid pada masa Lamongan dipimpin seorang adipati bernama Djojodinegoro. “Ini adalah masjid tertua di Lamongan, didirikan pertama 1908 dengan status wakaf dari ulama mbahyai Mahmud, yang menurut sejarah adalah orang asli Bojonegoro, yang kemudian oleh Mbahyai Mahmoed diserahkan untuk dikelola ke KH Mastur Asnawi usai mukim selama 20 tahun mukim di Mekah,” lanjut Yunani. Setelah dikelola oleh Mbah Yai Mastur, ungkap Yunani, Mbah Yai Mastur mengajak bersama para kiai, ulama dan tokoh masyarakat di Lamongan untuk gotong royong membangun masjid tersebut. Cikal bakal masjid yang menggunakan empat buah kayu jati yang dipergunakan sebagai soko guru masjid itu didatangkan dari berbagai daerah. Tiga buah kayu jati di antaranya didatangkan dari Asembagus, Situbondo dan 1 lagi berasal dari Demak, Jawa Tengah. “Kayu jati tersebut diangkut dengan cikar atau pedati dan sudah disambut dengan meriah begitu tiba di perbatasan kota,” kisah Yunani. Lebih jauh, Yunani mengungkapkan, peran masjid agung Lamongan bagi perkembangan Lamongan, khususnya umat Islam juga tidak bisa dianggap kecil. Pasalnya, tambah Yunani, Candra Sengkala berdirinya Kabupaten Lamongan diduga ada di Masjid Agung Lamongan ini, yaitu ‘masjid ambuko sucining manembah’ seperti yang pernah ditulis oleh Tim Penggali Sejarah Hari Jadi Lamongan. “Saat ini sudah dilakukan perluasan tanah masjid di sebelah selatan hingga Jalan Basuki Rahmad serta dibuatkan pintu gerbang sebelah selatan itu,” imbuhnya. Tidak banyak yang tahu pula, di dalam masjid ini ada 4 nisan makam yang merupakan makam aulia yang berada di sisi utara masjid. Empat nisan tersebut adalah nisan Kiai Mahmoed, nisan kosong yang rencananya untuk istri Kiai Mahmoed yang hingga kini belum diketahui, nisan Kiai Mastoer Asnawi dan nisan yang berisi peralatan pertukangan milik dari Mbah Yai Mahmoed. “Kompleks makam yang aslinya ini dulu berada di luar ruangan, saat ini menjadi di dalam ruangan masjid Agung, termasuk menara masjid lama yang bangunannya menyerupai menara Madinah juga menjadi berada di dalam masjid,” paparnya. Kepala Disparbud Lamongan Siti Rubikah membenarkan jika di areal Masjid Agung Lamongan ada sejumlah benda cagar budaya yang dilindungi dan sudah tercatat dalam SK Bupati Lamongan tentang benda cagar budaya dan juga dalam data BPCB. Benda cagar budaya yang berada di masjid dengan kapasitas 5600 jemaah tersebut, rinci Rubikah, di antaranya adalah Gentong air yang terbuat dari batu. “Dan 2 buah alas yang terbuat dari batu atau biasa disebut batu pasujudan yang kini telah ditetapkan sebagai benda cagar budaya,” kata Siti Rubikah. Berada di pusat kota Lamongan, tepatnya di barat Alun-alun Lamongan di Jalan K.H Hasyim Asyari, Masjid Agung Lamongan menyimpan Mushaf Al-Qur’an berbahan kertas terbesar di dunia. Yunani CN mengungkapkan Al-Qur’an raksasa berbahan kertas ini memiliki ukuran 2,4 meter x 1,5 meter dengan ketebalan kertas 17 cm. Al-Qur’an ini, menurut Yunani, adalah karya KH. Rusdi Aliuddin, pengasuh Madrasah Diniyah Nurul Iman, Desa Sidorejo, Kecamatan Deket. “Mushaf Alquran ini dikerjakan selama kurang lebih 2 tahun,” papar Yunani. Yunani merinci ukuran huruf yang ada pada Al-Qur’an memiliki tinggi sekitar 7 cm dan dibuat dengan kertas canson 300 gram yang diimpor dari Perancis dengan berat 350 kilogram. Tiga puluh…

Read More

KPU Gelar Nobar Film Kejarlah Janji, Serentak di Pondok Pesantren se Indonesia

Jakarta — 1miliarsantri.net : Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar nonton bareng film berjudul Kejarlah Janji karya Sutradara Garin Nugroho. Rencananya, film tersebut akan diputar serentak di pesantren se-Indonesia pada 22 Oktober 2023 bertepatan dengan Peringatan Hari Santri Indonesia 2023. Hal itu disampaikan Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari dalam agenda penandatanganan nota kesepahaman bersama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jumat (13/10/2023). “Kami membuat film judulnya Kejarlah Janji sudah disampaikan ke jajaran KPU se-Indonesia; baik provinsi maupun kabupaten/kota, nanti pada 22 Oktober, puncak Hari Santri, kita akan mengadakan kegiatan KPU Goes to Santri dengan nonton film Kejarlah Janji,” terang Hasyim kepada Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya). Selain di pesantren, lanjut Hasyim, KPU juga akan menggelar nobar film Kejarlah Janji di seluruh perguruan tinggi se-Indonesia. Agenda ini disebut KPU Goes to Campus. “Film ini sebagai sebuah sarana KPU untuk berkomunikasi dengan pemilih untuk materi pendidikan pemilih,” lanjutnya. Hasyim mengatakan telah membuat tempat pemungutan suara (TPS) di lokasi khusus, salah satunya yang terletak di pesantren-pesantren. Para konstituen santri dan pengajar di pesantren akan disiapkan surat suara sehingga bisa melaksanakan pemungutan suara di TPS khusus pesantren. “Karena siapa tahu pada hari H nanti, santri dan ustadz tidak bisa pulang, sehingga tetap dapat menggunakan hak pilih di TPS pondok pesantren. Ini salah satu langkah kami untuk melayani pemilih di 2024 nanti,” imbuh Hasyim. Gus Yahya berpesan kepada KPU agar sistem politik yang sudah ada saat ini tidak boleh sampai gagal. “Segala sesuatu yang berlangsung dalam kerangka sistem politik kita harus berjalan dengan baik. Kalau ada kekurangan diperbaiki tapi jangan sampai membuat sistem ini gagal,” ungkap Gus Yahya. Dia mengatakan, pemilu adalah titik tolak yang paling mendasar karena keseluruhan konstruksi politik dibangun di atas pemilu. Karena itu, kepercayaan rakyat kepada sistem politik juga tergantung pada kepercayaan rakyat terhadap sistem pemilu. (wink) Baca juga :

Read More