UAH : Jika Ingin Allah Merubah Hidupmu, Perbaikilah Shalatmu

Jakarta — 1miliarsantri.net : Mubaligh Muda Ustadz Adi Hidayat (UAH) menjelaskan, shalat tidak hanya sekadar rangkaian gerakan fisik, melainkan sebuah koneksi spiritual yang memiliki kekuatan untuk mengubah hidup seseorang. Shalat merupakan sebuah ajaran yang mengajarkan seseorang untuk merendahkan diri di hadapan Sang Pencipta. Melalui meletakkan diri dalam posisi tunduk, seseorang mengakui kebesaran-Nya dan memperoleh rasa hormat yang mendalam. UAH menekankan, setiap gerakan dalam shalat memiliki makna mendalam. Saat sujud, setiap individu menyadari kelemahan dan ketergantungan pada Allah. “Shalat adalah membangun konektivitas dengan Allah yang kuat. Itulah yang dimaksud dalam Surat An-nisa 103,” terang UAH dalam unggahan di kanal YouTube Adi Hidayat Official, Jumat (5/1/2023). Menurut penjelasan UAH, salat dianggap tuntas atau berhasil ketika seseorang merasakan konektivitas langsung dengan Allah. “Jika Anda telah menyelesaikan salat dengan baik, maka ukuran keberhasilan salat adalah ketika Anda merasakan konektivitas dengan Allah,” tuturnya. Dia menambahkan bahwa kunci utama adalah selalu mengingat Allah. Saat berjalan, bekerja, atau dalam situasi apa pun, ketika seseorang ingat Allah, dia dapat mengarahkan tubuhnya sehingga tidak melakukan apa yang tidak disukai Allah. UAH menjelaskan bahwa meskipun tidak mudah, salat melibatkan semua gerakan, bacaan, dari takbir hingga salam, bukan hanya sebagai gerakan formalitas, tetapi sebagai petunjuk langsung dari Rasulullah yang terhubung dengan Allah. “Jadi, dalam salat, setiap gerakan, bacaan, memiliki hikmah. Semua memiliki makna,” tegasnya. Ustadz Adi Hidayat mengungkapkan bahwa profesi-profesi para sahabat dan generasi setelahnya yang mempelajari shalat dengan benar telah mengubah hidup mereka. “Jadi, mereka lebih sukses dalam menjalani hidup dari apapun yang mereka pilih. Shalat, kata Allah dalam Al-Quran, akan mengubah hidupmu. Minimal, salat mendorong kita untuk menjadi lebih baik, bukan hanya sebagai individu yang lebih baik, tetapi juga membuat segala sesuatu yang kita lakukan menjadi lebih baik,” pungkasnya. (yan) Baca juga :

Read More

Kemenag Umumkan Hasil Seleksi Tenaga Kesehatan Haji Tahun 2024

Jakarta — 1miliarsantri.net : Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan hasil seleksi administrasi Tenaga Kesehatan Haji tahun 2024 yang dilaksanakan secara online pada 2-4 Januari 2024 sudah bisa dicek pada Jumat, 5 Januari 2024 lalu melalui link daftarin.kemkes.go.id. Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan telah membuka rekrutmen Tenaga Kesehatan Haji (TKH) tahun 2024/1445 H sejak tanggal 18 hingga 31 Desember 2023 lalu. Pendaftaran Tenaga Kesehatan Haji tahun 2024 ini dilaksanakan secara online tanpa dipungut biaya. Adapun jumlah formasi yang dibuka dalam seleksi penerimaan Tenaga Kesehatan Haji tahun 2024 yakni sebanyak 2.239 orang. TKH sendiri merupakan petugas atau Tenaga Kesehatan Haji yang mempunyai tugas untuk memberikan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan kesehatan bagi jemaah haji di kelompok terbang (kloter) selama 24 jam. Dalam proses seleksi penerimaan TKH 2024 setelah pengumuman hasil seleksi administrasi dirilis, pelamar yang telah dinyatakan lolos dalam tahap seleksi administrasi berhak untuk mengikuti tahap selanjutnya yakni Tes Wawasan Tenaga Kesehatan Haji. Berikut adalah cara untuk mengecek pengumuman hasil seleksi administrasi Tenaga Kesehatan Haji 2024: Buka website daftarin.kemkes.go.id Klik menu “Masuk” yang tertera pada laman beranda Kemudian isi NIK dan Password dengan data yang benar sesuai akun masing-masing pelamar Klik pada kolom “I’m not a robot” Selanjutnya klik “Masuk” Setelah semua langkah tersebut selesai, pengumuman hasil seleksi Tenaga Kesehatan Haji 2024 akan muncul di dashboard laman tersebut. Pelaksanaan Tes Wawasan Tenaga Kesehatan Haji tahun 2024 telah dijadwalkan setelah pengumuman hasil seleksi administrasi disampaikan pada Jum’at, 5 Januari 2024 mendatang. Merujuk pada surat pemberitahuan dari Kemenkes RI Nomor HJ.05.02/A.XI/1342/2023 proses seleksi administrasi Tenaga Kesehatan Haji tahun 2024 dilaksanakan secara online mulai tanggal 2 hingga 4 Januari 2024. Bagi pelamar yang telah dinyatakan lolos dalam seleksi administrasi dapat mengikuti seleksi tahap selanjutnya yakni Tes Wawasan Kesehatan Haji yang nantinya akan diselenggarakan pada 8 hingga 12 Januari 2024. Pelaksanaan Tes Wawasan Kesehatan Haji tahun 2024 ini diketahui akan digelar selama lima hari. Berkaitan dengan hal itu, para peserta yang lolos seleksi administrasi masih cukup waktu untuk melakukan persiapan guna menghadapi Tes Wawasan Kesehatan Haji. Bagi seluruh pelamar Tenaga Kesehatan Haji tahun 2024 penting untuk selalu memperhatikan setiap informasi mulai dari persyaratan hingga tata cara pendaftaran dalam seleksi penerimaan Petugas Kesehatan Haji 2024. Di samping itu para pelamar juga harus mengetahui rincian mengenai jadwal dan tahapan dalam seleksi penerimaan Tenaga Kesehatan Haji tahun 2024 agar dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk menjalani setiap alur dalam seleksi. Berikut adalah rincian jadwal dan tahapan dalam proses seleksi penerimaan Tenaga Kesehatan Haji tahun 2024: Pendaftaran rekrutmen online (18 s.d 31 Desember 2023) Seleksi online Administrasi (2 s.d 4 Januari 2024) Pengumuman Peserta Tes Wawasan Kesehatan Haji (5 Januari 2024) Tes Wawasan Kesehatan Haji (8 s.d 12 Januari 2024) Pengumuman masuk tahap pemeriksaan kesehatan (13 Januari 2024) Pemeriksaan & upload dokumen MCU, tes Napza, tes MMPI/Jiwa sederhana (15 s.d 19 Januari 2024) Verifikasi dokumen pendaftaran (22 s.d 25 Januari 2024) Pleno penetapan hasil rekrutmen (26 s.d 28 Januari 2024) Pengumuman peserta latih (31 Januari 2024) Pelatihan Kompetensi (Februari s.d April 2024) I ntegrasi/Pembekalan (April s.d Mei 2024) Pengurusan dokumen visa (April s.d Mei 2024). (wink) Baca juga :

Read More

Fatihia Al-Shami Mampu Bertahan Sebagai Murabithah Meski Terus-Menerus Menjadi Korban Yang Dilakukan Teroris Israel.

Gaza — 1miliarsantri.net : Nenek Palestina, Fatihia Al-Shami, duduk di depan tenda kecil tempat dia ribath setelah rumahnya dibom di Khan Yunis, Jalur Gaza selatan. Nenek berusia 80 tahun ini memilih tetap bertahan sebagai murabithah meski terus-menerus menjadi korban pembantaian yang dilakukan teroris Israel. Dia mengaku harus menjalani hari-hari dengan sangat sulit. Tapi meskipun begitu, dia tetap teguh menolak pengungsian dan tetap bertahan di tanahnya. “Jika seluruh dunia datang, kami tidak akan meninggalkan tanah kami. Jika bukan saya, anak dan cucu saya akan hidup di sini selamanya, saya ingin syahid (mati) di tanahku. Saya akan tetap di sini meskipun semua kehancuran dan serangan,” katanya Nene Fatihia, Ahad (7/1/2024). Dia melanjutkan, berbicara tentang kondisi hidupnya setelah pindah ke tenda, “Saya seorang wanita tua, usia 80 tahun, saya tidak punya tempat mandi, tidak ada tempat untuk berwudhu, saya tidak punya makanan untuk dimakan dan tidak ada selimut untuk berteduh. Kami tinggal di tenda di jalanan.” Dengan kata-kata yang memilukan, dia menyelesaikan, “Tidak ada yang bersama kami, rakyat Palestina menderita, kami hanya punya Allah, tapi saya tidak akan keluar dari rumah saya, saya tidak ingin keluar, baik mati atau terhina.” Dalam beberapa minggu terakhir, telah muncul seruan dari pihak Israel untuk mengungsikan warga Palestina. Pada Rabu (3/1/2024), seorang pejabat setempat Palestina mengatakan bahwa jumlah pengungsi yang tiba di kota Rafah di ujung selatan Jalur Gaza telah mencapai sekitar satu juta sejak dimulainya perang Israel pada 7 Oktober 2023. (zul) Baca juga :

Read More

Ribuan Santri Tetap Dukung KH Marzuki Mustamar Meski Diberhentikan Dari Ketua PWNU Jawa Timur

Malang — 1miliarsantri.net : Buntut dari pemberhentian KH Marzuki Mustamar dari Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, sekitar 2.000 santri Nahdlatul Ulama (NU) pendukung KH Marzuki Mustamar dari berbagai daerah di Tanah Air melakukan aksi protes dan unjuk kekuatan di Malang, Jawa Timur. Sekitar 2.000 santri menyatakan tetap loyal dan setia mendampingi kiai Marzuki walaupun tidak lagi menjadi ketua PWNU. Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Sabilurrosyad Banyuwangi, KH Abdul Hadi Solikhan, menyatakan ribuan santri dari berbagai daerah di Indonesia, tetap mengikuti dawuh atau petuah yang disampaikan KH Marzuki Mustamar, meskipun sudah diberhentikan PBNU. “Sebagai santri, kita akan tetap hormat kepada guru kami. Meskipun dia diberhentikan, kami tetap menyayangi beliau (KH Marzuki Mustamar),” tegas Abdul Hadi. Dia menjelaskan para santri tidak terpengaruh dengan pemberhentian mursyidnya tersebut. Bahkan, ribuan santri KH Marzuki Mustamar tidak akan melakukan perlawanan terhadap PBNU. “Kalau dikatakan apakah ini ada kaitan dengan pemberhentian kiai beberapa hari lalu, jujur ya, tetapi kami tidak ada kesan untuk mengadakan perlawanan, penolakan, hanya lebih bahwa kami sebagai santri yang kemarin, akan tawaduk dan mengenang jasa-jasa beliau,” tandasnya. Abdul Hadi juga menegaskan pertemuan para santri ini untuk memberikan dukungan moral kepada sosok ulama besar KH Marzuki Mustamar. “Kita tidak ada hubungannya dengan PBNU, dengan PWNU, dengan jabatan beliau, karena kiai sekarang ini sudah tidak menjadi ketua PWNU. Justru kami sebagai santri, kami sebagai murid beliau, kami yang merasakan jasa-jasa kealiman beliau, justru ingin menunjukkan kepada kiai Marzuki, bahwa kami sebagai alumni sebagai santri muhibbin ingin menghormati kiai bukan karena jabatan apapun,” ujarnya. Hal senada juga disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Maarif, Jombang, KH Abdussalam Sohib. Dia menyebut sosok KH Marzuki yang memperjuangkan NU tidak pantas diberhentikan dari Ketua PWNU. “Beliau tidak layak diperlakukan dan dihina seperti itu,” ujar kiai yang akrab disapa Gus Salam itu. Ia juga membeberkan kronologi pemberhentian kiai Marzuki Mustamar dari PWNU oleh PBNU. Kiai Marzuki, katanya, telah mendapatkan tiga surat peringatan (SP) yang berujung pada pemecatan dari ketua PWNU Jatim. “Jadi begini, beliau ini mendapatkan tiga SP (surat peringatan) dari sebuah insiden di organisasi yang menurut kami prosedural. Pertama, moratorium kaderisasi yang dilakukan PWNU Jatim. Kedua, konfederasi cabang (konfercab) di Jombang. Ketiga, NU Award yang digelar PWNU di Ponpes Lirboyo Kediri,” ungkap Gus Salam. Diketahui, pemberhentian KH Marzuki Mustamar dari Ketua PWNU Jatim, tertuang dalam Surat Keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Nomor 274/PB.01/A.II.01.44/99/12/2023 tentang Pemberhentian Ketua PWNU Jawa Timur yang ditandatangani oleh Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Sekjen PBNU H Saifullah Yusuf, Rais Aam KH Miftachul Akhar, dan Katib Aam KH Akhmad Said Asrori. Alasan PBNU memberhentikan Marzuki Mustamar berdasarkan tindakan dan pernyataan Marzuki yang dinilai sebuah pelanggaran organisasi. Sementara itu, KH Marzuki Mustamar menyatakan hingga saat ini dirinya tidak paham dengan kesalahannya yang berujung pemberhentian. “Sampai saat ini kami tidak tahu kesalahannya. Yang pertama, ditulis PW (pengurus wilayah) menentang perintah PB (pengurus besar). Menentangnya kaya apa? Kami tidak begitu mengerti,” lanjut pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad, Gasek, Kota Malang itu. Meski demikian, dirinya mengaku legawa dipecat dari ketua PWNU. “Sebagai takdir kami menerima, dan keputusan organisasi kami hormati,” katanya. Sementara itu, Wakil Ketua Umum PBNU Amin Said Husni mengatakan, pemberhentian Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar merupakan masalah internal organisasi. “Ini hal biasa. Soal internal organisasi. Jadi jangan dibesar-besarkan, apalagi ini sifatnya internal organisasi. Siapa pun, apalagi yang tidak memahami masalahnya tidak perlu ikut berkomentar,” tutupnya. (fq) Baca juga :

Read More

Alumni UNM Berikan Inovasi Baru Pemberdayaan UMKM Lewat Aplikasi Menara Masjid

Jakarta — 1miliarsantti.net : Karya alumni Universitas Nusa Mandiri (UNM) kembali membuat inovasi penting dengan merilis fitur terbaru pada Aplikasi Menara Masjid. Fitur ini khusus dikembangkan untuk mendukung program Baznas Microfinance Masjid (BMM), sebuah inisiatif pemberdayaan modal bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan skema pinjaman tanpa bunga (Qardhul Hasan). Peluncuran BMM telah diresmikan oleh Wakil Presiden RI Maruf Amin dan saat ini telah berhasil diterapkan di beberapa masjid di seluruh Indonesia. Program ini merupakan bagian dari upaya Bank Zakat Mikro yang digulirkan oleh BAZNAS, bertujuan untuk mendayagunakan dana zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya dalam bentuk pembiayaan permodalan dan pengembangan usaha. Ketua BAZNAS RI Noor Achmad mengatakan, BMM menjalankan prinsip al-Qardh, di mana pembiayaan tidak menarik keuntungan dalam bentuk bagi hasil, margin, atau istilah lain sejenis. Hal ini memberi keberlanjutan dan keamanan bagi para penerima manfaat untuk menjalankan usaha mereka dengan tenang. “Para penerima manfaat dapat dengan tenang menjalankan usahanya,” terang Noor Achmad, dalam keterangan tertulis yang diterima 1miliarsantri.net, Sabtu (6/1/2024). Aplikasi Menara Masjid ini kata Noor Achmad, telah menjadi andalan Baznas sebagai aplikasi nasional, kini telah diperbarui dengan fitur Microfinance Masjid untuk mendukung implementasi BMM. Sementara itu, alumni Universitas Nusa Mandiri (UNM), Muhammad Romadona selaku Founder Menara Masjid mengatakan dengan menggunakan aplikasi Menara Masjid dan fitur Microfinance Masjid, diharapkan memudahkan monitoring pelaporan dan pengelolaan program Microfinance di masjid. “Semoga setiap modul dan fitur yang ada di aplikasi ini memberikan berkah untuk memakmurkan masjid dan mempermudah di era digitalisasi,” kata Romadona. Pada kesempatan ini, Fitra Septia Nugraha sebagai Kepala Nusa Mandiri Innovation Center (NIC), berharap agar mahasiswa dan alumni terus berinovasi serta memberikan dampak manfaat yang besar untuk masyarakat. “Dengan karya dari alumni Universitas Nusa Mandiri (UNM) ini, akan menjadi role model bagi karya-karya inovatif mahasiswa/i juga alumni Universitas Nusa Mandiri (UNM) lainnya. Terus bergerak, terus berbuat untuk kebermanfaatan orang lain dan masyarakat Indonesia,” pungkasnya. (wink) Baca juga :

Read More

Kerusuhan Aksi SARA Sudah Terjadi di Era Cokro Aminoto Tahun 1920 di Surabaya

Surabaya — 1miliarsantri.net : Persoalan penistaan ajaran agama di Indonesia semenjak dahulu itu sangat serius. Soal ini yang termasuk dalam isu sangat sensitif, SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan), telah terbukti memicu kerusuhan. Kasus Arya Dwikarma misalnya harus segera diselesaikan. Di zaman kolonial pemerintah Hindia Belanda kala itu pun bertindak sangat tegas, bahkan keras ketika muncul soal ini. Persoalan ini misalnya terjadi pada tahun 1920-an tatkala meletus isu SARA di Surabaya. Waktu itu kalangan umat Islam membuat aksi besar-besaran memprotesnya. Kalau dipadankan mirip aksi 212 yang terjadi beberapa tahun silam. Rusuh di Surabaya itu terjadi pada bulan Februari 1920. Keributan sudah berubah menjadi aksi kekerasan yakni berupa pembakaran tempat ibadah. Golongan etnis tertentu jadi sasaran amuk massa. Untunglah saat itu ‘Pak Tjokro’ (HOS Tjokro Aminoto) sebagai pemimpin Islam turun tangan. Tjokro pun berusaha keras untuk menentramkan suasana. Aparat keamanan pemerintah kolonial saat itu pun bertindak sangat tegas dengan menangkap banyak orang dan memasukannya ke bui. Tak hanya pemerintah kolonial Hindia Belanda, rezim yang sekuler pun di zaman Orde Baru. Presiden Soeharto tak pernah mau mentoleransi soal isu SARA. Pak Harto memang semenjak awal kekuasaannya dia selalu bertindak tegas bila muncul soal SARA. Pak Harto menjalankan aturan dengan melaksanakan Peraturan Presiden (Pepres) N0 1 tahun 1965 yang dibuat oleh Presiden Soekarno. Isi aturan hukum ini adalah tentang pencegahan penyalahgunaan dan/atau penodaan agama. Tak hanya itu, Perpres tersebut kemudian menetapkan untuk menambahkan pasal penodaan agama di dalam bab yang mengatur tentang ketertiban umum, Pasal 156 a KUHP. Tujuannya diantaranya adalah untuk menjaga tertib sosial di masyarakat. Tapi pertanyaan nya kemudian: Apakah sinisme terhadap agama –di antaranya Islam– menjadi berhenti? Jawabannya ternyata tidak! Sinisme (bahkan bisa disebut phobia) terus berlanjut. Sebagai ujian pertama ‘keampuhan’ aturan hukum ini terjadi pada bulan Agustus 1968 atau di masa awal Orde Baru. Majalah sastra termuka yang diasuh HB Jassin –Majalah Sastra, Th. VI. No. 8, Edisi Agustus 1968 – mempublikasikan cermin kontroversial ‘Langit Makin Mendung’ karya sesorang yang menyebut dirinya sebagai Ki Panji Kusmin yang mengolok nabi Muhammad SAW dan Jibril turun di kawasan Pasar Senin. Saat itu kontroversi pun meledak hebat. Umat Islam saat itu merasa tersinggung dengan cerpen tersebut yang dianggap menghina Islam. Ki Panji Kusmin dihukum. Dan HB Jassin selaku penanggung jawab Majalah Sastra dihukum percobaan selama dua tahun. (har) Baca juga :

Read More

Kelompok Hizbullah Lebanon Tembakkan 62 Roket ke Pangkalan Militer Israel

Beirut — 1miliarsantri.net : Pasca kematian wakil pemimpin Hamas, Saleh al-Arouri, yang terbunuh akibat serangan drone zionis Israel ke Beirut, kelompok Hizbullah Lebanon menembakkan lebih dari 62 roket ke pangkalan militer Israel. Hizbullah mengatakan, serangan itu merupakan respons atas wafat nya sang pemimpin Hamas. Militer Israel belum merilis keterangan tentang dampak dari serangan roket Hizbullah “Sebagai bagian dari respons awal terhadap kejahatan pembunuhan pemimpin besar Sheikh Saleh al-Arouri, perlawanan Islam (Hizbullah) menargetkan pangkalan kendali udara Meron dengan 62 jenis rudal,” terang Hizbullah dalam sebuah pernyataan, Sabtu (6/1/2024), dikutip laman Al Arabiya. Saleh al-Arouri terbunuh dalam serangan drone Israel ke kantor Hamas di Mecherfeh di Beirut selatan, Lebanon, Selasa (2/1/2024) malam lalu. Selain Arouri, setidaknya terdapat lima orang lainnya yang turut tewas dalam serangan itu, termasuk dua komandan Brigade Al-Qassam, yakni sayap militer Hamas. Arouri menjadi pemimpin Hamas paling senior yang dibunuh Israel sejak pecahnya perang di Gaza pada 7 Oktober 2023. Menyusul kematian Arouri, Hamas dilaporkan telah membekukan pembicaraan tentang gencatan senjata dengan Israel. Kelompok Hizbullah sebelumnya telah memperingatkan bahwa mereka tidak akan membiarkan pembunuhan Arouri berlalu begitu saja. Hizbullah, yang sejak pecahnya perang di Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023 turut terlibat konfrontasi dengan Israel di perbatasan Lebanon, mengisyaratkan siap membalas kematian Arouri. “Pembunuhan Arouri adalah kejahatan besar dan berbahaya yang tidak bisa kami diamkan,” ujar Sekretaris Jenderal Hizbullah Hassan Nasrallah dalam pidatonya yang disiarkan di televisi, Rabu (3/1/2024). Dia bersumpah bahwa tidak akan ada batasan dan tidak ada aturan dalam perjuangan kelompok Hizbullah jika Israel memilih untuk melancarkan perang terhadap Lebanon. “Siapa pun yang berpikir untuk berperang dengan kami, dengan kata lain, dia akan menyesalinya,” tegas Nasrallah. Arouri adalah tokoh yang berperan membangun kembali hubungan Hamas dengan Hizbullah di Lebanon. Kedua kelompok tersebut sempat berseberangan karena mendukung pihak yang berbeda dalam konflik sipil di Suriah. Hizbullah, yang didirikan oleh Garda Revolusi Iran pada 1982, pernah berperang selama sebulan melawan Israel pada 2006. (goci) Baca juga :

Read More

Indonesia Kirim Kapal Rumah Sakit untuk Bantu Palestina

Jakarta — 1miliarsantri.net : Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi mengumumkan, pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan pengiriman kapal rumah sakit sebagai bagian dari upaya bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza, Palestina. Menurut Retno, saat ini masih menunggu persetujuan dari beberapa otoritas terkait terkait dengan rencana tersebut. “Kita sedang mempersiapkan pengiriman kapal rumah sakit. Kita masih menunggu clearance dari beberapa otoritas terkait,” kata Retno dalam Diskusi Kilas Balik Diplomasi Indonesia 2023, Kamis (4/1/2024). Retno menegaskan, bantuan kemanusiaan yang disiapkan oleh pemerintah tidak hanya berhenti pada pengiriman kapal rumah sakit. Presiden RI Joko Widodo, kata Retno, juga menegaskan komitmen untuk terus memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan. “Bantuan kemanusiaan kita tidak berhenti sampai di sini. Kita akan melihat dari waktu ke waktu kebutuhan bantuan. Ada kebutuhan terkait obat-obatan, maka bantuan yang kita kirim antara lain berupa,” ungkap wanita kelahiran Semarang, 27 November 1962 itu. Retno juga mengatakan, pihaknya telah berbicara dengan United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA), sebuah lembaga yang mengurusi pengungsi Palestina. Ia menegaskan bahwa pemerintah Indonesia berencana meningkatkan kontribusi sukarela kepada UNRWA, khususnya untuk membantu pengungsi Palestina di Gaza. “Saya mengatakan untuk tahun ini kita akan lipat tiga kalikan kontribusi volunteer (relawan) kita kepada UNRWA yang berarti kalau kita menyumbang ke UNRWA, maka penyalurannya akan diperuntukkan kepada pengungsi yang ada di Palestina,” tambah Retno. Ia juga menyoroti kondisi kemanusiaan di Palestina yang kian mengkhawatirkan. Dalam perbincangannya dengan UNRWA itu, Retno mendapatkan laporan bahwa lokasi pengungsian yang dihuni oleh korban perang telah kelebihan kapasitas. Urusan mandi cuci dan kakus (MCK) pun tak luput dari perhatian. Retno mengatakan bahwa satu toilet di pengungsian digunakan oleh 700 orang. “Kondisi kemanusiaan di sana sangat memprihatinkan, seperti satu toilet untuk 700 orang. Jadi bisa dibayangkan kondisi kemanusiaan yang harus dijalani oleh masyarakat palestina di Gaza,” pungkasnya. (wink) Baca juga :

Read More

Sejarah dan Legenda Candi Prambanan

Sleman — 1miliarsantri.net : Candi Prambanan atau yang dikenal juga sebagai Candi Roro Jonggrang merupakan situs bersejarah yang berlokasi di Sleman, Yogyakarta. Candi ini dibangun dengan arsitektur yang indah dan ramping dengan memiliki ketinggian yang mencapai 47 meter. Prambanan sebagai candi Hindu terbesar di Indonesia dan salah satu yang tercantik di Asia Tenggara, Candi Prambanan telah diakui sebagai warisan dunia oleh organisasi Internasional yang bergerak pada bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan (UNESCO). Candi Prambanan dikaitkan dengan legenda tentang kutukan Bondowoso terhadap Roro Jonggrang. Di mana, legenda Roro Jonggrang menceritakan tentang candi-candi yang dibangun oleh Bandung Bondowoso dan tidak selesai. Salah satu candinya dikenal sekarang sebagai Candi Sewu. Dalam legenda ini, Arca Durga yang berada di ruang utara candi utama dianggap sebagai perwujudan Rara Jonggrang yang dikutuk menjadi batu karena tidak memenuhi janji. Tidak hanya cerita Roro Jonggrang, candi ini juga dikaitkan dengan sejarah perebutan kekuasaan antara Dinasti Syailendra dan Sanjaya untuk berkuasa di Jawa Tengah. Pada tahun 850 Masehi, Rakai Pikatan memulai pembangunan candi ini sebagai tandingan untuk Borobudur dan Candi Sewu. Kemudian, Raja Lokapala dan Raja Balitung Maha Sambu melakukan perluasan kompleks candi ini. Selain itu, Prasasti Siwagrha pada tahun 856 M menyebutkan bahwa pembangunan ini untuk memuliakan Dewa Siwa sehingga menjadikan kompleks ini dikenal juga sebagai Siwagrha atau Rumah Siwa dan Siwalaya yang berarti Ranah Siwa atau Alam Siwa. Diketahui, Candi Prambanan dibangun secara berkelanjutan disempurnakan oleh raja-raja Medang Mataram, seperti raja Daksa dan raja Tulodong hingga menjadikannya kompleks. Para raja-raja tersebut tidak hanya memperluas kompleks dengan pembangunan ratusan candi tambahan di sekitar candi utama, namun juga menggunakan kawasan ini untuk menyelenggarakan berbagai upacara penting bagi kerajaan Mataram. Kompleks candi Prambanan sendiri terdapat sebuah kumpulan bangunan suci yang memiliki berbagai fitur dan struktur yang tersusun secara khusus. Pertama-tama, kompleks ini memiliki empat arah penjuru mata angin, dengan bangunan utamanya menghadap ke arah timur, sehingga pintu masuk utamanya adalah gerbang timur. Di dalam kompleks ini terdapat beberapa jenis candi yang disusun dalam susunan yang teratur: Terkait itu, terdapat 224 Candi Perwara yang tersusun dalam empat barisan konsentris dengan jumlah candi dari barisan terdalam hingga terluar adalah 44, 52, 60, dan 68. Sehingga jumlah keseluruhan candi di kompleks Prambanan adalah 240 candi. Arsitektur Candi Prambanan memiliki keunikan tersendiri, mengikuti prinsip arsitektur Hindu yang tercatat dalam kitab Wastu Sastra. Di mana denah dan bentuk candi mengikuti pola mandala, dengan bentuk candi yang menjulang tinggi sebagai ciri khas arsitektur Hindu. Bentuk candi Prambanan juga meniru struktur gunung suci Mahameru, yakni tempat di mana para dewa diyakini bersemayam. Model kompleks candi Prambanan juga mencerminkan konsep kosmologi Hindu yang membagi alam semesta menjadi beberapa lapisan tanah atau loka. (mif) Baca juga :

Read More

Buya Yahya : Antara Membaca atau Merenungi Makna Al-Quran

Jakarta — 1miliarsantri.net : Al-Qur’an secara harfiah bermakna bacaan sempurna yang merupakan nama pilihan Allah SWT. Maka itu, umat Islam seharusnya mengisi hari-harinya dengan membaca dan memahami Al-Qur’an. Hal itu dikarenakan Al-Qur’an menyimpan banyak keutamaan, terutama dalam membaca dan memahaminya. Al-Qur’an lautan ilmu dan hidayah. Ada banyak makna yang terkandung dalam Al-Qur’an yang harus direnungi secara mendalam. Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah, Prof Yahya Zainul Ma’arif, menjelaskan, beberapa poin penting terkait apakah lebih baik membaca banyak ayat ataukah merenungkan makna dari setiap ayat yang dibaca. Buya Yahya menekankan keistimewaan Al-Qur’an. Orang yang membaca Al-Qur’an meski tidak paham akan tetap mendapatkan pahala di sisi Allah SWT. “Meskipun seseorang mungkin tidak memahami isi Al-Qur’an, tetapi tetap mendapatkan kebaikan dan pahala dari setiap huruf yang dibacanya,” terang Buya Yahya, Jumat (5/1/2024). Buya Yahya menekankan pentingnya membaca Al-Qur’an dengan penuh tadabur atau merenungi makna-makna yang terkandung di dalamnya. Dia mencontohkan, membaca lima atau sepuluh ayat dengan merenungi maknanya jauh lebih bernilai dibandingkan membaca puluhan ayat tanpa memahami kontennya. Membaca Al-Qur’an dengan tulus hati akan memberikan pemahaman yang diberikan langsung oleh Allah. Meskipun seseorang mungkin tidak memahami makna ayat-ayat secara detail, hatinya akan dipenuhi dengan ketenangan dan keimanan yang kuat. Buya Yahya memberikan saran bagi mereka yang ingin memahami Al-Qur’an dengan membaca terjemahannya secara perlahan-lahan. Proses ini adalah bentuk tadabur, yakni seseorang berusaha memahami makna dari setiap ayat yang dibaca. “Sah sah saja bahkan bagus bila anda membaca alquran sembari membaca artinya, karena memang ada beberapa ayat yang memang tidak memerlukan penafsiran khusus ataupun bantuan ulama untuk memahaminya,” ungkap Buya Yahya. Namun, ada juga bebrapa ayat yang tidak mungkin kita pahami dengan sendirinya, karena memerlukan beberapa perangkat untuk memahaminya. Dalam proses memahami Al-Qur’an, Buya Yahya menyoroti pentingnya mendapatkan bimbingan dari ulama yang memiliki pemahaman yang mendalam terhadap Tafsir Al-Qur’an. “Beberapa ayat memerlukan penjelasan dari hadis Nabi SAW dan pemahaman para sahabat,” ujarnya. Sebagai jawaban atas pertanyaan apakah lebih baik membaca banyak ayat atau merenungi, Buya Yahya memberikan analogi dengan ibadah shalawat. Beliau menekankan, durasi dan kualitas ibadah lebih penting daripada jumlah. “Contohnya, membaca Al-Qur’an selama satu jam dengan merenungkan maknanya lebih bernilai daripada membaca banyak ayat tanpa merenungi,” tutur Buya Yahya. Dia juga mencontohkan, dalam hal sholawat atau zikir, kebanyakan orang fokus pada jumlah bilangan zikir, sehingga kualitas turun.Padahal 1000 zikir dalam waktu 30 menit, tidak lebih baik dari 500 zikir dalam waktu 1 jam. “Keduanya baik, namun Buya Yahya memberikan nasehat bahwa lebih baik kita fokuskan pada durasi dibanding jumlah bilangan,” tutur Buya Yahya. Jadi, membaca atau merenungi Al-Qur’an mana yang lebih baik? Menurut Buya Yahya, membaca Al-Qur’an dengan merenungkan makna lebih bernilai daripada membaca banyak ayat tanpa memahami. Meskipun kuantitas juga penting, kualitas dalam memahami dan merenungi setiap ayat memiliki dampak yang lebih mendalam pada hati dan iman seseorang. Oleh karena itu, dalam mengejar keberkahan dalam membaca Al-Qur’an, tadabur dan pemahaman yang mendalam perlu ditekankan. Namun tidak perlu khawatir, Al-Qur’an memiliki keistimewaan. “Walaupun Anda tidak memahami tafsirnya, anda tetap mendapatkan pahala dengan membaca alquran, dan insya Allah anda akan diberikan pemahaman oleh Allah SWT,” pungkas Buya Yahya. (yan) Baca juga :

Read More