Tata Ruang Hunian Sekarang Banyak Mengadopsi Konsep Bangunan Jaman Majapahit

Mojokerto — 1miliarsantri.net : Sejak jaman dahulu, masyarakat Majapahit dalam mendirikan rumah dikenal dengan menggabungkan nilai filosofis dan fungsi efisiensi. Dimana bangunan yang baik-baik seperti tempat ibadah ada di bagian depan, yang buruk semacam kamar mandi dan tempat sampah letaknya di belakang. Mirip konsep interior rumah sekarang. Menurut Budayawan Putut Nugroho, konsep penataan secara terperinci itu bahkan sudah berkembang sejak sekitar 200 tahun sebelumnya. Tata ruang bangunan rumah di era abad ke 13 sampai 16 itu mengadopsi tata ruang kota Kerajaan Majapahit. ’’Konsep arsitektur dalam penataan posisi bangunan berikut isinya mengacu pada tataran filosofis tiga penyebab kebahagiaan,’’ ungkapnya. Tiga nilai penting dalam ajaran Hindu-Budha itu meliputi hubungan harmonis antara manuasia dengan tuhan, antarmanusia, dan manusia dengan alam. Nilai ini diterapkan dalam konsep pembagian area tiga zona yang oleh masyarakat Bali disebut dengan Tri Mandala. Pedoman pembagian ruang itu menyangkup bagian utama, madya, dan nista. Utama adalah bagian bangunan yang berhubungan dengan spiritualitas, yakni tempat ibadah. Bangunan ini biasanya menjadi satu area dengan rumah dan posisinya berada di depan. ’’Masyarakat saat itu punya keyakinan bahwa posisi tempat ibadah harus pakem,’’ ujarnya. Putut mengatakan, konsepsi yang berpadu dengan kultur Jawa kuno melahirkan gaya baru arsitektur. Dalam tradisi rumah adat Joglo misalnya, bisa ditemui bagian senthong yang memiliki fungsi sakral sebagai tempat sembahyang atau bermeditasi Selanjutnya, area madya yang berupa pelatan utama rumah atau sekarang mirip dengan ruang tamu, kamar, sampai dapur. ’’Yang terakhir adalah area nista, seperti tempat untuk kamar mandi dan tempat sampah,’’ tandas perupa asal Kota Mojokerto itu. Dalam penerapannya, konsepsi tata ruang hunian ini juga mempertimbangkan peran efisiensi yang berhubungan dengan perilaku. Tingginya tingkat spiritualitas masyarakat di zaman 700 tahun lalu itu membuat fungsi ibadah menjadi yang utama. Dan, menutupi urusan-urusan yang berkonotasi buruk seperti membuang sampah dan membuang kotoran sehingga posisinya di belakang. Situs cagar budaya yang diyakini sebagai kompleks tempat tinggal ditemukan di sejumlah tempat. Salah satunya Situs Watesumpak, Kecamatan Trowulan, yang menunjukkan sebagai area hunian bangsawan Majapahit. Terdapat pula kompleks bangunan suci yang dikelilingi permukiman di Situs Klinterejo dan Bhre Kahuripan di Desa Klinterejo, Kecamatan Sooko. (tin) Baca juga :

Read More

Israel Kini Hadapi Kehancuran Ekonomi, Krisis Kepercayaan, Diterpa Pemberontakan Internal

Gaza — 1miliarsantri.net : Presiden Israel Benjamin Netanyahu digiling banyak masalah imbas perang di Jalur Gaza. Israel kini dihadapkan pada situasi krisis anggaran 2024, dalam internal diterpa pemberontakan koalisi, dan krisis kepercayaan makin menguat. Aljazeera melaporkan, Benjamin Netanyahu menghadapi tantangan besar yang mengancam pembubaran pemerintahan darurat yang dibentuk selama perang di Gaza, dengan bergabungnya aliansi ‘Majelis Nasional’, yang dipimpin oleh Benny Gantz yang menuntut pengalihan anggaran kesepakatan koalisi pemerintah untuk menutupi sebagian dari biaya perang. Tantangan ini muncul pada saat pemerintah sedang membahas anggaran 2024, pada hari Kamis dan Jumat, di tengah perselisihan substansial antara partai-partai koalisi yang menentang pengurangan anggaran kesepakatan koalisi, di tengah perkiraan bahwa defisit anggaran akan semakin memburuk karena biaya perang dan kerugian ekonomi Israel dalam keadaan darurat dan kelanjutan pertempuran. Dengan terus berlanjutnya perang di Gaza dan perbedaan pendapat tentang hari berikutnya, serta perluasan kerangka umum anggaran untuk meredakan konflik koalisi, protes di jalanan Israel semakin meningkat, menuntut pengunduran diri Netanyahu dan penyelenggaraan pemilihan umum Knesset yang lebih awal, karena kegagalan dalam mencapai tujuan perang dan pembebasan tahanan oleh Hamas. Dihadapkan dengan kenyataan ini, Netanyahu – yang berusaha mencabut 10 portofolio kementerian di bawah tekanan anggaran dan tuntutan mitra koalisi – berjongkok di antara ranjau politik dan pemangkasan ekonomi dari berbagai kementerian, menciptakan retakan dalam Anggaran 2024, sementara ia takut akan pemberontakan di dalam partai pemerintah Likud. Netanyahu ingin mengembalikan menteri Likud yang mengundurkan diri dari Knesset berdasarkan “hukum Norwegia,” tetapi anggota Knesset – yang seharusnya mengosongkan kursi mereka – telah menjelaskan kepadanya dan para menterinya bahwa “jika Anda mencoba mengirim kami pulang, Anda tidak akan mendapatkan mayoritas dalam pemungutan suara untuk kembali ke kursi Anda di Knesset atau dalam pemerintahan.” Analisis sepakat bahwa mempertahankan pemerintahan darurat tergantung pada keputusan pemimpin aliansi ‘Majelis Nasional’ Gantz, yang tanpa ragu selama bulan-bulan perang mengkritik Netanyahu dan menuduhnya memanfaatkan perang untuk tujuan politik dan pribadi. Juga, diperkirakan oleh analis bahwa keluarnya Gantz dari pemerintahan darurat hanya masalah waktu, terkait dengan isu tahanan dan perkembangan invasi darat di wilayah tersebut. Sementara itu Jurnalis urusan politik di surat kabar “Haaretz”, Mikhail Hovzar Toef, percaya bahwa dengan keberatan dan penolakan yang ditunjukkan oleh “Majelis Nasional” terhadap ketentuan anggaran 2024, keluarnya Gantz dari pemerintahan darurat semakin mendekat daripada sebelumnya, tetapi waktu yang tepat akan tergantung pada penyelesaian manuver darat utama di Gaza. Toef juga menyoroti bahwa Gantz, di tengah ketidaksepakatan dengan Netanyahu yang bahkan mencapai tingkat pertikaian selama periode perang, selalu membenarkan partisipasinya dalam pemerintahan darurat atas dasar tanggung jawab nasional dan kebangsaan, sering kali menyatakan bahwa tetap berada di Dewan Perang dilakukan atas dasar tanggung jawab militer dan hingga penyelesaian tahap terakhir dari pertempuran dan invasi darat.” Dihadapkan dengan krisis anggaran 2024 dan pertikaian di antara berbagai partai koalisi, yang menjadi keprihatinan dan kegelisahan Netanyahu, wartawan urusan politik percaya bahwa Gantz masih terus bermanuver di dalam pemerintahan darurat. Wartawan yang sama menunjukkan bahwa masyarakat Israel melihat Gantz sebagai pemimpin politik dan militer, sehingga ia mengangkat diri dalam hal pertikaian anggaran dan mengangkat isu tahanan sebagai inti dari agenda Israel, di mana pembebasan mereka dari tahanan dianggap sebagai masalah yang paling mendesak dan memiliki prioritas di atas setiap tahap pertempuran. Sepertinya Gantz bukanlah satu-satunya yang memiliki kata putus tentang masa depan pemerintahan Netanyahu, karena analis politik di surat kabar “Yedioth Ahronoth,” Moran Azulay, percaya bahwa Netanyahu menghadapi banyak masalah di dalam partai Likud dan ada tanda-tanda pemberontakan dari anggotanya. Mereka yang mengelilinginya khawatir tentang meningkatnya kekecewaan di antara anggota partai dan kemungkinan gerakan bersama dengan oposisi untuk menjatuhkannya. Dalam kerangka pertarungan ini, baik karena pertikaian anggaran, pemangkasan di berbagai kementerian, atau bahkan pembubaran beberapa kementerian, Azulay menyatakan bahwa “Netanyahu mencoba mengembalikan menteri yang mengundurkan diri berdasarkan hukum (Norwegia), dengan alasan menutup kantor yang tidak penting.” Namun, langkah ini mungkin menghadapi perlawanan di dalam Likud, karena anggaran umum tidak sebegitu menarik bagi Netanyahu seperti kekhawatiran tentang anggota parlemen yang memberontak. Terpisah dari perselisihan ini, analis urusan politik menambahkan bahwa “akhir-akhir ini, kritik terhadap pendekatan dan kebijakan partai Likud yang berkuasa, khususnya, dan koalisi secara umum, telah meningkat oleh anggota Likud, dan upaya untuk melawan Netanyahu karena perang dan tahanan Israel juga semakin meningkat.” Azulay merujuk pada pernyataan pemimpin oposisi, Yair Lapid, selama pertemuan kelompok partai “There is a Future,” ketika ia memanggil Gantz dan menteri “Majelis Nasional” untuk bergerak dan keluar dari pemerintahan darurat, dengan mengatakan bahwa “Israel membutuhkan pemerintahan baru, dan perdana menteri baru.” Azulay menyoroti bahwa insinuasi dari Lapid mencerminkan rasa tidak puas yang tersembunyi dan upaya pemberontakan untuk menjatuhkan Netanyahu, dengan mengatakan bahwa “partai (There is a Future) – yang dipimpinnya – akan secara bulat mendukung setiap langkah untuk mengubah pemerintahan, baik melalui pemilihan umum, atau membentuk pemerintahan alternatif yang dapat dipimpin oleh Gantz atau pemimpin Likud lainnya, Yuli Edelstein.” Dalam artikel berjudul “Pemilu Sekarang, Ini Mungkin,” jurnalis Israel, Nahama Dwark, menulis di surat kabar “Israel Today,” merinci dinamika di panggung politik Israel dalam konteks perang, serta krisis kepercayaan masyarakat Israel terhadap pemerintahan Netanyahu akibat jalannya pertempuran dan kekecewaan terhadap kinerja kementerian selama keadaan darurat. Dwark meyakini bahwa masyarakat Israel telah bosan dengan apa yang dia sebut sebagai “retorika kotor” dari beberapa pejabat terpilih dan menteri dalam pemerintahan, sambil menambahkan bahwa jajak pendapat menunjukkan perilaku koalisi pemerintahan tidak mendukung dan tidak mendukung pemimpin mereka, Netanyahu. Namun, satu-satunya jalan yang tampaknya efektif dan cepat untuk menghentikan arogansi dalam retorika ini, kata jurnalis Israel tersebut, “adalah mengadakan pemilu umum untuk Knesset. Para oposisi akan mengatakan bahwa Israel berada dalam keadaan perang, sehingga ini bukan waktu yang tepat untuk kampanye yang pada dasarnya polarisasi.” Kepada mereka yang mengatakan demikian, Dwark menambahkan, “mereka harus bertanya pada diri mereka sendiri, apakah mereka telah melakukan segala yang mereka bisa untuk mencegah pembelahan dan polarisasi dalam masyarakat Israel, terutama dalam konteks perang dan keadaan darurat?” Jurnalis menyoroti bahwa pemilihan umum telah menjadi suatu keharusan pada tahap ini karena kenyataan bahwa perdana menteri dan koalisinya (yang terdiri dari 64 anggota) tidak memiliki rencana politik apa pun, dan mereka enggan membahas prinsip hari berikutnya setelah perang. Ini adalah diskusi yang “dianggap krusial dan mendasar untuk kelangsungan hidup Israel,”…

Read More

Al Qur’an Melarang Orang Beriman Menganggap Rendah Sesama Manusia

Jakarta — 1miliarsantri.net : Pemilihan Presiden 2024 tinggal beberapa hari lagi. Para kandidat sudah melewati tahapan debat Capres-Cawapres. Untuk konteks Indonesia, umat muslim sebagai warga mayoritas memiliki andil besar agar pemilu terlaksana dengan damai dan tidak memecah belah bangsa. Sebab itu, sebagai pengingat bagi kita semua, al-Quran telah jauh-jauh hari memerintahkan kepada umat beriman untuk tidak meremehkan, menjelekkan, dan merendahkan sesama. Terlebih bila motif tersebut berasal dari hanya beda pilihan calon presiden saja. Allah berfirman: Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan itu) lebih baik daripada mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olok) perempuan lain (karena) boleh jadi perempuan (yang diolok-olok itu) lebih baik daripada perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela dan saling memanggil dengan julukan yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) fasik699) setelah beriman. Siapa yang tidak bertobat, mereka itulah orang-orang zalim (Al-?ujur?t [49]:11) Sepenggal ayat di atas telah dijelaskan oleh para mufasir terkemuka. Ibnu Asyur, mufasir kelas dunia asal Tunisia misalnya, menerangkan dalam karya tafsirnya at-Tahrir wa at-Tanwir bahwa ayat tersebut memiliki sababun nuzul atau sebab ayat tersebut diturunkan. Ada beberapa riwayat mengenai penyebab ayat di atas turun, salah satunya adalah riwayat yang menyatakan ayat di atas turun karena ada sebagian istri Nabi yang mengejek Shafiyyah binti Huyay, hanya karena istri Nabi yang satu ini berasal dari keturunan Yahudi. Lalu turunlah ayat di atas untuk menegur ejekan tersebut. Menurut Ibnu Asyur dapat dipahami tatanan kata larangan dalam ayat di atas bermakna sebuah keharaman. Artinya, haram bagi orang-orang beriman merendahkan yang lainnya. (Lihat selengkapnya at-Tahrir wa at-Tanwir Juz 26, hal 246) Di ajang pemilu seperti ini, kemungkinan mencibir antar sesama semakin terbuka. Lebih-lebih dengan bantuan media sosial di zaman sekarang, orang-orang semakin mudah untuk merendahkan orang lain yang berbeda pilihan dengannya. Merespons kemungkinan ini, Majelis Ulama Indonesia menerbitkan 8 Taujihat (Arahan) demi melahirkan Pemilu yang ideal. Dua di antaranya adalah: Pertama, MUl menyerukan semua pihak agar senantiasa menjaga kesatuan dan persatuan dalam Pemilu 2024 dengan mengutamakan kepentingan bersama sebagai bangsa, menghindari politik golongan dengan tetap menjaga ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah yang didasari pelaksanaan nilai-nilai agama. Kedua, MUI menyerukan kepada media massa, media elektronik, dan media online untuk bersikap netral dan pro aktif mendidik masyarakat agar tidak terpengaruh oleh berita bohong (hoax), dan ujaran kebencian (hate speech), sehingga mampu menciptakan pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menghadapi informasi selama proses pelaksanaan Pemilu 2024. Semoga kita yang berislam dan beriman menjunjung tinggi perintah Al-Quran di atas. Dalam konteks Pemilu, tidak pantas bagi kita melanggar perintah Al-Quran dengan menjelekkan sesama hanya karena berbeda pilihan di surat suara. (yan) Baca juga :

Read More

Kemenag Membuka Pendaftaran Peserta Didik Baru 37 Madrasah Unggulan 2024

Jakarta — 1miliarsantri.net : Kementerian Agama (Kemenag) membuka pendaftaran peserta didik baru bagi 37 madrasah unggulan di Indonesia. Lembaga pendidikan unggulan itu terdiri atas 24 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia, 11 MAN Program Keagamaan (MAN PK), dan 2 MA Kejuruan Negeri (MAKN) di seluruh Indonesia. Dirjen Pendidikan Islam, M. Ali Ramdhani mengatakan, MAN IC merupakan madrasah unggulan nasional bidang sain-humaniora binaan Kemenag sebagai tempat belajar calon peserta didik berbakat dan berprestasi yang disiapkan bisa mengakses perguruan tinggi ternama, baik nasional maupun internasional. “Kelak lulusan MAN IC ini diproyeksiakan untuk menjadi teknokrat, saintis, dan pemimpin masa depan di bidangnya masing-masing. Lulusan madrasah dengan kekhasannya harus turut berpartisipasi penuh dalam pembangaunan bangsa sesuai bidangnya masing-masing. Ini mimpi besarnya,” terang pria yang juga akrab disapa Kang Dhani, di Jakarta, Sabtu (13/1/2024). MAN PK, kata Kang Dhani, merupakan madrasah unggulan nasional bidang agama dan keagamaan binaan Kemenag sebagai tempat belajar calon peserta didik berbakat dan berprestasi yang disiapkan bisa mengakses perguruan tinggi top nasional dan internasional. Kelak lulusan MAN PK ini disiapakan bisa mengawal kehidupan keagamaan bangsa Indonesia menjadi ulama-cendikia dan cendikia yang ulama. “Sejauh ini untuk menjadi ulama disiapkan pesantren, sedangkan menjadi cendekia oleh dunia perguruan tinggi keagamaan Islam. Nah, MAN PK model pendidikannya ingin membekali lulusannya yang diproyeksikan bisa menggabungkan kedua ciri khas tersebut, yaitu keulamaan dan kecendekiawanan. Untuk itu, MAN PK ini diselenggarakan dalam suasana pendidikan yang menggabungkan antara persekolahan dan pesantren untuk memungkinkan bisa belajar 24 jam sehari secara bervariasi,” jelasnya. Sedangkan MAKN ini diorientasikan untuk menampung pengembangan bakat-minat peserta didik di bidang vokasi sebagaimana pada Pendidikan SMK. Namun, belajar di MAKN diwarnai dengan ciri khas agama Islam sebagaimana misi madrasah. Nilai akhlak dan keislaman akan mewarnai dalam proses belajarnya, sehingga lulusannya dapat menjadi pekerja profesional yang taat beragama, berakhlak tinggi dan memiliki orientasi profetik dalam bekerja. “Ini kelebihannya. Karena itu pola pendidikannya juga diselenggarkan dalam sistem asrama yang dikelola seperti pondok pesantren. Ada pendidikan agama, penanaman akhlak, dan pembiasaan-pembiasaan yang dijalankan dalam 24 jam sehari,” sebut Kang Dhani. Secara terpisah, Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, M. Sidik Sisdianto menambahkan, pendaftaran Seleksi Nasional Peseta Didik Baru ( SNPDB) pada madrasah unggulan nasional tahun ini, dibuka mulai 8 Januari hingga 17 Februari 2024. Pendaftarannya dilakukan secara online melalui website https://snpdb-madrasah.kemenag.go.id/ “SNPDB madrasah unggulan tahun ini juga membuka akses bagi lulusan pondok pesantren dan Pendidikan Diniyah Formal. Jadi lulusan Pondok Pesantren Muadalah dan Pendidikan Diniyah Formal (PDF) mulai tahun ini bisa mendaftar sebagai calon peserta didik, baik di MAN IC, MAN PK maupun MAKN seluruh Indonesia,” jelas M. Sidik Sisdiyanto. Syaratnya, mereka merupakan santri yang memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) sebagai santri Pendidikan Muadalah atau santri PDF yang memiliki SK Kemenag RI dan terdaftar di EMIS. “Jadi tidak sembarang lulusan pesantren atau lulusan pendidikan diniyah. Hal ini sebagaimana amanat PMA no 31 tahun 2020 tentang Pendidikan Pesantren, pasal 44 dan 45. Mereka juga harus lolos tes potensi akademik dan prestasi akademik yang disediakan panitia pusat,” imbuhnya. SNPDB 2024 juga menyediakan jalur prestasi keagamaan. Untuk prestasi kejuaraan nasional dan regional di bidang sain, humaniora, dan keagamaan, selama ini sudah dibuka. Tahun ini, Kemenag menambahkan jalur prestasi bakat-minat luar biasa yang dimiliki calon peserta didik baru di sejumlah bidang lainnya, yaitu: kemampuan membaca kitab turats (kitab kuning), dan memiliki hafalan Al-Qur’an minimal 15 juz. Kemampuan ini dibuktikan deangan ijazah atau sertifikat dan divalidasi dengan tes. Jalur prestasi tambahan ini diperuntukkan untuk bisa diterima di MAN PK saja. Sebab, kemampuan ini linier dengan pengembangan di MAN PK ke depan. Informasi lengkapnya bisa dilihat dan diunduh di: https://snpdb-madrasah.kemenag.go.id/web/unduhan. Daftar MAN IC se-Indonesia: Daftar MAN Program Keagamaan (MAN-PK) se Indonesia: Daftar Madrasah Aliyah Kejuruan Negeri se- Indonesia: Direktur KSKK Madrasah berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan layanan pendidikan madrasah yang berkualitas bagi calon pemimipin dan generasi penerus bangsa yang berkarakter madrasah. (rid) Baca juga :

Read More

WHO Menyebut Situasi Kemanusiaan di Gaza Tak Bisa Dibayangkan

Gaxa — 1miliarsantri.net : Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Rabu (10/1/2024) lalu menyeru rezim pendudukan Israel agar memberikan akses pengiriman bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan ke Jalur Gaza kepada WHO dan lembaga PBB lainnya. WHO menyebut situasi kemanusiaan di sana “tak bisa terbayangkan”. Sekjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengakui bahwa tim organisasinya harus membatalkan enam misi ke Gaza utara sejak 26 Desember “karena permintaan mereka ditolak dan tidak ada jaminan keamanan perjalanan”. Sementara itu, rencana misi pada Rabu juga dibatalkan. “Pendistribusian bantuan kemanusiaan di Gaza terus menghadapi tantangan yang hampir tidak dapat teratasi,” terang Tedros saat konferensi pers di Jenewa, Sabtu (13/1/2024). Menurut Tedros, pemboman intens, pembatasan mobilitas, krisis bahan bakar dan komunikasi yang terputus membuat WHO dan mitra tidak mungkin menjangkau orang-orang yang membutuhkan bantuan. “Kami memiliki pasokan, tim dan rencana. Yang tidak kami miliki yakni akses. Kami menyeru Israel agar menyetujui permintaan WHO dan mitra lainnya untuk mengirim bantuan kemanusiaan. Hanya 15 rumah sakit di wilayah Palestina yang beroperasi meski hanya sebagian,” lanjutnya. Sementara itu, kurangnya sanitasi dan air bersih, serta kondisi hidup yang terlalu sumpek di jalur pantai mendukung penyebaran penyakit. “Warga mengantre berjam-jam untuk mendapatkan sedikit air, yang mungkin tidak bersih, atau roti, yang kurang bergizi,” pungkasnya. (zul) Baca juga :

Read More

Ini Pengetahuan Paling Utama dalam Islam dan Harus Dimiliki Setiap Muslim Yang Diajarkan Syekh Izzuddin

Surabaya — 1miliarsantri.net : Dalam ajaran Islam, pengetahuan menjadi landasan utama bagi setiap Muslim. Seorang ulama klasik, Syekh Izzuddin bin Abdussalam (w. 660 H), menegaskan, pengetahuan paling mendasar adalah mengenal Allah SWT. Dalam pandangan beliau, pemahaman akan Allah menjadi kunci kebaikan dan benteng melawan segala bentuk penyimpangan. Pengetahuan ini membentuk karakter manusia untuk mengutamakan tujuan utama dan menjauhi yang sekunder, serta menilai dunia dengan bijak melalui lensa nilai dan keabadian akhirat. Dalam karyanya yang berjudul “Syajaratul Ma’arif” terbitan Qaf Media, Syekh Izzuddin menjelaskan, “Dan pengetahuan yang paling utama adalah mengenal Tuhan, karena pengetahuan ini memerintahkan segala kebaikan dan mencegah dari segala penyimpangan.” Setelah itu, kata Syekh Izzuddin, baru mengetahui hukum-hukum Al-Qur’an, lalu mengetahui janji bagi orang taat dan beriman, serta mengetahui ancaman bagi orang kafir dan gemar bermaksiat. Menurut dia, buah mengenal Allah Yang Maha Kasih adalah ahwal (kondisi rohani) yang luhur, perkataan yang bernilai, perbuatan yang diridhai, dan derajat di akhirat. Sedangkan, buah mengetahui hukum-hukum Alquran adalah menjauhi kedurhakaan dan mengikuti yang diridai Tuhan. Buah mengetahui janji dan ancaman adalah mengambil pelajaran dari apa yang menimpa pelaku maksiat dan tergerak untuk berbuat taat dan baik. Buah mengetahui rendah dan sementaranya dunia adalah menghinakan dunia dan tidak condong kepadanya. Buah mengetahui nilai dan keabadian akhirat adalah berorientasi dan bersemangat meraih kebaikan di akhirat. “Buah dipenuhinya hati dengan mengenal Tuhan adalah menampik segala sesuatu selain-Nya, mengasingkan diri dari sesama, dan mengutamakan ridho Khalik dibanding ridha makhluk,” jelas Syekh Izzuddin. Dia mengatakan, sesungguhnya Allah telah memberi watak hambanya untuk mengedepankan suatu tujuan paling utama dibanding yang utama, untuk meraih yang terpenting daripada yang penting, dan juga untuk menolak mudharat yang paling besar dan mudgarat yang lebih kecil. “Maka ia tidak akan mendahulukan yang biasa daripada yang utama kecuali orang gagap dan tak mengerti tingkatan keutamaan atau orang celaka dan lalai terhadap level tertinggi,” kata Syekh Izzuddin. Maka itu, tidak ada yang menyibukkan diri dengan dunia ini kecuali orang yang bodoh terhadap kemuliaan akhirat, dan tidak akan menyibukkan diri dengan akhirat kecuali orang yang bodoh terhadap keagungan Tuhan Maharaja, Mahperkasa. “Jadi, tidak mengetahui yang utama dan yang hina menjadi penyebab seseorang mendahulukan dunia dan akhirat, mendahulukan yang biasa dari yang utama, mendekati hal-hal yang hina dan menjauhi hal-hal yang utama,” tutup Syekh Izzuddin. (yat) Baca juga :

Read More

Gus Kikin Cucu Mbah Hasyim Asy’ari Ditunjuk Menjadi Ketua PWNU Jawa Timur

Surabaya — 1miliarsantri.net : Teka teki siapa pengganti KH Marzuki Mustamar terjawab sudah. KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) Cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari ini ditunjuk sebagai Ketua PWNU Jawa Timur. Gus Kikin, akan menjabat hingga diselenggarakannya Musyawarah Wilayah NU Jawa Timur Maret 2024 mendatang. Penetapan ini setelah PBNU menggelar rapat gabungan Syuriah dan Tanfidziyah. “Alhamdulillah rapat gabungan siang tadi bulat menetapkan Gus Kikin menjadi Pj Ketua PWNU Jatim menggantikan KH Marzuki Mustamar,” kata Sekjen PBNU Gus Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Jumat (12/1/2023). KH Marzuki Mustamar sendiri sebenarnya telah habis masa jabatannya sejak September 2023 yang kemudian mendapatkan SK perpanjangan sementara. Rapat gabungan yang dipimpin langsung Rais Aam KH Miftachul Ahyar juga dihadiri Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf serta jajaran Syuriah dan Tanfidziyah ini bulat menerima pemberhentian KH Marzuki dan pengangkatan Gus Kikin. “Terkait alasan pemberhentian KH Marzuki sekali lagi saya tegaskan ini masalah internal dan telah dianggap memenuhi syarat untuk pemberhentian. Jangan paksa kami membuka alasannya ke publik,” terang Gus Ipul. Pemberhentian KH Marzuki juga merupakan usulan dari Rais Syuriah PWNU Jawa Timur yang ditandatangani langsung oleh KH Anwar Mansyur. Ketua PWNU diberhentikan sebenarnya bukan kali ini saja terjadi. Di Jawa Timur, KH Ali Maschan Moesa juga pernah diberhentikan dari jabatan Ketua PWNU. Namun saat itu KH Ali Maskan menerima dan bahkan hingga saat ini masih aktif di jajaran Syuriah PWNU Jawa Timur. (har) Baca juga :

Read More

Mengapa Mazhab Syafii Dominan di Dunia Islam, Terutama di Wilayah Asia

Surabaya — 1miliarsantri.net : Indonesia dikenal sebagai negara dengan penduduk mayoritas Muslim. Dan sebagian besar umat Islam di Indonesia, ternyata menganut Mazhab Syafii dalam berfikih. Mengapa demikian? Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, KH Ma’ruf Khozin mengungkap alasan mazhab Imam Syafi’i lebih dominan di dunia Islam, termasuk Indonesia. Ungkapan itu disampaikan KH Ma’ruf Khozin usai mendapatkan sebuah pertanyaan dari salah satu mahasantri dalam acara Daurah Aswaja di Pondok Darussalam Kencong, Pare-Kediri, Jawa Timur, Jumat (12/1/2024). Kiai Ma’ruf Khozin menjawab pertanyaan tersebut dengan mengatakan bahwa secara geografis, Mazhab Imam Syafi’i disebarkan ke wilayah Asia khususnya Indonesia. “Dan karena Indonesia jumlah Muslimnya terbesar di dunia, tentu secara rasional menunjukkan bahwa Mazhab Syafi’i memang menjadi satu yang terbesar,” urainya. Kiai Ma’ruf Khozin menyampaikan, terlepas dari penyebaran Mazhab Imam Syafi’i ke Asia dan Indonesia, yang menyebabkan mazhab tersebut lebih dominan dibanding mazhab lainnya di dunia Islam juga telah diprediksi oleh sebuah riwayat. Kiai Ma’ruf Khozin menambahkan, riwayat tersebut menyampaikan bahwa salah satu suku Quraisy keilmuannya akan memenuhi isi dunia. “Menurut Imam Ahmad sosok tersebut tidak lain adalah Imam Syafi’i,” ungkapnya. Hal ini berdasarkan dalam suatu riwayat Siyar A’lam Al-Nubala’, 10/271, sebagaimana berikut: ﻗﺎﻝ ﺃﺣﻤﺪ ﺑﻦ ﺣﻨﺒﻞ: ﺇﺫا ﺳﺌﻠﺖ ﻋﻦ ﻣﺴﺄﻟﺔ ﻻ ﺃﻋﺮﻑ ﻓﻴﻬﺎ ﺧﺒﺮا ﻗﻠﺖ ﻓﻴﻬﺎ ﺑﻘﻮﻝ اﻟﺸﺎﻓﻌﻲ؛ ﻷﻧﻪ ﺇﻣﺎﻡ ﻗﺮﺷﻲ ﻭﻗﺪ ﺭﻭﻯ ﻋﻦ اﻟﻨﺒﻲ: -ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ- ﺃﻧﻪ ﻗﺎﻝ: “ﻋﺎﻟﻢ ﻗﺮﻳﺶ ﻳﻤﻸ اﻷﺭﺽ ﻋﻠﻤﺎ”. Ahmad bin Hambal berkata “Jika saya ditanya tentang suatu masalah yang tidak saya ketahui tentang hadisnya, maka saya fatwakan dengan fatwa Syafi’i. Sebab beliau adalah seorang Imam dari suku Quraisy. Dan sungguh telah diriwayatkan dari Nabi shallallahu alaihi wasallam “Akan ada satu orang alim dari suku Quraisy yang memenuhi bumi ini dengan ilmunya.” (yat) Baca juga :

Read More

Peringatan Harlah ke-101 NU Akan di Gelar Akhir Januari di Yogyakarta

Jakarta — 1miliarsantri.net : Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-101 NU pada akhir Januari 2024 di Yogyakarta. Keputusan tersebut berdasarkan Rapat Harian Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU di kantor PBNU lantai 8, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Rabu (10/1/2024) lalu. Wakil Ketua Umum PBNU H Amin Said Husni mengatakan, peringatan Harlah ke-101 NU bertepatan dengan tanggal 16 Rajab 1445 H atau 28 Januari 2024. “Kita akan memperingati harlah ke-101 menurut kalender hijriah atau ke-98 menurut masehi yang kebetulan antara kalender masehi dan hijriahnya itu berdekatan. Tanggal 16 rajab, tanggal lahir NU menurut kalender hijriah itu tanggal 28 Januari, sedangkan peringatan harlah menurut kalender masehi itu kan 31 Januari,” terang Amin Said kepada media. Amin Said menyampaikan, tema Harlah Ke-101 NU adalah Memacu Kinerja, Mengawal Kemenangan Indonesia. “Filosofi tema ini adalah bahwa momentum peringatan harlah ke-101 ini harus dimanfaatkan untuk memacu kinerja jam’iyah (keorganisasian),” tuturnya. Ia menjabarkan, rangkaian kegiatan harlah akan dipusatkan di Yogyakarta, dimulai sejak Senin, 29 Januari 2024 dengan Halaqah Nasional tentang Strategi Peradaban Nahdlatul Ulama, di Pondok Pesantren Krapyak KH Ali Maksum. Kegiatan selanjutnya adalah Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama yang akan berlangsung di lokasi yang sama pada Selasa, 30 Januari 2024. “Dua kegiatan ini akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Krapyak. Jadi, Halaqah dan Konbes itu tempat pelaksanaannya di Pondok Pesantren Krapyak di Yogyakarta,” tambahnya. Amin Said yang juga Ketua Steering Committee Harlah ke-101 NU itu menyampaikan, partisipan dalam Halaqah Nasional dan Konbes NU melibatkan seluruh utusan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) se-Indonesia, baik jajaran syuriyah maupun tanfidziyah, serta dihadiri oleh undangan dari ulama dan tokoh masyarakat dengan total peserta diperkirakan mencapai 500 orang. Ia menuturkan bahwa jajaran panitia saat ini tengah mempersiapkan segala sesuatu, termasuk rancangan peraturan-peraturan perkumpulan (Perkum) yang akan dibahas dalam Konbes. Adapun rancangan Perkum mencakup bahstul masail, sistem pendidikan Nahdlatul Ulama, serta penyelenggaraan rumah sakit dan klinik Nahdlatul Ulama. Pada kesempatan tersebut, lanjut Amin Said, juga akan dibahas penyempurnaan atau revisi beberapa Perkum yang sudah ada agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan terkini Perkumpulan Nahdlatul Ulama. “Tim ini akan mempersiapkan segala sesuatunya antara lain rancangan mengenai peraturan-peraturan perkumpulan atau Perkum yang akan dibahas di Konbes nanti,” ujarnya. Dia menyebut, puncak Harlah ke-101 NU akan diselenggarakan pada 31 Januari 2024 di Kampus Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta. Ia menambahkan, acara tersebut juga akan menjadi momentum peresmian gedung baru UNU Yogyakarta. “Puncak peringatan harlah tahun 2024 ini dilaksanakan di kampus Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta, peresmian gedung kampus UNU Yogyakarta oleh Presiden Jokowi, sekaligus peletakan batu pertama kampus baru UNU Yogyakarta yang merupakan kembaran dari kampus yang sudah ada dan merupakan bantuan dari Yang Mulia Muhammad Bin Zayed (MBZ) dari UEA,” jelas Amin Said. (rid) Baca juga :

Read More

Pemerintah Indonesia Hadirkan Produk Ekonomi Kreatif Dalam Perhelatan Hajj and Umrah Services Conference and Exhibition 2024

Jeddah — 1miliarsantri.net : Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengadakan kerja sama dengan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi guna menghadirkan produk-produk ekonomi kreatif lokal di salah satu pameran haji dan umrah terbesar di dunia, Hajj and Umrah Services Conference and Exhibition 2024. Sandiaga saat hadir di acara pameran, Selasa (9/1/2024) mengatakan, pameran yang berlangsung selama tiga hari pada 9 hingga 11 Januari 2024 di King Abdul Aziz International Airport, Jeddah, Arab Saudi, itu diikuti 19 pelaku ekraf tanah air yang diharapkan dapat mendorong kebangkitan ekonomi dan terbukanya peluang usaha. “Kami secara resmi diundang oleh Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Saudi Arabia untuk turut berpartisipasi aktif dalam pertukaran informasi produk parekraf dalam penyelenggaraan event ini bersama dengan 19 pelaku usaha sektor ekonomi kreatif karya anak bangsa,” terang Sandiaga Umo kepada 1miliarsantri.net, Kamis (11/1/2024). Partisipasi aktif pelaku ekraf tanah air dalam pameran diharapkan mampu menciptakan ekosistem usaha parekraf, khususnya wisata ramah Muslim. Mengingat, Hajj and Umrah Services Conference and Exhibition 2023 dikunjungi oleh 105.000 pengunjung, 83 menteri dan delegasi petinggi kenegaraan. Selain itu, acara juga diramaikan oleh 360 partisipan dan mencapai 200 lebih nota kesepakatan. “Yang pasti akan berkontribusi bagi pengembangan ekosistem wisata ramah Muslim di Indonesia,” imbuhnya. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menjadi etalase bagi parekraf Nusantara. Terlebih potensi wisata ramah Muslim sangat besar bahkan nilai investasinya mencapai 3-4 miliar dolar AS atau mencapai Rp45 triliun-Rp60 triliun. “Kami berkomitmen memfasilitasi industri parekraf Indonesia dan berharap momen ini dapat menjadi sarana efektif untuk memasarkan produk, menjalin kerja sama antar negara, dan menggali ekosistem usaha parekraf ramah Muslim seperti apa yang dapat meningkatkan neraca dagang Indonesia,” pungkas Menparekraf. (dul) Baca juga :

Read More