Alquran Cantumkan Kisah Tenggelam nya Firaun dan Bala Tentaranya

Jakarta — 1miliarsantri.net : Memang, orang mengetahui bahwa Firaun tenggelam di Laut Merah ketika mengejar Nabi Musa alaihissalam dan kaumnya. Tetapi menyangkut keselamatan badannya dan menjadi pelajaran bagi generasi sesudahnya merupakan satu hal yang tidak diketahui siapapun pada masa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, bahkan tidak disinggung oleh Perjanjian Lama dan Baru. Pakar Ilmu Tafsir Prof Quraish Shihab dalam buku Mukjizat Alquran mengatakan kisah Firaun di dalam Alquran banyak ditemukan. Salah satunya adalah kabar mengenai kematian Firaun yang tenggelam. Dalam Alquran ditemukan sekitar 30 kali Allah SWT menguraikan kisah Nabi Musa dan Firaun. Yang mana itu adalah suatu kisah yang tidak dikenal pada masa itu kecuali melalui kitab Perjanjian Lama. Tetapi satu hal yang menakjubkan adalah bahwa Nabi Muhammad SAW, melalui Alquran, telah mengungkap suatu perincian yang sama sekali tidak diungkap oleh satu kitab pun sebelumnya. Bahkan tidak diketahui kecuali yang hidup pada masa terjadinya peristiwa tersebut, yakni pada abad ke-12 SM atau sekitar 3.200 tahun yang lalu. Allah SWT berfirman dalam Alquran Surat Yusuf ayat 90-92: وَجَاوَزْنَا بِبَنِي إِسْرَائِيلَ الْبَحْرَ فَأَتْبَعَهُمْ فِرْعَوْنُ وَجُنُودُهُ بَغْيًا وَعَدْوًا ۖ حَتَّىٰ إِذَا أَدْرَكَهُ الْغَرَقُ قَالَ آمَنْتُ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا الَّذِي آمَنَتْ بِهِ بَنُو إِسْرَائِيلَ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ آلْآنَ وَقَدْ عَصَيْتَ قَبْلُ وَكُنْتَ مِنَ الْمُفْسِدِينَ نُنَجِّيكَ بِبَدَنِكَ لِتَكُونَ لِمَنْ خَلْفَكَ آيَةً ۚ وَإِنَّ كَثِيرًا مِنَ النَّاسِ عَنْ آيَاتِنَا لَغَافِلُونَ Yang artinya, “Dan Kami memungkinkan Bani Israil melintasi laut. Mereka pun diikuti oleh Firaun dan tentaranya, karena mereka hendak menganiaya dan menindas (Bani Israil). Ketika Firaun telah hampir tenggelam berkatalah dia, ‘Saya percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang disembah oleh Bani Israil dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada-Nya)’. (Allah menyambut ucapan Firaun ini dengan berfirman), ‘Apakah sekarang baru kamu percaya) padahal sesungguhnya kamu telah durhakasejak dahuu dan kamu termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan. Hari ini Kami selamatkan badanmu, supaya kamu menjadi pelajaran bagi (generasi) yang datangsesudahmu dan esungguhnya kebanyakan manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami.” Prof Quraish mengatakan, yang perlu digarisbawahi dalam konteks ayat tersebut adalah firman-Nya yang berbunyi, “Hari ini Kami selamatkan badanmu, agar engkau menjadi pelajaran bagi generasi yang datang sesudahmu.” Seorang pakar sejarah Mesir Kuno, Maspero, menjelaskan dalam “Petunjuk bagi pengunjung Museum Mesir” setelah mempelajari dokumen-dokumen yang ditemukan di Alexandria Mesir bahwa penguasa Mesir yang tenggelam itu bernama Maneptah (Memptah). Yang mana kemudian oleh sejarawan Driaton dan Vandel—melalui dokumen-dokumen lain—membuktikan bahwa penguasa Mesir itu memerintah antara 1224 SM hingga 1214 SM atau 1204 (menurut pendapat lain). Sekali lagi pada masa turunnya Alquran pada 15 abad yang lalu, kata Prof Quraish, tidak seorang pun yang mengetahui di mana sebenarnya penguasa yang tenggelam itu berada dan bagaimana pula kesudahan yang dialaminya. Namun pada 1896, kepurbakalaan Loret, menemukan jenazah tokoh tersebut dalam bentuk mumi di Wadi Al-Muluk (lembah para raja) yang berada di daerah Thaba, Luxor, di seberang Sungai Nil, Mesir. Kemudian pada 8 Juli 1907, Elliot Smith membuka pembalut-pembalut mumi itu dan ternyata badan Firaun tersebut masih dalam keadaan utuh. Prof Quraish mengatakan bahwa ia pernah melihat itu di museum Mesir ketika ia melakukan studi di Kairo. Kepala dan leher mumi terbuka, bagian-bagian badannya masih tertutup dengan kain dan kesemuanya diletakkan dalam satu peti berkaca yang memungkinkan para pengunjung melihatnya dengan jelas. Pada Juni 1975, ahli bedah Prancis bernama Maurice Bucaille mendapat izin untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang mumi tersebut dan menemukan bahwa Firaun meninggal di laut. Ini terbukti dari bekas-bekas garam yang memenuhi sekujur tubuhnya, walaupun sebab kematiannya—menutur pakar tersebut—dilakukan oleh shock. Bucaille pada akhirnya berkesimpulan bahwa: betapa agungnya contohh-contoh yang diberikan oleh ayat-ayat Alquran tentang tubuh Firaun yang sekarang berada di ruang mumi Museum Mesir di Kota Kairo. Penyelidikan dan penemuan modern telah menunjukkan kebenaran Alquran. (yan) Baca juga :

Read More

Beberapa Amalan Yang Sering Dilakukan Rasulullah SAW

Surabaya — 1miliarsantri.net : Umat Islam sedang berbahagia dengan datang nya bulan Ramadhan 2024 yang penuh berkah bagi orang-orang yang berpuasa dengan ikhlas, beriman dan bertakwa. Imam Al Ghazali bernama lengkap Abu Hamid Muhammad bin Muhammad bin Muhammad bin Ahmad al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin menjelaskan enam amalan yang disunahkan saat melaksanakan ibadah puasa Ramadhan. Amalan yang disunahkan pada saat berpuasa di bulan Ramadhan ada enam. Yaitu mengakhirkan waktu sahur, menyegerakan waktu berbuka dengan kurma atau air sebelum mendirikan sholat Maghrib, dan tidak menggosok gigi sesudah zawwal (matahari tergelincir). Kemudian, memperbanyak sedekah, memperbanyak membaca atau mengkaji (tadabbur) Alquran, dan beritikaf di masjid, terutama pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan. Itikaf pada sepuluh malam yang akhir ini menjadi kebiasaan Nabi Muhammad SAW. Jika sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan tiba, Rasulullah SAW selalu lebih giat beribadah kepada Allah SWT di masjid. Rasulullah SAW juga memerintahkan kepada para istri beliau melakukan hal serupa di dalam rumah. Sebab, pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan itu ada suatu malam yang sangat dimuliakan oleh Allah SWT, yaitu malam Lailatul Qadar, malam yang lebih mulia dari seribu bulan. Itikaf memiliki ketentuan-ketentuan yang khusus. Pada saat sedang beri’tikaf, Nabi Muhammad SAW biasanya tidak akan beranjak dari posisi itikaf beliau kecuali ada keperluan-keperluan yang sangat mendesak, seperti buang air besar atau air kecil, memperbarui wudhu, dan yang sejenis lainnya. Wallahu a’lam. Mengenai perintah melaksanakan puasa Ramadhan, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ Yā ayyuhal-lażīna āmanū kutiba ‘alaikumuṣ-ṣiyāmu kamā kutiba ‘alal-lażīna min qablikum la‘allakum tattaqūn(a). Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (QS Al-Baqarah Ayat 183) Tafsir Ringkas Kementerian Agama menerangkan ayat tersebut seperti ini, “Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa untuk mendidik jiwa, mengendalikan syahwat, dan menyadarkan bahwa manusia memiliki kelebihan dibandingkan hewan.” “(Puasa) sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu dari umat para Nabi terdahulu (Nabi sebelum Nabi Muhammad SAW), agar kamu bertakwa dengan melaksanakan perintah dan menjauhi larangan Allah.” (yat) Baca juga :

Read More

Israel Sandera 14 Orang Staf Bulan Sabit Merah Palestina

Gaza — 1miliarsantri.net : Tentara zionis Israel menyandera 14 staf Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) dan hingga saat ini keberadaan mereka masih belum diketahui. Hal tersebut diungkap PRCS dalam cuitan nya media sosial X, Selasa (12/3/2024) lalu. “Israel masih menyandera 14 anggota PRCS, yang keberadaannya masih belum diketahui. Keluarga dan kolega sangat prihatin dengan keselamatan mereka lantaran ada laporan penyiksaan dan perlakuan tidak senonoh berdasarkan kesaksian dari sejumlah rekan yang telah dibebaskan,” tulis PRCS di media sosial X. PRCS meminta komunitas internasional untuk segera campur tangan dan menekan otoritas Israel agar membebaskan tim mereka yang ditahan. Pada 7 Oktober tahun lalu kelompok perlawanan Palestina Hamas meluncurkan serangan roket besar-besaran terhadap Israel dari Gaza sehingga menewaskan 1.200 orang dan menculik sekitar 240 orang lainnya. Israel kemudian melakukan serangan balasan, memerintahkan pengepungan total terhadap Jalur Gaza dan mulai melancarkan serangan darat ke daerah kantong Palestina tersebut dengan tujuan melenyapkan para petempur Hamas dan menyelamatkan para sandera. Hingga kini sedikitnya 31.100 orang di Jalur Gaza tewas terbunuh, menurut pemerintah setempat. Pada 24 November, Qatar menjadi mediator antara Israel dan Hamas dalam mencapai kesepakatan mengenai gencatan senjata sementara dan pertukaran tahanan dan sandera, juga pengiriman bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza. Gencatan senjata kemudian diperpanjang beberapa kali sampai berakhir pada 1 Desember dan lebih dari 100 sandera diyakini masih ditahan oleh Hamas di Gaza. (zul/AP) Baca juga :

Read More

Menag Bersyukur Indonesia Menjadi Negara Pertama Kontrak Pelayanan Haji 2024

Jakarta — 1miliarsantri.net : Indonesia menjadi negara pertama yang melakukan kontrak dengan pemerintah Arab Saudi terkait pelayanan penyelenggaraan untuk Jamaah Haji Indonesia. Negara ini akan mendapatkan beberapa keuntungan di antaranya mendapatkan tempat terbaik di Mina. “Saya senang sekali, persiapan haji 2024 ini berjalan lancar. Kami menyelesaikan kontrak pertama dibandingkan negara lain, dan kami diberikan tempat terbaik di Mina saat bertemu Menteri Haji di Arab Saudi,” terang Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kepada 1miliarsantri.net di Jakarta, Rabu (13/3/2024). Hal ini sesuai dengan penjelasan Direktur Pengelolaan Dana Haji dan Sistem Informasi Haji dan Umrah Ramadhan Harisman sebelumnya yang mengungkapkan bahwa pada musim haji 1445 H/2024 M, tidak ada tenda jamaah haji Indonesia yang berlokasi di Mina Jadid. Seluruhnya berada di lokasi Mina seiring pemerintah sudah memesan tempat melalui e-hajj untuk lokasi mabit jamaah haji Indonesia selama di Mina. Tenda jamaah haji di Mina kini juga dilengkapi dengan tempat penyimpanan air cadangan. Ini disiapkan pihak Saudi untuk mengantisipasi jika ada keterlambatan pasokan air saat puncak haji. Untuk lebih memaksimalkan pelayanan haji, dalam kunjungan tersebut juga dibahas persiapan Haji 1445 H/ 2024 M dan masalah Visa Mujamalah. Ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian, salah satunya adalah pelayanan visa haji yang dibatasi hanya sampai 20 Syawal 1445 H. Menurutnya, jamaah Indonesia biasanya selalu berubah di menit akhir, sedangkan pemerintah ingin memaksimalkan kuota yang telah diberikan pihak Arab Saudi. “Tambahan kuota haji yang diberikan ke presiden dari pangeran harus terserap maksimal,” ujarnya dikutip dari laman Kemenag. Selain itu, Menag juga mengungkapkan perhatiannya terkait penerbitan Visa Mujamalah. Karena menurutnya, pemerintah tetap perlu memonitor para jamaah haji yang menggunakan visa mujamalah sehingga tetap bisa menjamin kenyamanan, keamanan hingga keselamatan jamaah. Menag menambahkan, karena di UU Kemenag sendiri menggunakan visa apa pun harus melalui pemerintah. Kalau di luar pemerintah harus dari travel. Dia berharap ada pengaturan di haji yang akan datang ini bagi jamaah yang menggunakan Mujamalah agar tidak berangkat sendiri-sendiri sehingga keamanan dan keselamatan terjamin dari pemerintah. “Saya harap jamaah tetap menggunakan travel selama perjalanan, sehingga semua bisa dipantau dan dilayani dengan baik, serta menghindari agar di sana tidak terbengkalai,” lanjutnya. Sementara itu Dubes Arab untuk Indonesia Faisal merasa senang dengan persiapan haji yang dilakukan Indonesia. Apalagi, jamaah Indonesia juga mendapat tempat terbaik di Mina. Ia juga berharap kuota yang diberikan Pangeran kepada Presiden Jokowi bisa mengurangi antrean keberangkatan haji. Karena itu, Ia pun mengusulkan untuk membuat tim khusus yang terdiri dari pemerintah Arab dan Pemerintah Indonesia untuk menyelesaikan masalah-masalah serta mencari solusi cepat terkait penyelenggaraan haji 2024. “Saya mengusulkan dibuat tim dari kami dan Kemenag. Kami mengharap bisa menyelesaikan hal-hal seperti itu. Saya kira Kemenag sudah berpengalaman. Sekecil apapun bisa diselesaikan agar efektif dan harus bekerja lebih intensif,” ungkap Faisal. Sementara terkait visa Mujamalah, Faisal pun setuju dengan Menag. Ia memastikan bahwa jamaah yang ingin mendapatkan visa Mujamalah harus juga membeli paket perjalanan. “Membeli dulu paket pejalanannya baru mendapat visanya. Ini menghindari hal-hal yang tidak diinginkan juga,” tegasnya. (rid) Baca juga :

Read More

Awal Ramadhan Nasib Ribuan Tahanan Palestina, Dibuat Kelaparan dan Dilarang Ibadah

Gaza — 1miliarsantri.net : Salah satu organisasi Palestina menyebut awal Ramadhan ini, Israel membuat lebih dari 9.100 tahanan Palestina kelaparan di penjara mereka. Otoritas penjara Israel terus membuat lebih dari 9.100 tahanan kelaparan, termasuk wanita, anak-anak dan orang sakit. “Israel juga membatasi kebebasan mereka untuk menjalankan ritual keagamaan mereka,” ungkap salah satu organisasi LSM Palestina. Ketegangan yang terus meningkat di Tepi Barat yang diduduki di tengah serangan mematikan Israel di Jalur Gaza menyusul serangan Hamas pada Oktober 2023. Menurut data Palestina, lebih dari 420 orang tewas, 4.600 orang terluka dan lebih dari 7.530 lainnya ditahan. “Kelaparan adalah kebijakan paling berbahaya yang dilakukan pendudukan Israel sejak 7 Oktober 2023, selain penyiksaan dan pelecehan,” ungkap Masyarakat Tahanan Palestina. Israel juga telah memberlakukan blokade yang melumpuhkan di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023, menyebabkan penduduknya, khususnya penduduk Gaza utara, berada di ambang kelaparan. Menurut otoritas kesehatan setempat, lebih dari 31.100 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, tewas dalam perang Israel di Gaza, dan lebih dari 72.700 lainnya terluka akibat kehancuran massal dan kekurangan kebutuhan pokok. Serangan gencar Israel telah mendorong 85 persen penduduk Gaza ke dalam pengungsian di tengah blokade yang melumpuhkan sebagian besar makanan, air bersih dan obat-obatan, sementara 60 persen infrastruktur di wilayah kantong tersebut telah rusak atau hancur, menurut PBB. (zul/AP) Baca juga :

Read More

Masjid Pusdai Jabar Gelar Kegiatan untuk Disabilitas Hingga Pasar Amal Jariyah

Bandung — 1miliarsantri.net : Masjid Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jawa Barat menggelar sejumlah kegiatan selama bulan puasa Ramadhan 1445 Hijriah. Selain kegiatan rutin, terdapat kegiatan yang diadakan di bulan Ramadhan seperti pesantren kilat bagi penyandang disabilitas hingga Pasar Amal Jariyah. Menurut Ketua DKM Masjid Pusdai Jabar Anang Hambali, kegiatan rutin yang diselenggarakan selama bulan puasa Ramadhan yaitu sholat tarawih, kuliah subuh, kultum setelah shalat zuhur. Kajian Al-quran serta pendalaman makna Al-quran serta kuliah Dhuha. “Silahkan datang ke Pusdai sama-sama mengikuti kegiatan, sesungguhnya kegiatan-kegiatan edukasi pendidikan,” terang Anang kepada 1miliarsantri.net, Rabu (13/3/2024). Dia menambahkan, selain kegiatan tersebut, kegiatan lain yang digelar yaitu itikaf dari tanggal 20 Ramadhan hingga tanggal 29 Ramadhan. Terdapat beberapa tambahan kegiatan lainnya seperti kegiatan Pasar Amal Jariyah, ngabuburit anak ceria, bazzar, lomba dakwah untuk tingkat SMP dan SMA tanggal 21 hingga 27 Maret. Selain itu, pesantren Ramadhan tanggal 25 hingga 27 Maret, pesantren kilat untuk penyandang disabilitas sejak tanggal 22 Maret hingga 4 April. Selain itu, diklat manajemen pengelolaan masjid, kajian hukum waris dan kegiatan pemulasaraan jenazah. “Masyarakat dapat ikut kegiatan tersebut. Kami juga menyiapkan takjil tiap hari sebanyak 1.000 bungkus. Takjil disiapkan sejak tanggal 1 Ramadhan hingga 30 Ramadhan. Kegiatan Pusdai ramai semua, kegiatan mulai dari pagi sampai pagi lagi,” lanjutnya. Ia mengajak masyarakat sekitar di Masjid Pusdai dan dimana pun untuk mengikuti kegiatan Pusdai. Pihaknya juga menerima titipan zakat, infak dan sedekah di Baitul Mal yang didistribusikan kepada mereka yang kurang mampu serta pengajar anak-anak. (den) Baca juga :

Read More

Hikmah Berpuasa Adalah Melawan Keangkuhan Diri

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Puasa Ramadhan datang kembali. Marhaban ya Ramadhan! Setiap muslim, betapapun kadang atau sering berbeda awal memulai puasa atau shaum Ramadhan, jangan lupa tujuan berpuasa yakni menjadi insan yang semakin bertaqwa. Tidak perlu bertengkar karena perbedaan. Lebih-lebih yang berpotensi menghilangkan makna, hakikat, dan fungsi utama berpuasa. Sungguh merugi, bila berpuasa diwarnai perselisihan yang dapat merusak puasa itu sendiri. Bukankah setiap muslim diajari tasamuh atau toleransi dalam perbedaan. Bila berbeda keyakinan beragama saja mampu bertoleran, kenapa dalam perbedaan praktik beribadah sesama Muslim mesti berselisih yang mengarah konflik. Jika muslim sedang berpuasa diajak bertengkar, bukankah Nabi mengajarkan agar menahan diri, “inni sha’imun”. Aku sedang berpuasa! Bukankah perbedaan itu hikmah. Tapi ada tantangan bagi umat Islam sedunia. Bagaimana ke depan mencari ijtihad solutif bagi seluruh Dunia Muslim untuk memberi kepastian tentang disepakatinya kalender Hijriyah Islam global tunggal. Malu rasanya di era abad ilmu pengetahuan dan hadirnya kalender Masehi yang telah lama jadi rujukan pasti, kaum muslim sejagad masih berkutat pada ketidakpastian dalam penentuan kehadiran bulan baru. Sungguh umat Islam masih belum beranjak maju ke tingkat peradaban tinggi berbasis ilmu pengetahuan yang memberi kepastian optimum. Seraya meninggalkan ketidakpastian dalam menentukan awal Ramadhan, Idul Futri, dan Idul Adha! Kembali ke puasa Ramadhan. Setiap tahun dia hadir bersama kaum muslimun. Adakah puasa rutin pertahun itu telah menjadikan insan muslim makin bertaqwa sebagaimana tujuan berpuasa “la’alakum tattaqun” (QS Al-Baqarah: 183). Orang bertaqwa memiliki seluruh sifat kebaikan dan keutamaan, yang mengantarkan dirinya menjadi insan paling mulia di sisi Tuhan (QS Al-Hujarat: 13). Puasa akan menjadi mikraj ruhani tertinggi menuju taqwa bilamana puasanya menurut Imam Al-Ghazali mencapai tingkatan khawas al-khawas, yakni puas khusus bagi orang yang khusus. Itulah puasa tingkat istimewa! Puasa istimewa mampu menaklukkan hawa nafsu dan segala keangkuhan diri yang merasa serba digdaya untuk tetap menjadi insan biasa. Insan bertaqwa itu tawadhu atau rendah hati, tidak menjadi manusia yang angkuh diri, sebagaimana salah satu ciri hamba kekasih Tuhan (ibadurrahman), yaitu: “Adapun hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan “salam” (QS Furqan: 63). Tuhan melarang manusia angkuh diri atau sombong. Allah berfirman, yang artinya “Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. ” (QS Luqman : 18). Sombong itu perangi iblis, sebagaimana digambarkan Tuhan, yang artinya, “Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali Iblis, ia enggan dan takabur maka ia termasuk golongan orang-orang yang kafir.” (QS Al-Baqarah : 34). Manusia sombong sabda Nabi, cirinya dua yakni merasa diri paling benar dan suka merendahkan orang lain (HR Muslim). Dalam beragama, bermasyarakat, berbangsa, dan relasi kemanusiaan semesta mereka yang sombong merasa paling digdaya, paling benar, dan paling baik melebihi yang lain. Pihak atau orang lain dianggapnya lemah, buruk, salah, sesat, dan sederet sifat negatif lainnya. Dalam beragama pun merasa “semuci”, paling benar dan suci sendiri. Padahal Tuhan mengingatkan, yang artinya “Maka, janganlah menganggap diri kalian suci, Dialah (Allah) yang paling mengetahui siapa yang paling bertakwa di antara kamu” (QS Al-Najm: 32). Mereka yang angkuh atau sombong diri, sering dengan mudah menegasikan orang lain. Dirinyalah pejuang kebenaran sejati. Orang lain termasuk sesama seiman dianggap pengecut, lembek, dan pengkhianat hanya karena berbeda pandangan dan cara dalam perjuangan kehidupan yang tidak sejalan dengan dirinya. Pihak lain di luar dirinya diposisikan menjual-belikan kebenaran, bahkan kompromi dan membenarkan kemunkaran, karena tidak berkesesuaian dengan pandangannya. Dalil Al-Quran dan Hadis Nabi pun dengan mudah dipakai menstigma pihak lain. Tahta, harta, dan kedigdayaan dunia sering menjadikan manusia angkuh diri atau sombong. Orang berilmu pun bisa terjangkiti kesombongan. Dirinya merasa paling benar dan paling tinggi ilmunya, yang lain dianggap bodoh dan rendah. Orang berilmu kadang mudah mengeritik pihak lain dengan keangkuhan keilmuannya. Mereka yang berbeda pandangan dengan dirinya dianggap keliru, salah, dan nirkebenaran. Karena angkuh diri, ketika dikritik akan muncul pertahanan diri (self-defense mechasnism) yang tinggi, padahal dirinya terbiasa mengeritik orang lain. Manusia yang angkuh diri sejatinya bertuhankan berhala dirinya yang merasa paling digdaya segala hal. Mereka yang angkuh diri, karena kesombongannya yang membatu maka hatinya dikunci Tuhan, “…….demikianlah Allah mengunci mati hati orang yang sombong dan sewenang-wenang.” (QS Al-Mukmin : 35). Nasib yang angkuh diri, menurut sabda Nabi ”Para penghuni neraka adalah orang-orang yang keras kepala, kasar lagi sombong.” (HR Bukhari dan Muslim). Naudzubillahi min dzakika! Semoga kita kaum beriman dijauhkan dari petaka akibat congkak diri yang membawa prahara. Puasa itu menaklukkan diri yang bermahkotakan hawa nafsu serba digdaya, yang oleh Jalaluddin Rumi disebut “ibu dari semua berhala”. Menahan makan, minum, dan pemenuhan nafsu biologis adalah penanda menaklukkan segala kuasa diri yang bersifat serbainderawi dan serbadunia. Puasa dapat membebaskan diri dari segala sangkar besi kedigdayaan. Maka, jadikan puasa sebagai ruang refleksi tertinggi yang menembus jantung mata hati terdalam. Agar terbentuk karakter insan bertaqwa yang autentik nan rendah hati. Dirinya hanya hamba biasa di bawah Kuasa Tuhan Yang Maha Segala. Semoga dengan berpuasa menjadikan diri setiap insan Muslim siapapun dia, makin rendah hati dan tidak terjangkiti virus angkuh diri! Haedar NashirKetua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Baca juga :

Read More

Kemenag Terbitkan Surat Edaran Pembelajaran dan Libur Siswa Madrasah Selama Ramadhan

Jakarta — 1miliarsantri.net : Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah pada Kementerian Agama (Kemenag) RI menerbitkan edaran terkait pembelajaran siswa selama Ramadhan. Edaran ini ditujukan kepada para Kepala Kanwil Kemenag Provinsi se Indonesia untuk disampaikan kepada seluruh Kepala Madrasah, baik Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), maupun Madrasah Aliyah (MA). “Pembelajaran diliburkan pada hari pertama puasa Ramadhan. Ini tentunya mengikuti ketetapan pemerintah berdasarkan hasil Sidang Isbat awal Ramadhan 1445 H. Pembelajaran akan dimulai pada hari kedua Ramadhan,” terang Direktur KSKK Madrasah, M Sidik Siadiyanto. Kepada sivitas akademika madrasah, Sidik berpesan untuk menjadikan Ramadan 1445 H /2024 M sebagai momentum bagi pengembangan dan penguatan akhlak peserta didik. Ramadan harus memberi makna yang membekas bagi semuanya. “Ramadan bukan justru menjadi lemes, tidak bergairah dalam menuntut ilmu. Ramadan justru harus “membakar” semangat dan motivasi serta berlomba untuk mencapai tujuan utama yakni insan yang bertaqwa,” pesannya. Berikut edaran pembelajaran madrasah selama Ramadan 1445 H: (rid) Baca juga :

Read More

Aktivis dan Mantan Pastor itu Mengucapkan Syahadat Dibimbing Ulama AS Onar Suleiman

New York — 1miliarsantri.net : Aktivis hak asasi manusia ternama asal Amerika Serikat (AS) Shaun Jeffrey King akhirnya memeluk Islam menjelang Ramadhan kali ini. Ia mengucapkan syahadat bersama istrinya Rai King. Aksi itu pertama kali ditampilkan dalam siaran langsung yang dibagikan oleh Profesor Khaled Beydoun yang berbasis di AS di Instagram pada Senin (11/3/2024). Dalam video yang kemudian beredar luas di dunia maya, Shaun King dan Rai King dibimbing mengucapkan dua kalimat syahadat oleh imam kenamaan AS Omar Suleiman. Belum ada penjelasan resmi atas alasan pasangan King memeluk Islam. Kendati demikian, dalam pembacaan syahadat tersebut King mengenakan keffiyeh khas Palestina. Sedangkan Omar Suleiman juga merupakan imam keturunan Palestina. Shaun King (44 tahun) tenar setelah memimpin sejumlah gerakan melawan kebrutalan polisi di AS selepas kuliah dan saat menjabat sebagai pastor. Ia juga ikut dalam gerakan Black Lives Matter yang kemudian mendunia. Akibat aktivismenya, Shaun King kerap jadi sasaran media-media konservatif di Amerika. Belakangan, ia kencang mengkritisi Israel melalui akun media sosialnya. Akun Instagram-nya sempat diblokir pada Senin (25/12/2023). King yang memiliki enam juta pengikut di situs milik Meta, memposting pesan video melalui akun Instagram temannya yang mengumumkan bahwa dia dinonaktifkan oleh platform media sosial tersebut. Ia mengutuk apa yang disebutnya sebagai genosida dan kejahatan-kejahatan perang yang dilakukan oleh Israel dalam kampanye militernya di Jalur Gaza. “Frustrasi karena Instagram telah melarang saya untuk berperang demi Palestina, dan membela hak asasi manusia dan martabat rakyat Palestina, namun saya menolak untuk mengkhianati nilai-nilai dan prinsip-prinsip saya dengan tetap diam mengenai genosida dan kejahatan perang di Gaza dan Tepi Barat,” King menulis pada dini hari itu Aktivis Amerika tersebut berulang kali mengecam Israel karena menginvasi Jalur Gaza dan membagikan video Hamas bahwa para sandera diperlakukan dengan baik. “Akun tersebut dinonaktifkan karena beberapa kali pujian terhadap entitas yang ditunjuk yang melanggar kebijakan kami,” kata juru bicara Meta kepada The New York Post pada Senin (25/12/2023). (mel) Baca juga :

Read More

MUI dan Baznas Hadirkan 11 Syaikh Palestina Dalam Safari Ramadhan

Jakarta — 1miliarsantri.net : Majelis Ulama Indonesia (MUI) bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menggelar penggalangan dana untuk membantu Palestina melalui Safari Ramadhan. Kegiatan ini akan melibatkan 11 Syekh asal Palestina yang digelar di sembilan provinsi di Indonesia. Kegiatan bertema “Membasuh Luka Palestina: Ramadan with Palestine” itu dipimpin Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Prof Sudarnoto Abdul Hakim dan Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah KH M Cholil Nafis, PhD. Menurut Prof Sudarnoto, penggalangan dana difokuskan pada 60 masjid di tiap provinsi. Sebelum berangkat ke provinsi masing-masing, syekh-syekh asal Palestina akan menghadiri seremoni penyambutan di Kantor MUI Pusat Jl Proklamasi, Jakarta, Selasa (12/3/2024). Adapun syekh Palestina yang hadir adalah: Diharapkan kegiatan ini dapat menggalang dana untuk membantu masyarakat Palestina yang sampai saat ini masih menderita akibat serangan Israel. (rid) Baca juga :

Read More