Dibutuhkan Waktu Panjang dan Biaya Besar Untuk Membangun Kembali Gaza

Gaza — 1miliarsantri.net : Untuk membangun Gaza kembali pasca perang Israel dengan Hamas, selain membutuhkan waktu jangka panjang dalam kurun waktu sekitar 20 tahun, menurut PBB dibutuhkan juga biaya mencapai 50 Miliar dollar atau setara dengan 800 Triliun rupiah menurut kurs sekarang. “Harga pembangunan kembali meningkat secara eksponensial akibat pertempuran yang terjadi setiap hari, biaya tersebut untuk menyediakan tempat penampungan sementara dan layanan dasar lainnya setelah perang berakhir setidaknya berjumlah 2 Miliar dollar,” terang Abdullah Al Dardari, Direktur Negara – negara Arab di Program Pembangunan PBB kepada media, Senin (06/05/2024). Pernyataan Al Dadari tersebut menyusul dengan terbitnya laporan Program Pembangunan yang memperingatkan bahwa Gaza dapat berakhir dengan kehilangan generasi, mengingat perkiraan penggantian fasilitas layanan kemanusiaan yang telah banyak yang hancur seperti sekolah, rumah sakit, dan fasilitas penunjang lainnya. Bahkan, membutuhkan puluhan tahun untuk mengembalikan kondisi seperti sebelum perang dimulai. Jutaan warga sipil telah mengungsi akibat perang yang dimulai setelah kelompok militan Hamas saling menyerang dengan Israel pada 7 Oktober. Lebih dari 34.000 warga Palestina telah terbunuh dalam kampanye militter yang dilakukan oleh Israel untuk menghancurkan Hamas yang telah menghancurkan Jalur Gaza, menurut kementerian kesehatan yang dikelola Hamas. Telah banyak korban sipil yang berjatuhan akibat serangan yang diluncurkan oleh Israel di antaranya anak – anak, perempuan, serta lansia. Selain itu, infrastruktur yang hancur akibat roket – roket misil yang diluncurkan sehingga banyak warga sipil yang menempati tempat tersebut kehilangan tempat tinggalnya. Berbagai upaya untuk mencapai kedamaian antara Israel-Hamas dan negara – negara Timur Tengah ikut membantu untuk memediatori kedua belah pihak yang sedang berkonflik tersebut. Terdapat tawaran – tawaran negosiasi seperti melaksanakan gencatan senjata hingga membebaskan para sandera yang ditahan oleh masing – masing pihak. (zul) Baca juga :

Read More

Layanan Fast Track Akan Mempermudah Perjalanan Ibadah Haji 2024

Surabaya — 1miliarsantri.net : Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Saiful Mujab, mengumumkan rencana penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M, di mana Indonesia akan mengirimkan sebanyak 241.000 jamaah yang terbagi dalam 554 kloter. Dari jumlah tersebut, 294 kloter akan diterbangkan menggunakan Garuda Indonesia, sementara 260 kloter menggunakan Saudia Airlines. Pernyataan tersebut disampaikan Saiful Mujab saat menghadiri pelantikan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Embarkasi Surabaya. Ia menyatakan bahwa Embarkasi Surabaya akan menjadi tuan rumah bagi 106 kelompok terbang, yang merupakan jumlah terbanyak dari total kloter tahun ini. Pentingnya penjadwalan slot diharapkan tidak menimbulkan masalah dalam penyelenggaraan haji melalui embarkasi Surabaya. Saiful juga mengungkapkan bahwa tahun ini, embarkasi Surabaya akan menggunakan layanan fast track untuk pertama kalinya. Layanan ini, menurutnya, merupakan bentuk penghargaan dari Pemerintah Arab Saudi kepada Indonesia. Saudi telah menyediakan tiga layanan fast track di Bandara Juanda Surabaya, Adi Soemarmo Solo, dan Soekarno-Hatta Tangerang, Banten. “Hanya Indonesia yang memiliki tiga layanan fast track di dunia dalam penyelenggaraan ibadah haji,” ujarnya kepada 1miliarsantri.net, Ahad (5/5/2024). Dengan adanya fast track, jamaah haji dapat langsung menuju pemondokan setelah tiba di Madinah atau Jeddah, memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi mereka. Keberangkatan jamaah haji Indonesia akan dibagi menjadi dua gelombang, yaitu dari 12 hingga 23 Mei 2024 untuk gelombang pertama, dan dari 24 Mei hingga 10 Juni 2024 untuk gelombang kedua. Selain itu, Saiful juga mengapresiasi komitmen Pemprov Jatim dalam memberikan pelayanan kepada para jamaah haji. Pelantikan PPIH Embarkasi Surabaya juga dirangkai dengan Meal Test untuk memastikan kualitas makanan yang disajikan kepada jamaah haji selama penerbangan. Mufi Imron Rosyadi, Plt Kakanwil Kemenag Jawa Timur, menyatakan bahwa Embarkasi Surabaya akan melayani 39.228 jamaah haji tahun ini. Jumlah tersebut terdiri dari jamaah asal Jawa Timur, Bali, dan NTT, serta petugas kloter. Embarkasi Surabaya akan melayani jemaah dengan Saudia Arabian Airlines. Harapannya, seluruh rangkaian ini dapat berjalan lancar tanpa kendala yang berarti, memastikan keberangkatan jamaah haji Indonesia berjalan dengan sukses. (har) Baca juga :

Read More

Heboh Seorang Habib asal Yaman Meminta Istri Kyai Pesantren Cianjur

Jakarta — 1miliarsantri.net : Beredar kabar heboh ada seorang habib asal Yaman minta istri kiai pengasuh pesantresn terbesar di Cianjur, benar-benar menjadi heboh. Apalagi, alasan habib minta istri kiai yang dikenal cantik itu, karena sang habib mengaku salah satu keturunan cucu Rasulullah SAW. Si habib dengan terus terang menyatakan, kalau istri kiai yang diminta tidak diikhlaskan, maka, kiai pengasuh pesantren di Cianjur itu tidak akan mendapatkan syafaat. Mendengar adanya kabar tersebur, Majelis Ulama Indonesia (MUI) langsung turun tangan dan berkoordinasi dengan MUI Cianjur serta pihaj kepolisian setempat untuk melakukan investigasi. Ketua MUI, DR. KH.Anwar Abas M.A, sangat mendukung apa yang dilakukan MUI Cianjur. Kalau sampai berita itu benar, ia mengharapkan agar pelakunya ditindak. “Apalagi mengaku ngaku keturunan cucu Nabi Muhammad kok berani melakukan hal hal yang tidak benar dan tidak terpuji,” papar Kiai Anwar. Ia menambahkan, agar kehadiran habib asal Yaman tersebut tidak menambah keresahan masyarakat, pihak kepolisian harus menangkap yang bersangkutan atas tindakannya yang tidak terpuji dan mengganggu keluarga kiai serta merendahkan martabat perempuan. Kiai Anwar tetap menginginkan pihak kepolisian bertindak cepat untuk menangkap habib tersebut. Secepatnya, habib yang mengaku keturunan cucu Nabi, harus dideportasi agar tidak menambah keresahan masyarakat. Kabar habib asal Yaman minta istri kiai pengasuh pesantren terbesar di Cianjur, diunggah oleh Gus Aminullah dalam akun youtube ulama nusantara yang tayang pada 27 april 2024. Dalam tayangan yang berdurasi 9 menit tersebut, mengatakan tentang obrolannya dengan salah satu keluarga pesantren besar di Cianjur. Dalam percakapannya dengan pihak keluarga pesantren, diketahui kalau beberapa bulan lalu, ada habib asal empang Bogor menghadirkan beberapa habib dari Yaman ke salah satu tempat di Cianjur. Dalam pertemuan tersebut salah seorang habib melihat perempuan. Diketahui perempuan itu ternyata istri kiai Cianjur. Meskipun sudah dijelaskan bahwa perempuan tersebut adalah istrinya kiai, namun, habib asal Yaman tetap meminta perempuan istri kiai tersebut dengan alasan, kalau sudah diminta dan tidak diikhlaskan, maka kiai yang bersangkutan tidak akan mendapatkan syafaat di kemudian hari. “Karena percaya yang minta itu keturunan cucu Nabi, maka sang kiai mengikhlaskan,” kata keluarga pesantren yang dikutip Gus Aminullah. (gis) Baca juga :

Read More

Sepak Terjang Pendiri Hamas Syeikh Ahmad Yassin

Gaza — 1miliarsantri.net : Kelompok militan Palestina, Hamas, banyak menarik perhatian dunia setelah melancarkan serangan militer ke Israel pada Sabtu, 7 Oktober 2023. Kekuatan Hamas untuk melawan Israel demi kemerdekaan Palestina tentu tidak bisa dilepaskan dari sosok pendiri Hamas yakni Syeikh Ahmad Yassin. Meski mengalami disabilitas, namun Syeikh Ahmad Yassin memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap pengikutnya. Syeikh Ahmad Yassin menjadi aktor penting di balik gerakan Hamas. Berkat arahannya, Hamas kini menjadi kelompok dengan kekuatan politik maupun militer di Palestina. Lantas, seperti apa profil Syeikh Ahmad Yassin yang merupakan pendiri Hamas? Simak informasi lengkapnya di bawah ini. Mengutip buku Hamas, Ikon Perlawanan Islam Terhadap Zionisme, Syeikh Ahmad Yassin adalah pria keturunan Arab-Palestina yang lahirkan pada 1936 di desa Al-Jaurah, pinggiran kota Al- Majdal, sekitar 20 kilometer sebelah utara Jalur Gaza. Saat usianya belum genap 3 tahun, ayah Yassin wafat. Sewaktu kecil, Yassin dipanggil dengan nama Ahmad sa’dah. Nama tersebut diambil dari nama ibunya yang bernama Sa’dah Abdullah Al-Hubael. Hal ini dilakukan untuk membedakan nama Ahmad yang banyak dipakai di keluarga Yassin. Pada tahun 1948, kelompok-kelompok bersenjata Yahudi mengusir ribuan warga Palestina. Akibatnya, Yassin yang saat itu baru berusia 12 tahun bersama puluhan ribu warga Palestina lainnya pindah ke Gaza. Peristiwa pengusiran itu kemudian sangat memengaruhi gaya pemikiran dan politiknya. Sejak peristiwa itu, Yassin berpandangan bahwa berjuang di atas kaki sendiri jauh lebih berharga dibandingkan harus berpangku tangan pada bantuan negara-negara lain. Sebagai keluarga pengungsi Palestina, masa kecil Yassin dipenuhi dengan getirnya kemiskinan dan kelaparan. Demi menyambung hidup, Yassin harus putus sekolah dan bekerja sebagai pelayan sebuah restoran di Gaza. Beruntung, ia dapat melanjutkan kembali studinya yang sempat terputus. Pada 1952, Yassin mengalami sebuah kecelakaan saat berolahraga bersama teman-temannya. Kecelakaan itu menyebabkan Yassin mengalami patah tulang leher hingga mengalami kelumpuhan permanen. Meski begitu, dengan segala keterbatasan fisik, akhirnya Yasin dapat menyelesaikan pendidikan sekolah menengah atas pada 1958. Pada 1956, tepat di usia 20 tahun, Yassin ikut serta dalam aksi unjuk rasa di Gaza untuk menentang persekutuan segitiga musuh terhadap Mesir. Dalam peristiwa itu, ia memperlihatkan kepiawaiannya dalam berorasi dan mengorganisasi massa. Sejak saat itu, kemampuan orasi Yassin mulai melambungkan namanya di Gaza. Sayangnya, ketenaran Yassin justru menimbulkan rasa curiga para intelijen Mesir. Pada tahun 1965, ia ditangkap bersamaan dengan gelombang penangkapan besar-besaran yang dilakukan oleh pemerintah Mesir terhadap anggota gerakan Ikhwanul Muslimin. Setelah menjalani satu bulan di penjara, Yassin akhirnya dibebaskan karena tidak ditemukan bukti keterlibatannya dengan Ikhwanul Muslimin. Sejak saat itu, secara tidak langsung Yassin mulai mengenal Ikhwanul Muslimin. Setelah kekalahan Arab dalam Perang 1967, agresi Israel di Palestina semakin meningkat, terutama di wilayah Gaza. Hal ini mendorong Yasin untuk kembali ke jalur perlawanan dan memberikan pidato-pidato. Pada saat yang sama, Yassin juga aktif dalam mengumpulkan dana bantuan untuk keluarga korban dan tahanan Palestina. Perkenalannya dengan Ikhwanul Muslimin ketika berada di penjara Mesir dulu telah membuka jalan baginya Yassin untuk menimba ilmu di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir. Yassin semakin aktif dalam gerakan tersebut. Sejak saat itulah konstruksi pemikirannya Yassin tentang gerakan perlawanan terhadap hegemoni Zionis Israel mulai terbentuk. Setelah kembali dari Mesir, Yassin memilih untuk bergabung dengan sayap Ikhwanul Muslimin yang telah ada sejak akhir 1930-an. Karena kemampuannya dalam orasi dan keberaniannya yang luar biasa di antara anggota Ikhwanul Muslimin, Yassin diangkat sebagai pemimpin ketika Ikhwanul Muslimin membentuk sayap militer yang disebut Mujahidin Palestina. Keterlibatannya dalam Ikhwanul Muslimin kembali membawanya ke dalam penjara. Kali ini Yassin ditahan dengan tuduhan membentuk kelompok bersenjata dan memprovokasi kerumunan. Pada tahun 1983, Yassin dihukum 13 tahun penjara oleh Mahkamah Militer Israel. Selama masa tahanan, Yassin sering mengalami intimidasi, terutama dalam bentuk kekerasan fisik. Hal ini berdampak pada kesehatannya. Ia mengalami berbagai masalah kesehatan seperti kebutaan pada mata kanan, rabun mata kiri, radang telinga akut, dan penyakit kronis pada usus. Pada tahun 1985, setelah menjalani penahanan selama 11 bulan, Yassin dibebaskan dalam pertukaran tawanan antara Israel dan Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina. Pasca meletusnya intifadah pada 8 Desember 1987, Syekh Ahmad Yasin dan beberapa pemimpin Ikhwanul Muslimin lainnya memutuskan untuk mendirikan Hamas, sebuah organisasi Islam yang bertujuan membebaskan tanah Palestina dari pendudukan Zionis Israel. Yasin kemudian diangkat sebagai pemimpin spiritual Hamas. Seiring dengan meningkatnya aktivitas bersenjata Hamas, Yasin ditangkap kembali oleh Israel pada tanggal 18 Mei 1989 bersama dengan ratusan anggota Hamas lainnya. Tiga tahun kemudian, ia dihukum penjara seumur hidup ditambah 15 tahun atas tuduhan aktivitas politik yang dianggap radikal oleh Israel. Sosok Yasin yang sangat berpengaruh dan karismatik di organisasi mendorong Brigade Izzudin Al-Qassam, sayap militer Hamas, untuk menyandera seorang prajurit Israel dengan tujuan untuk menukarkannya dengan Yasin dan beberapa tahanan lainnya. Namun, Israel malah menyerang tempat penyanderaan tersebut di Bernepala dekat Kota Al-Quds (Jerusalem). Meskipun begitu, tekanan kuat dari para pejuang Palestina akhirnya memaksa Israel untuk membebaskan kembali Yasin. Pada tanggal 1 Oktober 1997, Syekh Ahmad Yasin berhasil dibebaskan melalui perjanjian antara pemerintah Yordania dan Israel. Dalam perjanjian tersebut, ia seringkali dibebaskan sebagai bagian dari pertukaran dengan dua mata-mata Israel yang ditahan di Yordania atas percobaan pembunuhan terhadap kepala biro politik Hamas, Khaled Meshaal. Pembebasan Syeikh Ahmad Yassin disambut oleh puluhan ribu warga Palestina di Jalur Gaza. Setelah pembebasan ini, ia melakukan kunjungan ke beberapa negara Arab untuk mendapatkan perawatan medis. Setelah pulang dari luar negeri tanpa mengenal kelelahan dan putus asa, Yasin berusaha untuk memulihkan struktur organisasi Hamas. Kebencian Zionis Israel terhadap Yassin mencapai puncaknya. Israel menganggap Syekh Ahmad Yassin sebagai pilar utama perlawanan rakyat Palestina yang perlu segera dihilangkan. Meskipun kondisinya sudah lumpuh dan penglihatannya terbatas, Yassin masih mampu menginspirasi semangat para pemuda Palestina. Pada suatu pagi, tanggal 22 Maret 2004, Israel akhirnya memutuskan untuk menghabisinya. Saat sedang menjalankan salat subuh, Syekh Yasin diserang dengan misil dari helikopter militer Israel. Serangan itu langsung merenggut nyawa Syekh Ahmad Yassin dan orang-orang yang sedang menjalankan shalat berjamaah bersamanya. (zul) Baca juga :

Read More

Sekelompok Polisi Masuk Kedalam Kampus, Bubarkan Demonstrasi Mahasiswa Pro Gaza

Paris — 1miliarsantri.net : Sekelompok Polisi memasuki universitas Sciences Po Paris untuk mengusir puluhan mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi pro Gaza di aula depan, ketika protes yang dilakukan memicu perdebatan politik tentang konflik Israel-Palestina. “Sekitar 50 siswa masih berada di dalam rue Saint-Guillaume dan pengunjuk rasa lainnya telah dibawa keluar secara damai dalam kelompok yang terdiri dari 10 orang oleh petugas. Beberapa siswa diseret dan yang lainnya dicengkeram di kepala atau bahu,” ujar salah seorang mahasiswa yang mengikuti aksi tersebut yang dikutip Ahad (05/05/2024). Pekerja Administrasi universitas tersebut telah menutup gedung utama Sciences Po sebagai tanggapan atas aksi duduk tersebut dan sebagai gantinya menginisiasi kelas jarak jauh. Mereka mengatakan bahwa sekitar 70 hingga 80 orang menduduki serambi gedung pusat kota Paris. Perdana Menteri Perancis, Gabriel Attal mengatakan protes semacam itu akan ditangani dengan “ketegasan total”, dan menambahkan bahwa 23 lokasi universitas telah dievakuasi. Mahasiswa dari Komite Palestina di universitas tersebut sebelumnya mengatakan kepada wartawan bahwa mereka menghadapi tanggapan yang tidak adil dari kepolisian yang telah memblokir akses ke situs tersebut sebelum pindah ke sana. Mereka juga mengeluhkan kurangnya bantuan medis untuk tujuh pelajar yang melakukan mogok makan sebagai solidaritas dengan para korban Palestina. Sciences Po dikenal secara luas dianggap sebagai sekolah ilmu politik terbaik di Prancis salah satu alumninya adalah Presiden Emmanuel Macron, yang juga telah menyaksikan aksi siswa di berbagai lokasi di seluruh negeri sebagai protes terhadap perang di Gaza dan krisis kemanusiaan yang terjadi kemudian. Protes berjalan lambat menyebar ke universitas-universitas terkemuka lainnya, tidak seperti di Amerika Serikat yang di mana demonstrasi di sekitar 40 fasilitas universitas terkadang berubah menjadi bentrokan dengan polisi dan penangkapan massal. Namun demonstrasi sejauh ini berlangsung lebih damai di Perancis dan sekaligus rumah bagi populasi Yahudi terbesar di luar Israel dan Amerika Serikat dan merupakan komunitas Muslim terbesar di Eropa. (ris) Baca juga :

Read More

Dosen Muda ITB Usia 27 Tahun Raih Gelar Ph.D

Bandung — 1miliarsantri.net : Institut Teknologi Bogor (ITB) memiliki dosen sangat muda, dan mungkin bisa dikatakan termuda, usianya baru 27 tahun. Namanya Nila Armelia Windasari. Yang juga mengagumkan, di usia yang masih muda. Nila sudah menyandang Ph.D. Nila yang kini mengajar di Sekolah Bisnis Management (SBM) ITB benar benar menginspirasi. Selain punya gelar S.A, MBA, dan Ph.D, Nila diikenal sebagai dosen yang menyenangkan mahasiswanya: sangat care full dan komunikatif. Peraih master bidang philosophy ini, saat masih SMA, ia mengikuti program akselerasi dan menyelesaikan gelar sarjananya dalam tujuh semester di Universitas Airlangga. Ia melanjutkan studi dan meraih gelar master dalam tiga semester di Asia University, Taiwan. Sedangkan studi S3 ia jalani di National Tsing Hua University, Hsinchua, Taiwan. Kegiatan mengajar bukan hal baru baginya. Kedua orang tua, kakek, dan mertuanya adalah guru. Hal itu membuatnya merasa nyaman ketika menjadi dosen. Meski begitu, hal yang paling disukai olehnya saat menjalani profesi tersebut adalah belajar dari mahasiswa. “Terutama ketika di SBM dan di level postgraduate, dari diskusi di kelas, saya belajar sesuatu dari mereka, dari pengalaman dan praktik mereka yang tentu industrinya bervariasi. Dan ketika bisa membantu mereka untuk belajar lebih dalam, buat saya itu rewarding,” terangnya kepada 1miliarsantri.net, Sabtu (4/5/2024). Sebelum mengajar di SBM ITB sejak tahun 2018, Nila, menjadi dosen selama empat tahun di Universitas Terbuka di Taiwan. Hingga kini, sudah ratusan mahasiswa yang dibimbing. Menariknya, dosen muda ini mengingat tesis dari setiap mahasiswa yang dibimbingnya. Hal itu karena prinsipnya yang tidak hanya ingin mahasiswa sekadar lulus tetapi tercipta solusi untuk masalah dalam topik yang dibahas. “Tesis di MBA itu problem solving yang riil, bukan hanya hypothetical. Itu permasalahan yang riil dari perusahaan yang mereka bawa. Penting bagi mereka untuk betul-betul bukan hanya selesai tapi masalahnya solved,” tuturnya. Oleh karena itu, tidak jarang revisi dilakukan berkali-kali. Nila menilai itu bukan hal yang jelek. “Itu menunjukkan kompleksitas permasalah yang dibawa mahasiswa. Ketika dia berhasil memecahkan, itu adalah achievement buat dia, bukan hanya untuk saya. Jadi, tidak hanya sebuah pertanda bahwa tugas akhir itu diselesaikan, tapi bahwa permasalah riil itu bisa dia selesaikan dan bisa diaplikasikan, buat saya itu penting,” katanya. Dalam proses bimbingan, selain bertemu langsung, salah satu bentuk komunikasi yang dilakukan adalah dengan thread email. Thread tersebut khusus membicarakan topik skripsi, tesis, maupun disertasi. Hal ini karena tesis merupakan produk tertulis dan agar ada riwayat bimbingan. Ia pun responsif untuk menanggapi hal tersebut. “Semuanya via email dan via pertemuan. Tapi saya juga yakinkan bahwa saya menjawab email itu sama cepatnya dengan saya membalas WhatsApp,” sambung dosen yang hobi menonton film dan baca buku ini. Dengan menjadi bagian di SBM ITB, Nila mengaku mendapatkan standar mengajar yang cukup menantang. Misalnya, setiap tugas harus diberikan tanggapan. “Itu yang akhirnya saya pegang sampai sekarang bahwa kita tidak boleh asal memberi tugas kemudian dibiarkan. Setiap tugas harus diberikan feedback. Termasuk ketika ujian, mana yang susah, dan lain-lain. Selain itu, kita harus available. Artinya tidak harus di depan mahasiswa, tapi mereka harus tahu bahwa selama mereka menjadi mahasiswa ITB, kapanpun mereka butuh saya mereka bisa hubungi saya,” imbuhnya. Saat ini, Nila banyak membimbing mahasiswa magister dan sarjana. Terkait kesan dalam mengajar mahasiswa, Nila mengatakan, “Menurut saya, tidak hanya saya, tapi semua pengajar pasti akan punya kepuasan tersendiri ketika apa yang diajarkan itu betul-betul bermanfaat. Kalau bahasa orang Islam itu berkah. Jadi, berkahnya itu panjang,” pungkasnya. (lam) Baca juga :

Read More

Indonesia Turki Kukuhkan Hubungan Bilateral Pertahanan Hingga Perdamaian Palestina

Jakarta — 1miliarsantri.net : Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi bersama dengan Menteri Luar Negeri Turki, DR. Hakan Fidan telah bertemu untuk mengukuhkan hubungan bilateral yang erat antara kedua negara pada Rabu (1/5/2024). Pertemuan ini menandai tonggak penting dalam memperkuat kemitraan yang telah lama terjalin antara Indonesia dan Turki. Menteri Luar Negeri Retno mengapresiasi keramahtamahan yang diberikan oleh Menteri Hakan Fidan, serta menekankan pentingnya komunikasi yang intensif antara kedua negara sebagai cermin dari hubungan yang kokoh. Menlu Retno menjelaskan adanya komitmen bersama untuk meningkatkan kerjasama bilateral dalam berbagai bidang, tidak hanya untuk kepentingan kedua negara, tetapi juga untuk kontribusi pada perdamaian dan kemakmuran global. “Tak hanya dalam kunjungan, komunikasi yang intensif juga semakin menguatkan hubungan kedua negara. Hal ini menunjukkan komitmen Indonesia dan Turki untuk membangun kerjasama bilateral yang kuat serta berkontribusi pada perdamaian dan kemakmuran global. Kami sepakat untuk memanfaatkan perayaan 75 tahun hubungan diplomatik tahun depan untuk mengangkat hubungan bilateral kami ke tingkat yang lebih tinggi,” tegas Retno dalam keterangan resmi yang diterima Sabtu (4/5/2024). Salah satu poin penting dalam pertemuan ini adalah pembahasan mengenai Kesepakatan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Turkiye (CEPA), yang diharapkan akan menjadi pemacu utama dalam peningkatan perdagangan dan investasi bilateral. Keduanya berkomitmen untuk mempercepat finalisasi kesepakatan ini melalui negosiasi yang intensif. Selain itu, kedua menteri juga sepakat untuk meningkatkan kerjasama dalam bidang pertahanan, dengan mengadakan pertemuan 2+2 dan dialog militer yang berkelanjutan. Kerjasama strategis dalam pengembangan industri pertahanan juga menjadi fokus utama, dengan keduanya berkomitmen untuk bekerja sama dalam produksi dan pemasaran bersama, seperti pada pembuatan Medium Weight Tank (MWT). Kemudian, Indonesia dan Turkiye juga menyepakati langkah-langkah konkret dalam memerangi kejahatan lintas batas, dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama Keamanan sebagai langkah awal untuk kerjasama yang lebih luas dalam hal keamanan dan penegakan hukum. Dalam diskusi mengenai isu global, kedua menteri menegaskan posisi bersama dalam mendukung perdamaian dan keadilan bagi Palestina. “Indonesia berkomitmen untuk selalu membela kemanusiaan dan keadilan bagi rakyat Palestina, mengadvokasi gencatan senjata yang segera dan berkelanjutan, bantuan kemanusiaan yang tidak terhambat, serta proses perdamaian yang kredibel menuju solusi dua negara,” papar Retno. Selain itu, Indonesia juga mendukung keanggotaan penuh Palestina di PBB, dan menekankan upayanya, termasuk pernyataan lisan di Pengadilan Internasional pada Februari 2024, untuk memperkuat hak-hak Palestina. Pertemuan Menlu Retno dan Menlu Fidan tersebut juga menyoroti peran penting Selatan Global sebagai pembangun jembatan dan penentu agenda dalam berbagai forum multilateral, serta sebagai advokat tata kelola global yang adil. Kunjungan ini juga mencerminkan komitmen Indonesia dan Turki dalam memperkuat posisi mereka sebagai pemimpin dalam diplomasi regional dan global, serta dalam membangun hubungan yang lebih kuat dan berkelanjutan di masa depan. (Iin) Baca juga :

Read More

Begini Hukum nya Orang Dalam Keadaan Junub Menunda Mandi Wajib

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Salah satu syarat untuk beribadah seperti shalat, itikaf, thawaf, menyentuh mushaf dan lainnya adalah suci dari hadats kecil dan besar. Wudhu adalah cara untuk menghilangkan hadats kecil. Sementara untuk menyucikan diri dari hadats besar adalah dengan mandi wajib atau mandi junub. Namun, bagaimana hukumnya jika seseorang dalam keadaan junub tapi malah menunda mandi wajib? Orang dalam keadaan junub tidak harus segera mandi baik. Seperti disebutkan dalam sebuah hadits. عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّهُ لَقِيَهُ النَّبِىُّ صلى الله عليه وسلم فِى طَرِيقٍ مِنْ طُرُقِ الْمَدِينَةِ وَهُوَ جُنُبٌ. فَانْسَلَّ، فَذَهَبَ فَاغْتَسَلَ. فَتَفَقَّدَهُ النَّبِىُّ صلى الله عليه وسلم. فَلَمَّا جَاءَهُ قَالَ: أَيْنَ كُنْتَ يَا أَبَا هُرَيْرَةَ ؟ قَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ لَقِيتَنِى وَأَنَا جُنُبٌ، فَكَرِهْتُ أَنْ أُجَالِسَكَ حَتَّى أَغْتَسِلَ. فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم: سُبْحَانَ اللَّهِ إِنَّ الْمُؤْمِنَ لاَ يَنْجُسُ. (متفق عليه “Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, sungguh Nabi saw bertemu dengannya di salah satu jalan kota Madinah, padahal ia masih dalam kondisi junub. Lalu ia segera pergi menghindar dan segera mandi. Rasulullah SAW pun mencari-carinya. Kemudian saat ia mendatanginya. Rasulullah SAW bersabda, ‘Kamu dari mana wahai Abu Hurairah?’ Ia menjawab, ‘Wahai Rasulullah, tadi Anda menjumpaiku saat itu dalam kondisi junub, maka aku tidak senang untuk duduk-duduk bersamamu sehingga aku mandi dahulu.’ Lalu Rasulullah SAW bersabda, ‘Subhanallah, sungguh orang mukmin itu tidak najis,’” (Muttafaqun ‘alaih). Menurut Ibnu Hajar, hadits ini menjadi petunjuk bahwa orang junub boleh menunda mandi junub dari waktu wajibnya meskipun sebenarnya yang lebih baik adalah segera melaksanakannya. (Ahmad bin Ali bin Hajar al-‘Asqalani, Fathul Bari [Beirut, Darul Ma’rifah:1379 H], juz I, halaman 391). Namun perlu diketahui, diperbolehkannya menunda mandi wajib ini memiliki batasan yaitu selama waktu shalat tidak hampir habis. Ibnu Rajab al-Hanbali menjelaskan: أن الجنب لَهُ تاخير غسل الجنابة ما لَم يضق عليهِ وقت الصلاة “Sungguh orang junub boleh mengakhirkan mandi junubnya selama waktu shalat tidak hampir habis baginya.” (Ibnu Rajab al-Hanbali, Fathul Bari, [Madinah al-Munawarah, Maktabah al-Ghuraba al-Atsriyah: 1996] juz I, halaman 345). Misalnya orang junub yang baru bangun di akhir waktu subuh maka harus segera mandi wajib dan tidak boleh menundanya lagi. Kemudian dilanjutkan dengan berwudhu dan bersegera mendirikan shalat subuh agar waktunya tidak terlewat. Seseorang yang nekat menunda mandi wajib dan tidak melaksanakan shalat pada waktunya maka hukumnya tentu berdosa. Rasulullah SAW bersabda: لَيْسَ التَّفْرِيطُ فِي النَّوْمِ إِنَّمَا التَّفْرِيطُ فِي الْيَقَظَةِ. رواه أحمد. صحيح “Tidak ada kecerobohan saat tidur, kecerobohan itu terjadi saat orang bangun dari tidur.” (HR Ahmad. Shahih). Kesimpulannya, menunda mandi wajib dan dalam keadaan junub hukumnya boleh namun tetap memiliki batasan, yaitu tidak sampai melewati waktu shalat. (mif) Baca juga :

Read More

Gus Kikin : Hadratusyaich KH. Hasyim Asyari Ilmuwan dan Ulama Unggul

Malang — 1miliarsantri.net : Ketua PWNU Jatim, KH Abdul Hakim Mahfudz menjadi keynote speaker Workshop Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama di Kampus Universitas Islam Malang (Unisma), Kamis (2/5/2024). Kegiatan yang diinisiasi Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jatim ini sekaligus memperingati Hari Pendidikan Nasional 2024. Workshop menghadirkan 3 narasumber, yaitu Rektor Unisma, Prof. Dr. Maskuri, M.Si; Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) Prof. Jazidie, M.Eng., Ph.D dan Prof. Slamet Wahyu, M.T., guru besar Universitas Brawijaya (Unibraw). KH. Abdul Hakim Mahfudz dalam sambutan pembukaan menegaskan sejak didirikan oleh Hadratusyaikh KH. Hasyim Asy’ari, NU selalu melakukan transformasi dalam rangka mengantisipasi perkembangan zaman. Menurut Gus Kikin (sapaan KH. Abdul Hakim Mahfudz), meski NU didirikan oleh para ulama dan menjadi tempat beraktifitas para ulama alim, namun tidak pernah berhenti melakukan transformasi. Hal ini dilakukan dalam rangka menjawab tantangan dan perubahan zaman. Ilmu-ilmu agama ditekuni secara fokus dan bersanad, sedangkan ilmu umum juga dipelajari di pesantren-pesantren agar NU selalu mengikuti perkembangan zaman sesuai dengan prinsip “almuhafadzatu ‘alal qadimis sholih wal ahdu biijadidil ashlah” yang artinya, segala sesuatu yang baik akan tetap dipertahankan dengan mengadaptasi hal-hal baru yang lebih baik. Gus Kikin berharap perguruan tinggi juga melakukan transformas-transformasi dalam rangka menghadapi perkembangan zaman, termasuk menjadi perguruan tinggi yang unggul. “Hadratussyaikh sangat fokus menekuni keilmuan agama, tapi bukan berarti meninggalkan urusan berbangsa dan bernegara. Mudah-mudahan para peserta mendapatkan banyak pencerahan supaya semakin kaya khazanah keilmuan untuk bertransformasi sesuai perkembangan zaman,” ungkap pengasuh pondok pesantren Tebuireng Jombang ini. Ketua PW ISNU Jawa Timur, Prof, M. Mas’ud Said mengatakan, dalam peta jalan abad kedua NU, pendidikan tinggi menjadi salah satu prioritas yang harus dikuatkan selain bidang kesehatan, pengkaderan dan tata organisasi. Menurutnya, akreditasi unggul menjadi kebutuhan bagi semua perguruan tinggi NU saat ini. ISNU Jatim akan melakukan pendampingan kepada perguruan tinggi NU agar bisa mendapatkan status akreditasi unggul. ”Setelah ini, kita geser ke perguruan tinggi yang lain yang mau ditempati, narasumbernya ISNU yang mengurusi. Dua tahun. Harus unggul,” tutup Direktur Pascasarjana Unisma ini. (fiq) Baca juga :

Read More

Kolombia Umumkan Putus Hubungan Diplomatik dengan Israel

Kolombia — 1miliarsantri.net : Presiden Kolombia Gustavo Petro telah mengumumkan negara nya telah memutus hubungan diplomatik dengan Israel sehubungan dengan perang yang terjadi di Jalur Gaza, dimana perang ini telah diperingatkan oleh sejumlah pihak dapat menyebabkan genosida. Keputusan tersebut disampaikan Petro saat dia menghadiri aksi memperingati Hari Buruh Internasional di Bogota pada Rabu (1/5/2024) lalu. Dalam aksi ini dia mengumumkan bahwa negara-negara, khususnya Kolombia tidak boleh pasif menghadapi krisi yang terjadi di Gaza. “Di sini, di hadapan Anda, pemerintahan perubahan, presiden republik, mengumumkan bahwa besok kami akan memutuskan hubungan diplomatik dengan negara Israel… karena negara itu memiliki pemerintahan, memiliki presiden yang melakukan genosida,” tegas Petro. Sebagai pemimpin sayap kiri (left-wing) yang berkuasa pada 2022, Petro dianggap sebagai bagian dari gelombang progresif yang dikenal sebagai “pink tide” di Amerika Latin. Dia telah menjadi salah satu kritikus paling vokal terhadap Israel sejak dimulainya perang Gaza. Di lain pihak, pada Oktober lalu, hanya beberapa hari setelah konflik dimulai, Israel mengatakan pihaknya “menghentikan ekspor senjata” ke Kolombia setelah Petro menuduh Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant menggunakan bahasa yang mirip dengan apa yang “dikatakan Nazi terhadap orang Yahudi”. Gallant mengatakan negaranya sedang memerangi “manusia hewan (human animals)” di Gaza. Hal ini dikatakan ketika ia memerintahkan pengepungan total wilayah tersebut menyusul serangan mematikan di Israel selatan pada 7 Oktober. Sebulan kemudian, Petro menuduh Israel melakukan “genosida” di wilayah kantong Palestina yang sudah terkepung, sehingga memicu kemarahan lebih lanjut dari para pejabat Israel dan kelompok advokasi pro-Israel. Sementara itu, pada Februari, Kolombia menghentikan pembelian senjata Israel setelah pasukan Israel menembaki warga Palestina yang berusaha mendapatkan bantuan pangan di Gaza, sebuah peristiwa yang menurut Petro “mengingatkan kejadian Holocaust”. Ucapan Presiden Kolombia pada Rabu muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang kemungkinan serangan darat Israel ke kota Rafah, Palestina, yang menurut Sekjen PBB Antonio Guterres akan menandai adanya potensi eskalasi yang tak tertahankan. Sebagai informasi, lebih dari 34.500 warga Palestina telah terbunuh dalam serangan militer Israel di Jalur Gaza hingga saat ini, dan wilayah kantong tersebut terus menghadapi krisis kemanusiaan, dan para ahli memperingatkan akan terjadinya kelaparan. Sampai saati ini belum ada komentar langsung dari pemerintah Israel mengenai rencana Kolombia untuk memutuskan hubungan diplomatik. Sementara itu, pada April, pemerintah Kolombia meminta untuk ikut serta dalam kasus di Mahkamah Internasional (International Court of Justice/ICJ) yang menuduh Israel melakukan genosida. (sus) Baca juga :

Read More