Mbah Trimo Mewakafkan 12 SPBU dan Cek 10 Miliar untuk Muhammadiyah

Tulungagung — 1miliarsantri.net : Nama aslinya H.Soetrismo. Tapi masyarakat lebih akrab memanggilnya Mbah Trimo. Pria desa dari Tulungagung, Jawa Timur yang sederhana, tapi bersahaja. Ketaatannya beribadah dan sifat dermawannya patut menjadi tauladan bagi kita semua. Mbah Trimo disebut sebagai orang kaya yang sebenarnya. Hartanya lebih banyak dimanfaatkan untuk kepentingan umat. Mbah Trimo mewakafkan 12 SPBU miliknya dan cek senilai Rp10 miliar ke Muhammadiyah. Menurut KH. Saad Ibrahim Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur 2015-202, Mbah Trimo menyampaikan niatnya mewakafkan masjid untuk Muhammadiyah. Masjid bernama Al-Fattah itu dibangun menghabiskan biaya sekitar Rp80 miliar. “Dan saat itu pula Mbah Trimo menyerahkan cheque sebesar 10 miliar rupiah,” urai Kiai Saad. Masjid tersebut pada 2022 lalu diresmikan Prof. Haedar Nasir didampingi oleh Jusuf Kalla dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Sejak itu Masjid Al-Fattah resmi milik Muhammadiyah Tulungagung. “Belum lama ini Mbah Trimo mengundang Ustadz Jazir dari Jogokariyan untuk ceramah di Masjid Al Fattah. Dalam ceramahnya Ustadz Jazir mengangkat masalah wakaf. Setelah Ustadz Jazir selesai berceramah, disaksikan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tulungagung dan Ustadz Jazir sendiri, Mbah Sutrimo langsung mewakafkan 12 (dua belas) SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) miliknya, untuk persyarikatan Muhammadiyah,” tambah Saad. Kiai Saad memuji kesederhanaan Mbah Trimo. Hidupnya sehari-hari menjadi marbot di masjid, mengurus masjid dan melayani jama’ah. Apalagi kalau waktu pengajian dan puasa, Mbah Trimo menjadi pelayan yang mengambilkan minum dan makanan untuk jamaah. “Sewaktu-waktu ditelpon, dimintai pendapat saya, walau malam saya harus jawab. Pendidikan beliau tidak tinggi, hanya lulusan SR/SD. Tapi beliau adalah salah satu importir kacang tanah terbesar di Indonesia dari AS. Dalam sebulan beliau bisa mendatangkan 100 kontainer untuk keperluan pabrik kacang atom merk Gangsar dan aneka snack miliknya,” sambungnya. Di samping puluhan SPBU, Mbah Trimo juga memiliki beberapa SPBE di kawasan Tulungagung dan Kediri Raya. “Kalau Anda sempat berkunjung ke Masjid Al-Fattah Muhammadiyah Tulungagung, jangan terkecoh dengan seorang Marbot Masjid yang tampil sangat sederhana, selalu menyapa jama’ah dan tamu yang berkunjung di Masjid Muhammadiyah. Masjidnya megah, memiliki 3 lantai, paling bawah basement,” ungkapnya. Dia menambahkan, jangan heran jika melihat di basement masjid sudah dilengkapi ambulance milik masjid dan sederet mobil mewah. Ada Jeep Rubicon, Alphard, Vellfire dan Mercy terbaru. Kendaraan mewah tersebut dipakai untuk fasilitas para da’i yang mengisi berbagai kajian di masjid. Masjid juga dilengkapi lift, tempat wudhu dan seluruh layanan standard hotel bintang 5. “Sejatinya Mbah Trimo adalah orang kaya yang sebenar-benarnya kaya, hartanya kelak akan dibawa sampai ke alam barzakh, sedang di dunia ia hanya mengambil sedikit, secukup yang ia butuhkan agar ada tenaga untuk mengurus dan melayani jama’ah masjid,” pungkas PDM Tulungagung Arief Sudjono. (wan) Baca juga :

Read More

Ketika Pejabat Belanda Berkelakuan Buruk

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Pejabat-pejabat Belanda di Yogyakarta berkelakuan buruk. Sebelum meletus Perang Jawa, Asisten Residen PFH Chevallier memiliki hubungan gelap dengan wanita-wanita keraton. Residen Yogyakarta Baron de Salis disebut selingkuh dengan Ratu Ageng. Residen AH Smissaert juga diisukan selingkuh dengan wanita-wanita keraton. Diponegoro juga pernah memergoki Residen Nahuys van Brugst pada 1821 sedang bercumbu dengan istri Asisten Residen RCN d’Abo. Di sisi lain, Asisten Residen PFH Chevallier seljngkuh dengan salah satu selir Diponegoro. “Diponegoro agak jengah dan kikuk, hingga Ny. D’Abo sambil tertawa kecil mengecup Nahuys, satu hal yang membuat Pangeran Jawa itu terheran-heran …,” kata Vincent JH Houben. Nahuys menjadi residen Yogyakarta dan Surakarta pada 1816-2822. Baron de Salis menjadi residen pada 1825-1826. Salis menggantikan Antonie Hendrik Smissaert yang menjadi residen pada 1823-1825. Chevallier menjadi asisten residen pada masa residen Yogyakarta dijabat oleh Smissaert (1823-1825). Isu tentang Smissaert, pernah diungkap lewat surat kaleng. Isinya menyebut Smissaert memiliki hubungan, salah satunya dengan Raden Ayu Gondoresmi. Smissaert kemudian dicopot dari jabatannya. Tetapi ia membantah tuduhan itu. Sekretaris sekaligus penerjemah di kantor Residen Yogyakarta, JG Dietree juga disebut selingkuh dengan wanita-wanita keraton. Pergaulan Dietree dengan wanita-wanita keturunan raja disebut-sebut sebagai sangat berbahaya. Kelakuan-kelakuan seperti yang pernah disaksikan langsung oleh Diponegoro itu tak melulu milik orang-orang Belanda. Ratu Ageng disebut memberi contoh untuk lingkungan keraton. “Kecabulan yang terjadi di keraton, yaang mendapat teladan dari Ratu Ageng, yang menjalankan segala macam kemaksiatan,” kata KRT Hatdjonagoro mengutip catatan Belanda. Babad Cakranegara, menurut Hardjonagoro, juga mencatat isu selngkuh pejabat Belanda dengan wanita keraton. Ratu Ageng, ibunda Hamengkubuwono V, sering disebut mengundang Residen Yogyakarta ke keraton. Bagaimana Ratu Ageng melakukannya di masa Diponegoro memimpin perang? Ia akan mengirim utusan untuk mengundang Residen Yogyakarta. Babad Cakranegara menyebutnya Residen Bongos. Ketika Residen Bongos tiba, Ratu Ageng meminta para abdi keraton menyiapkan tempat yang sepi untuk menerima Residen. “(Mereka) duduk berdekatan,Segala tinggah lau mereka menimbulkan curiga, …,” kata Hardjonagoro mengutip Babad Cakranegara. Siapa Residen Bongos? “Menurut sumber-sumber Belanda ialah Baron de Salis yang menjadi residen Yogyakarta pada waktu itu,” tulis KRT Hardjonagoro dan kawan-kawan. Baron de Salis juga datang di keraton untuk menemui Ratu Ageng pada malam hari. Tak ada yang berani menghalanginya. Patih Danurejo menjadi abdi Belanda yang baik. Ia tak keberatan dengan hubungan De Salis dengan Ratu Ageng. Apalagi panglima perang Tumenggung Wiroguno, tinggal menurut saja. Patih Danurejo dan Tumenggung Wiroguno pernah bermasalah dengan Diponegoro. Yaitu pada saat Patih Danurejo menetapkan pengangkatan petugas pajak. Dalam proyek ini, Tumenggung Wiroguno yang menyediakan prajurit sebagai penarik pajaknya. Banyak keluhan usng disampaikan kepada Fiponegoro. Diponegoro pun menyampaikan protes kepada Hamengkubuwono IV. Danurejo rupanya memang pengabdi sejati Belanda. Danurejo pula yang mengerahkan anak buahnya untuk menjalankan proyek pelebaran jalan yang dibuat oleh residen. Proyek jalan itu mengambil tanah Diponegoro. Danurejo tanpa membicarakannya dengan Diponegoro. Kasus ini diselesaikan dengan senjata, sehingga membuat Diponegoro memilih jalan perang. Selama Perang Jawa berlangsung, Danurejo pun masih mengabdi kepada Belanda, menyetujui segala tindakan residen selingkuh dengan Ratu Ageng. Selir Diponegoro ada juga yang nakal. Ia menjalin hubungan dengan Asisten Residen PFH Chevallier. (jeha) Baca juga :

Read More

AS Dinilai Remehkan Ancaman Serangan Israel Ke Penyeberangan Rafah

Washington — 1miliarsantri.net : Amerika Serikat (AS) tampaknya meremehkan serangan mematikan Israel di Rafah, dengan mengatakan bahwa serangan tersebut sifatnya “terbatas” meskipun ada kekhawatiran atas nasib lebih dari 1,5 juta warga Palestina yang berlindung di kota Gaza selatan. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Matthew Miller kepada wartawan pada Jumat (10/5/2024) mengatakan bahwa AS masih menentang serangan besar-besaran Israel terhadap Rafah. Israel telah meningkatkan pemboman terhadap Rafah pada Senin, dan menewaskan puluhan orang setelah memerintahkan sekitar 100.000 penduduk di wilayah timurnya untuk mengungsi. Pasukan Israel juga menyerbu sisi Palestina di perbatasan Rafah antara Jalur Gaza dan Mesir, yang berfungsi sebagai pintu gerbang utama bantuan kemanusiaan. “Operasi militer yang mereka lancarkan tadi malam hanya ditargetkan di gerbang Rafah. Bukan operasi di wilayah sipil yang mereka perintahkan untuk dievakuasi. Jadi kami akan terus menegaskan bahwa kami menentang operasi militer besar-besaran di Rafah,” ungkap Miller. Meski begitu, Miller mengakui bahwa serangan terhadap penyeberangan tersebut “tampaknya merupakan awal” dari serangan yang lebih besar. Serangan Israel menutup penyeberangan Rafah, sehingga semakin memperparah aliran bantuan kemanusiaan ke Gaza. Sejak 9 Oktober, Israel telah mengintensifkan blokade terhadap wilayah tersebut, sehingga menyebabkan wilayah kantong Palestina berada di ambang kelaparan. Penyeberangan Rafah juga berfungsi sebagai pintu masuk bagi pekerja kemanusiaan yang masuk ke Gaza, dan orang-orang yang sakit kritis dan terluka menggunakannya untuk meninggalkan wilayah tersebut dan menerima perawatan di luar negeri. (riz) Baca juga :

Read More

Sebanyak 554 Kloter Jamaah Calon Haji Siap Diberangkatkan

Jakarta — 1miliarsantri.net : Proses visa bagi calon jamaah haji Indonesia reguler 1445 Hijriyah/2024 mendekati final karena sebanyak 554 kelompok terbang (kloter) sudah terbentuk dan visa telah selesai sesuai dengan jumlah kuota jamaah haji Indonesia. Tahun ini Indonesia mendapat 241 ribu kuota, terdiri atas 213.320 jamaah reguler dan 27.680 jamaah khusus. “Sampai hari ini sebanyak 213.079 jamaah sudah terbit visanya,” terang Direktur Layanan Haji dalam Negeri, Kementerian Agama (Kemenag) Saiful Mujab kepada media, Kamis (9/5/2024). Saiful menjelaskan proses visa calon jamaah haji reguler sebenarnya sudah selesai secara total 100 persen. Namun dalam perjalanannya, terdapat sejumlah jamaah yang membatalkan keberangkatan karena beragam sebab seperti sakit, wafat, atau alasan lainnya. “Jadi hari ini teman-teman di Tim Dokumen Haji sedang memproses lagi 241 visa sebagai pengganti jamaah yang sudah tervisa, namun batal berangkat,” sambungnya. Saiful berharap calon jamaah yang sudah tervisa semuanya berada dalam kondisi sehat hingga menjalankan ibadah haji dan kembali ke Tanah Air, sehingga tidak ada lagi kuota calon jamaah yang harus digantikan karena batal berangkat. Ia melanjutkan sebanyak 554 kloter terdistribusi dalam 14 embarkasi, yaitu Embarkasi Aceh (BTJ), Kualanamu (KNO), Batam (BTH), Padang (PDG), Palembang (PLM), Jakarta – Pondok Gede (JKG), Jakarta – Bekasi (JKS), Kertajati (KJT), Solo (SOC), Surabaya (SUB), Lombok (LOP), Balikpapan (BPN), Banjarmasin (BDJ), dan Makassar (UPG). “Sebanyak 294 kloter terbang dengan Garuda Indonesia, 260 kloter terbang dengan Saudia Airlines,” jelasnya. Saiful menyebut calon jamaah haji Indonesia akan mulai terbang ke Arab Saudi pada 12 Mei 2024. Proses pemberangkatan jamaah akan berlangsung hingga 10 Juni 2024. “Sebanyak 437 petugas Daker (Daerah Kerja) Bandara dan Daker Madinah sudah diberangkatkan untuk bersiap menyambut kedatangan dan melayani jamaah haji Indonesia,” pungkasnya. (wink) Baca juga :

Read More

Selo Grobogan Istimewa, tak Bisa Diambil Belanda Setelah Diponegoro Ditangkap

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Setelah Diponegoro ditangkap, Belanda mengambil wilayah mancanegara dari Keraton Yogyakarta fan Surakarta. Residen Semarang mengusulkan agar wilayah Kuwu, Selo, Wirosari, yang ada di wilayah Grobogan juga diambil. “Menjelang akhir Oktober 1830 Sunan Pakubuwono VII dibujuk untuk menyetujui pfngambilalihan atas gugus-gugus wilayah itu,” kata Vincent JH Houben. Tapi akhirnya Selo yang luas wilayahnya hanya 150 cavah itu tak bisa diambil oleh Belanda. Apa yang membuat Selo menjadi istimewa dan tak bisa diambil oleh Belanda? Pada mulanya, Gubernur Jenderal Van den Bosch menginginkan wilayah mancanegara dengan batas sebelah barat Kali Progo fan sebelah timur Kali Madiun. Van fen Bosch menginginkan batas wilayah yang sederhana: aliran sungai. Tapi keinginan ini harus berhadapan dengan keklgigihan dua keraton. Wilayah sebelah barat Kali Progo dianggap Yogyakarta sebagai wilayah inti Mataram seekum dipecahmenjadi Yogyakarta dan Surakarta. Akhirnya Belanda mendapat wilayah Kediri dan Madin, Begelen, dan Banyumas. Belanda memberi kompensasi atas wilayah-wilayah itu. Untuk Kediri dan Madiun, Belanda memberi 64 tibu gulden kepada Surakarta dan 27 ribu gulden kepada Yogyakarta. Untuk Begelen, Surakarta dan Yogyakarta masing-masing mendapat 120 gulden. Sedangkan untuk Banyumas, Belanda memberi 80 ribu gulden kepada Surakarta. Yogyakarta mendapat 10 ribu gulden untuk kompensasi Banyumas. Jumlah kompensasi itu di bawah dari hasil perhitungan lapangan yang dilakukan Komisi Kerajaan-Kerajaan. Komisi ini dipimpin oleh Jenderal HM de Kock untuk melakukan perundingan dengan Yogyakarta dan Surakarta. “Tentu saja kondisi keuangan pemerintah Hindia Belanda yang dangat memalukan pada waktu itu berperan dalam hal ini,” ujar Vincent JH Houben. Belanda kemudian memberikan pembayaran senentara. Belanda untung dengan cara ini: pertama, mencegah pemberontakan baru; kedua, meringankan keuangan yang sedang tidak bagus setelah Perang Jawa yang dimulsi oleh Diponegoro. Kesulitan keuangan yang dialami Belznda mendorong Belanda mencari keuntungan dari wilayah-wilayah mancanegara. Itulah sebabnya Belanda mengambil wilayah-wilayah di pinggiran Keraton Surakarta dan Yogyakarta itu setelah Diponegoro ditangkap, tapi Selo di Grobogan tak bisa diambil oleh Belanda Belanda juga mendapat keuntungan lain dari pembayaran semfntara kompensasi wilayah yang diambilnya. Jika hasil perhitungan dari keraton lebih tinggi dari perhitungan dari Komisi, pemerintah Hindia Belanda akan memakai hasil perhitungan Komisi. Hasil perhitungan Surakarta atas kompensasi Bageln dan Banyumas memang lebih tinggi dari hasil perhitungan Komisi. Tapi Surakarta tak mendapatkan kompensasi senilai hasil perhitungan mereka. Selama perundingan berlangsung, Surakarta harus menghadapi juga masalah internal. Pakubuwono VI yang tidak puas dengan perundingan ditangksp Belanda lalu dibuang ke Ambon. Raja baru harus dipilih. Setelah itu perundingan-perundingan dilakukan dengan Pakubuwono VII. Pengambilan wilayah msncanegara yak langsung sekesai pada 1830 atau 1840. Brlanda memiliki kesabaran yang luar biasa, sehingga pengambilalihan wilayah di Karesidenan Semarang baru tuntas di oengujung abad ke-19. “Gugus-gugus wilaysh lain ketajaan itu fi Karesidanan Semarang tetap dipertahankan, mungkin demi menjaga gar tidak muncul letupan-letupan ketidakpuasan baru di kedua keraton,’ ujar VincentJH Houben. Belanda baru mendapatkan wilayah-wilayah di Karesidenan Senarang pada 1899. Bagaimana dengan wilayah Selo? “Pengecualian diberikan atas bagian dari Selo,’ kata Vincent JH Houben. Selo tetap menjadi wilayah keraton. Selo dianggap sebagai tanah pusaka. Selo merupakan wilayah peninggalan Ki Ageng Selo, leluhur raja-raja Mataram. Ki Ageng Selo merupakan keturunan dari Bondan Kejawan, anak Raja Majapahit terakhir, yang dibuang ke Tarub, Grobogan. Itulah alasan yang membuat Selo tak bisa diambil oleh Belanda setelah pemimpin Perang Jawa Diponegoro ditangkap. Untuk Selo, Surakarta menguasai tanah seluas 100 cacah. Sedangkan Yogyakarta mendapat tanah seluas 50 cacah. Di makam Ki Ageng Selo disimpan api abadi yang merupakan api dari langit. Api petir yang ditangkap oleh Ki Ageng Selo. Yogyakarta dan Surakarta mengambil api dari Selo untuk upacara tahunan di keraton. (jeha) Baca juga :

Read More

UWKS Gelar Sosialisasi Sertifikat Halal

Surabaya — 1miliarsantri.net : Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) di Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya masih minim yang bersertifikat halal. Dari 600 UMKM yang ada, belum adai 10 UMKM yang mengantongi sertifikat halal. Untuk mendorong UMKM mengurus sertifikat halal, pemerintah menggandeng Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) mengadakan sosialisasi dan pendampingan sertifikasi halal. Sosialisasi ini sangat penting karena pemerintah mensyaratkan semua produk UMKM harus sudah bersertifikat halal pada Oktober 2024. Sementara fakta di lapangan masih banyak UMKM yang belum mengantongi sertifikat halal tersebut. “Kolaborasi ini bukan yang pertama dilakukan, namun sebelumnya sudah kami lakukan dengan Simokerto ini. Peran UWKS adalah membimbing dan mendampingi pelaku UMKM untuk mendapatkan sertifikat halal seperti yang disyaratkan pemerintah,” terang Wakil Dekan I UWKS, Kristiningsih kepada 1miliarsantri.net, Kamis (9/5/2024). Menurutnya, sertifikat halal ini sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM maupun konsumen. Bagi produsen, sertifikasi halal ini membangun kepercayaan dan loyalitas konsumen terhadap produk yang ditawarkan. “Selain itu manfaat lainnya adalah menambah nilai jual produk dan berdaya saing. Dengan bersertifikat halal, UMKM bisa memperluas jangkauan ke pasar global,” imbuh Kristiningsih. Dia menambahkan, manfaat bagi konsumen antara lain memberikan rasa aman pada produk yang digunakan terbebas dari unsur yang tidak halal dan diproses dengan cara halal dan beretika. “Kami berharap sosialisasi ini memberi motivasi pelaku UMKM untuk bangkit dan berdaya saing dengan pasar global,” lanjutnya. Kristiningsih juga meminta pelaku UMKM memperhatikan nama dan beberapa ketentuan yang tidak bisa disertifikasi halal. Antara lain nama produk yang mengandung nama minuman keras, produk yang mengandung nama babi dan anjing, nama produk yang mengandung nama setan, nama produk yang mengarah kekufuran dan kebatilan serta nama produk yang mengandung konotasi erotis dan vulgar. Camat Simokerto, Noervita Amin mengapresiasi UWKS yang mendampingi UMKM di wilayahnya untuk mengurus sertifikat halal. Menurutnya, ada sekitar 600 UMKM di Kecamatan Simokerto yang tersebar di lima kelurahan. “Dari jumlah itu, masih sangat minim yang sudah bersertifikat halal. Tapi lebih dari separuh, tepatnya 320 UMKM sudah mempunyai NIB (nomor induk berusaha),” ujar Novita. Menurut dia, kegiatan sosialisasi dan pendampingan ini sangat efektif karena pelaku UMKM bisa langsung mengerti karena dipandu mengenai teknis dan prosesnya. “Kami sangat mendukung dan mengapresiasi pihak kampus maupun ibu-ibu pelaku UMKM yang bersemangat mengikuti ini,” sambungnya. Nurvita mengungkapkan, dukungannya terhadap UMKM cukup besar. Selain mendorong sertifikasi halal, pihaknya sudah sejak lama melibatkan UMKM dalam setiap kegiatan di level kelurahan hingga kecamatan. “Produk-produk mereka kami apresiasi dalam setiap kegiatan, misalnya untuk konsumsi kegiatan akan dibeli dari UMKM. Secara bergantian agar merata,” pungkasnya. (har) Baca juga :

Read More

Tentang Keutamaan Bulan Dzulhijah : Waktu Berbuat Kebaikan yang Dicintai Allah

Surabaya — 1miliarsantri.net : Seluruh umat musim akan bertemu dengan bulan Dzulhijah yang menandakan sebagai tanda waktu untuk melaksanakan ibadah Haji bagi yang mampu merupakan termasuk dalam rukun Islam yang kelima. Selain itu, pada bulan tersebut juga bertepatan dengan dilaksanakannya penyembelihan kurban. Terdapat tafsir ayat yang menjelaskan 10 hari pertama di bulan Dzulhijah. Allah SWT menurunkan ayat dan menjelaskan tentang keutamaan 10 hari pertama di bulan Dzulhijah. Seperti yang tertulis pada surat Al Fajr ayat 1 dan 2, Allah SWT berfirman, وَالْفَجْرِ (1) وَلَيَالٍ عَشْرٍ (2) Wal-fajr(i). Wa layālin ‘asyr(in). Artinya: “Demi fajar; Demi malam yang sepuluh.” Menurut tafsir tahlili Kemenag, pada ayat tersebut menjelaskan Allah SWT bersumpah dengan fajar. Fajar yang dimaksud adalah fajar yaumun-naḥr (hari penyembelihan kurban), yaitu tanggal 10 Zulhijah, karena ayat berikutnya membicarakan “malam yang sepuluh”, yaitu sepuluh hari pertama bulan itu. Akan tetapi, ada yang berpendapat bahwa fajar yang dimaksud adalah fajar setiap hari yang mulai menyingsing yang menandakan malam sudah berakhir dan siang sudah dimulai. Ada pula yang berpendapat bahwa fajar itu adalah fajar 1 Muharram sebagai awal tahun, atau fajar 1 Zulhijah sebagai bulan pelaksanaan ibadah haji. Dalam ayat tersebut menandakan bahwa terdapat ibadah – ibadah yang bilamana seorang muslim menjalankannya, akan mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT dan bisa dinikmati ketika di akhirat nanti. Seperti ibadah yang hanya dapat dilakukan bagi orang yang mampu, yaitu ibadah haji. Jika tidak mampu menunaikan haji, dapat melaksanakan ibadah shalat Idul Adha dan menyembelih hewan kurban. Allah SWT Maha Pengasih memberikan kenikmatan yang luar biasa bagi umat muslim yang beriman. Allah SWT sangat mencintai saat amalan kebaikan dilakukan pada saat bulan Dzulhijah. Seperti yang dijelaskan pada Hadits Riwayat Bukhari, Nabi Muhammad SAW bersabda, مَا مِنْ أَيَّامٍ اَلْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّام. يَعْنِي أَيَّامُ الْعُشْرِ. قَالُوْا: يَا رَسُولَ اللهِ، وَلاَ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللهِ؟ قَالَ: وَلاَ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللهِ، إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ ، فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيءٍ. (رواه البخاري) Artinya : “Tidak ada hari di mana amal kebaikan saat itu lebih dicintai oleh Allah SWT daripada hari-hari ini. Rasulullah menghendaki 10 hari (awal Dzulhijjah). Lantas para sahabat bertanya: ‘Wahai Rasulullah, tidak juga jihad di jalan Allah?’ Rasulullah shallalâhu ‘alaihi wasallam menjawab: ‘Tidak juga jihad di jalan Allah, kecuali orang yang keluar berjihad dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun (mati syahid).” (yat) Baca juga :

Read More

Militer Israel Sudah Menguasi Semua Jalur Gaza

Gaza — 1miliarsantri.net : Militer Israel telah menguasai Jalur Gaza di perbatasan Rafah dengan Mesir, dan melancarkan serangan di kota selatan tersebut seiring prospek kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas belum menemui titik temu. Brigade 401 Israel memasuki penyeberangan Rafah pada Selasa pagi, sehari setelah kelompok Palestina yang memerintah Gaza yakni Hamas mengatakan mereka menerima proposal gencatan senjata yang dimediasi Mesir-Qatar. Israel, sementara itu, bersikeras bahwa kesepakatan itu tidak memenuhi tuntutannya. Penyeberangan Rafah sangat penting bagi bantuan dan bagi mereka yang bisa melarikan diri ke Mesir. Para pemimpin Israel sudah lama mengantisipasi operasi militer di kota selatan, tempat sekitar 1,4 juta warga Palestina, termasuk lebih dari 600.000 anak-anak, berlindung, meskipun ada peringatan dari PBB, Amerika Serikat, Uni Eropa dan organisasi kemanusiaan internasional bahwa serangan tersebut akan menjadi bencana besar. Rekaman yang dirilis oleh militer Israel menunjukkan sebuah tank memasuki penyeberangan Rafah. Rincian video tersebut sesuai dengan ciri-ciri lokasi penyeberangan yang diketahui dan menunjukkan bendera Israel berkibar dari tank yang merebut daerah tersebut. Militer Israel mengatakan dalam jumpa pers pagi hari Selasa bahwa pasukan khusus mereka sedang memindai daerah tersebut dan mereka telah beroperasi sejak Senin malam di Rafah timur. Israel juga mengatakan sebagian besar orang telah dievakuasi dari wilayah operasi militer. Warga Palestina diinstruksikan melalui pesan teks berbahasa Arab, panggilan telepon dan selebaran untuk bergerak menuju al-Mawasi di pantai Laut Mediterania, di mana pihsk militer mengatakan telah mendirikan zona kemanusiaan dengan rumah sakit, tenda dan pasokan medis. Evakuasi dilakukan ketika militer Israel meningkatkan pemboman terhadap kota tersebut. Tank dan pesawat menggempur beberapa daerah dan setidaknya empat rumah di Rafah semalam, serta menewaskan 20 warga Palestina dan melukai beberapa lainnya, menurut pejabat kesehatan Palestina. Kemudian, tiga orang juga tewas dalam serangan udara Israel di sebuah rumah milik keluarga al-Darbi di sebelah barat kota Rafah. Militer Israel mengklaim pihaknya menyita penyeberangan Rafah setelah menerima informasi intelijen bahwa penyeberangan tersebut “digunakan untuk tujuan teroris”. Dikatakan bahwa selain membunuh 20 pejuang dan menghancurkan infrastruktur Hamas di daerah tersebut, pasukannya juga menemukan “tiga poros operasional”. “Pasukan Tim Tempur Divisi 401 dan Tim Tempur Divisi Brigade Givati terus beroperasi di wilayah tersebut melawan teroris dan infrastruktur teroris,” katanya dalam sebuah postingan di X. Tidak ada bukti yang diberikan untuk mendukung pernyataan tersebut, namun militer menuduh daerah sekitar penyeberangan Rafah digunakan untuk melancarkan serangan mortir yang menewaskan tiga tentara Israel dan melukai lainnya di dekat penyeberangan Karem Abu Salem, yang Israel sebut sebagai penyeberangan Kerem Shalom pada Minggu lalu. Namun sayap bersenjata Hamas mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Menteri Luar Negeri Israel Israel Katz mengatakan negaranya sudah lama “menghancurkan” Hamas jika bukan karena tawanan yang ditahan di Gaza. “Masuknya tentara ke Rafah mendukung dua tujuan utama perang: membebaskan tawanan dan mengalahkan Hamas,” katanya di X. Di sisi lain, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lin Jian meminta Israel untuk “memperhatikan tuntutan besar komunitas internasional, berhenti menyerang Rafah, dan melakukan apa pun untuk menghindari bencana kemanusiaan yang lebih serius di Jalur Gaza”. Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi juga memperingatkan bahwa Israel “membahayakan kesepakatan [dengan Hamas] dengan membom Rafah”. Raja Yordania Abdullah II juga mengatakan kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dalam pertemuan pribadi pada hari Senin bahwa serangan Israel di Rafah akan menyebabkan “pembantaian baru” terhadap warga sipil Palestina dan dapat menyebabkan perluasan konflik regional. (zul) Baca juga :

Read More

Kompeni Bunuh 15 Calon Haji yang Dibiayai Sultan Agung

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Peristiwa 11 Juli 1642 itu benar-benar membuat Sultan Agung marah besar. Ia lalu membalasnya dengan melempar tawanan ke kolam buaya. Belum sebanding memang, 15:1. Sebanyak 15 orang Jawa tak bersalah dibunuh Kompeni, hanya satu tawanan yang dibunuh Sultan Agung sebagai balasan. Kompeni memang biadap. Sultan Agung mengirim 18 jamaah calon haji (calhaj) ke Tanah Suci, Kompeni menyergapnya: tiga ditawan, 15 dibunuh. Sungguh biadab. Apa salah 18 calhaj yang berangkat ke Tanah suci atas biaya Sultan Agung itu? Tak ada. Tapi, orang Belanda yang jadi tawanan itu dilrmpar ke kolam buaya karena memberi cincin sebagai hadiah kepada Sultan Agung, dan Sultan Agung jatuh sakit. Konpeni menyergap 18 calhaj itu hanya karena mereka diberangkatkan menggunakan kapal Inggris, Reformation. Padahal sebelumnya, Kompeni sudah tiga kali menawarkan diri akan mengirim calhaj Mataram ke Tanah Suci. Tapi Sultan Agung mengabaikannya. Kompeni menggunakan penawaran itu sebagai imbalan jikaSultan Agung bersedia membebaskan tawanan. Sultan Agung memilih menggunakan kapal Inggris untuk memberangkatkan 18 calhaj itu. Utusan Inggris telah menawarinya untuk mengirimkan calhaj ke Surat, India, lalu lanjut ke Tanah Suci. Tentu saja Inggris mengatakan bukan Inggris yang menawarkan diri. Inggris menyebut, Sultan Agung yang meminta bantuan. Tawanan di Mataram, Antonie Paulo, mendengan rencana ini. Ia lalu berkirim informasi ke Batavia. Maka, ketika kapal Inggris tiba di sebelah barat Pulau Onrust pada 11 Juli 1642, Kompeni menyergapnya. Satu orang Inggris dibunuh dan empat lainnya luka-luka. Saat Kompeni menangkap 18 calhaj yang diberangkatkan oleh Sultan Agung di atas kapal, 15 calhaj melawan. Akhirnya, 15 calhaj itu dibunuh Kompeni di kapal. Sungguh biadab. Tiga calhaj lagi dibawa turun. Mereka menjadi tawanan di Batavia, tapi diberi tunjangan. Calhaj disergap, sehingga gagal berangkat naik haji. Ini membuat Sultan Agung marah besar, apalagi 15 di antaranya dibunuh. Mereka bukan calhaj biasa. Mereka sekaligus sebagai wakil Sultan Agung untuk menyedekahkan sekitar 6.000 riyal logam ke makam Nabi di Madinah. Mereka juga mendapat tugas mengusahakan gelar sultan dari Makkah untuk Sultan Agung. Saat itu Sultan Agung masih memakai gelar Susuhunan: Susuhunan Anyokrowati. Sultan Agung lalu membalas perlakuan Kompeni itu dengan menghukum mati tawanan..Kebetulan yang mendapat hukuman adalah Antonie Paulo. Antonie Paulo telah diangkat oleh Kompeni sejak 1639 sebagai pimpinan orang-orang Belanda yang ditawan di Matatam. Hukuman mati diberikan sepertinya karena alasan ini. Sultan Agung membunuh pimpinan tawanan agar Konpeni juga merasakan sakit. Seperti halnya rasa sakit akibat 15 calhaj dibunuh Kompeni. Kebetulan, Antonie Paulo juga yang membocorkan rencana pengiriman calhaj Mataram menggunakan kapal Inggris. Kebetulan pula ia pernah menghadiahkan cincin kepada Sultan Agung. Sultan Agung jatuh sakit setelah menerima hadiah cincin itu. Antonie Paulo pun dituduh telah mengirim guna-guna kepada Sultan Agung. Juga kebetulan, Antonie Paulo telah menolak disunat. Para tawanan yang bersedia disunat akan dibebaskan oleh Sultan Agung, yang menolak akan dibunuh. Dari 83 tawanan sejak 1832, pada 1641 tinggal 40 orang, termasuk Antonie Paulo, kepala perdagangan Kompeni. Tercatat ada delapan yang sudah disunat. Antonie Paulo harus menjadi korban akibat tindakan biadab Kompeni membunuh 15 calhaj di atas kapal Inggris. Hubungan Kompeni drngan Sultan Agung pun makin memburuk. (jeha) Baca juga :

Read More

Calon Jamaah Haji Jawa Barat Didominasi Lansia

Bandung — 1miliarsantri.net : Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Barat (Jabar) mengungkapkan, sebanyak 16 ribu calon jamaah haji asal Jawa Barat merupakan lansia. Total calon jamaah haji yang berangkat haji mencapai 40 ribu orang lebih. “Kalau kuota kita itu 40 ribu, berarti 15 ribu-16 ribu adalah lansia,” terang Kabid Haji dan Umroh Kemenag Jabar, Boy Hari Novian kepada 1miliarsantri.net, Rabu (8/5/2024). Boy mengatakan, calon jamaah di Jabar kurang lebih mencapai 30-40 persen. Tiap tahun calon jamaah di Jabar didominasi lansia. Menurutnya, calon jamaah tertua di Jabar berusia 98 tahun. Calon jamaah yang berusia di atas 81 tahun mendapat prioritas. “Jadi mau kapan saja daftarnya kalau dia di atas 81 tahun itu jadi prioritas bisa langsung berangkat jadi gak nunggu lama,” lanjutnya. Sebanyak 40.201 orang calon jamaah haji siap berangkat ke tanah suci, Makkah, Arab Saudi. Mereka akan mulai masuk ke asrama pada tanggal 11 Mei dan berangkat ke Tanah Suci tanggal 12 Mei. Boy mengingatkan calon jamaah haji untuk menjaga kondisi tubuh mengingat cuaca puncak haji akan mencapai 45-50 derajat Celcius. Mereka pun diminta tidak terlalu banyak berkegiatan. “Jadi memang dari sekarang diharapkan jamaah menjaga kondisi dengan banyak minum dan mengurangi aktivitas sebelum puncak haji,” pungkasnya. (den) Baca juga :

Read More