El Classico La Liga: Real Madrid Menang 2-1 Atas Barcelona, Mbappe dan Bellingham Jadi Pembeda

El Classico bukan sekadar pertandingan sepak bola biasa. Barcelona dan Real Madrid menjadi rival abadi dengan dampak global terbesar setiap musim LaLiga bergulir. Madrid – 1miliarsantri.net: Pertemuan klasik antara Real Madrid dan Barcelona merupakan laga sarat emosi dengan tajuk El Classico sangat digemari pecinta dan penonton sepak bola dunia. Laga menarik kedua tim kembali tersaji dalam lanjutan La Liga Spanyol pada Senin 27 Oktober 2025. Saat bola mulai bergulir di El Clásico dan pertandingan berlangsung sengit, dunia seolah berhenti sejenak selama 90 menit untuk menyaksikan para bintang Real Madrid dan FC Barcelona bermain. Gol Mbappe dan Beliingham Jadi Pembeda Gol dari Mbappé dan Bellingham memberi tim kami kemenangan di Bernabéu untuk memperlebar keunggulan mereka di puncak klasemen. Real Madrid memenangkan El Clásico pertama musim ini di Bernabeu. Semua gol tercipta di babak pertama yang spektakuler, dengan Mbappé membawa tim unggul setelah assist gemilang Bellingham di menit ke-22. Namun Barcelona berhasil menyamakan kedudukan melalui Fermín di menit ke-38 dan lima menit kemudian Bellingham mengubah skor menjadi 2-1. Di babak kedua, momen paling berkesan adalah penyelamatan Szczęsny atas penalti Mbappé di menit ke-51. Kemenangan yang pantas bagi tim asuhan Xabi Alonso , yang memperlebar keunggulan mereka di puncak klasemen LaLiga. Pertandingan Diwarnai Kontroversi Pertandingan dimulai dengan kontroversial. Setelah dua menit, Soto Grado menghadiahkan penalti atas pelanggaran Lamine Yamal terhadap Vini Jr. , tetapi setelah meninjau pertandingan di monitor, ia membatalkan keputusannya. Sepuluh menit kemudian, terjadi momen kontroversial lainnya, yang juga menguntungkan tim tamu. Tekanan gencar Real Madrid kembali membuahkan hasil ketika bola jatuh ke Mbappé , yang dari tepi kotak penalti langsung melepaskan tembakan kaki kanan tanpa ragu, yang tak mampu dibendung Szczęsny. Soto Grado tidak mengizinkan Barcelona melakukan kick-off dan menganulir gol tersebut karena offside yang dilakukan pemain Prancis tersebut. Bagian kecil dari sepatu pemain Prancis tersebut, menurut tayangan ulang di televisi, terlihat di sana. Tempo Permainan Cepat Membuat Pertandingan Menarik Ditonton Tempo permainan sangat cepat dan di pertengahan babak pertama, Bellingham membuat pertandingan semakin hidup dengan menerima bola di lini tengah dan memberikan assist spektakuler untuk Mbappé. Pencetak gol terbanyak LaLiga tersebut memanfaatkan umpan rekan setimnya dan menaklukkan kiper dalam situasi satu lawan satu pada menit ke-22. Skor 1-0 dan satu gol lagi untuk sang striker. Tim kami bahkan seharusnya bisa memperbesar keunggulan mereka pada menit ke-30. Tchouameni melepaskan umpan lambung melewati pertahanan Barcelona dan tendangan akrobatik Huijsen ditepis Szczęsny menjadi tendangan sudut, yang enam menit kemudian berhasil menepis tembakan keras kaki kiri Bellingham dari tepi kotak penalti, dilansir dari laman resmi Real Madrid. Real Madrid Mendominasi dan Kemenangan Yang Pantas Anak asuh Xabi Alonso mendominasi, tetapi Barcelona memanfaatkan kesalahan dalam membangun serangan untuk menyamakan kedudukan melalui gol Fermín pada menit ke-38. Skor imbang hanya bertahan selama lima menit. Vini Jr memberikan umpan silang ke tiang jauh, di mana Militão menyundul bola kembali ke gawang untuk memberi Bellingham penyelesaian mudah. ​​2-1. Satu gol dan satu assist untuk pemain Inggris tersebut. Mbappé bahkan sempat mencetak gol lagi di masa injury time, tetapi gol tersebut dianulir karena offside. Babak pertama berjalan dengan tempo yang tak kenal lelah, tetapi awal babak kedua tak kalah menegangkan. Bellingham mencoba mengirim umpan silang ke kotak penalti pada menit ke-49, tetapi diblok Eric Garcia, bola kemudian mengenai lutut pemain Inggris tersebut dan kemudian mengenai tangan bek Barcelona yang terangkat. Soto Grado tidak memberikan penalti, tetapi ia melakukannya setelah dipanggil oleh wasit VAR dan menonton pertandingan di monitor. Mbappé mengambil penalti dan Szczęsny mencegah gol tersebut dengan penyelamatan gemilang. Diwarnai Kartu Merah Menit demi menit berlalu dan tim tamu mulai mendominasi, meskipun belum berhasil. Tim asuhan Xabi Alonso menciptakan lebih banyak ancaman dengan transisi serangan cepat. Salah satunya bisa saja menghasilkan gol ketiga tim kami, tetapi tembakan kaki kiri Mbappé meleset. Tembakan Rodrygo di masa injury time memang tepat sasaran, tetapi penyelamatan gemilang Szczęsny mencegah gol tersebut. Pada menit ke-99, Pedri diusir keluar lapangan karena menerima kartu kuning kedua. Kemenangan yang pantas bagi Real Madrid.*** Penulis : Thamrin Humris Editor : Thamrin Humris Sumber : Real Madrid dan FC Barcelona Foto : Kolase istimewa dan Laman resmi Real Madrid

Read More

Apakah Gotong Royong Termasuk dalam Kategori Sedekah?

Bondowoso – 1miliarsantri.net : Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar istilah gotong royong, sebuah budaya luhur yang sudah menjadi bagian dari jati diri bangsa Indonesia. Namun, pernahkah kita berpikir lebih jauh, apakah gotong royong juga termasuk sedekah? Pertanyaan ini sangat menarik untuk dikaji, karena keduanya sama-sama menekankan nilai kebaikan, kepedulian, dan keikhlasan dalam membantu sesama tanpa pamrih. Gotong royong bukan sekadar kerja bersama, tetapi juga bentuk dari rasa empati dan kebersamaan yang memiliki makna spiritual mendalam, mirip dengan konsep sedekah dalam ajaran agama. Gotong Royong sebagai Wujud Sedekah Non-Materi Dalam konteks pertanyaan apakah gotong royong sedekah?, jawabannya bisa dikatakan iya, karena gotong royong adalah bentuk sedekah non-materi. Sedekah tidak selalu harus berupa uang atau barang. Memberikan bantuan, tenaga, bahkan sekadar senyum tulus pun bisa dihitung sebagai sedekah, sebagaimana disebutkan dalam ajaran agama. Ketika seseorang ikut membersihkan masjid, membantu korban bencana, atau menolong tetangga yang sedang kesulitan tanpa mengharap imbalan, tindakan tersebut adalah sedekah dalam bentuk amal sosial. Gotong royong menyatukan banyak individu dengan semangat saling membantu demi kebaikan bersama. Inilah nilai sedekah yang sesungguhnya, memberi tanpa pamrih dan menumbuhkan manfaat bagi banyak orang. Lebih jauh lagi, gotong royong mengajarkan kita tentang pentingnya kebersamaan dalam kebaikan. Saat seseorang ikut berpartisipasi dalam kerja bakti, ia sebenarnya sedang menanam kebaikan yang hasilnya bisa dirasakan oleh semua pihak. Dengan demikian, gotong royong bukan hanya budaya sosial, tetapi juga bentuk ibadah yang penuh nilai pahala, sebagaimana konsep sedekah yang diajarkan dalam agama. Baca juga : cara sedekah dengan perbuatan Keterkaitan Spiritual antara Gotong Royong dan Sedekah Bila kita renungkan lebih dalam, gotong royong bukan hanya tentang perbuatan sosial, tapi juga perbuatan spiritual yang bernilai ibadah. Dalam setiap tindakan gotong royong, terkandung niat untuk menolong dan meringankan beban orang lain. Niat inilah yang membuat sebuah tindakan menjadi bernilai ibadah. Dalam Islam, sedekah tidak dibatasi pada materi. Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa setiap kebaikan adalah sedekah. Artinya, apa pun bentuk kontribusi yang memberikan manfaat bagi orang lain baik tenaga, waktu, maupun perhatian semua bisa bernilai sedekah. Jadi, gotong royong merupakan sedekah kolektif yang melibatkan banyak orang untuk satu tujuan, yaitu kebaikan bersama. Selain itu, gotong royong juga mempererat hubungan antar warga. Ketika kita bekerja bersama, rasa kebersamaan tumbuh, kepercayaan meningkat, dan rasa saling memiliki semakin kuat. Hal-hal seperti ini menciptakan harmoni sosial yang tak ternilai, serta merupakan buah dari sedekah yang tulus. Baca juga : keutamaan pemberi sedekah Dari uraian di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa jawaban atas pertanyaan apakah gotong royong sedekah? Jawabannya adalah ya. Gotong royong merupakan bentuk nyata dari sedekah yang tidak selalu melibatkan harta, melainkan juga tenaga, waktu, dan niat baik. Dengan bergotong royong, kita tidak hanya membantu sesama, tetapi juga menebar manfaat luas bagi masyarakat. Pada akhirnya, nilai gotong royong mengajarkan kita untuk tidak hidup sendiri, melainkan saling menolong dan saling menguatkan. Di situlah letak indahnya sedekah dalam bentuk sosial. Jadi, ketika kita ikut serta dalam kegiatan gotong royong, sesungguhnya kita sedang bersedekah bukan dengan uang, tetapi dengan hati yang ikhlas dan semangat kebersamaan yang tulus. Itulah makna sejati dari pertanyaan apakah gotong royong sedekah. (**) Penulis : Iffah Faridatul Hasanah Editor : Toto Budiman Foto Ilustrasi AI

Read More

Ketika AI Dan Big Data Mulai Atur Lalu Lintas, Solusi ataukah Ancaman Baru?

Bondowoso – 1miliarsantri.net : Di era digital yang serba cepat ini, kita mulai menyaksikan bagaimana AI dan Big Data menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Tidak hanya dalam dunia bisnis atau hiburan, tapi juga dalam bidang yang lebih krusial seperti pengaturan trafik lalu lintas. Bayangkan, jalanan kota yang padat kini bisa diatur oleh sistem cerdas yang mampu menganalisis jutaan data hanya dalam hitungan detik. Teknologi AI dan Big Data hadir membawa harapan baru untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan keselamatan di jalan raya. Namun, di balik kemajuan itu, terselip pula pertanyaan besar, apakah ini benar-benar solusi, atau justru ancaman baru bagi privasi dan kendali manusia? AI dan Big Data dalam Sistem Lalu Lintas Modern Sebelum kita menilai dampaknya, penting untuk memahami bagaimana AI dan Big Data bekerja dalam sistem transportasi. Keduanya saling melengkapi. Big Data mengumpulkan informasi dari berbagai sumber, seperti kamera CCTV, GPS kendaraan, sensor jalan, hingga aplikasi navigasi. Lalu AI memproses data tersebut untuk mengambil keputusan secara otomatis. Misalnya, sistem bisa menyesuaikan durasi lampu merah dan hijau berdasarkan kepadatan kendaraan, memprediksi titik rawan kemacetan, hingga memberikan rute alternatif bagi pengendara. Teknologi ini bukan lagi sekadar teori. Banyak kota besar di dunia, termasuk di Asia, sudah mulai menerapkannya. Hasilnya cukup menjanjikan, waktu tempuh menurun, angka kecelakaan berkurang, dan efisiensi bahan bakar meningkat. Baca juga : Apakah AI untuk UMKM Syariah Sudah Sesuai dengan Prinsip Agama? Ternyata Begini Penjelasan Faktanya! Namun, di balik semua manfaat tersebut, ada sisi lain yang perlu kita cermati dengan hati-hati. Setiap inovasi besar pasti memiliki konsekuensi. Dalam hal ini, AI dan Big Data menimbulkan kekhawatiran baru terkait privasi dan keamanan data. Untuk bisa bekerja efektif, sistem membutuhkan akses ke informasi pribadi pengguna mulai dari lokasi real-time, kebiasaan berkendara, hingga rute harian. Jika data sebesar itu jatuh ke tangan yang salah, bukan tidak mungkin bisa disalahgunakan untuk kepentingan lain. Selain itu, muncul juga kekhawatiran tentang ketergantungan manusia pada sistem otomatis. Ketika semua keputusan diambil oleh algoritma, apakah kita masih memiliki kendali penuh terhadap lingkungan kita sendiri? Jika suatu saat sistem AI mengalami kesalahan atau diretas, dampaknya bisa sangat luas, bahkan berbahaya. Pertanyaan ini menjadi refleksi penting sejauh mana kita siap menyerahkan kendali kepada teknologi? Menemukan Titik Seimbang antara Manfaat dan Risiko Penerapan AI dan Big Data seharusnya tidak hanya dilihat dari sisi efisiensi teknologi, tetapi juga dari aspek etika dan keamanan. Regulasi yang jelas dan transparan sangat dibutuhkan agar penggunaan data tetap dalam batas yang aman. Pemerintah, perusahaan teknologi, dan masyarakat harus bekerja sama membangun sistem yang tidak hanya pintar, tetapi juga bertanggung jawab. Kita tidak bisa menolak kemajuan teknologi, namun kita juga tidak boleh membiarkannya berjalan tanpa kendali. AI dan Big Data bisa menjadi solusi terbaik untuk menciptakan lalu lintas yang lebih tertib dan efisien, asalkan digunakan dengan prinsip kehati-hatian. Pada akhirnya, kita tidak bisa memungkiri bahwa AI dan Big Data telah membuka babak baru dalam dunia transportasi modern. Sistem yang dulu bergantung sepenuhnya pada manusia kini mulai dibantu oleh kecerdasan buatan dan analisis data raksasa. Jika dimanfaatkan dengan bijak, teknologi ini dapat menjadi solusi besar bagi masalah kemacetan dan keselamatan di jalan. Namun, jika tanpa pengawasan yang ketat, AI dan Big Data juga berpotensi menjadi ancaman terhadap privasi dan kebebasan individu.(***) Penulis : Iffah Faridatul Hasanah Editor : Toto Budiman Foto Ilustrasi AI

Read More

Awas Kejutan Santri Darul Hijrah Salam di HSCO’25: Perpaduan Kreativitas, Sportivitas, dan Ukhuwah Islamiyah

Pasuruan – 1miliarsantri.net — Ma’had Tahfidzul Qur’an Darul Hijrah 2 Salam, Pasuruan, kembali menggelar ajang tahunan bertajuk Hari Santri Competition 2025 (HSCO’25) pada 22–26 Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi momentum bagi para santri MA dan MTs untuk menumbuhkan semangat ukhuwah, sportivitas, dan kreativitas melalui berbagai cabang lomba dan pertunjukan seni. Rangkaian HSCO’25 dimulai dengan upacara Hari Santri pada Rabu pagi (22/10). Seluruh santri MA dan MTs berbaris rapi di lapangan utama menyimak tausiyah dari Ustadz Abdillah, Mudir Ma’had Tahfidzul Qur’an Darul Hijrah 2. Dalam pesannya, beliau mengingatkan pentingnya semangat perjuangan para santri terdahulu dalam menjaga agama dan negeri. “Santri harus menjadi penjaga moral bangsa. Semangat jihad tidak hanya di medan perang, tapi juga di medan ilmu dan pengabdian,” ujarnya dengan suara lantang. Keesokan malamnya, Kamis (23/10), lapangan pondok berubah menjadi panggung besar untuk pembukaan resmi HSCO’25. Acara ini dibuka oleh Ustadz Wafi Ibrahim, selaku penanggung jawab kegiatan. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kejujuran dan adab dalam berkompetisi. “Kemenangan bukan sekadar soal siapa yang tercepat atau terhebat, tetapi siapa yang paling jujur dan tetap menjaga adab. Kompetisi ini kita jadikan sarana untuk melatih jiwa juang dan kebersamaan,” ungkapnya penuh semangat. Usai pembukaan, malam itu disemarakkan oleh penampilan spektakuler dari santri kelas 2 MTs dan 2 MA. Aksi bela diri dari Tapak Suci, IPSI (Pencak Silat), dan Kobujutsu dengan atraksi toya dan golok membuat penonton terpukau. Sorak kagum semakin menggema saat beberapa santri memperagakan lompat harimau melewati gelang api, menciptakan suasana heroik di tengah malam yang hangat. Menariknya, atraksi IPSI yang semula tampil tunggal tiba-tiba berlanjut menjadi seni ganda kolaborasi dengan Tapak Suci, memperlihatkan harmoni dua aliran bela diri dalam satu irama yang memukau. Sebagai penutup malam, santri kelas 2 MA menampilkan drama teater bertema perjuangan santri melawan penjajahan Belanda. Dengan penuh totalitas, mereka menyiapkan dan memainkan kisah heroik para santri yang mengangkat bambu runcing melawan penjajah. Adegan demi adegan menggambarkan semangat jihad dan cinta tanah air, hingga suasana haru menyelimuti lapangan. Kekompakan dan penghayatan mereka membuat penonton kagum — bukti bahwa semangat juang masih hidup di dada para santri Darul Hijrah. Rangkaian lomba berlangsung pada hari Jumat hingga Sabtu (24–25 Oktober 2025), mewarnai suasana pondok dengan semangat juang dan keceriaan. Beragam cabang lomba yang digelar meliputi futsal, voli, panahan, tenis meja, desain grafis, MTQ, MHQ, serta pidato, dengan pembagian kategori peserta dari MA dan MTs agar kompetisi berjalan adil dan berimbang. Baca juga : Semangat Juang 45 Tersulut dalam Lomba Agustusan Santri Darul Hijrah Salam Di balik kemeriahan acara, terdapat kerja keras panitia yang dikoordinasikan oleh OSDHA (Organisasi Santri Darul Hijrah). Mereka berperan aktif dalam merancang konsep acara, mengatur jadwal perlombaan, serta memastikan seluruh perlengkapan dan kebutuhan teknis berjalan dengan baik. Pihak asrama dan sekolah turut memberikan dukungan, baik dari sisi pendanaan maupun pendampingan teknis di lapangan. Puncak Rangkaian Kegiatan HSCO’25 Rangkaian kegiatan HSCO’25 resmi ditutup pada Sabtu malam (26/10) dengan dilaksanakannya pembagian hadiah kepada para pemenang lomba. Dalam suasana penuh haru dan kegembiraan, para pemenang diumumkan dan diberikan penghargaan atas kerja keras serta semangat sportivitas mereka. Lebih dari sekadar ajang perlombaan, HSCO’25 menjadi wadah pembentukan karakter — tempat para santri belajar disiplin, tanggung jawab, dan kebersamaan. Seperti pesan penutup dari panitia bahwa, “HSCO’25 bukanlah sekadar kompetisi, tapi medan latihan jiwa bagi santri yang kelak akan berjuang untuk agama dan bangsa.” Baca juga : Selamat Hari Santri Nasional 2025 Melalui setiap pertandingan dan kerjasama yang terjalin, para santri menunjukkan bahwa kompetisi bukanlah ajang untuk saling menjatuhkan. Melainkan sarana untuk menguatkan persaudaraan dan menumbuhkan karakter tangguh para santri. HSCO’25 juga sebagai ruang pembuktian jati diri santri sebagai generasi penerus bangsa yang siap berkontribusi dengan nilai-nilai Islam yang menyala di setiap sendi kehidupan. Momentum pelaksanaan HSCO’25 menegaskan bahwa santri masa kini adalah generasi yang cerdas, tangguh dan berdaya saing global. Namun tetap menjunjung tinggi nilai ukhuwah Islamiyah dalam setiap gerak dan langkah perjuangannya. (**) Penulis : Zufar Rauf Budiman Editor : Toto Budiman Foto : Dokumentasi OSDHA

Read More

Memanfaatkan Teknologi untuk Mengurangi Kecurangan dalam Pengelolaan Zakat

Bondowoso – 1miliarsantri.net : Saat ini, berbagai sektor kehidupan tidak bisa lepas dari memanfaatkan teknologi, termasuk dalam urusan keagamaan dan sosial. Transparansi melalui sistem digital untuk mencatat transaksi secara real time menjadi sebuah keharusan. Salah satunya seperti pengelolaan zakat, yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan sosial dan membantu mereka yang membutuhkan. Namun, kita semua tahu bahwa persoalan pengelolaan zakat terkadang masih menghadapi tantangan serius, terutama terkait transparansi dan kepercayaan masyarakat. Publikasi laporan keuangan otomatis dan dapat diaudit publik agar muzakki (pemberi zakat) bisa memantau penyaluran dana, menjadi sebuah keniscayaan yang harus dipenuhi Lembaga Amil Zakat. Di sinilah peran teknologi untuk mengurangi kecurangan pengelolaan zakat menjadi sangat penting, karena dapat memberikan solusi agar dana zakat benar-benar tersalurkan dengan amanah dan tepat sasaran kepada mereka yang membutuhkan. Baca juga : Pengelolaan zakat di berbakai negara Peran Teknologi dalam Transparansi Pengelolaan Zakat Kita tentu sepakat bahwa kepercayaan masyarakat sebagai pondasi utama dalam pengelolaan zakat. Sayangnya, isu kecurangan atau penyalahgunaan dana sering membuat sebagian orang ragu untuk menyalurkan zakat melalui lembaga tertentu. Kehadiran teknologi untuk mengurangi kecurangan pengelolaan zakat memberikan angin segar bagi para muzaki (pemberi zakat). Dengan adanya aplikasi dan sistem digital, setiap transaksi zakat kini dapat dipantau secara terbuka. Seperti blockchain, aplikasi ini membantu dana zakat tercatat dengan transparan sehingga tidak ada celah untuk manipulasi data. Selain itu, penggunaan aplikasi berbasis daring juga memudahkan kita untuk melihat laporan keuangan lembaga zakat secara langsung, lengkap dengan siapa saja penerimanya. Lembaga zakat bisa menggunakan software khusus untuk merekam data muzaki dan mustahik secara rapi, lengkap dengan verifikasi identitas. Dengan begitu, setiap rupiah zakat bisa dilacak ke mana disalurkan, kepada siapa, dan untuk kebutuhan apa. Teknologi blockchain dapat mencatat transaksi zakat secara permanen. Sistem digital juga memungkinkan audit independen dilakukan dengan lebih mudah karena semua data tersimpan secara terpusat dan sulit dimanipulasi. Setiap transaksi memiliki jejak digital (digital trail), yang dapat diverifikasi oleh semua pihak. Baca juga : hukum zakat online Tidak bisa dipungkiri, kesibukan kita sering kali menjadi alasan menunda menunaikan zakat. Namun dengan adanya aplikasi mobile, masyarakat kini bisa membayar zakat kapan saja dan di mana saja. Lebih dari sekadar kemudahan, aplikasi ini juga menjadi bagian dari teknologi untuk mengurangi kecurangan pengelolaan zakat. Mengapa demikian? Karena setiap transaksi terekam secara otomatis dan bukti pembayaran tersimpan di sistem. Selain itu, aplikasi zakat modern biasanya dilengkapi dengan fitur pelaporan penyaluran, sehingga para muzaki bisa memantau secara langsung bagaimana dana zakat mereka disalurkan. Hal ini menumbuhkan kepercayaan sekaligus memperkuat rasa tanggung jawab lembaga zakat. Sekaligus mencegah penggelapan atau penggandaan data dalam penggelolaan distribusi zakat. Penggunaan blockchain menjadi langkah nyata untuk menjaga keadilan dalam pengelolaan zakat. Teknologi ini memungkinkan setiap orang melihat catatan transaksi tanpa bisa diubah secara sepihak. Hal ini membuat kemungkinan kecurangan semakin kecil. Di sisi lain, kecerdasan buatan atau AI juga dapat dimanfaatkan untuk menganalisis data penerima zakat, memastikan penyaluran lebih tepat sasaran, serta mengurangi risiko adanya penerima fiktif. Dengan kombinasi teknologi ini, pengelolaan zakat bisa lebih modern, profesional, dan sesuai dengan nilai-nilai kejujuran. Keberadaan zakat seharusnya menjadi salah satu pilar penting dalam membangun kesejahteraan umat. Namun, potensi kecurangan selalu menjadi ancaman jika tidak ditangani dengan serius. Oleh karena itu, memanfaatkan teknologi untuk mengurangi kecurangan pengelolaan zakat merupakan langkah bijak yang harus terus dikembangkan. AI dapat membantu mendeteksi pola anomali dalam aliran dana zakat yang berpotensi praktek curang. Dengan teknologi, kepercayaan masyarakat akan semakin kuat, transparansi bisa terjaga, dan zakat dapat benar-benar menjadi instrumen sosial yang mampu mengurangi kesenjangan. Penggunaan QRIS, e-wallet, atau transfer bank terintegrasi akan meminimalkan transaksi tunai, serta memiliki bukti digital yang bisa dilacak dan diaudit. Semoga dengan penerapan teknologi untuk mengurangi kecurangan pengelolaan zakat, manfaatnya dapat dirasakan lebih luas dan membawa keberkahan bagi seluruh umat. Lebih dari itu, teknologi menghadirkan kesempatan bagi Lembaga Amil Zakat untuk meningkatkan profesionalisme dan tata kelola organisasi yang sesuai dengan prinsip syariah dan good governace. Pada akhirnya, zakat tidak sekedar menjadi kewajiban ibadah semata, tetapi menjadi instrumen sosial – ekonomi yang modern, terpercaya dan berdaya guna bagi umat.(***) Penulis : Iffah Faridatul Hasanah Editor : Toto Budiman Foto : Ilustrasi AI

Read More

Harga Minyak Dunia Menguat, Investor Waspadai Isyarat Pasokan Global

Indramayu- 1miliarsantri.net : Dilansir dari Reuters, harga minyak dunia menguat pada perdagangan Selasa (22/10)  setelah sempat menyentuh level terendah dalam lima bulan pada sesi sebelumnya. Penguatan ini terjadi karena para investor mulai menilai ulang ekspektasi kelebihan pasokan (glut) dan menunggu kejelasan dari ketegangan dagang antara Amerika Serikat dan China, dua negara konsumen minyak terbesar di dunia. Harga Minyak Kembali Menguat Setelah Tekanan Sepekan Kontrak berjangka minyak Brent naik 31 sen atau sekitar 0,5% menjadi USD 61,32 per barel, sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November ditutup naik 30 sen menjadi USD 57,82 per barel. Kenaikan ini menandai pemulihan harga setelah pada Senin lalu kedua acuan minyak tersebut mencapai titik terendah sejak awal Mei 2025. Penyebab utama penurunan harga sebelumnya adalah produksi minyak AS yang mencapai rekor tertinggi, serta keputusan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya untuk tetap melanjutkan rencana peningkatan pasokan. Hal ini sempat memicu kekhawatiran pasar akan terjadinya kelebihan suplai global. Namun, data terbaru menunjukkan persediaan minyak mentah dan bahan bakar sulingan di Amerika Serikat masih relatif rendah, sehingga menahan tekanan penurunan harga lebih lanjut. Kondisi ini membuat para analis memperkirakan bahwa pasar minyak masih memiliki peluang untuk stabil dalam jangka pendek. Baca juga: Dua Dekade Terakhir, 737 Ribu Hektare Hutan Brasil Hilang Akibat Produksi Kopi Ketegangan Dagang AS-China Masih Bayangi Permintaan Energi Selain faktor pasokan, konflik perdagangan antara Amerika Serikat dan China juga menjadi perhatian utama para pelaku pasar. Sengketa tarif dan kebijakan ekspor antara dua raksasa ekonomi dunia ini telah meningkatkan kekhawatiran akan perlambatan pertumbuhan ekonomi global, yang berpotensi menekan permintaan minyak di masa mendatang. Meskipun kedua pihak menunjukkan upaya untuk meredakan ketegangan, pasar masih menunggu hasil pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping yang dijadwalkan berlangsung di Korea Selatan pekan depan. Struktur Pasar Minyak Berubah ke Arah Contango Salah satu indikator penting yang diamati investor adalah perubahan struktur harga minyak ke pola contango, yaitu kondisi ketika harga minyak untuk pengiriman segera lebih rendah dibandingkan harga untuk pengiriman di masa mendatang. Pola ini biasanya menunjukkan bahwa pasokan jangka pendek sedang melimpah, sementara permintaan melemah. Badan Energi Internasional (IEA) sebelumnya memprediksi bahwa tahun depan pasar minyak akan mengalami surplus signifikan, yang bisa memicu terbentuknya super contango  kurva harga yang menanjak tajam ke masa depan. Namun, hingga saat ini, kondisi tersebut belum sepenuhnya terwujud di pasar. Beberapa analis menilai pasar minyak saat ini memang mengalami kelebihan pasokan ringan, tetapi belum masuk ke kategori glut besar yang dapat menekan harga secara drastis. Mereka memperkirakan harga minyak akan cenderung stabil di kisaran saat ini, meskipun potensi tekanan tetap ada jika konflik perdagangan AS-China kembali memanas. Cadangan Minyak AS Diprediksi Naik Sebuah survei awal Reuters yang dirilis pada Senin menunjukkan bahwa cadangan minyak mentah AS kemungkinan meningkat dalam sepekan terakhir. Jika data resmi dari Administrasi Informasi Energi AS (EIA) mengonfirmasi hal ini, harga minyak berpotensi mengalami tekanan tambahan dalam jangka pendek karena pasar akan menilai bahwa pasokan global tetap melimpah. Di sisi lain, pemerintah AS dikabarkan berencana membeli 1 juta barel minyak mentah untuk menambah cadangan Strategis (Strategic Petroleum Reserve). Langkah ini diperkirakan dapat memberikan sedikit dukungan terhadap harga minyak, terutama jika dilakukan secara bertahap dalam beberapa bulan mendatang. Secara keseluruhan, para analis memperkirakan bahwa harga minyak dunia akan tetap berfluktuasi dalam rentang sempit selama beberapa minggu ke depan. Tekanan dari sisi pasokan kemungkinan akan berlanjut seiring meningkatnya produksi di AS dan kebijakan OPEC yang masih berhati-hati dalam mengatur kuota produksi. Namun, dukungan bisa datang dari permintaan musiman menjelang musim dingin di belahan bumi utara, serta potensi stabilisasi hubungan dagang antara AS dan China. Jika kedua faktor tersebut berkembang positif, harga minyak berpeluang kembali naik secara bertahap. Bagi Indonesia, pergerakan harga minyak dunia ini perlu dicermati karena dapat memengaruhi harga BBM domestik, neraca perdagangan, serta subsidi energi nasional. Pemerintah dan pelaku industri diharapkan terus memantau dinamika global agar dapat menyesuaikan kebijakan energi secara tepat. Baca juga: Surplus Dagang RI Sentuh Rekor Tertinggi dalam 3 Tahun Penulis: Durotul Hikmah Editor: Glancy Verona Ilustrasi by AI

Read More

Dua Dekade Terakhir, 737 Ribu Hektare Hutan Brasil Hilang Akibat Produksi Kopi

Tegal – 1miliarsantri.net: Sebuah laporan terbaru mengungkapkan fakta mencemaskan yakni selama dua dekade terakhir, Brasil kehilangan sekitar 737.000 hektare hutan akibat aktivitas yang berkaitan dengan produksi kopi. Angka ini menggambarkan ancaman serius terhadap keberlanjutan industri kopi, yang selama ini menjadi kebanggaan sekaligus penopang ekonomi utama negara tersebut. Menurut laporan lembaga Coffee Watch, sekitar 312.803 hektare dari total kehilangan hutan itu disebabkan langsung oleh pembukaan lahan baru untuk perkebunan kopi. Sementara sisanya merupakan dampak tidak langsung, berupa hilangnya tutupan hutan di sekitar area perkebunan yang telah ada sebelumnya. Brasil dikenal sebagai produsen sekaligus eksportir kopi terbesar di dunia, dengan produksi mencapai puluhan juta karung berkapasitas 60 kilogram setiap tahun. Namun, di balik kejayaan tersebut, muncul kekhawatiran bahwa deforestasi masif bisa mengancam masa depan industri kopi itu sendiri. “Brasil perlu segera mengubah arah karena deforestasi ini bukan hanya bencana karbon dan keanekaragaman hayati, tapi juga mengancam curah hujan dan menyebabkan gagal panen,” ujar Etelle Higonnet, Direktur Coffee Watch, dalam pernyataannya, Rabu (22/10/2025). Dampak Lingkungan dan Ancaman bagi Petani Laporan Coffee Watch menyoroti bahwa hilangnya hutan tidak hanya berdampak pada ekosistem dan penyerapan karbon, tetapi juga mengubah pola iklim mikro yang sangat penting bagi pertumbuhan kopi. Kekurangan curah hujan dan penurunan kelembapan tanah kini menjadi masalah serius di wilayah penghasil kopi utama Brasil. Di negara bagian Minas Gerais, yang dikenal sebagai sentra produksi kopi terbesar di dunia, delapan dari sepuluh tahun terakhir tercatat mengalami defisit curah hujan. Data dari misi satelit NASA Soil Moisture Active Passive (SMAP) menunjukkan bahwa kelembapan tanah di kawasan tersebut menurun hingga 25% dalam enam tahun terakhir. Penurunan drastis ini memaksa banyak petani mengeluarkan biaya tambahan untuk membangun sistem irigasi modern demi menjaga produktivitas lahan. Namun, upaya tersebut menambah beban ekonomi dan tidak semua petani mampu beradaptasi dengan cepat. Baca juga: Surplus Dagang RI Sentuh Rekor Tertinggi dalam 3 Tahun Rekomendasi: Agroforestri dan Praktik Berkelanjutan Dalam laporannya, Coffee Watch menggabungkan berbagai sumber data, termasuk MapBiomas, Hansen Global Forest Change, dan NASA, untuk memperkuat analisisnya. Lembaga ini juga merekomendasikan penerapan praktik agroforestri berkelanjutan, yakni sistem tanam yang memadukan pohon dengan tanaman kopi agar ekosistem tetap seimbang. Sayangnya, menurut laporan tersebut, praktik agroforestri baru diterapkan di kurang dari 1% wilayah utama produksi kopi di Brasil. Coffee Watch menilai bahwa peningkatan praktik ramah lingkungan sangat penting agar produksi kopi tetap stabil tanpa harus mengorbankan hutan. Tanggapan Asosiasi Eksportir Kopi Meski begitu, laporan Coffee Watch mendapat tanggapan kritis dari Cecafe, asosiasi eksportir kopi Brasil. Mereka menilai temuan itu tidak sepenuhnya akurat karena hanya menggunakan data deforestasi tingkat munisipal tanpa memperhitungkan upaya pelestarian vegetasi asli di dalam area perkebunan kopi. Cecafe mengutip hasil penelitian Universitas Federal Minas Gerais (UFMG) tahun 2023, yang menunjukkan bahwa 99% dari 115.000 lahan kopi yang terdaftar dalam sistem lingkungan pedesaan Brasil tidak mengalami deforestasi signifikan sejak 2008. Meski terjadi perbedaan pandangan, para pengamat sepakat bahwa keberlanjutan industri kopi Brasil kini berada di persimpangan. Jika deforestasi terus dibiarkan, bukan hanya keanekaragaman hayati yang terancam, tetapi juga masa depan petani dan stabilitas ekonomi yang bergantung pada “emas hitam” dari biji kopi tersebut. Baca juga: Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik Jelang KTT APEC, Dunia Waspadai Ketegangan Baru di Asia Timur Penulis: Satria S Pamungkas Editor: Glancy Verona Ilustrasi by AI

Read More

Surplus Dagang RI Sentuh Rekor Tertinggi dalam 3 Tahun

Jakarta – 1miliarsantri.net : urplus perdagangan Indonesia pada Agustus 2025 melonjak menembus angka US $ 5,49 miliar, menjadikannya capaian tertinggi dalam hampir tiga tahun terakhir. Lonjakan ini terutama disebabkan oleh penurunan impor yang lebih tajam dibanding laju ekspor. Kinerja Perdagangan Agustus 2025 Menurut data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor Indonesia pada Agustus 2025 mencapai US $ 24,96 miliar, meningkat sekitar 5,78 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara impor turun signifikan, menjadi US $ 19,47 miliar, atau minus 6,56 persen secara tahunan. Dengan demikian, surplus perdagangan pada Agustus adalah US $ 5,49 miliar, melampaui perkiraan pasar dan jauh di atas surplus bulan Juli 2025 yang tercatat sekitar US $ 4,17 miliar. Pencapaian ini memperpanjang tren surplus yang telah berlangsung selama 64 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. Faktor Utama: Turunnya Impor Lebih Tajam Analisis data perdagangan menunjukkan bahwa konsumsi impor, terutama pada sektor nonmigas, mengalami kontraksi yang cukup dalam di Agustus 2025. Penurunan impor ini menjadi faktor pendorong utama agar surplus mencapai rekor. Meski ekspor tetap tumbuh, laju kenaikannya relatif moderat dibanding tekanan eksternal seperti perlambatan permintaan global, tetapi karena impor merosot lebih dalam, neraca bergerak ke arah surplus yang sangat tinggi. Pada sisi komoditas, surplus nonmigas memegang peran besar. Sumbangan ekspor dari sektor lemak dan minyak nabati, bahan bakar mineral, serta industri besi dan baja menjadi penopang utama.  Di sektor migas, kondisi tetap defisit. Impor produk migas masih melampaui ekspornya, sehingga defisit migas masih membebani neraca agregat. Baca juga: Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik Jelang KTT APEC, Dunia Waspadai Ketegangan Baru di Asia Timur Reaksi Resmi dan Tanggapan Bank Indonesia (BI) menilai surplus perdagangan Agustus senilai US $ 5,49 miliar sebagai perkembangan positif yang memperkuat ketahanan eksternal perekonomian nasional. Beberapa analis turut mengingatkan bahwa meskipun surplus agregat terlihat gemilang, tantangan ke depan tetap ada. Antara lain, ketergantungan pada fluktuasi harga komoditas, permintaan eksternal terutama dari Tiongkok yang melambat, serta potensi rebound impor di sisa tahun karena kebutuhan bahan baku dan konsumsi domestik menjelang akhir tahun. Prospek dan Risiko ke Depan Peluang surplus berlanjut: Tren surplus masih mungkin dipertahankan pada bulan-bulan mendatang, terutama jika impor tetap terkendali dan ekspor nonmigas tetap kuat. Risiko rebound impor: Jelang Natal dan tahun baru, permintaan impor untuk bahan baku dan barang konsumsi cenderung meningkat, yang dapat mengecilkan surplus bulanan. Permintaan global: Perlambatan permintaan dari negara mitra dagang utama seperti Tiongkok berpotensi menekan volume ekspor Indonesia. Ketergantungan komoditas: Meskipun nonmigas semakin diandalkan, pergerakan harga komoditas global tetap menjadi variabel utama yang dapat mengubah tren perdagangan secara cepat. Secara keseluruhan, capaian surplus perdagangan Indonesia sebesar US $ 5,49 miliar pada Agustus 2025 mencerminkan kombinasi antara daya tahan ekspor dan penurunan tekanan impor, yang memberikan ruang stabilitas tambahan bagi perekonomian nasional di tengah ketidakpastian global. Namun, keunggulan ini tidak sepenuhnya bebas risiko, ketergantungan pada harga komoditas dunia, potensi peningkatan impor menjelang akhir tahun, serta perlambatan permintaan dari negara mitra utama dapat menjadi faktor pembalik tren surplus jika tidak diantisipasi dengan kebijakan yang adaptif. Untuk menjaga momentum positif ini, pemerintah dan pelaku ekonomi perlu memperkuat diversifikasi ekspor, meningkatkan daya saing industri dalam negeri, serta memperhatikan dinamika pasar global agar surplus dagang dapat bertransformasi dari capaian sesaat menjadi fondasi ketahanan ekonomi jangka panjang. Baca juga: Dari Malang ke Wageningen University: Tim UB Tampil di Ajang Internasional Inovasi Pangan Penulis: Faruq Ansori Editor: Glancy Verona Ilustrasi by AI

Read More

Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik Jelang KTT APEC, Dunia Waspadai Ketegangan Baru di Asia Timur

Indramayu – 1miliarsantri.net: Korea Utara meluncurkan rudal balistik ke arah timur pada Rabu pagi, dalam uji coba pertama mereka dalam lima bulan terakhir. Informasi ini dilansir oleh Associated Press (AP News), mengutip pernyataan resmi dari Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS) yang mengonfirmasi adanya peluncuran tersebut. Uji coba ini dilakukan hanya beberapa hari sebelum Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Pasifik (APEC) diselenggarakan di Korea Selatan, sebuah forum tahunan yang berfokus pada kerja sama ekonomi dan perdagangan antarnegara di kawasan Asia dan Pasifik. Meskipun pertemuan ini tidak memiliki agenda militer, peluncuran rudal tersebut dipandang sebagai langkah provokatif yang berpotensi memperkeruh stabilitas kawasan. Rudal Balistik ke Arah Timur, Peringatan Politik Menjelang KTT APEC Dalam laporan AP News, militer Korea Selatan menyatakan bahwa rudal tersebut diluncurkan ke arah timur dan mendarat di perairan antara Semenanjung Korea dan Jepang, tanpa menimbulkan kerusakan pada negara tetangga. Namun, peluncuran ini tetap memicu reaksi diplomatik internasional, mengingat waktu peluncurannya yang bertepatan dengan persiapan KTT besar yang akan dihadiri oleh para pemimpin dunia. Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan untuk menghadiri serangkaian pertemuan bilateral menjelang KTT tersebut, termasuk dengan Presiden China Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung. Namun, menurut laporan dari pejabat Korea Selatan yang dikutip oleh AP News, Trump kemungkinan besar tidak akan hadir dalam sesi utama APEC yang dijadwalkan pada 30 Oktober hingga 1 November 2025. Para analis menilai bahwa peluncuran rudal ini bukan kebetulan, melainkan bagian dari strategi politik Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, untuk mengirim pesan keras kepada komunitas internasional bahwa negaranya tetap menuntut pengakuan sebagai negara bersenjata nuklir. Baca juga: Dari Malang ke Wageningen University: Tim UB Tampil di Ajang Internasional Inovasi Pangan Ambisi Nuklir Kim Jong Un dan Tekanan terhadap Amerika Serikat Sejak perundingan denuklirisasi dengan Amerika Serikat gagal pada tahun 2019, Kim Jong Un diketahui mempercepat program pengembangan senjata nuklir dan rudal balistik. Dalam beberapa bulan terakhir, Korea Utara menampilkan kekuatan militernya melalui parade besar di Pyongyang, yang juga dihadiri oleh pemimpin China dan Rusia. Dalam parade tersebut, Kim memamerkan rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasong-20, yang diklaim sebagai sistem senjata strategis paling kuat yang pernah dimiliki Korea Utara. Menurut pengamat yang dilansir oleh AP News, rudal jenis ini dirancang untuk membawa beberapa hulu ledak nuklir sekaligus, sehingga mampu menembus sistem pertahanan rudal Amerika Serikat. Analis pertahanan memperkirakan bahwa uji coba rudal balistik kali ini bisa menjadi sinyal awal sebelum peluncuran Hwasong-20 dalam waktu dekat. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya Pyongyang untuk memperkuat posisi tawar mereka dalam potensi perundingan baru dengan Washington. Konteks Diplomasi Meskipun hubungan antara Washington dan Pyongyang sempat mencair pada masa pertemuan bersejarah antara Kim Jong Un dan Donald Trump, proses diplomasi tersebut berhenti total sejak 2019. Kim menuntut pencabutan sanksi ekonomi yang diberlakukan oleh Amerika Serikat dan PBB, sementara Washington bersikeras agar Korea Utara terlebih dahulu melakukan langkah nyata menuju denuklirisasi. Menurut laporan AP News, Kim sempat menyatakan kesiapan untuk kembali ke meja perundingan, tetapi dengan syarat bahwa Amerika Serikat harus menghentikan tekanan ekonomi dan tuntutan denuklirisasi sepihak. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Korea Utara ingin diakui sebagai kekuatan nuklir permanen, seperti halnya India atau Pakistan. Namun, peluncuran rudal baru ini justru menunjukkan bahwa Kim lebih memilih jalur provokasi militer untuk memperkuat posisi negosiasinya di masa depan. Langkah ini juga menjadi ujian diplomatik bagi negara-negara besar seperti Amerika Serikat, Tiongkok, dan Rusia yang memiliki kepentingan berbeda terhadap stabilitas Semenanjung Korea. Baca juga: Peringatan Hari Dokter Nasional 2025: Melihat Perjuangan Para Dokter di Desa Terpencil Kondisi Regional dan Dampak bagi Asia Timur Peluncuran rudal kali ini juga menimbulkan kekhawatiran di Jepang, yang selama ini menjadi sekutu utama Amerika Serikat di kawasan. Tokyo meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan jatuhnya puing rudal di wilayahnya, meskipun laporan awal menyebutkan tidak ada kerusakan yang terjadi. Selain itu, peluncuran ini berpotensi mengganggu suasana diplomatik di KTT APEC yang diharapkan menjadi ajang penguatan kerja sama ekonomi dan perdagangan internasional. Negara-negara peserta kini dihadapkan pada dilema baru, bagaimana menyeimbangkan kepentingan ekonomi kawasan dengan ancaman keamanan dari Korea Utara yang semakin tak terduga. Penulis: Durotul Hikmah Editor: Glancy Verona Gambar: Korea Utara luncurkan rudal balistik

Read More