Barang yang Dilarang Masuk di Masjidil Haram

Makkah — 1miliarsantri.net : Masjidil Haram adalah masjid suci yang berada di Kota Mekkah, Arab Saudi. Selain sebagai arah kiblat, Masjidil Haram merupakan tujuan utama dalam ibadah haji. Di awal tahun, Otoritas Masjidil Haram mengeluarkan kebijakan baru untuk menjamin keamanan dan kenyamanan jamaah. Aturan tersebut membatasi barang-barang yang boleh dibawa masuk ke Masjidil Haram. Pengawas Departemen Gerbang Masjidil Haram, Saif Al Salami, mengumumkan sejumlah benda yang tidak boleh atau dilarang masuk ke dalam masjid suci. Berikut daftar barang yang dilarang masuk ke Masjidil Haram, yaitu: Otoritas Masjidil Haram tidak membolehkan jamaah atau pengunjung mengonsumi makanan dan minuman, kecuali kopi, kurma, dan air. Jamaah atau pengunjung dilarang membawa makanan lengkap atau camilan ke dalam masjid. Aturan ini diterapkan untuk membantu menjaga kebersihan dan memastikan jamaah nyaman dan fokus dalam beribadah. Segala sesuatu yang tajam dilarang keras. Gunting, pisau, dan alat pemotong lainnya tidak diperbolehkan. Selain antisipasi keselamatan jamaah, ada juga aspek spiritual yang dipertimbangkan. Otoritas terkait juga melarang jamaah atau pengunjung membawa cairan yang mudah terbakar seperti parfum atau kaleng aerosol. Kebijakan ini sebagai upaya menekan risiko kebakaran di tempat suci Masjidil Haram. Jamaah disarankan untuk tidak membawa masuk tas dan koper berukuran besar ke dalam Masjidil Haram. Selain ruang yang terbatas, membawa barang berukuran besar dapat menjadi hambatan dan menyulitkan jamaah lain untuk bergerak. Pastikan Anda membawa barang-barang penting saja saat masuk ke Masjidil Haram. Namun bila Anda berniat bermalam atau membawa barang berharga, disediakan fasilitas penyimpanan di sekitar lokasi. Pastikan jamaah untuk tidak membawa masuk stroller atau kereta bayi ke dalam Masjidil Haram. Banyaknya jamaah atau peziarah di dalam masjid dapat menyulitkan Anda saat membawa kereta dorong. Pertimbangkan untuk menggunakan gendongan bayi demi kenyamanan dan menjaga anak tetap dekat. Pastikan sebelum berangkat ke Masjidil Haram, jamaah memeriksa kembali barang-barang yang perlu dibawa atau cukup disimpah di hotel saja. Manfaatkan momen ke Masjidil Haram untuk fokus pada hal yang benar-benar penting yaitu perjalanan spiritual Anda. Dengan sadar dan bersiap, Anda akan membantu menjaga suasana damai yang menjadikan situs suci ini begitu istimewa. (drus) Baca juga :

Read More

Hasil Ijtima Ulama Komisi Fatwa: Youtuber dan Selebgram Wajib Bayar Zakat

Jakarta — 1miliarsantri.net : Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia VII menghasilkan sejumlah ketentuan, salah satunya adalah ketentuan zakat bagi Youtuber, selebgram, dan pelaku ekonomi kreatif digital lainnya. Ketua Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh menjelaskan teknologi digital berpotensi untuk terus dikembangkan dalam memberi manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat. “Para ulama merespons perkembangan digital di tengah masyarakat, termasuk aktifitas digital yang dapat menghasilkan keuntungan. Forum ijtima menetapkan bahwa Youtuber, selebgram dan pelaku ekonomi kreatif digital lainnya wajib mengeluarkan zakat”, kata Niam dalam keterangannya, dikutip Selasa (4/6/2024). Adapun ketentuan wajib zakat bagi Youtuber atau para konten kreator sebagai berikut: a. Objek usaha (jenis konten) tidak bertentangan dengan ketentuan syariah; b. Telah mencapai nishab, yaitu senilai 85 gram emas dan mencapai hawalan al haul (satu tahun) kepemilikan c. Jika sudah mencapai nishab maka zakatnya dapat dikeluarkan pada saat menerima penghasilan sekalipun belum mencapai hawalan al haul (satu tahun); d. jika belum mencapai nishab maka dikumpulkan selama satu tahun, lalu dikeluarkan setelah penghasilannya sudah mencapai nishab; e. kadar zakatnya sebesar 2,5 persen (jika menggunakan periode tahun qamariyah) atau 2,57 persen (jika menggunakan periode tahun syamsiyah), dalam hal terdapat kesulitan untuk menggunakan tahun qamariyah sebagai tahun buku bisnis (perusahaan). Namun, lanjut Niam, ketentuan wajib zakat tersebut dikhususkan bagi aktifitas digital yang tidak bertentangan dengan syariat. “Kalau kontennya berisi ghibah, namimah, pencabulan, perjudian, dan hal terlarang lainnya, maka itu diharamkan ”, tegasnya. Sementara itu, penghasilan dari youtuber, selebgram, dan pelaku ekonomi kreatif digital lainnya yang kontennya bertentangan dengan ketentuan syariat adalah haram, namun wajib digunakan untuk kepentingan sosial. Sebagai informasi, acara Ijtima Ulama ini diikuti oleh 654 peserta dari unsur pimpinan lembaga fatwa Ormas Islam Tingkat Pusat, pimpinan Komisi Fatwa MUI se-Indonesia, pimpinan pesantren tinggi ilmu-ilmu fikih, pimpinan fakultas Syariah perguruan tinggi ke-Islaman, perwakilan lembaga fatwa negara ASEAN dan Timur Tengah seperti Malaysia dan Qatar, individu cendekiawan muslim dan ahli hukum Islam, serta para peneliti sebagai peninjau. (Iin) Baca juga :

Read More

Pengembangan ATM Beras, Peran Teknologi dalam Amal Sedekah

Jakarta — 1miliarsantri.net : Sebagai umat Muslim, kita menyadari bahwa Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah memerintahkan kita untuk saling membantu dalam kebaikan. Salah satu bentuk bantuan ini adalah bersedekah kepada kaum dhuafa, yaitu mereka yang umumnya tidak mampu memenuhi kebutuhan ekonomi secara mandiri. Perbedaan tingkat kesejahteraan ekonomi merupakan bagian dari ketentuan Allah atau sunnatullah. Apa yang telah ditetapkan-Nya pasti akan terjadi, meskipun manusia berusaha sekuat tenaga untuk menjadi sejahtera dan mandiri secara finansial. Rezeki memiliki makna yang luas, namun dalam konteks ini, kita akan fokus pada kemampuan ekonomi. Al-Qur’an surah Al-Isra ayat 30 menyatakan, “Sesungguhnya Tuhanmu melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dan membatasi (bagi siapa yang Dia kehendaki); sungguh, Dia Maha Mengetahui, Maha Melihat hamba-hamba-Nya.” Ada berbagai cara untuk mengurangi kesenjangan ekonomi, seperti zakat, infaq, dan shodaqoh. Bentuknya beragam, mulai dari uang tunai hingga kebutuhan sandang, papan, dan pangan. Artikel ini berfokus pada sektor pangan, khususnya beras yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Beras ini bisa diperoleh melalui ATM Beras. ATM Beras adalah singkatan dari Anjungan Terima Mandiri Beras. Bentuknya mirip dengan mesinATM perbankan pada umumnya, namun yang dikeluarkan adalah beras, bukan uang tunai. Apa yang dimaksud dengan ATM Beras? ATM adalah singkatan dari Anjungan Terima Mandiri, bentuknya seperti mesin ATM milik perbank-kan yang sudah lazim dikenal secara umum. Namun keluaran dari mesin ini adalah beras, bukan uang tunai. Lantas fungsi ATM Beras seperti apa? Pertama, alat yang efektif untuk mendistribusikan beras, melalui penempatan di masjid-masjid atau kantor-kantor kelurahan kecamatan polsek atau koramil. Kedua, Memperpendek rantai distribusi dimana kaumdhuafa bisa langsung mengambil beras yang terjadwal tanpa harus mengantri. Ketiga, Sistem yang baik untuk kaum dhuafa, karena kaum dhuafa terdata dengan jelas dan diberikan kartu ATM untuk mengambil beras. Terakhir, sebagai sarana mengajak peran aktif masyarakat dalam bershadaqah, khususnya yang bershadaqah dalam bentuk beras. ATM Beras merupakan hasil temuan, inovasi alumnus ITB jurusan Teknik Elektro tahun 1980. Idenya cukup brilian yaitu menemukan solusi untuk distribusi beras yang terdata dengan baik, tanpa resiko berebut dalam antrian, menempatkan alat distribusi yang aman dan nyaman. Sudah barang tentu alat ini ditemukan dengan sejumlah riset yang komprehensif. Mulai dari konsep distribusi yang ter-digitalisasi, algoritma yang tepat, rancang bangun perangkat keras dan lunak. Setelah itu dibuat micro-chip sesuai dengan tujuan-tujuan yang disebutkan di atas. Setelah secara ide, konsep dan desain awal terbentuk, lalu dibuatlah proto-type mesin ATM Beras dengan serangkaian uji coba. Uji coba tidak hanya fungsi-fungsi utama sebagai mesin tunggal (stand-alone) tetapi juga mesin dalam jaringan. Untuk diketahui bahwa mesin ATM Beras ini dapat dioperasikan secara jaringan (network). Sebagai informasi, sudah cukup banyak ATM Beras ini terpasang di masjid-masjid di seluruh Indonesia. Bukan saja di masjid-masjid tapi juga di berbagai tempat sarana umum dan kantor. Sejauh ini ada 2 lokasi pabrik ATMB yang cukup besar yaitu 2 pabrik di Bandung dan 1 pabrik di Karawang. Pabrik-pabrik tersebut cukup untuk saat cukup untuk memenuhi kebutuhan permintaan ATMB di seluruh Indonesia. Mudah-mudahan dengan semakin banyaknya para donator, ummat muslimdan Muslimah yang berkecukupan dan ingin berbagi dengan kaum dhuafa, maka kedepan mesin ATMB ini akan semakin berkembang, insya Allah. (yan) Baca juga :

Read More

Semua Calhaj Indonesia Sudah Diberangkatkan ke Mekah

Madinah — 1miliarsantri.net : Semua jamaah haji gelombang pertama di Kota Madinah sudah diberangkatkan ke Makkah, Sabtu (1/6/2024) pagi Waktu Arab Saudi (WAS). Jamaah dari hotel sudah memakai ihram menuju Masjid Bir Ali untuk mengambil miqat dan sholat sunnah. Setelah itu mereka diberangkatkan menuju Makkah sekitar pukul 09.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Jamaah haji Indonesia yang diberangkatkan sebanyak 4.743 dan akan melakukan umroh wajib sebelum puncak haji. “Alhamdulillah semua jamaah dalam keadaan sehat dan telah diberangkatkan ke Makkah untuk melaksanakan umrah wajib,” kata Ali. Kepala PPIH Daerah Kerja Madinah Ali Machzumi ditemui di Masjid Bir Ali, menjelaskan jamaah haji kloter keberangkatan terakhir sudah diberangkatkan dari hotel di sektor 3 dan sektor 5. Ada 12 kelompok terbang (kloter) yang diberangkatkan, yakni dari kloter Embarkasi Balikpapan (BPN-07) dan Surabaya (SUB-45). Dua kloter tersebut menjadi rombongan terakhir yang meninggalkan Madinah. Ali mengungkapkan, setelah semua jamaah haji reguler diberangkatkan ke Makkah, para Petugas Penyelenggara Haji Indonesia (PLIH) Daker Madinah akan menyusul ke Makkah. Petugas Haji Daker Madinah akan bekerja membantu kelancaran dan kenyamanan jamaah calon haji Indonesia di Arafah.. Berdasarkan data Siskohat Kementerian Agama sebanyak 90.131 calon haji reguler Indonesia gelombang pertama tiba di Arab Saudi melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdulaziz, Madinah. Setelah tinggal 9 hari di Madinah, mereka kemudian diberangkatkan menuju Makkah untuk mengikuti rangkaian puncak ibadah haji pada 15 Juni 2024 mendatang. (drus) Baca juga :

Read More

Aparat Keamanan Saudi Tangkap 37 Orang Jamaah Haji Indonesia Tanpa Dokumen Resmi

Makkah — 1miliarsantri.net : Aparat keamanan Arab Saudi kembali menangkap 37 orang jamaah asal Indonesia di Madinah. Sebab, mereka kedapatan menggunakan tanda identitas (ID card) dan gelang haji palsu, Sabtu (1/6/2024). Konsul Jenderal (Konjen) Republik Indonesia di Jeddah, Yusron B Ambarie, mengimbau seluruh warga negara Indonesia yang sedang di Arab Saudi agar selalu taat pada aturan negara setempat. Dalam pelaksanaan ibadah haji pun, mereka diharapkan menggunakan visa haji yang resmi. Menurut Yusron, pemerintah Arab Saudi saat ini sedang gencar sekali melakukan razia dan pemeriksaan di berbagai titik checkpoint. Hal itu dilakukan guna menjaring jamaah haji yang tanpa surat izin (tasreh). “Karena itu, marilah kita sama-sama pandai dan bijak dalam menyikapi perintah Allah untuk berhaji. Jangan sampai uang hilang, haji melayang,” terang Yusron saat diwawancara di Kantor Daker Makkah, Senin (3/6/2024) waktu Arab Saudi. Tasreh merupakan surat keterangan izin untuk masuk ke Raudhah. Surat tersebut bisa didapatkan oleh jamaah haji usai petugas bimbingan ibadah memprosesnya ke kantor Daerah Kerja (Daker) Madinah. Yusron menuturkan, sebanyak 37 warga negara Indonesia tertangkap baru-baru ini tidak dapat menunjukkan tasreh. Mereka diketahui berasal dari Makassar. “Dari 37 orang itu di antaranya adalah 16 perempuan dan 21 orang laki-laki yang diperkirakan dalam pengakuan mereka berasal dari Makassar,” paparnya. Menurut dia, hingga berita ini ditulis 37 jamaah itu masih didampingi oleh tim KJRI. Dalam pemeriksaan, mereka semua kedapatan menggunakan visa ziarah untuk mengunjungi Arab Saudi. “Mereka diketahui menggunakan ID Card Haji palsu dan juga menggunakan gelang haji palsu dan ada juga yang menggunakan paspor haji palsu,” kata Yusron. Seorang koordinator dengan inisial SJ yang mengatur perjalanan ini juga ditangkap oleh pihak aparat keamanan Arab Saudi. Selain itu, seorang supir warga negara asing juga ikut ditangkap. “Hasil sementara mereka (37 WNI) dinyatakan bersalah dan prosesnya akan segera dilanjutkan untuk proses hukum selanjutnya. Tentu KJRI akan terus mendampingi untuk memastikan hak-hak hukum mereka terpenuhi,” jelas dia. Untuk masuk ke Tanah Suci, menurut Yusron, 37 WNI tersebut masuk dari Qatar menuju Riyadh, lalu terbang ke Madinah. Sementara, untuk biaya yang dikekuarkan jamaah tersebut untuk melaksanakan haji, saat ini masih dalam penelusuran. “Belum kita dalami biayanya berapa,” kata dia. Berdasarkan ketentuan yang dikeluarkan pemerintah Arab Saudi, 37 jamaah terancam akan dideportasi, didenda 10 ribu riyal, dan dilarang masuk Saudi selama 10 tahun. “Adapun untuk koordinator atau organizer, dia akan kena denda 50 ribu riyal plus enam bulan tahanan, dan juga deportasi dan cekal selama 10 tahun. Bagi pelaku yang berulang, maka dendanya ataupun hukumannya akan berlipat,” jelas Yusron. Sebelumnya, 24 orang jamaah pemegang visa non haji asal Indonesia diamankan aparat kepolisian Kerajaan Arab Saudi, Selasa (28/5/2024) pukul 12.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Mereka diamankan setelah kedapatan tidak bisa menunjukkan dokumen-dokumen perhajian ketika Miqat di Bir Ali, Madinah. Pada Jumat (31/5/2024), menurut Yusron, juga ada penangkapan 19 orang jamaah dari Indoensia. Namun, karena mereka tidak menggunakan pakaian ihram, pihaknya masih bisa membela. Sehingga, mereka pun tidak ditangkap. “Yang 19 itu pada saat pendampingan oleh kita mereka menggunakan baju bebas. Jadi kita bisa dalam pembelaan kita, pendampingan kita di aparat sempat, kita bisa membela,” kata Yusron. “Tapi kalau yang kasus 24, mereka sudah pakai ihram,” pungkasnya. (drus) Baca juga :

Read More

Tim ITS Kembangkan Aplikasi MeccaBot Untuk Jamaah Haji

Surabaya — 1miliarsantri.net : Tim dari Program Studi (Prodi) Inovasi Digital di bawah Departemen Sistem Informasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengenalkan pengembangan sebuah aplikasi bernama MeccaBot. Aplikasi ini diluncurkan setelah penyempurnaan dari inovasi sebelumnya, yakni Mecca WABot menjadi aplikasi mobile MeccaBot. Ketua tim Ir Achmad Holil Noor Ali MKom menyampaikan bahwa penyempurnaan aplikasi ini dilandasi atas beberapa masukan pengguna Mecca WABot yang sebelumnya hanya lewat bot WhatsApp (WA). Aplikasi mobile MeccaBot ini sudah terintegrasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) RI, sehingga doa saat ibadah sudah ditujukan untuk semua golongan. “Karena sebelumnya banyak pengguna dari berbagai golongan dan doa ibadahnya berbeda-beda, jadi kami integrasikan di aplikasi mobile ini,” terang Holil kepada 1miliarsantri.net, Senin (3/6/2024). Holil menambahkan jika aplikasi MeccaBot ini akhirnya juga bisa menjawab keresahan jemaah yang sering tersesat saat menjalankan ibadah. Di aplikasi ini sekarang sudah bisa menjadi penanda titik awal jemaah hanya dengan swafoto (selfie) yang bisa diakses lewat bot, sehingga mereka tidak perlu tersesat saat ingin kembali ke tempat awal. “Foto ini nanti bisa kembali dilihat jemaah dan dapat dipilih setiap kali mereka ingin kembali ke tempat tersebut,” terang Kepala Prodi Inovasi Digital ITS tersebut. Tak hanya itu, MeccaBot kini juga bisa diakses dalam bahasa Inggris, sehingga memungkinkan untuk jemaah haji dan umrah internasional bisa turut mengakses dan memanfaatkan teknologi aplikasi ini. “Karena sebelumnya di Mecca WA Bot hanya tersedia untuk bahasa Indonesia, kini kami mengembangkan agar jemaah seluruh dunia bisa menggunakan juga,” tambahnya. Menurut Holil, fitur-fitur lain yang ada pada aplikasi MeccaBot ini juga lebih banyak. Di antara adalah fitur panduan umrah dengan pengembangan terdapat lokasi halte transportasi umum di Mekkah, fitur amalan yang dapat dilakukan saat ibadah, fitur petunjuk lokasi tempat ziarah, napak tilas Rasulullah, kawasan dan hotel, tempat oleh-oleh, rute perjalanan, dan masih masih banyak lagi. Meskipun aplikasi ini akhirnya banyak melakukan pengembangan, namun MeccaBot tetap dapat diakses tanpa menyita banyak ruang penyimpanan. Besar penyimpanan dari aplikasi ini nantinya hanya 50 megabyte. “Karena aplikasi ini ditujukan untuk mempermudah ibadah seluruh kalangan, kami tidak ingin hanya karena ruang penyimpanan mereka di HP yang terbatas jadinya kesulitan dalam mengakses,” ungkapnya. Aplikasi MeccaBot ini sekarang sedang dalam tahap verifikasi rilis di platform Playstore. Ketika aplikasi ini nantinya rilis, maka pada saat itu juga seluruh jemaah ibadah haji dan umrah di seluruh dunia bisa mendownload dan menggunakan aplikasi ini secara langsung. “Kami ingin seluruh jemaah dapat menggunakan aplikasi ini saat beribadah, dan bisa memberikan saran pada kolom yang telah tersedia di aplikasi untuk evaluasi kami ke depannya,” tutur Holil. Tim pengembangan aplikasi yang dipimpin Holil ini beranggotakan para mahasiswa Departemen Sistem Informasi ITS yakni Luthfi Hakim Irawan, Fathia Rahmanisa Dzakiyyarani, Hanny, dan Kahfin Ilham, serta dosen Departemen Sistem Informasi ITS Rizal Risnanda Hutama SKom MKom. Tim ini telah berhasil mendapat dana inkubator ITS untuk mengembangkan aplikasi tersebut menjadi sebuah perusahaan startup. “Dana ini akan kami maksimalkan untuk pengembangan aplikasi yang lebih luas,” pungkas Holil optimistis. (har) Baca juga :

Read More

Pemerintah Beri Peluang Ormas Keagamaan Kelola Sumber Daya Alam untuk Kemakmuran Rakyat

Jakarta — 1miliarsantri.net : Wakil Ketua Umum MUI Anwar abbas mengatakan, dari pasal 33 ayat 3 jelas terlihat ada sebuah tugas yang diamanatkan oleh konstitusi kepada negara/pemerintah yaitu bagaimana caranya supaya lewat sumber daya alam yang ada itu pemerintah harus bisa menciptakan sebesar-besar kemakmuran rakyat. Di dalam pasal 33 ayat 3 uud 1945 dikatakan bahwa bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. “Dalam sejarah perjalanan bangsa terutama sejak zaman orde baru sampai dengan keluarnya SK nomor 25 tahun 2024 tentang Perubahan atas peraturan pemerintah nomor 96 tahun 2021 tentang pelaksanaan kegiatan usaha pertambangan mineral dan batu bara yang dipercaya oleh pemerintah untuk mengelola tambang hanyalah badan usaha, koperasi atau perusahaan perseorangan saja,” terang Anwar dalam keterangan resmi, Senin (3/006/2024). Tetapi dengan keluarnya SK baru tersebut ada sebuah terobosan yang dilakukan oleh pemerintah yang perlu diapresiasi karena dalam SK itu ormas-ormas keagamaan yang selama ini sudah berbuat banyak bagi bangsa dan negara diberi kesempatan oleh pemerintah untuk ikut mengelola tambang. Hal ini jelas merupakan sesuatu yang menggembirakan karena lewat kebijakan tersebut berarti ormas-ormas keagamaan akan bisa memperoleh sumber pendapatan baru untuk mendukung kegiatan-kegiatan yang dilakukannya dimana kita tahu pada umumnya kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh ormas-ormas keagamaan tersebut juga terkait erat dengan tugas dan fungsi pemerintah yaitu melindungi, mencerdaskan dan mensejahterakan rakyat. Bahkan dalam hal yang terkait dengan usaha melindungi rakyat kita sangat sering melihat bila terjadi musibah berupa bencana alam misalnya para ormas keagamaan tersebut malah bisa lebih dahulu hadir di lokasi bencana dari pemerintah untuk membantu rakyat yang terkena musibah. Tetapi gerak mereka memang tampak terbatas karena ketiadaan dana sehingga mereka tidak mampu membeli dan menyiapkan peralatan serta hal-hal lain yang diperlukan. Begitu juga dalam hal yang terkait dengan upaya mencerdaskan bangsa. Kita tahu bahwa pemerintah sampai hari ini tampak belum sanggup untuk melakukan tugas ini secara sendiri. Disinilah kita lihat peran dari ormas-ormas keagamaan tersebut dimana mereka mendirikan sekolah dan rumah sakit yang jumlahnya ribuan secara mandiri. Memang pemerintah ada membantu tapi jumlahnya jelas masih jauh dari yang dibutuhkan oleh lembaga pendidikan dan lembaga kesehatan tersebut. Demikian juga dalam upaya mensejahterakan rakyat. Memang dalam konstitusi seperti tertera di dalam pasal 34 UUD 1945 dikatakan bahwa fakir miskin anak terlantar dipelihara oleh negara namun pada kenyataannya pemerintah juga punya keterbatasan-keterbatasan sehingga kita bisa melihat bagaimana besarnya peran dari ormas-ormas keagamaan dalam membantu tugas dan kewajiban dari pemerintah tersebut. Lalu timbul pertanyaan dari mana ormas-ormas tersebut mendapatkan dana? Umumnya dengan menghandalkan sumbangan dari para anggota dan simpatisan serta dari berbagai usaha yang dilakukannya. Tapi terkadang pihak ormas juga terpaksa harus “mengemis” kesana kemari agar kegiatan yang direncanakannya dapat terlaksana. Untuk itu agar ormas keagamaan ini dapat melaksanakan maksud dan tujuannya dengan sebaik-baiknya maka ormas-ormas tersebut secara finansial haruslah dibuat kuat dan saya melihat SK yang baru dikeluarkan oleh presiden jokowi ini merupakan bagian dari usaha itu sehingga diharapkan peran ormas keagamaan ini di masa depan dalam memberdayakan masyarakat dan warga bangsanya akan jauh lebih baik lagi sehingga cita-cita kita untuk membuat negeri ini menjadi negara yang maju, beradab dan berkeadilan akan dapat terwujud dan diakselerasi. (wink) Baca juga :

Read More

Berkunjung ke Makam Mbah Maimoen Jubair

Makkah — 1miliarsantri.net : Saat berada di Tanah Suci, umumnya jamaah haji tidak hanya melakukan syarat dan rukun haji. Mereka juga menyempatkan diri untuk mengunjungi berbagai tempat yang bernilai sejarah di Makkah maupun Madinah. Bagi jamaah asal Indonesia, rasanya tak lengkap bila tidak berziarah ke kompleks permakaman di kota suci. Minimal, mereka akan berusaha untuk mengunjungi makam Nabi Muhammad SAW di Madinah. Kemudian, ada pula Jannatul Ma’la sebagai salah satu kawasan permakaman yang terkenal di Makkah. Bukan hanya warga setempat, tak sedikit pula orang luar Arab yang jenazahnya dikebumikan di sana. Di antara mereka adalah KH Maimun Zubair. Sosok yang akrab disapa Mbah Moen itu wafat di Makkah pada saat pelaksanaan haji tahun 2019 lalu. Jenazah pengasuh Pondok Pesantren al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah, itu dimakamkan di Jannatul Ma’la. Mbah Moen lahir di Rembang pada 28 Oktober 1928. Artinya, pada saat wafatnya sang guru bangsa mencapai umur 90 tahun. Mbah Moen tumbuh besar di lingkungan santri. Saat masih berusia anak-anak, ia mengaji langsung kepada orang tuanya. Ayahnya merupakan murid dari Syekh Said al-Yamani dan Syeikh Hasan al-Yamani al-Makky. Pada 1945, Maimun Zubair muda memulai pengembaraan intelektual. Ia belajar agama di Pesantren Lirboyo, Kediri, di bawah pengasuhan KH Abdul Karim. Pemuda nan saleh itu juga mengaji kepada KH Mahrus Ali. Saat usianya menapaki 21 tahun, Maimun muda diantar oleh kakeknya melanjutkan belajar agama di Makkah. Di Tanah Suci, ia belajar kepada antara lain Syekh Yasin al-Fadani. Setelah pulang ke Tanah Air, Maimun kembali mengaji ke beberapa ulama di tanah Jawa. Di antara guru-gurunya adalah KH Baidhowi, KH Ma’shum Lasem, KH Wahab Chasbullah, KH Muslih Mranggeng (Demak), dan beberapa kiai lainnya. Sepanjang hidupnya, Maimun telah menunaikan sejumlah ibadah haji. Orang-orang pun menjulukinya Syekh Maimun Zubair al-Hajj. Menurut penuturan anak-anaknya, Mbah Moen memang berkeinginan meninggal di Makkah. Allah mengabulkan doa sang alim. Hajinya pada 6 Agustus 2019 merupakan ibadah haji terakhirnya. Mbah Moen meninggal dunia pada hari itu, tepat pukul 04.17 waktu Arab Saudi. Jenazah mantan anggota DPDR Rembang ini dimakamkan di komplek pemakaman Jannatul Ma’la, komplek 70 nomor 151, urutan ke-41. Tidak semua orang non-Arab bisa dikuburkan di sana. Ada peran lobi pemerintah RI dan sejumlah tokoh Tanah Air sehingga pihak Kerajaan Arab Saudi akhirnya mempersilakan jenazah Mbah Moen dimakamkan di Ma’la. Mengutip buku Enslikopedia Fiqih Haji dan Umroh karya Gus Arifin, Jannatul Ma’la berada di Jabal As-Sayyidah di kampung Al Hujuun, tepatnya di bawah bukit As-Sayyidah terbentang pemakaman Ma’la. Ketinggian bukit ini 400 m dan berada tidak jauh dari Masjidil Haram. Di pemakaman Ma’la, dikubur juga sejumlah anggota keluarga Rasulullah SAW. Di antaranya adalah Khodijah (istri pertama Nabi SAW), Qasim bin Muhammad SAW, Abdul Mutholib (kakek Nabi SAW), Abu Thalib (paman Nabi SAW), Abdullah bin Zubair (sahabat Nabi), serta Asma’ binti Abu Bakar ash-Shiddiq. Dan, Mbah Moen bukan satu-satunya orang Indonesia yang jenazahnya dikebumikan di Ma’la. Sejumlah jamaah haji asal negara kita ada dimakamkan di sana. Misalnya, Syekh Nawawi al-Bantani, Syekh Ahmad Khatib Sambas, Syekh Abdul Karim al-Bantani, dan Syekh Muslih Mranggen. (drus) Baca juga :

Read More

Kelaparan Akut Terus Menghantui Jalur Gaza

Gaza — 1miliarsantri.net : Kelaparan akut terus menghantui warga di Jalur Gaza, seiring blokade yang masih terus dilakukan militer zionis Israel. Seorang anak Palestina berusia 13 tahun dilaporkan meninggal karena kelaparan di Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir Al-Balah di Jalur Gaza tengah di tengah penutupan perbatasan Rafah. Kematian tersebut membuat jumlah korban jiwa akibat kekurangan gizi dan dehidrasi meningkat menjadi 37 orang di Jalur Gaza. Menurut sumber-sumber lokal, situasi kesehatan di Jalur Gaza kian parah dengan perluasan operasi militer penjajah Israel di kota Rafah ke arah barat, di mana semua rumah sakit tidak dapat beroperasi. Abdelqader Al-Sarhi, nama bocah 13 tahun itu meninggal pada Sabtu pagi (1/6/2024) di Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir al-Balah, Gaza tengah. Selain kekurangan gizi, ia juga meninggal karena kurangnya perawatan medis di tengah penutupan perbatasan Rafah. Penjajah Israel terus menutup penyeberangan Rafah selama 26 hari, di tengah peringatan akan memburuknya situasi kemanusiaan akibat kurangnya aliran pasokan penyelamat jiwa kepada warga di berbagai wilayah, terutama di wilayah Jalur Gaza bagian utara. Jalur Gaza, khususnya wilayah utara, sedang bergulat dengan kekurangan makanan, air, obat-obatan, dan bahan bakar. Bahkan bantuan yang mencapai wilayah selatan Gaza tidak mencukupi, terutama dengan adanya pengungsian lebih dari 1,3 juta orang dari Gaza utara ke selatan, terutama ke Rafah. Pasukan pendudukan Israel tidak hanya mencegah masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza utara tetapi juga dengan sengaja menargetkan warga saat mereka menunggu datangnya pasokan bantuan yang sangat dibutuhkan. Hal ini mengakibatkan pembunuhan tragis terhadap ratusan warga sipil dan melukai lebih banyak lagi. Alexandra Saieh, kepala kebijakan dan advokasi kemanusiaan di Save the Children, mengatakan kepada Aljazirah bahwa “Gaza sedang menyaksikan tingkat malnutrisi terburuk, khususnya malnutrisi anak, di seluruh dunia saat ini”. Saieh mengatakan bahwa jumlah kematian anak akibat kekurangan gizi yang dilaporkan hanyalah “puncak gunung es” karena hanya mewakili anak-anak yang mampu “mencapai titik medis” yang mana kematian mereka dicatat. “Anak-anak di Gaza kelaparan, mereka tidak mendapatkan air bersih, mereka tidak mendapatkan bantuan medis yang memadai dan ini semua dipicu oleh terhambatnya bantuan kemanusiaan secara sistematis,” katanya, seraya menyebutkan bahwa pusat stabilisasi malnutrisi di Tal as-Sultan, di Rafah barat, harus ditutup dalam sepekan terakhir. Pada Maret lalu, PBB memperingatkan akan terjadinya kelaparan. Dan mereka – sebagai organisasi kemanusiaan – belum diberi akses untuk mencegah kelaparan tersebut sehingga kami memperkirakan situasinya akan menjadi lebih buruk,” katanya. “Dan di wilayah selatan, kami khawatir bahwa kondisi seperti kelaparan yang kita lihat di Gaza utara awal tahun ini sedang terjadi, dan mungkin sudah terjadi, di Gaza selatan,” ungkapnya. Rumah sakit terakhir yang berfungsi di Rafah, Rumah Sakit al-Helal al-Emirati, tidak berfungsi setelah dievakuasi pada 30 Mei, menurut kantor Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di wilayah pendudukan Palestina. Dua rumah sakit utama lainnya di Rafah, Rumah Sakit Khusus al-Najjar dan Kuwait, berhenti berfungsi masing-masing pada tanggal 7 Mei dan 28 Mei, kata organisasi tersebut. Hampir tidak ada layanan kesehatan yang tersedia di kota Rafah. Hanya satu rumah sakit lapangan yang masih berfungsi sebagian, namun saat ini tidak dapat diakses karena adanya permusuhan di sekitarnya dan hanya dapat memberikan layanan dasar kepada pasien di dalamnya. Dua rumah sakit lapangan berfungsi di wilayah pesisir Rafah (al-Mawasi) tetapi mereka sangat kewalahan mengingat besarnya kebutuhan,” kata WHO dalam sebuah postingan di X. Organisasi tersebut mendesak gencatan senjata untuk memulihkan rumah sakit di sana. “Dengan meningkatnya serangan akibat operasi militer yang sedang berlangsung, kurangnya layanan kesehatan akan menyebabkan peningkatan kematian dan penderitaan yang tidak perlu.” Juru bicara Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) mengatakan anak-anak di Gaza kelaparan karena masih adanya hambatan terhadap akses bantuan. Setidaknya 36.379 warga Palestina telah syahid dan 82.407 terluka dalam serangan Israel di Gaza sejak 7 Oktober, kata Kementerian Kesehatan di Gaza. Kementerian menambahkan bahwa 95 orang tewas dan 350 orang terluka dalam periode pelaporan 24 jam terakhir. “Kami terus menegaskan bahwa kewajiban pemerintah Israel berdasarkan hukum untuk memfasilitasi pengiriman bantuan tidak berhenti di perbatasan, tidak berhenti ketika Anda turun hanya beberapa meter melintasi perbatasan. Bantuan yang masuk tidak sampai ke masyarakat. Menurut saya, mereka tentu saja tidak mendapatkan jumlah yang sangat mereka perlukan untuk mencegah kelaparan, untuk mencegah segala jenis kengerian yang kita lihat,” papar Jens Laerke. (zul) Baca juga :

Read More

Bank Muamalat Lirik Pertumbuhan Tabungan Haji

Jakarta — 1miliarsantri.net : PT Bank Muamalat Indonesia Tbk memacu pertumbuhan dana murah dengan menargetkan pertumbuhan tabungan haji sebesar 15% pada akhir tahun ini. SEVP Retail Banking Bank Muamalat Dedy Suryadi Dharmawan mengatakan, animo masyarakat untuk menabung haji di Bank Muamalat sangat tinggi. Hal tersebut terlihat dari total pendaftar baru selama tiga bulan pertama tahun ini yang meningkat sekitar 123% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. “Kami gencar memacu pertumbuhan tabungan haji tahun ini dengan melakukan peluncuran sejumlah variasi produk dan kerja sama baru. Melalui strategi tersebut kami optimistis tabungan haji dapat tumbuh 15% dibandingkan tahun lalu,” terang Dedy saat dikonfirmasi 1miliarsantri.net, Ahad (2/6/2024). Pionir bank syariah ini menyiapkan produk tabungan untuk perencanaan pendaftaran maupun pelunasan haji. Contohnya adalah tabungan dalam bentuk mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS). Selain itu, akan ada produk tabungan yang dipaketkan (bundling) dengan bancassurance. Kerja sama dengan lembaga pendidikan seperti sekolah dan perguruan tinggi serta sebagai mitra aggregator akuisisi tabungan haji dengan paket yang menarik juga akan ditingkatkan. Tabungan iB Hijrah Haji di Bank Muamalat bisa dibuka secara daring melalui aplikasi mobile banking Muamalat DIN menggunakan fitur Buka Rekening. Selain itu, pembayaran setoran awal porsi haji juga bisa dilakukan dengan melakukan pembukaan Rekening Tabungan Jamaah Haji (RTJH) melalui fitur Bank Haji di Muamalat DIN. Per Maret 2024 jumlah nasabah yang membuka RTJH melalui Muamalat DIN sudah lebih dari 8.000 orang. Nasabah yang mendaftarkan porsi haji akan dibekali dengan kartu debit Ihram yang dapat digunakan untuk bertransaksi di Tanah Suci. Kartu ini dapat digunakan di mesin ATM milik Bank Al Rajhi yang tersebar di Makkah, Madinah dan Jeddah serta tersedia pilihan transaksi berbahasa Indonesia. Selain kemudahan perencanaan haji melalui Tabungan iB Hijrah Haji, Bank Muamalat juga gencar mengkampanyekan program #HajiAnakHebat untuk mendorong persiapan ibadah haji anak sedini mungkin. Program ini sejalan dengan gerakan “Haji Muda” yang dicanangkan oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang merupakan Pemegang Saham Pengendali (PSP) Bank Muamalat. Gerakan “Haji Muda” bertujuan agar generasi muda muslim di Tanah Air dapat mulai merencanakan biaya perjalanan haji lebih awal, sehingga dapat menjalankan ibadah haji di usia dan fisik yang masih prima. (Iin) Baca juga :

Read More