Diantara Tanda-tanda Kiamat

Jakarta — 1miliarsantri.net : Di antara pilar dasar Islam adalah keyakinan adanya kiamat, yang dalam Al-qur’an dan hadis sering disebut dengan Hari Akhir. Penyebutan ini mengisyaratkan bahwa kiamat terkait erat dengan saat-saat terakhir alam semesta dan kehidupan makhluk. Kiamat adalah sebuah fenomena logis dari keberadaan semua yang ada di jagat raya. Kiamat adalah rahasia Allah Yang Mahakuasa, tidak ada seorangpun yang mengetahuinya. Al-qur’an dan sunah pun hanya menginformasikan tanda-tandanya. Salah satu tanda kiamat semakin dekat waktunya adalah munculnya banyak Dajal yang mengaku nabi, baik pada saat Rasul masih hidup maupun setelah wafat. Dalam satu hadis disebutkan bahwa jumlahnya sekitar 30 orang. Namun Nabi tidak memerincinya satu per satu. Hari kiamat tidak akan datang sampai muncul banyak dajal sang pembohong, (jumlahnya) sekitar 30 orang dan semuanya mengaku sebagai utusan Allah. (Riwayat al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah). Dalam sejarah tercatat beberapa nama orang yang mengaku dirinya sebagai nabi seperti Musailamah al-Kazzab, hidup pada masa Nabi. Ia masuk Islam tahun 9 H, tapi kemudian murtad. Ia dan bala tentaranya sekitar 40 ribu orang bisa ditaklukkan oleh Abu Bakar. Kemudian Al-Aswad al-‘Ansi, berasal dari Yaman. Ia hidup pada masa Nabi, masuk Islam tapi kemudian murtad. Ia mempimpin gerakan melawan kaum muslimin, tapi akhirnya mati terbunuh. Sajah binti al-Haris at-Taglibiyyah, seorang wanita penganut Nasrani. Ia pernah menjadi istri Musailamah al-Kazzab. Setelah Musailamah kalah, dia akhirnya masuk Islam dan kembali ke kampungnya di Taglib. Ţulaihah binti Khuwailid al-Asadi, pernah masuk Islam pada tahun 9 H, bersama kabilah Bani Asad. Ia kemudian murtad dan mengaku nabi. Pada masa Abu Bakar ia dikalahkan oleh Khalid bin Walid dan masuk Islam kembali. Mukhtar bin Abi ‘Ubaid asSaqafi, seorang Syi’ah. Ia hidup pada masa tabi‘in. Ia mengaku mendapat wahyu. Saat perang melawan Mus’ab bin Zubair, ia mati terbunuh. Haris bin Sa’id al-Kazzab, hidup pada masa Abdul Malik bin Marwan. Ia mengaku menjadi nabi dan akhirnya dijatuhi hukuman mati. Pada masa dinasti Bani Umayyah dan Abbasiyah tercatat tidak kurang dari tujuh orang pengaku nabi, yaitu al-Mukhtar bin ‘Ubaid as-saqafi, al-Haris bin Sa’id, Bayan bin Sam’an, alMugirah bin Sa’id, Abu Mansur al-Ujali, Abu al-Khattab al-Asadi dan ;Ali bin al-Fadl. Tidak berhenti di sini, fenomena nabi palsu terus bermunculan sampai saat ini. Ada yang berpengaruh luas seperti pada kelompok Bahaiyah, Babiah dan Ahmadiyah. Ada yang sangat terbatas pengaruhnya seperti pada sosok Ahmad Mushaddiq di Indonesia. Masih banyak nabi-nabi palsu lainnya yang pernah muncul dalam sejarah Islam. Krisis akidah pada masyarakat menjadikan mereka mudah tertipu dan tergiur mengikuti ajakan nabi-nabi palsu. Dari semua itu, yang paling berpengaruh dan mencekam adalah Dajal yang akan muncul pada akhir zaman. Kemunculannya membawa misi memengaruhi banyak orang dan menggoda mereka untuk berpaling dari jalan Allah. Asal Kata al Masih Dajjal Abu Abdillah Al Qurtubi menyebutkan 23 23 variasi bentuk kata dari lafaz al masih. al masih dapat berarti siddiq (yang benar) dan dapat berarti ad-dalil al kazzab (yang sesat lagi pembohong). Allah menciptakan dua al-Masih yang berlawanan, Isa adalah al-masih pembawa petunjuk, yang dapat menyembuhkan tuna netra dan penyakit sopak dan dapat menghidupkan orang mati dengan izin Allah. Sedang Dajjal adalah al-masih kesesatan yang menyebarkan huru-hara kepada manusia dengan kejadian-kejadian luar biasa, seperti menurunkan hujan dan lain sebagainya. Dajjal disebut al-masih karena salah satu matanya terhapus (buta). Adapun asal makna Dajjal ialah al-khalat (mencampur, mengacaukan, membingungkan). Ketika seseorang itu berbuat dajjal itu berarti ia melakukan penipuan dan memanipulasi. Dan ad-dajjal ialah manipulator dan pembohong yang luar biasa. Jadi dajjal berarti banyak menelurkan kebohongan dan kepalsuan. Seperti halnya semua nabi dan rasul sebelumnya, Nabi Muhammad SAW memprediksi kedatangan dajjal sebagai salah satu isyarat datangnya hari Kiamat. Nabi bersabda, “Wahai manusia, tak akan ada huru-hara di muka bumi ini sejak masa Adam yang lebih besar dari pada huru hara Dajjal. Sesungguhnya setiap Nabi yang dikirim Allah akan memperingatkan ummatnya tentang Dajjal. Aku adalah nabi terakhir dan kalian adalah ummat terakhir (Riwayat Ibnu Majah). Kemunculan dajjal merupakan peristiwa yang menakutkan bagi seluruh manusia di muka bumi, dan peristiwa tersebut akan terjadi di akhir zaman. Dajjal akan merajalela di muka bumi dengan menyebarkan kerusakan dimana-mana, dan meneror orang-orang beriman serta mengalihkan mereka dari keimanan kepada kekufuran. Anas meriwayatkan bahwa Nabi bersabda,”Tidak ada tempat yang tidak dimasuki Dajjal kecuali Makkah dan Madinah (Riwayat Muslim). Ibnu Umar meriwayatkan bahwa Nabi bersabda, “Tak diragukan lagi, Nuh telah memperingatkan umatnya tentang Dajjal, tetapi aku akan menceritakan sesuatu tentang Dajjal yang tak diceritakan oleh para nabi sebelumku. Kalian harus tahu bahwa dia bermata satu dan Allah tidak bermata satu (Riwayat al-Bukhrī). Ubay bin Kaab meriwayatkan, Nabi bersabda, Mata Dajjal berwarna hijau seperti kaca.(Riwayat Ahmad). Anas bin Malik meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda, “Di antara tempat kedua matanya (kening) Dajjal tertulis huruf kaf, fa’ dan ra’ (kafara, ingkar) (Riwayat al-Bukhrī). Hadis yang terakhir ini juga terdapat dalam Shahih Muslim. Rangkaian huruf itu akan terlihat hanya oleh orang yang beriman, yang akan dilindungi Allah dari fitnah Dajjal. Dajjal bukanlah organisasi, bukan komunitas atau negara, ia adalah sosok manusia. Dalam hadis diterangkan Dajjal akan berjalan di muka bumi seperti awan yang ditiup angin. Nabi memberitahu kita bahwa pada akhir zaman akan muncul seorang manusia yang akan menipu semua manusia. Dajjal akan menguasai dunia. Maka orang orang Islam harus waspada, agar hati mereka tidak memendam cinta terhadap dunia sehingga mereka tak akan meninggalkan agama karena rayuan Dajjal. Dia dapat menyembuhkan orang yang sakit dengan mengusapkan tangannya ke tubuh mereka, seperti yang dilakukan Isa, tetapi dengan tipuannya itu, Dajjal akan menggiring orang ke jalan menuju neraka. Jadi Dajjal adalah juru selamat gadungan. Dia akan berpura-pura menjadi juru selamat dan menipu orang dengan mempertontonkan kekuatannya yang menakjubkan. Dajjal datang dengan kekuatan setan, dia akan meneror orang-orang Islam agar mau menjadi pengikutnya, dan mengubah mereka menjadi orang-orang kafir. Dia akan menyembunyikan kebenaran dan menawarkan kebatilan. Dajjal akan muncul di antara Syam (Suriah) dan Irak, dan dalam beberapa hadis disebut bahwa dia akan muncul di Khurasan, Iran. (yan) Baca juga :

Read More

Virus West Nile Melanda Sejumlah Warga Israel

Gaza — 1miliarsantri.net : Virus West Nile menyebabkan kematian sejumlah warga Israel belakangan ini. Sejak memulai serangan brutal ke Gaza pada Oktober 2023 lalu, tentara pasukan penjajahan Israel (IDF) juga beberapa kali diserang pasukan “alamiah”. Berikut diantaranya. Pada Desember 2023, surat kabar Israel Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa pasukan pendudukan di Jalur Gaza menghadapi peningkatan kasus penyakit usus dan keracunan makanan di kalangan tentara. Mereka menghadapi “peningkatan luar biasa” dalam kasus penyakit ini di kalangan tentara selama beberapa minggu terakhir. Menurut Yedioth Ahronoth, 18 tentara pendudukan dievakuasi dari Gaza ke pangkalan pelatihan brigade untuk menerima perawatan medis setelah mereka tertular wabah disentri (bakteri Shigella) dan gejala diare dan muntah. Pada Desember itu juga, sejumlah tentara dari IDF terkena serangan jamur mematikan di Gaza. Serangan jamur itu menewaskan satu orang tentara Israel. Lembaga penyiaran publik Israel Kan melaporkan pada Selasa (26/12/2023), tentara IDF itu tewas setelah dia terluka parah dan terinfeksi jenis jamur berbahaya saat berperang di Jalur Gaza. Tentara tersebut dibawa ke Assuta Ashdod Medical Center awal bulan ini dengan luka parah di anggota tubuhnya, kata laporan itu. Menurut Kan, dokter kemudian menemukan bahwa dia telah terinfeksi jamur di medan perang. Meskipun dilakukan perawatan intensif sepanjang waktu dan pengobatan eksperimental dari luar negeri, jamur tersebut terbukti kebal terhadap pengobatan dan tentara tersebut meninggal. Dua belas tentara IDF dilaporkan terluka setelah disengat oleh segerombolan tawon di Jalur Gaza selatan pada Jumat (10/5/2024). Dokter di Israel menyatakan baru pertama kali melihat fenomena tak biasa yang mana ratusan tawon yang menyerang sekelompok manusia secara sekaligus seperti itu. Dilaporkan the Times of Israel, kejadian itu setelah sebuah tank menabrak sarang tawon tersebut. Sheba Medical Center di Tel Aviv mengatakan mereka menerima 10 tentara untuk dirawat, dan salah satu tentara dipindahkan ke unit perawatan intensif. Pada Februari 2024, media Israel melaporkan bahwa lebih dari seribu anjing liar menyusup dari Jalur Gaza ke Israel, belakangan. Anjing-anjing itu disebut berusaha menyerang tentara dan perwira tentara pendudukan Israel (IDF) di perbatasan Jalur Gaza. Menurut apa yang dilaporkan oleh media Otoritas Penyiaran Israel (KAN), “Ratusan anjing mendekati para pejuang yang hadir di area berkumpul di wilayah utara Gaza… sambil menggeram, memperlihatkan gigi mereka dan mencoba menggigit para tentara. Sejauh ini, tentara mampu mengusir mereka dan tidak terluka.” Aljazirah melansir pada Rabu (14/2/2024), Otoritas Cagar Alam dan Pertamanan Israel memperkirakan lebih dari seribu anjing liar telah menyusup dari Jalur Gaza ke Israel. Mereka memangsa hewan liar, terutama hewan ternak. Otoritas ini menunjukkan bahwa “banyak anjing memangsa anak sapi di kandang kibbutzim di sekitar Gaza, dan mereka sekarang menyerang tentara.” Yang terkini, Virus West Nile terus memakan korban di Israel. Sebanyak tujuh warga Israel dilaporkan meninggal dunia dan 100 orang warga lainnya telah terinfeksi penyakit ini, demikian menurut informasi terbaru dari Kementerian Kesehatan Israel. Dari jumlah tersebut, saat ini ada delapan pasien dalam kondisi kritis dan masih dirawat di ruang ICU. Sebagian besar pasien adalah penduduk Israel tengah, dengan beberapa dari wilayah Sharon, dan dirawat di Meir Medical Center di Kfar Saba. Enam pasien dirawat di Sheba Medical Center, tiga di antaranya diberi ventilasi dan dalam kondisi kritis. Sejauh ini, lima pasien telah meninggal di Rabin Medical Center-Beilinson Campus di Petah Tikva. Delapan orang dirawat di rumah sakit, dan delapan pasien yang diduga terinfeksi belum diverifikasi di laboratorium pusat untuk virus tersebut. Di Meir Medical Center, 25 pasien demam West Nile dirawat di rumah sakit, dua di antaranya dalam kondisi serius dan sedang diberi ventilator dan obat penenang. Pasien lainnya dirawat di Rumah Sakit Ichilov di Tel Aviv, demikian seperti dilansir Jerusalem Post, pada akhir Juni 2024. Kementerian Kesehatan Israel mencatat, sekitar 80 persen dari mereka yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala demam West Nile. “Dua puluh persen dari mereka yang terinfeksi akan mengalami gejala dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda, termasuk demam, rasa tidak enak badan, sakit kepala atau nyeri tubuh secara umum, dan komplikasi neurologis akan muncul pada kurang dari satu persen dari mereka yang terinfeksi,” kata Kementerian, dikutip Jewish Press. Virus West Nile disebabkan oleh virus yang berada di alam liar, biasanya di antara burung. Perjalanan penyakit ini dimulai ketika nyamuk menggigit burung dan menularkan virus kepada mereka, yang kemudian terus hidup di dalam tubuh burung. Pada tahap berikutnya, nyamuk terus menggigit, menularkan virus ke hewan dan manusia. Untuk mengurangi paparan terhadap nyamuk, kementerian merekomendasikan penggunaan obat nyamuk dan aksesoris yang sesuai untuk mengusir nyamuk di ruang keluarga, serta menyalakan kipas angin di kamar tidur. Demam West Nile telah dikenal di Israel selama bertahun-tahun dan terjadi terutama antara bulan Juni dan November. Namun tahun ini, morbiditas dimulai lebih awal dari biasanya, yang mungkin terjadi karena perubahan iklim di Israel dan dunia. Kelembaban di Israel bagian tengah mungkin menyebabkan perkembangbiakan dan perkembangan nyamuk di daerah tersebut. (zul/AP) Baca juga :

Read More

Timwas Soroti Keterlambatan Garuda Hingga 11 jam

Jakarta — 1miliarsantri.net : Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI John Kenedy Azis mengungkapkan beberapa masalah serius yang dialami oleh jamaah haji Indonesia terkait dengan layanan transportasi udara. John Kenedy menyampaikan kekhawatirannya terhadap ketidaknyamanan yang dialami oleh para jamaah selama proses pemberangkatan dan kepulangan haji. “Transportasi haji ke Tanah Suci melibatkan dua penerbangan utama, yaitu Garuda Indonesia dan Saudi Airlines. Namun, dalam beberapa kejadian, ada ketidaknyamanan yang dialami oleh jemaah haji kita,” terang John Kenedy di Ruang Rapat Komisi VIII DPR RI, Jumat (5/7/2024). Ia menyoroti beberapa insiden yang terjadi, termasuk gangguan teknis pada pesawat dan keterlambatan signifikan dalam jadwal penerbangan. “Pada awal pemberangkatan, ada pesawat yang mengalami gangguan teknis yang cukup serius, termasuk insiden percikan api di mesin. Selain itu, keterlambatan pemberangkatan dari tanah air menuju Tanah Suci juga sering terjadi. Kami mencatat ada penundaan hingga 8 jam,” ungkapnya. Tidak hanya itu, John Kenedy Azis juga menyoroti masalah serupa yang terjadi pada kepulangan jamaah haji. “Kami juga mendapatkan informasi, dan kami sendiri mengalami, bahwa ada keterlambatan pemberangkatan dalam kepulangan haji. Beberapa kasus bahkan mengalami penundaan hingga 11 jam,” tambahnya. Masalah-masalah ini, menurutnya, menimbulkan ketidaknyamanan yang besar bagi para jamaah haji, yang sebagian besar adalah lanjut usia dan memiliki keterbatasan fisik. “Keterlambatan ini sangat memberatkan bagi jamaah haji kita, terutama karena banyak dari mereka yang harus menunggu dalam kondisi yang tidak nyaman,” tegasnya. John Kenedy Azis mendesak pihak terkait, terutama Garuda Indonesia, untuk meningkatkan kualitas layanan dan memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan. Dia menegaskan, ketidaknyamanan ini, jika tidak segera diatasi, dapat mencoreng citra penyelenggaraan ibadah haji Indonesia dan menurunkan tingkat kepuasan jamaah terhadap layanan yang diberikan. Oleh karena itu, perbaikan dan peningkatan kualitas layanan transportasi haji menjadi hal yang sangat mendesak untuk dilakukan. “Kami berharap ada perbaikan yang signifikan dalam hal ini, karena ibadah haji adalah momen penting yang seharusnya berjalan lancar dan nyaman bagi semua jamaah,” pungkasnya. (wink) Baca juga :

Read More

61 Persen Alasan Dispensasi Nikah untuk Menghindari Zina

Surabaya — 1miliarsantri.net : Angka dispensasi nikah (diska) di Jawa Timur (Jatim) masih menjadi pekerjaan rumah bagi BKKBN setempat. Berdasarkan data kependudukan 2023, tingginya angka pernikahan anak relevan dengan tingginya angka perceraian. Melihat hal itu, Kelompok Kerja Insan Jurnalistik Keluarga Berencana (Pijar) Jatim tergugah untuk meningkatkan kesadaran remaja melalui kegiatan Dialog Akademisi. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Dra.Maria Ernawati, MM mengatakan dalam rangkaian Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 2024 ini, teman-teman wartawan yang tergabung dalam Pijar Jatim menggelar kegiatan Pijar Jatim Goes to Campus dengan tema dialog akademisi tentang pergaulan remaja ini sangatlah bagus. “Kegiatan ini sangat luar biasa. Teman-teman media bersama akademisi memiliki kepedulian yang tinggi akan tercapainya Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stungting (PSS) dan pernikahan anak di Jatim. Harapan saya dengan selesainya kegiatan ini, setiap mahasiswa akan memiliki pemahaman terkait stunting dan pernikahan anak dan bisa memberikan sharing kepada media sosial nya masing-masing,” ungkap Erna. Pernikahan anak di Jatim, ungkap Erna masih tinggi. Berdasarkan data Kependudukan 2023, ada 61 persen dispensasi nikah karena untuk menghindari zina, sedang 21 persen permohonan dispensasi nikah karena hamil. Sedang karena alasan budaya, yaitu budaya menikahkan anak hampir 10 persen, pergaulan bebas 7 persen. “Sedang permohonan diska karena faktor ekonomi hanya satu (1) persen saja. Dari diska yang ada hampir 80 persen bercerai. Lucunya lagi penyebab perceraian yang pertama adalah perselisihan yang terus menerus atau toksik relationship. Iya jelas karena belum matang secara mental dan faktor yang kedua adalah ekonomi. Tadi waktu mau menikah bukan alasan ekonomi tapi saat bercerai 46 persen adalah faktor ekonomi,” terangnya. Tentu saja, sambung Erna, secara ekonomi harus diperkuat untuk menciptakan keluarga yang sejahtera dan hanya 4 persen karena ditinggal pasangan. Sebagai kaum akademisi kota ingin merupakan status negara Indonesia pada 100 tahun lebih tepatnya 100 tahun pada 2045 mendatang. Dari negara berkembang menjadi negara maju. Rekor Universitas Muhammadiyah Dr. Hidayatulloh MSi mengungkapkan kegiatan ini cukup bagus untuk dalam memberikan wawasan,pemahaman sekaligus penguatan khususnys mahasiswa Universitas Muhammadiyah dalam menentukan masa depan mereka. “Kami mengucapkan terimakasih kepada BKKBN Provinsi Jawa Timur dan narasumber dan para dosen dalam kegiatan dialog akademisi ini,” pungkasnya. (har) Baca juga :

Read More

Kerajaan Arab Adakan Bulan Bahasa Arab di India Hingga 2026

Riyadh — 1miliarsantri.net : Akademi Global Raja Salman dari Arab Saudi mulai meningkatkan penetrasi pendidikan untuk bahasa arab ke berbagai negara. Mulai senin (1/7/2024) lalu, Akademi Global Kerajaan Arab Saudi meluncurkan bulan bahasa arab di India. Program ini akan berlangsung di New Delhi dan Kerala hingga tanggal 26 Juli 2024 dengan menampilkan kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan kurikulum pendidikan bahasa Arab di negara tersebut, meningkatkan kinerja guru, membangun citra positif dan mempromosikan bahasa Arab. Selain itu, program tersebut untuk mendukung upaya Arab Saudi di bidang pengembangan pendidikan yang sejalan dengan tujuan Program Pengembangan Kemampuan Manusia, salah satu program realisasi Visi Saudi 2030. Sekretaris Jenderal Abdullah bin Saleh Al-Washmi mengatakan akademi tersebut melakukan berbagai inisiatif sejalan dengan strateginya dan arahan Pangeran Badr bin Abdullah bin Farhan, menteri kebudayaan Saudi, untuk memajukan bahasa Arab secara lokal dan global. Program ini salah satunya, ujarnya. Diharapkan untuk mengajarkan bahasa Arab kepada warga setempat. Tujuannya agar mereka yang sudah menguasai bahasa arab, bisa membantu Kerajaan Arab Saudi dalam membawa bahasa Arab dan ilmu pengetahuannya ke seluruh dunia. Ini yang menjadi pertimbangan kenapa Kerajaan Arab gigih melakukan penetrasi pengajaran bahasa arab secara langsung kepada para guru agar bisa meningkatkan kompetensi mereka. (dul) Baca juga :

Read More

KH Miftachul Akhyar : Bagaimana Agar Amal Ibadah Diterima Allah SWT

Surabaya — 1miliarsantri.net : Diterima dan tidaknya amal yang diperbuat manusia sepenuhnya hak prerogatif Allah SWT. Menurut Rais Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar terdapat sikap yang mesti diperhatikan agar amal tersebut bisa diterima Allah swt. Yaitu tidak pernah mengingat-ingat akan amal yang sudah dilakukan. “Amal yang bisa diharapkan untuk bisa diterima oleh Allah manakala pelakunya tidak ingat-ingat kepada amalnya,” terangnya dalam pengajian Syarah Al-Hikam ditayangkan Multimedia KH Miftachul Akhyar. Tidak mengingat akan amal yang telah diperbuat menunjukkan sikap ketulusan dan tidak ada tendensi apapun. Sikap ini yang seyogianya ditanamkan setiap kali seseorang berbuat kebaikan kepada sesama maupun di saat harus menunaikan kewajiban-kewajibannya kepada Allah. “Karena Allah akan menerima secara utuh amal itu, kalau kita masih ingat terhadap amal kita berarti kita masih gandoli. Kalau sudah gandoli akhirnya nafsu yang akan masuk, akhirnya kotor. Dan Allah tidak mau kalau sudah begini,” jelasnya. Pengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah Surabaya, Jawa Timur ini menambahkan, sebuah amal memang harus bersih, tidak tercampur dengan urusan-urusan kedunawian. Pasalnya, amal hakikatnya persembahan kepada Allah, Dzat yang sangat mulia. “Allah akan menerima amal yang lengkap sempurna, amal yang cacat-cacat tidak diterima oleh Allah. Lha, Allah kan maha mulia,” ungkapnya. Memang, lanjut ulama yang kerap dengan sapaan Kiai Miftach ini, Allah swt maha kuasa. Bisa saja menerima amal yang semula kotor, tapi lantaran karena ampunan kepada hamba-hamba-Nya yang dikehendaki, akhirnya amal itu diterima. Tapi, harus diingat bahwa tidak ada satu pun yang mengetahui ampunan itu diberikan kepada siapa. “Walaupun Allah kuasa menerima amalan yang cacat itu, karena sudah janji Allah, tapi tidak pantas to, orang yang beramal kepada Allah itu kan maksudnya dia itu menyodorkan penghormatan kepada Allah yang telah memberikan hidayah, sebuah kebaktian. Lha, kok disodorkan dengan amal yang cacat. Gampangannya, contohnya begini, ada seorang rakyat yang cinta kepada raja atau presidennya mau memberi hadiah lah, yang dibanggakan misalnya cincin berlian, tapi ternyata cincinnya cacat, kotor, ya tidak ada nilainya. Ya lebih baik jangan disodorkan cincin itu kepada raja,” imbuhnya. Kiai Miftach dalam kesempatan ini juga menerangkan ketentuan amal yang diterima Allah dengan mengutip keterangan Imam Al-Ghazali bahwa Allah akan menerima amal manusia secara utuh dan murni, tapi keutuhan amal tersebut bukan amal yang menyeluruh. “Imam Ghazali menyatakan amal yang utuh bisa hanya sepertiga yang diterima atau hanya sepuluh persennya yang diterima atau lima persennya yang diterima. Ini yang bersih. Misalnya (amal seperti) kepala sampai kaki, misalnya kepalanya saja yang sempurna, kepala ini yang diterima. Yang lain tidak diterima,” pungkasnya. (yat) Baca juga :

Read More

Rusia Bersumpah akan Hancurkan Senjata AS

Hamilton — 1miliarsantri.net : Rusia bersumpah akan menghancurkan senjata yang dikirim ke Ukraina di tengah laporan rencana Amerika Serikat (AS) untuk mentransfer sistem pertahanan udara Patriot dari Israel ke Ukraina. Ketika ditanya tentang laporan pembicaraan pemerintah AS dengan Israel dan Ukraina mengenai pengiriman Patriot yang sudah tua ke Ukraina, perwakilan tetap Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia mengatakan: “Kami melarang semua negara yang belum melakukan hal tersebut untuk menyediakan senjata untuk Ukraina.” “Nasib senjata-senjata yang pada akhirnya akan diekspor ke Ukraina dari mana saja sudah jelas. Senjata-senjata itu akan dimusnahkan seperti senjata lain yang dipasok oleh Barat dan AS ke Ukraina,” tambahnya pada konferensi pers setelah Rusia mengambil alih kepresidenan Dewan Keamanan PBB selama satu bulan ke depan. Ketika ditanya tentang pernyataan mantan presiden AS Donald Trump baru-baru ini tentang mengakhiri perang Ukraina dalam satu hari jika dia terpilih kembali, Nebenzia mengatakan mereka telah mendengar klaim tersebut sebelumnya. “Krisis Ukraina tidak bisa diselesaikan dalam satu hari,” lanjutnya. Memperhatikan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah menyampaikan solusi pada 14 Juni, Nebenzia menyebutkan bahwa Putin mengatakan situasi di lapangan telah berubah dan hal tersebut perlu dipertimbangkan. Putin pada 14 Juni telah meminta Ukraina untuk menarik pasukannya dari wilayah Donetsk, Luhansk, Kherson dan Zaporizhzhia, serta menyetujui perolehan teritorial Rusia yang diperoleh dalam “operasi militer khusus” yang diluncurkan pada Februari 2022, dan menegaskan status netralnya. Kepala negara Rusia itu juga menuntut pembatalan semua sanksi anti-Rusia yang dilakukan Barat. Mengenai perpecahan yang semakin mendalam antara Rusia, China, Korea Utara dengan negara-negara Eropa dan Barat, utusan Rusia mengatakan: “Orang-orang Eropa, Anda menyebut mereka sekutu, saya akan menyebut mereka antek.” Dia mengatakan bahwa negara-negara tersebut menolak mengakui munculnya pusat-pusat kekuatan baru dan bahwa “mereka berusaha mempertahankan dominasi yang mereka nikmati selama 500 tahun terakhir.” Mengatakan bahwa banyak negara yang ingin menjadi lebih menonjol dalam politik dunia, Nebenzia mengatakan hal tersebut tercermin dalam proses reformasi Dewan Keamanan. Pada awal konferensi pers, Nebenzia mengatakan situasi di Palestina “akan tetap menjadi sorotan” selama masa jabatan mereka sebagai presiden Dewan Keamanan. Dia juga mengumumkan bahwa akan ada tiga “acara penting” yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov. Acara pertama adalah debat tingkat menteri mengenai pemeliharaan perdamaian dan keamanan internasional, sedangkan yang kedua adalah sesi tingkat tinggi mengenai kerja sama antara PBB dan organisasi-organisasi regional, serta yang ketiga adalah debat terbuka mengenai Timur Tengah. (pras) Baca juga :

Read More

Jumlah Jamaah Haji 2024 1,8 Juta, 63% dari Asia

Mekah — 1miliarsantri.net : Pemerintah Arab Saudi merilis data jumlah jamaah haji tahun 1445 H/2024 M. General Authority for Statistics Arab Saudi menyebut total jamaah haji 1445 H/2024 M berjumlah lebih dari 1,8 juta orang. “Kami barusan mendapat rilis dari General Authority for Statistics atau semacam Badan Pusat Statistik Arab Saudi. Disebutkan bahwa tahun ini ada 1.833.164 jemaah haji, terdiri atas 221.854 jamaah asal Saudi atau domestik dan 1.611.310 dari luar Saudi,” terang Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief di Madinah dalam keterangan resmi, Rabu (3/7/2024). Menurut Hilman, Pemerintah Arab Saudi mengklasifikasikan asal jamaah haji dalam empat kawasan, yaitu: negara-negara Arab, Afrika, Asia, serta kelompok Eropa, Amerika, Amerika Latin, dan Australia. Ada 22,3% jamaah haji yang berasal dari negara-negara Arab, baik Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, dan lainnya. Sementara jamaah dari kawasan Afrika, jumlahnya mencapai 11,3%. Untuk negara-negara Eropa, Amerika, Amerika Latin dan Australia, prosentasenya 3,2%. “Terbesar dari kawasan Asia, mencapai 63,3%. Dari jumlah itu, Indonesia adalah negara pengirim jamaah haji terbesar, dengan kuota mencapai 241.000,” papar Hilman. Berdasarkan jenis kelamin, lanjut Hilman, mayoritas jamaah haji tahun ini adalah laki-laki. Komposisinya, 958.137 jemaah laki-laki (52%) dan 875.027 jamaah perempuan (48%). “Berdasarkan pintu kedatangan, jamaah hadir dari tiga arah. Pintu perbatasan darat sebanyak 60.251 jemaah. Pintu pelabuhan sebanyak 4.714. Pintu bandara sebanyak 1.546.345 jamaah,” sebut Hilman. Operasional ibadah haji sudah memasuki tahap pemulangan. Secara bertahap, jamaah haji Indonesia sudah diterbangkan dari Tanah Suci menuju Tanah Air sejak 22 Juni 2024. Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) mencatat lebih dari 66ribu jamaah haji Indonesia sudah mendarat di Tanah Air. Proses pemulangan jamaah haji Indonesia dari Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah akan berakhir pada 3 Juli 2024. Selanjutnya, proses kepulangan akan difokuskan melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. Tahap ini akan berlangsung dari 4 – 21 Juli 2024. (drus) Baca juga :

Read More

Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas Kunjungi Pesantren NU

Surabaya — 1miliarsantri.net : Salah satu Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas mengunjungi Pesantren Al Amien, Kediri, Jawa Timur, asuhan Wakil Rais Aam PBNU, KH Anwar Iskandar, Jumat (28/6/2024) lalu. “Datang ke Pesantren Al Amien. Tapi tidak diterima pemilik pondok,” kata Buya Anwar. “Sedang di pondok milik KH Anwar Abbas, eh maaf, milik KH Anwar Iskandar.” Tokoh asal Minang yang kerap viral ini memang suka bercanda. Hanya selang semenit, sang pengasuh pesantren terkaget menimpali. “Lho, saya lagi ke Jakarta, kok tidak kasih kabar?” kata Kiai Anwar Iskandar, Ketua Umum MUI. Di beranda kediaman Kiai Anwar Iskandar, Buya Anwar Abbas didampingi Gus Reza Lirboyo –KH Reza Ahmad Zahid, cucu KH Mahrus Aly. “Saya mewakili Kiai Anwar Iskandar menyambut Buya Anwar Abbas,” ujar Gus Reza menimpali candaan Buya Anwar, bahwa sang pengasuh mungkin enggan menerimanya. “Alhamdulillah, satu hal (keliling pesantren) yang sudah lama saya idam-idamkan akhirnya terwujud,” kata Buya Anwar dalam kiriman video. Gus Reza mendampingi Buya Anwar keliling pesantren basis NU di Kediri. Tak sempat menyambut langsung tamu istimewanya, Kiai Anwar Iskandar menginstruksikan Gus Reza menjamu Buya Anwar Abbas di Restoran Wong Solo milik Kiai Anwar. Namun Buya Anwar menolak. “Saya tidak mau makan ditemani Gus Reza. Takut ditraktir,” Buya Anwar beralasan. Setelah keliling Kediri, Buya Anwar melanjutkan lawatan ke Tulungagung. Menjelang maghrib, Buya Anwar balik lagi ke Kediri, khusus untuk makan di restoran milik Kiai Anwar Iskandar, namun tanpa dampingan utusan sang pemilik rumah makan. Tiba di restoran pukul 18.00, “Saya lirik kiri kanan, alhamdulillah tidak ada yang kenal saya.” Buya Anwar pun pesan menu dan menikmati dengan nyaman dan lahap. Sampai nambah nasi. “Nasi tambahan pun habis,” kata Buya Anwar. Puas, Buya Anwar pun minta adik yang mendampinginya dari Jakarta untuk membayar. Ternyata, kasir sudah diperintah untuk tidak menerima uang Buya Anwar. “Saya bingung, bagaimana kasir tahu, yang makan itu saya? Adik saya bilang, mungkin perintah muncul lewat pantauan CCTV. Yang jelas, saya kalah lihai dari Pak Kiai (Anwar Iskandar). He he,” tulis Buya Anwar. Sabtu pagi-pagi esoknya, Buya Anwar sudah melaporkan, tengah berada Pesantren An-Nur, Malang, asuhan KH. Ahmad Fahrurrozi Burhan (Gus Fahrur), salah satu Ketua PBNU. Buya Anwar diantar mobil bertuliskan, “Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Malang” “Saya tidak bisa bertemu Gus Fahrur, karena beliau ada acara wisuda santri di Komplek Annur 1,” kata Buya Anwar. Namun tak lama kemudian, sudah terkirim foto Gus Fahrur menyambut Buya Anwar. Keduanya sering foto bersama selama di Makkah dan Madinah pada musim haji ini, karena Gus Fahrur salah satu anggota Amirul Haj. “Buya Anwar Abbas memang luar biasa, bisa menjadi uswah hasanah bagi yang muda-muda, semoga sehat selalu,” Kiai Anwar Iskandar mengapresiasi. Tokoh Al Irsyad, KH Abdullah Jaidi, yang juga Ketua MUI Bidang Pendidikan dan Kaderisasi menambahkan, “Masya Allah, pagi-pagi Buya sudah keliling silaturahim, beliau mencontoh persahabatan dahulu tokoh Muhammadiyah dan NU sehingga umat saling guyub.” “Indah dan menyejukkan sekali,” komentar Prof. Sudarnoto Abdul Hakim, Ketua MUI Bidang Internasional, tokoh Muhammadiyah, yang alumni Pesantren Persis Bangil. Ketua MUI Bidang Fatwa, KH Asrorun Niam Sholeh, memuji rihlah Buya Anwar Abbas sebagai tanda-tanda haji mabrur. “Orang baik di tempat yang baik, milik orang baik. Cahaya bercahaya, Buya. Silaturahim tiada henti, mabruk Buya,” ungkapnya. “Luar biasa. Tokoh Muhammadiyah masuk pesantren NU. Adem rasanya,” kata Rahmat Hidayat, Sekjen Dewan Masjid Indonesia, yang juga bendahara MUI. “Hamzah washal keormasan,” KH Cholil Nafis, Ketua MUI Bidang Ukhuwah. (har) Baca juga :

Read More

Ketika Rasulullah SAW Ditanya Kapan Hari Kiamat

Jakarta — 1miliarsantri.net : Orang yang beriman dan berislam pasti meyakini akan datangnya hari kiamat. Hal itu juga mengisyaratkan, semua Muslim mempercayai bahwa alam semesta hanyalah sementara dan kelak akan menemui kehancuran total. Ini tidak berarti pesimisme, melainkan pengakuan bahwa Zat Yang Maha-kekal hanyalah Allah SWT. Acap kali, olok-olok diberikan oleh mereka yang menolak percaya akan kedatangan hari kiamat. Pada masa Rasulullah SAW pun, banyak kaum musyrik yang mengajukan pertanyaan, kapankah kiamat terjadi. Rasulullah SAW diajari Allah SWT untuk memberikan jawaban yang sangat bijaksana. Hal ini dijelaskan dalam Alquran surah al-A’raf ayat ke-187. Artinya, “Mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang Kiamat, ‘Kapan terjadi?’ Katakanlah, ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang Kiamat itu ada pada Tuhanku; tidak ada (seorang pun) yang dapat menjelaskan waktu terjadinya selain Dia. (Kiamat) itu sangat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi, tidak akan datang kepadamu kecuali secara tiba-tiba.’ Mereka bertanya kepadamu seakan-akan engkau mengetahuinya. Katakanlah (Muhammad), ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang (hari Kiamat) ada pada Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.’” Ayat tersebut turun di Makkah berkaitan dengan perangai orang-orang musyrikin Quraisy yang menanyakan waktu terjadinya hari kiamat. Inilah pula yang membedakan penduduk kafir Makkah dan Yastrib (Madinah). Di Makkah, tidak ada kaum ahli kitab–semisal kalangan Yahudi–yang memberitahukan dan mengajarkan penduduk setempat tentang nubuat kerasulan, hari kebangkitan, serta surga dan neraka. Adapun di Madinah, orang-orang Arab setempat sudah biasa bergaul dengan bangsa Yahudi. Mereka memiliki pengertian tentang kenabian dan hari kiamat. Jadi, ketika orang-orang Quraisy menanyakan tentang hari kiamat itu didorong anggapan mereka bahwa kiamat tidak mungkin terjadi. Mereka ingin menuding bahwa Rasulullah SAW hanyalah penyebar berita bohong. Allah menggambarkan pikiran mereka yang picik dengan firman-Nya. يَسۡتَعۡجِلُ بِهَا الَّذِيۡنَ لَا يُؤۡمِنُوۡنَ بِهَا‌ ۚ وَالَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا مُشۡفِقُوۡنَ مِنۡهَا ۙ وَيَعۡلَمُوۡنَ اَنَّهَا الۡحَقُّ ‌ ؕ اَلَاۤ اِنَّ الَّذِيۡنَ يُمَارُوۡنَ فِى السَّاعَةِ لَفِىۡ ضَلٰلٍۢ بَعِيۡدٍ “Orang-orang yang tidak percaya adanya hari Kiamat meminta agar hari itu segera terjadi, dan orang-orang yang beriman merasa takut kepadanya dan mereka yakin bahwa Kiamat itu adalah benar (akan terjadi). Ketahuilah bahwa sesungguhnya orang-orang yang membantah tentang terjadinya Kiamat itu benar-benar telah tersesat jauh” (QS asy-Syura: 18). Ini tak berarti bahwa tiada orang beriman yang pernah bertanya langsung kepada Rasulullah SAW ihwal kapan kiamat terjadi. Pernah suatu ketika, Rasulullah SAW berceramah di hadapan jamaah. Beliau menjelaskan tentang tanda-tanda kiamat dan hal-hal lain agar umat waspada. Di antara para pendengar, terdapat seorang Arab badui. Karena pikirannya yang lugu, ia pun mendengarkan ceramah Nabi SAW itu dengan heran. “Mengapa Rasulullah SAW terus menerangkan perihal tanda-tanda kiamat, tetapi tidak tentang kapan terjadinya?” Akhirnya, Arab badui ini memberanikan diri untuk bertanya ketika Nabi SAW sedang berceramah. “Ya Rasulullah! Kapankah hari kiamat itu terjadi?” Nabi SAW tidak langsung menanggapinya. Maka si Badui terus bertanya, sampai tiga kali berturut-turut. Akhirnya, Rasulullah SAW merespons. “Siapa tadi yang bertanya tentang kapan hari kiamat terjadi?” “Saya, ya Rasulullah,” jawab Arab Badui ini. “Apa yang telah engkau persiapkan untuk menghadapinya (hari kiamat)?” tanya Rasulullah SAW kemudian. Setelah terdiam sejenak, lelaki itu pun menjawab, “Saya mungkin tidak punya banyak amalan shalat dan sedekah. Namun, yang sudah saya persiapkan adalah cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.” Rasulullah SAW kemudian berkata: أَنْتَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ “Kalau begitu, engkau akan bersama dengan orang yang engkau cintai.” Bukan hanya Arab Badui itu, seluruh jamaah tersenyum senang mendengar jawaban Nabi SAW. (yan) Baca juga :

Read More