Kemenag Optimis Guru PAI Makin Berkompetan Usai Mengikuti Pendidikan Profesi Guru

Bandung — 1miliarsantri.net : Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam Jabatan Tahun 2024 telah dimulai secara serentak. Pembukaan perkuliahan dilakukan Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, Prof Abu Rokhmad di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati, Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. PPG PAI 2024 diikuti 13.409 guru yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan. Abu Rokhmad bersyukur PPG PAI tahun ini bisa kembali digelar dengan diikuti peserta yang jumlahnya mencapai ribuan guru. Lebih lanjut ia menilai, PPG menjadi media yang sangat efektif untuk memacu para guru agama di Indonesia agar memiliki kompetensi sekaligus daya inovasi tinggi. Apalagi, pada PPG 2024, selain digelar dengan rentang waktu empat bulan, panita nasional juga membuat sejumlah terobosan seperti menambah fitur baru pada learning management system (LMS) dengan komponen aplikasi plagiarism checker (turnitin). Hal ini dilakukan agar lulusan yang dihasilkan benar-benar memiliki kompetensi dan kualitas tinggi. “PPG ini merupakan instrumen yang sangat penting, bukan sekadar soal sertifikatnya, namun lebih dari itu bagi bapak dan ibu guru ini sangatlah strategis karena bisa meningkat kompetensinya,” jelasnya dalam rilis yang diterima 1miliarsantri.net, Senin (15/7/2024). Tantangan yang dihadapi guru agama termasuk PAI saat ini, tambah Abu Rokhmad, tidaklah ringan. Hal ini disebabkan dampak dari perkembangan teknologi yang pesat. Pengetahuan itu antara lain didapat dari berbagai platform media sosial atau alat pencari yang begitu mudah diakses tanpa mengenal tempat, waktu, dan kondisi. “Harus disadari bahwa saat ini bapak dan ibu juga harus bersaing dengan guru yang profesional, meski tidak ikut PPG. Siapa dia? Yakni media sosia seperti YouTube dan juga google. Mereka mengajarkan dengan setia dan menemani anak-anak kita. Ini harus disadari, tantangan ibu dan bapak sangat luar biasa,” tandas guru besar UIN Walisongo Semarang itu. Atas penyelenggaraan PPG ini, Abu Rokhmadi berharap dukungan besar dari pemerintah daerah supaya bisa menelurkan lulusan yang berkualitas. Direktur PAI Kementerian Agama M Munir menjelaskan, PPG 2024 digelar dengan sistem daring dan melibatkan 48 Lembaga Pendidikan Tenaga Pendidik dan Kependidikan (LPTK) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Menurutnya, PPG adalah bentuk komitmen negara untuk menciptakan para guru yang memiliki kompetensi serta inovatif. “PPG ini antara lain amanat dari UU Sisdiknas, UU Guru dan Dosen serta PP tentang Guru. Saya mengapresasi atas dukungan Pemda yang mengeluarkan anggaran besar untuk kesuksesan program ini,” pungkas Munir. (den) Baca juga :

Read More

Matahari Tepat di Atas Ka’bah pada 15 dan 16 Juli, Waktunya Cek Arah Kiblat

Jakarta — 1miliarsantri.net : Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau umat Muslim Indonesia untuk mengecek arah kiblat pada 15 dan 16 Juli 2024. Imbauan disampaikan seiringan terjadinya fenomena Istiwa A’zam atau matahari melintas di atas Ka’bah. Pada momen tersebut, bayang-bayang benda yang berdiri tegak lurus akan mengarah membelakangi arah kiblat. Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Kemenag, Adib mengatakan, berdasarkan tinjauan astronomi ilmu falak, terdapat sejumlah teknik yang dapat digunakan untuk memverifikasi arah kiblat. Teknik tersebut di antaranya menggunakan kompas, theodolite, serta fenomena posisi matahari melintasi tepat di atas Ka’bah atau Istiwa A’zam. “Peristiwa Istiwa A’zam atau Rashdul Kiblat akan terjadi pada Senin dan Selasa, 15 dan 16 Juli 2024 bertepatan dengan 9 dan 10 Muharam 1446 H pada pukul 16:18 WIB atau 17:18 WITA. Saat itu, matahari akan melintas tepat di atas Ka’bah,” kata Adib di Jakarta, Senin (15/7/2024). Adib mengungkapkan, fenomena tersebut menjadi momentum bagi umat Muslim dapat melakukan pengukuran atau kalibrasi arah kiblat tanpa menggunakan alat atau keterampilan khusus. “Di saat Istiwa’ A‘zam, siapa saja, tanpa perlu memiliki keahlian atau perangkat teknologi khusus, bisa ‘meluruskan’ arah kiblatnya sendiri,” ucap Adib. Pada 27 dan 28 Mei 2024, Kemenag menggelar Hari Sejuta Kiblat yang melibatkan umat Muslim di Indonesia melakukan kalibrasi arah kiblat secara serentak, dan mencetak rekor MURI. Momen pengukuran dan verifikasi arah kiblat tersebut terjadi kembali pada 15 dan 16 Juli 2024. “Momen Istiwa’ A‘zam ini bersifat konfirmatif, sehingga jika sudah benar, momen ini akan menegaskan kebenaran arah kiblat. Jika ada keraguan, ini menjadi kesempatan terbaik untuk memverifikasi arah kiblat,” jelas Adib. Adib menjelaskan, terdapat hal yang perlu diperhatikan saat masyarakat melakukan pengecekan arah kiblat pada momen Istiwa A’zam atau Rashdul Kiblat: (wink) Baca juga :

Read More

Sebanyak 40 Pasangan Ikuti Isbat Nikah Massal MUI

Tangerang — 1miliarsantri.net : Sebanyak 40 pasangan pengantin mengikuti Isbat nikah yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Kegiatan yang digelar di Gedung Serbaguna Kecamatan Pakuhaji, Tangerang ini dihelat sebagai rangkaian agenda Milad ke-49 MUI. Penanggung jawab Isbat Nikah Massal Milad ke-49 MUI, Ferawati, MSi mengatakan kegiatan ini untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan kepastian hukum dari Pengadilan Agama, sehingga pernikahan yang dilakukan tercatat dalam dokumen negara. “Kegiatan ini merupakan komitmen MUI dalam mempedulikan masyarakat agar setiap warga negara mendapatkan dokumen pernikahan yang tercatat di dokumen negara. Dikarenakan memang banyaknya pernikahan yang belum tertera pada dokumen negara,” ujar Ferawati saat diwawancarai di arena Isbat Nikah, Senin (15/7/24). Dia juga mengatakan, setelah kegiatan ini maka status perkawinan mereka diakui secara hukum Negara dan berhak mendapatkan Akta Nikah yang dikeluarkan Kantor Urusan Agama (KUA) ataupun tercatat resmi pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di mana masyarakat tersebut berdomisili. Rangkaian kegiatan Isbat Perkawinan Massal nantinya akan diselenggarakan dalam dua tahap, yakni tahap pertama pelaksanaan sidang sibat perkawinan massal, dan akan dilanjutkan dengan tahap ke dua, yaitu pelaksanaan resepsi isbat perkawinan massal. “Pada kegiatan Isbat Nikah massal ada dua tahap yang akan diselenggarakan, yang pertama adalah tahap sidang isbat yang diselenggarakan pada hari ini. Tahap kedua dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan resepsi yang digelar di Gedung Serbaguna Kabupaten Tanggerang, pada 21 Juli 2024,” kata dia. Lebih lanjut, dalam sesi wawancara tersebut Ferawati juga menjelaskan dalam pelaksaanaan Sidang Isbat Nikah Massal ini diikuti masyarakat Tanggerang yang berasal dari tujuh desa dan juga satu kelurahan. Yaitu dari Desa Suryabahari, Sukawali, Kalibaru, Bonisari, Pakualam, Buaran Bambu, Desa Kohot dan satu kelurahan. Dia berharap kegiatan ini dapat berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan dan dapat memenuhi harapan umat. (lung) Baca juga :

Read More

Mengapa Gelombang Konservatisme Agama Meningkat di Malaysia Namun Surut di Indonesia

Kelantan — 1miliarsantri.net: Di pasar pusat yang ramai di Kuala Terengganu, penjual kerupuk Mdm Raqiah Abdullah membuka-buka halaman Al-Qur’an – kitab suci umat Islam – sambil duduk di bangku reyot. Alquran dibungkus kain hijau dengan lingkaran putih di tengahnya – bendera partai konservatif Parti Islam Se-Malaysia (PAS). “Kami umat Islam, jadi tugas kami mendukung PAS. Saya pikir jika kita ingin menjadi umat Islam yang baik, di dunia dan di akhirat, kita harus mengikuti ajaran PAS dan para pemimpinnya, seperti Tok Guru Hadi,” kata Mdm Raqiah, mengacu pada presiden PAS Abdul Hadi Awang, seorang ulama terkenal. yang telah memimpin partai tersebut selama lebih dari dua dekade. Nyonya Raqiah adalah pendukung setia partai Islam. Namun, ia mengatakan bahwa di kalangan komunitasnya di Kuala Terengganu, dukungan terhadap PAS baru menjadi populer dan mainstream dalam lima tahun terakhir ini. Para pengamat mencatat bahwa pergeseran dukungan ini disebabkan oleh masalah dalam partai tertua Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) dan kasus korupsi di kalangan pimpinannya, seperti skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang melibatkan mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak. Sebelumnya, persaingan UMNO dan PAS di Terengganu sangat sengit – terdapat masjid, desa, bahkan tempat makan yang berbeda-beda untuk pendukung masing-masing partai. Tapi sekarang sepertinya hampir semua orang bersatu mendukung PAS, Alhamdulillah,” ujarnya. Antara tahun 1974 dan 2013, koalisi Barisan Nasional (BN) yang dipimpin UMNO memerintah pemerintahan negara bagian Terengganu kecuali pada periode antara tahun 1999 dan 2004 ketika Abdul Hadi menjabat sebagai menteri utama di bawah koalisi Barisan Alternatif. Namun, sejak Pemilu 2018 ketika BN kehilangan kekuasaan, PAS dan koalisi Perikatan Nasional (PN) tetap mempertahankan kendali atas pemerintahan negara bagian Terengganu. Dalam beberapa tahun terakhir, popularitas PAS tampaknya telah berkembang melampaui basis pendukungnya dan partai tersebut telah menjadi pilihan utama bagi banyak umat Islam yang tinggal di jantung pedesaan Melayu. Dalam sebuah wawancara dengan CNA, anggota komite pusat PAS Muhammad Khalil Abdul Hadi menguraikan bahwa popularitas partai tersebut semakin meningkat akhir-akhir ini karena adanya faktor penarik dan pendorong. Muhammad Khalil, yang juga putra presiden partai Abdul Hadi, menekankan bahwa “konsistensi partai dalam menegakkan hak-hak orang Melayu dan Muslim” mungkin telah menarik pemilih. Nilai-nilai ras dan agama sangatlah penting bagi penduduk Melayu Bumiputera, dan kami belum mengubah pendirian kami sejak partai ini dibentuk dan ini adalah faktor kuncinya,” kata mantan anggota divisi informasi, dakwah dan pemberdayaan Syariah Terengganu. di pemerintahan negara bagian. “Ada juga faktor pendorongnya, misalnya kegagalan UMNO sebagai partai memenuhi kewajibannya dalam membela dan menegakkan prinsip-prinsip Islam serta membela hak-hak orang Melayu,” tambahnya. Analis politik Norshahril Saat, peneliti senior di ISEAS-Yusof Ishak Institute, mengatakan kepada CNA bahwa dalam beberapa tahun terakhir, PAS telah memperkuat basis kekuatan intinya di negara bagian utara dan pantai timur sambil membuat terobosan di wilayah lain di Semenanjung Malaysia. “Ada banyak cara untuk menjelaskannya. Salah satu kemungkinannya adalah adanya ketakutan bahwa para pemilih akan semakin konservatif, khususnya di kalangan masyarakat Melayu, dan mereka sekarang menerima argumen yang telah diajukan PAS selama bertahun-tahun dalam Islamisasi, mempromosikan hukum Syariah dan sebagainya,” kata Dr Norshahril. . “Tetapi argumen lainnya mungkin adalah kurangnya alternatif. Masyarakat Melayu selalu mendukung UMNO dan mereka memandang UMNO sebagai partai utama bagi masyarakat Melayu dan Islam. Tapi sekarang mengingat permasalahan mereka, alternatif terbaik berikutnya adalah Parti Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu) dan tentunya partai yang sejarahnya lebih panjang adalah PAS,” imbuhnya. Sebaliknya, pemilu di Indonesia bulan lalu tampaknya menunjukkan bahwa politik identitas telah surut, meskipun ada kekhawatiran awal bahwa hal ini dapat dirusak oleh konservatisme agama. Dr Norshahril mengatakan bahwa politik identitas “entah bagaimana dibatalkan” di antara para kandidat dalam pemilu di Indonesia. “Kami tidak melihat politik identitas serupa terjadi pada pemilu tahun ini dibandingkan dengan pemilu tahun 2019 dan 2014. Hal ini bisa berarti bahwa para kandidat sendiri telah mempersiapkan diri dengan sangat baik,” kata Dr Norshahril. “Jadi dengan cara ini semua kandidat berhasil menggalang dukungan Islam dan karenanya kita tidak melihat politik identitas digunakan untuk menyerang satu sama lain,” tambahnya. Melihat lebih dekat situasi Indonesia Di negara tetangga, Indonesia, kekhawatiran terhadap kebangkitan Islam politik dan konservatisme agama, terutama menjelang pemilu bulan lalu, tampaknya sudah mereda. Ketiga pasangan calon presiden dan wakil presiden tidak menyerah pada penggunaan politik identitas untuk mengumpulkan suara, kata para pengamat. Ketiga pasangan tersebut adalah: Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang berpasangan dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Islam (PKB) Muhaimin Iskandar; Menteri Pertahanan saat ini Prabowo Subianto dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka; serta mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang mencalonkan diri bersama mantan anggota PKB Mahfud MD. Pasangan pemenangan, Pak Prabowo dan Pak Gibran, tidak pernah menjadi anggota partai Islam, berbeda dengan dua paslon lainnya. Ada kekhawatiran bahwa pemilu ini akan dirusak oleh konservatisme agama, terutama karena politik identitas mendominasi pemilu presiden dan legislatif tahun 2019 serta pemilu gubernur Jakarta tahun 2017. Ujang Komarudin, pakar Islam politik dari Universitas Al Azhar Jakarta, yakin beberapa kelompok politik ingin menegakkan ideologi Islam tetapi kesulitan untuk menang dalam pemilu karena masyarakat Indonesia heterogen. “Secara obyektif memang ada orang atau kelompok yang memperjuangkan ideologi Islam atau Islam politik. “Tapi kalau kita lihat masyarakat Islam, Islam sendiri di sini heterogen. Tidak homogen,” kata Pak Ujang. Dan meskipun sekitar 87 persen dari 270 juta penduduk Indonesia adalah Muslim, banyak yang tidak taat, tambah Ujang. Banyak masyarakat Indonesia yang menganut agama Islam moderat atau beragama Islam sesuai dengan kartu identitasnya, namun tidak benar-benar mengamalkan agama tersebut. “Ini berdampak pada perilaku pemilih dan pilihannya (saat pemilu),” kata Pak Ujang. Selain itu, para analis mengatakan kepada CNA bahwa perbedaan ideologi dari berbagai kelompok politik Islam dan ketidakmampuan mereka untuk mendapatkan dukungan arus utama serta teori filosofis dasar Pancasila tampaknya merupakan upaya untuk melawan ancaman meningkatnya konservatisme di Indonesia. PERBEDAAN IDEOLOGI YANG MENGATUR PARTAI POLITIK ISLAM Pak Ujang berpendapat bahwa partai politik Islam di Indonesia tidak bersatu dan memiliki ideologi yang berbeda. Hal ini berbeda dengan Malaysia yang memiliki partai Islam dominan, Parti Islam Se-Malaysia (PAS). “Misalnya PKB dan Partai Amanat Nasional (PAN), apakah berfungsi berdasarkan ideologinya? Saya kira tidak,” kata Pak Ujang. Mereka berfungsi berdasarkan kepentingan, baik saat berkoalisi maupun berkampanye. Mereka tidak menonjolkan nilai-nilai Islam tetapi nilai-nilai umum…

Read More

Tentara Israel Serang Warga Saat Sholat Dluhur

Gaza — 1miliarsantri.net : Pasukan penjajahan Israel melakukan kejahatan terbaru dengan menyasar puluhan jamaah shalat dzuhur di sebuah mushalla di Jalur Gaza. Belasan syahid dan puluhan lainnya terluka dalam serangan pada Ahad siang tersebut. Kantor berita WAFA melansir, pada tengah hari pesawat-pesawat tempur penjajah menargetkan mushalla di dekat Masjid Putih di kamp pengungsi al-Shati di sebelah barat Kota Gaza. Serangan itu mengakibatkan terbunuhnya sedikitnya 17 warga sipil dan melukai banyak orang lainnya, termasuk anak-anak dan wanita. Serangan Israel tersebut menyasar orang-orang yang sedang berkumpul untuk shalat dzuhur di mushalla tersebut. Rekaman video kamp pengungsi Shati setelah serangan Israel menunjukkan mayat di dalam gedung dan bekas darah. “Warga di lingkungan tersebut memutuskan untuk melaksanakan shalat berjamaah di mushalla, kami menghindari shalat berjamaah pada Magrib dan Isya di masjid agar tidak menjadi sasaran. Kami terkejut hari ini bahwa sebuah rudal Israel menargetkan tempat itu. Semuanya keluar berkeping-keping, tidak kurang dari 20 korban.” Bagaimanapun, kegigihan warga Gaza di tengah pemboman brutal Israel sukar dipungkiri. Setelah serangan brutal terbaru, seorang wanita Palestina dari Jalur utara yang kehilangan empat anaknya selama perang, sementara suaminya hilang, mengatakan dia tetap tidak akan meninggalkan Gaza atau pergi ke selatan Jalur Gaza. “Demi Allah, Netanyahu, saya tidak akan pergi ke Jalur Gaza bagian selatan. Ini adalah tanah saya, saya tidak akan pergi, dan kami akan mengambil hak kami dari Netanyahu dan Israel,” kata seorang perempuan dari kamp pengungsi Shati, merujuk Perdana Menteri Israel dilansir Aljazirah, Senin (15/7/2024). “Saya adalah ibu dari empat orang syuhada, dan saya tidak memiliki anak laki-laki lagi, dan saya bangga dengan mereka, terima kasih ya Allah. Dan kami memberi tahu Netanyahu bahwa kami siap mengorbankan diri kami sendiri,” kata wanita itu. “Allah menjanjikan kemenangan kepada kami, dan kemenangan kami sudah dekat ya Allah,” tutupnya. Di lokasi lain, sedikitnya 71 warga Palestina syahid dalam pembantaian oleh pasukan penjajahan Israel (IDF) di wilayah Al-Mawasi di selatan Jalur Gaza. Lebih dari 289 orang terluka, banyak di antaranya berada dalam kondisi kritis, menurut sumber medis setempat. Agresi Israel yang sedang berlangsung di Gaza sejak Oktober tahun lalu sejauh ini telah mengakibatkan 38.345 korban jiwa warga Palestina, dan 88.295 orang lainnya terluka. Ribuan lainnya dikhawatirkan terjebak di bawah reruntuhan dan di jalanan, tidak dapat diakses oleh tim penyelamat dan ambulans. Amjad al-Shawa, direktur Jaringan LSM Palestina, mengatakan pembantaian di al-Mawasi adalah “pesan dari Israel kepada dunia bahwa berulang kali mereka menargetkan warga sipil Palestina dimanapun mereka berada.” “Daerah ini diserang berkali-kali; penuh dengan tempat berlindung dan tempat penampungan ini berisi ribuan tenda di mana anak-anak, wanita, orang tua tinggal di bawah tenda-tenda ini sebagai tempat yang aman,” katanya kepada Aljazirah di Deir el-Balah di Gaza tengah. “Begitu banyak keluarga, yang mengungsi untuk ke-10 kalinya, mencari keselamatan dan keamanan,” katanya, seraya menambahkan bahwa serangan itu menunjukkan “kegagalan komunitas internasional untuk memberikan tekanan pada Israel agar menghentikan perangnya terhadap warga sipil Palestina”. Dalam pernyataannya di X, Kementerian Luar Negeri Palestina mengutuk “pembantaian” Israel di kamp pengungsi al-Mawasi dan Shati di Gaza. Kementerian tersebut meminta “negara-negara yang mendukung Israel untuk membangkitkan hati nurani dan moral mereka, dan berhenti menghalangi upaya internasional untuk mengakhiri perang genosida” di wilayah Palestina yang terkepung. (zul/AZ) Baca juga :

Read More

Sejarah Upaya Pembunuhan Presiden AS

Jakarta — 1miliarsantri.net : Penembakan kandidat calon presiden sekaligus mantan presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengingatkan pada sejarah panjang upaya pembunuhan presiden di negara tersebut. Berikut daftar sejumlah pembunuhan politik tersebut. Presiden AS Abraham Lincoln adalah yang pertama dalam daftar ini. Presiden Amerika Serikat ke-16 itu dibunuh pada 14 April 1865, hanya lima hari setelah Tentara Konfederasi menyerah dan berakhirnya Perang Saudara AS. The Best Diplomat melansir, pembunuhan Lincoln bukanlah sebuah tindakan spontan namun terencana dengan baik, yang berakar pada perpecahan politik dan ideologi yang mengakar. Pada tahun-tahun menjelang pembunuhan tersebut, Lincoln menghadapi tentangan keras dari negara-negara Selatan dan simpatisannya, yang menentang kebijakannya, khususnya sikapnya terhadap perbudakan dan negara kesatuan. Negara-negara bagian Selatan telah menarik diri dari Persatuan yang menyebabkan pecahnya Perang Saudara. Perang ini berlangsung selama empat tahun dan merenggut nyawa lebih dari 600.000 orang Amerika Orang di balik pembunuhan itu adalah John Wilkes Booth, seorang aktor terkenal dan simpatisan Konfederasi. Booth adalah bagian dari konspirasi yang lebih besar yang melibatkan beberapa individu lain, termasuk Mary Surratt, Lewis Powell, dan George Atzerodt. Rencananya adalah untuk menculik Lincoln dan menukarnya dengan tawanan perang Konfederasi, tetapi ketika perang sudah jelas akan segera berakhir, mereka malah memutuskan untuk membunuh Lincoln. Selanjutnya, terjadi pembunuhan Presiden AS James A Garfield pada tanggal 2 Juli 1881. Charles J Guiteau menembak Presiden Amerika Serikat ke-20 di Stasiun Kereta Api Baltimore dan Potomac di Washington, DC, tindakan mengejutkan yang berakar pada ketidakpuasan politik dan delusi pribadi. Sebelum menjadi presiden, Garfield memiliki karir cemerlang sebagai jenderal Union Army selama Perang Saudara dan sebagai anggota Dewan Perwakilan AS. Ia dikenal karena integritas, kecerdasan, dan komitmennya terhadap hak-hak sipil. Namun, masa kepresidenannya hanya bertahan empat bulan karena ia terkena peluru pembunuh. Pembunuhan Presiden AS William McKinley menandai momen tragis dalam sejarah Amerika selanjutnya. Presiden Amerika Serikat ke-25 itu ditembak mati oleh anarkis Leon Czolgosz pada 6 September 1901, di Pan-American Exposition di Buffalo, New York. Pembunuhan McKinley merupakan peristiwa mengejutkan yang menyoroti bahaya ekstremisme politik. Sebelum menjadi presiden, McKinley pernah menjabat sebagai perwira Union Army selama Perang Saudara dan kemudian sebagai anggota kongres dan gubernur Ohio. Ia dikenal karena kebijakannya yang moderat dan upayanya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperluas pengaruh Amerika di luar negeri. Kepresidenan McKinley ditandai dengan kemakmuran dan stabilitas, namun secara tragis hal itu terhenti. Leon Czolgosz, pembunuh McKinley, adalah seorang anarkis yang percaya pada penggunaan kekerasan untuk mencapai perubahan politik. Czolgosz dipengaruhi oleh ide-ide radikal dan literatur anarkis, yang memicu kebenciannya terhadap pemerintah dan tokoh otoritas. Dia melihat McKinley sebagai simbol penindasan dan ketidaksetaraan serta memandang pembunuhannya sebagai tindakan revolusioner. Pembunuhan John F Kennedy adalah peristiwa tragis selanjutnya yang masih bergema dalam ingatan kolektif masyarakat Amerika. Presiden Amerika Serikat ke-35 ini ditembak pada 22 November 1963, di Dallas, Texas, saat mengendarai limosin atap terbuka bersama istrinya, Jacqueline Kennedy, dan Gubernur Texas John Connally. Sebelum menjadi presiden, Kennedy pernah menjabat sebagai anggota kongres dan senator dari Massachusetts. Dia adalah seorang pemimpin karismatik yang menginspirasi generasi Amerika dengan visinya tentang masa depan yang lebih baik. Kepresidenan Kennedy ditandai dengan inisiatif yang berani, termasuk pembentukan Peace Corps, perlombaan antariksa, dan perjuangan melawan kemiskinan dan diskriminasi. Orang di balik pembunuhan Kennedy adalah Lee Harvey Oswald, mantan Marinir AS yang membelot ke Uni Soviet dan kemudian kembali ke AS. Oswald adalah individu bermasalah dengan riwayat penyakit mental dan rasa keterasingan yang mendalam. Dia memiliki keinginan yang kuat untuk mendapatkan pengakuan dan melihat pembunuhan Kennedy sebagai cara untuk mencapai ketenaran. (jeha) Baca juga :

Read More

UMJ Jadi Tuan Rumah Sekolah Kader Pemberdayaan Masyarakat Nasional 2024

Jakarta — 1miliarsantri.net : Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menjadi tuan rumah Sekolah Kader Pemberdayaan Masyarakat (Sekam) Nasional Angkatan I. Agenda ini diselenggarakan di Training Center UMJ pada 12-15 Juli 2024. Sekam Nasional 2024 merupakan program yang diinisiasi Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, bekerja sama dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta. Program tersebut dilaksanakan guna membangun model organisasi dan kepemimpinan yang efektif, serta memperkuat kapasitas fasilitator pemberdayaan atau pendampingan masyarakat. Wakil Rektor IV UMJ Dr. Septa Candra, menyampaikan rasa terima kasihnya karena UMJ dipercaya untuk menyelenggarakan dan memfasilitasi Sekam Angkatan Pertama. Menurutnya, agenda ini bisa melahirkan kader Muhammadiyah yang memberdayakan masyarakat, memberikan pencerahan, merubah pola pikir, dan memaksimalkan keterampilan sehingga menghasilkan masyarakat yang berkemajuan. “Masyarakat jadi tumpuan dan basis dakwah Muhammadiyah. Hal ini karena masyarakat menjadi kekuatan yang mendasar dalam pembangunan sebuah bangsa secara luas,” terang Septa, setelah menghadiri Pembukaan Sekam di Aula FEB UMJ, Ahad (15/07/2024). Pada kesempatan yang sama, Ketua PP Muhammadiyah Dr. Agung Danarto mengatakan bahwa tidak mudah memberdayakan masyarakat miskin. Pasalnya, polemik miskin bukan kultural saja, tetapi juga miskin secara struktural, misalnya mafia beras yang merugikan petani dan tidak adanya pangsa pasar yang sesuai. “Oleh karena itu, memberdayakan masyarakat saat ini bukan hanya meningkatkan skill, kapasitas, dan kapabilitas saja, tetapi juga harus membangun ekosistem pemberdayaan di suatu masyarakat,” ucapnya. Menurut Agung, ekosistem ini dapat dibangun melalui sinergi dengan banyak lembaga, baik di internal Muhammadiyah ataupun eksternal. Hal ini tentunya dapat ditopang dengan kader yang beragama secara hakiki, yaitu memberdayakan masyarakat selaras dengan semangat Surat al-Ma’un. “Semoga sekolah kader ini bisa berjalan dengan baik, memberikan manfaat sebanyaknya, menciptakan kader handal yang memiliki motivasi tinggi, dan tahan banting,” pungkas Agung. Ketua MPM PP Muhammadiyah Dr. M. Nurul Yamin, M.Si. mengutarakan bahwa salah satu program strategis hasil Muktamar Muhammadiyah ke-48 adalah meningkatkan dan memperkuat dakwah akar rumput. Oleh karena itu, akar rumput yang akan diberdayakan adalah di sektor nelayan, petani, buruh, komunitas khusus, dan daerah 3T yang memerlukan sumber daya manusia bukan hanya menguasai teori, tetapi praktek juga untuk pemberdayaan masyarakat. “Mudah-mudahan dengan Sakem Nasional 2024 ini bisa melahirkan kader pemberdayaan masyarakat yang bisa diandalkan di wilayah, daerah, dan cabang,” harapnya. Selaras dengan itu, Ketua PWM DKI Jakarta Dr. Akhmad H Abubakar, MM. menuturkan jika spirit memberdayakan rakyat sama saja memperteguh kedudukannya di mata Allah Swt. Ia berharap, segala upaya MPM PP Muhammadiyah berjalan dengan baik dan tidak ada halangannya. Turut hadir pula Ketua Umum PP Muhammadiyah Periode 1995-2000 Prof. Dr. Muhammad Amien Rais, MA. sebagai Keynote Speech menyampaikan materi Relasi Tauhid Sosial dan Teologi al-Ma’un. Menurutnya, 30 Juz dan 114 di Al-Qur’an semuanya berisi teologi pembebasan. “Al-Qur’an merupakan kitab suci yang membebaskan umat manusia. Kemudian jika kita lihat dengan teologi al-Ma’un sebagai rujukan kaum muslimin termasuk Muhammadiyah, yaitu untuk memberdayakan umat,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa kondisi muslim saat ini harus lebih baik dari sisi Iptek dan sosial agar bisa membantu sesama. Pasalnya, situasi kaum muslimin dewasa ini, hidupnya jauh dari ideal, baik dari sisi ekonomi, tata politik yang otoriter, tidak bisa dijamahi iptek, dan jarak antara yang kaya dan yang miskin cukup besar. Terakhir, Amien juga mengapresiasi Program Sekam karena angkatan muda Muhammadiyah terus melanjutkan usaha pemberdayaan masyarakat, karena di dalam Al-Qur’an dan As-sunnah memang orang beriman itu harus punya sikap yang membela duafa. “Jadi Muhammadiyah dengan berbagai Amal Usahanya dan menjadi kuat, maka secara finansial bisa menolong dan mensejahterakan orang Muhammadiyah maupun orang lain,” ujarnya. Peserta yang mengikuti Sekam Angkatan I 2024 berjumlah 60 peserta dari 19 wilayah di seluruh Indonesia. Peserta ini diberikan materi klasikal dan praktikal, serta studi lapangan di Pamulang. (wink) Baca juga :

Read More

Puasa Asyura atau Bayar Qadha Ramadhan, Mana yang Lebih Didahulukan

Jakarta — 1miliarsantri.net : Umat Islam telah memasuki tahun baru Muharram 1446 H. Inilah salah satu bulan haram atau bulan yang istimewa menurut ajaran Islam. Ada berbagai amalan sunah yang dapat dikerjakan selama bulan Muharram. Di antaranya adalah berpuasa pada hari Asyura yakni pada 10 Muharram. Berdasarkan versi pemerintah RI dan perhitungan Persyarikatan Muhammadiyah, tanggal 10 Muharram 1446 H bertepatan dengan 16 Juli 2024. Adapun menurut Nahdlatul Ulama (NU), puasa Asyura 10 Muharram 1446 H dilaksanakan pada 17 Juli 2024. Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad SAW menyatakan keistimewaan puasa Asyura. Amalan ini, menurut Rasulullah SAW, dapat menghapuskan dosa-dosa pengamalnya pada tahun lalu. “Puasa Asyura melebur dosa setahun yang telah lewat” (HR Muslim). Wajarlah bila umat Islam berbondong-bondong melaksanakan puasa di bulan Muharram ini. Namun, bagaimana bila seseorang masih memiliki utang puasa Ramadhan lalu. Kasus ini biasanya menjadi mafhum bagi wanita yang mungkin harus meninggalkan puasa wajib karena mengalami haid, hamil, menyusui, atau melahirkan. Ustaz Abdul Somad (UAS) dalam ceramahnya mengatakan, siapapun boleh melakukan puasa Asyura, termasuk bagi wanita yang masih punya utang puasa Ramadhan. Yang membedakan adalah niatnya. “Niatnya qadha (puasa Ramadhan) saja jangan niat sunah karena kalau niat sunah, qadha tidak dapat. Namun, kalau niat qadha, maka otomatis pahala puasa sunahnya dapat,” ujar UAS dikutip dari akun Youtube Pojok Solusi. Niat seperti ini, menurut UAS, juga berlaku ketika kita ingin mengganti (qadha) puasa Ramadhan berbarengan dengan puasa sunah Senin-Kamis. Alhasil, qadha puasa lunas dan pahala puasa sunah Senin-Kamis pun didapatkan. “Begitu juga dengan puasa sunah di bulan Muharram tanggal 9, 10, dan 11, niatnya qadha. Nawaitu sauma qadhain, saya berniat puasa qadha mengganti puasa Ramadhan yang kemarin, apakah karena haid atau karena menyusui anak, karena mengandung anak, atau karena nifas (melahirkan) maka cara yang efektif adalah sekali dayung tiga pulau terlampaui,” ujar UAS menjelaskan. Alumnus al-Azhar Mesir ini menambahkan, pengetahuan tentang fikih wanita ini bukan saja hendaknya diketahui oleh kaum wanita. Para laki-laki pun harus mempelajarinya. Sebab, mereka mungkin memiliki istri, anak perempuan, adik perempuan, atau kakak perempuan. (Iin) Baca juga :

Read More

Kairo Mengutuk Keras Peristiwa di Al-Mawasi

Gaza — 1miliarsantri.net : Hingga hari Sabtu (13/7/2024), pasukan zionis Israel melakukan serangan tepat di daerah Al Mawasi dekat kota Khan Yunis di Gaza, menewaskan lebih dari 90 orang dan melukai hampir 300 lainnya, berdasarkan keterangan Kementerian Kesehatan Palestina. Serangan yang terus berlanjut terhadap tempat sipil di jalur Gaza mempersulit upaya para mediator menuju kesepakatan gencatan senjata. “Mesir menekankan bahwa pelanggaran yang terus berlanjut terhadap warga Palestina ini sangat mempersulit upaya yang dilakukan untuk mencapai deeskalasi dan gencatan senjata,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan. Kairo “mengutuk keras” serangan Israel di Al Mawasi dan mendesak Israel untuk “berhenti mengabaikan kehidupan warga sipil.” Pada 7 Oktober 2023, gerakan Palestina Hamas melancarkan serangan roket skala besar terhadap Israel dan melanggar perbatasan, menyerang lingkungan sipil dan pangkalan militer.Hampir 1.200 orang di Israel tewas dan sekitar 240 lainnya diculik dalam serangan tersebut. Israel melancarkan serangan balasan, memerintahkan blokade total terhadap Gaza, dan memulai serangan darat ke daerah kantong Palestina itu dengan tujuan untuk melenyapkan pejuang Hamas dan menyelamatkan para sandera. Jumlah korban tewas di Jalur Gaza telah mencapai 38.400 orang sejak Oktober 2023, sementara 88.400 orang lainnya terluka, menurut perkiraan kementerian kesehatan wilayah kantong Palestina tersebut. (zul) Baca juga :

Read More

Bus Shalawat Berhenti Beroperasi Hingga Seluruh Jamaah Tinggalkan Makkah

Makkah — 1miliarsantri.net : Kepala Seksi Transportasi Daker Makkah, Syarif Rahman memastikan layanan Bus Shalawat tetap beroperasi hingga seluruh jamaah meninggalkan Makkah. Menurut dia, layanan bus sholawat telah dihentikan pada Sabtu (13/7/2024) siang Waktu Arab Sausi (WAS). “Layanan bus shalawat telah diberhentikan Sabtu 13 Juli 2024 pukul 12.00 WAS, yaitu waktu sholat Zuhur,” ujar Syarif dalam siaran pers Kemenag, Sabtu (13/7/2024). Berdasarkan jadwal keberangkatan, jamaah haji Indonesia terakhir telah meninggalkan Makkah pada Sabtu (13/7/2024) pukul 11.00 WAS. “Jadi operasional bus shalawat baru akan dihentikan setelah seluruh jamaah meninggalkan Makkah,” sambungnya. Syarif mengatakan, meskipun sebagian besar jamaah sudah meninggalkan kota Makkah, layanan bus shalawat tetap beroperasi. Karena, masih ada jamaah yang akan melaksanakan tawaf wada ke Masjidil Haram. “Kalau tadi kita tanya secara random kepada jamaah, banyak yang akan melaksanakan tawaf wada hari ini ba’da salat Ashar, Magrib, dan Isya,” kata Syarif. Berdasarkan data PPIH Daker Makkah, pada Sabtu (13/7/2024) ada sebanyak 15 kelompok terbang (kloter) yang telah diberangkatkan menuju kota Madinah. Kloter-kloter tersebut akan menutup pemberangkatan jamaah haji gelombang kedua menuju Kota Madinah. Hal ini juga menandai berakhirnya layanan penyelenggaraan ibadah haji Daker Makkah tahun 2024. Sementara, situasi di terminal Syib Amir sendiri saat ini sudah terlihat lengang. Hanya terlihat puluhan jamaah yang memanfaatkan layanan bus shalawat. Menurut Syarief, saat ini jamaah haji yang masih berada di Makkah tinggal di pemondokan yang dilalui 12 rute pelayanan bus shalawat. Delapan rute mengarah ke terminal Syib Amir, sementara empat rute lainnya menuju terminal Jiyad. Di masa puncak haji terdapat 22 rute Bus Shalawat yang dioperasikan. Sebanyak 16 rute beroperasi di terminal Syib Amir, sedangkan sisanya sebanyak enam rute beroperasi di terminal Jiyad. Jumlah bus shalawat yang beroperasi pada masa puncak haji mencapai 425 bus per hari. Adapun 12 rute bus shalawat yang masih beroperasi hingga berakhirnya masa pelayanan Daker Makkah, sebagai berikut: (drus) Baca juga :

Read More