PBB Memberikan Tempat Duduk kepada Palestina Saat Sidang

Gaza — 1miliarsantri.net : Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) secara resmi telah meningkatkan hak-hak perwakilan Palestina pada Sidang Ke-79 Majelis Umum PBB di New York yang dibuka Selasa (10/9/2024) lalu. Palestina diberikan kursi di antara negara anggota PBB. Sebelumnya, Palestina diberi status sebagai pengamat dan belum mendapatkan hak penuh sebagai anggota PBB. Sebagaimana dilansir NHK, Duta Besar Palestina untuk PBB Riyad Mansour duduk di antara perwakilan Sudan dan Sri Lanka. Di mejanya tertulis Negara Palestina. Menanggapi hal itu, Mansour mengatakan bahwa keberadaan Palestina pada Sidang Umum PBB bukanlah sekadar masalah prosedural tetapi momen bersejarah bagi rakyat Palestina. “Negara Palestina harus berkedudukan di Majelis Umum di antara negara-negara anggota, negara-negara anggota penuh.” ujar Mansour dikutip dari The New Arab. Duduk di antara negara-negara anggota merupakan salah satu hak Palestina yang ditetapkan oleh Majelis Umum pada Mei 2024. Hal ini didasarkan pada resolusi yang mendukung keanggotaan penuh Palestina di PBB. Resolusi tersebut didukung oleh 143 suara, sembilan menentang, termasuk AS dan Israel, dan 25 abstain. Namun untuk mendapatkan keanggotaan penuh memerlukan rekomendasi dari Dewan Keamanan. Amerika Serikat kemudian memveto resolusi tersebut sebulan sebelum diadopsi oleh Majelis Umum. Veto Amerika itu menjadikan Palestina berstatus pengamat yang tidak dapat memberikan suara di PBB. Dengan Perubahan yang diumumkan saat Sidang Ke-79 Majelis Umum PBB tentang kursi bagi perwakilan Palestina, besar harapan banyak pihak Palestina bisa mendapat hak penuh sebagai anggota PBB. Delegasi Israel Jonathan Miller tidak menyukai peningkatan hak Palestina itu. Ia mengklaim bahwa Palestina, yang tidak mengecam pembunuhan massal dan penculikan yang terjadi pada 7 Oktober di Israel, tidak layak untuk mendapatkan peningkatan status di PBB. (zul) Baca juga :

Read More

Hadapi Tekanan Pansus Haji, Menag Berkunjung ke Arab, Italia, Perancis dan Balik ke Uni Emirat

Jakarta — 1miliarsantri.net : Meski sedang menghadapi tekanan keras dari Pansus Haji DPR, Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas tetap tak mau terganggu. Menag tetap kerja seperti biasa. Malah hari ini, Menag berangkat kunjungi beberapa negara untuk urusan haji, wakaf dan sertifikasi halal. “Ya saya bertolak menuju Arab Saudi dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Kunjungan ini dalam rangka persiapan awal penyelenggaraan ibadah haji 1446 H/2025 M. Ini sebagai bentuk tanggungjawab dan dalam rangka melakukan quality control yang dilakukan oleh pimpinan pada Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah,” terang Menag. Turut mendampingi kunjungan Gus Menteri, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief, Juru Bicara Kemenag, Sunanto, dan Penerjemah Habib Ali Bahar. Hadir mengantar keberangkatan Gus Menteri di Gedung VVIP Soekarno-Hatta, Sekjen Kemenag Ali Ramdhani, Irjen Kemenag Faisal Ali Hasyim, Stafsus Menag Ishfah Abidal Aziz, serta Kepala Biro Humas Data dan Informasi, Akhmad Fauzin. Kunjungan di Saudi akan diawali dengan rapat koordinasi bersama Kantor Urusan Haji (KUH). Selanjutnya, Menag akan menggelar pertemuan dengan Deputi Kerjasama Luar Negeri Kementerian Haji Arab Saudi, sekaligus pertemuan dengan Syarikah Asia Tenggara dan Naqabah. Selepas dari Saudi, Menag akan lanjut terbang ke Italia untuk menghadiri Indonesian Global Halal Fashion Week di Milan. Menag juga akan melakukan pertemuan dengan Halal Quality Control Italia. Selepas dari Italia, Menag juga akan melakukan kunjungan kerja ke Prancis. Menag melaksanakan amanat dari Presiden Joko Widodo untuk menghadiri pertemuan Internasional untuk Perdamaian ke-38 yang diselenggarakan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron. Acara ini dijadwalkan terselenggara pada 23 September 2024. “Tujuan dalam pertemuan ini untuk mendiskusikan secara terbuka upaya mencapai pedamaian dan kesejahteraan bersama di dunia,” sambung Menag. Selepas dari Prancis, Menag akan lanjut ke Uni Emirat Arab untuk melakukan pertemuan dengan Kepala Otoritas Umum Urusan Islam, Wakaf, dan Zakat Uni Emirat Arab, Omar Habtoor Al Darei. Pertemuan ini adalah tindak lanjut dari kerja sama bidang Zakat dan Wakaf. “Kedua negara berusaha memaksimalkan potensi zakat dan wakaf melalui berbagai inisiatif dan regulasi yang mendukung kesejahteraan umat Islam,” tutupnya. (rid) Baca juga :

Read More

Nikah Mutah di Bogor Dibongkar Media Asing

Bogor — 1miliarsantri.net : Baru-baru ini media asing, Los Angeles Times yang mengungkap praktik kawin kontrak atau nikah mutah di Puncak Bogor, Jawa Barat. Ada apa denganmu? Adakah yang ingin saya ketahui dan matahari apa yang harus saya hubungkan dengan saya? Jika Anda ingin tahu apa yang Anda inginkan dan apa yang Anda inginkan dari keluarga, orang ini akan senang dengan apa yang Anda inginkan dan inginkan, tetapi apa yang harus Anda lakukan dengannya. Inilah yang aku katakan, aku memikirkannya dan aku ingin tahu apa yang aku pikirkan tentangnya, tetapi aku ingin membaginya dengan orang lain, aku bahagia, aku di rumah, aku saling jatuh cinta. Setelah jangka waktu tersebut selesai, pernikahan dianggap batal secara otomatis tanpa perlu perceraian formal. Perspektif Ulama Mengenai Nikah Mutah: Keesokan harinya, Syiah, semoga Tuhan mengasihaninya, Syiah Ja’fariyah (Syiah Imamiyah), mungkin tidak bisa membaca apa-apa lagi. Ulama Syiah Berargumen bahwa nikah mut’ah didasarkan pada praktik yang pernah dibolehkan pada masa Rasulullah SAW. Berikut daftar ayat-ayat tertentu dalam Alquran (baca QS An-Nisa: 24) dan keanggotaannya adalah Yarat tentang kebolehan nikah mutah. Bagaimana pun, sama seperti pria yang pertama kali bersama Ali bin Abi Thalib dan sahabat Rasulullah SAW. Nikah mutah diperbolehkan untukikanikanikanikan salusi bagi seseorang yang membutuhkan hubungan sementara, tanpa harus menjalani pernikahan permanen. Sementara itu, dalam tradisi Sunni, nikah mutah tadak diperbolehkan. Banyak sunnah (Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali) yang tidak ada kaitannya. Argumennya sama sekali tidak sependapat dengan jumlah hadits yang menyebutkan bahwa nikah mut’ah sempat dibolehkan pada al-Islam, namun kemudian Rasulullah SAW membatalkan kebolehan tersebut dan melarangnya secara tetap. Atas wewenang Salamah ibn al -Aka’a radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: Rasulullah, semoga doa dan damai Allah besertanya, berlisensi pada tahun Dari Salamah bin Al-Akwa’ radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah SAW pernah memberi kelonggaran untuk nikah mutah selama tiga hari pada tahun Awthas (tahun penaklukan kota Makkah). “Kemudian beliau melarangnya.” (HR Muslim) Dalam hadits lain juga dinyatakan:Atas wewenang Ali radhiyallahu ‘anhu, beliau bersabda: Rasulullah SAW, melarang mut’ah pada tahun Khaybar. Dari Ali radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah SAW melarang nikah mut’ah pada waktu perang Khaibar.” (HR Bukhari dan Muslim). Apalagi nikah mutah telah dihapus kebolehannya hingga hari kiamat nanti. Semoga Allah merahmatinya, Rasulullah SAW bersabda: “Wahai manusia, ini dia yang adalah dia yang adalah dia yang adalah dia yang adalah dia. Dan, sungguh kini Allah telah mengharamkannya hingga hari terhenti. Karena itu, barang siapa yang masih ada di sesinya sebagian kaum wanita. Dan, sungguh kini Allah telah mengharamkannya hingga hari kiamat. Karena itu, barang siapa yang masih ada di sesinya sebagian kaum wanita stay at home ( hidup) nya sendiri kepada mereka barang sedikit pun Para ulama Sunni berpendapat bahwa pernikahan seharusnya bertujuan untuk membangun ikatan yang permanen dan berkelanjutan, bukan untuk kepentingan sementara. Nikah mutah dianggap sebagai tujuan sakral pernikahan yang diatur dalam Islam. Berikut kitabnya Al-Umm, Imam Syafii mengungkapkan, “Nikah mut’ah itu dilarang karena dibatasi dengan waktu baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.” Jadi, bagi kalangan Syiah, nikah mutah adalah bentuk pernikahan yang sah, sementara bagi Sunni nikah mutaah sudah diharamkan oleh Nabi Muhammad SAW. Nikah mut’ah bersifat sementara dan dibatasi oleh waktu, sedangkan dalam khanhan yang diakui oleh Sunni, pernikahan bersifat permanen dan tidak dibatasi oleh jangka waktu tertentu. Pendulum ini sangat berguna dan dapat digunakan untuk menafsirkan teknik-teknik yang digunakan oleh Sunnah, dan kemudian mereka akan menerima Islam mereka sendiri. (Iin) Baca juga :

Read More

Keluhan Nabi Muhammad tentang Umat yang Meninggalkan Alquran

Surabaya — 1miliarsantri.net : Surat Al-Furqan ayat 30 berisi tentang keluhan Nabi Muhammad kepada Allah tentang orang-orang Makkah yang meninggalkan Alquran. Menurut pakar tafsir Alquran KH Abdul Ghofur Maimun atau Gus Ghofur, indikasi orang yang meninggalkan Alquran itu tidak hanya secara fisik, tapi juga secara maknawi. Allah SWT berfirman: وَقَالَ الرَّسُوْلُ يٰرَبِّ اِنَّ قَوْمِى اتَّخَذُوْا هٰذَا الْقُرْاٰنَ مَهْجُوْرًا Artinya: Rasul (Nabi Muhammad) berkata, “Wahai Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan Alquran ini (sebagai) sesuatu yang diabaikan.” (QS Al-Furqan [25]: 30). Melalui ayat tersebut, menurut dia, generasi zaman sekarang bisa berkaca pada zaman Nabi tentang orang-orang yang mengabaikan atau meninggalkan Alquran. “Orang akan mengaca bahwa yang dihadapi Kanjeng Nabi adalah umat yang meninggalkan Alquran. Jadi, orang boleh mengaca apakaj zaman sekarang umatnya sudah meninggalkan Alquran atau tidak,” ujar Gus Ghofur beberapa waktu lalu. Pengasuh Pondok Pesantren al-Anwar Sarang, Rembang menuturkan, ayat tersebut bercerita tentang Nabi Muhammad saat berada di Makkah. Saat itu, Nabi menyampaikan ajaran Alquran dan banyak yang tertarik dan terpesona. Bahkan, karena sangat tertarik, mereka mendengarkan Nabi membaca Alquran pada malam hari secara sembunyi-sembunyi. Namun, para pembesar Quraisy di Makkah melarang masyarakat untuk mendengarkan Alquran. Mereka pun menutup telinga mereka dan mulai meninggalkan Alquran secara fisik. “Kalau mendengarkan itu ya secara fisik atau secara kasat mata. Tapi mereka ini meninggalkan Alquran dan itu yang dikeluhkan oleh Nabi Muhammad. Karena, mereka tidak mau mendengarkan Alquran,” kata Gus Ghafur. Selain itu, menurut dia, ada juga yang meninggalkan Alquran secara maknawi, yaitu mereka yang mengabaikan ajaran-ajaran Alquran, seperti tentang ketuhanan, tentang Nabi Muhammad, tentang syariat, dan hal baik lainnya yang terdapat dalam Alquran. “Mereka tidak terima dengan ajaran-ajaran Alquran, bahkan Nabi Muhammad dianggap gila,” ucap Gus Ghafur. Pada saat itu, menurut dia, Nabi Muhammad tidak hanya menyampaikan dakwahnya kepada orang-orang Makkah, tapi juga kepada orang-orang luar Makkah yang datang pada musim Haji. Namun, orang-orang Makkah yang tidak menyukai Nabi juga menyampaikan kepada mereka bahwa Nabi Muhammad adalah orang gila. “Jadi memang secara fisik itu mereka tidak mau mendengarkan. Nah, secara maknawi ajaran-ajaran itu juga dinafikan,” jelas putra almarhum KH Maimoen Zubair ini. “Pokoknya ajaran-ajaran tentang bahasa Alquran yang indah juga diperolok-olok,” ujar dia. Namun, menurut Gus Ghafur, meskipun mengeluhkan umat yang mengabaikan Alquran itu, Nabi Muhammad tidak sampai mengecamnya. Lalu, pada surat Al Furqan ayat 31, Allah SWT menjelaskan kepada Nabi Muhammad bahwa nabi-nabi sebelumnya juga menghadapi orang-orang seperti itu. Allah SWT berfirman: Allah SWT berfirman: وَكَذٰلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا مِّنَ الْمُجْرِمِيْنَۗ وَكَفٰى بِرَبِّكَ هَادِيًا وَّنَصِيْرًا Artinya: “Begitulah, bagi setiap nabi, telah Kami adakan musuh dari para pendosa. Cukuplah Tuhanmu menjadi pemberi petunjuk dan penolong.” (QS Al-Furqan [25]:31) Dalam ayat tersebut, menurut Gus Ghafur, Nabi Muhammad mendapatkan balasan dari Allah SWT bahwa setiap Nabi itu pasti akan mengalami situasi seperti itu dari kaumny. “Nah berarti kalau disimpulkan, setiap generasi pasti ada yang seperti ini,” jelas doktor lulusan Universitas al-Azhar (Mesir). Pada zaman sekarang pun, menurut Gus Ghafur, selalu ada orang-orang yang meninggalkan Alquran, baik secara fisik maupun secara maknawi. “Secara maknawi itu misalnya ada sesuatu yang kelihatannya tidak cocok langsung dinafikan. Misalnya, ada yang mengatakan ini Alquran sudah ketinggalkan zaman, Alquran sudah tidak bisa menyikapi orang modern. Nah itu dalam hal-hal meninggalkan secara maknawi. Atau, mereka tetap membaca 30 juz setiap Ramadhan, tapi tidak mau melakukan kontemplasi lebih lanjut,” kata Gus Ghafur. Menurut Gus Ghofur, generasi zaman sekarang sudah mulai ada indikasi untuk mengabaikan ajaran-ajaran Alquran seperti itu, seperti tidak mentadabburi Alquran dan tidak memahami maknanya. “Jadi kalau (meninggalkan) secara maknawi misalnya, Alquran hanya untuk dibaca, tidak untuk dipahami. Pengajian-pengajian Alquram tidak mendapatkan tempat,” ujar dia. Karena itu, menurut dia, umat Islam sekarang perlu sebuah gerakan untuk mengajak masyarakat kembali pada Alquran, baik secara fisik maupun secara maknawi. “Ya itu harus menjadi gerakan ya. Kalau menurut ulama-ulama kita itu kan ada prioritas-prioritas,” ujar Gus Ghafur. Ketua STAI Al-Anwar Sarang, Rembang ini memahami bahwa umat Islam memiliki banyak amalan-amalan baik yang bisa dikerjakan, seperti membaca dzikir atau sholawat sebanyak-banyaknya. Namun, menurut dia, umat Islam harus memiliki prioritas dalam mengerjakan amalan-amalan tersebut. “Kalau ornag gak punya sekala prioritas, Alqurannya sendiri tidak pernah dibaca. Padahal kita itu kan diingatkan berkali-kali bahwa salah satu dzikir terbaik bagi umat Islam itu sebetulnya membaca Alquran, walaupun mislanya satu lembar atau setengah lembar setiap hari,” pungkas Gus Ghafur. (yat) Baca juga :

Read More

Lima Rahasia Kesehatan Ala Rasulullah SAW

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Rasulullah Muhammad SAW disebutkan dalam beberapa riwayat pernah mengalami sakit hanya dua kali selama masa hidup sampai akhir hayatnya di usia 63 tahun Selama masa hidup, Rasulullah Muhammad SAW hanya sakit dua kali, yang pertama adalah ketika demam sesaat setelah menerima wahyu pertama dari Malaikat Jibril, dan sakit yang kedua adalah sakit menjelang meninggalnya. Tapi dalam riwayat yang lain juga disebutkan, sakit yang pertama itu bukan demam sesaat setelah mendapatkan wahyu, sebab itu tidak bisa disebut sakit. Akan tetapi sakit yang pertama adalah ketika kaki Rasulullah Muhammad SAW berdarah ketika dilempari batu oleh penduduk Thaif. Akan tetapi yang ingin disampaikan oleh dr. Agus adalah bukan perdebatan soal kapan waktunya Rasulullah sakit. Melainkan perihal apa yang menyebabkan Rasulullah semasa hidupnya amat jarang sakit. “Sehat yang dilakukan Rasul itu memenuhi empat kriteria sehat (sehat fisik, jiwa, sosial, dan spiritual),” ungkap dr. Agus Taufiqurrahman. Adapun kunci sehat yang dijalani oleh Rasulullah itu sekurangnya meliputi lima hal, yaitu menjaga kebersihan, menjaga makan, menjaga emosi, kebiasaan mengatur tidur dan bangun lebih awal, dan kebiasaan Rasulullah Muhammad SAW yang sering melakukan puasa. Terkait dengan kebiasaan berpuasa yang dilakukan oleh Rasulullah, kata dr. Agus, selain menyehatkan, juga dapat mencegah penuaan dini, puasa dapat dijadikan sebagai cara untuk antiangina. Hal itu dibuktikan dari hasil penelitian orang Jepang yang bernama Yoshinori Ohsumi yang juga memenangi hadiah Nobel Kedokteran tahun 2016. “Termasuk orang yang ingin menaikkan kekebalan tubuh. Penelitian itu banyak tentang bagaimana puasa bisa menaikkan kekebalan tubuh,” ungkapnya. Oleh karena itu, dr. Agus berpesan supaya seorang muslim beserta keluarganya untuk senantiasa menerapkan lima kebiasaan Rasulullah dalam hidupnya yaitu hidup bersih, jaga pola makan, jaga emosi, mengatur waktu tidur dan bangun, serta membiasakan diri berpuasa. (jeha) Baca juga :

Read More

Butuh Puluhan Tahun untuk Pulihkan Perekonomian di Gaza

Gaza — 1miliarsantri.net : PBB memperingatkan dampak ekonomi yang menghancurkan di Gaza dan Tepi Barat yang diduduk Israeli. Perang di Gaza telah menghancurkan perekonomian wilayah Palestina tersebut, menciutkannya hingga kurang dari seperenam ukuran pada tahun 2022. Sementara itu, terjadi juga “penurunan signifikan” di Tepi Barat yang diduduki, menurut laporan PBB. “Proses produksi terganggu atau hancur, sumber pendapatan hilang, kemiskinan semakin parah dan meluas, lingkungan permukiman lenyap, serta komunitas dan kota-kota hancur,” demikian temuan laporan yang diterbitkan Kamis oleh badan Perdagangan dan Pembangunan PBB (UNCTAD). Mutasim Elagraa, koordinator program bantuan Palestina UNCTAD, mengatakan masih belum jelas berapa biaya yang dibutuhkan untuk membangun kembali Gaza. “Tapi bukti yang kami miliki sekarang menunjukkan biayanya akan mencapai puluhan miliar atau bahkan lebih. Butuh puluhan tahun untuk mengembalikan Gaza ke kondisi seperti Oktober 2023,” ujarnya kepada wartawan di Jenewa. UNCTAD melaporkan bahwa pada awal 2024, hingga 96 persen aset pertanian Gaza, termasuk lahan pertanian, kebun, sistem irigasi, mesin, dan fasilitas penyimpanan telah “hancur”. Hal ini telah melumpuhkan kapasitas produksi pangan dan memperburuk jumlah orang yang tidak memiliki cukup makanan di wilayah Palestina yang terkepung tersebut. Sebanyak 82 persen bisnis di Gaza juga mengalami kerusakan atau kehancuran. Pada kuartal terakhir 2023 saja, produk domestik bruto (PDB) Gaza anjlok 81 persen, menyebabkan kontraksi 22 persen untuk keseluruhan tahun. “Pada pertengahan 2024, ekonomi Gaza telah menyusut menjadi kurang dari seperenam ukurannya pada 2022,” kata UNCTAD. Sementara itu, meningkatnya kekerasan di Tepi Barat telah memicu “penurunan ekonomi yang cepat dan mengkhawatirkan” di sana juga. UNCTAD mencatat PDB di wilayah tersebut mengalami kontraksi 19 persen pada kuartal terakhir 2023. Sejak 7 Oktober, tentara dan pemukim Israel telah menewaskan setidaknya 662 warga Palestina di Tepi Barat, menurut Kementerian Kesehatan Palestina. Sedikitnya 24 warga Israel, termasuk anggota pasukan keamanan, tewas dalam serangan Palestina selama periode yang sama, kata pejabat Israel. Laporan menyebutkan faktor-faktor seperti perluasan permukiman, penyitaan tanah, penghancuran struktur Palestina, dan meningkatnya kekerasan pemukim telah mengungsikan komunitas Tepi Barat dan sangat berdampak pada kegiatan ekonomi. Sekitar 80 persen bisnis di Kota Tua Yerusalem telah menghentikan operasi baik sebagian atau seluruhnya, kata UNCTAD. Kondisi pasar tenaga kerja di seluruh wilayah Palestina juga memburuk drastis sejak 7 Oktober. Laporan menunjukkan 96 persen bisnis di Tepi Barat mengurangi aktivitas dan lebih dari 42 persen mengurangi tenaga kerja mereka. Secara total, 306.000 pekerjaan hilang, mendorong tingkat pengangguran Tepi Barat dari hampir 13 persen sebelum Israel melancarkan perang ke Gaza menjadi 32 persen. Sementara di Gaza, dua pertiga dari pekerjaan pra-perang – sekitar 201.000 posisi – telah hilang pada Januari, menurut laporan tersebut. UNCTAD menyatakan pengangguran di wilayah yang terkepung itu mencapai 79 persen pada kuartal terakhir 2023, naik dari 46 persen pada kuartal sebelumnya. (zul) Baca juga :

Read More

LP Ma’arif Gelar Uji Publik Kurikulum Aswaja NU

Jakarta — 1miliarsantri.net : Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar uji publik kurikulum nasional Aswaja Nahdlatul Ulama di Gedung PBNU, Jakarta. Uji publik ini untuk mengumpulkan masukan dari berbagai pihak terkait penerapan kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) ke dalam sistem pendidikan nasional di bawah naungan LP Ma’arif NU. Menurut Wakil Ketua Umum PBNU Prof H Nizar Ali, kurikulum ini dirancang untuk memperkuat pemahaman dan pengamalan ajaran Aswaja dalam konteks pendidikan modern. “Kami berharap kurikulum ini tidak hanya membekali siswa dengan pengetahuan akademik, tetapi juga dengan pemahaman spiritual dan moral yang sejalan dengan prinsip-prinsip Aswaja An-Nahdliyah,” teranf Prof Nizar kepada 1miliarsantri.net, Sabtu (14/9/2024). Acara uji publik ini dihadiri oleh lintas lembaga, termasuk guru, akademisi, serta perwakilan dari pemerintah dan organisasi pendidikan. Para peserta diberikan kesempatan untuk memberikan masukan dan saran terhadap draf kurikulum yang telah disusun, serta berdiskusi mengenai implementasi dan tantangan yang akan dihadapi. Draf kurikulum ini akan melalui beberapa tahapan, sebelum nantinya akan dirilis secara serempak. Pelaksanaan uji publik ini diharapkan dapat menciptakan kurikulum yang tidak hanya sesuai dengan standar nasional, tetapi juga dapat memperkaya pendidikan berbasis nilai yang khas NU. LP Ma’arif PBNU sebagai pihak yang diberikan wewenang dalam menyusun Kurikulum Aswaja Nahdlatul Ulama telah menyusun kurikulum yang mengacu dengan kerangka kurikulum pendidikan nasional. Berikut 5 hal penting yang perlu diketahui dari kurikulum Aswaja NU terbaru: Ini berarti bahwa kerangka berpikir dan struktur kurikulum Aswaja NU selaras dengan kurikulum nasional, termasuk adanya fase dan capaian pembelajaran (CP). Alur ini memetakan standar isi dan kebutuhan setiap fase, mengakomodasi aspek psikologis, praktis, dan sosiologis dari perkembangan siswa. Fase awal berfokus pada pembiasaan dengan buku pedoman amaliyah harian An-Nahdliyah, sementara kelas 4 ke atas menggunakan bahan ajar yang lebih mendalam. Baca juga :

Read More

Boracay Buka Pantai Khusus Muslim Pertama di Filipina

Filipina — 1miliarsantri.net : Boracay kini memiliki pantai yang dikhususkan untuk wisatawan Muslim, yang pertama tidak hanya di pulau ini tetapi juga di seluruh Filipina. Terletak di area teluk pantai pribadi Boracay Newcoast, Marhaba adalah area khusus untuk Muslim yang mempertimbangkan hukum Islam. Teluk ini membentang sekitar 850 meter persegi dan didesain mengikuti pantai ramah Muslim di tempat-tempat seperti Maledewa dan Thailand. Inisiatif baru ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah daerah Malay dan Departemen Pariwisata (DOT), bermitra dengan Megaworld Hotels and Resorts. Menteri Pariwisata Christina Garcia Frasco mengatakan, Marhaba mencerminkan dedikasi kami untuk memastikan semua wisatawan, tanpa memandang keyakinan, dapat menikmati pantai Boracay yang terkenal di dunia. Ini mengikuti model negara-negara ramah Muslim lainnya, tetangga kami, dan menawarkan lingkungan yang aman, tenang, dan hormat di mana keluarga Muslim dapat sepenuhnya menikmati waktu mereka di pantai sesuai dengan keyakinan mereka. “Upaya kami dalam portofolio pariwisata Halal baru dimulai. Dengan dukungan berkelanjutan dari Anda semua, mitra kami, kami membayangkan bahwa Filipina tidak hanya akan muncul, tetapi berkembang sebagai destinasi ramah Halal dan Muslim,” ungkapnya. Marhaba diresmikan setelah Filipina mendapat pengakuan berturut-turut sebagai Destinasi Ramah Muslim yang Berkembang di antara negara-negara non-OKI dalam Mastercard-CrescentRating Global Muslim Travel Index pada tahun 2023 dan 2024. DOT mencatat bahwa pasar pariwisata Muslim adalah segmen ceruk yang sedang booming, dengan pengunjung dari negara-negara mayoritas Muslim menyumbang 10,9% dari total kedatangan wisatawan asing di Filipina tahun lalu. Untuk enam bulan pertama tahun 2024, hampir 270.000 wisatawan dari negara-negara Islam dan berpenduduk Muslim mengunjungi Filipina, atau sekitar 54% dari total kedatangan tahun 2023. Menanggapi segmen ini, DOT juga telah mengakreditasi 289 tempat dan 237 restoran di seluruh negeri sebagai ramah Muslim. “Saya juga ingin menekankan bahwa upaya kami untuk menarik pariwisata ramah Muslim di Filipina tidak hanya bersifat ekonomi karena juga berusaha untuk menyoroti dan memberi pentingnya kontribusi saudara-saudara Muslim kami di sini di Filipina,” kata Frasco. Frasco menambahkan, pengaruh Islam dalam warisan budaya lokal telah memperdalam identitas sebagai orang Filipina, dan sudah sepatutnya pihaknya menyoroti kontribusi komunitas Muslim di Filipina, serta memberi pentingnya dan menyediakan sensitivitas budaya kepada saudara-saudara Muslim di Filipina. (jay) Baca juga :

Read More

4 Janji Allah untuk Pecinta Shalat Tahajud

Jakarta — 1miliarsantri.net : Bangun di tengah malam untuk beribadah ternyata bukan hanya bermanfaat secara spiritual, tetapi juga membawa berkah luar biasa dalam karier dan kehidupan sehari-hari. Ustad Adi Hidayat mengungkapkan empat kunci kesuksesan yang dijanjikan Allah bagi mereka yang konsisten melakukan ibadah malam, berdasarkan tafsir Surat Al-Isra ayat 79 dan 80. Dalam ceramahnya, Ustad Adi Hidayat menjelaskan bahwa Allah SWT menjanjikan empat hal istimewa bagi hamba-Nya yang rajin bangun malam untuk beribadah. Keempat hal tersebut mencakup bimbingan karier, kemudahan dalam menjalani aktivitas, solusi terbaik dalam menghadapi masalah, dan perlindungan langsung dari Allah SWT. “Kata Allah, bangun malam, aku berikan empat hal. Satu, asā ay yab’aṡaka rabbuka maqāmam maḥmụdā. Kalau engkau konsisten, aku bimbung karirmu ke tempat kedudukan terbaik dan terhormat yang orang lain memuliakannya,” ujar Ustad Adi Hidayat. Kunci pertama yang disampaikan oleh Ustad Adi adalah jaminan Allah untuk membimbing karier seseorang ke tempat yang terhormat, sebagaimana disebutkan dalam Surat Al-Isra ayat 79. Ini menunjukkan bahwa ibadah malam memiliki pengaruh positif terhadap kesuksesan profesional seseorang. Kedua, Allah menjanjikan bimbingan dalam menjalani kegiatan sehari-hari dengan cara terbaik. Hal ini tercermin dalam ayat 80 dari surat yang sama, yang berbicara tentang jalan masuk yang benar. Kunci ketiga adalah solusi terbaik dalam menghadapi persoalan, juga diambil dari ayat 80 yang menyebutkan tentang jalan keluar yang benar. Ustad Adi menegaskan bahwa Allah akan memberikan jalan keluar terbaik bagi hamba-Nya yang konsisten beribadah di malam hari. Yang terakhir dan mungkin yang paling menarik adalah janji Allah untuk memberikan perlindungan langsung, yang juga disebutkan di akhir ayat 80. Ustad Adi menjelaskan bahwa semakin tinggi jabatan seseorang, semakin besar pula tantangan yang dihadapi. Namun, Allah berjanji untuk langsung turun tangan melindungi hamba-Nya yang setia beribadah malam. “Semakin tinggi jabatan, semakin besar tantangan. Kata Allah, aku yang akan langsung menolong hamba aku itu. Allah yang langsung menolongnya tanpa perantara,” tambah Ustad Adi. Penjelasan Ustad Adi Hidayat ini memberikan perspektif baru tentang pentingnya ibadah malam dalam mencapai kesuksesan dunia dan akhirat, sesuai dengan yang tertuang dalam Al-Qur’an. Bagi mereka yang sedang berjuang dalam karier atau menghadapi berbagai tantangan hidup, ajaran ini bisa menjadi motivasi untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah melalui ibadah malam. Meski demikian, penting untuk diingat bahwa konsistensi adalah kunci utama untuk mendapatkan keempat berkah tersebut. Bangun malam untuk beribadah bukanlah hal yang mudah, terutama di tengah padatnya aktivitas sehari-hari. Namun, dengan niat yang kuat dan keyakinan akan janji Allah yang tertuang dalam Al-Qur’an, hal ini bisa menjadi rutinitas yang membawa keberkahan luar biasa dalam hidup. (yan) Baca juga :

Read More

Tolak Keras Perluasan Perang Gaza, Irak dan Iran Bersatu

Gaza — 1miliarsantri.net : Perdana Menteri Irak Mohammed Shia al-Sudani, dalam pertemuan dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, menegaskan bahwa kedua negara menentang perluasan perang antara Israel dan Hamas di Gaza. Hal tersebur mengingat semakin meningkatnya ketegangan di kawasan, sehingga telah banyak membahas pentingnya stabilitas; stabilitas yang terancam oleh agresi Zionis di Gaza. “Kami telah berulang kali menyatakan penolakan kami terhadap perluasan konflik,” tambahnya, menekankan “posisi bersama” kedua pemerintah mengenai perang tersebut. Pernyataan ini muncul di tengah kekhawatiran global akan eskalasi konflik di Timur Tengah. Kedua pemimpin menekankan pentingnya menjaga stabilitas regional dan mencegah konflik Gaza meluas ke negara-negara tetangga. Pertemuan tingkat tinggi ini menunjukkan upaya diplomasi untuk meredakan ketegangan di kawasan. Irak dan Iran, sebagai negara berpengaruh di Timur Tengah, berperan penting dalam upaya perdamaian dan stabilitas regional. (zul) Baca juga :

Read More