Erdogan Siap ‘Gempur’ PBB demi Palestina

Gaza — 1miliarsantri.net : Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan akan terbang ke New York akhir pekan ini untuk berbicara di Sidang Umum PBB ke-79. Dalam pidatonya, dia diperkirakan akan menyerukan keadilan bagi Palestina, terutama Gaza yang tengah diserang Israel. Sidang tahunan ini akan menjadi panggung bagi para pemimpin negara dari berbagai penjuru dunia untuk menyuarakan pendapat mereka. Erdogan sendiri sudah 14 kali hadir dalam forum bergengsi ini. Presiden Turki itu terkenal dengan slogannya “Dunia lebih besar dari lima”, merujuk pada lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB. Dia kerap menekankan perlunya reformasi di lembaga internasional tersebut. Dalam pidatonya, Erdogan akan mendorong keanggotaan penuh Palestina di PBB serta pengakuan dari lebih banyak negara. Dia juga akan mendesak komunitas internasional meningkatkan tekanan terhadap Israel terkait serangan brutalnya di Gaza yang hampir genap setahun. Erdogan akan menegaskan pentingnya negara Palestina merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya demi perdamaian dan stabilitas kawasan. Turki selama ini memang vokal mengkritik Israel. Erdogan bahkan pernah menyamakan PM Benjamin Netanyahu dengan Adolf Hitler dan menuduh Tel Aviv melakukan genosida. Pada Mei lalu, Turki menghentikan perdagangan dengan Israel sebagai protes atas serangan di Gaza. Bulan Agustus, Ankara secara resmi bergabung dengan inisiatif Afrika Selatan untuk membawa Israel ke Mahkamah Internasional atas tuduhan genosida. Di forum PBB nanti, Erdogan akan mengajak negara-negara dunia mendukung upaya meminta pertanggungjawaban Israel atas “kejahatan terhadap kemanusiaan” yang dilakukannya. Dalam pidatonya di Sidang Umum PBB 2019 lalu, Erdogan sudah memperingatkan bahwa Israel berupaya “mengambil sisa-sisa Palestina”. Dia mengkritik ketidakmampuan PBB merealisasikan keputusan-keputusan yang diambil untuk menghentikan pelanggaran Israel di Palestina. Sambil menunjukkan peta perubahan wilayah Palestina sejak 1947, Erdogan menjelaskan bagaimana Palestina terus menyusut seiring ekspansi Israel selama puluhan tahun. “Israel tidak akan puas,” katanya saat itu. Konflik berdarah terbaru antara Israel-Palestina dipicu serangan Hamas pada 7 Oktober yang menewaskan 1.200 orang Israel dan menyandera sekitar 250 orang. Serangan balasan Israel ke Gaza telah menewaskan lebih dari 41.000 warga Palestina dan mengungsikan hampir seluruh penduduk yang berjumlah 2,3 juta jiwa. Turki juga memperingatkan bahwa Israel mungkin akan menyerang negara-negara lain di kawasan setelah menghancurkan perlawanan Palestina. Erdogan mewanti-wanti agar waspada terhadap langkah ekspansionis pemerintahan Netanyahu yang bisa memicu konflik lebih besar di Timur Tengah. Dalam pidatonya nanti, Erdogan juga akan kembali mengajak komunitas internasional mengakui kemerdekaan Republik Turki Siprus Utara (RTSU) serta menjalin hubungan diplomatik, politik dan ekonomi dengannya. RTSU telah terisolasi secara internasional sejak menyatakan kemerdekaan dari administrasi Siprus Yunani di selatan pada 1983. Hal ini terjadi setelah intervensi militer Turki untuk melindungi warga Turki Siprus dari kudeta Siprus Yunani yang bertujuan menganeksasi pulau itu ke Yunani. Di sela-sela KTT, Erdogan akan bertemu para pemimpin negara dan perwakilan lain untuk membahas isu-isu krusial yang mendominasi agenda internasional, termasuk Gaza. Menlu Hakan Fidan, yang gencar melakukan upaya diplomatik untuk gencatan senjata di Gaza, juga akan mendampingi Erdogan ke New York. Fidan dijadwalkan menghadiri pertemuan ketiga kelompok kontak Gaza yang dibentuk November tahun lalu pada KTT luar biasa gabungan Liga Arab dan Organisasi Kerjasama Islam (OIC). (zul) Baca juga :

Read More

Mukjizat Rasulullah: Keajaiban dalam Kesederhanaan

Rembang — 1miliarsantri.net : Dalam sebuah pengajian KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha menyoroti keunikan mukjizat Rasulullah Muhammad SAW. Berbeda dengan para nabi terdahulu yang dianugerahi mukjizat luar biasa, Rasulullah justru diberkahi dengan keistimewaan yang lebih manusiawi. “Mukjizat Rasulullah bersifat basyariyah, artinya sangat manusiawi,” ungkap Gus Baha. Beliau juga menjelaskan bahwa Nabi Muhammad memiliki karakteristik yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari umatnya. Gus Baha memaparkan bahwa Rasulullah mengalami berbagai kondisi yang dialami manusia pada umumnya. Mulai dari rasa lapar, haus, sakit, hingga emosi seperti sedih dan gembira. Bahkan dalam hal ibadah, Nabi Muhammad mencontohkan cara yang sederhana dan mudah ditiru. “Ketika hendak berkhutbah, Rasulullah cukup mengambil sebatang kayu di dekatnya sebagai mimbar. Ini menunjukkan bahwa ajaran Islam sangat praktis dan sesuai dengan keseharian kita,” jelas Gus Baha. Lebih lanjut, ulama kelahiran Rembang ini menekankan bahwa kesederhanaan ini justru menjadi kekuatan dakwah Rasulullah. “Agama ini menjadi lebih mudah diterima karena selaras dengan kehidupan sehari-hari umat,” tambahnya. Gus Baha juga mengaitkan hal ini dengan firman Allah SWT yang menggambarkan diri-Nya sebagai Dzat yang menghilangkan rasa lapar dan ketakutan. “Allah menjelaskan diri-Nya dengan cara yang sederhana, sesuai dengan pengalaman kita sehari-hari,” ujarnya. Di akhir ceramahnya, Gus Baha berpesan kepada jamaah agar tidak terlalu mengejar hal-hal yang dianggap keramat. “Yang terpenting adalah menjalani kehidupan dengan baik dan berusaha masuk surga,” tutupnya. Ceramah Gus Baha ini menjadi pengingat bagi umat Islam untuk menghargai kesederhanaan dan nilai-nilai praktis dalam beragama, sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW. (hud) Baca juga:

Read More

FESyar Jawa 2024 Bantu UMKM Naikkan Omzet

Surabaya — 1miliarsantri.net : Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Jawa 2024 mencatatkan total transaksi penjualan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar Rp 5,2 miliar selama penyelenggarannya dalam 3 hari sejak Jumat (13/9/2024) hingga Ahad (15/9/2024) lalu di Masjid Al-Akbar Surabaya. Selain itu, transaksi business matching secara offline maupun online yang melibatkan 26 lembaga pembiayaan, 3 e-commerce, dan 20 potential buyer tercatat senilai Rp 23,59 miliar. Selama tiga hari penyelenggaraan FESyar Jawa, jumlah pengunjung hingga 15 September 2024 mencapai 89.555 orang. Jumlah ini mencakup pengunjung secara langsung di lokasi acara (Seminar, Talkshow, Showcase UMKM, Business Matching & Coaching, Donor Darah, Jalan Berkah, Lomba, Fashion Show), serta pengunjung (jamaah). FESyar Jawa 2024 merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-11 yang akan diselenggarakan pada 30 Oktober – 3 November 2024 di Jakarta. Turut berpartisipasi dalam FESyar Jawa 2024, unit bisnis Pondok Pesantren (PP) Sunan Drajat Lamongan Jawa Timur. Pengurus Perekonomian unit bisnis PP Sunan Drajat Zuhair mengatakan, sejak bergabung menjadi UMKM binaan Bank Indonesia (BI) pada 2020, omzet keseluruhaan Perekonomian PP Sunan Drajat mengalami peningkatan signifikan. Ekonomi Syariah (FESyar) Jawa 2024 mencatatkan total transaksi penjualan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar Rp 5,2 miliar selama penyelenggarannya dalam 3 hari sejak Jumat (13/9/2024) hingga Ahad (15/9/2024) di Masjid Al-Akbar Surabaya. – “Selama 4 tahun menjadi binaan BI, omzet keseluruhan Perekonomian (unit bisnis) PP Sunan Drajat dalam sebulan bisa mencapai Rp 10 miliar hingga Rp 15 miliar. Sebelumnya dari sejak didirikan pada 2015 hingga sebelum 2020 omset kami sangat kecil,” terang Zuhari di sela-sela Pameran FESyar Jawa 2024. Saat ini, unit bisnis PP Sunan Drajat memiliki beberapa unit bisnis mulai dari pelayanan barang dan jasa. Salah satu yang menjadi penopang bisnis adalah Toko Serba Ada (Toserba) yang sudah memiliki 13 cabang di wilayah Jawa Timur. Zuhair menambahkan saat ini, Perekonomian PP Sunan Drajat sudah memiliki 700 karyawan. “Untuk Toserba Sunan Drajat, salah satu pusatnya di Pacitan, dan kami saat ini sudah memiliki 13 cabang dan akan terus bertambah setiap bulannya. Selain itu kami juga memiliki beberapa travel umroh resmi dan membawahi 12 UMKM yang sudah memiliki sertifikasi halal,” tutur Zuhair. Dengan adanya gelaran FESyar Jawa 2024, lanjut Zuhair, diharapkan unit bisnis dan produk dari PP Sunan Drajat bisa dikenal oleh masyarakat di seluruh Indonesia. Ia juga berharap perekonomian syariah di Indonesia terus berkembang mewujudkan Indonesia sebagai pusat perekonomian syariah dunia. “Mudah-mudahan dengan adanya FESyar Jawa 2024 ini bisa menopang perekonomian para UMKM ya, dan otomatis dengan pendapatan bertambah juga yang membantu perekonomian emak-emak yang menyanting di rumah supaya dapurnya tetap mengebul,” harap Tiwi. Tiwi menambahkan, selama menjadi UMKM binaan BI, dirinya memiliki berbagai kesempatan yang sangat berharga, salah satunya adalah membuka jalannya memasarkan batik Trenggalek lebih luas. “Saat ini memang belum ekspor ya, tapi dengan sering mengikuti kegiatan pameran seperti ini membuat kami semakin dikenal, doakan agar mimpi kami tersebut dapat terwujud,” pungkasnya. (har) Baca juga :

Read More

Kisah Islamnya Sayyidina Shuhaib RA

Surabaya –1miliarsantri.net : Sayyidina Shuhaib RA dan Sayyidina ‘Ammar RA memeluk lslam dalam waktu yang sama. Pada waktu itu, Baginda Nabi SAW sedang berada di rumah Sayyidina Arqam Rodhiyatlahu ‘anhu. Kedua orang ini berangkat dari tempat yang berbeda untuk menemui Baginda Nabi SAW. Secara kebetulan mereka berdua bertemu di depan pintu rumah Sayyidina Arqam Radhiyallohu ‘onhu. Keduanya saling menanyakan maksud kedatangan masing-masing. Ternyata maksud kedatangan mereka berdua sama, yakni untuk memeluk lslam dan berusaha mengambil keberkahan dari Baginda Nabi Shallollahu’alaihi wasallam. Sayyidina Shuhaib Radhiyallohu ‘anhu pun masuk lslam. Setelah ia masuk lslam, ia juga mengalami penderitaan seperti Kaum Muslimin yang jumlahnya masih sangat sedikit dan lemah. la disakiti dengan berbagai macam cara. Akhirnya, karena tidak tahan menanggung penderitaan itu, ia berniat untuk hijrah. Namun, Kaum Kafir Quraisy sangat tidak suka bila orang-orang lslam pergi ke tempat lain dan hidup dengan tenang. Apabila orang-orang kafir itu mendengar ada orang lslam yang akan berhijrah, mereka akan berusaha menghalang-halanginya. Orang-orang kafir Quraisy pun mengirim serombongan orang untuk mengejar dan menangkap Sayyidina Shuhaib. Sayyidina Shuhaib RA membawa satu wadah yang penuh dengan anak panah. la berseru kepada Kaum Kafir Quraisy, “Dengarkanlah! Kalian tahu aku pemanah yang paling mahir di antara kalian. Selama masih tersisa satu anak panah padaku, kalian tidak dapat mendekatiku. Jika anak-anak panah ini habis, akan kugunakan pedangku untuk melawan kalian, sehingga pedang ini terlepas dari tanganku. Setelah itu, berbuatlah semampumu. Tetapi, jika kalian mau, sebagai ganti nyawaku, kalian akan kuberitahu tempat hartaku di Makkah, dan akan aku berikan kepada kalian kedua budak perempuanku. Ambillah semuanya.” Kaum Kafir menyetujui usul tersebut. Sayyidina Shuhaib Radhiyallohu ‘anhu menyerahkan hartanya, kemudian melepaskan diri. Terhadap kejadian ini, maka turunlah ayat Al-Qur’an: وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَشْرِى نَفْسَهُ ٱبْتِغَآءَ مَرْضَاتِ ٱللَّهِ ۗ وَٱللَّهُ رَءُوفٌۢ بِٱلْعِبَادِ Wa minan-nāsi may yasyrī nafsahubtigāa marḍātillāh, wallāhu raụfum bil-‘ibād Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan Allah; dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya. Ketika itu, Baginda Nabi SAW sedang berada di Quba. Saat melihat kedatangan Sayyidina Shuhaib, beliau bersabda, “Sangat beruntung perniagaanmu, wahai Shuhaib.” Sayyidina Shuhaib, “Suatu ketika, Baginda Rasulullah SAW sedang memakan kurma, dan aku menyertai beliau makan. Ketika itu, salah satu mataku sedang sakit, lalu Baginda Nabi SAW berkata, ‘Hai Shuhaib, matamu sakit, tetapi kamu memakan kurma?’ Aku menjawab, ‘Ya Rasulullah, aku makan dengan sebelah mataku yang sehat ini.’ Baginda Rasulullah tertawa mendengar jawabanku.” Sayyidina Shuhaib banyak membelanjakan harta di jalan Allah Subhaonahu woto’olo, sehingga Sayyidina Umar Radhiyallahu’anhu pernah berkata kepadanya, “Engkau telah berlebih-lebihan, wahai Shuhaib!” Sayyidina Shuhaib menjawab, “Aku tidak menggunakannya untuk hal yang sia-sia.” Ketika Sayyidina Umar Radhiyollohu ‘anhu hampir wafat, ia berwasiat agar Sayyidina Shuhaib Rodhiyallohu ‘anhu mengimami sholat jenazahnya. (yat) Baca juga :

Read More

Serangan Israel Bikin Gempar, Pemimpin Hizbullah Ngamuk

Gaza — 1miliarsantri.net : Pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, mengecam keras tindakan Israel yang menurutnya telah “melanggar semua garis merah”. Pada Kamis lalu, Nasrallah mengakui bahwa kelompoknya menerima “pukulan telak yang belum pernah terjadi sebelumnya” akibat peledakan ribuan alat komunikasi oleh Israel. Nasrallah menyatakan bahwa Israel bermaksud membunuh setidaknya 5.000 orang dalam waktu dua menit dengan meledakkan ribuan pager pada Selasa dan perangkat walkie-talkie pada Rabu. “Musuh menggunakan metode sipil yang dipakai banyak orang, tanpa peduli siapa yang membawanya,” ucap Nasrallah dalam pidato televisi, sementara pesawat tempur Israel memecahkan kecepatan suara di atas Beirut. Meskipun Israel belum mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut, Hizbullah menuduh mereka telah meledakkan perangkat komunikasi nirkabel yang menewaskan 37 orang dan melukai ribuan lainnya. Laporan media dan sumber keamanan menyebutkan bahwa serangan itu kemungkinan dilakukan oleh agen mata-mata Mossad. “Tak diragukan lagi, kami telah menerima pukulan keamanan dan kemanusiaan yang besar, belum pernah terjadi dalam sejarah perlawanan di Lebanon,” kata Nasrallah, bersumpah bahwa kelompoknya akan membalas serangan Israel. Ia menegaskan bahwa kejadian ini bisa disebut sebagai “deklarasi perang”. Pemimpin kelompok yang didukung Iran itu mengungkapkan bahwa mereka menerima “pesan melalui saluran resmi dan tidak resmi yang menyatakan bahwa tujuan serangan adalah untuk menghentikan dukungan terhadap Gaza”. Meski demikian, Nasrallah tetap bersikukuh bahwa “perlawanan” di front Lebanon tidak akan berhenti kecuali perang di Gaza dihentikan. Hizbullah mulai baku tembak dengan Israel pada 8 Oktober, sehari setelah sekutu Palestina mereka, Hamas, menyerang Israel selatan, memicu perang Gaza. Puluhan ribu orang telah mengungsi dari kedua sisi perbatasan. Hamas melakukan salah satu serangan paling mematikan terhadap Israel pada Oktober lalu, yang menewaskan setidaknya 1.000 warga Israel. Sebagai balasan, Israel melancarkan operasi militer di Jalur Gaza. Dalam beberapa pekan terakhir, Israel menyatakan ingin fokus pada front utara, dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bersumpah pada hari Rabu untuk mengembalikan puluhan ribu penduduk yang dievakuasi dari daerah perbatasan ke rumah mereka. Namun, Nasrallah memperingatkan Netanyahu dan Menteri Pertahanan Gallant bahwa Israel “tidak akan bisa mengembalikan penduduknya ke utara,” kecuali perang Gaza dihentikan. (zul) Baca juga :

Read More

Indonesia dan Italia Teken Perjanjian Pengakuan Produk Halal Pertama di Eropa

Jakarta — 1miliarsantri.net : Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menandatangani Mutual Recognition Agreement (MRA) Jaminan Produk Halal (JPH) dengan Halal Italia di Palazzo Castiglioni, Milan. Perjanjian ini menjadi landasan saling pengakuan sertifikat halal antara Kementerian Agama RI dengan Halal Italia, sekaligus yang pertama di Eropa. Penandatanganan difasilitasi oleh Associazione Italiana Commercio Estero (AICE), asosiasi pedagang terbesar di Italia. “Penandatanganan MRA ini dimaksudkan untuk membangun kemitraan yang saling menguntungkan antara Indonesia dan Italia, melalui Halal Italia sebagai salah satu Lembaga Sertifikasi Halal yang sesuai dengan standar Indonesia,” terangnya. Menag Yaqut menegaskan bahwa mulai Oktober 2024, beberapa jenis produk yang masuk dan beredar di Indonesia wajib memiliki sertifikasi halal, sesuai amanat Undang-undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. “Ini juga dapat memperkuat integrasi pasar regional dan meningkatkan aksesibilitas produk halal bagi lebih banyak konsumen. Sehingga konsumen dapat memiliki kepercayaan penuh terhadap produk halal yang mereka beli dan konsumsi,” imbuhnya. Lebih lanjut, Menag Yaqut menjelaskan transformasi sertifikasi halal dari yang semula bersifat sukarela menjadi wajib, dan dari yang semula dikelola oleh organisasi masyarakat menjadi kewenangan negara. “Halal dapat dianggap sebagai konsep universal, relevan bagi semua orang, dan tidak terbatas hanya pada komunitas Muslim. Halal menandakan komitmen terhadap gaya hidup yang sehat,” ungkapnya. Sekretaris Jenderal AICE, David Doninotti, menyatakan bahwa MRA tersebut adalah peristiwa bersejarah, tidak hanya di Milan, namun juga di Eropa. Ia menggarisbawahi peran AICE dalam memperkuat hubungan komersial dengan Indonesia selama 20 tahun terakhir. CEO Halal Italia, Hamid Distefano, mengapresiasi proses yang telah dilalui menuju penandatanganan MRA. “MRA ini merupakan langkah bersejarah dalam memperkuat hubungan antara Indonesia dan Italia tidak hanya pada tingkat komersial tetapi dalam perspektif membangun jembatan spiritual dan persaudaraan antara komunitas Islam di Barat dan di Timur,” ungkapnya. Perjanjian ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi perdagangan produk halal antara Indonesia dan Italia, serta menjadi model bagi kerjasama serupa dengan negara-negara Eropa lainnya di masa depan. (wink) Baca juga :

Read More

Gus Ghofur Ajak Tokoh Agama Berperan Aktif dalam Pilkada 2024

Jakarta — 1miliarsantri.net : Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdul Ghofur Maimoen mengajak masyarakat dan tokoh agama berperan aktif pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. “Pilkada ini adalah gawe (hajatan) politik bersama setelah periodik yang harus diikuti oleh warga negara. Tidak boleh apatis atau menarik diri karena ini menyangkut kepentingan umum, ” terang Gus Ghofur. Gus Ghofur mengatakan meskipun ada sebagian orang yang tidak menyukai politik, mereka tetap perlu memahami bahwa politik dalam wajah baik adalah tentang menata publik dan memilih pemimpin yang tepat. “Memilih pemimpin yang baik berarti ikut andil dalam menata publik yang lebih baik. Sumber daya ekonomi yang mungkin terbatas bisa didistribusikan dengan adil jika kita memiliki pemimpin yang tepat,” tuturnya. Menurut Pengasuh Pesantren Al Anwar 3 Sarang, Rembang itu, Indonesia adalah negara majemuk dengan ragam pandangan dan kecenderungan yang berbeda dalam masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi tokoh-tokoh masyarakat, termasuk ulama dan kiai perlu ambil bagian dalam politik guna memastikan bahwa tatanan publik tetap baik. “Kalau masyarakat dibiarkan memilih pemimpin yang tidak pas, nanti nilai-nilai yang diambil tidak sepadan atau kurang baik. Kemudian sumber ekonomi yang terbatas bisa diperebutkan. Kalau itu tidak dipegang oleh orang yang pas, pasti nanti error,” ulasnya. Tak bisa dipungkiri, sisi buruk politik adalah perebutan kekuasaan yang seringkali diwarnai oleh permusuhan dan tindakan tidak terpuji. Dalam konteks Pilkada misalnya perebutan kekuasaan adalah hal yang tak terhindarkan, karena jabatan seperti bupati, gubernur, hingga presiden hanya bisa diisi oleh satu orang, sementara banyak pihak memiliki kepentingan untuk mendapatkannya. “Di sini peran ulama, kiai, sangat diperlukan agar perebutan itu tidak mengarah kepada hal-hal yang sangat negatif,” pungkasnya. (rid) Baca juga :

Read More

Visi Arab 2030 Tentang Pelayanan Haji Menyiapkan Fasilitas Berkelas

Jeddah — 1miliarsantri.net : Sepanjang transformasi Arab Saudi, satu hal tetap sama: dedikasi dan layanan Kerajaan terhadap Dua Masjid Suci dan para peziarah. Program Pengalaman Peziarah berupaya untuk memperkaya perjalanan spiritual para peziarah. Di jantung dunia Arab dan Islam, Arab Saudi memiliki hak istimewa untuk melayani Dua Masjid Suci. Jutaan peziarah dari seluruh dunia dan di Kerajaan ini mengikuti ibadah haji dan umrah setiap tahun. Program Pengalaman Peziarah menyediakan fasilitas kelas dunia, infrastruktur yang lebih baik, dan layanan digital bagi para peziarah untuk memastikan setiap individu diberkati dengan pengalaman spiritual istimewa yang tidak akan pernah mereka lupakan. Diluncurkan pada tahun 2019, Program Pengalaman Haji merasa terhormat untuk melayani jutaan jamaah haji di Arab Saudi dan menyambut mereka yang bepergian ke Kerajaan dari seluruh penjuru dunia. Melalui analisis mendalam tentang perjalanan, kebutuhan, dan harapan jamaah haji, Program ini telah bekerja sama dengan lembaga pemerintah dan sektor swasta untuk memastikan bahwa jamaah haji dan umrah dapat mengalami perjalanan iman mereka yang sepenuhnya transformatif. Program ini telah mendigitalkan dan menyederhanakan layanan di semua titik ziarah, mulai dari visa elektronik yang tersedia bagi jamaah haji asing hingga peluncuran kereta cepat Haramain yang memudahkan dan membuat transportasi antara Bandara Jeddah dan Tempat-Tempat Suci menjadi mudah dan nyaman. Program ini tidak hanya bekerja untuk memastikan logistik yang lancar, tetapi juga sangat bangga dalam menyediakan pengalaman budaya yang mendalam. Inisiatif yang memulihkan dan mengembangkan situs-situs Islam bersejarah memainkan peran penting dalam perjalanan spiritual jamaah haji dengan memungkinkan mereka untuk mengunjungi dan menikmati tempat-tempat yang sangat penting. Program ini merupakan model kelincahan dan keunggulan strategis serta infrastruktur, yang bertindak cepat untuk menjamin keberhasilan perjalanan haji (Manasik) dengan menjaga dari segala ancaman dan memiliki personel yang sangat terampil. Seiring dengan pemulihan dunia, Program ini berkomitmen untuk meningkatkan jumlah jamaah haji agar melampaui jumlah sebelum pandemi, dengan tujuan menampung 15 juta jamaah umrah internasional setiap tahunnya pada tahun 2025. Untuk mencapai tujuan ini, Program ini percaya bahwa dukungan sektor swasta sangat penting dalam meningkatkan status Kerajaan sebagai tujuan Islam dan budaya modern bagi para jamaah haji. (dul) Baca juga :

Read More

Jawaban Rasulullah SAW Saat Ditanya tentang Kitab Taurat Nabi Musa

Surabaya — 1miliarsantri.net : Syekh Allamah Muhammad bin Umar an-Nawawi al-Banteni dalam Kitab Syarah Kasyifah as-Saja Fi Syarhi Safinah an-Naja menyampaikan ada banyak kitab-kitab yang diturunkan Allah. Tetapi wajib mengetahui empat kitab secara tafshil, yaitu Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa Alaihissalam, Zabur yang diturunkan kepada Nabi Daud Alaihissalam, Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa Alaihissalam, dan Alquran yang diturunkan kepada makhluk terbaik Rasulullah Muhammad SAW. Dalam Kitab Syarah Kasyifah as-Saja Fi Syarhi Safinah an-Naja diceritakan. Abu Dzar bertanya kepada Rasulullah, “Wahai Rasulullah, apa itu lembaran-lembaran (kitab Taurat) Musa?” Rasulullah menjawab, “Lembaran-lembaran Musa mengandung nasihat-nasihat. Di antaranya adalah aku heran dengan orang yang meyakini adanya kematian, bagaimana bisa ia merasa senang-senang? Aku heran dengan orang yang meyakini adanya neraka, bagaimana bisa ia tertawa-tawa?” “Aku heran dengan orang yang melihat dunia dan melihat bagaimana dunia mengontang-antingkan pengikutnya, bagaimana ia bisa merasa tenang-tenang saja mengejar dunia? Aku heran dengan orang yang meyakini adanya qodar, bagaimana bisa ia tidak terima atau marah dengan keadaan nasibnya? Aku heran dengan orang yang meyakini adanya penghitungan amal (hisab), bagaimana bisa ia tidak beramal?” Syekh Nawawi al-Banteni dalam kitab yang ditulisnya menjelaskan bahwa di dalam Kitab Taurat disebutkan, Wahai anak cucu (Nabi) Adam, janganlah takut dengan kekuasaan seseorang selama kekuasaan-Ku masih tetap dan Kekuasaan-Ku akan selalu tetap serta tidak akan sirna selama-lamanya. Hai anak cucu Adam, Aku telah menciptakanmu agar kamu beribadah kepada-Ku. Oleh karena itu janganlah kamu bermain-main. Hai anak cucu Adam, janganlah kamu takut dengan rezeki yang sedikit selama gedung-gedung rezeki-Ku itu penuh dan banyak. Dan sesungguhnya gedung-gedung rezeki-Ku itu tidak akan sirna atau habis selama-lamanya. Wahai anak cucu Adam, Aku telah menciptakan langit dan bumi. Aku tidaklah lemah dalam menciptakan semuanya. Apakah kamu menganggap-Ku lemah untuk memberikan satu roti yang Aku bagikan setiap waktu kepadamu? Hai anak cucu Adam, sebagaimana Aku tidak menuntutmu dengan amal besok, maka janganlah kamu menuntut-Ku dengan rezeki besok. Hai anak cucu Adam, wajib atasmu melakukan kefardhuan untuk-Ku dan wajib atas-Ku memberikan rezeki kepadamu. Kemudian apabila kamu tidak mentaati kefardhuan-Ku maka Aku tetap memberimu rezeki sesuai apa yang telah ditetapkan. Hai anak cucu Adam, apabila kamu ridho dengan apa yang telah Aku bagikan untukmu maka sungguh kamu telah memuaskan tubuhmu dan hatimu. Dan apabila kamu tidak ridho dengan apa yang telah Aku bagikan untukmu, maka Aku menguasakan dunia untuk mengalahkanmu, sehingga kamu akan bingung di dunia sebagaimana binatang-binatang liar merasa bingung di lahan yang lapang. Demi kemuliaan dan keagungan-Ku, kamu tidak akan memperoleh dari dunia kecuali apa yang telah Aku bagikan kepadamu dan kamu disisi-Ku adalah orang yang tercela. (yat) Baca juga :

Read More

28 Mahasiswa Asing Studi Banding Kerukunan Beragama di Masjid Al Akbar Surabaya

Surabaya — 1miliarsantri.net : Sebanyak 28 mahasiswa dari Jepang, Filipna, Thailand, Laos, Amerika, Swedia, Kanada, Mesir, Uzbekistan studi banding tentang kerukunan umat beragama di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS). Mereka yang merupakan peserta program “CommTECH (Community and Technological Camp)” ITS Surabaya itu berkunjung ke MAS dengan didampingi M Haris Gigih Pratama MA dari Tim “International Office” ITS dan diterima langsung Ketua BPP MAS DR KHM Sudjak MAg di Ruang Perpustakaan MAS, Selasa. “Tahun ini, program Commtech memang bertema kerukunan umat beragama dan mereka belajar tentang hal itu ke beberapa komunitas agama di Indonesia selama dua minggu, termasuk ke Masjid Al-Akbar,” tutur M Haris Gigih Pratama MA, ketua rombongan. Menurut Gigih, Masjid Al-Akbar dianggap komunitas penting, karena Indonesia adalah negara mayoritas Muslim. “Jadi, mereka ingin tahu bagaimana upaya Masjid Al-Akbar merawat kerukunan umat beragama,” katanya. Selain ingin tahu bagaimana kelompok mayoritas Muslim merangkul minoritas di Masjid Al-Akbar, puluhan mahasiswa asing itu juga ingin tahu kontribusi Masjid Al-Akbar untuk masyarakat sekitar, terutama masalah lingkungan (green) dan ekonomi (festival ekonomi). Menjawab keingintahuan itu, Ketua Badan Pelaksana Pengelola (BPP) MAS DR KHM Sudjak MAg menjelaskan MAS yang dibangun tahun 1995 dan diresmikan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada tahun 2000 itumemiliki “tagline” yakni “Masjid Ramah untuk Semua” atau Islam Rahmatan lil alamin. “Jadi, Masjid Al-Akbar itu Ramah untuk Semua, karena itu masjid ini memiliki komunitas lansia, komunitas ibu-ibu atau emak-emak, komunitas GenZI (Generasi Z Islami), dan komunitas semua usia, termasuk ramah untuk non-muslim,” lanjutnya. Tentang Ramah untuk Non-Muslim itu, ia menjelaskan kelompok non-muslim bisa bertamu secara bebas ke Masjid Al-Akbar, asalkan mengenakan pakaian yang pakaian menyesuaikan dengan peraturan dalam Islam. Selain itu, Masjid Al-Akbar yang bertetangga dengan Gereja Katholik Mahakudus juga sering menjalin kerja sama. “Kerja sama dengan pihak gereja itu, antara lain kerja sama dalam hal parkir, misalnya kalau Idulfitri, maka parkir di Masjid Al-Akbar tidak cukup, sehingga perlu lokasi parkir cadangan dengan meminjam halaman gereja. Sebaliknya kalau gereja punya acara besar juga bisa pinjam parkir di Masjid Al-Akbar,” sambungnya. Ia menambahkan Masjid Al-Akbar sebagai masjid nasional juga tidak membedakan golongan dalam Islam, apakah NU, Muhammadiyah, dan lainnya, bahkan khotib (juru khutbah) dari semua kalangan juga bisa, asalkan inti ceramah adalah rahmatan lil alamin dan fokus pada materi ukhuwah (persaudaraan), termasuk ukhuwah wathoniyah. (har) Baca juga :

Read More