Muhammadiyah-Aisyiyah Usul Soal Menteri Pendidikan Harus Punya Jam Terbang

Jakarta — 1miliarsantri.net : Sekretaris Umum Forum Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah (PTMA), Prof Ma’mun Murod Al-Barbasy mengusulkan agar menteri pendidikan diberikan kepada kelompok yang berpengalaman di dunia pendidikan. Hal tersebut disampaikan di acara Sumbang Pemikiran Rektor PTMA Untuk Presiden Terpilih Prabowo Subianto di UMJ yang dilanjutkan dengan Rakernas Forum Rektor PTMA. Ma’mun meyakini masih ada keseriusan ini dari Presiden Prabowo Subianto terkait menteri pendidikan. Berdasarkan informasi yang didapat, meskipun jabatan menteri itu jatah dari partai tertentu, Presiden Prabowo minta yang betul-betul bagus. “Artinya (yang jadi menteri) bukan orang partai sebatas orang partai, hanya asal orang partai, kalau orang partai tapi kualifikasinya tidak memenuhi ya tidak akan diterima oleh pak Prabowo,” kata Ma’mun kepada Republika, Rabu (2/10/2024). Ma’mun mengatakan, jikalau mau proporsional, dia meminta agar kursi tersebut diberikan kepada mereka atau kelompok tertentu yang jam terbangnya di dunia pendidikan sudah jelas. Dia meminta posisi menteri tidak diberikan ke orang yang tidak punya jam terbang di dunia pendidikan. “Akhirnya ngawur seperti itu,”ujar dia. Di tempat yang sama, Ketua Umum Forum Rektor PTMA, Prof Gunawan Budiyanto mengatakan, pendidikan itu amanat undang-undang buat pemerintah. Pihak swasta sudah mengambil porsi terbesar. Untuk itu, dia meminta agar Muhammadiyah yang sudah bekerja sebelum kemerdekaan Indonesia jangan sampai disisihkan dan dimarjinalkan oleh peraturan-peraturan yang datang kemudian. “Seharusnya pemerintah itu memberikan porsi yang cukup kepada swasta yang ikut membantu (seperti Muhammadiyah), mengambil sebagian tanggung jawab pemerintah (dalam pendidikan), karena pendidikan itu amanat undang-undang, itu yang ingin kami garisbawahi,” ujar Prof Gunawan. Dalam Rakernas Forum Rektor PTMA, dia menjelaskan, hal tersebut akan masuk ke dalam pembahasan. Gunawan juga yakin Presiden Prabowo pikirannya terbuka. Dia mengatakan, Presiden Prabowo ingin melihat sebuah perubahan ke arah yang lebih baik. “Saya pikir itu,” ujarnya. (wink) Baca juga :

Read More

Kekerasan di Pondok Pesantren Bisa Dicegah dengan 5 Langkah

Jombang — 1miliarsantri.net : Kekerasan yang terjadi di lingkungan pondok pesantren bisa dicegah dengan beberapa cara. Alumnus Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Bahrul Fuad menyoroti kasus kekerasan di lingkungan pondok pesantren. Cak Fu, sapaan akrabnya, menyatakan praktik kekerasan bukan metode yang efektif dalam mendidik santri. Kekerasan justru berimbas negatif kepada kepribadian santri. Cak Fu menawarkan lima langkah untuk menghilangkan praktik kekerasan di pondok pesantren. Pertama, mendorong agar pengasuh dan pengurus pesantren merumuskan kebijakan yang maslahat. Tak kalah penting adalah melakukan pengawalan dan perbaikan atas kebijakan tersebut secara berkesinambungan. Kedua, pengasuh dan pihak pesantren harus memiliki kebijakan atau sistem pencegahan perundungan atau praktik kekerasan yang baik. Misal ada aturan sanksi tegas terhadap para pelaku bullying/kekerasan. “Ketiga, perlu adanya monitoring dan evaluasi berkala terhadap kebijakan dan sistem pencegahan perundungan/kekerasan di pesantren,” kata Cak Fu. Keempat, mendorong agar pengasuh, pengurus serta pembina pesantren membuat program selingan yang mampu menarik serta menampung minat dan bakat santri. “Pengasuh harus menciptakan suasana kehidupan pesantren yang menyenangkan, yang memberikan ruang ekspresi kreatif para santri. Hal ini dengan mengembangkan kurikulum yang menitikberatkan pada minat dan bakat santri. Sehingga santri tidak merasa penat dengan beban pelajaran yang padat,” katanya. Kelima, para pendidik di pesantren harus membangun komunikasi intens dengan santri. Sebab menurutnya interaksi dan komunikasi langsung antara pengasuh dengan santri dapat mencegah peluang terjadinya perundungan atau praktik kekerasan di kalangan santri. Melalui interaksi langsung, pengasuh akan lebih mengenal karakter para santrinya dan dapat memberikan nasihat secara langsung. Psikolog Keluarga Alissa Qotrunnada Wahid mengatakan bahwa kasus kekersan yang berada di permukaan adalah bagian dari fenomena puncak gunung es. Dalam pengertian, di bawah kasus-kasus tersebut terdapat sistem yang menggerakkan terjadinya berbagai bentuk kekerasan di lembaga pendidikan. Oleh karena itu, perlu adanya kerja sama sebagai upaya perbaikan dari sejumlah penggerak sistem tersebut, antara lain pemerintah, pengasuh pesantren serta ormas-ormas, terutama Nahdlatul Ulama. “Karena itu PBNU sekarang sedang menyiapkan langkah langkah untuk bisa menghadirkan pesantren yang bebas dari kekerasan, apapun bentuk kekerasan itu,” kata ketua PBNU itu belum lama ini. Sebelumnya dijelaskan bahwa ada sejumlah faktor yang menyebabkan terjadinya perundungan. Faktor tersebut antara lain; faktor emosi yang kurang stabil, faktor keluarga yang kurang harmonis, faktor (lingkungan) pesantren yang tidak suportif, serta faktor masyarakat yang menganggap kekerasan sebagai kewajaran. (tin) Baca juga :

Read More

Menuntun Orang Sakaratul Maut, Merupakan Sunah Rasulullah

Jakarta — 1miliarsantri.net : Seorang Mukmin yang di akhir hayatnya dapat mengucapkan lafaz tahlil, laa ilaaha illa Allah, maka dijamin akan masuk surga. Oleh karena itu, ketika ada seorang Muslim yang sedang menghadapi sakaratul maut, maka ada kesunahan bagi Muslim lainnya untuk membimbingnya agar dapat mengucapkan kalimat sakral tersebut. “Tiada zat yang berhak disembah selain Allah.” Menuntun orang yang sedang menghadapi ajalnya agar bisa mengucapkan tahlil adalah sunah Rasulullah SAW. Ini agar dirinya mencapai husnul khatimah. Dalam sejumlah riwayat dijelaskan, pada saat seorang Mukmin mengalami sakaratul maut, setan akan datang dan membuat tipu daya kepadanya. Tujuannya, orang itu akan meninggal dalam keadaan lalai dari mengingat Allah. Di antara bentuk bujuk rayu itu adalah, setan membuat si Mukmin mengakui bahwa dia–bukan Allah–adalah penolongnya. Rasulullah SAW bersabda, “Bekalilah oleh kalian semua kepada orang-orang yang akan meninggal dengan kalimat laa ilaaha illa Allah. Sebab, sesungguhnya manusia yang akhir ucapannya mengucap laa ilaaha illa Allah, maka ia pasti masuk surga.” Talqin berarti membimbing orang agar mengucapkan laa ilaaha illa Allah. Ini merupakan sebuah sunah yang patut dilakukan. Dari Abu Sa’id al-Khudri, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Talqin-kanlah orang-orang yang akan meninggal di antara kalian dengan lafaz laa ilaaha illa Allah” (HR Muslim). Umar bin Khattab berkata, “Ajarkanlah olehmu kalimat laa ilaaha illa Allah kepada seseorang yang akan meninggal dunia. Sebab, saat itu dia melihat apa-apa yang tidak kamu lihat.” Abu Nu’aim menyebutkan sebuah hadis. Rasulullah SAW bersabda, “Datangilah olehmu orang-orang yang akan meninggal dunia dan ajarkan mereka untuk mengucapkan laa ilaaha illa Allah. Beri mereka kabar gembira berupa surga karena saat itu setan berada sangat dekat dengan orang yang akan meninggal. Aku bersumpah bahwa pandangan malaikat maut lebih sakit daripada tebasan seribu pedang. Dan aku juga bersumpah bahwa tidak akan keluar ruh seseorang hingga orang itu berkeringat akibat sakit yang ditimbulkan oleh kesalahannya.” (yan) Baca juga :

Read More

Iran Akui Tembakkan 200 Rudal ke Israel

Teheran — 1miliarsantri.net : Iran mengakui telah menembakkan hampir 200 rudal balistik ke arah Israel pada hari Selasa. Informasi ini disampaikan oleh juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Matthew Miller, kepada wartawan. Pihak Iran menyatakan bahwa serangan ini merupakan balasan atas pembunuhan pejabat tinggi Hizbullah dan Hamas baru-baru ini. Ketika serangan terjadi, sirene peringatan berbunyi di seluruh Israel, membuat warga bergegas mencari perlindungan. Langit malam pun dihiasi oleh kilatan api dari rudal-rudal yang meluncur. Setelah beberapa waktu, pihak berwenang mengumumkan bahwa serangan telah berakhir. Meskipun Iran meluncurkan serangan besar-besaran, sebagian besar rudal berhasil dicegat. Pertahanan Israel mendapat bantuan dari kapal perusak angkatan laut AS yang ikut membantu pencegatan rudal. Namun, juru bicara militer Israel, Daniel Hagari, mengakui bahwa ada “beberapa tembakan yang berhasil mendarat”. Akibatnya, beberapa orang dilaporkan mengalami cedera. Serangan ini terjadi tak lama setelah Israel membunuh pemimpin Hizbullah, Hasan Nasrallah, yang merupakan sekutu penting Iran. Selain itu, Israel juga baru saja memulai invasi darat ke wilayah Lebanon selatan. Kedua peristiwa ini diduga menjadi pemicu serangan balasan Iran. Sementara itu, dalam insiden terpisah yang menambah ketegangan di kawasan, terjadi serangan penembakan di beberapa lokasi di area komersial Jaffa, Israel. Tim medis yang menanggapi kejadian tersebut melaporkan bahwa tujuh orang tewas dan sebelas lainnya mengalami luka-luka. (dick) Baca juga :

Read More

Wafatnya Abu Thalib dan Turunnya Surah at-Taubah

Surabaya — 1miliarsantri.net : Paman Rasulullah Muhammad SAW, Abu Thalib mulai sering mengalami sakit, semakin lama semakin berat. Akhirnya beliau meninggal pada bulan Rajab tahun 10 kenabian, setelah enam bulan dari peristiwa pemboikotan Seperti dikutip dari buku Sejarah Hidup dan Perjuangan Rasulullah, suatu riwayat yang shahih menyebutkan kondisi jelang wafatnya Abu Thalib. Dalam keadaan sekarat, ia didekati Rasulullah SAW. Sementara itu, ruangan tempatnya berada juga diisi beberapa orang kerabat, termasuk Abu Jahal. Rasulullah SAW berkata, “Wahai pamanku, ucapkanlah, ‘Laa ilaaha illa Allah’, kalimat yang dapat aku gunakan untuk membelamu di hadapan Allah.” Abu Jahal dan Abdullah bin Abi Umayyah berkata: “Wahai Abu Thalib, apakah engkau membenci agama Abdul Muththalib?”. Berulang-ulang mereka katakan itu, hingga akhir ucapan Abu Thalib adalah: “Saya tetap berada di dalam agama Abdul Muthallib.” Mendengar itu Rasulullah ﷺ bersabda: “Aku akan mintakan ampunan untukmu, selagi aku tidak dilarang dalam hal itu”. Lalu turunlah ayat Allah Ta’ala: مَا كَانَ لِلنَّبِيِّ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَنْ يَّسْتَغْفِرُوْا لِلْمُشْرِكِيْنَ وَلَوْ كَانُوْٓا اُولِيْ قُرْبٰى مِنْۢ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمْ اَنَّهُمْ اَصْحٰبُ الْجَحِيْمِ “Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memintakan ampun (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik, walaupun orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabat (nya), sesudah jelas bagi mereka, bahwasanya orang-orang musyrik itu, adalah penghuni neraka jahannam” (QS at-Taubah ayat 113) Allah juga menurunkan ayat-Nya: اِنَّكَ لَا تَهْدِيْ مَنْ اَحْبَبْتَ وَلٰكِنَّ اللّٰهَ يَهْدِيْ مَنْ يَّشَاۤءُ ۚوَهُوَ اَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِيْنَ “Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi tapi Allah memberi petunjuk kepada yang Dia kehendaki” (QS. al Qhashash ayat 56) Demikianlah, Abu Thalib mati tetap dalam kekafirannya, meskipun selama hidupnya dia selalu membela dan melindungi Rasulullah ﷺ. Dalam Shahih Muslim, terdapat sebuah hadis yang menggambarkan bagaimana kecintaan Nabi SAW kepada pamannya tersebut. Ini dapat membuat Abu Thalib memperoleh perlakuan berbeda dibanding seluruh penghuni neraka. Seorang sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah engkau akan memberikan suatu manfaat kepada Abu Thalib, lantaran ia selalu menjagamu serta melindungimu?” Nabi SAW menjawab, “Ya. Dia (Abu Thalib) berada di dalam dhahdah (pantai) dari neraka. Seandainya bukan karenaku, niscaya ia berada di tempat paling bawah dari neraka.” (yat) Baca juga :

Read More

BPJPH Periksa 32 Produk Wine dan Beer Halal

Jakarta — 1miliarsantri.net : Maraknya isu seputar produk-produk dengan nama bermasalah seperti tuyul, tuak, wine, hingga beer, yang mendapatkan sertifikat halal menyedot perhatian. Dalam rilis sebelumnya, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) mengungkap, sebanyak 32 produk wine dan beer yang diambil dari Sihalal telah diperiksa Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) MUI “Perlu kami sampaikan juga untuk produk-produk dengan nama menggunakan kedua kata tersebut yang ketetapan halalnya dari Komisi Fatwa MUI adalah produk yang telah melalui pemeriksaan dan pengujian oleh LPH, dengan jumlah terbanyak berasal dari LPH LPPOM sebanyak 32 produk. Selebihnya berasal dari lembaga yang lain,” jelas Kepala Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal BPJPH, Mamat Salamet Burhanudin. Lewat keterangan tertulis kepada media, Kamis (3/10/2024), Yunita Nurrohmani, Corporate Communication LPPOM MUI, mengungkapkan, pihaknya telah melakukan penelusuran internal atas keterangan BPJPH tersebut. Dia menjelaskan, database LPPOM menunjukkan adanya 25 nama produk dengan kata kunci wine. Semuanya berupa produk kosmetik dimana penggunaan kata wine berasosiasi dengan warna (bukan sensori rasa maupun aroma). Menurut Komisi Fatwa Fatwa MUI, penggunaan kata wine yang menunjukkan jenis warna wine untuk produk non-pangan diperbolehkan. Sementara itu, produk dengan nama bir hanya diperuntukan bagi produk minuman tradisional yang bukan merupakan khamr yaitu bir pletok. Hal ini pun diperbolehkan oleh Komisi Fatwa MUI dengan pertimbangann bahwa produk tersebut adalah produk yang sudah dikenal lama di tengah masyarakat sebagai produk minuman tradisional non khamr. LPPOM juga mengaku telah melakukan penelusuran lebih lanjut terkait tiga produk dengan nama beer yang melakukan pemeriksaaan melalui LPH LPPOM. Pemeriksaan tersebut mengungkap, nama produk Beer Strudel dengan Nomor SH BPJPH ID32110000651650922 diterbitkan pada tanggal 27 Oktober 2022 dengan Pelaku Usaha Meylia Kharisma Puspita. berdasarkan Ketapan Halal MUI Provinsi Jawa Barat No. LPPOM-01201281591022. Menurut Yunita, Ketetapan Halal (KH) yang diunggah ke Sihalal menunjukkan tidak ada nama Beer Strudel, sedangkan hanya ada nama Beef Strudel. Secara paralel, dilakukan pengajuan permohonan perubahan nama dalam SH BPJPH sesuai dengan KH berlaku, yakni dari Beer Strudel diubah menjadi Beef Strudel. Beer Stroganoff yang memilik nomor sertifikasi halal BPJPH bernomor ID34220000185660321 diterbitkan pada tanggal 26 April 2021 dengan Pelaku Usaha “Salsa Catering” berdasarkan Ketetapan Halal MUI DI Yogyakarta No. 12340002010421. Produk lainnya, yakni Ginger Beer, SH BPJPH No. ID52320000072060221 diterbitkan pada tanggal 16 Maret 2021 dengan Pelaku Usaha “PT Metro Lombok Asri (Hotel Santika Mataram)” berdasarkan Ketetapan Halal MUI Provinsi NTB No. B-45/DP.P-XXVIII/III/2021. Ketetapan Halal yang diunggah ke Sihalal benar menunjukkan ada nama Ginger Beer. Setelah melakukan penelusuran ulang ke Pelaku Usaha, dapat dipastikan bahwa tidak ditemukan adanya bahan haram dalam pembuatan produk tersebut. Produknya pun tidak berasosiasi dengan “beer”. Yunita menjelaskan, perusahaan bersedia untuk mengganti nama menu yakni dari Ginger Beer menjadi Fresh Ginger Breeze. Hal ini dibuktikan dengan surat permohonan perubahan nama yang secara paralel diajukan oleh Pelaku Usaha kepada BPJPH dan perubahan nama pada KH. Untuk nama lain seperti tuyul dan tuak, Yunita mengatakan, tidak pernah diloloskan oleh LPPOM MUI. “Proses pemeriksaan halal yang dilakukan LPH LPPOM tidak pernah meloloskan produk dengan nama tuyul dan tuak,”jelas dia. Yunita menjelaskan, LPH LPPOM berkomitmen untuk melakukan perbaikan layanan untuk menghasilkan produk halal yang terjamin dan terpercaya. “Kami harap seluruh pihak yang terlibat tidak menyebarkan isu yang belum jelas. LPPOM menerima segala bentuk saran dan masukan untuk kemajuan layanan sertifikasi halal Indonesia ke depan,” pungkasnya. (wink) Baca juga :

Read More

Krisis Palestina, Kunci Perdamaian Timur Tengah yang Terabaikan

Gaza — 1miliarsantri.net : Otoritas Palestina (PA) menyatakan pada hari Minggu bahwa penyelesaian masalah Palestina adalah kunci untuk menjamin masa depan yang aman dan stabil di Timur Tengah. Juru bicara PA, Nabil Abu Rudeineh, mengatakan dalam sebuah pernyataan, “Selama Yerusalem tetap diduduki, dengan situs-situs suci, sejarah, dan warisannya terancam, perang yang kita saksikan saat ini akan terus berlanjut seperti yang telah terjadi selama satu abad terakhir.” Abu Rudeineh menegaskan, “Satu-satunya alternatif yang layak adalah pembentukan negara Palestina merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya.” Ketegangan regional telah meningkat akibat serangan brutal Israel terhadap Jalur Gaza, yang telah menewaskan hampir 41.600 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, menyusul serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Konflik ini meluas ke Lebanon dengan Israel melancarkan serangan mematikan di seluruh negeri, yang telah menewaskan lebih dari 800 orang dan melukai lebih dari 2.500 orang lainnya sejak 23 September. Beberapa komandan Hizbullah tewas dalam serangan Israel, termasuk pemimpinnya Hassan Nasrallah. “Genosida Israel yang sedang berlangsung terhadap rakyat Palestina… serta penghancuran kota-kota, desa-desa, dan kamp-kamp pengungsi Palestina, tidak akan membawa keamanan atau stabilitas tetapi justru akan menyebabkan lebih banyak kekerasan dan kekacauan di seluruh wilayah dan sekitarnya,” tegas Abu Rudeineh. Ia membebankan tanggung jawab atas kekacauan regional saat ini kepada administrasi AS yang berturut-turut. “Tindakan semacam itu telah mendorong lebih banyak kejahatan terhadap rakyat Palestina dan rakyat Suriah serta Lebanon, bersama dengan ancaman terus-menerus terhadap daerah-daerah lain,” katanya. Pada 18 September 2024, Majelis Umum PBB menyetujui resolusi yang menyerukan Israel untuk menarik diri dari wilayah Palestina yang diduduki dalam waktu 12 bulan. (zul) Baca juga :

Read More

Pesona Pantai Oman: Surga Tersembunyi bagi Pecinta Wisata Bahari

Oman — 1miliarsantri.net : Oman menjadi destinasi wisata yang menonjol berkat keragaman budaya dan lanskap uniknya. Selain pegunungan, gurun luas, dan pulau-pulau tersembunyi, Oman juga dianugerahi garis pantai sepanjang 3.000 km, dengan 1.700 km di antaranya berupa pantai berpasir yang memukau. Bagaimana cara meningkatkan pariwisata kapal pesiar dan bahari untuk memanfaatkan garis pantai yang luas ini? Mohammad al Busaidi, pegawai pemerintah, mengatakan bahwa Oman memiliki garis pantai yang luas dan indah, yang bisa menjadi aset besar untuk wisata bahari. Salah satu cara meningkatkannya adalah dengan membangun marina dan pelabuhan kelas dunia di sepanjang tempat wisata populer seperti Musandam, Sur, dan Salalah. Terminal kapal pesiar mewah akan menarik wisatawan kelas atas. Selain itu, menawarkan kegiatan bahari seperti snorkeling, menyelam, dan melihat lumba-lumba di lebih banyak lokasi akan mendorong operator kapal pesiar untuk memasukkan Oman dalam rute mereka. Salim al Farsi, pengusaha, berpendapat bahwa keindahan alam Oman tak tertandingi di kawasan Teluk. Pulau-pulau dan garis pantainya harus dipromosikan lebih gencar secara internasional. Memperkenalkan kapal pesiar dan layanan yacht ramah lingkungan yang menjelajahi area yang belum banyak dikenal seperti Kepulauan Daymaniyat dan pulau-pulau tersembunyi lainnya akan menarik para pencari petualangan. Bekerja sama dengan agen perjalanan global dan memberikan insentif kepada perusahaan kapal pesiar untuk beroperasi di Oman juga bisa meningkatkan jumlah wisatawan. Ia juga menyarankan agar semua ini dapat diakses oleh semua orang, bukan hanya segelintir orang. Manish Verma, insinyur, menyatakan bahwa untuk meningkatkan wisata bahari, Oman perlu fokus pada peningkatan infrastruktur di sekitar area pesisir. “Kita harus membangun fasilitas yang lebih baik untuk wisatawan, seperti hotel tepi pantai, restoran makanan laut, dan tur perahu berpemandu,” ungkapnya. Mempromosikan warisan bahari Oman, budaya nelayan tradisional, dan menyelenggarakan kompetisi berlayar internasional juga dapat menarik lebih banyak perhatian ke negara ini sebagai tujuan utama kapal pesiar. Nandini Nandakumar, psikolog, percaya bahwa salah satu cara terbaik untuk meningkatkan wisata bahari adalah dengan mengadakan perjalanan rutin bagi pelajar ke laut. Ini akan mendorong tidak hanya cinta pada alam tetapi juga kesadaran akan laut. Selain itu, pemerintah bisa mengadakan kompetisi tentang kehidupan laut. Ahmed al Lawati, blogger, mengatakan bahwa garis pantai Oman sangat cocok untuk wisata kapal pesiar. Mengembangkan kapal pesiar bertema seperti tur warisan budaya atau kunjungan cagar alam juga akan menjadikan Oman sebagai tujuan unik di kawasan ini. Dengan menciptakan wisata darat eksklusif yang mencakup kunjungan ke pasar tradisional, benteng, dan gurun, wisatawan akan mendapatkan pengalaman yang lebih mendalam. Ia juga menyarankan agar harga diturunkan. Kader Khan, salesman, berpendapat bahwa Oman harus fokus pada menyoroti pantai-pantai yang masih alami dan kekayaan kehidupan lautnya. Ide yang bagus adalah bermitra dengan perusahaan kapal pesiar mewah dan menawarkan pengalaman yang disesuaikan, seperti tur pulau pribadi dan olahraga air dengan harga ekonomis. Selain itu, membangun kesadaran melalui kampanye pemasaran yang berfokus pada budaya kaya Oman, garis pantai yang indah, dan keramahan tradisional akan menarik gelombang baru wisatawan ke pantai-pantai kita. (ric) Baca juga :

Read More

Reaksi Ayatollah Khamenei Usai Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah Terbunuh

Beirut — 1miliarsantri.net : Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei lewat akun resminya di X, @khamenei_ir mengeluarkan pernyataan usai pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah terkonfirmasi terbunuh dalam serangan udara Israel di Beirut pada Jumat (27/9/2024). Khamenei menyebut Nasrallah wafat dalam keadaan syahid dan arwahnya menuju surga. “Mujahid besar, penentu-standar militan di kawasan, seorang pemuka agama dan pemimpin politik yang bijaksana, Syahid Hassan Nasrallah (semoga Allah meridhoinya), menjadi martir pada perisitwa tragis di Lebanon semalam dan kini menuju ke surga,” kata Khamenei. Menurut Khamenei, Nasrallah telah menerima penghargaan atas beberapa dekade jihad di jalan Allah, penderitaan dan pengorbanan suci. Penghargaan itu adalah menjadi martir dan syahid di jalan Allah. Dunia Islam, kata Ayatollah, kehilangan figur mulia, Front Pejuang kehilangan seorang yang sangat dihormati, dan Hizbullah kehilangan pemimpin yang tiada duanya. “Fondasi yang telah dibangun oleh Syahid Hassan Nasrallah di Lebanon dan arah yang dia tetapkan di kalangan militan pejuang tidak akan bisa dihancurkan lewat kemartirannya, justru akan menguat hasil dari pengorbanannya,” kata Khamenei. “Demi Allah yang maha agung dan maha kuasa, serangan oleh Front Pejuang terhadap rezim Zionis yang berkarat dan memburuk akan semakin menghancurkan. Rezim Zionis yang gagal tidak akan meraih kemenangan lewat aksi kejam ini.” (luc) Baca juga :

Read More

MUI : Baca Surat Al Fatihah Diiringi Musik, Pelanggaran Syariat

Jakarta — 1miliarsantri.net : Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Seni Budaya dan Peradaban Islam (SBPI), KH Jeje Zaenudin turut merespon viralnya artis pentolan Band Dewa 19, Ahmad Dhani. Dalam video berdurasi 1 menit 28 detik yang tersebar di media sosial, Dhani membacakan Surat Al Fatihah diiringi nada musik. Kyai Jeje mengingatkan bahwa berseni jangan sampai melanggar norma-norma syariat. Apalagi terjerumus kepada praktik yang bisa dipersepsi dan ditengarai sebagai penodaan dan penistaan kitab suci. “Saya menduga mungkin niat awalnya baik, ingin membacakan surat Al Fatihah. Tetapi sangat disesalkan tempatnya, acara, dan tatacaranya justru bertentangan dengan kemuliaan dan kesucian Al Quran, yaitu membacakan surat Al Fatihah dengan menyesuaikan nada lagu dan diiringi musik,” ungkap Kyai Jeje dalam keterangannya, Selasa (1/10/2024). Kyai Jeje menjelaskan, dalam permasalahan ini sudah ada fatwa yang tegas dari para ulama, seperti Syekh Abdullah bin Baz dan Mufti Darul Ifta Al Mishriyah. Syekh bin Baz dan Mufti Darul Ifta mengharamkan menjadikan Al Quran sebagai lagu diiringi musik atau dilakukan dengan nada tangga musik. Oleh karena itu, Kyai Jeje meminta rekaman yang sudah dipublikasi itu ditarik. Kemudian Ahmad Dhani sepatutnya mengklarifikasi dan meminta maaf. Sebab hal ini bisa dimaknai dan dipahami sebagai sebuah penistaan atau pelecehan terhadap keagungan Al Quran. “Dari kejadian ini, semoga pelakunya menyadari dan diluruskan serta diperbaiki sebagai sebuah kekhilafan, agar tidak menimbulkan ketersinggungan dan kontroversi serta memicu keributan di kalangan umat Islam,” pungkasnya. (rid) Baca juga :

Read More