Pesantren Menjadi Ujung Tombak Ekonomi Syariah di Indonesia

Jakarta — 1miliarsantri.net : Dalam upaya memperkuat ekonomi berbasis syariah, Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program inovatif “Kemandirian Pesantren” yang telah menjangkau ribuan lembaga pendidikan Islam tradisional di seluruh Indonesia. Program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga mendorong pesantren menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat akar rumput. Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, mengungkapkan pentingnya program ini dalam sebuah pernyataan “Kemandirian Pesantren adalah bagian dari afirmasi negara kepada pesantren yang telah berkontribusi sejak perjuangan hingga pembangunan bangsa.” Pernyataan ini disampaikan saat memberikan sambutan pada Wrap Up Forum yang menjadi rangkaian dari Religion Festival di Jakarta. Sejak diluncurkan pada tahun 2021, program Kemandirian Pesantren telah memberikan manfaat kepada 3.576 pesantren di seluruh Indonesia. Dukungan yang diberikan tidak hanya berupa pelatihan dan pendampingan, tetapi juga bantuan inkubasi bisnis yang substansial. Anggaran program ini terus meningkat dari tahun ke tahun, mencerminkan komitmen pemerintah dalam memberdayakan ekonomi berbasis pesantren. Menteri Agama lebih lanjut menjelaskan visi program ini: “Sejak awal mendapat amanah sebagai Menteri Agama, kami berusaha mewujudkan pesantren yang memiliki sumberdaya ekonomi kuat dan berkelanjutan sehingga dapat menjalankan fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat dengan optimal.” Salah satu keberhasilan program ini adalah terbentuknya badan usaha milik pesantren. Seperti yang diungkapkan Menag, “Alhamdulillah, saat ini sudah terbentuk 432 badan usaha milik pesantren.” BUMP ini bergerak dalam berbagai bidang usaha, mulai dari industri pengolahan hingga ekonomi digital, membuktikan bahwa pesantren mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur yang dianutnya. Untuk memperkuat dampak program ini, Kementerian Agama telah menjalin kerjasama lintas sektoral dengan berbagai lembaga pemerintah dan swasta. Yaqut, yang akrab disapa Gus Men, menjelaskan beberapa rencana kolaborasi: “Sinergi juga dijalin dengan Bank Indonesia dalam pembangunan jejaring bisnis pesantren termasuk bisnisn digital dan program hijau. Demikian juga dengan Kementerian Parekraf dalam santri digitalpraner.” Tidak hanya itu, program ini juga memfasilitasi pesantren untuk bekerjasama dengan berbagai kementerian lainnya. Menag memaparkan, “Kita juga jajaki kerja sama dengan Kementerian Perdagangan dalam penataan bisnis pesantren. Dengan Kementerian Ketenagakerjaan, kita harap pesantren mendapat pelatihan kerja dan dapat mengembangkan Balai Latihan Kerja Komunitas.” Yaqut menegaskan bahwa visi jangka panjang program ini mencakup berbagai sektor. “Pesantren juga akan diajak kerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam pengembangan budiaya ikan berkelanjutan dan sistem bioflok. Termasuk juga kerja sama dengan Kementerian Pertanian dalam penyatuan ekosistem bisnis pertanian pesantren,” tandasnya. Inisiatif Kemandirian Pesantren ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi syariah di Indonesia. Dengan memberdayakan pesantren sebagai institusi yang memiliki akar kuat di masyarakat, pemerintah berharap dapat menciptakan model pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Kesuksesan program ini tidak hanya akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan komunitas pesantren, tetapi juga berpotensi menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah yang selama ini kurang tersentuh pembangunan. Dengan demikian, pesantren tidak lagi hanya dipandang sebagai lembaga pendidikan agama, tetapi juga sebagai pilar penting dalam strategi pembangunan ekonomi nasional. (wink) Baca juga :

Read More

Mahasiswa UM Surabaya Ciptakan Aplikasi Ajar Matematika Bagi Anak Tunagrahita

Surabaya — 1miliarsantri.net : Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) Arma Hadi Wibowo, Salama Najwa Al-Ala, Azizah Rahmania dan Safira Qurotul Aini Firmansyah menciptakan aplikasi genetika untuk media belajar bagi anak tunagrahita. Ketua Tim Genetika, Arma Hadi Wibowo mengatakan, aplikasi ini sangat mudah dimainkan dalam smartphone, yang didalamnya berisi lengkap permainan tentang numerasi dan matematika yang dibutuhkan bagi anak-anak tunagrahita. “Anak tunagrahita memiliki kemampuan intelektual dan kognitif di bawah rata-rata dibandingkan anak pada umumnya. Mereka jadi sulit mengingat angka, dari persoalan tersebut akhirnya kami menciptakan aplikasi ini,” terangnya kepada 1miliarsantri.net, Sabtu (12/10/2024). Menurutnya, ada enam level permainan yang bisa dimainkan untuk anak-anak tunagrahita, setiap level berisi lima angka. Selain itu, aplikasi tersebut juga disisipkan permainan agar memudahkan anak tunagrahita mengingat angka yang dipelajari. “Aplikasi ini berisi pengenalan angka 1-30, jadi dalam setiap level dalam permainan juga telah disertai audio dan gambar sehingga anak-anak tunagrahita yang belajar lebih tertarik,” imbuhnya. Syarifuddin selaku Dosen Pembimbing menjelaskan, bahwa aplikasi ini telah didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui skema Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-PM). “Aplikasi ini telah diuji coba ke SLB Karya Bhakti Surabaya sebanyak enam kali pertemuan, hasilnya guru matematika merasa terbantu dan efektif mengajarkan anak-anak tunagrahita tentang matematika,” ujarnya. Menurut Syarif, aplikasi tersebut sudah diserahkan kepada guru SLB Karya Bhakti Surabaya untuk dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. Aplikasi ini juga telah mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) “Saat ini tim Genetika sedang mempersiapkan lebih matang untuk menuju Pimnas pada pertengahan Oktober bulan ini,” pungkasnya. (har) Baca juga :

Read More

Wadi Ranuna menjadi lokasi shalat Jumat pertama Rasulullah SAW

Jakarta — 1miliarsantri.net : Buku Hayatu Muhammad karya Husein Haykal mengungkapkan lokasi shalat Jumat pertama yang didirikan Rasulullah SAW. Tempat yang dimaksud adalah Wadi Ranuna. Jaraknya sekitar 1 kilometer dari Masjid Quba atau 4 km dari Madinah al-Munawarah. Hanafi al-Mahlawi dalam bukunya, Al-Amakin al-Masyhurah Fi Hayati Muhammad, menerangkan isi khutbah Nabi Muhammad SAW di Wadi Ranuna kala itu sebagai berikut. “Segala puji bagi Allah, kepada-Nya aku memohon pertolongan, ampunan, dan petunjuk. Aku beriman kepada Allah dan tidak kufur kepada-Nya. Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah, dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan, aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan Allah. Dia telah mengutusnya dengan petunjuk dan agama yang benar, dengan cahaya dan pelajaran, setelah lama tidak ada rasul yang diutus, minimnya ilmu, dan banyaknya kesesatan pada manusia di kala zaman menjelang akhir dan ajal kian dekat. Barangsiapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya, sesungguhnya ia telah mendapatkan petunjuk. Dan, barang siapa yang bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya, sesungguhnya ia telah melampaui batas dan tersesat dengan kesesatan yang sangat jauh. Aku berwasiat kepada kalian untuk bertakwa kepada Allah. Itulah wasiat terbaik bagi seorang Muslim. Dan, seorang Muslim hendaknya selalu ingat akhirat dan menyeru kepada ketakwaan kepada Allah. Berhati-hatilah terhadap yang diperingatkan Allah. Sebab, itulah peringatan yang tiada tandingannya. Sesungguhnya ketakwaan kepada Allah yang dilaksanakan karena takut kepada-Nya, ia akan memperoleh pertolongan Allah atas segala urusan akhirat. Barangsiapa yang selalu memperbaiki hubungan dirinya dengan Allah, baik di kala sendiri maupun di tengah keramaian, dan ia melakukan itu tidak lain kecuali hanya mengharapkan ridha Allah, maka baginya kesuksesan di dunia dan tabungan pahala setelah mati, yaitu ketika setiap orang membutuhkan balasan atas apa yang telah dilakukannya. Dan, jika ia tidak melakukan semua itu, pastilah ia berharap agar masanya menjadi lebih panjang. ‘Dan Allah memperingatkan kamu akan siksa-Nya. dan Allah Mahasayang kepada hamba-hamba-Nya’ (QS Ali Imran [3]: 30). Dialah Zat yang benar firman-Nya, melaksanakan janji-Nya, dan semua itu tidak pernah teringkari. Allah berfirman, ‘Keputusan di sisi-Ku tidak dapat diubah, dan Aku sekali-kali tidak menganiaya hamba-hamba-Ku’ (QS Qaf [50]: 29). Karenanya, bertakwalah kalian kepada Allah dalam urusan sekarang maupun yang akan datang, dalam kerahasiaan maupun terang-terangan. ‘Sesungguhnya barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipatgandakan pahala baginya’ (QS At-Thalaq [65]: 5). ‘Dan barangsiapa bertakwa kepada Allah, sungguh ia telah memperoleh kemenangan yang besar’ (QS Al-Ahzab [33]: 71). Sesungguhnya ketakwaan kepada Allah menghindarkan dari kemarahan, hukuman, dan murka-Nya. Takwa kepada Allah akan membuat wajah bersinar terang, membuat Allah rida, dan meninggikan derajat. Lakukanlah dengan sepenuh kemampuan kalian, dan jangan sampai kurang di sisi Allah. Dia telah mengajarkan kepada kalian dalam kitab-Nya dan membentangkan jalan-Nya, untuk mengetahui siapa yang benar dan untuk mengetahui siapa yang dusta (QS Al-Ankabut [29]: 3). Maka, berbuat baiklah, sebagaimana Dia berbuat baik kepada kalian, dan musuhilah musuh-musuh-Nya. Berjihadlah di jalan Allah dengan sebenar-benarnya jihad. Dia telah memilih dan menamakan kalian sebagai Muslim (QS Al-Hajj [22]: 78). Agar orang yang binasa itu binasanya dengan keterangan yang nyata dan agar orang yang hidup itu hidupnya dengan keterangan yang nyata (QS Al-Anfal [8]: 42). Tiada daya upaya, kecuali hanya dengan kekuatan Allah. Karenanya, perbanyaklah mengingat Allah, dan beramallah untuk kehidupan setelah mati. Sesungguhnya orang yang membangun hubungan baik dengan Allah, Allah pun akan membuat baik hubungan orang itu dengan manusia lainnya. Karena Allah yang memberi ketetapan kepada manusia, sedang manusia tidak mampu memberi ketetapan kepada-Nya. Dia menguasai manusia, sedang manusia tidak bisa menguasai-Nya. Allah itu Maha Agung. Tiada daya dan kekuatan selain dengan kekuatan Allah Yang Mahatinggi dan Mahaagung.” (yan) Baca juga :

Read More

Tentara IDF Bertumbangan di Perbatasan Lebanon

Gaza — 1miliarsantri.net : Lagi dan lagi markas pasukan penjajahan Israel (IDF) mengumumkan kematian prajuritnya saat mencoba memasuki wilayah Lebanon. Sejauh ini, sudah 12 terbunuh akibat upaya Hizbullah mengadang masuknya tentara Israel ke lebanon. IDF pada Kamis pagi mengumumkan bahwa Sersan. Mayor Ronny Ganizate (36), dari Batalyon 5030 Brigade Alon, terbunuh saat melawan Hizbullah di Lebanon selatan. Prajurit cadangan lainnya dari Batalyon 5030 terluka parah dalam insiden yang sama dan dibawa ke rumah sakit, tambah militer. Menurut the Times of Israel, Ganizate adalah tentara Israel ke-12 yang tewas dalam serangan darat melawan Hizbullah di Lebanon dan selama operasi di perbatasan. Israel melancarkan serangan pada tanggal 23 September yang bertujuan untuk mengusir kelompok teror tersebut dari Lebanon selatan setelah setahun melakukan serangan lintas batas yang hampir terjadi setiap hari. Media Israel juga melaporkan pada Rabu bahwa pasukan penjajahan Israel mengumumkan cederanya 38 tentara mereka dalam 24 jam di sepanjang front utara di perbatasan antara Lebanon dan Palestina yang diduduki. Di lapangan, Perlawanan Islam di Lebanon berhasil menggagalkan berbagai upaya infiltrasi pasukan pendudukan Israel di berbagai titik di Lebanon Selatan sejak Selasa dini hari. Pada Rabu pukul 19.20, koresponden Al Mayadeen di Lebanon Selatan melaporkan bahwa pejuang Perlawanan berhasil menggagalkan 14 upaya serangan pasukan pendudukan Israel. Hizbullah telah melontarkan lebih dari 3.000 roket ke wilayah utara Israel – dan dalam beberapa kasus bahkan lebih jauh lagi – sejak Israel melancarkan serangannya pada tanggal 23 September. Israel mengatakan pihaknya berusaha untuk membuat situasi aman bagi sekitar 60.000 orang yang mengungsi akibat serangan Hizbullah yang sedang berlangsung sejak Oktober 2023 untuk kembali ke rumah mereka. Militer Israel mengatakan telah membongkar infrastruktur Hizbullah di sepanjang perbatasan dan membunuh ratusan pejuang Hizbullah. Mereka juga telah melakukan serangan udara lebih jauh ke wilayah Lebanon, termasuk serangan terhadap kota pesisir dekat Sidon yang menurut Lebanon menewaskan empat orang pada hari Rabu. Namun tidak disebutkan apakah keempat orang tersebut adalah warga sipil atau kombatan. Serangan terhadap Israel utara selama setahun terakhir telah mengakibatkan kematian 28 warga sipil. Selain itu, 34 tentara dan pasukan cadangan IDF tewas dalam pertempuran lintas batas dan dalam operasi darat yang dilancarkan di Lebanon selatan pada akhir September. Dua tentara tewas dalam serangan pesawat tak berawak dari Irak, dan ada juga beberapa serangan dari Suriah, tanpa ada korban luka. Hizbullah telah menyebutkan 516 anggotanya yang dibunuh oleh Israel selama pertempuran yang sedang berlangsung, sebagian besar di Lebanon tetapi beberapa juga di Suriah. 94 anggota lainnya, seorang tentara Lebanon, dan puluhan warga sipil juga tewas. Sementara itu, media Israel telah mengungkapkan bahwa meskipun Israel telah berbicara selama berminggu-minggu tentang “pengurangan” sistematis kemampuan gerakan Hizbullah, namun tentara tidak berbicara tentang sejauh mana “pengurangan” kemampuan mereka sendiri selama setahun terakhir di Gaza dan dengan di utara Israel, Middle East Monitor (MEMO) melaporkan pada hari Rabu. Menulis di surat kabar ekonomi Israel Calcalist, pakar urusan militer Yuval Azoulay menjelaskan bahwa pembunuhan Sekretaris Jenderal Hizbullah Hassan Nasrallah telah menempatkan Israel semakin dekat dengan perang komprehensif dengan tentara Israel yang kelelahan setelah perang terpanjang yang berkelanjutan dalam sejarahnya. Laporan Azoulay mengkonfirmasi bahwa dalam satu tahun terakhir, tentara kehilangan lebih dari 700 tentara di Gaza, dengan jumlah korban luka yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam berbagai tingkat, tulis MEMO. Korban luka sejauh ini diperkirakan berjumlah 11.000 pasukan tempur. Sedangkan menurut departemen rehabilitasi di Kementerian Pertahanan Israel, jumlah tentara yang terluka meningkat setiap bulan sekitar 1.000 orang. Ini adalah jumlah korban luka terbesar yang pernah diumumkan tentara Israel, setara dengan 12 batalyon yang dilumpuhkan. Baik pasukan reguler maupun cadangan yang akan berperang di front utara – yang dianggap lebih sulit, lebih besar, lebih kompleks dan lebih menantang – kelelahan akibat perang tanpa akhir di Gaza, kata Azoulay. Dia menuduh eselon politik di Tel Aviv bertanggung jawab atas situasi ini, karena mereka tidak mampu mengatur strategi apa pun dalam tindakan mereka di Gaza, dan jelas mengabaikan perang gesekan di utara yang telah berlangsung selama berbulan-bulan, tambah laporan itu. Lebih dari 100 tentara Israel mengancam akan berhenti bertugas di militer kecuali pemerintah berupaya menjamin gencatan senjata dan pembebasan tawanan di Gaza. Permintaan ini di tengah terus berkurangnya pasukan Israel yang tewas dan terluka di Gaza dan Lebanon. Surat tersebut, yang ditandatangani oleh 130 tentara dan ditujukan kepada para menteri Kabinet Israel dan kepala staf pasukan penjajahan Israel (IDF), termasuk tentara cadangan dan wajib militer dari berbagai unit militer, seperti Korps Lapis Baja, Korps Artileri, Komando Front Dalam Negeri, angkatan udara, dan angkatan laut. Tentara Israel bekerja di pengangkut personel lapis baja (APC) di Israel utara, Senin, 30 September 2024. – (AP Photo/Leo Correa)“Sekarang jelas bahwa melanjutkan perang di Gaza tidak hanya menunda kembalinya para sandera dari penawanan tetapi juga membahayakan hidup mereka: Sandera yang terbunuh oleh serangan IDF lebih banyak daripada mereka yang diselamatkan dalam operasi militer,” bunyi surat itu, menurut laporan Haaretz pada Rabu. “Kami, yang mengabdi dan mengabdi dengan penuh dedikasi dan mempertaruhkan nyawa, dengan ini mengumumkan bahwa jika pemerintah tidak segera mengubah arah dan berupaya mencapai kesepakatan untuk memulangkan para sandera, kami tidak akan dapat terus mengabdi.” Para prajurit menambahkan, “Bagi sebagian dari kami, garis merah telah dilewati; bagi yang lain, waktunya semakin dekat: harinya semakin dekat ketika kita, dengan hati yang hancur, berhenti melapor untuk bertugas.” (zul) Baca juga :

Read More

Indonesia Tantang Dominasi Thailand dan Malaysia

Jakarta — 1miliarsantri.net : Indonesia semakin gencar memasuki kancah persaingan industri halal global, dengan target ambisius menjadi pemain utama di sektor pangan halal dan modest fashion. Dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-39 yang digelar di ICE BSD, Tangerang, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengungkapkan strategi Indonesia untuk unjuk gigi di panggung internasional. Zulkifli Hasan, yang akrab disapa Zulhas, menyoroti kompetisi ketat dengan negara tetangga, terutama Thailand dan Malaysia, dalam memperebutkan posisi dominan di industri halal. “Thailand sedang gencar mempromosikan diri sebagai hub halal. Kita tidak boleh ketinggalan dalam persaingan ini,” tegas Zulhas. Untuk memperkuat posisinya, Indonesia menghadirkan 226 paviliun makanan dan minuman halal dalam TEI tahun ini, hasil kolaborasi antara Kementerian Perdagangan dan Kementerian Agama. Langkah ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memajukan industri halal tanah air. Selain pangan halal, Indonesia juga menargetkan sektor modest fashion yang sedang naik daun. Data dari State of the Global Islamic Economy Report 2023 menunjukkan potensi besar pasar ini, dengan proyeksi pertumbuhan dari 318 miliar dolar AS menjadi 428 miliar dolar AS pada 2027. Zulhas menekankan keunggulan Indonesia dalam industri modest fashion, “Kekayaan wastra budaya dan kreativitas tinggi menjadikan Indonesia sumber inspirasi modest fashion global.” Untuk memperkuat posisi ini, Jakarta Muslim Fashion Week diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian acara TEI. Upaya Indonesia ini sejalan dengan visi Presiden Joko Widodo untuk menjadikan Indonesia sebagai kiblat modest fashion dunia pada tahun 2024. “Kami bertekad mendeklarasikan Indonesia sebagai pusat modest fashion global melalui Jakarta Muslim Fashion Week 2024,” ujar Zulhas. Antusiasme terhadap inisiatif Indonesia terlihat dari jumlah pembeli internasional yang hadir di TEI. Pada hari pembukaan saja, tercatat sekitar 7.000 buyer dari mancanegara, dengan ekspektasi mencapai 30.000 pengunjung hingga akhir pameran. Dengan strategi komprehensif ini, Indonesia optimis dapat bersaing dan bahkan unggul dalam industri halal global, menantang dominasi negara-negara tetangga yang sudah lebih dulu mapan di sektor ini. (wink) Baca juga :

Read More

Jakarta Muslim Fashion Week, Tumpuan Modest Fashion Indonesia

Jakarta — 1miliarsantri.net : Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2025 disebut sebagai salah satu event modest fashion yang akan menjadi tumpuan modest fashion Indonesia menuju global. Hal tersebut disampaikan Advisory Board Indonesian Fashion Chamber (IFC) Ali Charisma. Tak hanya itu, Ali menilai tren mode fesyen Indonesia sudah mampu mengikuti konsep dunia yaitu sustainability. “Yang mana Indonesia bisa jadi gudangnya konsep sustainable fesyen. Jadi modest fesyen Indonesia harus mengangkat sustainable fesyen, juga bisa bersaing di kancah dunia dan menjadi tuan rumah atau menguasai pasar di Indonesia,” terang Ali kepada media. Ia pun berharap ke depannya tidak akan ada kesenjangan antara fesyen global dengan modest fesyen Indonesia. Pesan Ali untuk para pecinta fesyen, “Temukan kekayaan modest fesyen Indo hanya di JMFW 2025.” Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2025 telah resmi dibuka kemarin. Event tahunan ini berlangsung pada 9-12 Oktober 2024 ini diselenggarakan bersamaan dengan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-39 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Banten. (Iin) Baca juga :

Read More

Mencari Keadilan ke Pengadilan, Dapatkah Keadilan?

Surabaya — 1miliarsantri.net : Seorang laki-laki di Banyuwangi dijebloskan ke penjara gara-gara mencuri tiga ekor ayam milik tetangganya. Oleh pengadilan di bulan november 2023 yang bersangkutan dijatuhi hukuman 10 bulan penjara. Di Jembrana Pengadilan Negeri Negara telah mengadili seorang oknum polisi yang bertugas di satuan polres Jembrana. karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencurian dua ekor sapi milik warga di desa Berangbang, sang polisi telah dijatuhi hukuman oleh hakim 4 bulan penjara. Pada bulan juli 2024 majelis hakim juga telah mengadili kasus korupsi pembangunan jalan Tol jakarta-cikampek dua (tol layang MBZ). Oleh hakim dari 4 orang terdakwa, ada yang dijatuhi hukuman 3 tahun dan 4 tahun penjara. Dari tiga kasus ini kita melihat masing-masing hakim sudah melaksanakan tugasnya dengan mengadili dan menjatuhkan hukuman terhadap masing-masing pelaku tindak pidana tersebut. Tetapi yang menjadi pertanyaan kenapa semakin besar nilai material dari tindak pidana yang dilakukannya hukumannya tampak semakin tidak sebanding atau semakin ringan. Dalam kasus pencurian tiga ekor ayam yang nilainya mungkin hanya sekitar Rp.150 ribu hukumannya 10 bulan penjara. Dalam pencurian 2 ekor sapi yang nilainya sekitar Rp.50 juta hukumannya hanya 4 bulan penjara. Dalam kasus korupsi Tol Layang MBZ kerugian negara sekitar Rp 510 milyar dengan pelaku 4 orang atau rata-rata Rp.127,5 Milyar/orang, hukumannya perorang hanya antara 3 dan 4 tahun penjara. Dari tiga kasus ini terlihat, semakin besar nilai yang dia curi atau korup tampak semakin lebih ringan hukumannya. Apalagi kalau kita coba bandingkan dengan kasus penyerobotan lahan negara untuk perkebunan kelapa sawit seluas 37.095 hektare di Riau yang digarap oleh sebuah perusahaan sejak tahun 2003-2022 dimana kerugian negara dalam kasus ini mencapai Rp104,1 triliun yang terdiri dari kerugian keuangan negara senilai Rp 4,9 triliun dan kerugian perekonomian negara sebanyak Rp 99,2 triliun. Oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pemilik perusahaan tersebut tahun 2022 telah divonis pidana penjara selama 15 tahun dan denda sebesar Rp1 miliar dengan subsidair 6 bulan kurungan serta pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti sebesar Rp 2,2 triliun dan pembayaran kerugian perekonomian negara sebesar Rp 39 triliun. Dari kasus-kasus di atas muncul pertanyaan apakah dunia peradilan kita sudah bisa berbuat adil terhadap para pelaku tindak pidana tersebut? Para ahli hukum tentu akan berbeda pendapat dalam melihatnya. Tetapi ada kata-kata Bismar Siregar seorang hakim agung (almarhum) yang menarik untuk diperhatikan dimana beliau menyatakan bahwa saya dalam menjatuhkan hukuman selain memperhatikan hal-hal yang seharusnya diperhatikan oleh seorang hakim saya juga kata beliau mempergunakan rasa keadilan (bukan rasa kasihan) dalam menjatuhkan vonis. Jika kata-kata Bismar Siregar ini kita jadikan sebagai tolok ukur dalam menilai dunia peradilan kita saat ini, apakah dunia peradilan kita sudah bisa melaksanakan tugas dan fungsinya dengan sebaik-baiknya? Silahkan masing-masing kita untuk menilai dan menjawabnya. (yan) Baca juga :

Read More

Israel Kembali Bombardir Sekolah di Gaza

Gaza — 1miliarsantri.net : Israel terus melakukan serangan brutal ke sejumlah wilayah di Jalur Gaza. Setidaknya 28 warga sipil syahid dan 54 lainnya terluka pada hari Kamis dalam pemboman pendudukan Israel terhadap sebuah sekolah yang menampung pengungsi di sebelah barat kota Rafah. Sebnyak 28 orang, termasuk anak-anak dan perempuan, syahid, dan beberapa lainnya terluka, beberapa di antaranya dalam kondisi kritis, akibat pemboman pendudukan di Sekolah Rafidah, yang menampung para pengungsi. Sekolah yang terkena dampak di sisi barat Deir el-Balah itu menampung ribuan keluarga Palestina yang terpaksa mengungsi dari wilayah tengah dan melintasi Jalur Gaza. Banyak dari korbannya adalah perempuan dan anak-anak setelah pasukan Israel mengebom tempat penampungan sekolah. Puluhan korban dibawa ke rumah sakit di Deir el-Balah, Gaza tengah. Terlihat adegan berdarah dan meresahkan dari para korban yang dipindahkan dari lokasi serangan ke Rumah Sakit Al-Aqsa. Di bagian gawat darurat rumah sakit terlihat anak-anak terbakar habis, dan banyak perempuan juga terbunuh atau terluka parah. Sumber-sumber medis mengatakan mereka menghadapi kesulitan dalam mengatasi situasi ini karena kekurangan pasokan medis penting yang kronis. Beberapa korban luka kini dirawat di lantai rumah sakit. Ini adalah kesekian kalinya Israel menyerang sekolah penuh pengungsi di Gaza. Pada 1 Agustus, setidaknya 15 orang syahid dalam serangan Israel terhadap Sekolah Dalal al-Mughrabi di utara Kota Gaza. Sementara pada tanggal 3 Agustus 16 orang lainnya syahid dalam pemboman Sekolah Hamama, juga di Kota Gaza. Seorang warga sipil juga syahid dan lainnya terluka akibat pesawat pendudukan yang membom sekelompok warga di wilayah Saftawi di utara wilayah Jalaa barat laut Kota Gaza. Lima warga sipil Palestina dari satu keluarga juga syahid dalam pemboman pendudukan Israel di kota Khan Younis di Jalur Gaza selatan pada Rabu. Pendudukan mengebom rumah warga setempat Saqr Al-Amour di daerah Al-Fakhari sebelah timur Khan Yunis, yang menyebabkan pembunuhannya, istri dan ketiga anaknya, yang bungsu berusia tujuh bulan. bayi perempuan tua. Artileri pendudukan menargetkan rumah warga di utara kamp Al-Nuseirat, kamp Al-Bureij di Jalur Gaza tengah, sekitar kawasan Al-Tawam dan Al-Atatra di kota Beit Lahia di Jalur Gaza utara, dan sekitarnya. dari Jalan 8 di selatan lingkungan Al-Zeitoun di tenggara Kota Gaza. Tentara pendudukan juga meledakkan bangunan tempat tinggal di daerah Al-Tawam di Jalur Gaza utara, sementara pesawat pendudukan melancarkan serangan yang menargetkan tanah Al-Barawi di seberang Bank Palestina di daerah Sheikh Zayed di Jalur Gaza utara. Selain itu, sumber-sumber lokal melaporkan bahwa pendudukan melakukan pengepungan ketat di Jalur Gaza utara dan mengisolasinya sepenuhnya dari Kota Gaza, serta telah mencegah masuknya pasokan kebutuhan pokok ke Jalur Gaza utara sejak Ahad lalu. Pasukan penjajah melanjutkan agresi brutal di Jalur Gaza, baik melalui darat, laut, dan udara, sejak 7 Oktober 2023, yang mengakibatkan terbunuhnya 42.010 warga, dan melukai 97.720 lainnya. Sebagian besar adalah anak-anak dan perempuan. Jumlah korban jiwa belum lengkap, karena ribuan orang hilang masih berada di bawah reruntuhan. (zul) Baca juga :

Read More

1.020 Santri Bisa Studi di Perguruan Tinggi Ternama Berkat Dana Abadi Pesantren

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Kementerian Agama (Kemenag) RI berkomitmen meningkatkan mutu pesantren melalui berbagai program. Salah satunya mengoptimalkan Dana Abadi Pesantren. Menurut Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Basnang Said, Dana Abadi Pesantren telah diimplementasikan untuk mendukung pendidikan santri di berbagai perguruan tinggi. Pada 2023, sebanyak 1.020 santri berprestasi dikirim untuk melanjutkan studi di kampus-kampus ternama dalam negeri. “Tahun 2023, telah kita implementasikan Dana Abadi Pesantren dengan kita mengirimkan 1.020 santri-santri kita untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi excellent di tanah air,” ujar Basnang dalam Simposium Pesantren 2024 di Auditorium Mandiri Lantai 4 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (Fisipol UGM), Basnang menjelaskan, kebijakan ini merupakan bagian dari upaya melahirkan teknokrat, ekonom, dan pemimpin masa depan yang berasal dari pesantren, dalam rangka menyambut Indonesia Emas 2045. “Dalam rangka melahirkan teknokrat dan ekonom di tubuh pondok pesantren,” ungkapnya. Selain program beasiswa gelar atau degree, Kemenag juga memiliki program beasiswa non-degree yang memungkinkan pengasuh pondok pesantren, serta santri, untuk mempelajari dan membandingkan manajemen pengelolaan lembaga pendidikan Indonesia dengan luar negeri. Hal ini untuk memperbaiki manajemen pesantren dalam menyambut 100 tahun Indonesia pada 2045. “Ke depannya, penting di tubuh pondok pesantren kita memperbaiki manajemennya dan harus kita utus santri kita untuk belajar manajemen dan banyak hal dalam rangka menyambut 100 tahun Indonesia di 2045,” katanya. Dalam momentum Hari Santri 2024, Kemenag juga akan mengesahkan peta jalan pendidikan dan dakwah pesantren yang dirancang untuk memperkuat fungsi pesantren di masa depan. Desain ini diharapkan menjadi “kado” bagi peringatan Hari Santri, sebagai bagian dari visi besar Indonesia Emas 2045. “Kami sangat berharap, desain-desain yang kita diskusikan pada hari ini akan menguatkan peta jalan pendidikan dan dakwah pesantren yang insyaallah kita sahkan setelah Hari Santri, sebagai kado Hari Santri 2024,” pungkasnya. (mif) Baca juga :

Read More

Setahun Konflik Palestina-Israel Telan 42.000 Korban Jiwa

Jakarta — 1miliarsantri.net : Oktober 2024 menjadi menandai setahun konflik antara Palestina dengan Israel. Konflik besar yang dimulai pada 7 Oktober 2023 lalu ini diperkirakan menelan korban jiwa sebanyak 42.000 warga Palestina. Terkait konflik yang berkepanjangan itu, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Cholil Staquf (Gus Yahya) menegaskan pentingnya menghentikan kekerasan di Gaza. Ia menekankan bahwa apapun alasannya, kekerasan harus diakhiri sebelum menyoal hal lain. Hal itu diungkapkan sebagai respons atas terjadinya konflik yang berujung pada genosida di Gaza, Palestina yang telah berlangsung selama setahun, sejak 7 Oktober 2023 lalu. “Kami sudah menyatakan, sejak itu (perang) meletus, pernyataan kami adalah hentikan kekerasan, hentikan kekerasan segera. Apapun alasannya, urusan yang lain, soal nanti kita berunding, tapi berhenti dulu kekerasan,” kata Gus Yahya. Dia juga memperingatkan, konflik yang tidak berkesudahan itu juga menjalar ke negara-negara tetangga yakni Lebanon, Iran, dan Yaman. Gus Yahya mewanti-wanti bahwa konflik yang tidak segera diatasi itu dapat mengancam dunia dari bayang-bayang perang besar. “Karena kalau kekerasan tidak berhenti, kekerasan apapun, selama tidak dihentikan, dia akan terus meluas, dan karena ini tidak dihentikan sampai sekarang, ini akan terus meluas,” ucapnya. Kalau tidak dihentikan, jangan kaget kalau kemudian meluas sampai kita berada dalam ancaman perang besar yang luar biasa berbahaya bagi dunia,” tambah Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah itu. Dalam konteks ini, PBNU mendorong dialog dan diplomasi dalam menghadapi situasi krisis di Gaza. Sementara itu, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu’ti menyampaikan duka cita, dan Muhammadiyah terus berkomitmen untuk membantu rakyat Palestina supaya lepas dari penjajahan Israel. Muhammadiyah melalui Lazismu dan Muhammadiyah AID, kata Mu’ti, terus membantu rakyat Palestina baik dalam bentuk barang dan lain sebagainya, termasuk bantuan di bidang pendidikan bagi anak-anak Palestina terdampak konflik berkepanjangan. Muhammadiyah senantiasa berupaya membangun perdamaian, tidak hanya membantu ketika terjadi konflik, melainkan juga ikut andil membangun masa depan yang damai melalui bantuan di bidang pendidikan bagi anak-anak Palestina. “Apa yang dilakukan Muhammadiyah untuk membantu Palestina telah berjalan jauh sebelum kasus terakhir pada Oktober 2023. Muhammadiyah memberikan perhatian sangat serius terhadap isu di Gaza terutama pada edukasi,” kata Mu’ti. Guru Besar Bidang Pendidikan Agama Islam ini menyampaikan, Muhammadiyah saat ini telah memiliki lembaga pendidikan tingkat dasar di Lebanon yang diperuntukkan bagi anak-anak Palestina. Tidak hanya satu, tapi Muhammadiyah telah mendirikan dua sekolah untuk mereka pada 2020 dan 2022. “Jadi, Muhammadiyah berusaha fokus pada satu aspek yang juga penting dalam pemenuhan hak asasi manusia yakni hak atas pendidikan bagi para pengungsi, khususnya pengungsi Palestina di Beirut,” katanya. Pendidikan sebagai pemenuhan hak asasi manusia, Muhammadiyah juga memberikan beasiswa kepada rakyat Palestina yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Beasiswa tersebut dapat diakses di Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA). (rid) Baca juga :

Read More