Ghibah Itu Sama Seperti Memakan Bangkai Saudara Kita Sendiri

Dengarkan Artikel Ini

Yogyakarta – 1miliarsantri.net : Sebagian besar masyarakat di Indonesia, baik yang berada di perkotaan maupun mereka yang tinggal di pelosok pedesaan, tentu tidak akan pernah meninggalkan yang nama mengghibah. Namun pernah kah kita sadari bahwa mengghibah itu sama hal nya dengan kita memakan bangkai saudara sendiri.

Sebagaimana Allah SWT berfirman,

وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ

“Dan janganlah kalian saling menggunjing. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang” (QS. Al-Hujurat: 12).

Dalam ayat di atas, Allah ta’ala menyamakan orang yang mengghibah saudaranya, sama halnya seperti memakan bangkai saudaranya tersebut. Apa rahasia dari penyamaan ini?

Imam Qurthubi dalam tafsirnya menjelaskan, “Ini adalah permisalan yang amat mengagumkan, diantara rahasianya adalah:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *