Beginilah Kehidupan Warga Muslim Kulit Hitam di Inggris

London — 1miliarsantri.net : Setiap kali Aisha-Asher Morgan bertemu seseorang untuk pertama kalinya, ia biasanya tahu apa yang mereka tanyakan. Dengan perpaduan khas antara kebingungan dan rasa ingin tahu, hanya sampai orang tersebut mengumpulkan keberanian untuk mengajukan pertanyaan. Pada saat itu, barulah Aisha-Asher Morgan dapat memuaskan rasa ingin tahu mereka. “Dari mana tepatnya Anda berasal?” Aisha-Asher Morgan cukup mengerti mengapa orang sulit mengetahui asal usulnya. Ia memiliki mata biru-abu-abu, kulit sawo matang, bibir penuh, dan hidung mancung. Selain itu, dia mengenakan jilbab. Jadi, tidak mungkin untuk mengetahui etnisitasnya dari tekstur rambutnya, kecuali jika menunjukkan foto tanpa jilbab. “Kamu berasal dari mana?” “Dari mana Anda berasal?” atau “Apa ras Anda?” adalah pertanyaan-pertanyaan yang secara praktis telah dia terima sepanjang hidupnya. Meskipun hal ini dulunya merupakan sumber frustrasi yang konstan ketika masih muda. Namun, sekarang telah berubah menjadi eksperimen sosial kecilnya sendiri. Aisha-Asher Morgan tidak pernah menjawab pertanyaan tersebut tanpa terlebih dahulu bertanya, “Menurut Anda, dari mana saya berasal?” Ia telah menerima begitu banyak jawaban yang berbeda selama bertahun-tahun, mulai dari Maroko, Aljazair, Pakistan, Somalia, dan Brasil. Namun, tidak pernah ada orang yang bisa menjawab identitasnya dengan tepat: Ia orang Jamaika, dan ya, ia berkulit hitam. Tanggapan awal yang biasanya ia dapatkan adalah keterkejutan. “Tidak mungkin!” “Serius?!” “Ya Tuhan!”, dan seterusnya. Bahkan, ia kerap dianggap berbohong terkait asal-usulnya itu. Sebagian besar orang tidak dapat memahami gagasan bahwa Muslim Jamaika itu ada. Terlepas dari kenyataan bahwa sebagian besar orang di Karibia (terutama mereka yang berasal dari keturunan Afrika dan Asia Selatan) memiliki garis keturunan dengan Islam, Muslim Karibia tidak dapat melepaskan diri dari stereotip bahwa kami adalah orang Kristen atau Rasta. Orang-orang tidak menyadari bahwa ada komunitas Muslim yang besar di seluruh Karibia, dan tentu saja tidak mengetahui bahwa banyak nenek moyang yang dibawa ke Karibia dari Afrika Barat/Tengah adalah Muslim (meskipun Aisha-Asher Morgan mengakui sistem spiritual mereka sebelum kedatangan Islam di Afrika). ”Meskipun begitu, keterkejutan awal cenderung berubah menjadi dua reaksi yang sangat berbeda,” kata Aisha saat menceritakan pengalamannya melalui laman About Islam, dikutip Selasa (10/10/2023). Sebagian besar menanggapi dengan penuh kegembiraan, yang kemudian berubah menjadi banyak pertanyaan tentang keluarga dan warisan Aisha-Asher Morgan. Tetapi ia juga menerima reaksi yang sama sekali berbeda, kekecewaan. Lucunya, dan Aisha-Asher Morgan merasa sedih untuk mengatakannya, sebagian besar prasangka yang ia hadapi sebagai seorang wanita kulit hitam-Muslim datang dari Muslim lainnya. Hal ini tidak boleh dilihat sebagai cerminan dari Islam itu sendiri; Islam sebagai sebuah doktrin tidak mengajarkan diskriminasi rasial. ”Namun, janganlah kita menjadi naif. Diskriminasi rasial adalah sebuah isu dalam komunitas Muslim, dan hal ini terutama ditujukan kepada saudara-saudari kita yang berasal dari keturunan Afrika/Karibia,” pungkas Aisha. (uut/AP) Baca juga :

Read More

Pemerintah Terus Pacu Kemandirian Pesantren, Agar Dapat Dirasakan Manfaat nya Oleh Masyarakat

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Pemerintah terus mendorong implementasi kemandirian pesantren. Untuk mewujudkan hal tersebut, Kementerian Agama (Kemenag) memberikan stimulan atau rangsangan untuk mendorong ekonomi pesantren. Hal itu ditegaskan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. Dia menyebut program kemandirian pesantren menjadi amanah Presiden Joko Widodo. “Beberapa hari lalu saya bertemu Presiden Joko Widodo, mengamanahkan untuk lebih memperhatikan ekonomi pesantren,” ujar Menag Yaqut saat “Sarasehan Kyai Muda Pesantren” di Pondok Pesantren Krapyak, Bantul, Yogyakarta. Yaqut juga berharap, program kemandirian pesantren dapat dirasakan seluruh warga pesantren hingga masyarakat luas. “Saya ingin masyarakat merasakan manfaat yang lebih dari program pemerintah, terlebih pondok pesantren dan banyak pihak,” lanjut Menag. Yaqut menilai dengan ekonomi pesantren yang kuat, maka dakwah akan lebih mudah tersampaikan di tengah masyarakat. Kementerian Agama bisa memberikan stimulan/rangsangan untuk mengembangkan sekaligus mendorong ekonomi pesantren. “Di sinilah titik penting program ekonomi pesantren. Ekonomi pesantren harus dikembangkan mulai dari pelatihan hingga pemasaran hasil produk untuk memakmurkan lingkungan pesantren. Maka dari itu, harus ada kegiatan produktif di lingkungan pesantren,” pungkas Yaqut. (mif) Baca juga :

Read More

Terdapat 5 Air Ibu Tak Bisa Digantikan Siapapun

Jakarta — 1miliarsantri.net : Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Muhammad Ali Ramdhani mengatakan, ada 5 air yang dihasilkan ibu yang tak bisa digantikan oleh siapapun di dunia. Memurufnya hal ini penting untuk direnungi karena mayoritas yang ada dalam tubuh manusia adalah air dan itu merupakan sumbangsih dari seorang ibu. “Tubuh kita terdiri dari air. 85 persen tubuh kita terdiri dari air. Dan penyumbang utama air kehidupan bagi kita adalah ibu kita,” terang Kang Dhani kepada 1miliarsantri.net, Senin (09/10/2023). Lima air yang dipersembahkan oleh sosok ibu ini tak pernah bisa digantikan oleh siapapun karena benar-benar menjadi penopang kehidupan. “Air yang pertama adalah air ketuban. Ketika kita tumbuh menjadi sosok janin, air ketuban inilah yang menopang hidup. Dan ini didedikasikan oleh seorang ibu dengan mengambil air dari tubuhnya,” ungkapnya. Air kedua adalah air darah ibu yang ketika janin tumbuh menjadi jabang bayi, ibu memberikan air darahnya. Ketiga adalah air susu yang merupakan saripati makanan yang ia konsumsi dan dikorbankan untuk membesarkan anaknya. Keempat adalah air keringat untuk menjaga anaknya agar mampu tumbuh dan berkembang dengan baik. “Terakhir (yang kelima), yang selalu menghantar kesuksesan orang-orang hebat adalah air mata seorang ibu yang mengiringi kehidupan anaknya,” lanjutnya. Dia mengajak kepada setiap insan manusia untuk senantiasa menghormati sosok Ibu karena hanya dengan cara itulah manusia akan memiliki makna terhadap kehidupan. Menurutnya, penciri orang hebat itu diantaranya adalah selalu menghormati ibunya. Pesan ini juga khusus ia berikan kepada para guru besar untuk senantiasa bersyukur. Allah swt telah menjanjikan bahwa siapa saja yang bersyukur, maka akan ditambah nikmatnya. Namun ia juga mengingatkan bahwa syukur akan ditolak di pintu langit manakala tidak bisa bersyukur kepada sesama manusia khususnya orang tua. Oleh karena itu Kang Dhani mengajak kepada para profesor untuk menyampaikan terima kasih kepada orang-orang yang telah berjasa dalam menghantarkan kepada capaian ini. Terutama kepada orang tua yakni ibu, yang merupakan darah daging dan menjadikan kita hadir di dunia. Selanjutnya Kang Dhani mengatakan bahwa capaian menjadi guru besar atau profesor merupakan prestasi yang luar biasa. Namun prestasi ini tidak boleh diartikan hanya sebagai penghargaan namun lebih dari itu, menjadi seorang profesor adalah sebuah tantangan. “Guru Besar merupakan wujud penghargaan dan pengakuan akademik atas dedikasi dan prestasi luar biasa, yang tidak boleh sekedar dimaknai sebagai sebuah penghargaan tetapi sebuah tantangan yang lebih besar,” imbuhnya. Wujud tantangan tersebut menurutnya adalah sebuah tuntutan jika seorang profesor harus mengajarkan hal-hal up to date (termutakhir) kepada mahasiswa. “Ilmu selalu bergerak dan berubah secara cepat, yang meniscayakan para Guru Besar tidak berada pada zona nyaman dan berhenti pada proses belajar. Berhentinya proses belajar bagi seorang dosen merupakan kematian hakiki dari statusnya sebagai seorang pendidik,” pungkasnya. (wink) Baca juga :

Read More

Rasulullah SAW Mengajarkan 11 Adab Ketika Berada di Kamar Kecil

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Rasulullah SAW mengajarkan kepada seluruh umatnya agar bertutur kata dan berperilaku sesuai dengan adab dan tuntunan dalam Islam. Termasuk ketika hendak membuang hajat, umat Islam dianjurkan untuk mengikuti cara Rasulullah SAW ketika buang hajat. Berikut ini beberapa adab terkait dengan buang hajat mengutip buku Nabi Muhammad sehari-hari karya Muhammad Ismail Al-Jawisy: بِسْمِ اللهِ اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِك من الْخُبْثِ وَالْخَبَائِثِ “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan jin laki-laki dan perempuan, serta dari kotoran dan perbuatan kotor setan yang terkutuk.” عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَتَيْتُتُمْ الْغَائِطَ فَلَا تَسْتَقْبِلُوا الْقِبْلَةَ بِغَائِطٍ وَلَا بَوْلٍ وَلَا تَسْتَدْبِرُوهَا Dari Abu Ayyub Al Anshari, dia berkata, Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika engkau buang hajat maka janganlah menghadap kiblat atau membelakanginya, baik buang air besar ataupun air kecil.” عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اتَّقُوا الْمَلَاعِنَ الثَّلَاثَةَ الْبَرَازَ فِي الْمَوَارِدِ وَقَارِعَةِ الطَّرِيقِ وَالظِّلِّ. (رواه أبو داود) dari Mu’adz bin Jabal, dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Takutlah kalian terhadap tiga hal yang terlaknat; buang air besar di sumber air, tengah jalanan, dan tempat berteduh.” (HR Abu Dawud (no 24), Ibnu Majah (no.328)). “Jika ada dua orang di antara kalian yang sedang buang hajat, maka janganlah bercakap-cakap, karena sesungguhnya Allah murka akan perbuatan itu.” (mif) Baca juga :

Read More

Doa Orang Yang Tidak Akan Tertolak dan Waktu Dikabulkan nya Doa

Surabaya — 1miliarsantri.net : Doa adalah salah satu cara utama bagi umat Islam untuk berkomunikasi dengan Allah SWT. Doa dalam Islam digunakan untuk berbagai tujuan, seperti memohon petunjuk, kesembuhan, keberkahan, perlindungan, ampunan, atau untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT. Doa dapat dilakukan dalam bahasa Arab atau bahasa ibu masing-masing. Bahasa Arab digunakan dalam doa untuk membaca Alquran, sementara doa pribadi bisa dalam bahasa yang lebih dimengerti oleh diri masing-masing. Umat Islam dapat berdoa dengan mengangkat tangan. Doa biasanya dimulai dengan memuji Allah SWT, kemudian diikuti dengan permohonan atau ungkapan keinginan, dan diakhiri dengan salam. Doa dalam Islam adalah cara untuk menjalin hubungan yang lebih dalam dengan Allah SWT dan meminta bimbingan serta berkah-Nya dalam kehidupan sehari-hari. Ini adalah salah satu bentuk ibadah yang sangat penting dalam agama Islam. Berdoa juga termasuk hal yang disukai oleh Allah dan Rasul-Nya. Allah tidak menyukai orang yang tidak berdoa kepadanya karena dianggap sombong. Dalam surat Al-Baqarah ayat 186, Allah SWT berfirman: وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَإِنِّيْ قَرِيْبٌ أُجِيْبُ دَعْوَةَ الدّاعِ إِذَا دَعَانِ Artinya: “Dan apabila hamba-hamba-ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang aku, maka sesungguhnya aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-ku.” (QS Al-Baqarah ayat 186) Berdasarkan ayat di atas, Allah SWT pasti akan mengabulkan doa-doa yang dipanjatkan kepada-Nya dan hanya Allah SWT yang tahu kapan dikabulkan. Namun, ada beberapa orang yang doanya tidak akan ditolak Allah SWT. Berdasarkan beberapa hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad, Abu Dawud, Turmudzi, Ibnu Majah dan Umar, terdapat tujuh orang yang yang tidak akan ditolak doanya oleh Allah SWT. Ini dia! Doa juga dapat digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memperdalam hubungan spiritual. Umat Islam dianjurkan untuk berdoa sepanjang waktu, tetapi ada waktu-waktu tertentu yang sangat dianjurkan untuk berdoa. Menukil buku “Kumpulan Doa Makbul: Berdoa Sesuai dengan Al-Quran dan Sunnah” karya Neni Nuraini, berikut beberapa waktu yang ampuh terjawab (mustajab) menurut Islam: (yat) Baca juga :

Read More

Serangan Hamas ke wilayah Israel Berkaitan Dengan Ketidakadilan Selama 75 Tahun

Tepi Barat — 1miliarsantri.net : Hamas kembali telah melancarkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya ke Israel, dengan para militannya memasuki komunitas-komunitas di dekat Jalur Gaza, Sabtu pagi (07/10/2023) waktu setempat. Serangan yang dinamai “Operasi Badai Al Aqsa” ini meluncurkan lebih dari 5.000 roket ke arah Israel. Israel juga telah berulang kali menyerang Hamas dengan serangan udara yang menargetkan situs-situs militan di Gaza. Pemerintah Palestina mengatakan, alasan di balik serangan pasukan Hamas ke wilayah Israel yang tak lain berkaitan dengan ketidakadilan yang dialami rakyat Palestina selama 75 tahun. Selain itu, penolakan Israel terhadap perjanjian yang telah ditandatangani dan ketidakpatuhan mereka terhadap resolusi-resolusi internasional yang sah, telah menyebabkan terhentinya proses perdamaian. “Tidak adanya solusi terhadap permasalahan Palestina setelah 75 tahun penderitaan dan pengungsian, berlanjutnya kebijakan standar ganda, dan diamnya komunitas internasional mengenai praktik kriminal dan rasis yang dilakukan pasukan pendudukan Israel terhadap rakyat Palestina, dan berlanjutnya ketidakadilan dan penindasan yang dialami rakyat Palestina adalah alasan di balik situasi yang meledak-ledak ini dan tidak adanya perdamaian dan keamanan di wilayah tersebut,” tulis Kementerian Luar Negeri Palestina melalui akun media sosial X, Sabtu (07/10/2023). Serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023 menandai eskalasi kedua pihak sejak mereka terlibat perang 11 hari pada tahun 2021. Lantas, apa pemicu Hamas menyerang Israel? Dilansir Al Jazeera, juru bicara Hamas Khaled Qadomi mengatakan serangan ini diklaim Hamas sebagai balasan atas serangkaian tindakan Israel di Yerusalem dan Tepi Barat. Setidaknya tercatat, 700 kali kekerasan pemukim Israel ke warga Palestina di Tepi Barat pada 2023. Pemukim Israel mengambil alih paksa rumah-rumah warga Palestina. Pengusiran ini bahkan tak jarang hanya jadi tontonan pihak keamanan Israel. Selain itu di Yerusalem, kelompok Ultranasionalis Yahudi memaksa masuk kompleks Masjid Al Aqsa untuk melakukan perjalanan yang dianggap provokatif. Di luar itu, faktor lain sedang terjadi proses normalisasi hubungan Arab Saudi-Israel yang dimediasi Amerika Serikat. Jika Arab Saudi setuju dan mengakui kedaulatan Israel, negara-negara Arab lainnya akan melakukan hal yang sama. Hal ini akan merugikan kelompok-kelompok pejuang Palestina. Selain itu, Israel tengah dilanda perpecahan politik. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang terlibat skandal korupsi, mencoba mengubah sistem peradilan di Israel. demonstrasi dari oposisi dan warga Israel pun bermunculan pada awal 2023. Ia juga mengeluarkan Undang-Undang yang membuat perdana menteri tidak bisa dipecat. Mantan Komandan NATO, James Stavridis menyebut perpecahan politik dalam negeri Israel jadi peluang potensial Hamas dan pendukungnya untuk melakukan serangan. Sementara itu kurang dari 24 jam usai diserang Hamas, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan kabinet Israel resmi mendeklarasikan perang. Ini menjadi deklarasi perang pertama Israel, setelah 50 tahun Perang Yom Kippur di tahun 1973. Deklarasi perang ini artinya militer Israel diberikan lampu hijau untuk mengerahkan kekuatan secara signifikan. (ngat)

Read More

Puncak Peringatan Hari Santri Nasional 2023 Akan Diadakan di Surabaya

Jakarta — 1miliarsantri.net : Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Muhammad Ali Ramdhani menuturkan Apel Puncak Hari Santri Nasional 2023 akan digelar di kawasan Tugu Pahlawan Surabaya, Jawa Timur pada 22 Oktober 2023. Hal tersebut pasca diluncurkan nya logo dan tema Hari Santri Nasional 2023 oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dan sekaligus menjadi tanda dimulainya rangkaian hajat tahunan para santri di seluruh Indonesia, hinggga puncaknya pada 22 Oktober 2023. “Peringatan Hari Santri 2023 mengusung tema Jihad Santri Jayakan Negeri. Apel Puncak Hari Santri 2023, akan berlangsung di Tugu Pahlawan Surabaya. Tahun ini akan menjadi apel yang istimewa dan spesial, karena Insya Allah yang akan menjadi inspektur upacara adalah bapak presiden Joko Widodo,” terang Kang Dhani, sapaan akrab nya kepada 1miliarsantri.net, Senin (09/10/2023). Kang Dhani menambahkan, apel tersebut akan dihadiri sekitar 15 ribu peserta. Panitia juga mengundang beberapa pihak, antara lain Wakil Presiden, para menteri Kabinet Indonesia Maju, para duta besar negara tetangga, Jaksa Agung, Kapolri, pimpinan TNI dan tokoh-tokoh Masyarakat. Menuju acara puncak tersebut, Kemenag juga akan menyelenggarakan beberapa rangkaian kegiatan untuk memeriahkan Hari Santri 2023. “Setelah launching ini kami akan menyelenggarakan festival seni dan budaya santri yang kami sebut dengan ‘Festival Mahrojan’,” ungkap Kang Dhani. Festival Mahrojan akan berlangsung di Kawasan Kota Lama Semarang, Jawa Tengah mulai 14 hingga 22 Oktober. Ada tiga kegiatan yang akan digelar, yaitu: Pameran Seni Rupa, Malam Gebyar Seni Budaya, serta Melukis Bareng Gus Men dan Gus Mus. Selanjutnya, akan digelar juga Kemandirian Pesantren Expo. “Dalam kegiatan ini, akan melibatkan kampus-kampus Islam Negeri, pesantren penerima bantuan inkubasi bisnis pesantren tahun 2021-2023, dan mitra bisnis pesantren,” ungkap Kang Dhani, sapaan akrabnya. Sebagai bagian dari Kemandirian Pesantren Expo, akan dilakukan juga Kopdar Akbar Kemandirian Pesantren. Kegiatan ini akan melibatkan 300 peserta yang terdiri dari pengasuh dan pimpinan pondok pesantren. “Ada lima titik penyelenggaraan Kopdar Akbar Kemandirian Pesantren ini, yaitu di Jawa Timur, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Banten,” imbuh Kang Dhani. Kang Dhani melanjutkan, sebagai pamungkas, di malam 22 Oktober, Kemenag bekerja sama dengan PBNU mengadakan ‘Shalawat Perdamaian’ di Lapangan Kodam V Brawijaya Surabaya. “Majelis tersebut akan mengundang Habib Syech bin Abdul Qodir Solo dan kemungkinan akan dihadiri sekitar 50.000 masyarakat Surabaya dan sekitarnya,” pungkas Kang Dhani. (rid) Baca juga :

Read More

Cak Anam, Tokoh dan Aktivis NU Meninggal Dunia

Surabaya — 1miliarsantri.net : Kabar duka datang dari Jawa Timur. Choirul Anam atau akrab disapa Cak Anam, mantan Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan sekaligus pendiri Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) meninggal dunia di Rumah Sakit Islam (RSI) Jemursari Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Senin (09/10/2023). Semasa hidup Cak Anam juga dikenal sebagai aktivis NU dan Ketua PKB Jatim pertama. Cak Anam juga dikenal sebagai penggagas Museum Nahdlatul Ulama (NU) yang kini berdiri di Kantor Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) yang berhadapan dengan Masjid Nasional Al Akbar kawasan Gayungsari, Surabaya. Pantauan di rumah duka kawasan Kutisari Indah Barat, Surabaya, jenazah disemayamkan dan disalati dua dua tempat yaitu rumah duka dan Masjid Jamin Kibar (Jamaah Muslimin Kutisari Indah Barat). Sebelumnya dikabarkan, Cak Anam sering keluar masuk Rumah Sakit. Selanjutnya, jenazah dimakamkan di tanah kelahiran, Jombang Jawa Timur. Almarhum dimakamkan di dekat makam ibundanya di Desa Kemirigalih, Sawiji, Jombang, Jawa Timur. Ratusan karangan bunga dari tokoh dan kolega juga tertata rapi di rumah dua. Di antaranya dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, PW Muslimat NU Jatim serta para politisi Senayan maupun kiai dan tokoh agama. Almarhum lahir di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, 30 September 1954. Ia wafat pada usia 69 tahun. Kondisi kesehatan almarhum beberapa tahun terakhir memang terlihat menurun, hingga harus mendapatkan perhatian medis. Sejak mahasiswa, almarhum sangat aktif di organisasi intra maupun ekstra kampus. Di organisasi ekstra, ia tercatat sebagai kader PMII. Cak Anam juga dikenal aktif berkhidmah di Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan pernah menjadi ketua PW GP Ansor Jawa Timur. Selain menjadi aktivis NU, almarhum cukup produktif menulis. Pengetahuan terkait jurnalistik ia tekuni sejak tahun 1978, ia kerap mengikuti pelatihan jurnalistik dan pers kampus. Cak Anam juga menjadi Pendiri sekaligus Dewan Kurator Museum NU di Surabaya. Pada April-Juni 1982 diutus oleh KH Achmad Sjaichu untuk mengikuti Course Regional Islamic Da’wah Council of South east Asia and the Pasific di Universitas Teknologi Malaysia di Kuala Lumpur. Dan di akhir 1982 bergabung sebagai wartawan majalah mingguan. Di bidang politik, Cak Anam pernah menakhodai Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) antara kurun waktu 2005-2015. (har) Baca juga :

Read More

Poin Penting Seputar Ikhlas dan Riya

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Imam Al-Ghazali adalah seorang filsuf dan teolog muslim Persia, yang dikenal sebagai Algazel di dunia Barat. Ulama yang dijuluki Hujjatul Islam ini menjelaskan tentang hakikat ikhlas dan riya dalam kitabnya, Raudhah ath-Thalibin wa Umdah as-Salikin dalam buku “Hidup di Dunia, Apa yang Kau Cari?” yang diterbitkan Rene Turos. Berikut ini beberapa poinnya: Munculnya keikhlasan semacam ini didorong keyakinan yang benar kebalikan dari semuanya adalah nifaq atau kemunafikan atau mendekat kepada selain Allah SWT Lantas pada posisi ikhlas yang bagaimana, dan dalam perbuatan taat yang manakah ia harus berada? “Guru kita berkata, setiap ibadah murni yang mungkin dibelokkan kepada selain Allah mengandung keikhlasan amal. Mayoritas ibadah batin mengandung keikhlasan dalam beramal,” jelas Al-Ghazali “Oleh karena itu, saat melaksanakan ibadah-ibadah batin dan sunnah harus disertai kedua macam keikhlasan ini sekaligus. Perbuatan-perbuatan mubah yang diambil sebagai persiapan hanya mengandung keikhlasan dalam mencari pahala tanpa keikhlasan beramal,” kata Al-Ghazali. (yus) Baca juga :

Read More

Allah Bersemayam di Arsy

Surabaya — 1miliarsantri.net : Allah SWT menyebut dalam berbagai ayat jika Dia bersemayam di atas Arsy. Allah SWT berfirman, “Sungguh Tuhanmu (adalah) Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas Arsy. (QS al-A’raf [7]: 54) Lantas, bagaimanakah sifat Arsy itu? Dalam buku Ensiklopedi Islam Jilid I, dijelaskan arsy bisa diartikan sebagai takhta atau singgasana Tuhan. Hal ini berdasarkan kata dasar dalam bahasa Arab arsya, yang berarti bagunan, singgasana, istana, atau takhta. Arsy dengan pengertian tersebut banyak disebutkan dalam Alquran, seperti dalam surah at-Taubah ayat 129, surah Yunus ayat 3, surah al-Mu’minun ayat 86 dan 87, serta surah an-Naml ayat 26. Arsy, menurut paham Ahlussunah waljamaah, adalah makhluk Allah yang tertinggi berupa singgasana seperti kubah yang memiliki tiang-tiang yang dipikul dan dikelilingi oleh para malaikat. Allah Ta’ala berfirman dalam Alquran, “Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung Arsy Rabbmu di atas (kepala) mereka.” (QS al-Haaqah [69]:17) Dalam Tafsir ad-Durr al-Mansur fi Tafsir bi al-Maksur, Jalaluddin as-Suyuti menyebutkan, ada hadis yang diriwayatkan Ibnu Abi Khatim dari Wahhab bin Munabbih. Hadis tersebut menjelaskan bahwa Allah menciptakan Arsy dan kursi (kedudukan) dari cahaya-Nya. Arsy itu melekat pada kursi. Para malaikat berada di tengah-tengah kursi. Di sekeliling Arsy itu terdapat empat sungai, yaitu sungai yang berisikan cahaya berkilauan, sungai yang berisikan api menyala kemerahan, sungai yang berisikan salju putih berkilauan, dan sungai yang berisikan air. Di setiap sungai tersebut para malaikat berdiri sambil membaca tasbih, yang berarti Mahasuci Allah. Di Arsy terdapat lisan atau bahasa sebanyak lisan makhluk seluruhnya. Setiap lisan bertasbih kepada Allah dengan bahasanya. Abu as-Syaikh meriwayatkan hadis dari asy-Sya’bi. Rasulullah Saw bersabda, “Arsy itu terbuat dari batu permata (yakut) merah. Satu malaikat di antara malaikat memandang Arsy dan keagungannya,” jelas potongan hadis tersebut. Penjelasan tentang Arsy yang demikian, dipertegas dengan hadis yang diriwayatkan Abu asy-Syaikh dari Hammad. Rasulullah bersabda, “Allah menciptakan Arsy dari permata zamrud hijau dan diciptakan baginya tiang penopang dari batu permata (yakut) merah. Di Arsy terdapat seribu bahasa (lisan). Di bumi diciptakan seribu umat. Setiap umat bertasbih kepada Allah dengan bahasa Arsy.” Terkait ukuran singgasana Tuhan tersebut, tidak akan ada yang mengetahuinya kecuali Allah sendiri. Hal ini diriwayatkan Ibnu Abi Khatim dari Ibnu Abbas. Ibnu Abbas mengatakan, “Tidak akan ada yang mampu mengetahui berapa ukuran Arsy kecuali yang menciptakannya. Langit dibandingkan dengan Arsy ibarat kubah di atas padang sahara nan luas,” katanya. Sementara, di dalam tafsir al-Manar, ketika menafsirkan surah at-Taubah ayat 129 disebutkan bahwa Arsy adalah pusat pengendalian segala persoalan makhluk Allah. Hal ini sesuai dengan bunyi surah Yunus ayat 3 yang artinya, “… kemudian Dia bersemayam di atas Arsy (singgasana) untuk mengatur segala urusan.” Para imam ahli tafsir menjelaskan bahwa Arsy adalah suatu tempat yang memiliki materi dan fisik, bukan suatu ungkapan kiasan saja. Hal ini dijelaskan secara panjang oleh Imam al-Baihaqi seperti berikut ini. “Dan pendapat para ahli tafsir tentang al-Arsy adalah singgasana, dan dia adalah fisik yang berbentuk, yang telah diciptakan Allah. Dan Dia perintahkan para malaikat untuk memikulnya dan beribadah dengan mengagungkan dan bertawaf kepadanya, sebagaimana Dia menciptakan satu rumah di bumi dan memerintahkan bani Adam untuk bertawaf kepadanya dan menghadap kepadanya ketika shalat. Dan pendapat-pendapat mereka itu ada dalil penunjukannya yang jelas dalam ayat-ayat dan hadis-hadis serta atsar-atsar (perkataan yang datang dari para sahabat yang disandarkan pada Nabi).” Sesungguhnya Allah menguasai segala ciptaan-Nya, mengaturnya, dan menjaganya. Allah SWT lebih mulia dari segala makhluk yang ada. Allah lebih besar dari segala makhluk-makhluk tersebut. Namun, yang jelas ciptaan atau makhluk Allah yang paling besar dibanding seluruh makhluk ciptaan-Nya yang lain adalah Arsy, sebagaimana firman Allah yang artinya, “Allah, tiada Tuhan yang disembah kecuali Dia, Rabb yang mempunyai Arsy yang besar.” (QS an-Naml [27]: 26). Demikianlah sekelumit penggambaran tentang singgasana Allah yang sekaligus ciptaan-Nya yang paling besar. Masih banyak ayat dan hadis yang mengurai tentang Arsy. Namun, tidak ada yang tahu bentuk sejati dari Arsy. Sebagai umat Islam, kita hanya harus mengimani sesuai dengan keterangan dari Allah dan Rasul-Nya tersebut, tanpa menolaknya dan mengilustrasikan atau mengandai-andaikannya. (yat) Baca juga :

Read More