Partai Buruh Target 1 Kursi di Tiap Dapil dan Terpenuhi Fraksi DPR RI

Surabaya — 1miliarsantri.net : Baru kali pertama tahun ini, Partai Buruh ikut dalam konstestasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dan akan bertarung bersama beberapa partai politik lain dalam memperebutkan kursi di parleman, baik DPRD Kota atau Kabupaten, DPRD Propinsi dan DPR RI. Beberapa persiapan menjelang kampanye tentu sudah dipersiapkan Partai dengan nomor urut 6 ini. Kota Surabaya menjadi sorotan utama yang bisa dikatakan memiliki sebutan Dapil neraka tentunya menjadi sasaran dan prioritas bagi seluruh peserta pemilu karena sangat dekat dengan kota industri seperti Sidoarjo, Gresik, Pasuruan dan Mojokerto tentu tidak ingin ketinggalan karena Surabaya menjadi Daerah Pemilihan (Dapil) prioritas di Propinsi Jawa Timur. Firman Sidqi Mulanovanda, Juru Bicara Partai Buruh Executive Committe Kota Surabaya menegaskan, Partai Buruh sudah menyiapkan seluruh Calon Legislatif (Caleg) nya agar bisa duduk di parlemen. “Kami sudah siap menjalankan amanah masyarakat karena Partai Buruh terlahir dari sebuah pergerakan masyarakat kaum pekerja yang sangat peduli atas penderitaan masyarakat diseluruh pelosok daerah,” tegas Firman. Dia menambahkan, sebanyak kurang lebih 60 persen warga Kota Surabaya mendukung adanya Partai Buruh dan siap memenangkan Partai kelas pekerja ini diseluruh kota di Jawa Timur, terutama di kota Surabaya. “Kami punya program namanya SASATU atau Salam Satu Pintu, dimana kami akan berkunjung ke masing-masing rumah, mendengarkan keluh kesah, menjalankan apa yang menjadi keluhan nya dan juga melakukan kontrak politik jangka panjang dengan masyarakat,” lanjutnya. Selain program SASATU, sesuai instruksi dari Exco Pusat, Partai Buruh juga memiliki program yang namanya SASAPA atau Salam Satu Pabrik. Dimana tiap caleg, relawan dan sayap partai mendatangi satu per satu pabrik, menyapa para karyawan dan pekerja nya. “Partai Buruh merupakan kelas pekerja, jadi bisa masuk lewat sisi mana saja tanpa melihat strata sosial dan paling banyak jiwa kami adalah jiwa militan yang ada, sehingga kekuatan ini lah yang menjadi semangat Partai Buruh untuk bisa meraup suara tertinggi di Jawa Timur, khususnya di Surabaya,” imbuhnya. Ketika ditanya peluang masuk nya menjadi anggota legislatif, Firman berharap agar di tiap dapil nanti nya bisa terisi satu kursi parlemen dan bisa memiliki satu fraksi di DPR Pusat. “Kami mendorong agar dapat terpilihnya anggota dewan di tingkat pusat, sehingga bisa mendorong yang ada di tingkat propinsi dan juga kota Surabaya dan Insya Allah ditiap dapil akan mendapat 1 kursi anggota legislatif nantinya,” tutup Firman. (her) Baca juga :

Read More

Wisata Peninggalan Kolonial Belanda di Bouwplan V Malang

Surabaya — 1miliarsantri.net : Ada banyak cara untuk menghabiskan waktu liburan. Salah satunya adalah dengan mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Kota Malang, Provinsi Jawa Timur (Jatim). Komunitas History Fun Walk Malang baru-baru ini melaksanakan kegiatan kunjungan ke tempat-tempat bersejarah di area Bouwplan V Kota Malang. Terutama di area dekat Mall Olympic Garden (MOG) dan Stadion Gajayana. Selain area Bouwplan V, kegiatan ini turut menghampiri beberapa peninggalan kolonial Belanda di Jalan Kelud, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen. Pendiri History Fun Walk Malang, Yehezkiel Jefferson Halim, mengungkapkan kegiatan kali ini bertemakan “Sportpark Gebieb Bergenbuurt”. Sesuai dengan tema, kegiatan lebih menelusuri kawasan Bouwplan V yang mana dikenal sebagai “taman olahraga” di zaman kolonial Belanda. Menurut Yehezkiel, kawasan Bouwplan V dibangun oleh kolonial Belanda sekitar 1924 hingga 1926. Kompleks taman olahraga ini diyakini termasuk tertua di Indonesia. “Semula yang tertua itu di Menteng karena dibangun pada 1921. Namun sekarang sudah tidak ada. Oleh karena itu, yang di Kota Malang dianggap sebagai yang tertua di Indonesia,” jelasnya di Kota Malang, Selasa (04/12/2023). Wilayah tersebut tercatat memiliki fasilitas olahraga cukup lengkap. Beberapa di antaranya lapangan sepak bola, lapangan tenis, lapangan basket, lapangan voli, lapangan atletik, lapangan hoki dan kolam renang. Fasilitas ini semula dibangun di atas lahan seluas sembilan hektare (ha) dengan anggaran sekitar 85 ribu gulden. Selain area tersebut, rumah di Jalan Tenes Nomor 24 dan Nomor 14 turut dibahas oleh komunitas History Fun Walk Malang. Rumah di Jalan Tenes Nomor 24 ini diketahui telah dibangun sejak zaman Belanda. Rumah ini pernah dimiliki oleh tokoh militer Indonesia bernama Imam Soedja’i. Berdasarkan catatan sejarah, Imam Soedja’i termasuk salah satu dari tiga kandidat panglima TNI. Selain Imam, diketahui terdapat nama Jenderal Sudirman dan Jenderal Oerip Soemohardjo yang masuk dalam kandidat tersebut. Namun saat itu, Imam lebih memilih ikut perang di peristiwa 10 November Surabaya sehingga Jenderal Sudirman pun terpilih sebagai Panglima TNI. Sementara itu, bangunan di Jalan Tenes Nomor 14 (kini menjadi bistro My Kopi-O!) tercatat mulai dibangun pada 1929. Rumah ini pada awalnya dimiliki oleh administrator pabrik gula di Jombang, Sir Tom Thomas. Bangunan yang diyakini dijual kepada swasta pada 1950 ini masih mempertahankan struktur lama hingga sekarang. Komunitas History Fun Walk Malang turut mengunjungi area bozem yang kini terdapat Gedung KNPI Kota Malang. Area tersebut pada masa kolonial Belanda merupakan saluran penampungan air saat hujan lebat. Keberadaan tempat tersebut semula ditunjukkan agar air hujan tidak meluber ke wilayah publik. Di samping itu, juga terdapat bangunan sekolah rakyat yang kini menjadi SD Negeri Kauman 2 Malang. Saat ini bangunan yang masih mempertahankan sisi peninggalan sejarah tersebut digunakan sebagai perpustakaan dan ruang guru. Ada pula rumah pribumi bernama Sukowono yang kini menjadi bangunan Kimia Farma di Jalan Kawi, Kota Malang. Bangunan yang dahulunya mewah ini dianggap unik karena jarang sekali pribumi mampu mendirikan rumah bagus di kawasan elit Belanda. “Tidak ada bukti sejarah Sukowono itu orang penting atau bukan tetapi diyakini dia termasuk orang yang berpengaruh karena mampu memiliki rumah di kawasan tersebut,” jelasnya. Berikutnya, terdapat bangunan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Bromo yang dahulunya merupakan rumah milik warga Eropa. Rumah mewah yang terdiri atas dua lantai itu selanjutnya dijual kepada saudagar gula bernama Han Tiauw An. Kemudian bangunan diserahkan kepada yayasan Tionghoa sehingga sempat menjadi sekolah kristen untuk berikutnya menjadi gereja mulai 1961. Hal yang paling menarik berikutnya adalah gedung BRI yang berada di Jalan Kawi. Bangunan ini dahulunya merupakan Bank Perkreditan Rakyat atau Volkcredietbank. Berdasarkan pengamatan dari luar, saat ini struktur kolonial Belanda sudah tidak terlihat jelas dari bangunan tersebut. Selain itu, rumah di kawasan Widodaren juga turut dibahas oleh komunitas. Pasalnya, area tersebut terdapat dua rumah yang memiliki satu atas bergaya Belanda. Bangunan ini diketahui pernah menjadi rumah dinas para pegawai Praja Malang yang biasa disewa sekitar tiga sampai enam bulan. Tidak jauh dari tempat tersebut, terdapat Ardjoenopark yang dahulunya berfungsi sebagai resapan air (saat ini menjadi beberapa bangunan di Jalan Arjuno Kota Malang). Kemudian terdapat bangunan Korem 083 Baladika Jaya yang dahulu pernah menjadi Hotel Astor, yang dimiliki oleh purnawirawan Belanda bernama Mr P M Dee pada 1929. Hotel yang juga pernah menjadi rumah petinggi dan markas Jepang ini pernah dikunjungi oleh Jenderal Sudirman ketika penyerahan tawanan Jepang. Komunitas History Fun Walk Malang juga sempat mengunjungi bangunan Gabungan Perusahaan Rokok Malang (Gaperoma). Bangunan ini sempat menjadi markas Badan Permusyawaratan Kewarganegaraan Indonesia (Baperki). Kemudian juga pernah menjadi sekolah tinggi kedokteran Malang pada 1960-an yang kemudian menjadi cikal bakal Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB). Komunitas juga menunjukkan monumen Tentara Genie Pelajar (TGP) di dekat Stadion Gajayana. Lalu berdekatan dengan area tersebut, ada pula markas TGP yang kini menjadi SMIP/SMK Bina Cendika YPK. Untuk diketahui, bangunan sekolah ini juga pernah menjadi sekolah MULO di masa Belanda. Selanjutnya, terdapat Rumah Meneer di Jalan Semeru, Kota Malang yang diyakini pernah menjadi milik orang Belanda. Kemudian dibeli oleh pribumi yang merupakan notaris pribumi pertama di Kota Malang. “Rumahnya masih asli. Ada paviliun yang menjadi Semeru Hostel. Nuansa zaman Belanda masih sangat kental,” ungkapnya. Di samping itu, para peserta komunitas juga mengunjungi Menara Suling yang lokasinya berdekatan dengan gardu PLN area Jalan Tenes. Menara yang hanya tersisa struktur berkarat tanpa terompet ini merupakan penanda bahaya yang dibangun oleh Belanda. Setidaknya terdapat delapan menara yang dibangun oleh kolonial di Kota Malang. Untuk diketahui, komunitas History Fun Walk Malang turut mengunjungi beberapa bangunan di area selain jalan bernuansa gunung-gunung di Kota Malang (sesuai tema “Sportpark Gebieb Bergenbuurt”). Bangunan-bangunan yang dimaksud antara lain bioskop Kelud, Pasar Bareng dan rumah pendeta di Jalan Kelud, Kota Malang. Bioskop Kelud dalam catatan sejarah pernah manjadi Kartinischool pada masa kolonial Belanda. Kemudian pernah menjadi tempat interniran pada zaman Jepang. Artinya, bangunan pernah digunakan sebagai kamp konsentrasi masyarakat sipil Eropa dan Belanda. Selanjutnya, gedung tersebut difungsikan sebagai bioskop pada era 1970 hingga 1980an. Pada era 1990an, kegiatan bioskop mulai meredup sehingga tidak difungsikan lagi sebagaimana mestinya. Namun bioskop ini diyakini pernah beberapa kali digunakan untuk kegiatan pameran buku dan lainnya pada masa kini. Selanjutnya, para anggota komunitas juga menunjukkan area Pasar Tua Bareng yang lokasinya tidak jauh dari bioskop. Bangunan tersebut masih mempertahankan nuansa lama tetapi aktivitas pasar sudah tidak…

Read More

Sikap Tawakal Menjadi Landasan Keberhasilan dan Ketenangan Hidup

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Sikap tawakal, yang menggabungkan usaha maksimal dengan doa serta kepercayaan penuh kepada Allah SWT, menjadi landasan utama bagi keberhasilan dan ketenangan hidup. Rasulullah SAW telah menjadi contoh nyata dalam menunjukkan sikap tawakal sebagai pedoman bagi umat Islam. Tawakal bukanlah tanda kelemahan, melainkan ciri khas seseorang yang beriman. Bagi orang beriman, usaha sekeras tenaga harus diiringi dengan keyakinan bahwa hasil akhirnya sepenuhnya berada di tangan Allah SWT. Memiliki sikap tawakal bukan hanya sebagai pilihan, melainkan suatu kebutuhan untuk menjaga semangat, menghindari keputusasaan, dan memperkuat keyakinan kepada Sang Pencipta. “(Dialah) Tuhan timur dan barat, tidak ada tuhan selain Dia, maka jadikanlah Dia sebagai pelindung.” (QS Al-Muzammil: 9) Mengutip Islam Religion, ada empat cara untuk meningkatkan sikap tawakkal kepada Allah SWT. Imam Mufti menegaskan, tawakkal sejatinya tidak boleh diartikan sebagai menyerah pada usaha. Sebaliknya, ia menekankan pentingnya berusaha dan bekerja, sambil memegang keyakinan bahwa Allah akan mengurus urusan dan memberikan bantuan dalam menghadapi cobaan. Lebih lanjut, Mufti menegaskan bahwa tawakkal tidak berarti mengesampingkan upaya mencari rezeki, mengabaikan pendidikan, atau mengabaikan peluang pekerjaan. “Allah menetapkan kewajiban untuk bekerja, dan dari jalan-Nya, Dia memberikan rezeki kepada mereka yang berusaha,” kata Mufti. Mufti memberi peringatan agar tidak terjebak dalam pemahaman keliru bahwa tawakkal berarti duduk diam di rumah sambil berharap rezeki akan datang dengan sendirinya. Sebaliknya, Allah memerintahkan untuk bergantung kepada-Nya sambil tetap aktif bekerja. Dengan demikian, upaya keras dalam mencari rezeki dianggap sebagai ibadah fisik, sementara tawakkal kepada Allah dianggap sebagai ibadah hati, seiring dengan firman Allah. “Maka mintalah rezeki dari Allah dan sembahlah Dia (saja).” (QS Al-Ankabut: 17) Cara lain untuk benar-benar memahami tawakal kepada Allah adalah dengan memahami definisi iman. Iman bukan hanya sekedar percaya di dalam hati, tetapi merupakan kombinasi antara iman dan tindakan. Demikian pula, tawakal kepada Allah tidak berarti menyerah pada usaha Anda sendiri. Melainkan berusaha dengan sikap bahwa Allah akan mengurus urusan Anda dan akan membantu Anda melewati cobaan. Ingatlah ketika Nabi Muhammad bertanya kepada seorang Badui: “Mengapa kamu tidak mengikat untamu?” Dia menjawab: “Saya bertawakal kepada Allah!” Nabi kemudian berkata: “Ikatlah untamu terlebih dahulu, kemudian bertawakkallah kepada Allah.” (HR. At-Tirmidzi) Pemahaman bahwa segala kekuatan dan kemampuan berasal dari Allah, dan bahwa pertolongan-Nya akan menentukan akhir dari setiap usaha, menjadi landasan utama untuk mencapai kesuksesan. “Orang-orang yang bersikap sombong di muka bumi tanpa alasan yang benar, mereka akan Aku palingkan dari kebenaran sehingga mereka tidak dapat memahami bukti-bukti kekuasaan-Ku. Sekalipun orang-orang yang sombong itu menyaksikan bukti-bukti kekuasaan-Ku, mereka tetap tidak mau beriman. Jika mereka melihat jalan sesat justru mereka mau mengikutinya. Begitulah karakter orang-orang yang sombong, mereka telah mendustakan agama Kami, dan mereka telah melalaikan bukti-bukti kekuasan Kami.” (QS Al-A’raf : 146). Penting untuk selalu ingat bahwa kepercayaan pada al-Qadr (Ketetapan Ilahi) merupakan salah satu pilar utama iman. Pemahaman bahwa segala sesuatu akan berjalan sesuai takdir, dan satu-satunya yang dapat dilakukan adalah memberikan usaha terbaik. Dalam Shahih Muslim juga disebutkan sebuah hadits dari Jabir RA bahwa ada seseorang yang bertanya kepada Nabi SAW: “Ya Rasulullah, amalan hari ini sesuai dengan apa? Apakah sesuai dengan sesuatu yang telah dikeringkan penanya dan takdir terjadi dengannya atau sesuai dengan sesuatu yang akan datang?” Nabi SAW menjawab “Tidak, tetapi berdasarkan apa yang telah dikeringkan dengan pena dan takdir telah terjadi.” Orang itu berkata, “Lalu untuk apa tindakan itu?” Nabi SAW kemudian bersabda, “Lakukanlah, karena segala sesuatu dimudahkan atas apa yang diciptakan untuk itu.” (HR Muslim No. 2648). Kisah ini mengajarkan bahwa Yaqub mengambil segala langkah yang mungkin untuk mengelakkan risiko. Penting untuk menghindari jebakan yang serupa. “Terkadang, kita cenderung mengandalkan usaha kita sendiri dan melupakan tawakal kepada Allah. Atau bahkan, kita mungkin beranggapan telah mengandalkan Allah tanpa mengambil langkah-langkah praktis untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi,” ujar Mufti. Dan dia (Yakub) berkata, “Wahai anak-anakku! Janganlah kamu masuk dari satu pintu gerbang, dan masuklah dari pintu-pintu gerbang yang berbeda; namun demikian aku tidak dapat mempertahankan kamu sedikit pun dari (takdir) Allah. Keputusan itu hanyalah bagi Allah. Kepada-Nya aku bertawakal dan kepada-Nya pula bertawakallah orang-orang yang bertawakal.” (QS Yusuf: 67) Hikmah dari perkataan Nabi Ya’qub kepada putra-putra nya adalah bahwa mereka harus berusaha sepenuh hati dalam mengejar keinginannya. Namun, hal ini juga harus diikuti kesadaran penuh bahwa kendali semuanya itu ditangan Allah swt. Sebagai bukti bahwa kita adalah hamba Allah yang beriman, kita harus pasrah dan menerima apapun keputusan-Nya kepada kita. Kita tidak boleh sakit hati dan merasa kesal meskipun mungkin yang terjadi tidak sesuai yang diinginkan. (yus) Baca juga :

Read More

Begini Bentuk Propaganda yang Dilakukan Untuk Melumpuhkan Serangan Israel

Gaza — 1miliarsantri.net : Pelepasan sandera Israel selama gencatan senjata yang berakhir pada Jumat lalu benar-benar dimanfaatkan kelompok pejuang Palestina, Hamas. Sayap bersenjata mereka, Brigade Izzuddin Al-Qasam merekam utuh video pelepasan tersebut yang diwarnai dengan senyuman, jabat tangan, hingga pelukan. Kantor Berita asal Lebanon Al-Mayadeen menulis jika apa yang dilakukan para pejuang cukup untuk menghancurkan propaganda Israel di hadapan masyarakat international. Mereka merilis rekaman video kesepakatan pertukaran tawanan setiap hari. Dengan video-video tersebut, gerakan perlawanan menjadi pusat perhatian pengguna media sosial, yang mengambil screenshot dari video tersebut dan mengomentari rekamannya, baik dengan membuat meme, memuji cara Hamas memperlakukan para tawanan, atau bahkan mengungkapkan rasa takjub. atas gagasan tentang bagaimana para tawanan mengucapkan selamat tinggal kepada para pejuang Hamas. Adanya video tersebut menjadi bukti yang cukup jelas untuk membuktikan bahwa mereka semua dalam kondisi baik dan sehat. Video itu menunjukkan para tawanan melambaikan tangan sambil tersenyum lebar sambil mengucapkan “terima kasih” kepada para pejuang Perlawanan. Penyebaran video ini membuat pengguna media sosial yang pro-“Israel” menjadi putus asa. Kampanye senilai miliaran dolar untuk mencoba menjelek-jelekkan Perlawanan Palestina kini sia-sia belaka. Sekarang, mereka harus mengupayakan modifikasi terhadap propaganda mereka. Netizen pro Israel mengaitkan semua yang terjadi selama pertukaran dengan Sindrom Stockholm, tekanan dari Perlawanan, dan alasan serupa lainnya yang dibuat-buat. Mereka mencoba mengedit video sesuai keinginan mereka, mengambil gambar di luar konteksnya, dan mengarang berita dan gambar demi menyebarkan narasi palsu mereka. Salah satu contohnya adalah adalah postingan di X oleh mantan Penasihat Media Internasional untuk Presiden Israel Isaac Herzog Eylon Levy. Dia mengunggah bagian berdurasi lima detik dari salah satu video pembebasan tawanan Hamas dengan judul: “Jangan main-main dengan wanita Yahudi.” Video tersebut memperlihatkan hanya berdurasi 5 detik seorang wanita berbicara dengan ekspresi wajah serius kepada salah satu pejuang Hamas. Levy sepertinya telah memotong bagian di mana wanita yang sama tersenyum dan mengucapkan selamat tinggal kepada para pejuang Perlawanan. Di bawah postingan tersebut, banyak yang membantah rekaman Levy, dengan mengatakan bahwa dia telah salah membingkai dan mengambil rekaman tersebut di luar konteks. Dalam sebuah artikel di surat kabar Israel Hayom, analis politik, Yaniv Peleg, mengakui bahwa mempublikasikan rekaman seperti itu di televisi “merugikan Israel.” Analis politik lainnya, Maya Lecker, menulis di Haaretz bahwa “banyak influencer pro-Palestina dan pengguna media sosial – kebanyakan dari mereka berasal dari luar Israel dan Palestina – menganggap penyerahan sandera setiap malam sebagai pertunjukan kemanusiaan dan moralitas yang menghangatkan hati di depan umum. oleh militan Hamas.” Dalam artikel di Times of Israel, penulis Michael Bachner berbicara tentang bagaimana Hamas memaksa para tawanan untuk tersenyum dan melambai ke arah kamera. Tidak hanya itu, ia juga mengklaim bahwa Hamas “tampaknya telah memaksa” seorang sandera bernama Danielle Alone untuk menulis surat ucapan terima kasih kepada para pejuang Hamas atas kemanusiaan mereka yang luar biasa di Gaza. Penulis bahkan tidak memberikan satu pun bukti untuk mendukung klaimnya. Seluruh tulisannya terkesan seperti seorang propagandis pro-Israel yang marah. Israel menyaksikan Hamas memenangkan perang propaganda sementara mereka tidak bisa berbuat apa-apa. Efek bola salju terus bergulir. Alasan lain yang membuat mereka marah adalah karena mereka tidak pernah memandang perlakuan terhadap narapidana, tahanan, atau sandera sebagai hal yang berbeda. Kekejaman, ketidakmanusiawian, kebiadaban, dan penyiksaan adalah nama tengah mereka. Jika kita melihat kondisi para tahanan Palestina yang dibebaskan dan kondisi para tawanan Israel, jelas sekali perbedaannya sangat mencolok. Israa Jaabis dibebaskan dengan wajah dan tangannya terbakar habis. Beberapa perempuan Palestina yang telah dibebaskan berbicara kepada Al Mayadeen tentang penyiksaan tanpa akhir yang mereka alami selama di penjara. “Apakah kami mendapat kabar dari para tawanan Israel? Kami baru mendengar kabar dari Yocheved Lifshitz, tawanan Israel, yang dibebaskan oleh Brigade al-Qassam pada bulan Oktober. Dia menjelaskan bagaimana para pejuang al-Qassam sangat bersahabat dengan para tawanan, merawat mereka, dan memberi mereka obat-obatan,”kata dia. Di satu sisi, ada pesta yang terlihat melepaskan tawanannya dengan senyuman, pelukan, dan ucapan selamat tinggal yang hangat, sementara di sisi lain, tidak ada apa pun yang diperbolehkan atau disediakan untuk dilihat massa. Apakah “Israel” pernah mendokumentasikan video yang menunjukkan bagaimana mereka memperlakukan tahanan Palestina atau rekaman video pembebasan seorang tahanan Palestina? Ini tidak pernah terjadi. Mengapa? Karena “Israel” terkenal gemar menyiksa dan merampas hak-hak dasar tahanan Palestina. Aktivis di media sosial mulai mempertanyakan mengapa “Israel” menahan begitu banyak anak di penjara dan banyak dari mereka ditahan tanpa tuduhan apa pun. “Israel” tidak hanya membunuh anak-anak Palestina, tetapi juga menahan banyak dari mereka di penjara-penjara terkenalnya tanpa tuduhan apa pun. Dalam perang ini, “Israel” menemukan bahwa uang tidak dapat memperbaiki segalanya. Di awal Operasi Banjir Al-Aqsa, jurnalis Sophia Smith, di platform X, menyatakan bahwa pemerintah Israel menginvestasikan hampir $7,1 juta dolar AS secara eksklusif dalam iklan YouTube. Dengan menggunakan alat analisis Semrush, yang memperkirakan pengeluaran kampanye iklan, serta pusat transparansi iklan Google, penelitian Smith menyoroti bahwa kampanye tersebut secara khusus menargetkan negara-negara seperti Prancis, Jerman, dan Inggris. Mereka merilis total 88 iklan dalam waktu singkat dari 7 Oktober hingga 19 Oktober. Menggali lebih dalam metriknya, ditemukan bahwa kampanye tersebut memiliki jangkauan yang signifikan, mengumpulkan hampir satu miliar tayangan. Sekitar $1,1 juta dialokasikan untuk menargetkan Inggris saja. Bukan hanya uang yang tidak berfungsi untuk propaganda “Israel”, tetapi semua upaya retorika yang “Israel” berikan kepada “influencer” dan selebriti untuk menyuarakan dukungan mereka terhadap genosida Israel di Gaza mendapat reaksi balik. Pengguna media sosial mulai berhenti mengikuti selebriti yang “terinfeksi”, memaksa beberapa dari mereka untuk menghapus postingan mereka atau bahkan menjelaskan pendirian mereka yang salah. Sementara “Israel” terus mengalami kegagalan, baik di medan perang sebenarnya maupun di dunia maya, narasi Palestina nampaknya menang di tengah masyarakat. Baru-baru ini, Axios melaporkan bahwa penayangan konten pro-Palestina jauh melebihi penayangan konten pro-“Israel”. Laporan tersebut merinci bahwa postingan yang menggunakan hashtag #StandwithPalestine telah secara signifikan melampaui postingan yang menggunakan hashtag ‘#StandwithIsrael’ di AS dan secara global dalam dua minggu menjelang akhir Oktober (16 hingga 31 Oktober). Berkat kesalahan dan kegagalan Israel, masyarakat di seluruh dunia kini lebih sadar akan propaganda Israel. Berkat upaya yang dilakukan terus-menerus oleh masyarakat Gaza untuk menyampaikan gambaran sebenarnya kepada seluruh dunia, masyarakat kini dapat menyeka mata mereka dengan jernih dan melihat gambaran apa adanya. Kampanye Israel yang gagal…

Read More

Sebanyak 700 Warga Gaza Meninggal Akibat Serangan Beruntun Selama 24 Jam

Gaza — 1miliarsantri.net : Direktorat Jenderal Kantor Media Pemerintahan Gaza mengabarkan, sebanyak 700 warga Palestina di Gaza meninggal dunia akibat serangan bertubi-tubi Israel selama 24 jam sejak Sabtu (02/12/2023) hingga Minggu (03/12/2023) malam. Dengan jumlah korban jiwa itu, Israel tercatat telah meningkatkan serangannya terhadap daerah kantong-kantong di Gaza yang telah terkepung setelah berakhirnya gencatan senjata selama sepekan pada Jumat lalu. Di antaranya di lingkungan Sheikh Radwan dan Nassr. Akibat masih terus berlanjutnya serangan Israel ke Gaza, Hamas pun menyatakan, perundingan pertukaran tawanan tidak akan dilanjutkan sampai serangan Israel di Gaza berakhir. Hari ini pun dilaporkan sebanyak 600 warga negara asing dan warga Palestina dengan kewarganegaraan ganda di Gaza akan diizinkan masuk ke Mesir. Sebuah daftar diterbitkan oleh pejabat perbatasan Palestina yang memuat nama-nama orang yang diizinkan keluar dari wilayah kantong yang terkepung tersebut. “Lebih dari 300 orang dalam daftar berasal dari Amerika dan Kanada. Ada juga sejumlah orang Jerman, Norwegia, Yunani, Turki, dan Filipina,” ucap salah satu pejabat tersebut. Penyeberangan perbatasan Rafah telah dibuka untuk hampir 900 warga negara asing dan mereka yang memiliki kewarganegaraan ganda sejak Israel memulai kembali serangan di Gaza pada hari Jumat, menurut Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA). Selain itu, 13 orang yang terluka diizinkan menyeberang ke Mesir pada Minggu pagi. (zul/AZ) Baca juga :

Read More

Hanya Waktu 3 bulan, Bocah Berusia 8 Tahun Bisa Menghafal Qur’an

Yigyakarta — 1miliarsantri.net : Allah SWT telah menjamin bahwa Al-Qur’an itu mudah dihafal. Dalam Surat Al-Qomar ayat 17 Allah SWT berfirman: وَلَقَدۡ يَسَّرۡنَا الۡقُرۡاٰنَ لِلذِّكۡرِ فَهَلۡ مِنۡ مُّدَّكِرٍ “Dan sungguh, telah kami mudahkan Al-Qur’an untuk peringatan, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?” Jaminan langsung dari yang Maha Kuasa tak mungkin melenceng. Hal ini dibuktikan oleh Abdullah Al Fahim, bocah berusia 8 tahun. Dia secara mengesankan telah menghafal Al-Qur’an dalam waktu 105 hari, Daily Bangladesh melaporkan.Berpartisipasi dalam ‘Kompetisi Hifzul Qur’an Internasional-2024’, dia memamerkan bakatnya di Masjid Niamat Noor Jame di Chattogram, Bangladesh. Fahim, seorang siswa di Hedayetun Noor Hifzul Quran Center, bercita-cita untuk menjadi seorang ulama. Ayahnya, Salim Ullah Jahangir, adalah imam sebuah masjid di Ukhiya, distrik Chattogram, Bangladesh. Gurunya, Hafiz Shoaibul Islam Sohail, mengatakan bahwa bocah berbakat ini menghafal seluruh isi Al-Quran hanya dalam waktu tiga setengah bulan. (yus) Baca juga :

Read More

Itjen Kemenag Kawal Persiapan Layanan Jamaah Haji 2024

Jakarta — 1miliarsantri.net : Kementerian Agama (Kemenag) mulai menyiapkan layanan bagi jamaah haji Indonesia 1445 H/2024 M di Arab Saudi. Proses penyediaan layanan dilakukan Tim Direktorat Jenderal (Ditjen) Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag dengan pendampingan dari Tim Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag. Untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan haji 1445 H/ 2024 M, Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag mengirimkan tim pendampingan pengadaan barang dan jasa bidang akomodasi penyelenggaraan ibadah haji di Arab Saudi. Tim ini bertugas dari 27 November-7 Desember 2023. Inspektur Investigasi pada Itjen Kemenag, Ahmadun mengatakan, proses pendampingan menjadi komitmen Itjen Kemenag untuk memastikan kesiapan layanan di Makkah, salah satunya terkait hotel jamaah. “Berdasarkan hasil verifikasi lapangan, salah satunya adalah proses kasyfiyah, persiapan penyelenggaraan haji nanti ditinjau dari aspek akomodasi akan lebih siap,” terang Ahmadun di Kantor Urusan Haji KJRI Jeddah, Ahad (03/12/2023). Ia menjelaskan, proses kasyfiyah juga dilakukan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, serta meningkatkan berbagai aspek yang dirasa perlu ditingkatkan. Hal ini untuk memastikan setiap pelayanan dalam penyelenggaran haji sudah sesuai atau bahkan melebihi standar dan harapan jamaah haji Indonesia. “Berdasarkan Pedoman Penyediaan Akomodasi Jamaah Haji Indonesia di Arab Saudi Tahun 1445 H/ 2024 M proses kasyfiyah hanya dilakukan bagi calon akomodasi yang lolos verifikasi persyaratan administrasi dan jaraknya (ke Masjidil Haram) tidak melebihi ketentuan yang ditetapkan,” ujar Ahmadun. Ahmadun mengatakan, di sini terus bersinergi untuk memastikan bahwa jamaah haji Indonesia dapat melaksanakan ibadah dengan penuh rasa khusyuk, nyaman, dan tenang dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan. Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenag, Faisal Ali Hasyim berpesan kepada tim yang bertugas untuk mengawal seluruh tahapan proses pengadaan layanan jamaah haji di Arab Saudi ini hingga selesai. Faisal juga menyoroti titik krusial yang akan menjadi fokus pendampingan penyelenggaraan ibadah haji. “Adanya tambahan jamaah sebanyak 20 ribu pada pelaksanaan haji tahun 1445 H/ 2024 M, perlu persiapan dalam pelayanan akomodasi, katering dan transport, termasuk mitigasi risiko yang mungkin timbul saat pelaksanaan haji nanti, ini merupakan misi kita untuk mengawal keberhasilan pelaksanaan haji,” pungkas Faisal. (dul) Baca juga :

Read More

Warga Gaza Akan Bangun Tenda di Puing-puing Reruntuhan

Gaza — 1miliarsantri.net : Warga Jalur Gaza memiliki kesabaran tingkat tinggi, memilih mempertahankan tanah mereka sebagai bentuk penolakan terhadap pengusiran paksa dari teroris Israel. Salah satunya adalah Taghreed Al-Najjar (46 tahun) terlihat menyiapkan roti dan teh hangat di tengah reruntuhan rumahnya di Kota Gaza, Jalur Gaza utara. Saat pengumuman gencatan senjata pada Jumat (24/11/2023) lalu, dia berjalan bersama keluarga dari Khan Yunis ke Jalur Gaza utara. Perjalanan panjang disertai teror dari militer Israel. Namun, dia berhasil sampai ke tempat rumahnya pernah berdiri kokoh. Ada rasa sedih sebagai seorang manusia. Tapi, dia menegaskan, bertahan sebagai murabith merupakan pilihan mulia. Taghreed tak peduli dengan semua ancaman teroris Israel. “Kami harus hidup. Kami yang membangun rumah ini, dan kami bisa melakukannya lagi dari sisa-sisa jendela dan dinding yang masih berdiri. Kami memhuat kamar kecil. Kami tidur di mana saja,” terang Taghreed kepada wartawan, Ahad (03/12/2023). Meskipun dalam kondisi sulit, Taghreed tetap berbagi teh hangat dan roti kepada tetangganya, Jamil Abu Athrah (64 tahun), yang juga tinggal di reruntuhan rumah bersama 15 anggota keluarga. “Semua rumah kami hancur di sini, tapi kami lebih memilih untuk tetap tinggal meskipun cuaca dingin dan kehancuran. Bahkan Anak-anak mau tinggal di sini. Mereka tidur di mana saja,” kata Abu Athra. Di seberang jalan, Bassam Abu Taima berdiri di depan reruntuhan bangunan berlantai empat tempat ia tinggal bersama istri, tiga anak, dan empat saudara. Ada 40 orang di tempat itu. Sama seperti warga Jalur Gaza yang lain. Dia akan membangun rumah tersebut setelah perang selesai. “Saya telah tidur di sini bersama istri saya sejak gencatan senjata dimulai. Setelah perang, saya akan menyingkirkan puing-puing dan mendirikan tenda untuk untuk tinggal di sini,” ujarnya. Sementara, Naim Taimat (46 tahun) sedang mengencangkan tiang kayu sederhana untuk membangun tenda. Dia juga berusaha menyingkirkan reruntuhan agar bisa mengambil sisa-sisa pakaian dari bekas rumahnya. “Putriku Nevin akan menikah minggu depan. Rumah kami dan rumah tunangannya hancur. Aku mencoba mengeluarkan trousseau (barang pernikahan) agar dia bisa merasakan kegembiraan,” kata Naim. (zul/AZ) Baca juga :

Read More

Rektor ITS Terima Penghargaan Tokoh Peningkatan Mutu Pendidikan

Surabaya — 1miliarsantri.net : Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng menerima penghargaan sebagai Tokoh Peningkatan Mutu Pendidikan Jawa Timur dari Dinas Pendidikan Provinsi Jatim. Penghargaan tersebut diberikan pada acara SMA Awards 2023 di Dyandra Convention Center Surabaya, Surabaya, Kamis (30/11/2023) malam. Menurut Gubernur Khofifah Indar Parawansa, penghargaan tersebut diberikan sebagai bukti apresiasi kepada Rektor ITS yang telah mendedikasikan diri dalam kemajuan mutu pendidikan di Jawa Timur. “Terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan atas penguatan pendampingan yang luar biasa selama ini,” jelas gubernur yang juga dikukuhkan sebagai Bunda Pendidikan Jatim tersebut. Menanggapi penghargaan tersebut, rektor yang biasa disapa Ashari ini mewakili segenap sivitas akademika ITS pun mengaku bangga. Tak lupa, orang nomor satu di ITS tersebut juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Jatim dan Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim atas kepercayaan terhadap ITS untuk bersama-sama membangun sumber daya manusia (SDM) Jatim lewat berbagai program. ITS dinilai telah berhasil menjadi partner kerja sama antara Dindik Jatim dan banyak SMA di Jawa Timur dalam menjalankan program Double Track. Pada program ini, ITS berperan dalam memberikan keterampilan tambahan kepada para siswa SMA yang dimungkinkan tidak bisa melanjutkan studi di perguruan tinggi nantinya. “Alhamdulillah, kerja sama yang telah berjalan selama lima tahun ini menunjukkan hasil yang luar biasa,” ungkapnya. Bagaimana tidak, secara statistik, sebanyak lebih dari 12.500 siswa dari 133 SMA di seluruh Jatim telah berhasil menciptakan lebih dari 4.500 produk dengan omzet total mencapai Rp 2,5 miliar. Tak hanya itu, alumnus Curtin University, Australia tersebut menyampaikan bahwa pihak UNICEF dan PBB juga telah memberikan andilnya dalam program Double Track ini, beberapa waktu lalu. Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai SSTP MM turut menyampaikan apresiasinya terhadap ITS. Menurutnya, ITS memiliki penguatan-penguatan program vokasi dari berbagai bidang ilmu yang sangat dibutuhkan dalam pengembangan potensi para siswa SMA. ITS juga berhak untuk memberikan sertifikasi tertentu kepada para siswa hingga dapat menunjang dalam dunia kerja. Melihat kondisi tersebut, Aries sangat berharap agar program ini dapat terus berlanjut dan berkembang. Hal tersebut karena ia telah melihat dampak yang cukup signifikan yang dihasilkan dari adanya program ini. “Bahkan, saya telah menerima banyak permintaan dari kepala Dindik provinsi lain untuk menjadikan program ini sebagai program percontohan,” pungkasnya. (har) Baca juga :

Read More

Esensi Asli Dunia Pendidikan Islam

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Pendidikan Islam merujuk pada apa yang dibawa oleh para nabi dalam risalah mereka. Alasannya, karena mereka adalah pendidik utama bagi umatnya, sesuai zaman, kondisi dan tempatnya. Kata pendidikan ditinjau dari aspek bahasa Arab adalah “Tarbiyah”. Kata tarbiyah itu sendiri seakar dengan kata “Rabb”:sering dimaknai sebagai Tuhan yang mencipta, memberi rezeki dan memelihara. Sehingga diantara makna utama pendidikan yang sejati adalah realisasi tumbuh kembang anak dan optmasinya sesuai fitrah ketuhanannya, sejalan dengan fungsinya sebagai makhluk(hamba). Maka dari aspek geniologi bahasa, pendidikan Islam berupaya membangun kesadaran si terdidik (formal dan tidak) agar selaras dengan tujuan penciptaannya. Yaitu mencapai level kesadaran ibadatullah dalam aspek hidupnya. Sehingga orientasi hidupnya bukan kesenangan dunia semata namun juga untuk kesenangan akhiratnya. Adapun secara praktis, saripati pendidikan Islam adalah melanjutkan tradisi kekhalifahan Nabi Adam. Yaitu sebagai pemakmur bumi dan melestarikan cita cita mulia manusia di bumi. Dalam tradisi ini maka akan mengandung aspek pedagogis, kognisi dan kompetensi, serta basis bimbingan berdasarkan sirah Nabi (keteladaann nabi). Dalam hal ini, pendidikan Islam mengambil prinsip berdasarkan muatan sunnah Nabi Muhammad saw tanpa mengesampingkan kondisi riil masyarakat terkait penyelesaian problem problem mereka, lahir dan batin.(mif) Baca juga :

Read More