Goa Sentono Blora Menjadi Saksi Perang Sunan Bonang dengan Pasukan Majapahit

Blora — 1miliarsantri.net : Blora adalah kabupaten yang didirikan pada 11 Desember 1749. Dengan usianya yang kini sudah menginjak 274 tahun, tak heran jika Blora memiliki tempat-tempat wisata yang menyimpan berbagai sejarah menarik. Salah satunya adalah sebuah gua yang sering dikunjungi untuk mengisi libur akhir pekan di Kabupaten Blora. Meskipun lokasinya cukup jauh dari pusat kota, yakni sekitar 40 km, namun gua ini cukup dikenal masyarakat. Pasalnya, selain jadi tempat healing, gua tersebut juga cocok dijadikan destinasi wisata untuk mempelajari kisah-kisah sejarah yang terjadi di tempat itu. Dengan keunikan serta kisah sejarahnya itulah, gua tersebut berhasil tercatat sebagai salah satu cagar budaya di Kabupaten Blora. Terlebih, tempat bersejarah yang kini telah dibuka sebagai objek wisata itu sudah diatur dan ditata rapi untuk memberikan kenyamanan bagi para pengunjung. Gua ini sebenarnya sangat cantik, ada beberapa lubang kecil yang menjadi salah satu keunikannya. Namun, minimnya penerangan membuat pengunjung harus berhati-hati saat menyusuri gua sedalam 10 meter ini. Terlebih, bagian dalam gua yang bentuknya mengerucut membuat pengunjung harus membungkuk agar bisa menyusurinya lebih dalam. Gua yang terbentuk dari batuan karst ini lebarnya sekitar 3 meter dengan ketinggian 2,5 meter. Pada zaman dahulu, gua ini diperkirakan pernah dijadikan sebagai tempat pertapaan umat Hindu. Pendapat ini didukung dengan adanya relief atau gambar Dewa umat Hindu yang bisa ditemukan di bagian dinding gua. Gua yang terletak di kawasan lembah Bengawan Solo ini dinamakan Gua Sentono. Secara administratif, lokasinya terletak di Dukuh Sentono, Desa Mendenrejo, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora. Karena lokasinya di tepi aliran Bengawan Solo, lahan di sekitar gua tersebut dimanfaatkan penduduk lokal untuk pertanian. Oleh sebab itu, tak heran jika sekeliling gua didominasi oleh hamparan sawah yang sangat luas. Ada sebuah kisah tentang terbentuknya Gua Sentono yang masih dipercaya masyarakat sampai saat ini. Pada zaman dahulu, konon di sekitar aliran Bengawan Solo ada sebuah padepokan kecil bernama “Sentono” yang dipimpin oleh Ki Blacak Ngilo. Blacak Ngilo merupakan salah satu prajurit Majapahit yang melarikan diri dari kerajaan saat terjadi Perang Paregreg. Saat menetap di Dusun Sentono, Ki Blacak Ngilo dikenal sebagai seseorang yang berbudi pekerti luhur, mau mengajarkan cara bercocok tanam, ilmu spiritual, hingga memberikan pelajaran ilmu kanuragan pada masyarakat setempat. Sayangnya, seiring berjalannya waktu, perilaku Ki Blacak Ngilo mulai berubah. Ia diketahui sering bertindak semena-mena. Misalnya, Ki Blacak Ngilo menarik pajak tinggi hingga mewajibkan warga untuk memberikan anak gadisnya agar bisa dijadikan istri olehnya. Hal ini rupanya terdengar sampai ke telinga Sunan Bonang. Ia lantas mengirim utusan kepada Ki Blacak Ngilo. Namun, Ki Blacak Ngilo malah memenggal kepala utusan tersebut dan menantang Sunan Bonang untuk bertarung. Dalam peperangan yang terjadi selama sepekan itu, Ki Blacak Ngilo kalah dan melarikan diri ke dalam tanah. Namun, Sunan Bonang selalu mengikutinya. Dari peristiwa kejar-kejaran itulah konon tercipta lubang-lubang yang berada di Goa Sentono Blora. (huz) Baca juga :

Read More

Film Siksa Neraka, Visualisasi Neraka Menggunakan Pendekatan Al-Qur’an

Jakarta — 1miliarsantri.net : Sineas Anggy Umbara mengungkapkan film “Siksa Neraka” menggunakan pendekatan-pendekatan Al-Qur’an untuk menggambarkan tentang neraka. “Karena tidak ada yang pernah ke neraka, jadi kita pakai pendekatan-pendekatan di Al-Quran semaksimal mungkin untuk memberi gambaran tentang neraka,” terang Sutradara film “Siksa Neraka” Anggy Umbara, dikutip dari keterangan persnya, Jumat (15/12/2023). Demi penggambaran neraka yang mengerikan, film ini menggunakan efek Computer-Generated Imagery (CGI). Penggunaan efek CGI memakan biaya produksi sekitar Rp5 miliar. Anggy menuturkan, film “Siksa Neraka” adalah film yang paling banyak menghabiskan biaya untuk proses editingnya. “Visual neraka membutuhkan sentuhan yang detail, karena kami ingin memberikan terapi kejut bagi penonton. Hampir semua siksaan mengerikan di dalam komik, divisualkan ke dalam film. Mungkin yang paling sulit dalam pembuatannya adalah ketika para penghuni neraka dimasukkan dalam lautan lava, serta di dibunuh dan disantap binatang-binatang beracun raksasa,” ujar Dheeraj Kalwani, Produser film “Siksa Neraka”. Film “Siksa Neraka” merupakan adaptasi dari komik berjudul sama karya M.B Rahimsyah, yang populer di tahun 80-an. Seperti komiknya, film ini memberikan gambaran siksaan neraka yang didapat para pendosa selama hidup di dunia. Film keluaran Rumah produksi Dee Company ini mengisahkan tentang empat orang kakak-beradik bernama Saleh (Rizky Fachrel), Fajar (Kiesha Alvaro), Tyas (Ratu Sofya), dan Azizah (Nayla Purnama). Sejak kecil, mereka telah mendengar kisah-kisah mengenai surga dan neraka. Mereka dididik dengan keras oleh ayahnya (Ariyo Wahab), seorang ustad muda terpandang di desa tempat mereka tinggal. Suatu malam, dalam perjalanan menuju desa seberang tanpa sepengetahuan orang tua mereka, Saleh dan adik-adiknya terseret arus sungai yang deras hingga menghilang. Saleh kemudian terbangun di alam yang lain, yakni neraka yang selalu dikisahkan ayahnya. Saat Saleh dan adik-adiknya masuk ke dalam alam neraka, pencarian juga dilakukan di dunia oleh ayah dan ibunya (Astri Nurdin) untuk menemukan anak-anaknya, baik dalam keadaan hidup atau mati. Selama pencarian berlangsung, satu per satu rahasia pun terungkap, membuat sang orang tua mempertanyakan apakah mereka sudah cukup membekali anak-anaknya dengan pendidikan agama. Di neraka, Saleh dan adik-adiknya pun saling mencari, sambil menghadapi siksaan yang semakin besar atas dosa-dosa yang selama ini mereka sembunyikan. Film “Siksa Neraka” sudah tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 14 Desember 2023. (Iin) Baca juga :

Read More

Sebanyak 192 Masjid Dihancurkan Zionis Israel

Gaza — 1miliarsantri.net : Pasukan zionis Israel telah menghancurkan sebanyak 192 masjid di Jalur Gaza sejak 7 Oktober lali. Ini belum termasuk bangunan-bangunan lain, seperti klinik, rumah sakit, gedung sekolah, rumah-rumah warga yang juga tak luput dari pengeboman. Dua hari yang lalu, pesawat tempur Israel meluncurkan serangan terhadap Masjid Omari di Kota Tua Kota Gaza. Serangan Israel menghancurkan sebagian besar dari masjid tersebut. English Al Mayadeen mengatakan, serangan pada tempat ibadah tersebut dilakukan Israel dengan dalih menyerang markas Hamas. “Media Israel melaporkan bahwa Pasukan Pendudukan Israel telah menghancurkan 192 masjid selama masa agresi dengan dalih menyerang terowongan Hamas di bawahnya,” demikian keterangannya. Masjid Omari didirikan lebih dari 1.400 tahun yang lalu. Masjid Omari ini dianggap sebagai salah satu masjid terbesar dan paling kuno di Gaza dan masjid terbesar ketiga di Palestina yang diduduki setelah Masjid Al-Aqsha dan Ahmed Pasha Al-Jazzar di Acre. Penduduk setempat menyebut masjid itu sebagai Masjid Al-Aqsha Kecil, karena kemiripannya dengan Masjid Al-Aqsha di Al-Quds. Otoritas Gaza pun mendesak badan PBB di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan, UNESCO untuk melindungi situs-situs bersejarah di wilayah Palestina. “Kejahatan yang menargetkan dan menghancurkan situs arkeologi harus mendorong dunia dan UNESCO mengambil tindakan untuk melestarikan warisan peradaban dan budaya yang besar ini,” kata Kementerian Pariwisata dan Purbakala Gaza. Otoritas setempat juga memperkirakan, dari ratusan gempuran Israel pada masjid-masjid di Gaza, setidaknya sudah 104 masjid yang hancur total akibat agresi tersebut. Selain itu, baru-baru ini, Israel menghancurkan masjid lain di kamp New Nuseirat di Gaza tengah. Deretan masjid-masjid terkemuka yang menjadi sasaran agresi Israel di antaranya yakni Masjid Imad Aql di Gaza utara, Masjid Al-Furqan di kamp Bureij di Gaza tengah, Masjid Al-Nuseirat, Masjid al-Yarmouk, Masjid Abbas, Masjid Sheikh Ahmed Yassin di kamp Al-Shati, Masjid Tawbah di kamp Jabaliya, serta tiga masjid lainnya di Khan Younis, termasuk Masjid al-Amin. Dikutip Aljazeera, seorang warga Palestina di Gaza mengaku marah atas aksi Israel pada masjid bersejarah tersebut. Ia mengklaim Israel tengah mencoba menghapus memori warga setempat. “Saya beribadah di sana dan bermain-main di sana sepanjang masa kecil saya,” tutur Ahmed Nemer (45). Masjid Al Omari dibangun lebih dari 1400 tahun yang lalu. Masjid ini adalah salah satu masjid terbesar dan tertua di Gaza dan masjid terbesar ketiga di Palestina setelah Masjid Al Aqsa dan Ahmad Basha Al-Jazzar di Akka. Jamaah biasanya berbondong-bondong ke Masjid Al Omari dari wilayah utara dan selatan sektor ini. Mereka menempuh jarak jauh untuk melaksanakan salat di masjid ini demi melakukan kegiatan keagamaan yang diselenggarakan selama bulan Ramadan. Warga Gaza menyebut Al Omari sebagai “Masjid Al Aqsa Kecil” karena kemiripannya dengan Masjid Al Aqsa di Al Quds yang sampai saat ini masih di bawah pendudukan Israel. (zul/AZ) Baca juga :

Read More

Prasasti Kuno di temukan di Desa Keben Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan

Lamongan — 1miliarsantri.net : Sebuah prasasti kuno kembali ditemukan di Lamongan. Prasasti tersebut dinamakan Prasasti Keben karena ditemukan di kawasan Desa Keben, Kecamatan Turi, Lamongan tengah yang selama ini memang jarang ditemukan. Lokasi penemuan prasasti ini tidak jauh dari balai desa setempat, tepatnya di belakang balai desa dan berdekatan dengan lapangan desa. Hanya berjarak sekitar 50 meter dari belakang balai desa, kawasan dimana prasasti ini ditemukan dikenal dengan nama Telogo Watu (telaga batu). “Dulu kawasan ini dikenal warga sebagai telogo watu dan memang dikeramatkan oleh warga,” kata Kepala Desa Keben H Abdul Kholik kepada 1miliarsantri.net, Kamis (14/12/2023). Berada di sebuah tempat yang dikenal warga dengan sebutan telogo watu, prasasti Keben memang berada di sebuah telaga kecil di belakang balai desa dan dekat dengan lapangan desa. Sebelum terlihat penampakan batu prasasti, kata Kholik, batu prasasti tersebut hanya nampak bagian atasnya saja. “Kalau musim penghujan terendam air karena memang dikenal sejak dulu sebagai telogo watu,” ujarnya. Kondisinya yang tertimbun tanah dan kerap kebanjiran memang membuat prasasti ini aman tanpa ada gangguan. Apalagi, warga masyarakat sekitar mengkeramatkan lokasi di mana telogo watu tersebut berada meski bersebelahan dengan tambak. Kholik menyebut, ada beberapa kali penggalian yang dilakukan oleh warga namun karena banjir sehingga batu prasasti tersebut kembali tertimbun tanah. “Penggalian terakhir ya waktu mau sedekah bumi sekitar bulan Oktober kemarin hingga saat ini masih bisa terlihat,” jelasnya. Kekeramatan telogo watu ini memang diakui oleh Kholik. Ia menyebut, lokasi dimana prasasti Keben berada ini kerap menjadi lokasi shooting untuk acara TV lokal yang berbau mistis. Batu prasasti yang ditemukan di Desa Keben ini memang sudah tidak utuh dan pecah menjadi beberapa bagian. Bagian atasnya pun sudah hilang dan tidak berada di tempatnya. Banyak pula peneliti yang datang ke Prasasti Keben ini. “Kalau dulu kabar-kabarnya yang ada di sana itu adalah tumbal milik dari Syeh Subakir,” imbuhnya. Prasasti Keben saat ini yang baru digali sebagian itu memang menampakkan bentuk sebagai prasasti dengan guratan aksara yang sebagian masih terlihat dan terbaca. Penggalian yang dilakukan warga pada saat sedekah bumi pun, hanya menampakkan sebagian dan belum secara keseluruhan. Sebelum digali, aku Kholik, batu prasasti yang terpendam itu hanya terlihat sebagian saja, yaitu bagian atasnya saja. “Jadi waktu sedekah bumi itu, kita gali dan menampakkan lempengan batu tersebut. Penggalian itupun karena ada saran untuk merawat telogo watu ini,” lanjutnya. Pada saat penggalian yang dilakukan warga sebelum sedekah bumi, tutur Kholik, kondisi batu tersebut tidak terlihat apapun karena mungkin masih kotor. Namun, kini kondisi prasasti sudah bersih dan bisa terlihat aksara yang muncul dari prasasti tersebut. Kalau kondisi pecah, Kholik menyebut jika hal itu memang sudah lama terjadi dan ada yang bilang jika sebagian pecahan batu tersebut dibawa entah kemana. “Saya juga kaget kok ternyata sekarang kondisinya sudah bagus seperti itu, bisa terlihat aksaranya. Padahal dulu saat digali tidak terlihat apa-apa,” ucapnya. Kholik bersama warga desa lainnya berharap agar batu prasasti yang berada di areal persawahan itu bisa diteliti dan menjadi aset budaya yang bisa dilestarikan. Untuk itu, Kholik pun sudah berkomunikasi dengan dinas instansi terkait untuk kelanjutan terhadap batu prasasti yang saat ini masih diberi nama sesuai desanya tersebut. “Kami berharap agar prasasti Keben ini bisa diteruskan proses ekskavasinya oleh dinas dan instansi terkait,” pungkasnya. (nik) Baca juga :

Read More

Istighfar Selain Berfungsi Untuk Ketenangan Jiwa, juga Berfungsi Secara Medis

Surabaya — 1miliarsantri.net : Istighfar atau memohon ampunan kepada Allah merupakan sumber ketenangan jiwa. Tidak hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi istighfar juga telah terbukti memiliki dampak positif secara medis pada kesehatan mental dan emosional. Dalam riwayat Abdullah bin Abbas RA, Nabi Muhammad SAW menyampaikan pesan cara mengatasi permasalahan yang sering dihadapi jiwa. Cara ini sebaiknya dilakukan oleh setiap muslim ketika sedang merasa gundah-gulana. Dari Abdullah bin Abbas RA, beliau meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang terbiasa memohon ampun, maka Allah akan memberinya jalan keluar dari kesusahannya dan terbebas dari kesedihannya, serta memberinya Rezeki dari arah yang dia inginkan. tidak menyangka.” (HR Ahmad dalam Musnadnya, ath-Tabrani dalam al-Mu’jam al-Awsath, Ibnu Majah, Abu Daud, dan al-Baihaqi dalam as-Sunan al-Kubra). Adapun dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman: “Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri, (segera) mengingat Allah, lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya, dan siapa (lagi) yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan dosa itu, sedang mereka mengetahui.” (QS Ali-Imran: 135) Nadiah Thayyarah melalui “Ilmu dalam Al-Qur’an: Memahami Keajaiban Ilmiah Firman Allah”, menjelaskan, para psikolog telah menyampaikan orang yang menderita komplikasi kejiwaan biasanya disebabkan oleh tekanan batin sejak kecil atau akibat peristiwa traumatik yang mereka alami Ketika beranjak dewasa, perasaan depresi ini semakin meningkat hingga menimbulkan komplikasi kejiwaan. Bahkan dapat menimbulkan berbagai penyakit. Kemudian. “Para ilmuwan menyimpulkan bahwa tindakan mengakui kesalahan di depan orang lain biasanya dapat menyucikan jiwa dan menyembuhkan penyakit,” kata Nadiah. Pengobatan modern menyebut istilah ini psikoanalisis, yaitu pengakuan pasien tentang masalah kejiwaan yang dialaminya di hadapan psikiater atau psikiater. “Psikologi modern sangat sejalan dengan hadis Nabi yang berbicara tentang memaafkan dan manfaatnya dalam menghilangkan tekanan jiwa manusia. Ini merupakan mukjizat kenabian dalam bidang psikologi,” jelas Dr Nadiah. Maka itu, ketika seorang muslim mengakui kesalahan dan dosanya serta ikhlas memohon ampun kepada Allah dan mengucapkan istighfar, maka perbuatannya akan membawa kedamaian di hatinya. (yat) Baca juga :

Read More

Pemkot Depok Launching Buku Nikah Braile Untuk Penyandang Disabilitas

Depok — 1miliarsantri.net : Wali Kota Depok, Mohammad Idris telah menyerahkan sekaligus meluncurkan modul dengan huruf Braile yang dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok kepada peserta sekolah Pra Nikah pada Senin (11/12/2023) lalu. Upaya ini merupakan bentuk dari fasilitas Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang diberikan kepada para peserta SPN terutama bagi para peserta yang merupakan para penyandang disabilitas. Nessi Anisa Handari, selaku Kepala DP3AP2KB Kota Depok mengharapkan SPN dapat diakses oleh para generasi muda yang telah siap nikah termasuk bagi disabilitas. “Dengan launchingnya modul ini semoga dapat menjadi acuan dalam memberikan SPN, karena dalam merencanakan pernikahan harus adanya sebuah rencana dan harus dibekali dengan SPN,” tuturnya kepada 1miliarsantri.net, Kamis (14/12/2023). Di sebutnya juga, selain peserta tuna netra para peserta lainnya masih dapat mengikuti modul dengan huruf biasa, dan untuk 10 peserta disabilitas dengan tuna netra telah dibekali modul dengan huruf braile pada angkatan terakhir ini atau 40. Nessi juga berharap modul ini dapat membantu masyarakat yang memiliki kondisi apapun agar dapat ikut menyukseskan program SPN. Serta tidak adanya diskriminasi bagi mereka para penyandang disabilitas supaya program ini dapat dimanfaatkan seluruh kalangan dan semua golongan dapat ikut serta. Dan dengan adanya modul dengan huruf braile ini, DP3AP2KB Kota Depok yang bekerja sama dengan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) juga bermaksud untuk melancarkan program pengembangan inovasi SPN. (div) Baca juga :

Read More

Aa Gym : Komika Penghina Rasulullah Hendaknya Bertaubat

Jakarta — 1miliarsantri.net : Belakangan viral seorang komika diduga menghina Nabi Muhammad SAW. Komika tersebut mengutip nama Nabi Muhammad SAW dalam bahan candaan yang banyak dikecam tokoh agama. Tak hanya itu, Aulia juga menyinggung banyak hal terkait agama Islam seperti masalah poligami. “Bilang aja loe pingin begituan dengan lima perempuan, pakai-pakai hadis Nabi,” kata Aulia menyinggung tentang hadis poligami dalam Islam disaat penyampaian stand up comedy nya beberapa waktu lalu. Pengasuh Pondok Pesantren Daarut Tauhiid Bandung, KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), meminta kepada komika tersebut untuk segera bertaubat. “Taubat lah. Taubat. Bahagia itu tidak akan bisa datang dengan perbuatan buruk. Kita bicara yang baik-baik saja,” ujar Aa Gym saat ditemui 1miliarsantri di Jakarta Selatan, Kamis (14/12/2023). Aa Gym mengatakan, Indonesia sekarang ini lebih membutuhkan orang-orang yang mengajak kepada kebaikan. Maka itu, menurut dia, sudah seharusnya komika Indonesia juga berbicara dengan santun dan mengajak pada kebaikan. “Karena negeri ini lebih membutuhkan orang-orang yang mengajak kepada kebaikan, yang mempersatukan, yang membuat orang menjadi lebih produktif,” sambung Aa Gym. Dia juga berpesan kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya kepada para komika untuk tidak mencari penyakit dengan menghina junjungan umat Islam, Nabi Muhammad SAW. “Ya janganlah kita cari penyakit dengan menghina para nabi, menghina agama. Karena itu tidak jadi kebaikan sama sekali bagi siapapun,” tutup Aa Gym. (wink) Baca juga :

Read More

Pemerintah Kerajaan Saudi Melakukan Pemeliharaan Rutin Ka’bah Jelang Musim Haji 2024

Riyadh — 1miliarsantri.net : Pemerintah Kerajaan Arab Saudi tengah melakukan pemeliharaan rutin Kakbah. Pekerjaan mulai dilakukan sejak Sabtu (09/12/2023) di bawah pengawasan Departemen Manajemen Proyek Kementerian Keuangan Saudi dengan lembaga pemerintah lainnya. Pemeliharaan berkala tersebut merupakan upaya berkelanjutan dari komitmen Pemerintahan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dalam merawat dan memuliakan Kakbah, menjaga kesucian dan seluruh elemen agar tetap dalam kondisi optimal. Mengutip Saudi Press Agency, sejak berdiri pada 1438 H, Departemen Manajemen Proyek sudah aktif mengawasi proyek perluasan Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah atas pengarahan Raja Salman. Departemen Manajemen Proyek juga mengawasi pekerjaan renovasi berkala unsur-unsur Kakbah sebelumnya yang dilaksanakan pada bulan Syawal 1440 H dan Dzulhijjah 1442 H. Pekerjaan konstruksi yang tengah berlangsung di sekitar Kakbah tidak terlihat karena tertutup pagar tinggi. Selain itu, Hijr Ismail di sisi utara Ka’bah juga akan ditutupi. Akibat renovasi tersebut, sementara jamaah tidak dapat menyentuh Kakbah dan melihat Hajar As-Wad. Namun, jamaah masih dapat melakukan tawaf atau mengeliling Kakbah, serta ibadah lainnya tanpa hambatan apapun. Melihat akun X @HaramainInfo, disebutkan proses perawatan Kakbah akan memakan waktu kurang lebih selama 10 hari. “Pengerjaan ka’bah akan berlangsung selama kurang lebih 10 hari,” bunyi keterangan Info Haramain. Dalam renovasi tersebut, hanya pekerja yang diberi wewenang khusus yang dapat memasuki wilayah tersebut selama masa konstruksi. Pekerjaan renovasi ini merupakan upaya signifikan yang bertujuan untuk memastikan pelestarian dan pemeliharaan tempat bersejarah tersebut. (dul/SPA) Baca juga :

Read More

Berikut Serangkaian Acara Peringatan Haul Gus Dur ke 14

Jakarta — 1miliarsantri.net : Haul ke-14 KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur akan digelar Sabtu malam, 16 Desember 2023 di Jalan Warung Silah, Ciganjur, Jakarta Selatan. Haul kali ini mengangkat tema ‘Meneladani Budaya Etika Demokrasi Gus Dur’. Salah satu acaranya yaitu pembacaan “Amanat Ciganjur” untuk muwujudkan Pemilu Damai dan Berkualitas. Menurut ketua panitia, Inayah Wulandari Wahid, pemilihan tema haul tersebut dipilih pihak keluarga sebagai upaya untuk menghadirkan inspirasi dan keteladanan Gus Dur tentang demokrasi sebagaimana yang sudah diyakini, dijalankan dan diperjuangkan almarhum. “Banyak hal yang bisa dipelajari dan diperhatikan oleh penyelenggara, kontestan dan konstituen tentang bagaimana seharusnya demokrasi ditempatkan, diarahkan dan ditata orientasinya,” terang putri bungsu Gus Dur ini. Yang paling penting diteladani dari demokrasi ala Gus Dur adalah tentang budaya etika yang beliau pegang teguh, dijalankan dan diperjuangkan. Gus Dur, lanjut Inaya tidak menganggap demokrasi dan pemilu sebagai prosedur dan angka-angka elektoral, tetapi memiliki kandungan mandat nilai perjuangan harkat martabat manusia dan kesejahteraan. “Demokrasi di sisi Gus Dur, juga tak bisa dipisahkan dari budaya anti kekerasan dan ketaatan pada konstitusi,” tegasnya. Untuk itu, beberapa tokoh dan seniman diundang mengisi acara, di antaranya filsuf dan astronomer dari STF Driyakarya Karlina Supelli untuk memberi orasi tentang substansi dan arah demokrasi ideal, seusai teladan demokrasi Gus Dur. Inaya juga menyebut akan ada pembacaan ‘Amanat Ciganjur’ berisi pesan-pesan demokrasi, yang akan dibacakan oleh beberapa tokoh bangsa. Mereka adalah Ibu Shinta Nuriyah Wahid, Lukman Hakim Saifuddin, Romo Benny Susetyo dan Pdt Gomar Gultom. Sebagaimana umumnya, agenda utama Haul 14 Gus Dur adalah pembacaan Tahlil dan Doa oleh KH Husein Muhammad, ulama intelektual asal Cirebon. Di awal acara, akan dibuka dengan pembacaan shalawat dan mahallul qiyam oleh Group Shalawat Bil Musthofa, dari Pondok Krapyak, Yogyakarta. Sedangkan pembacaan ayat Suci Al Qur’an, akan dilantunkan Ustadz H. Rif’at Aby Syahid, dari PP Al Falah, Cicalengka Bandung. Sejumlah artis seniman turut meramaikan, di antaranya Band Lorjhu’ dari Madura, Ria Pasar Kemis, Yati Pesek yang akan didapuk standup comedy bersama trio komedian santri Abioso Group. “Sebuah kehormatan bagi kami, bila kita semua berkenan mendoakan dan mengenang Alm KH. Abdurrahman Wahid, baik hadir langsung di acara Haul atau mengikuti secara virtual melalui siaran media,” pungkasnya. (rid) Baca juga :

Read More

Rasulullah SAW Selalu Membaca Tiga Doa ini Dalam Sholat

Surabaya — 1miliarsantri.net : Rasulullah SAW kerap membaca sejumlah doa jika berada dalam gerakan-gerakan tertentu sholat. Setidaknya terdapat tiga doa yang kerap beliau baca. Ibnu Qayyim Al-Jauzi dalam kitab Fikih Shalat merangkum doa-doa Rasulullah SAW dalam sholat sebagai berikut: Pertama, doa selamat dari adzab kubur. Nabi berdoa, “Allahumma inniy audzubika min adzabil-qabri wa audzu bika min fitnatil-masih ad-dajaali wa audzubika min fitnati al-mahya wa fitnatil-mamaati. Allahumma inniy audzubika minal-ma’tsami wal-maghrami.” Yang artinya, “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari adzab kubur dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah Al-Masih Dajal, dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah hidup dan mati, dan aku berlindung kepada-Mu dari dosa dan utang.” Kedua, doa memohon ampunan. Nabi berdoa, “Allahummaghfirliy dzanbiy wa wasi’liy fii daari wa baarikliy fima razaqtaniy.” Yang artinya, “Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku, luaskanlah tempat tinggal (persinggahanku) dan berkahilah rizki yang Engkau berikan kepadaku.” Ketiga, Rasulullah SAW juga membaca doa dalam sujudnya. Nabi berdoa, “Rabbi a’thi nafsiy taqwaaha wa zakkiha anta khairu man zakkaha anta waliyyuha wa maulaha.” Yang artinya, “Ya Tuhanku, berikan kepadaku jiwaku sifat takwanya, dan bersihkanlah ia. Engkau sebaik-baik Dzat yang membersihkannya. Engkau wali sekaligus tuan baginya.” Doa-doa yang Rasulullah SAW ucapkan dalam shalatnya selalu diucapkan dengan lafadz mufrad (tunggal). Seperti di dalam doa, “Rabbighfirliy warhamni wahdiniy.” Yang artinya, “Ya Tuhanku, ampunilah aku, dan berilah aku petunjuk.” (yat) Baca juga :

Read More