Menag Meninjau Kesiapan Hotel dan Katering Jamaah Haji Indonesia

Madinah — 1miliarsantri.net : Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meninjau dan mengecek langsung kesiapan layanan hotel dan dapur katering jamaah selama di Madinah. Menag berkunjung ke Emaar Elite di wilayah Syamaliyah (sekitar 50 meter sebelah utara Masjid Nabawi) dan Meez Mary Kitchen For Serve Meals di Wilayah Hatim, Madinah. Emaar Elite Hotel berkapasitas 1.400 jamaah. Sementara Meez Mary tahun ini melayani 11.000 jamaah haji Indonesia per hari. Makan yang disajikan makanan bercita rasa nusantara dengan menu antara lain Nasi Kuning, Ayam Goreng Saus Mentega, Telur Orak Arik, Nasi Uduk, Telur Dadar, Opor Ayam, Daging Sapi Masak Habang, Ikan Tuna Cabai Hijau, Ayam Gulai, Ikan Patin Bumbu Balado, Rendang Daging, Semur Daging, Ikan Patin Goreng, Gepuk Daging Sapi, dan tidak lupa tahu dan tempe. Menu-menu ini dipadu dengan tumisan sayuran serta ditambah buah-buahan dan air mineral. Dapur katering ini juga akan menyajikan 20% makanan ramah lansia. Makanan disajikan dengan menu yang sama, hanya nasi dan lauknya dimasak agar lebih halus dan lembut. Salah satu pilihannya dalam bentuk Nasi Tim. Menag dalam kunjungan ini ikut memastikan bahwa layanan yang disiapkan ramah lansia. “Saya sudah mengecek kesiapan layanan di Emaar Elite Hotel. Saya lihat hotel untuk jemaah haji Indonesia representatif, bagus dan bersih. Ini sesuai kontrak,” terang Menag saat dikonfirmasi 1miliarsantri.net, Ahad (12/5/2024). Ikut mendampingi dalam kunjungan tersebut, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief, Staf Khusus Menag bidang Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo, Staf Khusus Menag bidang Hukum Abdul Qodir, Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam, Kadaker Madinah Ali Mahzumi dan Kabid Katering Sutikno. “Kamar mandi ada di dalam dan sebagian menggunakan bath up. Saya minta supaya jamaah lansia ditempatkan pada kamar dengan kamar mandi yang menggunakan shower. Jika bath up, harus ada pendamping. Ini untuk kenyamanan jamaah, khususnya lansia,” sambungnya. Dari seluruh kamar di Emaar Elite Hotel, ada sekitar 100 kamar dengan kamar mandi berupa bath up. Jamaah haji Indonesia mulai tiba di Madinah pada 12 Mei. Mereka tinggal selama sembilan hari di Kota Nabawi, sebelum berangkat ke Makkah. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun ini sudah menjalin kontrak dengan 106 hotel sebagai akomodasi jemaah di Madinah. Di dapur katering, Menag juga menanyakan hal sama, terkait layanan lansia, selain cek kondisi dan kesiapannya dalam menyiapkan konsumsi jamaah. “Saya juga mengecek kesiapan dapur Meez Mary, salah satu pihak yang akan menyediakan layanan konsumsi jemaah haji Indonesia. Saya lihat dapur bersih dan luas. Tahun lalu kinerja dapur ini baik. Saya juga lihat sudah ada alokasi sendiri untuk menu makanan bagi jemaah lansia. Saya harap dapur ini bisa memberikan layanan terbaik bagi jemaah,” papar Menag. Tiba di dapur, Menag disambut pemilik perusahaan katering Meez Mery. Hadir juga Wan Abdurahman, selaku executive chef yang asli warga Cipanas, Bogor. Menag juga akrab berbincang dengan beberapa chef dan asisten chef yang ada di dapur dan kebanyakan juga dari Indonesia. Kesempatan itu dimanfaatkan Menag untuk menanyakan banyak hal, mulai dari ketersediaan sayuran dan bumbu nusantara, hingga tempe dan tahu. Menurut Menag, orang Indonesia suka dengan tempe dan tahu. Hal tersebut diiyakan Wan Abdurrahman. Tidak hanya saat operasional haji, menu tempe dan tahu juga disukai jamaah umrah. Dalam sehari, dapurnya bisa menghabiskan hingga ratusan papan tempe dan tahu yang juga diproduksi orang Indonesia. Menag tidak lupa menanyakan kesiapan storage dan ketersedian bahan makanan. Dijelaskan Wan Abdurrahman, dapur ini memiliki enam storage besar, sembari menunjukkannya satu per satu. Tampak bahan makanan daging sapi, ayam, ikan, dan telur juga sudah tersedia dalam ruangan berpendingin udara. “Bumbu Indonesia apa saja yang digunakan?” tanya Menag. Dijelaskan Wan Abdurrahman kalau ada cukup banyak jenis, antara lain: sereh, lengkuas, kencur, daun pandan, daun jeruk, salam, santan, ssem, dan kacang tanah. Kita terus berupaya menghadirkan yang terbaik buat jamaah. Saya berharap layanan hotel dan konsumsi di Madinah tahun ini lebih baik dan ramah lansia,” pungkasnya. (dul) Baca juga :

Read More

Jamaah Haji Diminta Untuk Mempersiapkan Kesehatan Fisik

Jakarta — 1miliarsantri.net : Aktifitas pemberangkatan Calon Jamaah Haji Indonesia sudah dilakukan. Selain mempersiapkan rohani, jamaah yang hendak melakukan perjalanan ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umroh dan haji diimbau menyiapkan jasmani. Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Soekarno-Hatta Naning Nugrahini menekankan pentingnya penyiapan kondisi fisik sebelum berangkat ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah umroh maupun haji. “Mereka akan bertemu dengan orang-orang yang berasal dari berbagai negara di dunia yang mungkin juga mempunyai faktor risiko penyakit, berdesak-desakan, berada pada kepadatan tinggi, iklim yang berbeda dan kadang ekstrem, kelelahan, yang menyebabkan risiko terjadinya gangguan kesehatan atau sakit berat akibat penyakit menular maupun tidak menular,” katanya dalam acara temu media di Jakarta, Ahad (12/5/2024). Oleh karena itu, ia mengatakan, penting untuk mempersiapkan jasmani dengan menjaga tubuh tetap bugar dan sehat serta menjalani vaksinasi yang dianjurkan. Ia menyampaikan anggota jamaah haji dan umroh yang berusia lanjut yang memiliki komorbiditas tergolong kelompok yang rentan dan berisiko tinggi mengalami gangguan kesehatan sehingga perlu mendapat perhatian lebih. Naning mengimbau jamaah yang hendak menunaikan ibadah umroh maupun haji disiplin menerapkan pola hidup sehat untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan. Jamaah umroh dan haji yang memiliki komorbiditas disarankan mengonsumsi obat rutin sesuai anjuran dari dokter, memastikan kebutuhan gizi terpenuhi, mencukupkan minum air, mencukupkan istirahat, dan menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat. Naning mengemukakan, jamaah umroh dan haji juga harus dipastikan sudah mendapatkan vaksinasi yang dibutuhkan, termasuk vaksinasi meningitis dan influenza, sebelum berangkat ke Tanah Suci. “Kita berisiko terkena penyakit pada saat berangkat ke luar Indonesia. Mungkin kalau yang muda kena batuk pilek tidak masalah, tapi yang sepuh itu bisa berkepanjangan, jadi mohon hati-hati,” pungkasnya. (Iin) Baca juga :

Read More

KH Miftachul Akhyar Minta Guru Maarif NU harus Pintar dan Benar

Surabaya — 1miliarsantri.net : Rois Am PBNU, KH. Miftachul Akhyar menyerukan kepada guru, pendidik dan pengajar, khususnya di lingkungan Lembaga Pendidikan Maarif untuk pintar secara keilmuan sesuai perkembangan jaman dan teknologi. Di sisi lain tetap menjaga keilmuannya dalam jalur yang benar. Dengan mengutip Alqur’an, Rois Am mengaskan bahwa lafadz iqra’ dalam surat Al Alaq menunjukkan guru harus ‘pinter’ atau pintar, sedangkan lafadz ‘Bismi Rabbika’ menunjukkan pesan guru itu harus benar. Hal itu disampaikan Kiai Miftah dalam halal bihalal Pengurus Cabang LP Maarif NU Kota Surabaya di Gedung Pertemuan Convention Hall Surabaya beberapa waktu lalu. Kiai Miftah berpesan, sekolah Ma’arif adalah lembaga yang bukan hanya mencetak orang-orang pintar saja, tetapi juga mencetak orang-orang yang benar. Pengasuh PP Miftachus Sunnah ini juga mengutip pesan pujangga Jawa Ronggo Warsito, amenangi jaman edan, ewuh aya ing pambudi, melu edan nora tahan, yen tan milu anglakoni, boya kaduman melik, kaliren wakasanipun. Dilalah kersa Allah. begja-begjaning kang lali luwih, begja kang eling lan waspada. “Artinya, menghadapi jaman edan, keadaan menjadi serba sulit, turut serta edan tidak tahan, apabila tidak turut serta melakukan, tidak mendapatkan bagian akhirnya menderita kelaparan. Sudah kehendak Tuhan Allah, betapapun bahagianya orang yang lupa lebih berbahagia mereka yang sadar dan waspada,” papar Kiai Miftah. Oleh kerena itu, seorang guru hendaknya senantiasa membuat keseimbangan antara kehidupan dunia dan juga ukhrawi. “Agar bisa pintar dan benar, maka guru Maarif harus terus mengasah keilmuan, sekaligus banyak berdzikir, sehingga hidupnya seimbang dan selalu bahagi,” lanjutnya. Sementara itu Ketua Lembaga Pendidikan Maarif NU Jatim, Gus Shodiq menyampaikan lima modal Modal atau prasyarat dalam membangun sebuah institusi pendidikan atau sekolah/madrasah agar bermanfaat. Kelima modal itu adalah modal nama Ma’arif, Modal Jejaring, Modal Sosial, Modal Technologi dan Modal Keuangan. “Sekolah Maarif perlu optimal membangun branding, jangan hanya bisa ngomong sekolah lain lebih baik, tapi harus yakin dan percaya bahwa sekolah Ma’arif lebih baik,” tegas Wakil Rektor Unisma ini. Dalam hal jejaring Maarif, Gus Shodiq mengajak keluarga besar Maarif dan warga NU untuk menyukseskan Gerakan Sekolah Maarif atau GSM. Menghadapi musim penerimaan peserta didik baru atau PPPDB 2024/2025, Maarif NU Jatim sudah menyiapkan patform digital untuk daftar di sekolah Maarif melalui platform e-GSM. “Modal jejaring yang diperkuat modal.teknologi seperti e-GSM ini, saya optimis Maarif akan selalu jaya, Amin,” harapnya. (har) Baca juga :

Read More

Sebanyak 110 Ribu Warga Mengungsi dari kota Rafah

Gaza — 1miliarsantri.net : Sebanyak 110 ribu orang terpaksa mengungsi dari Kota Rafah di Jalur Gaza selatan. Kondisi ini terjadi akibat operasi yang dilakukan militer Israel, kata Badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) pada Jumat (10/5/2024). UNRWA juga kembali mendesak gencatan senjata segera di wilayah tersebut. “Saat pasukan Israel gencar membombardir Rafah, pengungsian paksa terus terjadi. UNRWA memperkirakan sekitar 110 ribu orang saat ini telah meninggalkan Rafah untuk menyelamatkan diri. Namun, tidak ada tempat yang aman di Jalur Gaza dan kondisinya mengerikan. Satu-satunya harapan adalah gencatan senjata segera,” tulis UNRWA di platform X. Pada Senin (6/5/2024) malam hingga Selasa (7/5/2024) militer Israel memulai operasi militer di wilayah timur Kota Rafah dan mengambil alih sisi Gaza di persimpangan Rafah dengan Mesir. Kelompok perlawanan Palestina, Hamas, mengaku telah menyetujui ketentuan perjanjian gencatan senjata yang diusulkan mediator Mesir dan Qatar. Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu malah menyatakan bahwa perjanjian tersebut tidak dapat diterima. Saat ini lebih dari satu juta orang diyakini mengungsi di Kota Rafah. Pada Kamis (9/5/2024) surat kabar Politico, yang mengutip berbagai sumber, melaporkan bahwa negosiasi gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Kairo ditangguhkan, termasuk karena operasi militer Israel di Rafah. Akan tetapi, Penasihat Komunikasi Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby mengatakan negosiasi masih berlangsung meski Direktur CIA William Burns hengkang. Pada 7 Oktober 2023 Hamas meluncurkan serangan roket besar-besaran terhadap Israel dan menerobos perbatasan serta menyerang permukiman sipil dan basis militer. Akibatnya, hampir 1.200 warga Israel tewas dan sekitar 240 orang lainnya disandera selama serangan berlangsung. Israel lantas melakukan serangan balasan, memerintahkan pengepungan total terhadap Gaza dan mulai melakukan invasi darat dengan tujuan melenyapkan petempur Hamas dan menyelamatkan para sandera. Sejauh ini, lebih dari 34.900 warga Palestina terbunuh dalam serangan yang dilakukan militer Israel di Gaza, menurut otoritas setempat. Sementara itu, lebih dari 100 sandera diyakini masih ditahan Hamas di Gaza. (zul) Baca juga :

Read More

Menag Yaqut Meninjau Langsung Fasilitas Jamaah Haji Indonesia

Mekah — 1miliarsantri.net : Pemerintah Indonesia terus berupaya menyediakan katering dengan cita rasa nusantara. Salah satu usahanya dengan menghadirkan bumbu-bumbu dari Indonesia. Penggunaan bumbu asli Indonesia ini dipastikan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat kunjungannya ke dapur penyedia katering jamaah haji di Makkah. Dapur yang dikunjungi, yaitu Rayat Al Motahedon di Al Syawqiyah. Dapur ini akan menyiapkan katering untuk 4.065 jamaah perhari. “Saya sore ini ke salah satu dapur katering jamaah. Kita lihat dapurnya representatif, besar, luas, dan bersih. Kecukupan bahan makanan kita tanyakan dan mereka meyakinkan,” terang Menag di Makkah, Sabtu (11/5/2024). Selain sarana memasak, dalam kunjungan ini, Menag mengecek kesiapan bahan makanan, proses kerja dapur, sanitasi, dan juga storage atau tempat penyimpanan bahan makanan. Menag juga sempat berdialog dengan salah satu chef dan dua asisten yang berasal dari Banjarmasin dan Bandung. Setiap dapur harus memiliki minimal dua chef dan empat asisten chef asal Indonesia. “Dapur siap beri layanan konsumsi. Kita cek kesiapan armada yang akan mengantar makanan juga siap. Semoga nanti bisa beri layanan terbaik ke jamaah,” sambung Menag. Disinggung soal penggunaan produk bumbu Indonesia, Menag mengatakan tahun ini sudah lebih 70 ton bumbu yang didatangkan dari Indonesia. Total kebutuhan lebih dari 200 ton. “Ada 70 ton lebih dari total kebutuhan lebih dari 200 ton bumbu. Kita libatkan UMKM. Tahun lalu hanya 15 ton. Jadi jauh lebih baik. Semoga tahun depan bisa dipenuhi sepenuhnya bumbu dari Indonesia sehingga cita rasa tidak jauh berbeda,” imbuhnya. Ada delapan jenis bumbu yang didatangkan dari Indonesia, yaitu rendang, gulai, nasi kuning, nasi uduk, semur, sambel goreng, bumbu merah, dan bumbu dasar kuning. Tahun ini, ada 57 dapur di Makkah dan 21 dapur di Madinah yang akan menyediakan katering bagi jamaah haji Indonesia. Adapun jadwal kunjungan Menag di Saudi Menag yakni meninjau kesiapan hotel, bus, dan dapur penyedia katering jamaah haji Indonesia di Makkah. Pada kunjungan kerja selanjutnya, Menag akan melihat kesiapun dapur penyedia layanan katering dan hotel jamaah di Madinah. (dul) Baca juga :

Read More

LMI dan SMI Gelar Pelatihan Manajemen Pengelolaan Masjid

Denpasar — 1miliarsantri.net : Lembaga Manajemen Indonesia (LMI) dan Sinergi Masjid Indonesia (SMI) berkolaborasi mengadakan kegiatan “Workshop Manajemen Masjid” di Masjid Ibnu Battutah, Bali, baru-baru ini. Kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman tentang peran dan fungsi masjid dalam masyarakat serta meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan masjid. Acara ini turut dihadiri oleh Muhammad Jazir ASP dan Ir. Misbahul Huda, MBA. Rudi, A.Md Par, yang menekankan pentingnya manajemen masjid dalam menciptakan kegiatan yang terarah dan bermanfaat bagi masyarakat. Kepala Kantor Perwakilan LMI Bali, Mohammad Jamil mengatakan target acara memahami peran dan fungsi masjid terhadap Masyarakat sekitar, termasuk takmir masjid mampu mengimplementasikan hasil dari pembelajaran program sekolah manajemen masjid ini. Harapannya kehadiran masjid betul-betul membina umat dan umat membangun masjid. Selain itu harapan kedepan masjid bisa membangun perubahan pengelolaan masjid yang lebih baik dari sebelumnya dengan dibuktikan hasil laporan perkembangan pengelolaan masjid, baik dari sisi perencanaan, pelaksanaan dan pelaporannya. Jamil, sapaan akrabnya, menambahkan, pelatihan tersebut sangat penting, mengingat diperlukan para pengurus yang berkompeten dalam mengelola masjid. Pelatihan itu juga untuk meningkatkan profesionalisme pengelolaan masjid. “Manajemen masjid merupakan upaya memanfaatkan faktor-faktor manajemen dalam menciptakan kegiatan masjid yang lebih terarah. Oleh karena itu diperlukan pendekatan sistem manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan,” tambahnya. Ainur Rohim selaku perwakilan dari SMI menyebut, dalam prakteknya Rasulullah SAW menempatkan masjid tidak hanya sebagai tempat salat lima waktu, tapi juga sebagai sebuah pusat peradaban. “Ini artinya, masjid dijadikan pusat pertahanan, pemerintahan, pendidikan, dan sosial budaya. Masjid merupakan sumber pendorong kemajuan masyarakat di sekitarnya,” ujarnya Dia berharap para peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat dalam pengelolaan masjid secara profesional, sehingga kegiatan dapat bermanfaat dalam kehidupan masyarakat. Kegiatan ini dihadiri oleh 160 peserta dari 60 masjid se-Bali Raya. Setelah kegiatan pelatihan ini selesai, harapannya setiap peserta yang hadir dapat mempraktekkan ilmu yang sudah didapat sehingga mampu meningkatkan kualitas masjid di seluruh Bali. (ami) Baca juga :

Read More

Perlawanan Budak di Masyarakat Kolonial Batavia

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Kompeni menguasai Jayakarta. JP Coen menghancurkan lokasi penguasa Jayakarta dan masjid-masjid, lalu membangun benteng untuk masyarakat kolonial. Orang Sunda dan Jawa yang semula menjadi penghuni Jayakarta sejak 1619 dikeluarkan dari Batavia, nama baru untuk Jayakarta. Penduduk pribumi yang tinggal hanyalah para budak dan gundik. Kehidupan para budak ini memprihatinkan, banyak yang meninggal karena kekurangan gizi. banyak yang melakukan perlawanan, tapi mendapat hukuman berat, yang terkenal adalah Untung Suropati. Yang bisa bebas adalah mereka yang digaji cukup sehingga bisa membeli kekebasannya. Atau mereka telah memeluk agama Kristen lalu dibebaskan oleh tuannya, atau seperti Untung Suropati. Budak didatangkan oleh para pedagang senior di Batavia, baik itu budak laki-laki ataupun budak perempuan. Budak perempuan ada yang kemudian menjadi gundik. Pada 1620, JP Coen mencatat, penduduk yang tinggal di dalam tembok Batavia hanya 2.000 orang. Sebanyak 10 ribu sampai 15 ribu tinggal di luar tembok. Budak-budak yang merdeka diberdayakan sebagai milisi Kompeni sejak 1622. Tugasnya melakukan jaga malam. Maka, budaya dominan orang-orang Eropa yang memiliki gundik adalah budaya Asia. Bukan budaya Eropa. Maka, anak-anak mereka akan kehilangan hak untuk pulang ke Belanda dan kehilangan hak mendapat pendidikan di Eropa. Perempuan pribumi yang semula menjadi budak, kemudian menjadi nyonya di keluarga laki-laki Eropa yang menikahinya. Tapi, mereka yangtetap sebagai budak, selain kekurangan gizi, juga tidak mendapat tinggal yang layak. Akibatnya, banyak budak yang melawan tuannya. Budak yang melawan biasanya akan mendapat hukuman yang berat. Untung Suropati, yang semula menjadi perwira Kompeni yang baik. Suropati berasal dari Bali. Ia dibeli oleh Kapten Van Beber di Makassar saat ia masih berusia tujuh tahun. Kompeni menguasai Makassar pada 1669, Kapten Van Beber pulang, membawa Untung Suropati ke dalam kehidupan masyarakat kolonial di Batavia. Van Beber kesulitan keuangan, Van Beber menjual budak-budaknya. Untung Suropati dijual kepada Kapten Moor. Kapten Moor di kemudian hari dikenal sebagai perwira Kompeni yang bersahabat dengan raja Mataram. Kapten Moor naik pangkat dan menjadi anggota Dewan Hindia. Moor juga menyukai Suropati yang pekerja keras. Tapi setelah remaja, Untung Suropati mencintai anak Moor, tetapi mengapa kemudian melakukan perlawanan? Rupanya, Moor marah kepada Untung Suropati yang tidak tahu diri itu. Maka, Untung Suropati dijebloskan ke penjara bawah tanah. Tapi ia berhasil kabur dari penjara bawah tanah, lalu menjadi buron. Ia kemudian menjadi pimpinan orang-orang Bali merdeka, karena tak ada yang bisa mengalahkanya. Karena keandalannya ini, ia kemudian direkrut menjadi perwira Kompeni. Itu terjadi setelah Untung Suropati dan kawan-kawannya menyerang benteng Kompeni di Tanjungpura. Ketika ia mendapat tawaran bergabung di ketentaraan Kompeni, serta-merta ia menyanggupi. Ia ingin membalas dendam kepada Kapten Moor yang telah menjebloskannya ke penjara. Dalam satu kasus, Untung Suropati tersinggung karena ada perwira Kompeni yang pangkatnay leih rendah darinya tidak menuruti perintahnya. Maka ia pun mengerahkan anak buahnya untuk menyerang perwira itu. Apalagi, perwira itu juga menyatakan Suropai adalah budak buron. Setelah penyerangan itu, Suropati meminta perlindungan ke Mataram. Ia berhasil membunuh perwira Kompeni Kapten Tack pada 1686 di Mataram. Kapten Tack merupakan perwira yang menjadi utusan Kompeni menangkap Suropati. Untung Suropati juga mendapat tugas menyelesaikan urusan utang Raja Mataram, Amangkurat II. Amangkurat II memiliki utang cukup banyak sejak ia naik tahta pada 1677. Perlawanan Untung Suropati dan kawan-kawannya memang membuat masyarakat kolonial di Batavia cemas. Maka, Kompeni pun membatasi impor budak laki-laki dewasa untuk kategori tertentu. Budak dari Makassar dan Bali masuk kategori ini, sehingga tidak lagi dibolehkan dibawa ke Batavia. “Setelah 1685, tidak ada budak laki-laki di atas usia 12 tahun dari kedua suku tersebut yang diizinkan untuk dibawa ke Batavia,” ujar Jean Gelman Taylor. Kompeni lebih cemas lagi setelah Untung Suropati membunuh Kapten Tack. Kesiagaan dilakukan dikota-kota yang ada orang Belandanya. (jeha) Baca juga :

Read More

AS Hentikan Pengiriman Senjata ke Israel

Washington — 1miliarsantri.net : Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menghentikan pengiriman senjata ke Israel sebagai perlawanan terhadap tindakan nyata pasukan Israel yang menyerang kota Rafah di Gaza selatan. Hal tersebut disampaikan seorang pejabat senior pemerintah. Biden telah berusaha untuk mencegah serangan skala penuh yang dilakukan Israel terhadap Rafah, tempat ratusan ribu warga Palestina mencari perlindungan dari pertempuran yang terus terjadi di Gaza sampai saat ini. Mengutip pejabat AS yang tidak ingin disebutkan namanya yang mengatakan bahwa Washington mulai “dengan hati-hati meninjau usulan transfer senjata tertentu ke Israel yang mungkin digunakan di Rafah” pada bulan April ketika tampaknya Israel hampir mengambil keputusan atas serangan itu. “Sebagai hasil dari peninjauan tersebut, kami telah menghentikan satu pengiriman senjata pada pekan lalu. Terdiri dari 1.800 bom seberat 2.000 pon [907kg] dan 1.700 bom seberat 500 pon [227kg]. Kami secara khusus fokus pada penggunaan akhir bom seberat 2.000 pon tersebut dan dampak yang mungkin ditimbulkannya di lingkungan perkotaan yang padat seperti yang telah kita lihat di wilayah lain di Gaza. Kami belum membuat keputusan akhir tentang bagaimana melanjutkan pengiriman ini,” ungkap pejabat tersebut. Reuters melaporkan bahwa terdapat empat sumber mengatakan pengiriman tersebut, yang telah tertunda selama setidaknya dua minggu, juga memuat Joint Direct Attack Munitions (JDAMs) buatan Boeing, sebuah alat yang menempatkan sistem panduan presisi pada bom, serta Bom Diameter Kecil. Mengutip pejabat yang tidak disebutkan namanya, The Wall Street Journal melaporkan sebelumnya pada hari Selasa bahwa AS telah menunda pengiriman sekitar 6.500 JDAM. Penundaan ini terjadi pada saat Washington secara terbuka menekan Israel untuk menunda rencana serangannya di Rafah sampai Israel mengambil langkah-langkah untuk mencegah jatuhnya korban sipil. Sebagai informasi, Gedung Putih dan Pentagon sampai saat ini menolak mengomentari penundaan pengiriman tersebut. (riz) Baca juga :

Read More

Keberangkatan 1.762 Calon Jamaah Haji Asal Tangerang Dibagi Lima Kloter

Tangerang — 1miliarsantri.net : Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang, Banten menyebutkan keberangkatan 1.762 calon haji dibagi dalam lima kelompok terbang (kloter) yang dimulai pada 11 Mei 2024. Kepala Kantor Kemenag Kota Tangerang Samsudin mengatakan kloter pertama berangkat pada tanggal 11 Mei 2024, kemudian kloter kedua tanggal 15 Mei 2024, lalu tanggal 19 Mei 2024 keberangkatan kloter ketiga, tanggal 29 Mei 2024 kloter keempat, dan terakhir pada 7 Juni 2024 yakni kloter 5. “Kita terus melakukan persiapan jelang pemberangkatan kloter pertama tanggal 11 Mei. Insya Allah semua sudah berjalan siap,” terangnya, Jumat (10/5/2024). Ia menuturkan jamaah haji asal Kota Tangerang pada tahun 2024 terdapat peningkatan dari tahun sebelumnya, yakni sebanyak 95 orang. Ia melanjutkan Kemenag Kota Tangerang terus berupaya menuntaskan persiapan pemberangkatan, terutama dalam bidang administrasi, seperti paspor, visa, serta dokumen-dokumen lain yang diperlukan para calon haji asal Kota Tangerang. Kemenag Kota Tangerang juga mulai mensosialisasikan penerapan aplikasi “Haji Pintar” untuk membantu kelancaran selama pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Lalu, melakukan rapat persiapan antara Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Tangerang untuk mendukung kelancaran proses pemberangkatan “Pemberangkatan rombongan jamaah haji pada tahun ini akan dilaksanakan melalui embarkasi Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta,” sambungnya. Sebelumnya, Pemerintah Kota Tangerang bersama Kementerian Agama setempat menggelar peluncuran senam sehat haji bagi calon jamaah haji. Penjabat Wali Kota Tangerang Nurdin mengatakan di dalam kehidupan ini perlu menjaga keseimbangan antara jasmani dan rohani agar tubuh lebih kuat dan sehat. Ia berharap seluruh calhaj bisa terus mengikuti rangkaian kegiatan manasik haji yang telah disiapkan, dan bisa mengikuti arahan yang diberikan oleh pendamping haji agar ibadah haji bisa terlaksana dengan baik. “Alhamdulillah, untuk tahun ini, seluruh jamaah haji se-Provinsi Banten, kepulangannya langsung ke Asrama Haji Kota Tangerang, semoga berjalan dengan lancar,” pungkasnya. (gus) Baca juga :

Read More

Keteladan Luqman yang Dijelaskan dalam  Alquran

Surabaya — 1miliarsantri.net : Surah Luqman adalah surat ke-31 dalam Alquran yang mengandung nasihat bijak dari Luqman kepada anaknya. Surat ini menekankan pentingnya iman, kepatuhan kepada Allah, dan akhlak yang baik. Oleh karena itu, umat Muslim bisa meneladani sifat Luqman dalam kehidupan sehari-hari sehingga bisa menjadi umat yang taat kepada Allah SWT. Pertama, bersyukur kepada Allah SWT Setiap Muslim, dengan kesadaran akan nikmat-nikmat yang dianugerahkan Allah, seharusnya mengamalkan kesyukuran sebagai bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Hal ini bukan hanya merupakan kewajiban, tetapi juga panggilan spiritual yang mendalam yang membawa berkah dan kedamaian dalam kehidupan individu dan masyarakat. Seperti halnya Luqman yang diceritakan dalam Alquran selalu bersyukur kepada Allah SWT. وَلَقَدْ اٰتَيْنَا لُقْمٰنَ الْحِكْمَةَ اَنِ اشْكُرْ لِلّٰهِۗ وَمَنْ يَّشْكُرْ فَاِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهٖۚ وَمَنْ كَفَرَ فَاِنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ حَمِيْدٌ Sungguh, Kami benar-benar telah memberikan hikmah kepada Luqman, yaitu, “Bersyukurlah kepada Allah! Siapa yang bersyukur, sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri. Siapa yang kufur (tidak bersyukur), sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji. (QS. Luqman: 12). Kedua, tidak menyekutukan Allah dengan apapunSalah satu prinsip fundamental dalam ajaran Islam adalah tauhid, keyakinan akan keesaan Allah. Dalam Alquran, Allah menegaskan bahwa tidak ada yang layak disembah kecuali Dia, yang Maha Esa, yang tidak memiliki sekutu atau mitra dalam keesaan-Nya. Oleh karena itu, menghindari penyekutuan dengan Allah adalah suatu kewajiban bagi setiap Muslim, dan penting untuk dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagaimana Allah berfirman dalam Surat Luqman ayat 13 yang berbunyi: وَاِذْ قَالَ لُقْمٰنُ لِابْنِهٖ وَهُوَ يَعِظُهٗ يٰبُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللّٰهِۗ اِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيْمٌ (Ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, saat dia menasihatinya, “Wahai anakku, janganlah mempersekutukan Allah! Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) itu benar-benar kezaliman yang besar. (QS. Luqman: 13). Ketiga, berbakti kepada kedua orang tuaBerbakti kepada orang tua adalah kewajiban yang dijunjung tinggi dalam banyak budaya dan agama di seluruh dunia. Sebagaimana Alquran dan hadis selalu membicarakan tentang pentingnya berbakti kepada orang tua. Salah satunya yaitu dijelaskan dalam ayat berikut ini. وَوَصَّيْنَا الْاِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِۚ حَمَلَتْهُ اُمُّهٗ وَهْنًا عَلٰى وَهْنٍ وَّفِصَالُهٗ فِيْ عَامَيْنِ اَنِ اشْكُرْ لِيْ وَلِوَالِدَيْكَۗ اِلَيَّ الْمَصِيْرُ Kami mewasiatkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun. (Wasiat Kami,) “Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu.” Hanya kepada-Ku (kamu) kembali. (QS. Luqman: 14). Menurut pendapat mayoritas ulama, Luqman hanyalah seorang ahli hikmah karena dalam Alquran disebutkan bahwa Allah memberikan hikmah kepadanya. Selain itu, dia terkenal dengan nasihat kepada anaknya untuk berbakti kepada kedua orang dan tidak menyekutukan Allah. Ibnu Katsir dalam kitabnya Bidayah wa an-Nihayah dan Tafsir Ibnu Katsir berpendapat, nama panjangnya ialah Luqman bin ‘Anqa’ bin Sadun Sementara itu, Syauqi Abu Khalil dalam kitabnya Athlas Al-Qur’an menyebutkan, Luqman adalah putra saudara perempuan Ayyub atau putra bibinya. Namun, ada juga yang berpendapat Luqman hidup hingga Nabi Daud AS diutus menjadi seorang rasul. Ibnu Katsir menjelaskan, mayoritas ulama berpendapat Luqman adalah seorang hamba Allah yang saleh tanpa menerima kenabian. Sementara itu, Jabir bin Abdullah mengidentifikasi, Luqman memiliki tubuh yang sangat pendek dan hidungnya tidak mancung. Sedangkan, Ibnu Jarir berpendapat Luqman seorang hamba sahaya yang berprofesi sebagai tukang kayu dan berasal dari Habsyi. Menurut Syauqi, ketika Dawud diutus Allah menjadi nabi dan rasul, Luqman tidak lagi memberikan fatwa. Ketika hal itu ditanyakan kepadanya, Luqman menjawab bahwa ia sudah cukup memberikan fatwa, Tidakkah aku merasa cukup, bila aku sudah diberi kecukupan?” (yat) Baca juga :

Read More