Kemenag Gelar Pertukaran Mahasiswa secara Luring

Jakarta — 1miliarsantri.net : Untuk pertama kalinya, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melalui Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Direktorat PTKI) akan menyelenggarakan Kegiatan Pertukaran Mahasiswa secara Luring (PM-Luring). Hal ini sebagai salah satu bentuk implementasi Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di lingkungan PTKI, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 7290 Tahun 2020 (Kepdirjen No. 7290/2020). Sebelumnya, kegiatan Pertukaran Mahasiswa baru terlaksana secara daring (PM-Daring). “Pada 2024 ini Program MBKM kita perluas dalam bentuk beberapa program lain. Jika tahun-tahun sebelumnya pertukaran mahasiswa baru dilaksanakan secara daring, maka mulai sekarang program pertukaran mahasiswa secara luring sudah harus diimplementasikan,’’ terang Direktur PTKI Ahmad Zainul Hamdi, dalam keterangannya, Ahad (7/7/2024). Menurutnya, salah satu filosofi kegiatan pertukaran mahasiswa dalam program MBKM tidak semata-mata menyasar pada aspek kognisi mahasiswa semata, karena kegiatan ini juga bertujuan untuk membentuk beberapa sikap mahasiswa, di antaranya sikap menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan di tempat baru di mana mahasiswa live in. ‘‘Program ini sangat bagus, karena mahasiswa akan terbuka wawasannya di tempat baru, sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman bermakna yang mampu membangun kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan barunya,’’ lanjut Direktur PTKI yang akrab disapa Prof. Inung menjelaskan betapa pentingnya kegiatan Pertukaran Mahasiswa – Luring (PM-Luring) bagi tumbuh kembangnya mahasiswa. Prof Inung menambahkan sangat meyakini melalui kegiatan ini, mahasiswa juga akan memperoleh kesempatan untuk mengembangkan soft skill atau hard skills tambahan yang mungkin saja tidak ditemukan di kampus asalnya. Berikut ini sejumlah ketentuannya: Pertama, Durasi dan Pelaksanaan Program Kegiatan PM-Luring dilaksanakan selama 1 (satu) semester penuh dan dapat direkognisi minimal setara dengan 20 SKS. Pada Tahun Akademik 2024/205 (TA 2024/2025) ini, waktu pelaksanaan Kegiatan PM-Luring dilaksanakan sebanyak 2 batch, dengan perincian sebagai berikut: Batch-1 Gasal TA 2024/2025 Agustus – Desember 2024 Batch-2 Genap TA 2024/2025 Januari – Juli 2025 Kedua, PTKIN Penyelenggara Kegiatan PM-Luring. Tidak semua PTKIN akan menjadi host kegiatan PM-Luring. Berdasarkan evaluasi Tim Taskforce Program MBKM Direktorat PTKI, maka ditetapkan 11 PTKIN berikut yang akan menjadi host kegiatan: Keempat, Timeline Kegiatan PM-Luring. Secara umum, Program MBKM pada Batch-1 Tahun Akademik 2024/2025 diselenggarakan dengan mengacu pada timeline berikut: No Tahapan Waktu Keterangan 13 Juli – 20 Juli 2024 Operator program studi menginput kegiatan MBKM ke aplikasi Merpati Kelima, Standar Operasional Prosedur (SOP) Kegiatan PM-Luring. Secara umum, program MBKM yang diselenggarakan Direktorat PTKI dilaksanakan dengan SOP berikut: Adapun informasi secara lengkap Program MBKM Batch-1 TA 2024/2025 yang diselenggarakan Direktorat PTKI dapat diakses dalam website MBKM-Direktorat PTKI di laman https://merpati.kemenag.go.id/. ‘‘Untuk Batch-1 TA 2024/2025 ini, memang baru 11 PTKIN yang kita tetapkan sebagai Penyelenggara Kegiatan PM-Luring. Namun untuk mahasiswa yang terlibat, tidak kita batasi. Bahkan seluruh mahasiswa PTKI juga dapat mendaftarkan dirinya untuk mengikuti program ini melalui laman https://merpati.kemenag.go.id/. Nanti akan diseleksi oleh Taskforce MBKM dan PTKIN yang dituju. Jika memenuhi syarat dan memenuhi kuota, maka akan diterima sebagai peserta program,’’ kata dia. (rid) Baca juga :

Read More

Rakernas Prima DMI Perkuat Peran Remaja Masjid untuk Kemajuan Bangsa

Jakarta — 1miliarsantri.net : Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (Prima DMI) menggelar rapat kerja nasional (rakernas) dengan mengambil tema besar “Eksistensi Prima DMI dalam Memakmurkan dan Dimakmurkan Masjid”. Dalam rilis yang disiarkan oleh Prima DMI di Jakarta, acara yang berlangsung pada 5-7 Juli 2024 dan dihadiri perwakilan pengurus wilayah/daerah Prima DMI serta para aktivis remaja masjid dari seluruh Indonesia itu bertujuan untuk memperkuat peran remaja masjid dalam berbagai aspek kehidupan sosial dan keagamaan untuk kemajuan bangsa. Dalam sambutannya, Sekretaris Jenderal PP DMI Rahmat Hidayat menegaskan pentingnya peran remaja masjid dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. “Dengan terselenggaranya Rakernas PRIMA DMI ini, diharapkan fungsi masjid sebagai pusat ibadah dan pengembangan masyarakat dapat dioptimalkan, serta persatuan umat Islam Indonesia makin kokoh,” urai Rahmat. Pada sesi talkshow mengenai ekonomi syariah, pihaknya menghadirkan beberapa narasumber, seperti Imam Besar Masjid Istiqlal M Nasaruddin Umar, VP Business Development Bank Panin Dubai Syariah Edy Tri Sujarwadi, perwakilan Tim Pengembangan UMKM Kampus Shopee Indonesia Firhan Akbari, dan Wasekjen PP DMI H. Mukhtadi El Harry. Diskusi tersebut memberikan wawasan dan inspirasi bagi para peserta mengenai berbagai isu kontemporer soal perkembangan ekonomi syariah dan peranan remaja masjid untuk kemajuan bangsa. Ketua Umum Prima DMI, Munawar Khalil, mengatakan Rakernas Prima DMI tahun ini diharapkan dapat menghasilkan keputusan dan program kerja yang bermanfaat bagi kemajuan masjid dan kesejahteraan umat Islam di Indonesia. Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi dan langkah gerak demi mencapai visi dan misi Prima DMI melalui langkah yang terorganisasi, terstruktur, sistematis, dan masif. “Para peserta diharapkan aktif berkontribusi dalam setiap sesi untuk mencapai tujuan bersama. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang tinggi, Prima DMI siap berkontribusi lebih besar dalam pembangunan bangsa dan negara,” ujarnya. Munawar menyampaikan hingga saat ini Prima DMI telah terbentuk organisasinya di 32 provinsi serta 147 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Adapun sejauh ini, Prima DMI juga telah menjalin kerja sama strategis dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Pihaknya pun telah melangsungkan program pemberdayaan ekonomi umat melalui kawasan Z-Corner di Masjid Al-Ittihad Jakarta yang merupakan hasil kerja sama antara BAZNAS RI dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Ittihad, DMI dan PP Prima DMI. Adapun tiga program prioritas Prima DMI ialah rekonstruksi dan pembentukan organisasi dari tingkat ranting hingga pusat, proses kaderisasi Prima DMI secara berkala dan berkelanjutan melalui LKM, serta pengembangan entrepreneurship atau semangat kewirausahaan berbasis masjid. Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP Prima DMI, Affandi Ismail Hasan mengatakan, rakernas tahun ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi dan manfaat masjid sebagaimana pada zaman Rasulullah SAW. “Masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat silaturahim dan ukhuwah, pengendalian strategi dakwah, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat,” katanya. Kegiatan pembukaan Rakernas Prima DMI juga diramaikan dengan penyaluran santunan yang diberikan secara simbolis kepada para penerima manfaat. Penyaluran zakat perusahaan oleh Panin Dubai Syariah Bank bekerja sama dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) itu sebesar Rp50 juta. Dana tersebut disalurkan sebagai santunan kepada yatim dan duafa. “Ini jadi komitmen kolaborasi kegiatan sosial dari Bank Panin Dubai Syariah bersama Prima DMI. Kerja sama ini akan terus berlanjut, tidak hanya dalam program penyantunan tapi memberikan pemberdayaan ekonomi bagi yatim dan duafa,” pungkasnya. (wink) Baca juga :

Read More

Meningkatkan Ekonomi Zakat dan Menguatkan Larangan Perjudian

Jakarta — 1miliarsantri.net : Pada tahun 1984, Sri-Edi Swasono, seorang ekonom ternama dan menantu Bung Hatta, mengemukakan pandangan visioner tentang zakat yang masih sangat relevan hingga saat ini. Sebagai Guru Besar Ilmu Ekonomi di Universitas Indonesia dan mantan Asisten Menteri/Kepala Bappenas, Sri-Edi mengusulkan bahwa zakat seharusnya diperhitungkan dan dimanfaatkan secara lebih strategis dalam upaya memperbaiki perekonomian nasional yang masih menghadapi kesenjangan sumber daya. Dengan memperkuat peran zakat, tidak hanya efektivitasnya akan meningkat, tetapi juga peran Islam dalam perekonomian nasional akan lebih signifikan. Umat Islam dapat berkontribusi lebih aktif dalam menentukan arah ekonomi Indonesia. Penelitian menunjukkan bahwa zakat bisa menjadi solusi alternatif untuk mengatasi kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Afzalur Rahman, Deputi Sekretaris Jenderal The Muslim School Trust London UK, dalam bukunya Doktrin Ekonomi Islam (Jilid 3 dan 4), menjelaskan bahwa zakat adalah kewajiban agama yang harus dipenuhi oleh setiap Muslim yang memenuhi syarat tertentu (nisab) dalam kondisi apapun. Dana yang terkumpul digunakan untuk membantu anggota masyarakat yang kurang beruntung, sehingga zakat berfungsi sebagai lembaga penjamin (asuransi) dan penyedia dana cadangan bagi komunitas Islam. Salah satu tujuan utama zakat adalah mengurangi ketimpangan ekonomi di masyarakat. Al-Quran dalam surat Al-Baqarah ayat 219 dan surat Al-Maidah ayat 3 serta ayat 90, memperingatkan bahaya riba dan perjudian sebagai kejahatan sosial. Kata “maisir” (judi) dalam bahasa Arab berarti memperoleh sesuatu dengan mudah tanpa kerja keras. Islam secara tegas melarang segala bentuk perjudian dan penjualan undian bagi umat Muslim, sebagaimana ditegaskan oleh Rahman. Sebagai rukun Islam ketiga, zakat memiliki pesan teologis untuk mendorong pemerataan ekonomi tanpa riba, perjudian, dan korupsi. Dari sudut pandang ekonomi, zakat mendorong setiap Muslim untuk mencari rezeki yang halal. Zakat, yang berarti bersih dan tumbuh, bukanlah untuk membersihkan harta yang tidak halal, melainkan untuk membersihkan harta halal dari hak-hak orang lain, seperti hak fakir miskin dan ibnu sabil. Penerima zakat, dengan usaha dan kegigihan, bisa mencapai kemandirian dan menjadi pembayar zakat. Penyaluran zakat melalui organisasi pengelola dilakukan dengan pola konsumtif untuk memenuhi kebutuhan dasar mustahik dan pola produktif untuk meningkatkan kualitas hidup serta kemampuan ekonomi. Dalam konteks ekonomi, zakat menggerakkan perputaran uang dan modal dari yang berkecukupan kepada yang membutuhkan. Semangat zakat mengingatkan bahwa kepemilikan memiliki fungsi sosial dan kekayaan tidak boleh hanya beredar di tangan sekelompok orang. Upaya penanggulangan kemiskinan dalam Islam, seperti yang dijelaskan oleh Dr. Yusuf Al-Qaradhawi dalam bukunya Kiat Islam Mengentaskan Kemiskinan, meliputi kerja, bantuan dari sanak famili yang berkecukupan, zakat, jaminan keuangan negara (Baitul Mal), kewajiban di luar zakat seperti hak tetangga, kurban, fidyah, dan lainnya, serta sedekah sukarela dan kemurahan hati individu seperti wakaf. Kewajiban zakat mengajarkan etika ekonomi yang bebas dari riba, perjudian, dan korupsi. Perjudian, baik tradisional maupun online, menyedot perputaran uang dalam jumlah besar tanpa membawa kesejahteraan bagi masyarakat. K.H. Bisri Mustofa dalam tafsir Al-Ibriiz mencatat bahwa sahabat Umar bin Khattab, Mu’adz bin Jabal, dan beberapa sahabat Anshar meminta fatwa kepada Nabi Muhammad tentang hukum khamr (minuman keras) dan maisir (judi). Allah menurunkan surat Al-Baqarah ayat 219 yang menyatakan bahwa meskipun kedua perbuatan tersebut memiliki manfaat, dosanya lebih besar dari manfaatnya. Perjudian online yang marak belakangan ini menjerat banyak orang, mulai dari dewasa hingga remaja, pekerja formal dan informal. Kecanduan judi memiliki efek negatif yang serius di masyarakat, melemahkan motivasi kerja, mendorong mental spekulatif, dan menciptakan perputaran uang yang tidak sehat dalam perekonomian. Kerusakan moral akibat perjudian jauh lebih besar daripada keuntungan yang didapat. Bahaya riba dan judi diperingatkan dalam ayat-ayat Al-Quran agar manusia menjauhi perbuatan dosa tersebut. Perputaran uang yang bersih dari perjudian dan riba mencerminkan sehatnya perekonomian. Sebaliknya, perputaran uang dari praktik judi, riba, dan korupsi merusak kesejahteraan individu dan masyarakat. Ekonomi syariah dan ekonomi halal mendorong perputaran uang tanpa judi, riba, dan korupsi. Dalam negara yang berdasarkan Pancasila, dengan sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, segala perbuatan yang bertentangan dengan norma agama dan hukum tidak dapat dibiarkan. Judi dilarang berdasarkan hukum (KUHP) dan peraturan perundang-undangan di Indonesia. Judi adalah sumber kekacauan dalam keluarga, membuat orang malas bekerja, dan bertentangan dengan tujuan pembangunan sumber daya manusia yang produktif. Judi menjauhkan berkah, sehingga sosialisasi dan edukasi larangan judi serta langkah untuk menghentikan judi online yang kini sudah meresahkan memerlukan kerjasama berbagai pihak. Perjudian memperparah kemiskinan, baik materi maupun rohani. Berbeda dengan ekonomi zakat yang mensejahterakan, ekonomi judi hanyalah pseudo-ekonomi, ekonomi semu yang mengandung mudharat. Dalam pemahaman beragama yang moderat, yang ditolak dan diberantas adalah perbuatan judi, bukan manusianya. (Iin) Baca juga :

Read More

Rasulullah SAW Menangisi Kondisi Umatnya Akhir Zaman

Surabaya — 1miliarsantri.net : Rasulullah SAW ketika masih hidup pernah menangis dan memanggil umatnya “ummati, ummati/ umatku, umatku.” Panggilan ini sebagaimana terdapat dalam riwayat Abdullah bin Amar bin al-Ash RA yang diriwayatkan Imam Muslim. عَنْ عَبْدِ الله بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ رضي الله عنه أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم تَلاَ قَوْلَ الله عَزَّ وَجَلَّ فِي إِبْرَاهِيمَ: ﴿ رَبِّ إِنَّهُنَّ أَضْلَلْنَ كَثِيراً مِنَ النَّاسِ فَمَنْ تَبِعَنِي فَإِنَّهُ مِنِّي ﴾ [إبراهيم: 36] وَقَالَ عِيسَى عَلَيْهِ السَّلاَمُ: ﴿ إِنْ تُعَذِّبْهُمْ فَإِنَّهُمْ عِبَادُكَ وَإِنْ تَغْفِرْ لَهُمْ فَإِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ ﴾ [المائدة: 118] فَرَفَعَ يَدَيْهِ وَقَالَ: “اللَّهُمَّ أُمَّتِي أُمَّتِي” وَبَكَى. فَقَالَ الله عَزَّ وَجَلَّ: يَا جِبْرِيلُ اذْهَبْ إِلَى مُحَمَّدٍ، وَرَبُّكَ أَعْلَمُ، فَسَلْهُ مَا يُبْكِيكَ؟ فَأَتَاهُ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ الصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ فَسَأَلَهُ. فَأَخْبَرَهُ رَسُولُ اللّهِ بِمَا قَالَ. وَهُوَ أَعْلَمُ. فَقَالَ الله: يَا جِبْرِيلُ اذْهَبْ إِلَى مُحَمَّدٍ فَقُلْ: إِنَّا سَنُرْضِيكَ فِي أُمَّتِكَ وَلاَ نَسُوءُكَ” Dari Abdullah bin Amr bin al-Ash radliyallahu anhuma, bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam membaca firman Allah di dalam surah Ibrahim: رَبِّ إِنَّهُنَّ أَضۡلَلۡنَ كَثِيرٗا مِّنَ ٱلنَّاسِۖ فَمَن تَبِعَنِي فَإِنَّهُۥ مِنِّيۖ وَمَنۡ عَصَانِي فَإِنَّكَ غَفُورٞ رَّحِيمٞ “Ya Tuhanku, sesungguhnya berhala-berhala itu telah menyesatkan kebanyakan daripada manusia, maka barangsiapa yang mengikutiku, maka sesungguhnya orang itu termasuk golonganku, dan barangsiapa yang mendurhakai aku, maka sesungguhnya Engkau, Mahapengampun lagi Mahapenyayang.” (QS Ibrahim: 36). Beliau juga membaca ucapan Isa alaihishalatu wassalam: إِن تُعَذِّبۡهُمۡ فَإِنَّهُمۡ عِبَادُكَۖ وَإِن تَغۡفِرۡ لَهُمۡ فَإِنَّكَ أَنتَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡحَكِيمُ “Jika Engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba Engkau, dan jika Engkau mengampuni mereka, maka sesungguhnya Engkaulah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.” (QS al-Maidah: 118) Kemudian beliau mengangkat kedua tangannya (berdoa): “Umatku, umatku, umat ya Allah!” Beliau menangis. Maka Allah Subhanahu wa Taala berfirman, ‘Wahai Jibril, temui Muhammad,” dan Tuhanmu lebih mengetahui, ‘Tanyakan kepadanya, apa yang membuatnya menangis?’ Maka Jibril mendatanginya dan menanyakannya. Rasulullah SAW memberitahukan apa yang dia ucapkan. Maka Allah berfirman, ‘Wahai Jibril, temuilah Muhamad dan katakan, ‘Kami akan membuatmu ridha dalam masalah umatmu dan kami tidak akan menyakitimu.’’ (HR Muslim) Merenungkan hadits ini mengingatkan kita terhadap realita umat terkini yang Rasulullah SAW nubuatkan, dalam lima hadits berikut ini: Pertama, tak peduli halal haram Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda: ((يأتي على الناس زمان لا يبالي المرء ما أخذ منه، أمن الحلال أم الحرام))؛ رواه البخاري “Akan datang kepada manusia suatu zaman (ketika) seseorang tidak lagi memperdulikan halal atau haram harta yang dia ambil. (HR. Bukhari) Kedua, tak malu berbuat zina Dalam riwayat yang juga dari Abu Hurairah RA, Nabi Muhammad SAW bersabda: Demi yang jiwaku berada dalam genggaman-Nya, tidak akan lenyap umat ini sampai seorang lelaki mendekati seorang perempuan kemudian menggaulinya di jalanan. Adapun orang yang paling baik saat itu akan berkata, “Kalau saja engkau menutupnya di balik dinding ini.” (HR. Abu Ya’la dalam Al Silsilah Al Shahihah) Ketiga, banyak orang yang berperilaku seperti keledai Hadits selanjutnya mengenai apa yang terjadi di akhir zaman diriwayatkan dari An-Nawwas bin Sam’an. Dikatakan dalam hadits panjang ini, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: “ويبقى شرار الناس يتهارجون فيها تهارُج الحُمر، فعليهم تقوم الساعة”؛ [رواه مسلم] Yang tersisa hanyalah manusia-manusia jahat yang membuat huru hara di bumi seperti perilaku keledai. Pada merekalah hari kiamat terjadi.” (HR Muslim) Keempat, menghalalkan empat hal ini Diriwayatkan dari Abu Malik Al-Asy’ari, Nabi SAW bersabda: (ليكوننَّ من أمتي قومٌ يَستحلُّون الحر والحرير والخمر والمعازف)؛ أخرجه البخاري “Akan ada dari umatku suatu kaum yang menghalalkan zina, sutera, khamar dan alat musik.” (HR. Bukhari) Adapun dalam riwayat lain, Abu Malik Al-Asy’ari memberitahukan bahwa dia mendengar Nabi SAW bersabda: (ليشرَبنَّ ناسٌ من أمتي الخمر يسمونها بغير اسمها، يُعزف على رؤوسهم بالمعازف والمغنيات، يخسِف الله بهم الأرض، ويجعل منهم القردة والخنازير)؛ رواه ابن ماجه “Sungguh kelak akan ada orang-orang dari umatku yang meminum khamr dan mereka menamai khamr tersebut selain namanya. Mereka diiringi alat musik dan penyanyi. Dan mereka akan ditenggelamkan Allah ke dalam bumi, dan dijadikan kera dan babi-babi.” (HR Ibnu Majah) Kelima, dengki dan mewah-mewahan Dalam sebuah hadits, juga disampaikan mengenai penyakit yang akan menimpa umat Nabi Muhammad SAW. Berikut haditsnya: عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: سيُصيب أمتي داء الأمم، فقالوا: يا رسول الله، وما داء الأمم؟ قال: (الأشر والبطر، والتكاثر والتناجش في الدنيا، والتباغض والتحاسد حتى يكون البغي) Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, dia mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Umatku akan ditimpa penyakit yang juga menimpa umat-umat sebelumnya.” Lalu mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, penyakit apa itu?” Kemudian beliau SAW bersabda, “Sombong, angkuh, bermewah-mewahan, bermusuh-musuhan dalam urusan dunia, saling membenci dan saling dengki hingga kelewat batas.” (HR Al-Hakim) (yat) Baca juga :

Read More

Palestina Berharap Liga Arab dapat Memberikan Solusi Terkait Kondisi Gaza

Gaza — 1miliarsantri.net : Palestina menyerukan diselenggarakannya pertemuan luar biasa Liga Arab untuk membahas perang Israel yang terus berlangsung di Jalur Gaza dan perluasan permukiman Yahudi di wilayah Tepi Barat yang diduduki. “Pertemuan akan diadakan pada tingkat wakil tetap (duta besar) minggu ini untuk membahas penanggulangan kejahatan genosida dan perluasan penjajahan Israel di Tepi Barat,” urai Dubes Palestina untuk Liga Arab Mohannad al-Aklouk kepada kantor berita Wafa. Namun, belum ada konfirmasi dari Liga Arab mengenai pertemuan tersebut. Kabinet Israel pada Kamis (27/6/2024) menyetujui langkah-langkah yang diusulkan oleh kepala otoritas keuangan Israel Bezalel Smotrich untuk melegalkan pos-pos permukiman di Tepi Barat dan menjatuhkan sanksi kepada Otoritas Palestina. Pos-pos permukiman adalah komunitas kecil yang didirikan oleh pemukim ilegal Israel di tanah pribadi milik warga Palestina, tanpa persetujuan dari otoritas Israel. Hukum internasional menganggap Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai wilayah Palestina yang diduduki, dan menganggap semua aktivitas pembangunan permukiman Yahudi di kedua wilayah tersebut melanggar hukum atau ilegal. Ketegangan meningkat di seluruh wilayah Tepi Barat yang diduduki sejak Israel melancarkan serangan militer mematikan di Jalur Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 37.800 korban sejak 7 Oktober 2023. Sedikitnya 554 warga Palestina, termasuk di antaranya 133 anak, tewas dan hampir 5.300 orang terluka akibat tembakan tentara Israel di Tepi Barat, menurut kementerian kesehatan setempat. (zul) Baca juga :

Read More

Ketua PBNU : Usulan Pansus DPR Dinilai Sangat Kental Nuansa Politik

Jakarta — 1miliarsantri.net : Usulan dibentuknya Panitia Khusus (Pansus) DPR tentang penyelenggaraan ibadah haji 2024 mendapatkan banyak tanggapan negatif dari berbagai pihak, termasuk salah satu nya dari Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Akh Fahrur Rozi. Menurutnya usulan pansus DPR tentang haji sangat kental nuansa politiknya. “Pansus haji saya kira tidak perlu karena hanya mengada-ada. Kalau memang ada yang perlu ditanyakan kan bisa dilakukan secara langsung kepada dirjen haji agar tidak ada kesan ini dipolitisir,” terang Gus Fahrur di Jakarta, Sabtu (6/7/2024). Pengasuh Pesantren An Nur Bululawang, Malang ini menilai, Pansus haji juga tidak akan efektif karena masa tugas anggota DPR juga sangat singkat dan segera berakhir. Apalagi, saat ini juga menjelang pergantian Presiden. “Mari kita bersama menjaga suasa biar tetap sejuk. Toh jamaah haji juga sudah pulang, tidak ada kendala. Jangan malah elite gaduh agar transisi pemerintahan ini berjalan lancar,” tambah Gus Fahrur. Gus Fahrur juga baru pulang dari ibadah haji itu menilai, pelaksanaan haji 2024 juga sudah sangat baik. “Justru saya ingin memberikan apresiasi kepada Kementerian Agama yang telah berhasil menyelesaikan tugas pelayanan ibadah haji tahun ini dengan sangat baik dan petugas melayani sepenuh hati,” ujarnya. Ulama yang sudah lima kali berhaji itu menuturkan, sepanjang pengalamannya, pelaksanaan haji 2024 sudah sangat baik. Contohnya tidak ada lagi kejadian Muzdalifah seperti tahun lalu. “Semua sudah diantisipasi dengan baik, saya melihat Menteri Agama sebagai Amirul hajj telah bekerja secara maksimal, dibantu tim petugasnya di lapangan yang sangat responsif dan berdedikasi tinggi,” sambung Gus Fahrur. Saat menjalani ibadah haji tahun ini, Gus Fahrur melihat pemondokan jamaah, tenda di Arafah, kemudian fasilitas di Muzdalifah dan Mina, dan layanan tim kesehatan haji di berbagai sektor sudah sangat baik. Bahkan Gus Fahrur juga melihat sendiri bagaimana Menteri Agama sampai larut malam melakukan koordinasi dan konsolidasi untuk menjaga agar pelaksanaan ibadah haji bisa berjalan baik. “Saya mengapresiasi sepenuhnya dan mengucapkan terima kasih atas kerja keras mereka, semoga menjadi amal ibadah dan dapat terus ditingkatkan menjadi lebih baik lagi di masa yang akan datang,” pungkas Gus Fahrur. (rid) Baca juga :

Read More

Selama di Madinah, PPIH mengimbau jamaah mematuhi peraturan di Masjid Nabawi

Madinah — 1miliarsantri.net : Selain memfasilitasi jamaah haji yang sejak awal kedatangan di Makkah dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Kota Makkah, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memfasilitasi jamaah yang belum pernah ke Masjid Nabawi untuk beribadah dan berziarah ke Raudah. Membawa jamaah ziarah ke Raudah merupakan ikhtihar petugas haji melayani para tamu Allah untuk mendapatkan kesempatan beribadah dan berdoa di tempat mustajab. “Dan semoga menjadi kebahagiaan tersendiri bagi jamaah yang sejak tiba di Tanah Suci belum berziarah atau beribadah di Masjid Nabawi,” terang Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda, Sabtu (6/7/2024). Widi menjelaskan, PPIH akan mengidentifikasi jamaah yang dirawat di KKHI dan menentukan apakah jamaah tersebut bisa atau tidak bisa dimobilisasi untuk ziarah ke Raudhah. PPIH juga kembali mengingatkan jamaah haji untuk tetap menjaga kesehatan tubuh selama di Kota Madinah dengan makan tepat waktu, minum obat teratur sesuai anjuran dokter, menjaga hidrasi tubuh dengan minum yang cukup. Mengimbau jamaah untuk mengindahkan ketentuan-ketentuan dan larangan yang berlaku dan ditentukan otoritas Saudi khususnya di area Masjid Nabawi,” ujarnya. Ia menyampaikan, jamaah haji Indonesia yang wafat berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) pukul 09.32 WIB berjumlah 348 orang. “Jamaah yang diberangkatkan dari Makkah ke Madinah untuk beribadah di Masjid Nabawi berjumlah 6.851 orang tergabung dalam 17 kloter,” tutupnya. (dul) Baca juga :

Read More

Hijrah yang Dilakukan Beberapa Nabi

Jakarta — 1miliarsantri.net : Setiap tanggal 1 Muharram senantiasa diperingati sebagai tahun baru Islam. Awal tahun baru Islam disebut juga dengan tahun baru hijriyah, yakni bulan atau waktu berhijrahnya Rasulullah SAW. Secara harfiah, hijrah adalah berpindahnya sesuatu dari satu tempat ke tempat lain. Adapun secara istilah, hijrah adalah pindahnya Rasulullah SAW dari Kota Makkah ke Madinah, dalam rangka menyelamatkan akidah umat Islam dari gangguan dan ancaman kaum kafir Quraisy. Peristiwa ini terjadi pada tahun ke-13 kenabian atau tahun 622 M. Dan secara lebih spesifik, hijrah adalah meninggalkan segala bentuk kemaksiatan dan melaksanakan segala perintah Allah dalam menuju kemashlahatan umat. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda: “Seorang yang berhijrah adalah orang yang menjauhi segala apa yang dilarang oleh Allah kepadanya.” (Shahih Bukhari 1: 53, dalam redaksi serupa juga terdapat dalam Sunan Ibnu Majah, 2: 1298). Dalam Al-Quran disebutkan, hijrah ini tidak hanya dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Tetapi, jauh sebelumnya, hijrah juga telah dilakukan oleh nabi-nabi dan rasul-rasul lainnya. Seperti yang dilakukan Nabi Adam, Nabi Nuh, Nabi Ibrahim, Nabi Isa, dan Nabi Musa. Hijrah Nabi Adam AS Setelah diturunkan dari surga di bumi India, Nabi Adam AS yang sudah bertahun-tahun lamanya di daerah tersebut, merasa rindu dengan istrinya, Siti Hawa. Sebagaimana dikutip Sami bin Abdullah al-Maghluts dalam Atlas Sejarah Nabi dan Rasul, Allah SWT memerintahkan Adam AS untuk mengerjakan haji ke Baitullah (sekaligus berhijrah) di Makkah. Ia kemudian bertemu dengan Hawa di Jabal Rahmah di Arafah. Hijrah Nabi Nuh AS Dalam usahanya menyebarkan dakwah, Nabi Nuh AS selalu mendapat tantangan dan ejekan dari kaumnya. Selama ratusan tahun berdakwah, siang dan malam, tak banyak kaumnya yang beriman kepadanya. Allah lalu memerintahkan Nabi Nuh AS untuk membuat kapal, karena Allah akan mengazab kaumnya itu dengan banjir besar. Hijrahnya Nuh dan sebagian kaumnya (dalam sebuah riwayat, jumlah kaumnya yang beriman hanya mencapai 70 orang) ini agar mereka terhindar dari azab Allah, dalam menyelamatkan akidah tauhid. (QS Nuh :1-42) Hijrah Nabi Ibrahim AS Sejak usia muda, Ibrahim AS sudah menunjukkan ketidaksukaannya pada berhala-berhala yang menjadi sesembahan kaumnya, termasuk Raja Namrudz yang memerintah di Babilonia. Karena itu, dengan tegasnya ia menghancurkan berhala-berhala itu, demi menyelamatkan kaumnya dari kesesatan dan kemusyrikan. Namun, ia akhirnya ditangkap lalu diadili dan dibakar dalam api yang panas. Allah menyelamatkannya dan ia pun berhijrah. Menurut Ahzami Samiun Jazuli dalam Hijrah dalam Pandangan Alquran, Nabi Ibrahim tercatat empat kali melakukan hijrah, yakni dari Babilonia ke Syam, lalu ke Mesir, kemudian ke Syam akhirnya menuju Hijaz.Ibrahim adalah seorang nabi yang dapat dijadikan teladan karena kepatuhannya kepada Allah SWT dan agama yang lurus. (QS An-Nahl: 120-122). Hijrah Nabi Luth AS Nabi Luth AS beriman kepada Ibrahim AS dan mengikuti petunjuk yang dibawanya. Ia berhijrah bersama Ibrahim dari negeri dan tanah kelahirannya di Irak menuju Syam, karena sebab yang sama. (QS Al-Anbiya’: 71, Al-Ankabut: 26-29). Nabi Musa AS Dalam Qishash al-Anbiya’ karya Ibnu Katsir, disebutkan, Nabi Musa AS tercatat beberapa kali melakukan hijrah. Pertama, ia hijrah dari Mesir ke Madyan. Lalu dari Madyan kembali ke Mesir, selanjutnya ke Syam. Selepas dari Syam untuk menyelamatkan agamanya, ia diperintahkan membawa kaumnya untuk memasuki Tanah Suci, yakni Palestina.Lihat dalam Alquran surah Maryam [19]: 51-53, Al-A’raf: 144, Al-Ahzab; 69, Al-Qashash: 15-22). Ashab al-Kahfi Upaya menyelamatkan akidah dari gangguan dan ancaman orang-orang kafir tak hanya dialami oleh para nabi dan rasul, para penghuni gua ( Ashab al-Kahfi ) juga diancam oleh Raja Dikyanus (Decius), namun ada pula yang mengatakan raja yang berkuasa saat itu adalah Dinasti Trajan. Mereka melarikan diri dan berhijrah untuk menyelamatkan akidah mereka ke sebuah gua. (QS Al-Kahfi [18]: 9-27). Dalam berbagai penelitian, goa tempat tidurnya para pemuda itu (Ashab al-Kahfi) adalah di Abu Alanda, Amman, Yordania, dan bukan di Ephesus atau Tarsus, Turki. (jeha) Baca juga :

Read More

Diantara Tanda-tanda Kiamat

Jakarta — 1miliarsantri.net : Di antara pilar dasar Islam adalah keyakinan adanya kiamat, yang dalam Al-qur’an dan hadis sering disebut dengan Hari Akhir. Penyebutan ini mengisyaratkan bahwa kiamat terkait erat dengan saat-saat terakhir alam semesta dan kehidupan makhluk. Kiamat adalah sebuah fenomena logis dari keberadaan semua yang ada di jagat raya. Kiamat adalah rahasia Allah Yang Mahakuasa, tidak ada seorangpun yang mengetahuinya. Al-qur’an dan sunah pun hanya menginformasikan tanda-tandanya. Salah satu tanda kiamat semakin dekat waktunya adalah munculnya banyak Dajal yang mengaku nabi, baik pada saat Rasul masih hidup maupun setelah wafat. Dalam satu hadis disebutkan bahwa jumlahnya sekitar 30 orang. Namun Nabi tidak memerincinya satu per satu. Hari kiamat tidak akan datang sampai muncul banyak dajal sang pembohong, (jumlahnya) sekitar 30 orang dan semuanya mengaku sebagai utusan Allah. (Riwayat al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah). Dalam sejarah tercatat beberapa nama orang yang mengaku dirinya sebagai nabi seperti Musailamah al-Kazzab, hidup pada masa Nabi. Ia masuk Islam tahun 9 H, tapi kemudian murtad. Ia dan bala tentaranya sekitar 40 ribu orang bisa ditaklukkan oleh Abu Bakar. Kemudian Al-Aswad al-‘Ansi, berasal dari Yaman. Ia hidup pada masa Nabi, masuk Islam tapi kemudian murtad. Ia mempimpin gerakan melawan kaum muslimin, tapi akhirnya mati terbunuh. Sajah binti al-Haris at-Taglibiyyah, seorang wanita penganut Nasrani. Ia pernah menjadi istri Musailamah al-Kazzab. Setelah Musailamah kalah, dia akhirnya masuk Islam dan kembali ke kampungnya di Taglib. Ţulaihah binti Khuwailid al-Asadi, pernah masuk Islam pada tahun 9 H, bersama kabilah Bani Asad. Ia kemudian murtad dan mengaku nabi. Pada masa Abu Bakar ia dikalahkan oleh Khalid bin Walid dan masuk Islam kembali. Mukhtar bin Abi ‘Ubaid asSaqafi, seorang Syi’ah. Ia hidup pada masa tabi‘in. Ia mengaku mendapat wahyu. Saat perang melawan Mus’ab bin Zubair, ia mati terbunuh. Haris bin Sa’id al-Kazzab, hidup pada masa Abdul Malik bin Marwan. Ia mengaku menjadi nabi dan akhirnya dijatuhi hukuman mati. Pada masa dinasti Bani Umayyah dan Abbasiyah tercatat tidak kurang dari tujuh orang pengaku nabi, yaitu al-Mukhtar bin ‘Ubaid as-saqafi, al-Haris bin Sa’id, Bayan bin Sam’an, alMugirah bin Sa’id, Abu Mansur al-Ujali, Abu al-Khattab al-Asadi dan ;Ali bin al-Fadl. Tidak berhenti di sini, fenomena nabi palsu terus bermunculan sampai saat ini. Ada yang berpengaruh luas seperti pada kelompok Bahaiyah, Babiah dan Ahmadiyah. Ada yang sangat terbatas pengaruhnya seperti pada sosok Ahmad Mushaddiq di Indonesia. Masih banyak nabi-nabi palsu lainnya yang pernah muncul dalam sejarah Islam. Krisis akidah pada masyarakat menjadikan mereka mudah tertipu dan tergiur mengikuti ajakan nabi-nabi palsu. Dari semua itu, yang paling berpengaruh dan mencekam adalah Dajal yang akan muncul pada akhir zaman. Kemunculannya membawa misi memengaruhi banyak orang dan menggoda mereka untuk berpaling dari jalan Allah. Asal Kata al Masih Dajjal Abu Abdillah Al Qurtubi menyebutkan 23 23 variasi bentuk kata dari lafaz al masih. al masih dapat berarti siddiq (yang benar) dan dapat berarti ad-dalil al kazzab (yang sesat lagi pembohong). Allah menciptakan dua al-Masih yang berlawanan, Isa adalah al-masih pembawa petunjuk, yang dapat menyembuhkan tuna netra dan penyakit sopak dan dapat menghidupkan orang mati dengan izin Allah. Sedang Dajjal adalah al-masih kesesatan yang menyebarkan huru-hara kepada manusia dengan kejadian-kejadian luar biasa, seperti menurunkan hujan dan lain sebagainya. Dajjal disebut al-masih karena salah satu matanya terhapus (buta). Adapun asal makna Dajjal ialah al-khalat (mencampur, mengacaukan, membingungkan). Ketika seseorang itu berbuat dajjal itu berarti ia melakukan penipuan dan memanipulasi. Dan ad-dajjal ialah manipulator dan pembohong yang luar biasa. Jadi dajjal berarti banyak menelurkan kebohongan dan kepalsuan. Seperti halnya semua nabi dan rasul sebelumnya, Nabi Muhammad SAW memprediksi kedatangan dajjal sebagai salah satu isyarat datangnya hari Kiamat. Nabi bersabda, “Wahai manusia, tak akan ada huru-hara di muka bumi ini sejak masa Adam yang lebih besar dari pada huru hara Dajjal. Sesungguhnya setiap Nabi yang dikirim Allah akan memperingatkan ummatnya tentang Dajjal. Aku adalah nabi terakhir dan kalian adalah ummat terakhir (Riwayat Ibnu Majah). Kemunculan dajjal merupakan peristiwa yang menakutkan bagi seluruh manusia di muka bumi, dan peristiwa tersebut akan terjadi di akhir zaman. Dajjal akan merajalela di muka bumi dengan menyebarkan kerusakan dimana-mana, dan meneror orang-orang beriman serta mengalihkan mereka dari keimanan kepada kekufuran. Anas meriwayatkan bahwa Nabi bersabda,”Tidak ada tempat yang tidak dimasuki Dajjal kecuali Makkah dan Madinah (Riwayat Muslim). Ibnu Umar meriwayatkan bahwa Nabi bersabda, “Tak diragukan lagi, Nuh telah memperingatkan umatnya tentang Dajjal, tetapi aku akan menceritakan sesuatu tentang Dajjal yang tak diceritakan oleh para nabi sebelumku. Kalian harus tahu bahwa dia bermata satu dan Allah tidak bermata satu (Riwayat al-Bukhrī). Ubay bin Kaab meriwayatkan, Nabi bersabda, Mata Dajjal berwarna hijau seperti kaca.(Riwayat Ahmad). Anas bin Malik meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda, “Di antara tempat kedua matanya (kening) Dajjal tertulis huruf kaf, fa’ dan ra’ (kafara, ingkar) (Riwayat al-Bukhrī). Hadis yang terakhir ini juga terdapat dalam Shahih Muslim. Rangkaian huruf itu akan terlihat hanya oleh orang yang beriman, yang akan dilindungi Allah dari fitnah Dajjal. Dajjal bukanlah organisasi, bukan komunitas atau negara, ia adalah sosok manusia. Dalam hadis diterangkan Dajjal akan berjalan di muka bumi seperti awan yang ditiup angin. Nabi memberitahu kita bahwa pada akhir zaman akan muncul seorang manusia yang akan menipu semua manusia. Dajjal akan menguasai dunia. Maka orang orang Islam harus waspada, agar hati mereka tidak memendam cinta terhadap dunia sehingga mereka tak akan meninggalkan agama karena rayuan Dajjal. Dia dapat menyembuhkan orang yang sakit dengan mengusapkan tangannya ke tubuh mereka, seperti yang dilakukan Isa, tetapi dengan tipuannya itu, Dajjal akan menggiring orang ke jalan menuju neraka. Jadi Dajjal adalah juru selamat gadungan. Dia akan berpura-pura menjadi juru selamat dan menipu orang dengan mempertontonkan kekuatannya yang menakjubkan. Dajjal datang dengan kekuatan setan, dia akan meneror orang-orang Islam agar mau menjadi pengikutnya, dan mengubah mereka menjadi orang-orang kafir. Dia akan menyembunyikan kebenaran dan menawarkan kebatilan. Dajjal akan muncul di antara Syam (Suriah) dan Irak, dan dalam beberapa hadis disebut bahwa dia akan muncul di Khurasan, Iran. (yan) Baca juga :

Read More

Virus West Nile Melanda Sejumlah Warga Israel

Gaza — 1miliarsantri.net : Virus West Nile menyebabkan kematian sejumlah warga Israel belakangan ini. Sejak memulai serangan brutal ke Gaza pada Oktober 2023 lalu, tentara pasukan penjajahan Israel (IDF) juga beberapa kali diserang pasukan “alamiah”. Berikut diantaranya. Pada Desember 2023, surat kabar Israel Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa pasukan pendudukan di Jalur Gaza menghadapi peningkatan kasus penyakit usus dan keracunan makanan di kalangan tentara. Mereka menghadapi “peningkatan luar biasa” dalam kasus penyakit ini di kalangan tentara selama beberapa minggu terakhir. Menurut Yedioth Ahronoth, 18 tentara pendudukan dievakuasi dari Gaza ke pangkalan pelatihan brigade untuk menerima perawatan medis setelah mereka tertular wabah disentri (bakteri Shigella) dan gejala diare dan muntah. Pada Desember itu juga, sejumlah tentara dari IDF terkena serangan jamur mematikan di Gaza. Serangan jamur itu menewaskan satu orang tentara Israel. Lembaga penyiaran publik Israel Kan melaporkan pada Selasa (26/12/2023), tentara IDF itu tewas setelah dia terluka parah dan terinfeksi jenis jamur berbahaya saat berperang di Jalur Gaza. Tentara tersebut dibawa ke Assuta Ashdod Medical Center awal bulan ini dengan luka parah di anggota tubuhnya, kata laporan itu. Menurut Kan, dokter kemudian menemukan bahwa dia telah terinfeksi jamur di medan perang. Meskipun dilakukan perawatan intensif sepanjang waktu dan pengobatan eksperimental dari luar negeri, jamur tersebut terbukti kebal terhadap pengobatan dan tentara tersebut meninggal. Dua belas tentara IDF dilaporkan terluka setelah disengat oleh segerombolan tawon di Jalur Gaza selatan pada Jumat (10/5/2024). Dokter di Israel menyatakan baru pertama kali melihat fenomena tak biasa yang mana ratusan tawon yang menyerang sekelompok manusia secara sekaligus seperti itu. Dilaporkan the Times of Israel, kejadian itu setelah sebuah tank menabrak sarang tawon tersebut. Sheba Medical Center di Tel Aviv mengatakan mereka menerima 10 tentara untuk dirawat, dan salah satu tentara dipindahkan ke unit perawatan intensif. Pada Februari 2024, media Israel melaporkan bahwa lebih dari seribu anjing liar menyusup dari Jalur Gaza ke Israel, belakangan. Anjing-anjing itu disebut berusaha menyerang tentara dan perwira tentara pendudukan Israel (IDF) di perbatasan Jalur Gaza. Menurut apa yang dilaporkan oleh media Otoritas Penyiaran Israel (KAN), “Ratusan anjing mendekati para pejuang yang hadir di area berkumpul di wilayah utara Gaza… sambil menggeram, memperlihatkan gigi mereka dan mencoba menggigit para tentara. Sejauh ini, tentara mampu mengusir mereka dan tidak terluka.” Aljazirah melansir pada Rabu (14/2/2024), Otoritas Cagar Alam dan Pertamanan Israel memperkirakan lebih dari seribu anjing liar telah menyusup dari Jalur Gaza ke Israel. Mereka memangsa hewan liar, terutama hewan ternak. Otoritas ini menunjukkan bahwa “banyak anjing memangsa anak sapi di kandang kibbutzim di sekitar Gaza, dan mereka sekarang menyerang tentara.” Yang terkini, Virus West Nile terus memakan korban di Israel. Sebanyak tujuh warga Israel dilaporkan meninggal dunia dan 100 orang warga lainnya telah terinfeksi penyakit ini, demikian menurut informasi terbaru dari Kementerian Kesehatan Israel. Dari jumlah tersebut, saat ini ada delapan pasien dalam kondisi kritis dan masih dirawat di ruang ICU. Sebagian besar pasien adalah penduduk Israel tengah, dengan beberapa dari wilayah Sharon, dan dirawat di Meir Medical Center di Kfar Saba. Enam pasien dirawat di Sheba Medical Center, tiga di antaranya diberi ventilasi dan dalam kondisi kritis. Sejauh ini, lima pasien telah meninggal di Rabin Medical Center-Beilinson Campus di Petah Tikva. Delapan orang dirawat di rumah sakit, dan delapan pasien yang diduga terinfeksi belum diverifikasi di laboratorium pusat untuk virus tersebut. Di Meir Medical Center, 25 pasien demam West Nile dirawat di rumah sakit, dua di antaranya dalam kondisi serius dan sedang diberi ventilator dan obat penenang. Pasien lainnya dirawat di Rumah Sakit Ichilov di Tel Aviv, demikian seperti dilansir Jerusalem Post, pada akhir Juni 2024. Kementerian Kesehatan Israel mencatat, sekitar 80 persen dari mereka yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala demam West Nile. “Dua puluh persen dari mereka yang terinfeksi akan mengalami gejala dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda, termasuk demam, rasa tidak enak badan, sakit kepala atau nyeri tubuh secara umum, dan komplikasi neurologis akan muncul pada kurang dari satu persen dari mereka yang terinfeksi,” kata Kementerian, dikutip Jewish Press. Virus West Nile disebabkan oleh virus yang berada di alam liar, biasanya di antara burung. Perjalanan penyakit ini dimulai ketika nyamuk menggigit burung dan menularkan virus kepada mereka, yang kemudian terus hidup di dalam tubuh burung. Pada tahap berikutnya, nyamuk terus menggigit, menularkan virus ke hewan dan manusia. Untuk mengurangi paparan terhadap nyamuk, kementerian merekomendasikan penggunaan obat nyamuk dan aksesoris yang sesuai untuk mengusir nyamuk di ruang keluarga, serta menyalakan kipas angin di kamar tidur. Demam West Nile telah dikenal di Israel selama bertahun-tahun dan terjadi terutama antara bulan Juni dan November. Namun tahun ini, morbiditas dimulai lebih awal dari biasanya, yang mungkin terjadi karena perubahan iklim di Israel dan dunia. Kelembaban di Israel bagian tengah mungkin menyebabkan perkembangbiakan dan perkembangan nyamuk di daerah tersebut. (zul/AP) Baca juga :

Read More