Al-Azhar Bikin Gebrakan Baru: Luncurkan Program Pembelajaran Hybrid Mahasiswa Asing

Mojokerto — 1miliarsantri.net : Dalam perhelatan Multaqa ke VIII yang dihadiri oleh ratusan alumni Al-Azhar Mesir dari berbagai daerah di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto, Rektor Universitas Al-Azhar, Prof. Dr. Salamah Daud, mengumumkan kabar gembira mengenai peluncuran program pembelajaran hybrid bagi mahasiswa asing. Program ini memberikan kesempatan bagi para calon mahasiswa dari berbagai negara, termasuk Indonesia, untuk mengikuti pendidikan dari salah satu universitas tertua dan paling bergengsi di dunia secara daring dan luring. Program hybrid yang ditawarkan Fakultas Ilmu-ilmu Kesilaman dan Bahasa Arab bagi Mahasiswa Asing (Kulliyatul Ulum Al-Islamiyyah wal Arabiyyah lil Wafidin) memungkinkan para mahasiswa untuk menempuh dua tahun pertama secara online dan dua tahun terakhir secara langsung di kampus Universitas Al-Azhar, Kairo. Program ini didesain untuk memberikan fleksibilitas belajar yang lebih tinggi, terutama bagi mereka yang mengalami kendala akses fisik ke Mesir pada masa-masa awal pendidikan. “Kami sangat bangga dapat memberikan solusi pendidikan yang fleksibel dan terjangkau bagi mahasiswa asing, tanpa mengurangi kualitas pendidikan yang selama ini menjadi ciri khas Al-Azhar,” terang Prof. Dr. Salamah Daud yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pimpinan Pusat Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (PP OIAA). “Dengan metode hybrid ini, kami berharap semakin banyak pelajar dari berbagai negara yang dapat menikmati pembelajaran dari para ulama terkemuka Al-Azhar dan mendapatkan ijazah yang diakui secara internasional.” Keunggulan Program Hybrid Al-Azhar 1) Kurikulum dari Al-Azhar. Semua mata kuliah, diktat, dan pengajar berasal langsung dari Universitas Al-Azhar. 2) Ijazah Setara Mahasiswa yang mengikuti program hybrid ini akan mendapatkan ijazah yang sama dengan mereka yang belajar langsung di kampus Al-Azhar, Kairo. 3)Biaya Terjangkau Biaya kuliah online adalah USD 1.500 per tahun (dua semester), sedangkan biaya belajar offline di Kairo adalah USD 1.000 per tahun. 4)Moderat dalam beragama*: Al-Azhar dikenal dengan pendekatan Ahlussunah wal Jamaah yang moderat dan relevan dengan masyarakat Indonesia. OIAA Cabang Indoensia menyambut baik inisiatif ini. “Ini adalah peluang luar biasa bagi para peminat studi Islam untuk belajar langsung dari sumber yang kredibel dan terpercaya,” pungkas Muchlis Hanafi, Sekjen OIAA cabang Indonesia. (tin) Baca juga :

Read More

Sampaikan Pesan Humanis, NU Goes Global

Washington — 1miliarsantri.net : Dalam kunjungan bersejarah ke Amerika Serikat, KH Yahya Cholil Staquf, yang akrab disapa Gus Yahya, membawa misi perdamaian dan harmoni global. Sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), beliau memulai rangkaian pertemuan strategis di Washington DC. Gus Yahya memukau para pakar di The Heritage Foundation, sebuah think tank berpengaruh di lingkaran Partai Republik. Selama lebih dari dua jam, ia memaparkan visi tentang peran krusial Indonesia dan NU dalam dinamika geopolitik, terutama di kawasan Indo-Pasifik dan dunia Islam. Jeff Smith, Direktur Pusat Studi Asia di lembaga tersebut, menyatakan komitmennya untuk mendukung kerja sama dengan Indonesia dan NU di masa depan. Perjalanan diplomasi berlanjut dengan jamuan makan siang bersama Peter Berkowitz, mantan pejabat tinggi Kementerian Luar Negeri AS. Berkowitz, yang pernah hadir dalam Forum R20 di Bali, memuji inisiatif NU dan berjanji menghubungkan Gus Yahya dengan jaringan strategis di AS. Sore harinya, The Atlantic Council menjadi saksi pemaparan Gus Yahya tentang urgensi integrasi dunia Islam ke dalam sistem global. Frederick Kempe, Presiden dan CEO The Atlantic Council, mengakui pentingnya peran NU dalam dinamika global dan menyatakan dukungannya terhadap inisiatif-inisiatif NU di kancah internasional. Puncak hari pertama ditandai dengan makan malam bersama tokoh-tokoh kunci dari berbagai sektor, termasuk media, politik, dan teknologi. Gus Yahya menguraikan konsep “fiqih peradaban” dan pentingnya menguatkan kembali prinsip-prinsip dasar Piagam PBB untuk mencegah eskalasi konflik global. Agenda padat berlanjut pada Selasa (17/9/2024) dengan seminar bertajuk “A Multi-Religious Path Towards Middle East Peace” di The Washington Institute for Near East Policy. Kunjungan ke Kementerian Luar Negeri AS dan pertemuan dengan Wakil Menteri Luar Negeri Uzra Zeya menjadi penutup sebelum Gus Yahya bertolak ke New York untuk agenda selanjutnya. Lawatan Gus Yahya ini menegaskan komitmen NU dalam mempromosikan perdamaian dan harmoni global, sekaligus memposisikan Indonesia sebagai aktor penting dalam diplomasi internasional. (riz) Baca juga :

Read More

Jerman Stop Pengiriman Senjata ke Israel

Berlin — 1miliarsantri.net : Jerman telah menghentikan ekspor senjata baru ke Israel di tengah kekhawatiran humanitarian yang meningkat. Berdasarkan analisis data dan sumber dekat Kementerian Ekonomi, keputusan ini diambil saat Jerman menghadapi tantangan hukum terkait ekspor senjata. Pada tahun lalu, Jerman menyetujui ekspor senjata senilai 326,5 juta euro ke Israel, termasuk peralatan militer dan senjata perang. Angka ini meningkat 10 kali lipat dibandingkan tahun 2022. Namun, persetujuan ekspor tahun ini mengalami penurunan drastis. Dari Januari hingga 21 Agustus, hanya 14,5 juta euro yang disetujui, dengan kategori “senjata perang” hanya mencapai 32.449 euro. Seorang sumber dekat kementerian mengutip pejabat senior pemerintah yang menyatakan bahwa mereka telah menghentikan proses persetujuan lisensi ekspor senjata ke Israel. Hal ini dilakukan sambil menunggu penyelesaian kasus hukum yang menyatakan bahwa ekspor tersebut melanggar hukum humanitarian. Kementerian Ekonomi Jerman belum menanggapi permintaan komentar terkait hal ini. Dalam pembelaan terhadap dua kasus hukum, satu di Mahkamah Internasional dan satu di Berlin yang diajukan oleh European Center for Constitutional and Human Rights (ECCHR), pemerintah Jerman menyatakan bahwa tidak ada senjata perang yang diekspor di bawah lisensi yang dikeluarkan sejak serangan Hamas pada 7 Oktober, kecuali suku cadang untuk kontrak jangka panjang. Serangan Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 41.000 warga Palestina sejak 7 Oktober, menurut kementerian kesehatan Gaza. Konflik ini juga mengakibatkan pengungsian sebagian besar populasi yang berjumlah 2,3 juta jiwa, menyebabkan krisis kelaparan, dan memunculkan tuduhan genosida di Mahkamah Internasional, yang dibantah oleh Israel. Masalah ekspor senjata telah menciptakan ketegangan dalam pemerintahan Jerman. Kanselir tetap mendukung Israel, sementara Kementerian Ekonomi dan Luar Negeri yang dipimpin Partai Hijau semakin mengkritik pemerintahan Netanyahu. Tantangan hukum di seluruh Eropa juga menyebabkan sekutu Israel lainnya menghentikan atau menangguhkan ekspor senjata. Inggris bulan ini menangguhkan 30 dari 350 lisensi ekspor senjata ke Israel karena kekhawatiran bahwa Israel mungkin melanggar hukum humanitarian internasional. Pada Februari, pengadilan Belanda memerintahkan Belanda untuk menghentikan semua ekspor suku cadang pesawat tempur F-35 ke Israel karena kekhawatiran penggunaannya dalam serangan terhadap target sipil di Gaza. Pemerintahan Presiden Joe Biden tahun ini juga sempat menghentikan pengiriman beberapa bom ke Israel setelah adanya kekhawatiran AS tentang penggunaannya di Gaza yang padat penduduk. Namun, pengiriman tersebut kemudian dilanjutkan kembali. Persetujuan dan pengiriman jenis senjata lain, dalam sistem yang lebih presisi, terus berlanjut karena pejabat AS berpendapat bahwa Israel membutuhkan kapasitas untuk membela diri. Alexander Schwarz, pengacara di ECCHR yang telah mengajukan lima gugatan terhadap Berlin, mengatakan bahwa penurunan signifikan dalam persetujuan untuk tahun 2024 menunjukkan keengganan nyata, meskipun mungkin sementara, untuk memasok senjata ke Israel. “Namun, saya tidak akan menafsirkan ini sebagai perubahan kebijakan yang disengaja,” tambah Schwarz. (flo)

Read More

Kisah Islamnya Sayyidina Shuhaib RA

Surabaya –1miliarsantri.net : Sayyidina Shuhaib RA dan Sayyidina ‘Ammar RA memeluk lslam dalam waktu yang sama. Pada waktu itu, Baginda Nabi SAW sedang berada di rumah Sayyidina Arqam Rodhiyatlahu ‘anhu. Kedua orang ini berangkat dari tempat yang berbeda untuk menemui Baginda Nabi SAW. Secara kebetulan mereka berdua bertemu di depan pintu rumah Sayyidina Arqam Radhiyallohu ‘onhu. Keduanya saling menanyakan maksud kedatangan masing-masing. Ternyata maksud kedatangan mereka berdua sama, yakni untuk memeluk lslam dan berusaha mengambil keberkahan dari Baginda Nabi Shallollahu’alaihi wasallam. Sayyidina Shuhaib Radhiyallohu ‘anhu pun masuk lslam. Setelah ia masuk lslam, ia juga mengalami penderitaan seperti Kaum Muslimin yang jumlahnya masih sangat sedikit dan lemah. la disakiti dengan berbagai macam cara. Akhirnya, karena tidak tahan menanggung penderitaan itu, ia berniat untuk hijrah. Namun, Kaum Kafir Quraisy sangat tidak suka bila orang-orang lslam pergi ke tempat lain dan hidup dengan tenang. Apabila orang-orang kafir itu mendengar ada orang lslam yang akan berhijrah, mereka akan berusaha menghalang-halanginya. Orang-orang kafir Quraisy pun mengirim serombongan orang untuk mengejar dan menangkap Sayyidina Shuhaib. Sayyidina Shuhaib RA membawa satu wadah yang penuh dengan anak panah. la berseru kepada Kaum Kafir Quraisy, “Dengarkanlah! Kalian tahu aku pemanah yang paling mahir di antara kalian. Selama masih tersisa satu anak panah padaku, kalian tidak dapat mendekatiku. Jika anak-anak panah ini habis, akan kugunakan pedangku untuk melawan kalian, sehingga pedang ini terlepas dari tanganku. Setelah itu, berbuatlah semampumu. Tetapi, jika kalian mau, sebagai ganti nyawaku, kalian akan kuberitahu tempat hartaku di Makkah, dan akan aku berikan kepada kalian kedua budak perempuanku. Ambillah semuanya.” Kaum Kafir menyetujui usul tersebut. Sayyidina Shuhaib Radhiyallohu ‘anhu menyerahkan hartanya, kemudian melepaskan diri. Terhadap kejadian ini, maka turunlah ayat Al-Qur’an: وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَشْرِى نَفْسَهُ ٱبْتِغَآءَ مَرْضَاتِ ٱللَّهِ ۗ وَٱللَّهُ رَءُوفٌۢ بِٱلْعِبَادِ Wa minan-nāsi may yasyrī nafsahubtigāa marḍātillāh, wallāhu raụfum bil-‘ibād Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan Allah; dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya. Ketika itu, Baginda Nabi SAW sedang berada di Quba. Saat melihat kedatangan Sayyidina Shuhaib, beliau bersabda, “Sangat beruntung perniagaanmu, wahai Shuhaib.” Sayyidina Shuhaib, “Suatu ketika, Baginda Rasulullah SAW sedang memakan kurma, dan aku menyertai beliau makan. Ketika itu, salah satu mataku sedang sakit, lalu Baginda Nabi SAW berkata, ‘Hai Shuhaib, matamu sakit, tetapi kamu memakan kurma?’ Aku menjawab, ‘Ya Rasulullah, aku makan dengan sebelah mataku yang sehat ini.’ Baginda Rasulullah tertawa mendengar jawabanku.” Sayyidina Shuhaib banyak membelanjakan harta di jalan Allah Subhaonahu woto’olo, sehingga Sayyidina Umar Radhiyallahu’anhu pernah berkata kepadanya, “Engkau telah berlebih-lebihan, wahai Shuhaib!” Sayyidina Shuhaib menjawab, “Aku tidak menggunakannya untuk hal yang sia-sia.” Ketika Sayyidina Umar Radhiyollohu ‘anhu hampir wafat, ia berwasiat agar Sayyidina Shuhaib Rodhiyallohu ‘anhu mengimami sholat jenazahnya. (yat) Baca juga :

Read More

Kemenag Harap Pesantren Jadi Ujung Tombak Penguatan Moderasi Beragama

Jakarta — 1miliarsantri.net : Pondok pesantren diharapkan menjadi ujung tombak penerapan moderasi beragama. Harapan ini disampaikan Staf Khusus Menteri Agama Abdul Rochman pada Penguatan Nilai-Nilai Moderasi Beragama bagi Pendidik pada Pesantren Salafiyah di Jakarta. Abdul Rochman, mengingatkan pentingnya cara pandang keberagamaan yang dimiliki masyarakat muslim Indonesia yang moderat ini, sebagai bentuk syukur bangsa ini atas karunia Tuhan YME. “Kita wajib bersyukur atas wujud Negara Kesatuan Republik Indonesia. Meskipun negara kita bukan negara yang berdasarkan agama, tetapi semua warga negara bebas untuk memeluk agama dan beribadah sesuai dengan keyakinan dan agama masing-masing,” paparnya. Menurutnya, sebagai umat Islam kita wajib mensyukuri atas adanya undang-undang yang beraroma agama yang mengatur perkawinan, zakat, wakaf, jaminan produk halal, ekonomi dan perbankan syariah, dan peraturan perundang-undangan lainnya. Lebih lanjut Cak Adung—panggilan akrab Abdul Rochman—menyampaikan bahwa setidaknya ada empat indikator utama seseorang dinilai moderat dalam beragama, yaitu komitmen terhadap bangsa dan negara, menentang segala bentuk kekerasan, menolak sikap intoleran, dan menghargai kearifan lokal (local wisdom). “Pesantren harus menjadi ujung tombak dalam menerapkan spirit moderasi beragama ini. Tidak bisa dibayangkan, jika pesantren yang menjadi tempat menjadikan putra-putra bangsa agar mutafaqqih fiddin? Lebih mengecewakan lagi jika pesantren tidak menghasilkan lulusan sebagaimana yang diidamkan?” sambung Adung. Kasubdit Pendidikan Kesetaraan pada Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren yang juga Ketua Pokja Moderasi Beragama Ditjen Pendidikan Islam Anis Masykhur menegaskan bahwa pesantren harus menjadi agen penguatan moderasi beragama. Sebab, moderasi beragama mustahil untuk diimplemetasikan tanpa ada pengetahuan ilmu agama yang luas. Dan, pesantren adalah “kawah candradimuka”, tempat penggodokan dan pengkajian ilmu agama. Anis menambahkan, ada sembilan kata kunci yang harus selalu diingat sebagai indikator umat yang moderat (ummatan wasatha). “Sembilan kata kunci ini diambil dari definisi moderasi beragama dan indikatornya, yaitu kemanusian, kemaslahatan umum, keadilan, berimbang, taat konstitusi, anti kekerasan, komitmen kebangsaan, toleransi, dan penghormatan kepada tradisi” pungkas Anis. (rid) Baca juga :

Read More

Gus Baha: Mukjizat Nabi Muhammad Tak Seperti Nabi Sebelumnya

Jakarta — 1miliarsantri.net : Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) menjelaskan perbedaan mukjizat Nabi Muhammad dan nabi-nabi sebelumnya yaitu kebanyakan mukjizat Nabi Muhammad berupa al-ardul basyariyah, memiliki sifat-sifat sebagaimana manusia biasa. Artinya, rasul memiliki sifat-sifat seperti memiliki rasa lapar, haus, sakit, tidur, sedih, senang, berkeluarga, dan lain sebagainya. Hal ini membuat Rasulullah mudah ditiru oleh umatnya. Ketika Rasulullah ingin khutbah, ia langsung mengambil kayu yang ada di depannya dan berdiri sebagai tanda. “Perbedaan mukjizat yang diberikan Allah kepada Nabi Muhammad dan nabi-nabi sebelumnya yaitu mukjizat Nabi Muhammad bersifat basyariyah atau manusia. Sedangkan mukjizat nabi sebelumnya dahsyat-dahsyat,” terang Gus Baha Nabi sebelumnya mendapatkan mukjizat bisa komunikasi dengan hewan, bisa mengeluarkan unta dari batu, membelah lautan, dan lain sebagainya. Menurutnya, Allah menjelaskan sifat Nabi Muhammad, seseorang yang pernah yatim dan dirawat Allah. Pernah tidak jadi nabi, lalu diangkat. Pernah miskin lalu dikayakan. Allah menceritakan kehidupan sehari-hari, tapi Nabi Muhammad senang. Agama ini akan enak, karena sesuai dengan keseharian kita, Rasulullah pernah ditanya, apa itu Islam, lalu dijawab yang memberikan makan. Ini penting disampaikan agar agama ini mudah,” imbuhnya. Ulama asal Rembang ini menambahkan, orang kafir dulu pernah meminta mukjizat agar Allah turun dan menggandeng Nabi Muhammad, lalu mengumumkan bahwa ini nabi. Lalu tidak dituruti. Allah tidak menuruti, karena orang yang menolak Nabi Muhammad sebagai nabi adalah angkuh. Ketika ada mukjizat pun dia akan minta yang lain, tapi belum tentu beriman. “Karena sebanyak apapun mukjizat nabi, jika secara sosial tidak cocok maka tidak akan bisa diterima masyarakat. Mudah diterima oleh semua kalangan. Jadi lewat ngaji ini saya ingin menyampaikan, kamu yang ingin keramat tidak usah ingin aneh-aneh, biasa saja tapi masuk surga,” jelasnya. Selain itu, Nabi disamakan dengan manusia pada umumnya, meskipun tetap tidak sama pada hakikatnya agar tidak ada ucapan bahwa tidak bisa meniru karena itu nabi dan bisa melakukannya. Tidak hanya Nabi Muhammad, Allah pun menjelaskan sifatnya secara sederhana yaitu dzat yang menghilangkan rasa lapar dan takut. Allah swt berfirman: الَّذِيْٓ اَطْعَمَهُمْ مِّنْ جُوْعٍ ەۙ وَّاٰمَنَهُمْ مِّنْ خَوْفٍ Allazi at’amahum min jū'(in), wa amanahum min khauf(in) Yang telah memberi mereka makanan untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari rasa takut “Allah menjelaskan dirinya dengan sederhana, sesuai keseharian kita. Di Indonesia kita aman-aman saja, makan dan ngaji tidak ditangkap. Ini paling disukai Rasulullah. Jadi saya berpesan, setelah ngaji ini yang ingin keramat, tinggalkan. Biasa saja, tapi masuk surga,” tandasnya. (yan) Baca juga :

Read More

Beberapa Destinasi dan Tempat Wisata Sebagai Keajaiban Dunia

Jakarta — 1miliarsantri.net : Ada sebuah survei yang dilakukan oleh organisasi dunia yang melibatkan responden global tentang keajaiban dunia dan tempat tempat indah di dunia, dari Indonesia ternyata yang masuk hanya Pulau Komodo. Padahal Indonesia masih punya Borobudur, Prambanan dan tempat tempat indah lainnya seperti Bali, Raja Empat. Memang dari daftar asli Tujuh Keajaiban Dunia Kuno dibuat pada tahun 225 SM oleh Philo dari Byzantium, seorang insinyur Yunani kuno dan ahli mekanika, dari tujuh bangunan dalam daftarnya, hanya tinggal satu — Piramida Agung Giza — yang bertahan dalam ujian waktu. Lalu, pada tahun 2007, sebuah organisasi swasta yang dikenal sebagai Yayasan 7 Keajaiban Baru berusaha untuk memodernisasi daftar yang sangat ketinggalan zaman ini. Mereka melakukannya melalui jajak pendapat di seluruh dunia yang melibatkan jutaan pemilih global. Hasilnya adalah Tujuh Keajaiban Dunia Baru, termasuk Tembok Besar China, Taj Mahal, Machu Picchu, dan banyak lagi. Organisasi tersebut juga memilih 7 Keajaiban Alam Baru, yang berisi objek wisata alam mulai dari Air Terjun Iguazu hingga Pulau Komodo. Ini memperbarui — atau setidaknya menambah — Tujuh Keajaiban Alam Dunia yang tidak resmi yang diakui secara luas. Jelas, tidak ada kekurangan lokasi yang menakjubkan, dan kami di sini untuk menyoroti lebih banyak lagi yang mungkin belum pernah Anda pertimbangkan sebelumnya Sulit untuk tidak setuju dengan daftar ini, tetapi dengan begitu banyak bangunan dan keajaiban alam di planet kita yang menakjubkan ini, sulit untuk berhenti di situ saja. Dengan mengingat hal itu, kami telah menyusun daftar destinasi dan objek wisata lain yang benar-benar layak dianggap sebagai keajaiban. Dari bangunan kuno hingga dataran garam yang luas, tempat-tempat ini layak masuk dalam daftar tujuan wisata Anda. Uluru, yang merupakan nama Anangu, adalah salah satu tempat paling misterius di dunia. Tempat ini merupakan monolit batu pasir yang mencolok dan keajaiban geologi yang tidak dapat dijelaskan. Suku Anangu adalah pemilik asli batu suci ini. Nama Uluru secara kasar diterjemahkan menjadi “kerikil besar” dalam bahasa Inggris. William Gosse, seorang penjelajah dan surveyor Inggris, menjadi orang non-pribumi pertama yang menyaksikan anomali luar biasa ini pada tahun 1873. Ia menamakannya Ayres Rock, nama yang melekat hingga tahun 1993 ketika secara resmi diberi gelar ganda Uluru/Ayers Rock. Dengan panjang 2,2 mil, lebar 1,2 mil, dan berdiri di ketinggian 1.141 kaki dengan puncak yang hampir rata sempurna, Uluru tampak menonjol di lanskap yang tadinya datar ini. Mineral besi pada batu tersebut membuatnya berubah warna dengan anggun sepanjang hari. Di pagi hari, warnanya tampak seperti merah lembut, hampir merah muda. Saat matahari bergerak melintasi langit, warnanya berubah menjadi merah menyala, lalu menjadi jingga keemasan cerah, sebelum kembali menjadi merah lagi dengan bayangan yang pekat. Saat matahari terbenam di cakrawala, warna batu tersebut memudar menjadi ungu tua dan biru. Ini adalah formasi unik yang tidak ada duanya di planet ini. Namun, sejak 2019, Anda tidak dapat lagi mendaki ke puncaknya. Hal ini disebabkan oleh hukum adat Anangu yang melarangnya, selain kekhawatiran akan keselamatan wisatawan di puncak yang berangin kencang tersebut. Untungnya, berdiri dengan kagum di atas monolit prasejarah ini sudah lebih dari cukup bagi setiap wisatawan yang datang ke wilayah tersebut. Gua Ellora Perjalanan ke kota Aurangabad di India mungkin bukan pengalaman yang berkesan; namun, daftarlah untuk mengikuti tur atau temukan jalan Anda sendiri ke Gua Ellora yang terletak di pedesaan di barat laut, dan itu akan menjadi petualangan yang berharga. Kuil-kuil yang diukir dari batu ini dipahat dari tebing basal terjal antara tahun 200 SM hingga 1.000 M dan membentang sepanjang 1,2 mil. 12 kuil selatan yang lebih tua adalah gua Buddha, sedangkan 17 kuil pusat didedikasikan untuk agama Hindu. Lima kuil yang lebih baru di utara kompleks tersebut mewakili Jainisme, agama yang relatif kecil, namun kuno, di negara tersebut. Lalu ada Kuil Kailasa. Kuil Kailasa adalah gua nomor 16. Kuil ini dipahat dari satu batu pada tahun 760 M dari atas ke bawah hanya dengan palu dan pahat. Tingginya 100 kaki (30,5 meter), panjang 300 kaki (92 meter), dan lebar 175 kaki (53 meter), menjadikannya struktur monolitik terbesar di dunia. Kuil ini dibangun sebagai representasi Gunung Kailash di Tibet, yang konon merupakan tempat tinggal dewa Hindu, Siwa. Detail rumit gua ini telah bertahan selama bertahun-tahun dan sebagian besar tetap utuh dengan kemegahan yang sulit ditandingi. Namun, perjalanan ke Aurangabad tidak berakhir di Gua Ellora. Sekitar 50 mil ke arah timur laut, Anda akan menemukan serangkaian gua lain yang dilindungi UNESCO. Gua Ajanta adalah kumpulan kuil Buddha yang dipahat di batu yang menakjubkan dan alasan lain yang membuat panas dan kebisingan Aurangabad sepadan dengan usaha tersebut. Anda bahkan mungkin lebih menikmati tempat-tempat ini daripada keajaiban resmi negara ini, Taj Mahal. Salar De Uyuni 11.975 kaki (3.650 meter) di atas permukaan laut di wilayah Altiplano di Bolivia barat adalah Salar de Uyuni yang luar biasa, dataran garam terbesar di dunia. Dataran ini mencakup area seluas sekitar 3.861 mil persegi dan diperkirakan mengandung sekitar 10 miliar ton garam. Di sini, semuanya berwarna putih bersih, seperti salju, yang kontras dengan langit biru tua. Namun, selama musim hujan, air terkumpul di permukaan untuk memantulkan warna-warna dramatis langit dengan sempurna dalam efek cermin yang memukau. Ini adalah salah satu pemandangan paling unik di dunia dan tidak boleh dilewatkan oleh setiap pengunjung ke daerah tersebut. Awan dan warna menciptakan ilusi cakrawala yang menakjubkan dan memberi pengunjung beberapa momen Instagram yang tak terbayangkan. Kawanan burung flamingo menjadikan dataran garam ini sebagai rumah mereka, terutama selama bulan-bulan musim panas yang basah sebelum mereka lolos dari musim dingin yang sangat dingin. Warna merah muda cerah mereka kontras dengan warna biru beludru langit dataran tinggi, yang terpantul dari permukaan air untuk menciptakan impian fotografer. Altiplano juga merupakan rumah bagi masyarakat adat konservatif yang telah melestarikan identitas budaya mereka selama ratusan tahun. Namun, karena dataran ini diperkirakan menyimpan 17% litium planet ini, logam yang penting dalam produksi baterai, kekhawatiran berkembang bahwa penduduk asli di daerah tersebut tidak mendapat banyak manfaat dari penambangan sementara dibiarkan menangani dampak lingkungan sendirian. The Acropolis, Greece Acropolis adalah Situs Warisan Dunia UNESCO di Athena, Yunani, dan merupakan puncak peradaban Yunani kuno. Acropolis dibangun pada abad ke-5 SM dan berdiri megah di…

Read More

Ribuan Orang Terluka dan 9 Orang Tewas Akibat Ledakan Massal Pager di Lebanon

Gaza — 1miliarsantri.net : Perangkat komunikasi penyeranta atau biasa dikenal dengan sebutan Pager meledak hampir secara bersamaan. Sedikitnya sembilan orang meninggal, termasuk anak perempuan berusia 8 tahun dan ribuan orang mengalami luka akibat kejadian tersebut. Peristiwa ini terjadi di Lebanon dan Suriah. Pager yang digunakan oleh ratusan anggota kelompok militan Hizbullah tiba-tiba meledak secara bersamaan. Hizbullah dan pemerintah Lebanon menyalahkan Israel atas serangan jarak jauh yang dinilai mutakhir ini. Melansir apnews.com, Kamis (19/9/2024), seorang pejabat Amerika mengatakan, Israel memberi pengarahan kepada Amerika pada hari Selasa setelah selesainya operasi tersebut, yang mana sejumlah kecil bahan peledak yang dikeluarkan dari pager, diledakkan.Orang tersebut berbicara dengan syarat anonim karena tidak berwenang membahas informasi tersebut secara publik. Di antara mereka yang terluka adalah duta besar Iran untuk Lebanon. Ledakan misterius itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Hizbullah yang didukung Iran, yang saling baku tembak di perbatasan Israel-Lebanon sejak serangan Hamas pada 7 Oktober lalu. Pager yang meledak tersebut tampaknya diperoleh oleh Hizbullah setelah pemimpin kelompok tersebut memerintahkan anggotanya pada bulan Februari untuk berhenti menggunakan ponsel, dan memperingatkan bahwa mereka dapat dilacak oleh intelijen Israel. Seorang pejabat Hizbullah mengatakan kepada Associated Press bahwa pager tersebut adalah merek baru, namun menolak mengatakan sudah berapa lama alat tersebut digunakan. Perusahaan Taiwan Gold Apollo mengatakan pada Rabu bahwa mereka mengesahkan mereknya pada pager AR-924 yang digunakan oleh kelompok militan Hizbullah, tetapi perangkat tersebut diproduksi dan dijual oleh sebuah perusahaan bernama BAC. Ledakan itu terjadi beberapa jam setelah badan keamanan dalam negeri Israel mengatakan, pihaknya telah menggagalkan upaya Hizbullah untuk membunuh mantan pejabat senior keamanan Israel dengan menggunakan alat peledak yang dapat diledakkan dari jarak jauh. Amerika Serikat “tidak mengetahui insiden ini sebelumnya” dan tidak terlibat, kata juru bicara Departemen Luar Negeri Matthew Miller. “Saat ini, kami sedang mengumpulkan informasi.” Para ahli mengatakan ledakan pager tersebut menunjukkan adanya operasi yang telah direncanakan sejak lama, kemungkinan dilakukan dengan menyusup ke rantai pasokan dan memasang perangkat tersebut dengan bahan peledak sebelum dikirim ke Lebanon. Apa pun cara yang dilakukan, bom tersebut menyasar sejumlah besar orang dengan ratusan ledakan kecil, di mana pun pembawa pager tersebut berada, yang menyebabkan beberapa orang menjadi cacat. (zul) Baca juga :

Read More

Cinta Rasulullah pada Syuhada Uhud

Jakarta — 1miliarsantri.net : Jabal Uhud, nama sebuah bukit terbesar di Madinah. Jaraknya sekitar lima kilometer dari pusat kota. Ia menjadi saksi bisu peristiwa peperangan yang telah menewaskan puluhan sahabat Nabi Muhammad SAW, termasuk sang paman Rasulullah, Hamzah bin Abdul Muthallib. Perang Uhud terjadi pada 15 Syawal tahun ketiga Hijriah, atau sekitar bulan Maret 625 Masehi. Pertempuran ini dipicu keinginan balas dendam dari orang-orang kafir Quraisy usai kekalahan mereka dalam Perang Badar. Jabal Uhud merupakan kumpulan bukit-bukit yang berdiri sendiri atau tidak bersambung dengan bukit lainnya, sebagaimana umumnya bukit di Madinah. Karena itu pula, bukit ini disebut Uhud karena posisinya yang sendiri atau menyendiri (Uhud). Bukit Uhud sendiri berwarna kemerah-merahan, seakan mengingatkan umat Islam akan peristiwa yang bersejarah itu. Rasulullah SAW bersabda, “Mereka yang dimakamkan di Uhud tak memperoleh tempat lain, kecuali rohnya berada di dalam burung hijau yang melintasi sungai surgawi. Burung itu memakan makanan dari taman surga dan tak pernah kehabisan makanan. Pada syuhada itu berkata, siapa yang akan menceritakan kondisi kami kepada saudara kami bahwa kami sudah berada di surga.” Maka Allah berfirman, “Aku yang akan memberi kabar kepada mereka.” Kemudian, turunlah firman-Nya, yakni Alquran surah Ali Imran ayat ke-169 dan 170. Artinya, “Janganlah kamu mengira bahwa orang yang terbunuh di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezeki. Mereka berada dalam keadaan senang disebabkan karunia Allah yang diberikan kepada mereka, dan mereka bersuka cita terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka, bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati.” Rasulullah SAW sangat mencintai para syuhada Uhud. Karena itu, Rasulullah SAW senantiasa mendatangi Uhud untuk berziarah ke makam para syuhada tersebut. Sepeninggal Nabi SAW, para sahabat seperti Abu Bakar dan Umar bin Khattab, juga turut mengunjungi dan menziarahi para syuhada Uhud. Kini, di makam para syuhada Uhud itu telah dibangun sebuah pagar keliling setinggi 1,75 meter. Di area pemakaman, tak ada tanda-tanda khusus seperti batu nisan yang menandakan ada makam para syuhada. Para jamaah haji dan umrah, ataupun umat Islam yang bekunjung ke Arab Saudi, biasanya tak menyia-nyiakan kesempatan untuk mengunjungi jabal Uhud, sekaligus berziarah ke makam syuhada Uhud. (jeha) Baca juga :

Read More

Viral Polisi Pekalongan Bersholawat saat Apel Pagi

Pekalongan — 1miliarsantri.net : Sebuah video yang viral di TikTok dari akun @puji_indonesia99 memperlihatkan momen haru dan khidmat di halaman Polres Pekalongan Kota. Dalam rangka menyambut bulan Maulid Nabi Muhammad SAW, jajaran kepolisian setempat mengawali apel pagi dengan lantunan sholawat yang menyentuh hati. Rekaman ini menampilkan suasana apel pagi yang berbeda dari biasanya. Komandan upacara terdengar membuka acara dengan seruan, “Di bulan awal maulid… Oke tangan diangkat semua seperti akan melakukan do’a… wa ma ala sayyidina muhammad!” Serentak, seluruh anggota Polres Pekalongan Kota mengangkat tangan, siap melantunkan sholawat untuk Nabi Muhammad SAW. Dalam video tersebut, lantunan sholawat “Yâ nabî salâm ‘alaika” memenuhi udara pagi, menciptakan atmosfer spiritual yang kental. Lirik yang berbunyi “Yâ nabî salâm ‘alaika, Yâ Rosûl salâm ‘alaika, Yâ habîb salâm ‘alaika, sholawâtullâh ‘alaika” bergema dengan indah, menggambarkan rasa cinta dan hormat kepada Nabi Muhammad SAW. “Anta syamsun anta badrun, anta nûrun fauqo nûrin, Anta iksîrun wa ghôlî, anta mishbâhush-shudûri,” lanjut para personel kepolisian dengan penuh penghayatan. Bait ini menggambarkan Nabi Muhammad sebagai cahaya di atas cahaya, penerang hati umat manusia. Kegiatan bersholawat yang terekam dalam video viral ini bukan hanya sebagai bentuk peringatan Maulid Nabi, tetapi juga sebagai upaya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meneladani akhlak mulia Rasulullah. Hal ini sejalan dengan hadits yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi, di mana Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya manusia yang paling utama di sisiku pada hari kiamat adalah yang paling banyak bershalawat kepadaku.” (HR. At-Tirmidzi) Inisiatif Polres Pekalongan Kota yang terekam dalam video TikTok ini mendapat sambutan positif dari netizen. Banyak komentar positif bermunculan, salah satunya berbunyi, “Alhamdulillah, senang sekali melihat aparat keamanan kita memulai tugas dengan bersholawat. Semoga ini bisa menjadi contoh baik bagi masyarakat.” Kegiatan bersholawat dalam apel pagi yang viral ini juga mencerminkan semangat untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dalam institusi kepolisian. Seperti yang tercantum dalam Al-Qur’an: “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. Al-Ahzab: 56) Dengan memulai hari dengan bersholawat, diharapkan para anggota kepolisian dapat menjalankan tugas dengan lebih amanah dan senantiasa ingat untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah dalam melayani masyarakat. Momen berharga yang terekam dan menjadi viral di TikTok ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai keagamaan dan tugas kepolisian dapat berjalan beriringan, menciptakan harmoni antara spiritualitas dan profesionalisme dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (hie) Baca juga :

Read More