Pemerintah Terus Pacu Kemandirian Pesantren, Agar Dapat Dirasakan Manfaat nya Oleh Masyarakat

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Pemerintah terus mendorong implementasi kemandirian pesantren. Untuk mewujudkan hal tersebut, Kementerian Agama (Kemenag) memberikan stimulan atau rangsangan untuk mendorong ekonomi pesantren. Hal itu ditegaskan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. Dia menyebut program kemandirian pesantren menjadi amanah Presiden Joko Widodo.
“Beberapa hari lalu saya bertemu Presiden Joko Widodo, mengamanahkan untuk lebih memperhatikan ekonomi pesantren,” ujar Menag Yaqut saat “Sarasehan Kyai Muda Pesantren” di Pondok Pesantren Krapyak, Bantul, Yogyakarta.
Yaqut juga berharap, program kemandirian pesantren dapat dirasakan seluruh warga pesantren hingga masyarakat luas.
“Saya ingin masyarakat merasakan manfaat yang lebih dari program pemerintah, terlebih pondok pesantren dan banyak pihak,” lanjut Menag.
Yaqut menilai dengan ekonomi pesantren yang kuat, maka dakwah akan lebih mudah tersampaikan di tengah masyarakat. Kementerian Agama bisa memberikan stimulan/rangsangan untuk mengembangkan sekaligus mendorong ekonomi pesantren.
“Di sinilah titik penting program ekonomi pesantren. Ekonomi pesantren harus dikembangkan mulai dari pelatihan hingga pemasaran hasil produk untuk memakmurkan lingkungan pesantren. Maka dari itu, harus ada kegiatan produktif di lingkungan pesantren,” pungkas Yaqut. (mif)
Baca juga :
- Santri Ponpes Al Imam Berlaga Hingga Grand Final Olimpiade Sains Pelajar 2025 Kabupaten Kediri
- Arab Saudi Perketat Aturan Haji Terkait Larangan Visa Selain Visa Haji, Ini Penjelasan Kemenag
- 212.242 Jamaah Reguler Lunasi Biaya Haji Jelang Penutupan
- Pemerintah Arab Saudi Larang Jamaah Tanpa Visa Haji Masuk Makkah, Simak 4 Aturan Terbaru
- Arab Saudi Terapkan Aturan Baru Jelang Persiapan Haji 2025, Travel Umroh Wajib Tahu