Dilematis Susahnya Menghafalkan Al Qur’an Untuk Menjadi Suatu Kewajiban

Dengarkan Artikel Ini

Hal ini menunjukkan bahwa mereka yang secara fisik mengalami kekurangan, namun Allah memuliakan dirinya dengan memberikan kemudahan untuk menghafalkan Al-Quran.

Karena itulah, banyak ulama menyarankan agar seseorang terus bersemangat menghafal Al-Quran. “Hafalkan terus menerus, meskipun tidak hafal-hafal.” Kenapa disuruh menghafalkan ayat yang sudah dibaca berulang kali, namun tak bisa menempel di dalam ingatan?

Di sinilah salah satu kemuliaan Al-Quran. Sebab, Al-Quran seluruhnya adalah kebaikan. Menghafal namun tidak hafal-hafal, berarti Allah ingin kita berlama-lama dalam kebaikan, dan semakin lama tentu akan semakin baik.

Sebab, satu huruf Al-Quran adalah satu kebaikan, dan satu kebaikan akan dibalas dengan 10 pahala. Dan bagi mereka yang kesulitan dalam melafalkan dibalas dengan dua kebaikan, maka bagi mereka yang membacanya akan mendapatkan 20 pahala. Semakin sulit, maka akan semakin banyak kebaikan.

Menghafalkan Al-Quran ibarat masuk ke sebuah taman yang indah. Karena berada di tempat yang indah, sudah semestinya seseorang akan betah dan bukan sebaliknya buru-buru ingin meninggalkannya.

Menghafal Al-Quran namun tak hafal-hafal adalah cara Allah SWT memuaskan kita untuk terus berada di dalam taman yang indah dan menikmatinya. Maka tak usah khawatir, tetaplah tersenyum karena Allah sedang mengajak kita untuk terus bersama-Nya.


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca