Israel Serang dan Hancurkan Pusat Arsip di Gaza yang Sudah Berusia 150 tahun
Jerusalem Post tidak merinci lokasi bangunan yang diubah menjadi sinagoga tersebut. Tetapi surat kabar itu menerbitkan foto pintu masuknya, yang dilengkapi dengan tanda besar bertuliskan “Kuil Abraham.” Sementara foto lainnya menunjukkan interior yang dilengkapi dengan kursi, meja, dan buku-buku agama Yahudi.
“Para prajurit mengubah salah satu bangunan menjadi tempat mereka berdoa. Mereka menambahkan bangku dan meja untuk meletakkan buku doa mereka,” kata laporan Jerusalem Post.
Menurut dokumentasi kantor pers pemerintah, sinagoga tersebut diberi nama Kuil Abraham dan di dalamnya terdapat tanda yang menunjukkan waktu ibadah yang diperbarui setiap hari.
Jerusalem Post melaporkan, pada awal November, tentara IDF berdoa di sinagoga abad ke-6 di Gaza. Ini adalah pertama kalinya dalam hampir dua dekade orang Yahudi diizinkan beribadah di situs suci tersebut.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

